Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 13818

Divonis Penjara 8 Tahun, Pengedar Sabu ini Manut

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Edwinsyah, terdakwa dalam perkara narkotika dijatuhkan hukuman pidana penjara selama delapan tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam, Rabu (30/11/2016).

Hakim Ketua Mangapul yang didampingi Reditte Ike dan Chandra, juga mengenakan denda sebesar Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan, sesuai pelanggaran pasal 114 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Putusan itu dibacakan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arie Prasetyo menuntut terdakwa dengan hukuman pidana yang sama, yakni delapan tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 1 tahun kurungan.

“Saya terima hukuman ini yang mulia,” ujar terdakwa saat dimintai tanggapan atas putusan yang dibacakan majelis hakim.

JPU Arie juga menerima putusan itu, dan perkara terdakwa dinyatakan ditutup.

Dalam perkaranya, terdakwa menjadi seorang pengedar sabu yang biasa menyediakan dalam bentuk paket kecil. Per paketnya, ia jual seharga Rp 150 ribu.

Diketahui, terdakwa mendapat pasokan sabu dari Manik (DPO). Terdakwa bisa membayar setengah harga sebelum sabu laku terjual seluruhnya.

Saat penangkapan di ruli depan rusun Mukakuning Agustus lalu, ditemukan 21 paket sabu yang ditotalkan seberat 16 gram. Berdasarkan pengakuan terdakwa, barang bukti yang ditemukan adalah sisa dari beberapa paket sabu yang sudah terjual.

“Saya masih berutang Rp 6 juta dari harga Rp 9 juta sesuai sabu yang diberikan Manik (DPO),” ungkap terdakwa.

Perbuatan terdakwa yang meresahkan masyarakat ini, membuat ia menjadi target operasi (TO) anggota Kepolisian Resnarkoba Polresta Barelang, hingga terdakwa berhasil ditangkap. (cr15)

Banyak Keluhan, Wako Batam Surati Gubernur Terkait Kenaikan Listrik

0
Walikota Batam MUhammad Rudi saat memimpin rapat SKPD, belum lama ini. foto:cecep mulyana/batampos
Walikota Batam MUhammad Rudi saat memimpin rapat SKPD, belum lama ini. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi kebanjiran pesan singkat (sms) dari sejumlah masyarakat. Rata-rata isi sms itu curhat soal kenaikan listrik di Batam.

“Banyak SMS bahkan WhatsApp setiap saat. Sampai eror hape saya. Curhat soal listrik,” ujar Rudi di Kantor Walikota Batam.

Menurut dia, hampir seluruh dari pesan singkat yang ia terima menyatakan keberatan atas tarif dasar baru listrik. Dalam hal ini, ia mengaku tak punya wewenang atau kebijakan terkait tarif listrik, karena sudah dialihkan ke propinsi.

“Saya tak bisa manggil PLN lagi. Wewenang sudah di tangan Gubernur,” jelasnya.

Meski begitu, Rudi berjanji akan menyampaikan keluhan dan keberatan masyarakat Batam ke provinsi. Dalam waktu dekat, ia akan menyurati Gubernur Kepri Nurdin Basirun agar menunda kenaikan listrik.

“Secepatnya, tinggal buat surat dan tanda tangan saja,” ujar Rudi.

Apalagi secara pribadi, Rudi menilai jika kondisi ekonomi masyarakat sedang turun. Begitu juga dengan harga minyak dunia yang tidak mengalami kenaikan, meski sempat turun.

“Saya memohon ditunda dulu. Semua yang menyangkut hidup banyak, dikaji betul. Apalagi ekonomi sedang tidak stabil,” sebut Rudi.

Sementara, Gubernur Kepri Nurdin Basirun enggan mengomentari terkait kenaikan listrik dan keluhan dari masyarakat Batam.

“Kita fokus ke kegiatan ini saja (apel pengamanan). Jangan bahas yang lain dulu,” ujarnya usai pelaksaan gelar pasukan untuk pengamanan. (She)

494 Wisudawan UIB Siap Bersaing di Pasar Kerja

0
Sebanyak 494 lulusan program pendidikan Magister, Sarjana serta Diploma Universitas Internasional Batam (UIB) mewisuda  melaksana sidang senat terbuka di BallRoom Swiss Bell Hotel Harbourbay, Batuampar, Rabu, (30/11/2016). Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Sebanyak 494 lulusan program pendidikan Magister, Sarjana serta Diploma Universitas Internasional Batam (UIB) mewisuda melaksana sidang senat terbuka di BallRoom Swiss Bell Hotel Harbourbay, Batuampar, Rabu, (30/11/2016). Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Universitas Internasional Batam (UIB) mewisuda 494 lulusan program pendidikan Magister, Sarjana, serta Diploma, di Ball Room Swiss Bell Hotel Harbourbay, Rabu, (30/11/2016).

Sebanyak 24 orang diwisuda menjadi sarjana Teknik Sipil, 15 orang sarjana Elektro, 79 orang sarjana Sistem Informasi, 125 orang sarjana Manajemen, 71 orang sarjana Akutanssi, 53 orang sarjana Hukum, 66 orang magister manajeman, 40 orang magister ilmu hukum, dan 21 orang diploma Perhotelan.

Ketua Yayasan Marga Tionghoa Indonesia (YMTI) Batam, Soehendro Gautama, mengucapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan orang tua wisudawan kepada UIB untuk mendidik mereka.

“Hari ini telah dilantik 494 wisudawan yang terdiri dari 21 lulusan D-III, 367 lulusan S1 dan 106 lulusan S2, dengan rata-rata IPK lulusan adalah 3,38. Dengan demikian, total alumni UIB saat ini menjadi 3.502 orang,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Soehendro juga berharap kepada lulusan magister yang mayoritas berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kota Batam dan Provinsi Riau. Sementara yang lainnya, sudah siap bersaing di pasar kerja, bahkan sudah banyak yang terserap pasar kerja jauh sebelum diwisuda.

“Kami harap Program magister UIB dapat menjadi rujukan dalam pengembangan SDM bagi instansi pemerintah di Kepulauan Riau,” katanya

Dalam rangka mewujudkan visi misinya,  UIB terus berupaya memberikan layanan pendidikan tinggi yang berkualitass internasional. Demi tercapainya visi misi itu, saat ini UIB telah memiliki 25 tenaga pengajar S3 dan masih ada 25 dosen lagi yang tengah menempuh studi S3 di dalam maupun di luar negeri.

Maka dari itu, tidak mengherankan apabila beberapa tenaga pengajar UIB berhasil mendapatkan prestasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata di tahun 2016 ini. Beberapa prestasi itu diantaranya, menyabet gelar sebagai Dosen Berprestasi dan Tenaga Kependidikan Berprestasi yang ditetapkan oleh Kopertis Wilayah X.

Selain tenaga pengajar, prestasi dari mahasiswa UIB juga tidak kalah mencengangkan. Beberapa mahasiswa UIB menunjukkan kompetensi yang luar biasa ditingkat regional, nasional, maupun internasional selama tahun 2016 ini.

Salah satunya Putri Andini dari prodi S2 Magister Ilmu Hukum yang terpilih sebagai juara tiga besar se Korea Selatan dalam Jurnal tentang Hukum Perbankan. Atas gelar ini, Putri Andini menjadi satu-satunya mahasiswa asing yang meraih penghargaan tersebut.

“Berbagai prestasi lainnya juga didapatkan mahasiswa UIB dengan mengungguli Universitas ternama di Idonesia seperti UI, Unpad, Unair, USU dan Unhas,” tuturnya.

Selain meningkatkan pendidikan tenaga pengajar, YMTI Batam juga meningkatkan jumlah dan mutu sumberdaya, sarana, dan Prasarana kampus. “Pada tahun 2016 ini, telah diselesaikan pembangunan gedung B. Selanjutnya akan dibangun UIB Main Building setinggi 12 lantai untuk administrasi, auditorium, perpustakaan dan ruang kuliah,” imbuhnya. (cr1)

Polda Kepri Kirim Kembali Berkas Kasus Pungli Disdukcapil Batam

0
Jamaris dan Irwanto,  pegawai Disdukcapil Pemko Batam yang terjaring OTT, Senin (17/10/2016) lalu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (18/10/2016). Keduanya resmi tersangka kasus pungli.  Foto: Cecep Mulyana/Batam Postersangka
Jamaris dan Irwanto, pegawai Disdukcapil Pemko Batam yang terjaring OTT, Senin (17/10/2016) lalu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (18/10/2016). Keduanya resmi tersangka kasus pungli. Foto: Cecep Mulyana/Batam Postersangka

batampos.co.id – Berkas kasus operasi tangkap tangan (OTT) Dinas Kependudukan Kota Batam, sempat dikembalikan pihak kejaksaan. Namun pada Selasa (29/11/2016), berkasnya kembali dikirimkan pihak kepolisian.

“Iya,” kata Direktur Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Eko Puji Nugroho membenarkan pengiriman ulang berkas kasus Disduk, pada Batam Pos, Rabu (30/11/2016) lalu.

Ia menyebutkan tak ada perkembangan yang berarti dalam kasus tersebut. Sebab hingga berkas kasus itu dikirimkan pihak kejaksaan, Polda Kepri masih menetapkan dua tersangka atas sangkaan atas pungli tersebut.

“Masih dua,(Jamaris dan Irwanto,red),” tutur Eko.

Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Arif Budiman mengatakan belum tahu kapan jawaban dari pihak kejaksaan. Tapi ia optimis, berkas tersebut dinyatakan lengkap. “Kita tunggu saja,” tuturnya.

Kasus pungli Dinas Kependudukan Kota Batam, berawal dari tim OTT yang dibentuk Polda Kepri mengamankan tiga orang pegawai Disduk pada 17 Oktober lalu. Dari pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian, Jamaris dan Irwanto dinyatakan sebagai tersangka. Sedangkan satu orang oknum Disduk, dipulangkan kembali.

“Bukti tak cukup, jadi kami tetapkan cuman dua tersangka saja,” kata Eko pada beberapa waktu lalu.

Dari dua orang tersangka tersebut, pihak kepolisian menemukan uang sebanyak Rp 3.184.000. Selain itu juga diamankan beberapa dokumen pengurusan milik masyarakat. (ska)

UMS Batam 2017 Masih Dibahas

0
Buruh berpenghasilan Rp 4,5 juta per bulan bebas pajak. Jangan demo lagi ya! Foto: dok. batampos
Buruh demo memperjuangkan hak mereka beberapa waktu lalu. Salah satunya, hak mendapatkan upah layak. Foto: dok. batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam belum mengirim rekomendasi Upah Minimum Sektoral (UMS) Kota Batam ke Gubernur Kepri. Padahal, Upah minimum kota (UMK) sudah dikirim satu hari sebelumnya dan tinggal menunggu penetapan dari Nurdin Basirun.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam Rudy Sakyakirti mengatakan lambatnya pengiriman UMS karena terbentur pembahasan UMS yang tak kunjung selesai.

“Belum semua UMS yang dibahas. Jadi kita menunggu yang lain selesai dulu, baru kita kirim,” kata Rudy yang dihubungi, kemarin.

Menurut dia, dari sembilan sektor yang ada di Batam, tiga diantaranya sudah selesai dibahas dan tinggal menunggu untuk direkomendasi. Tiga sektor itu adalah bergerak dibidang galangan, hotel dan restoran, serta pertenakan.

Sementara untuk sektor yang lain asih dibahas antara serikat pekerja dan asosiasi pengusaha, salah satunya sektor elektronik. Lantaran belum ada asosiasi pengusaha khusus elektronik, pembahasan kini dilakukan bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

“Ini langsung upah sektor bukan kelompok. Kita tunggu satu atau dua hari ini, mudah-mudahan selesai langsung kita kirim,” jelas Rudy.

Disinggung mengenai angka persektor, Rudy mengaku tak terlalu ingat. Namun untuk sektor tertinggi yakni galangan kapal dengan angka kurang lebih Rp 3.468.003 lebih tinggi 7 persen dibandingkan UMK yang diajukan untuk tahun depan.

“Secara keseluruhan saya tak ingat, sudah ada tiga yang masuk ke kita. Makanya kita menunggu secara keseluruhan dan nantinya langsung dikirim serentak,” sebut Rudy.

Ia juga menegaskan tak memberi batas waktu untuk pekerja dan Apindo membahas UMS. Akan tetapi, angka UMS itu haruslah ada secepatnya karena diberlakukan 1 Januari 2017 nanti.

“Tak ada deadline. Pemberlakuan awal tahun 2017,” katanya.

Sementara untuk UMK, menurut Ruy sudah dikirim sehari sebelumnya yakni Selasa (29/11) kemarin. UMK yang dikirim sesuai dengan (PP) 78/2015 tentang pengupahan sebesar Rp 3.241.125 .

“Sudah sampai sepertinya, tinggal menunggu penetapan Gubernur saja,” sebut Rudy. (she)

Permudah Pelayanan dan Perizinan, Pemko Batam Segera Luncurkan E-Goverment

0
Walikota Surabaya Risma menujukan gambar pembangunan Kota Surabaya melalui ponselnya kepada Walikota Batam Rudi dan Wakil Walikota Batam Amsakar di Kantor Pemko Batam, Kamis (17/8). F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Walikota Surabaya Risma menujukan gambar berbagai sistem pelayanan Kota Surabaya melalui ponselnya kepada Walikota Batam Rudi dan Wakil Walikota Batam Amsakar di Kantor Pemko Batam, Kamis (17/8/2016). Pemko Batam bakal mengadopsi sejumlah sistem untuk meningkatkan pelayanan. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam dalam waktu dekat akan menerapkan e-goverment sebagai langkah menjadikan Batam sebagai Smart City. Website untuk penerapan sistem ini pun telah selesai dan tinggal peluncuran.

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad terus mendorong agar rencana penerapan e-goverment segera terwujud. Ia pun  mendapat laporan jika website penerapan sistem ini telah selesai.

“Secara keseluruhan sudah siap, tinggal peluncuran saja,” ujar Amsakar di Kantor Walikota Batam, kemarin.

Menurut dia, penerapan sistem e-goverment itu akan diterapkan di bagian keuangan, laporan kependudukan, perekrutan, informasi umum, pendidikan hingga seluruh pelayanan.

“Menunya sudah ada, jadi selain mempermudah, kita ingin semuanya transparan. Kapan peluncuran masih menunggu, saya belum rapat masalah itu,” jelas Amsakar.

Ia berharap perencanaan sistem online bisa mempermudah kebutuhan masyarakat dibidang pelayanan dan perizinan. Masyarakat tak perlu bingung lagi untuk mengurus segala sesuatunya.

“Perizinan, pelayanan semuanya online. Jadi masyarakat tak susah-susah lagi menunggu,” terang Amsakar.

Dikatakannya, di dalam website tersebut masyarakat juga dapat melihat langsung seperti apa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batam. Sehingga peruntukan anggaran bisa lebih jelas arahnya kesana karena bisa dilihat online.

“Ini misi kami, segera kita luncurkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam Salim mengatakan, pihaknya masih menguji coba beberapa konten yang sudah di siapkan.

“Sedang kita ujicoba di Kecamatan. Mudah-mudahan terlaksana dengan baik,” harap Salim. (she)

Tetaplah Bersatu dan Jangan Gunakan Medsos untuk Menghujat

0
Anggota TNI-Polri dan masyarakat berjoget saat menikmati hiburan pada acara Nusantara Bersatu di Datarang engku Putri, Rabu (30/11/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Anggota TNI-Polri dan masyarakat berjoget saat menikmati hiburan pada acara Nusantara Bersatu di Datarang engku Putri, Rabu (30/11/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ribuan warga yang terdiri dari aparat keamanan dan sipil berbaur menjadi satu Dataran Engku Putri, kemarin pagi. Kegiatan untuk mempersatukan segala jenis ras dan agama itu mengangkat tema “Indonesia Miliku, Indonesia Milikmu Indonesia Milik Kita Bersama”.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi  pada kesempata itu meminta agar warga dan segala unsur yang ada di Batam agar tidak mudah terprovokasi. Ia berharap agar warga di Batam bisa bersatu dan tidak terpecah belah karena adanya informasi berbau sara.

“Tidak boleh diprovokasi atau terprovokasi sehingga Indonesia terpecah-pecah. Kadang banyak yang iri melihat daerah yang aman, makanya diprovokasi agar terpecah,” ujar Rudi disela acara.

Menurut dia, masyarakat harus pintar dalam menggunakan media sosial. Hati-hati dalam membaca berita yang disuguhkan di media sosial. Kalaupun ada informasi, hendaknya di sharing dulu dan dipahami seperti apa isinya. Jangan langsung disebar tanpa tahu maksud dari informasi tersebut.

“Jangan langsung kirim lagi ke orang lain, sebelum dibaca baik-baik. Kita harus menjadi warga Batam sejati. Hidup untuk Indonesia yang satu. Tidak boleh ada perpecahan. Khususnya warga Batam,” himbaunya.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto juga menyampaikan hal yang sama. Ia mengingatkan semua yang ada di Engku Putri agar bersatu untuk Indonesia bersatu. “Indoinesia milik kita bersama. NKRI harga mati. Harus kita jaga dan pertahankan sampai akhir,” ujarnya.

Kapolres Barelang Kombes Helmy Santika mengingatkan agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas dan menimbulkan perpecahan. Kedepan, hal itu akan diatur lebih jelas dalam UU ITE dan hukum kembali harus tegak.

“Kalau tidak penting disebaran, tidak usah disebarkan. Penggunaan media sosial, perlu ada rambu-rambu. Sehingga kebebasan untuk menyampaikan pendapat ada aturan,” tegasnya.

Sementara, Dandim 0316/Batam Letkol Inf Andreas Nanang Dwi P mengatakan, kegiatan Nusantara Bersatu yang digelar serentak se-Indonesia ini merupakan perintah langsung oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk menyerukan bahwa Indonesia milik kita bersama.

“Kita bersyukur sekali, semua elemen masyarakat menyuarakan rasa persatuan,” katanya.

Kegiatan untuk mempersatukan seluruh elemen itu juga dimeriahkan artis ibu kota seperti Tukul Arawana, Meggie Diaz, Duo Srigala dan Band Boomerang. Pada kesempatan itu, Tukul mengajak masyarakat untuk tetap bersatu dan tidak tepengaruh informasi menyesatkan.

“Inilah rasa persatuan kita, harus terus dibangun,” sorak Tukul dari atas panggung yang disambut meriah penonton. (she)

Dilaporkan Hilang, Siswi SMK Ditemukan Bersama Pacar

0
Ilustrasi gadis muda yang dilaporkan hilang tapi ternyata sama sang pacar. Foto: istimewa
Ilustrasi gadis muda yang dilaporkan hilang tapi ternyata sama sang pacar. Foto: istimewa

batampos.co.id – Cn, siswi salah SMK di Batuaji yang dilaporkan hilang sejak Jumat (25/11/2016) lalu akhirnya ditemukan. Gadis 16 tahun itu ternyata kabur bersama As, 17, teman prianya ke Kampung Blongkeng, Kecamatan Galang.

Cn ditemukan setelah orangtuanya melapor ke Mapolsek Batuaji, Selasa (29/11/2016). Setelah menerima laporan itu polisi langsung melacak dan berhasil menemukan Cn bersama As di kampunng Blongkeng pada sore harinya.

Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko membenarkan adanya laporan tersebut dan dia menuturkan sejauh ini pihaknya masih mendalami temuan atas laporan kehilangan tersebut.

“Yang bisa saya sampaikan bahwa anak yang dilaporkan hilang itu sudah ditemukan,” katanya.

Sementara dugaan pencabulan atau adanya unsur kriminal lain, Sujoko belum bisa memastikannya karena masih membutuhkan penyelidikan yang lebih dalam lagi.

“Teman prianya sudah kami amankan untuk ditindak lanjuti. Apakah dia mencabuli atau mamaksa anak ini kabur nanti akan diselidiki lagi. Yang penting sekarang anak hilang itu sudah ditemukan,” ujarnya.

Dijelaskan Sujoko, Cn memang dinyatakan hilang sejak Jumat lalu sepulang dari sekolahnya. Keluarga sudah melakukan pencarian selama tiga hari namun Cn tak kunjung ketem dan akhirnya, Orangtuanya melaporkannya ke polisi. (eja)

Bapedal Cabut Izin 9 Perusahaan Cut and Fill, 5 Bakal Menyusul

0
Aktivitas Cut and Fill di Batam. Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Aktivitas Cut and Fill di Batam. Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam, Dendi Purnomo mengatakan saat ini pihaknya tengah memantau dan mengkaji lima perusahaan yang melakukan tindakan cut and fill di Batam.

“Dari 14 perusahaan, sembilan diantaranya sudah kita cabut izinnya, sisanya masih kita pantau, bearti ada lima perusahaan lagi yang berpotensi dihentikan jika kegiatan tersebut menyalahi,” kata dia, Rabu (30/11/2016).

Kelima perusahaan tersebut berada di daerah Batuampar, Tiban, Bengkong, dan tempat lainnya.

“Untuk namanya ada di kantor,” ujar pria berkacamata tersebut.

Pihaknya untuk saat ini terus mengawasan, hal ini terbukti perusahaan yang telah dicabut tidak beroperasi sementara.

Menurutnya, pencabutan izin tersebut dilakukan karena menyalahi beberapa ketentuan seperti, tanah yang dipotong dibawa ke luar dari tempat dilakukan potongan, hingga melebihi kapasitas pemotongan itu sendiri.

Sementara itu Deputi IV BP Batam, Purba Robert M. Sianipar mengatakan untuk saat ini tidak aktifitas cut and fill yang berlangsung.

“Kan sudah berhenti, tidak ada lagi itu (cut and fill, red),” kata dia.

Menurutnya, BP Batam sangat berhati-hati dalam mengeluarkan ijin cut and fill. Perusahaan harus menyiapkan dokumen lingkungan, dan metede sebelum dilakukan cut and fill.

Selama ini pihaknya menegaskan kepada perusahaan untuk kembali menghijaukan lokasi yang dilakukan pemotongan

“Kita tidak sembarangan mengeluarkan izin, mereka perusahaan memiliki kewajiban untuk melakukan penghijauan kembali. Meskipun yang ditemukan saat ini belum maksimal,” bebernya.

Disinggung mengenai jumlah izin cut and fill yang telah dikeluarkan oleh BP Batam, dia mengatkan masih melakukan pendataan kembali.

“Harus didata dulu, karena waktu saya datang belum ada ini (cut and fill, red),” tukasnya.(cr17)

Jelang Pengumuman Al Ahmadi Award ke-5, BPES Gelar Business Matching, Diikuti 300 Pengusaha

0
Lisya Anggraini, Direktur BPES. Foto: batampos
Lisya Anggraini, GeneralManager BPES. Foto: batampos

batampos.co.id – Perhelatan akbar kegiatan Al Ahmadi Award ke-5 dimeriahkan acara Business matching se-Sumatera, Singapura, dan Malaysia yang diselenggarakan Batam Pos Entreprenuar School (BPES).

BPES menggandeng beberapa mitra seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), sudah memasuki tahap persiapan. Kegiatan ini akan dilaksanakan di GGI Hotel, Minggu (4/12/2016) nanti.

General Managaer BPES, Lisya Angraini mengatakan Jumat (2/12/2016) para finalis Al Ahmadi Award ke-5 dari berbagai provinsi di Sumatera sudah sampai di Batam. “Finalis ini datang dari 10 provinsi dari Sumatera,” kata Lisya.

Sedangkan pada Sabtu (3/12/2016), para peserta mengikuti penjurian final yang akan diadakan di kantor Bank Indonesia (BI), Batamcenter.

“Persiapan penjurian berupa presentasi bisnis, maka para finalis akan menjelaskan prospek dan peluang bisnis mereka,” kata Lisya.

Setelah penjurian akhir selesai, para pemenang sudah diketahui. Tetapi mengumuman pemenang akan diadakan Minggu (4/12/2016) berbarengan dengan acara puncak Al Ahmadi Award ke-5 Business matching se Sumatera, Singapura, dan Malaysia.

Business matching kali ini, diikuti 230 UKM se-Sumatera, 12 peserta dari Singapura, dan beberapa dari perorangan, serta 46 peserta dari Malaysia.

“Targetnya 200 saja, tetapi antusias dari berbagai daerah dan negara tetangga sangat bagus, apalagi dari Malaysia. Respon mereka luar biasa, dan persiapan mereka benar-benar matang dan luar biasa,” ujar Lisya.

Lisya menambahkan untuk kegiatan seperti ini Malaysia memang bagus, karena mereka melihat peluang yang luar biasa dari kegiatan ini.

“Malaysia melihat MEA ini peluang besar, dan mereka berlomba-lomba untuk memasarkan produknya,” terangnya.

Lisya berharap kepada teman-teman UKM yang mengikuti kegiatan ini, bukan hanya Malaysia saja yang melihat peluang tersebut, tetapi semua peserta yang mengikutinya.

“Saya berharap nantinya bisa terjalin kerja sama peluang dua hala, dan bagi peserta jangan hanya melihat peluang di Malaysia atau Singapura  saja, tetapi lihat juga peluang pasar Sumatera yang belum terkelola, jadi jangan terpaku pemasaran dari luar saja,” katanya.

Adapun kegiatan puncak pada Minggu (4/12) nanti, selain pengumuman pemenang Al Ahmadi Award, dan business matching juga ada kegiatan seminar yang akan dihadiri pemateri handal. Pemateri ini hadir dari Singapura, Malaysia dan Indonesia. Seperti Ketua bidang kemaritiman HIPMI pusat, Munafri Arifuddin, Wakil ketua umum bidang kelautan dan perikanan Kadin Pusat, Yugi Pryanto, dan Kadin Kuala Lumpur Malay Chamber of Commerce (KLMCC), Haji Abdul Razak bib Ab Majid, dan President Singapura Malay Chamber and Industri Zaihidi Abdurrahman. (cr12)