Rabu, 11 Maret 2026
Beranda blog Halaman 13858

Diskon Spesial Ramadan Hingga 80 Persen di Planet Surf

0
Planet Surf di Kepri Mall kembali memberikan promo Ramadan berupa diskon hingga 80. Foto: Ist
Planet Surf di Kepri Mall kembali memberikan promo Ramadan berupa diskon hingga 80. Foto: Ist

batampos.co.id – Planet Surf di Kepri Mall kembali memberikan promo Ramadan berupa diskon hingga 80 persen dalam acara pameran Planet Surf spesial Ramadan yang digelar di Atrium Kepri Mall, Jumat (10/6).

“Ini pameran promo kita yang kedua, setelah sebelumnya sukses menggelar big sale up to 80 persen di Mega Mall, dan pameran promo kali ini akan berlangsung hingga Selasa (5/7) mendatang,” ujar Area Manager Batam dan South Sumatera, Ade Putri.

Ade mengatakan dalam pameran kali ini Planet Surf di support oleh brand-brand surfing internasional seperti, Insight, Spyderbilt, Juice Ematic, Planet Surf Clothing, Rip Curl, Quiksilver, Roxy, dan DC shoes.

“Banyak pilihan kaos, tas, topi, dan sepatu dengan pilihan brand ternama disini,” katanya.

Lanjut Ade menjelaskan pameran yang menghadirkan banyak pilihan produk berkualitas dengan brand surfing luar negri terbaik yg ada di Batam, ditambah lagi diskon besar-besaran ini bertujuan untuk memanjakan customer Batam yang berbelanja di Kepri Mall.

“Planet Surf akan terus berinovasi, memberikan yang terbaik dengan menghadirkan trend-trend terkini yang akan memanjakan dan memuaskan konsumen, terkhususnya di Batam,” terangnya.

Dia menambahkan, Planet Surf juga menawarkan accessories dan clothing terlengkap dan tentunya menjadi trendsetter di kota Batam.

Segera kunjungi pameran Planet Surf dan yang berlokasi di Atrium Kepri Mall.

“Buruan datang kesini dan nikmati semua promo dahsyatnya,” tutupnya. (cr20)

Gubernur Kepri Minta BP Batam Bijak Soal Status Masjid Al-Kaffah

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat silaturahmi dengan warga Legenda Malaka, legenda bali dan sekitarnya, Sabtu petang (11/6/2016) di Masjid Al-Kaffah. Foto: m.nur/batampos.co.id
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat silaturahmi dengan warga Legenda Malaka, legenda bali dan sekitarnya, Sabtu petang (11/6/2016) di Masjid Al-Kaffah. Foto: m.nur/batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun meminta Badan Pengusahaan (BP) Batam bijak, menyikapi  persoalan masjid dan Yayasan Pendidikan Al-Kaffah yang berdiri kokoh di jalur hijau di Kawasan Legenda Malaka.

Hal itu disampaikan Nurdin saat silaturahmi dan buka bersama dengan warga Legenda Malaka, Legenda Bali, dan sekitarnya di Masjid Al-Kaffah Batam, Sabtu (11/6/2016).

“Mau jalur hijau, merah, biru atau apapun warnanya, harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat, belok sedikit apa susahnya,” ujar Nurdin, menjawab keresahan masyarakat Legenda yang belakangan mendapat kabar kalau masjid dan sekolah yang berada di jalur hijau itu bakal ditertibkan.

Nurdin mencontohkan sebuah masjid di Singapura yang berada di suatu kawasan yang sangat strategis dan bernilai ekonomis tinggi yang tak jauh sari pelabuhan. Pemerintah Singapura memilih tidak menggusur masjid itu meski sebenarnya masuk area pembangunan jalan.

“Mereka buat jalan melingkar, kan itu contoh solusi,” ujar Nurdin.

Jika perlu, kata Nurdin, buat jalan layang di atas. “Tidak runtuhlah Batam ini gara-gara jalan (jalur lambat) belok sedikit agar tidak kena Masjid ini,” kata Nurdin.

Masjid Al-Kaffah kini memang berdiri lumayan megah di Legenda Malaka. Lokasinya sedikit memakan jalur hijau karena memang di perumahaan yang padat penduduk itu tak ada lagi lahan kosong.

Untuk membangun masjid itu, sudah miliaran rupiah dikeluarkan oleh warga. Masjid itu tidak pernah sepi dari kegiatan keagamaan, baik saat ramadan maupun di luar Ramadan.

Begitupun dengan Yayasan Pendidikan Al-Kaffah. Sudah miliaran rupiah dikeluarkan untuk membangun gedung sekolah yang masih satu area dengan Masjid Al-Kaffah.

Sekolah ini juga telah menelorkan anak didik berkulitas. Bahkan tahun 2016 ini, lulusan dengan nilai hasil ujian nasional tertinggi di Kepri tingkat Sekolah Dasar dari Sekolah Al-Kaffah. (nur)

Dalam 4 Bulan, Petugas Bandara Gagalkan 3 Kali Penyelundupan Narkoba

0
foto: dalil harahap / batampos
foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Penyelundupan narkotika melalui Bandara Internasional Hang Nadim mayoritas dilakukan saat penumpang padat. Para penyelundup maupun kurir tersebut kerap memanfaatkan kelengahan petugas dengan menyelinap diantara penumpang lainnya.

Kabag Umum Bandara Internasional Hang Nadim, Suwarso mengatakan dalam 4 bulan belakangan pihaknya telah menggagalkan 3 kali upaya penyelundupan narkotika jenis sabu. Penyelundupan itu rata-rata dilakukan pada hari besar.

“Mereka (penyelundup) melakukannya pada hari besar atau pada saat penumpang padat,” ujar Suwarso, kemarin (12/6).

Dia menjelaskan dari tiga tangkapan tersebut pihaknya mengamankan sekitar 2,5 kg. Seluruh barang haram itu hendak dibawa ke luar Batam.

“Ada beberapa tujuan seperti Medan dan Jakarta. Mereka (penyelundup) menyimpannya seperti di selangkangan,” terangnya.

Menurutnya, dengan maraknya penyelundupan tersebut pihaknya turut meningkatkan pemeriksaan terhadap calon penumpang. Termasuk pemeriksaan terhadap barang bawaan.

“Peningkatan bukan hanya pada penumpang saja. Pemeriksaan barang bawaan perlu diperketat,” tegasnya.

Selain meningkatkan pemeriksaan, lanjut Suwarso, pihaknya turut memberikan pelatihan khusus terhadap petugas bandara. Dimana kemampuan ini bertujuan membaca gerak-gerik penyelundup tersebut.

“Ada petugas khusus yang membaca gerak gerik penumpang. Jika ada yang mencurigakan sudah diinstruksikan untuk melakukan penggeledahan,” paparnya. (opi)

Warga Keluhkan Pemadaman Listrik di Bulan Ramadhan

0

Mati-lampu-ilustrasi1

batampos.co.id – Sejumlah warga Mega Legenda Kecamatan Batamkota mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi di bulan Ramadhan. Selain tanpa pemberitahuan, pemadaman listrik juga terjadi selama berjam-jam, Minggu (12/6).

“Kami mengeluhkan kondisi ini. Apalagi pemadaman yang dilakukan mendadak,” ujar Angga, warga Mega Legenda.

Ia mengaku, pemadaman listrik ini sangat mengganggu. Apalagi ia tidak bisa melakukan aktivitas akibat listrik padam ini. “Rugi lah karena usaha parut kelapa tak jalan. Padahal pas lagi pengunjung ramai,” keluhnya.

Yanti warga lainnya mengaku, perlu adanya upaya pelayanan maksimal dari PLN. Apalagi saat ini bulan ramadhan, mengingat kebutuhan listrik sangat dibutuhkan. Selain itu, pemadaman listrik juga harus disertai pemberitahuan.

“Sehingga masyarakat mengetahui akan adanya pemadaman ini. Kalau alasannya tepat, tak masalah,” ucapnya.

Anggota Komisi III DPRD Batam Dandis Rajagukguk menghimbau PLN Batam untuk tidak memadamkan listrik selaman bulan Ramadhan. Ia meminta apapun yang berhubungan dengan kenyamanan agar bisa diinformasikan ke masyarakat.

“Yang menjadi kendala teknis harus dipersiapkan PLN,” sebut politikus PDI Perjuangan itu.

Dan jika itu sudah tak bisa dielakan, lanjutnya, PLN harus memberi pengumuman. Agar masyarakat bisa menyiapkan langkah antisipasi, mengingat kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan jelas berbeda dengan hari-hari biasa.

Sementara itu, Humas PLN Batam Yoda Perdana mengaku belum mengetahui penyebab padamnya listrik di sekitaran wilayah Mega Legenda. “Kebetulan paket saya habis, jadi belum bisa ketahui apa penyebabnya,” kata Yoda.

Menurutnya, pemadaman yang terjadi tanpa pemberitahuan ini, bisa saja sifatnya eksidental. Seperti gardu rusak, konslet atau terbakar. “Untuk itu saya coba pastikan apa penyebabnya listrik padam di daerah itu,” janjinya.

Terkait pemadaman listrik, ia mengaku masyarakat Batam bisa langsung menghubungi pelayanan PLN di 123. “Kalau matinya sudah berjam-jam segera lapor petugas kami di 123. Apa masalahnya bisa langsung diketahui,” ucapnya.(rng)

Apes, Motor Pekerja Bangunan Digondol Maling

0

Curanmor

batampos.co.id – Nasib apes dialami oleh Juni warga Kavling Seipancur setelah satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna biru hitam dengan nomor polisi BP 5580 EH miliknya raib digasak maling saat diparkir di depan rumah tempatnya bekerja, Sabtu (11/6).

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 8 juta.

Menurut informasi yang didapatkan, kejadian itu terjadi ketika korban bersama rekanya bernama Joko warga GMP Batuaji sedang mengecor rumah milik warga di Seipancur di Blok H Tanjungpiayu. Sepeda motor milik korban diparkir di halaman depan rumah tempatnya bekerja dalam keadaan stang terkunci.

“Melihat ke luar, motor sudah tidak ada lagi,” ujar Joko, Minggu (12/6).

Joko mengatakan, kejadian itu baru diketahui oleh rekannya sekitar pukul 20.00 WIB.

“Padahal baru beberapa jam kita tinggal kerja di parkir,” kata Joko.

Joko mengaku, sepeda motor milik rekanya tersebut baru saja dibeli dari temannya, itu pun masih dalam proses perkreditan baru berjalan dua bulan. “Baru dua kali bayar motor, malah hilang,” tuturnya.

Tidak terima dengan kejadian yang dialaminya itu, korban akhirnya membuat laporan ke pihak yang berwajib, meminta untuk ditindak lanjuti. “Tadi (Minggu, red) korban sudah buat laporan ke kantor polisi,” tutup Juko. (cr14)

Dua Menit Angkat Jemuran, Sepeda Motor Raib

0

Curanmor

batampos.co.id – Pemilik kendaraan roda dua diharapkan lebih berhati-hati lagi saat parkir kendaraanya. Pasalnya saat ini pelaku pencurian kendaraan sepeda motor (ranmor) semakin nekat tanpa memperhitungkan tempat dan waktu. Di mana saja asal ada kesempatan pelaku ranmor beraksi tanpa rasa takut sedikitpun.

Seperti yang dialami Kalismar, warga perumahan HPM Batuaji, sepeda motor Yamaha Mio J BP 5709 IG miliknya digondol maling saat parkir sebentar saja di depan rumahnya, Sabtu (11/7) sekitar pukul 12.00 WIB.

Sebelum sepeda motornya hilang digondol maling, kata Kalismar, dia berniat menjemput sang istri yang berprofesi sebagai guru di salah satu SDN di dekat tempat tinggalnya. Namun karena tiba-tiba hujan turun, Kalismar yang sudah sempat keluar rumah dengan sepeda motornya kembali ke rumah untuk angkat jemuran. “Motor saya parkir di depan rumah. Stangnya saya kunci cuman lock kunci kontak sepeda motor tak saya tutup,” ujar Kalismar.

Tak sampai dua menit di dalam rumah untuk angkat jemuran, tiba-tiba Kalismar mendengar bunyi seperti patahan besi dan dibarengi bunyi sepeda motor di depan rumahnya. Mendengar itu Kalismar mencoba keluar melihat situasi di depan rumahnya. “Rupanya motor saya sudah tak ada. Padahal baru sekitar dua menit saya di dalam rumah masukin jemuran,” ujarnya.
Kalismar mencoba mengejar keluar komplek perumahan, namun dia telat sebab pelaku sudah hilang entah kemana.

Tidak terima dengan kejadian itu, Kalismar bersama Noni istrinya melaporkan pencurian sepeda motor itu ke Mapolsek Batuaji. “Padahal baru lunas kredit pak. Jadi bagaiman ini pak. Tolonglah pak nggak ada kendaraan lagi kami,” ujar Noni kepada polisi di Batuaji. (eja)

Sistem Kelistrikan Batam dari 376 KvA hingga 412 MW

0
Di sini 110 MW listrik batam diproduksi. foto: putut ariyotejo / batampos.co.id
Di sini 110 MW listrik Batam diproduksi.
foto: putut ariyotejo / batampos.co.id

batampos.co.id – Batam telah memiliki sistem kelistrikan sejak tahun 1971. Pada saat itu, Pertamina dipercaya untuk mengelola kebutuhan primer masyarakat Batam ini. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola gas dan minyak ini membangun Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang memiliki daya 2 x 188 KvA. Jumlah daya tersebut sangat rendah sehingga hanya mampu menghidupi listrik di perumahan karyawan Pertamina saja.

“Pertamina mengelola sistem kelistrikan di Batam mulai dari 1971 sampai dengan 1976 karena sudah memiliki pembangkit sendiri,” tutur Sekretaris PLN Batam, Agus Subekti pada Kamis (2/6) di kantor PLN Batam.

Tahun 1976, pemerintah pusat membentuk Otorita Batam (OB) untuk mengelola Batam. Maka, bisnis pengelolaan ketenagalistrikan  yang dikerjakan Pertamina diambil alih oleh OB dibawah kendali Unit Pelaksana Teknis Otorita Batam (UPT OB).

Kapasitas pembangkit saat itu sudah meningkat menjadi 17,5 MW.

Pada tahun 1978, OB dipegang oleh Prof Dr Ing Bj. Habibie. Di masa kepemimpinannya, Batam diarahkan sebagai kota industri. Listrik menjadi kebutuhan penting, apalagi dalam kaitannya untuk menggaet investor. Maka, OB pun membangun PLTD di Sekupang dan Batuampar. Selama periode 1976-1992, total daya dari dua pembangkit ini mampu memasok daya 45,5 MW ke wilayah Sekupang dan Batuampar.

Perkembangan Batam yang begitu pesat membuat OB kuwalahan memasok listrik di Batam.

Apalagi, saat itu investor-investor asing mulai menaruh minat untuk berinvestasi. Akibatnya, pada 1 Januari 1993, atas kesepakatan pemerintah dan OB, OB melepas bisnis pengelolaan ketenagalistrikan ke PT PLN Persero Wilayah Khusus Batam.

Berdasarkan keputusan Menteri Negara Penanaman Modal dan Pembinaan BUMN, selaku Pemegang saham PT PLN (Persero) dalam surat No S-23/M-PM-PBMUN/2000 tanggal 23 Agustus 2000, pada tanggal 3 Oktober 2000, status PT PLN (Persero) Wilayah Khusus Batam berubah menjadi PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PT PLN Batam) dengan status sebagai anak perusahaan PT PLN (Persero), sebagai unit mandiri yang mengelola kelistrikan dari hulu sampai hilir.

Pada Juni 2008 PT PLN Batam melakukan rebranding menjadi b’right PLN Batam.

Saat ini, PLN Batam memiliki 10 gardu induk (GI).

Kesepuluh GI ini mendapatkan pasokan tenaga dari empat pembangkit listrik besar.

Seluruh pembangkit dan GI yang ada di Batam mampu memasok daya hingga 412,3 MW.

“Beban puncak pernah terjadi pada 30 Maret lalu, ketika cuaca sangat panas, dimana listrik dipasok hingga 327,3 MW. Artinya sistem kelistrikan di Batam punya banyak cadangan daya,” ungkapnya lagi. (leo)

Polisi Amankan 15 Ton Gula Selundupan Asal Malaysia

0
Kapal bermuatan gula pasir asal Malaysia bersandar di dermaga A Pelindo Dumai hasil tangkapan Bea Cukai Dumai, Sabtu (11/6).
Kapal bermuatan gula pasir asal Malaysia bersandar di dermaga A Pelindo Dumai hasil tangkapan Bea Cukai Dumai, Sabtu (11/6).

batampos.co.id – Sebuah kapal kayu GT8, KM Do Re Mi, berhasil diamankan Tim Patroli Bea Cukai di Perairan Tanjung Medang Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Sabtu (11/6).

Tiga orang awak kapal, yakni nahkoda berinisal AJ, FD dan HA yang merupakan warga Riau turut diamankan.

Kapal bermuatan gula sekitar 15 ton itu ditangkap karena membawa gula pasir tanpa dokumen resmi dari Malaysia. Kini kapal tersebut telah ditarik dan bersandar di Dermaga A Pelabuhan Pelindo Dumai, Riau.

Pada puluhan karung gula ilegal tertera merek CGX yang diproduksi PT Gula Padang Terap Sdn Bhd di Kuala Linggi, Malaysia.

Gula pasir tanpa dokumen itu hendak dikirim ke daerah kepulauan Rupat kabupaten Bengkalis dan sekitarnya.

Sang nahkoda kapal, AJ, mengaku baru pertama kali menyelundupkan gula pasir. Gula tersebut merupakan milik AL, warga Rupat. Mereka bertugas mengangkut dan membawa gula saja.

”Ada empat trip rencannya, setiap trip kami dapat 250 ringgit malaysia, jalurnya yakni Kuala Linggi menuju Titi Akar,” terangnya. (jpnn)

SMPN3 Terbaik di Batam

0
SMPN 3 Batam. Foto: istimewa
SMPN 3 Batam. Foto: istimewa

batampos.co.id – SMPN 3 Batam berhasil menjadi sekolah negeri terbaik untuk nilai rata-rata ujian nasional (UN) se Batam tahun 2016.

Ujian nasional diikuti oleh 375 siswa berhasil memperoleh nilai rata-rata Bahasa Indonesia 86,23; Bahasa Inggris 82,41; Matematika 69,65; dan IPA 77,17.

“Alhamdulilah, tahun ini untuk sekolah negeri kita berhasil peringkat satu,” kata kepala sekolah SMPN3 Batam, Sahir, Sabtu (11/6/2016).

Menurutnya prestasi yang didapatkan saat ini merupakan kerjasama antara guru dan anak murid semuanya. Berdasarkan hasil UN sebanyak enam siswa berhasil mendapatkan nilai yang sempurna untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Keenam siswa itu yakni, M. Bariq A, Afandi Hadi, Sarah Rani Sutejo, M. Ikhsanul Azizi, dan Kezia Yoanda.

Kebanyakan lulusan SMPN3 Batam akan melanjutkan pendidikan ke SMAN1 Batam. “Karena lokasi sekolah dekat dari rumah mereka, dan SMAN1 juga merupakan sekolah unggulan,” terang pria yang telah menjabat selama delapan tahun ini.

Ssiswa yang ingin melanjutkan ke jenjang menengah bisa mengambil SKHU sementara ke sekolah hari ini, Minggu (12/6/2016). Nantinya SKHUS akan digunakan sebagai salah satu persyaratan untuk mendaftar.

Sementara itu, salah seorang peraih nilai UN terbaik SMPN3, M. Bariq Athallah mengungkapkan sangat senang karena memperoleh hasil ujian dengan baik.

“Alhamdulillah senang,” ujar siswa yang pernah menjadi juara olimpiade Kepri ini.

Putera dari Bapak Tatot Tri Parijanto ini berencana akan melanjutkan pendidikan ke SMAN1 Batam.” Rencanya mau ambil IPA,” ucapnya sambil tersenyum.

Siswa terlihat bersorak saat pengumuman yang ditempel di mading dibuka. Hujan yang turun tidak mengurangi antusias seluruh siswa untuk merapat ke mading. Dengan menggunakan payung dan jaket sebagai penutup kepala. Alhamdulilah lulus seratus persen, ucap mereka bersamaan.

Berdasarkan hasil ujian nasional tahun 2016 Batam, SMPN3 Batam berhasil menduduki peringkat 1 untuk sekolah negeri se Kota Batam, posisi kedua untuk SMPN dan swasta, dan posisi kelima SMP seluruh Provinsi Kepulauan Riau. (cr17)

Daya Tampung Siswa Baru SMPN 9 hanya 252 Siswa

0
SMPN 3 Batam. Foto: kemendikbud
SMPN 3 Batam. Foto: kemendikbud

batampos.co.id – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Batam, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2016-2017 menampuang sebanyak 252 siswa.

Dari 252 siswa yang ditampung untuk tahun ini akan dibagi dalam tujuh Ruang Belajar (Rumbel), satu rumbel diisi sekitar 36 siswa.
Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Batam, Sopan Sitorus mengatakan penerimaan dilakukan dengan cara  seleksi akademik dan non akademik.

Untuk selekasi akademik akan menampung sebanyak 80 persen siswa, sedangkan untuk seleksi non akademik menampuang sebanyak 20 persen siswa.

“Pendaftaran dimulai 20 sampai dengan 22 Juni,  25 sudah seleksi,” ujar Sopan, Sabtu (11/6/2016).

Selekasi akadamek dilakukan berdasarkan tiga mata pelajaran Ujian Akhir Sekolah (UAS)  Sekolah Dasar (SD), yakni nilai Bahasa Indonesia, Matematikan dan Ilmupengetahuan Alam (IPA).

Untuk selekasi non akademik dilakukan dengan cara penialai sesui sertifikat kejuaraan minimal juara tiga tingkat Kota Batam.

“Calon siswa muslim dan non muslim harus melampirkan sertifikat baca tulis kita suci wajib,” kata Sopan.

Sopian mengatakan, dibandingkan dengan tahun yang lalau penerimaan siswa baru menurun. Tahun lalau penerimaan sebanyak 320 dengan jumlah delapan rumbel.

“Dikurangi karena mengingat jumlah guru tidak mencukupi, seperti guru Bahasa Indonesia, MTK dan IPA,” kata  Sopan.

Jika dipaksa seperti tahun lalau, hal ini akan berdampak kepada aktivitas belajar. Penerimaah siswa tahun ini sesui atas kesepakatan dari Dinas Pendidikan (Disdik). (cr14/bp)