Selasa, 21 April 2026
Beranda blog Halaman 13828

Utang Pemprov Kepri Sebesar Rp 270 Miliar

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pada struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri 2017 didapati bahwasanya Pemerintah Provinsi Kepri masih mempunyai tanggungan utang sebesar Rp 270 miliar. Nilai itu merupakan sisa-sisa kewajiban Pemprov Kepri yang belum tuntas pada anggran setahun silam.

Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua menyatakan, utang Rp 270 miliar itu kini sudah dialokasi pada APBD 2017 melalui pembahasan yang digelar sepekan lalu. Rudy menyebutkan, dari total Rp 270 miliar separuh di antaranya adalah dana tunda salur yang harus diberikan Pemprov Kepri kepada pemerintah kabupaten/kota.
+
“Ada sebesar Rp 129 miliar untuk dana tunda salur kabupaten/kota,” terang Rudy, Selasa (10/1).

Ada pun sisanya, sambung Rudy, terbagi lagi pada komponen lain. Semisal utang kegiatan maupun utang proyek yang belum terselesaikan dengan nilai kisaran Rp 80-90 miliar. Rudy mengatakan, utang tersebut harus tuntas pada tahun ini.

“Ini sudah pengeluaran wajib yang harus dianggarkan di 2017. Tidak bisa tidak kecuali ada perubahan fundamental,” tegas Rudy.

Sementara itu, Anggota Komisi II lainnya, Asmin Patros puun membenarkan hal tersebut. Menurut politisi Partai Golkar ini, kewajiban Pemprov Kepri untuk menuntaskan utang harus selesai pada tahun ini. Sehingga ke depannya tidak lagi ada tanggungan yang tertunggak hingga tahun-tahun ke depan.

“Dalam kegiatan umum penganggaran ini memang sudah harus masuk, dan nanti dijelaskan pada nota keuangan. Kalau sekarang masih dalam bentuk narasi-narasi kebijakan umum anggarannya,” terang Asmin. (aya)

Jika Keberatan dengan Tarif Jasa Pelabuhan segara Layangkan Surat Protes

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam meminta agar asosiasi pengusaha pelayaran yang merasa tak diundang untuk diskusi soal tarif jasa pelabuhan agar segera melayangkan surat protes ke BP Batam.

“Kalau ada yang tak setuju segera kirim surat keberatan ke BP Batam agar bisa disampaikan secara langsung kepada kepala kantor pelabuhan,” ungkap Direktur Publikasi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono, kemarin (10/1).

Hingga saat ini menurut Andi, situasi aman-aman saja. Belum ada tanda-tanda keberatan dari sejumlah pihak atas tarif pelabuhan yang telah ditetapkan BP Batam.

Masih dengan Andi, tarif pelabuhan di Batam masih lebih murah dibanding dengan tarif pelabuhan di luar Batam. Selain itu pelabuhan merupakan aset Batam sehingga keputusan mengenai tarif dirumuskan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang merupakan atasan BP Batam.

Pernyataan Andi ini diungkapkan untuk menyanggah pernyataan sejumlah asosiasi pengusaha pelayaran yang menyatakan belum menerima surat undangan untuk diskusi soal tarif pelabuhan.

Sekretaris II Insa Batam, Osman Hasyim mengatakan sejumlah asosiasi pengusaha pelayaran seperti Insa, APBMI, AFLI, BSOA, dan lainnya belum menerima undangan.

“Tidak ada sama sekali. Kami belum pernah menerima undangan pembahasan mengenai tarif,” ujarnya.

Menurut Osman, BP Batam harus menerapkan kebijakan yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat pengguna jasa, efisiensi, tingkat kemampuan dan meningkatkan daya saing ekonomi.

“Dan DK sudah memerintahkan agar tarif pelabuhan segera didiskusikan dengan kami,” pungkasnya.(leo)

Pemkab Lingga akan Pindahkan Dispenda ke Dabo Singkep

0

batampos.co.id – Setelah beberapa waktu lalu Pemkab Lingga wacanakan pemindahan kantor Dinas Perikanan ke Senayang, kini giliran dinas Pendapatan Daerah yang bakal dipindahkan ke Dabo Singkep.

Pemkab beralasan untuk meningkatkan pundi-pundi pendaptaran daerah. Disisi lain, hal ini dinilai terlalu gegabah dan tidak fokus memperkuat pelayanan dipusat Ibukota Daik yang mana kawasan perkantoran telah disiapkan jauh-jauh hari.

Sekretaris Dinas Pendapatan kabupaten Lingga sekaligus Plt Kadis, Said Sudrajad yang dihubungi Batam Pos membenarkan rencana pemindahan kantor Dispenda tersebut ke Dabo Singkep. Lebih kurang dua pekan usai di lantik kata Sudjad pihaknya lakukan konsulidasi bersama staf dan perangkat baru.

“Arahan dari pak Bupati seperti itu. Kantor Dispenda akan pindah ke Dabo Singkep menggunakan kantor bekas dinas Sosial yang dulu,” ungkapnya, Selasa (10/1) siang.

Pihaknya sendiri kata Sudrajad hanya mengikuti arahan pimpinan tertinggi. Dalam waktu dekat, ia akan berkoordinasi dengan Sekda Lingga, Abu Hasyim terkait rencana pemindahan kantor tersebut. Sudrajad yang merupakan mantan pejabat pemprov tersebut dan baru beberapa hari di Lingga mengaku tak mempersoalkan dimanapun lokasi kantor nanti. Sebab tanggung jawab pegawai kata dia harus siap ditempatkan dimana saja.

“Posisi kantor dimana saja yang penting pegawai bisa bekerja. Rencananya kami akan segera berkonsultasi dengan Sekda terkait waktu rencana pemindahan kantor,” jelasnya.

Menurut hemat Sudrajad, alasan dipindahkannya dinas tersebut ke Dabo Singkep karena objek pajak lebih banyak. Dengan cara seperti itu, pemkab mengklaim pelayanan pajak akan lebih berjalan maksimal.

“Objek pajak banyak di Dabo seperti arahan Pak Bupati. Ini untuk mendekatkan pelayanan. Kami juga akan berkoordinasi lebih mendalam dengan dinas-dinas terkait. Untuk sementara karena masih baru, dispenda akan mempelajari database dulu baru langkah-langkah lain untuk meningkatkan PAD. Kami akan meng update data baru,” kata dia.

Untuk diketahui, selama beberapa tahun terakhir angka PAD Lingga tidak beranjak dari Rp 20 Milair. Namun pada 2017 ini pemerintah menargetkan PAD naik menjadi Rp 21 Miliar. Sebagian besar objek pajak di Lingga bersumber dati PBB.

Sementara itu beberapa waktu lalu, selain Dinas Perikanan yang bakal pindah ke Senayang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga diisukan akan dipindahkan di Dabo Singkep. Namun hal ini ditepis langsung Bupati Lingga, Alias Wello saat dikonfirmasi wartawan. Keterbatasan kantor terang Awe sapaan akrab mantan ketua DPRD priode 2004-2009 ini menjadi alasan pemerintah tidak melakukan pemindahan kantor di Dabo Singkep.

Namun belakangan, pemkab kembali berwacana memindahkan kantor dinas jauh dari pusat ibukota yang dinilai kurang relefan bagi pelayanan masyarakat.

Meski beribukota di Daik Lingga hingga kini sejumlah dinas masih berkantor di Dabo Singkep, seperti Dinkes, Disprindagkop dan kantor Disdukcapil yang membuat pelayanan kepengurusan penduduk pesisir wilayah Senayang kesulitan.

Namun Awe mengklaim untuk Disdukcapil yang membuat ongkos transportasi laut warga Senayang terlalu besar akan diminimalisir dengan pelayan langsung ke pulau-pulau oleh disdukcapil.

Sementara itu lahan-lahan kosong dikomplek pemerintahan Lingga, Bandar Sultan Mahmud masih tersedia begitu luas untuk dibangun kantor agar segala pengurusan dipusatkan disatu titik.  (mhb)

Pesan Kadis Disperindag Kota Batam untuk Ibu-ibu, Harga Cabai akan Turun

0
Pedagang cabai merah di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji Riyanti menunjukkan cabai merah dagangannya yang dijual per kilogram 80 ribu, Senin (7/11). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Zarefriadi menjamin tingginya harga cabai dipasaran tak akan berlangsung lama. Sebab, harga cabai naik biasa terjadi menjelang hari besar dan pergantian tahun.

“Ini tak akan lama, sebentar lagi harganya juga turun,” kata mantan Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan Kota Batam ini di kantor Walikota Batam, kemarin siang.

Dikatakannya, Pemko Batam juga tak bisa mengendalikan harga cabai dan sayuran lainnya di pasaran. Hal itu karena harga yang memang sudah tinggi dari daerah penghasil. Apalagi pemerintah daerah dilarang mengexpor cabai dan sayuran dari luar negeri.

“Mahalnya memang dari sana (daerah penghasil) karena gagal produksi. Kita juga dilarang mengexpor, jadi tak bisa berbuat banyak,” terang Zaref.

Meski begitu, pihaknya tetap menyidak sejumlah pasar. Dan rata-rata penjual mengatakan harga memang tinggi dari daerah penghasil.

“Mereka ngambil sudah tinggi, tak mungkin mereka mau merugi,” ujarnya.

Menurut dia, tingginya harga cabai di pasaran saat ini menjadi fokus pembahasan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam. Untuk mengantisipasi itu terluang kembali, pihaknya meminta masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sejumlah kebutuhan pokok. Apalagi Batam bukan sebagai kota pertanian, tentu hanya berharap pada kiriman pasokan dari luar. Untuk itu apa yang menjadi konsepsi Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita untuk memanfaatkan pekarangan rumah.

“Kita juga bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mengupayakan itu. Masyarakat bisa menanam cabai di depan rumah atau di pot,” harap Zaref. (she)

Anak Usia Sekolah Harus Bersekolah

0

batampos.co.id – AR, 13, dan IS, 11, dua kakak beradik, pelajar yang duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD), tidak mau lagi masuk sekolah selama tiga bulan belakangan ini. Mereka lebih memilih berhenti sekolah untuk membantu kedua orang tuanya mengais rezeki.

“Saya tidak boleh jualan koran lagi. Itu kata guru waktu saya dipanggil di Sekolah,” ujar AR, yang didampingi orang tuanya, Ismail 46, dan Ana, 40, saat ditemui sejumlah wartawan di rumahnya di kawasan Sei Jang, Senin, (9/1) pagi.

“Guru juga sering marah-marah. Kata guru kalau saya masih jualan koran maka saya harus berhenti sekolah disitu,”ujar AR, sambil mengusap air mata yang turun ke pipinya.

Kabar ini sampailah ke telinga Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, HZ Dadang Abdul Gani. Dadang berjanji akan mengecek kebenaran terkait kasus ini.

”Mereka harus tetap sekolah. Menurut saya tidak mungkin gurunya marah sampai anak itu tidak mau sekolah. Mungkin tanggapan anak itu dimarahi, tapi predisksi saya gurunya itu hanya menasehati supaya fokus belajar,”ujar Dadang, Selasa (10/1).

Dikatakan Dadang, dirinya sempat mendapat informasi jika dua kakak beradik tersebut yang tidak mau sekolah karena dimarahi gurunya. Seharunya hal seperti itu tidak boleh terjadi.

”Anak seusia mereka tugasnya fokus belajar. Karena kalau mereka berjualan koran sambil belajar takut terganggu,”kata Dadang.

Menurut Dadang, anak-anak yang seperti itu harusnya diberikan motivasi tidak harus di marahi. namun, kemungkinan cara guru memberikan motivasi kepada muridnya tersebut yang berbeda.

”Berarti anak ini bagus, mandiri dan bertanggung jawab. Tinggal gurunya lagi mengolah dia. Sebab saya dengar anaknya juga nilainya diatas rata-rata,”kata Dadang.

Untuk itu Dadang berharap, orang tuanya agar bertemu dengan Kepala sekolah tempat anaknya mengenyam pendidikan dan juga membujuk kedua anaknya itu untuk kembali melanjutkan pendidikannya.

”Yang penting orang tuanya ketemu dulu sama Kepala Sekolahnya, kalau tidak ada solusi baru ketemu saya di Dinas Pendidikan. Bujuk anaknya supaya mau sekolah, kalau tak mau sekolah disitu lagi kita carikan sekolah yang lain,”ucap Dadang.

Untuk itu, jika nantinya kedua pelajar tersebut bersekolah kembali dan tetap berjualan koran. Pihaknya tidak masalah yang penting mereka bertanggung jawab dan tidak ketinggalan dalam pelajarannya. (ias)

Pemko Batam Yakin APBD 2017 Disahkan Minggu Ini

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai yakin anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Batam 2017 akan disahkan dalam minggu ini. Sebab saat ini Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tengah didalami di komisi 3 dan 4 DPRD Kota Batam.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Batam Wan Darussalam mengatakan pengesahan APBD 2017 tinggal menunggu KUA-PPAS ditandatangani. Yang mana saat ini KUA-PPAS dalam tahap pendalaman dan sinkronisasi di komisi 3 dan 4 DPRD Kota Batam.

“Selesaikan KUA dulu, setelah KUA ditandatangani, barulah APBD disahkan. Kita minta minggu ini APBD sudah disahkan,” kata Wan berharap saat ditemui di Kantor Walikota Batam, kemarin siang.

Ia yakin APBD bisa cepat disahkan, karena pembahasan KUA-PPAS tinggal pendalaman. Dan apabila KUA-PPAS sudah ditandatangani, maka pengesahan APBD bisa berjalan dengan lancar. Sebab, semua pokok pikiran antara tim anggaran Pemko dengan tim banggar DPRD Kota Batam sudah disinkronkan dalam KUA-PPAS tersebut.

“Kalau KUA selesai, maka APBD bisa disahkan secepat kilat,” ujarnya.

Menurut dia, pembahasan KUA-PPAS harus berpedoman pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) yang diakumulasi dengan musrembang tingkat kelurahan hingga kota, rencana SKPD kemudian pokok pikiran (pokir) dari DPRD Kota Batam.

“Acuannya tetap RKPD, kalau untuk musrembang memang tidak semua yang disetujui. Mana yang prioritas dan penting itu yang diutamakan,” jelas Wan.

Wan juga tak membantah jika dalam penyamaan pokok pikiran pemko dan DPRD Kota Batam ada yang dirubah. Namun, tekan Wan, yang dirubah harus sesuai dengan mekanisme.

“Kalau dirubah sepanjang aturannya sesuai, mungkin bisa disepakati. Tapi kalau tidak, tak mungkin. Apalagi, anggaran kita tak cukup untuk mengikuti semua keinginan (DPRD) itu,” pungkas Wan mengakhiri. (she)

Yahoo Migrasi Jadi….

0
Marissa Mayer. Foto: AFP

batampos.co.id – Perusahaan internet besar di dunia, Yahoo terus berusaha bertahan dalam persaingan bisnis internet.

Kabar terakhir Yahoo mengonfirmasi kepala eksekutif mereka, Marissa Mayer telah berhenti dari dewan perusahaan, setelah Yahoo merger dengan Verizon.

Kabar Verizon meminang Yahoo ini sebenarnya sudah berembus sejak tahun lalu. Dan, Senin (9/1) kemarin semuanya terbukti. Yahoo pun diusulkan untuk mengganti nama perusahaannya menjadi Altaba Inc.

Kesepakatan itu terjadi setelah Mayer gagal mewujudkan upaya turnaround yang dimulai setelah kedatangannya pada 2012.

Lima anggota dewan direksi lain juga akan mengundurkan diri setelah kesepakatan tersebut ditutup, termasuk David Filo, pendiri Yahoo; dan Maynard Webb, yang menjadi ketua mesin pencari Internet tersebut.

Dari Wall Street Journal menyebutkan jajaran dewan direksi Yahoo yang tersisa akan mengikuti usulan untuk mengubah nama menjadi Altaba Inc.

Langkah tersebut akan dilakukan beriringan dengan proses perampungan transaksi akuisisi Verizon terhadap Yahoo.

Reuters melansir Yahoo memiliki kesepakatan untuk menjual bisnis inti internetnya yang meliputi periklanan digital, e-mail, dan media asetnya ke Verizon dengan nilai USD 4,8 miliar (sekitar Rp 63,9 triliun).

Yahoo setuju menjual properti web untuk Verizon di tengah kritik terkait dengan peretasan terhadap ratusan juta akun pengguna mesin pencari internet tersebut. (adk/jpnn)

Maukah Engkau Menikah dengan Ku? “Ya” Lalu… Plung….

0

batampos.co.id – Isaiah Adams, pria asal Kanada melamar kekasihnya, Grace, di tempat yang sangat romantis, yakni, di Air Terjun Cunningham, Maryland.

Konon, itulah tempat favorit para pasangan untuk menyematkan cincin pertunangan di jari pacar. Awalnya, semua berjalan sesuai dengan skenario Isaiah.

Ketika dia berlutut sembari menawarkan cincin, Grace langsung berkaca-kaca dan menjawab, ’’Yes.’’ Sayangnya, suasana romantis yang dibangun langsung runtuh.

Tangan Isaiah yang gemetaran (entah karena kedinginan di air terjun atau kaget karena ternyata lamarannya diterima) membuat cincin jatuh. Ke air terjun.

Grace yang awalnya menangis bahagia akhirnya menangis takut. Sorakan sukacita teman-teman mereka juga berubah menjadi teriakan panik.

Salah seorang teman yang awalnya merekam lamaran turun tangan membantu mencari cincin malang tersebut. Namun, setelah sejam mereka berkutat di bawah guyuran air terjun, cincin itu tidak ketemu.

Arus sungai yang kuat menyeretnya entah ke mana.

’’Saya semula bahagia, eh sekarang sedih lagi,’’ kata Grace kepada Inside Edition.

Isaiah jangan ditanya. Bayangkan saja usaha yang sudah dilakukan untuk membeli cincin tunangan yang pasti tidak murah tersebut.

Begitu menjatuhkan cincin, wajahnya langsung memucat dan shock. Dia speechless. Untungnya, cincin hilang tidak berarti pertunangan batal.

Grace berjiwa besar. Dia tetap mau menikah dengan Isaiah. ’’Kami tetap akan melangsungkan pernikahan. Saya optimistis hubungan kami tetap lancar,’’ ujarnya.

Mulai sekarang, Isaiah harus berhati-hati. Jangan sampai dia sudah kehilangan cincin, eh kehilangan calon istri juga. (len/c14/na/sep/JPG)

Presiden AS, Obama Pamitan, Ia Perpesan Jaga Persatuan dan Kesatuan

0
Barack Obama saat berpidato di Chicago, Illinoi, Selasa (10/1). (Nicholas Kamm / AFP)

batampos.co.id – Presiden AS terpilih Donald Trump pada 20 Januari nanti. Presiden Barrack Obama berpamitan kepada seluruh warga Amerika Serikat (AS).

Obama berbicara kepada rakyatnya di Chicago, pada Selasa (10/1) malam waktu AS.

Dalam pidato perpisahan kepada rakyatnya, Obama menegaskan kembali keyakinannya pada kemampuan orang Amerika untuk membawa perubahan positif di negaranya dan mampu mengatasi isu ras, ketimpangan dan suasana politik yang tergerus. Obama menekankan kembali terhadap banyak hal soal isu rasisme dan ancaman terhadap demokrasi.

“Di sinilah saya belajar bahwa perubahan hanya terjadi ketika orang-orang biasa terlibat, dan mereka bekerjasama, dan mereka datang bersama-sama mewujudkan hal itu,” kata Presiden Obama dalam pidatonya dilansir ABC News.

Setelah delapan tahun sebagai Presiden, saya masih percaya bahwa rakyat AS pasti bisa. Itu bukan hanya keyakinan saya. Ini detak jantung warga Amerika,” kata Obama.

“Ini adalah keyakinan bahwa kita semua diciptakan sama, diberkahi oleh dengan hak asasi tertentu, di antaranya hak hidup, hak kebebasan, dan hak mengejar kebahagiaan. Rakyat, melalui instrumen demokrasi kita, dapat membentuk kesatuan yang lebih sempurna,” tegas Obama.

Obama mengkritik elemen masyarakat yang mengancam demokrasi Amerika, termasuk ketimpangan pendapatan, hubungan ras, dan keengganan untuk berkompromi pada ide-ide politik. Meski demikian, Obama mengakui ada kemajuan pada penanganan masalah ras selama satu dekade terakhir.

“Ras tetap menjadi kekuatan ampuh namun sering menjadi isu yang memecah belah dalam masyarakat kita,” jelasnya.

“Jika kita serius menangani masalah ras ke depan, kita harus menjunjung tinggi hukum terhadap diskriminasi dalam masalah pekerjaan, perumahan, pendidikan dan sistem peradilan pidana. Sesuai konstitusi tertinggi. Tapi hukum saja tidak akan cukup. Hati harus berubah,” kata Obama.

Obama menjelaskan ketika kelompok minoritas menyuarakan ketidakpuasan, mereka tidak hanya terlibat dalam rasisme atau meminta kebenaran politik, Mereka mengobarkan protes damai untuk mendapatkan perlakuan yang sama.

Dia juga memperingatkan bahwa ketimpangan mencolok akan merusak ide-ide demokrasi kita. Obama juga mengucapkan banyak terima kasih kepada rakyat AS. Obama mengatakan pidato terakhirnya menjadi kesempatan untuk mengucapkan terima kasih untuk perjalanan luar biasa.

“Dan untuk menawarkan beberapa pemikiran tentang kita, terima kasih,” tutupnya. (ABC/cr1/JPG)

1 Dasawarsa iPhone

0
Berbagai generasi iPhone. Setiap tahunnya, Apple mengeluarkan versi terbaru iPhone (apple.com)

Sepuluh tahun lalu, tepatnya di MacWorld 9 Januari 2007, Steve Jobs berdiri disebuah panggung untuk memperkenalkan ponsel pertama Apple. Diberinama iPhone. Saat itu, dia menjanjikan smartphone-nya bakal menjadi produk yang revolusioner.

Janji itu terbukti. Kini, iPhone menjadi salah satu ponsel paling digemari di dunia. Ucapan Steve Jobs benar, tiga hal pada iPhone benar-benar menjadi pembeda dari ponsel pabrikan lain. ’’iPod dengan layar yang lebih besar dengan touch controls, ponsel yang revolusioner, dan terobosan pada perangkat komunikasi menggunakan internet,’’ katanya saat itu.

Tetapi, semua tentu setuju kalau iPhone lebih dari itu. Sejak awal muncul, iPhone sudah menjadi simbol dari industri teknologi di era modern. Berbagai laporan juga menunjukkan kalau smartphonei berlogo apel keroak itu menjadi produk paling menguntungkan.

Sejak kali pertama muncul, Apple sudah mengeluarkan berbagai varian iPhone. Tercatat, setiap tahun selaluada pembaharuan. Dimulai dari iPhone pada 2007, lantas menjadi iPhone 3G pada 2008, dan berevolusi menjadi iPhone 3Gs pada 2009. Bentuknya lantas berganti drastis ketika memasuki era iPhone 4.

Kini, varian iPhone makin beragam. Layar yang semakin besar, hingga dua kamera pada iPhone 7 plus yang menjanjikan performa lebih untuk memotret. Begitu pentingnya iPhone bagi Apple, CEO Tim Cook masih menjadikan smartphone premiumnya sebagai andalan.
Berbagai generasi iPhone. Setiap tahunnya, Apple mengeluarkan versi terbaru iPhone

’’iPhone menjadi bagian penting bagi pelanggan kami.  Hari ini, lebih dari sebelumnya kami akan terus mendefinisikan ulang cara untuk berkomunikasi, bekerja, dan kehidupan,’’ katanya seperti dikutip dari website Apple. Dia juga memastikan kalau Apple tidak akan berhenti untuk terus berinovasi.

’’iPhone menjadi standar untuk komputasi mobile di decade pertamanya, dan kami baru memulai. Yang terbaik belum keluar,’’ terangnya. Bisa jadi apa yang disampaikan Tim Cook benar. Sebab, saat ini sudah ramai dibahas munculnya iPhone 8 sebagai produk paling gres di 2017.

Banyak spekulasi kalau iPhone di ulang tahunnya yang ke-10 bakal istimewa. Apple fans boy punya banyak keinginan agar iPhone edisi 2017, apakah iPhone 7s atau iPhone 8 memberikan banyak kemajuan produk. Seperti kemampuan wireless charging, dan layar yang lebih baik. (dim)