Rabu, 11 Maret 2026
Beranda blog Halaman 13859

Mau Berbuka Puasa? Di Da Vienna Saja, Hanya Rp 108 Ribu

0

Tamu da Vienna Boutique Hotel saat berbuka puasa, Rabu (8/6). foto:ahmadi sultan
Tamu da Vienna Boutique Hotel saat berbuka puasa, Rabu (8/6). foto:ahmadi sultan
batampos.co.id – batamposco.id – Mencari tempat berbuka puasa dengan menu khas Nusantara? da Vienna Boutique Hotel bisa jadi pilihan. Hotel di Jalan Pembangunan, Penuin, ini menyajikan makanan berbuka puasa dengan nuansa modern bertema Gallery Ramadhan Breakfasting. Dengan membayar hanya Rp 108 ribu nett/pax, Anda bisa menikmati menu buka puasa sepuasnya.

“Da Vienna Boutique Hotel menghadirkan kelezatan sajian khas Nusantara yang berbeda setiap harinya. Selama sebulan, kami punya 14 menu yang di rotasi,” ujar Food and Beverage (F&B) Manager da Vienna Boutique Hotel, Lestari Hutagaol, Rabu (8/6) lalu.

Ya, di da Vienna Boutique Hotel tersedia 14 menu berbuka puasa setiap harinya yang dirotasi sehingga berbeda. Menu disajikan secara buffet. Selain itu, ada stall mie ayam, martabak telur, lontong medan, dan soto medan, yang bisa Anda pilih. Tinggal sesuaikan dengan selera.

“Berbagai stall juga kami siapkan seperti stall live cooking, jajanan pasar, kolak dan bubur, aneka es dan buah segar”, jelas Lestari.

Untuk memenuhi kapasitas pengunjung, Gallery Ramadan Da Vienna Boutique Hotel menggunakan dua restoran. Barletta Dining and Lounge dan Ken-Nyang Cafe. Semuanya berada di lantai 2 atau di atas lobi. Kalau ingin kebagian tempat lebih baik reservasi sebelumnya. Sebab, tamu ramai.

Kalau Anda ingin buka puasa bersama kolega, keluarga atau coorporate, Anda bisa langsung datang atau reservasi terlebih dahulu melalui marketing Tari di 0821 6770 6995, Isti 0813 7259 9559, dan Mona di 0812 7685 8668. “Hanya Rp 108 ribu, tamu sudah bisa menikmati sajian berbuka puasa sepuasnya,” ujar Lestari. (uma/bpos)

Dua Hari, Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 1,236 Gram Sabu

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Petugas Bea Cukai Tipe B Kota Batam menggagalkan penyelundupan 1,236 gram sabu-sabu di Pelabuhan Internasional Batamcenter dan Bandara Internasional Hang Nadim.

Sabu-sabu yang berhasil diamankan diperoleh dari dua orang pelaku, masing-masing dari tangan pelaku yang berinisial TC (28) seberat 222 gram dan IR (29) seberat 1.014 gram.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (Kabid P2) KPU BC Tipe B Kota Batam, Akhiyat Mujayin menjelaskan penggagalan penyelendupun sabu-sabu ini dilakukan oleh pihaknya dalam tempo dua hari di dua tempat yang berbeda.

“Penindakan yang pertama itu hari Jumat (10/6) di pelabuhan Batam Center, dan yang kedua itu di hari Sabtu (11/6) di Bandara Hang Nadim,” ujar Mujayin, Sabtu (11/6).

Dijelaskan Mujayin, penggagalan pada hari Jumat barawal dari masuknya kapal penumpang MV Pintas Samudera dari pelabuhan Stulang Laut, Johor Baru, Malaysia sekira pukul 18.00 WIB.

Ketika petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan terhadap tas bawaan penumpang, mesin X-ray menunjukkan bahwa dalam koper bawaan pelaku TC terdeteksi adanya narkoba.

“Untuk itu, petugas kemudian melakukan narcotest dan ternyata positif mengandung methamphetamine,” ungkapnya.

Benar saja, setelah dilakukan penggeledahan terhadap tas koper bawaan pelaku TC, petugas menemukan sabu seberat 222 gram yang diselipkan di dalam tas.

Lebih lanjut ditambahkan Mujayin, pada penggagalan keesokan harinya atau Sabtu (11/6), petugas Bea Cukai mengamankan seorang pelaku yang hendak melakukan penerbangan dari Batam menuju Padang dan dilanjutkan ke Kuala Namu.

Mujayin mengatakan penangkapan ini berawal dari kecurigaan petugas yang melihat gerak gerik pelaku IR, hingga akhirnya melakukan penggeledahan terhadap pelaku.

“Awalnya petugas mencurigai gerak geriknya. Karena merasa curiga, kemudian petugas langsung melakukan penggeledahan,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan pelaku dan pemeriksaan terhadap tubuh pelaku, akhirnya kecurigaan petugas benar.

Petugas Bea Cukai Bandara Hang Nadim menemukan 1.014 gram sabu yang disembunyikan pelaku diselangkangannya. Adapun sabu tersebut, dibagi pelaku menjadi 3 paket.

Atas temuan ini, Mujayin mengungkapkan saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. “Masih kita lakukan pemeriksaan,” pungkasnya singkat. (egi)

Pundak Ditepuk Pria Berilmu Gendam, Uang Rp 1,5 Juta Lesap

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Marasudin (30) pria asal Malaysia tak menyangka uang miliknya sebesar Rp 1,5 juta dikuras pelaku hipnotis di depan Ramayana Jodoh. Korban mengaku telah diperdaya oleh seseorang untuk bermain judi dadu saat mengitari Pasar Jodoh.

“Sebenarnya saya tadi mau mencari hape. Kemudian tiba-tiba dihampiri sama seseorang yang ada disitu,” ungkapnya saat ditemui di Mapolsek Lubukbaja, Jumat (10/6) malam.

Ia menceritakan kejadian tersebut, bermula ketika dirinya hendak mencari handphone bersama temannya yang juga berasal dari Malaysia. Saat sedang jalan, ia terpisah dengan temannya dan langsung dihampiri oleh seseorang.

Marasudin menduga, terhipnotis oleh pelaku setelah seorang pria tersebut menepuk pundaknya. Ia mulai tak sadarkan diri hingga menuruti permintaan pelaku untuk bermain judi dadu.

“Saat itu ada prian yang menepuk bagian pundak saya. Setelah itu saya seperti orang kebingungan dan menuruti permintaannya,” ujarnya.

Saat diajak pelaku untuk bermain judi dadu, Marasudin mengaku dalam kondisi yang kebingungan. Saat dalam kondisi kebingungan itulah, pelaku langsung meminta kepada Marasudin untuk mengeluarkan seluruh uang yang ada di dompetnya sebanyak Rp 600 ribu dan RM 400 untuk dipertaruhkan dalam permainan judi dadu. Tidak hanya uang, pelaku juga meminta Marasudin untuk mempertaruhkan handphone yang dimilikinya.

“Saat itu tanpa sadar saya mengeluarkan semua uang dan hape yang saya miliki,” ujarnya.

Setelah kalah, Marasudi mengatakan saat itu ia seperti orang kebingungan hingga akhirnya menemui temannya bernama Awi (32) ditempat yang terpisah. Setelah bertemu Awi itulah korban baru sadar jika ia telah di hipnotis.

“Saya jumpa sama dia udah kayak orang linglung gitu. Kemudian saya tepuk punggungnya, baru dia seperti biasanya lagi dan menceritakan semuanya,” tambah Awi saat menemani Marasudin membuat laporan.

Setelah mendapatkan cerita dari Marasudin, sontak saja Awi pun menghampiri lapak judi dadu dimana Marasudin terhipnotis.

“Saat itu saya sempat meminta dia kembalikan uangnya tapi tidak dikasihnya. Kemudian, karena kasihan dan memerlukan hapenya, saya menebus hape dia sama orang itu sebesar RM 150,” ujar Awi lagi.

Atas kejadian ini, korban berharap kepada polisi untuk segera menindak tegas judi dadu yang ada di kawasan pasar Jodoh. Marasudin khawatir jika nantinya bukan tidak mungkin akan ada korban lainnya yang bernasib seperti dirinya.

“Saya harap agar polisi cepat menindak judi di Jodoh ini. Takutnya nanti akan ada korban lainnya,” pungkasnya. (egi)

Tangkal Kejahatan Jalanan, Polresta Barelang Bentuk Tim Anti Bandit

0
Wakapolresta Barelang, AKBP Hengki memimpin apel persiapan Tim Anti Bandit di halaman Polsek Lubukbaja. Foto: Egi/ batampos.co.id
Wakapolresta Barelang, AKBP Hengki memimpin apel persiapan Tim Anti Bandit di halaman Polsek Lubukbaja. Foto: Egi/ batampos.co.id

batampo.co.id – Wakapolresta Barelang, AKBP Hengki memimpin apel persiapan Tim Anti Bandit sebelum melakukan patroli di halaman Mapolsek Lubukbaja, Jumat (10/6) malam.

Adapun Tim Anti Bandit ini dibentuk demi menciptakan suasana Kamtibmas saat Ramadan, maupun di hari biasanya.

Untuk anggota Tim Anti Bandit ini berasal dari anggota Buru Sergap (Buser) Mapolresta Barelang maupun anggota Buser dari polsek-polsek.

“Tim ini kita bentuk bukan hanya saat Ramadan saja, mereka nantinya juga melakukan patroli di hari biasanya. Tujuan dibentuknya tidak lain memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat Kota Batam,” ungkap Hengki.

Hengki menjelaskan rute Tim Anti Bandit ini nantinya akan disebar ke titik-titik rawan akan tindak kejahatan jalanan seperti jambret, curanmor, pembobolan toko, pecah kaca, dan kejahatan jalanan lainnya.

Lebih lanjut Hengki menambahkan nantinya seluruh Tim Anti Bandit akan dibagi menjadi 4 zona dalam melakukan patroli.

“Nantinya setiap zona itu akan memegang tiga sampai empat wilayah yang tersebar di seluruh Kota Batam,” terangnya.

Ia juga memerintahkan kepada setiap anggotanya untuk bersikap tegas dan terukur apabila menemukan pelaku yang kedapatan melakukan aksi kejahatan.

“Kita jalankan sesuai dengan protab, apabila dalam patroli kita menemukan pelaku kejahatan yang melakukan perlawanan, baru kita lakukan tindakan dengan melumpuhkannya,” ujarnya. (eggi)

Sampah Menumpuk di Depan Perumahan Jupiter

0

Tumpukan Sampah di jalan Marina City di Depan Perumahan Jupiter, F Ahamd Yani

batampos.co.id – Tumpukan sampah kembali terjadi di pinggir jalan Marina City tepatnya di depan Perumahan Jupiter, dibuang sembarangan oleh masyarakat.

Menurut pengakuan dari warga, keberadaan sampah di lokasi tersebut sudah terjadi berminggu-minggu. Karena di lokasi itu tidak ada bin kontainer akibatnya sampah berserakan hingga memakan badan jalan. Parahnya lagi aroma sampah yang ada sudah berbau busuk.

‘Biasanya sering diangkat, nggak tahu kenapa sekarang belum diangkat juga,” ujar Meta, Jumat (10/6).

Dia mengatakan, pada bulan puasa memang volume sampah sangat banyak, sehingga sangat cepat bertumpuk jika tidak diangkut. “Yang buang ntah dari mana, dari atas motor, kadang dari dalam mobil,” kata Meta.

Terpisah pihak pemerintah kecamatan Sekcam Batuaji Friedkalter PP mengatakan, sejauh ini dirinya belum mendapatkan informasi terkait hal itu, pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu di lapangan. “Nanti kita cek dulu di lapangan,” kata Friedkalter.

Dia mengatakan, untuk sampah yang berada di jalan umum masih dikelola oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam, sementara untuk jalan ke sejumlah perumahan pihak kecamatan yang mengurusnya.

Kepala Bidang Kebersihan DKP Kota Batam Yudi Admaji mengatakan, memang di lokasi tersebut bagian tugas dari DKP, namun hingga saat ini di lokasi itu masih belum ada kesepakatan untuk menempatakan bin kontainer. “Kita sudah mengusul dan mungkin kita akan cari lokasi lain untuk penempatan bin disekitar lokasi itu,” ungkapnya.

Yudi mengatakan, petugas kebersihan di lapangan selalu mengankut sampah di lokasi itu, dua hari sekali pada hari Senin dan Selasa, karena sampah banyak bertumpuk di hari tersebut. “Kalau sudah terlihat bertumpuk pasti kita angkut,” pungkasnya.

Selaku Kepala Bidang Kebersihan, Yudi tidak berhenti mengimbau kepada warga untuk saling menjaga kebersihan dan buanglah sampah pada tempat yang sudah disediakan. “Warga bisa buang ke TPS di Simpang Basecamp dan depan Pasar Fanindo,” tutup Yudi. (cr14)

Belum Mendapat Surat Rekomendasi, Petinju Jannes Gagal ke Thailand

0
Petinju Kepri yang lolos PON 2016, Jannes Siregar saat menjalani latihan di sasana tinju Wira Boxing, Tiban, beberapa waktu yang lalu. F. Octo Zainul Ahmad/Batam Pos
Petinju Kepri yang lolos PON 2016, Jannes Siregar saat menjalani latihan di sasana tinju Wira Boxing, Tiban, beberapa waktu yang lalu. F. Octo Zainul Ahmad/Batam Pos

batampos.co.id – Salah satu dari kelima petinju Kepri yang lolos PON 2016, Jannes Siregar terpaksa harus menunda bergabung dengan rekan-rekannya yang saat ini sedang menjalani Training Center (TC) di Thailand.

Pasalnya, petinju yang juga merupakan anggota Batalyon Raider Khusus 136/Tuah Sakti ini belum mendapat surat rekomendasi dari kesatuannya tersebut. “Yah, gimana lagi, belum ada izin,” ujar Jannes kepada Batam Pos, Jumat (10/6).

Petinju berusia 29 tahun ini mengatakan, surat dari Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kepri dan KONI Kepri yang berisi permohonan rekomendasinya untuk menjalani TC di Thailand dan Vietnam baru diserahkan ke Kesatuan Batalyon Raider Khusus 136/Tuah Sakti tanggal 25 Mei kemarin. “Seharusnya suratnya sudah dibuat dan diserahkan sebulan sebelum menjalani TC,” ungkapnya.

Ia juga tidak bisa memastikan kapan surat rekomendasinya keluar dari kesatuannya. “Mudah-mudahan secepatnya, semoga bisa menyusul yang lainnya,” imbuh Jannes.

Sudah lima hari pasca ditinggal rekan-rekannya menjalani TC di Thailand pada 5 Juni kemarin, petinju kelahiran Sumatera Utara ini tetap harus menjalani program latihannya dibawah asuhan asisten pelatih Rionando di sasana tinju Wira Boxing, Tiban. “Program latihan tetap lanjut, pelatih kepala Erzon juga terus mengingatkan saya untuk tetap latihan,” jelasnya.

Sementara itu, Erzon juga menyesalkan ketundaan Jannes menjalani TC di Thailand. Ia juga berharap agar surat izin Jannes bisa keluar dan segera menyusul bergabung dengan rekan-rekannya menjalani TC. “Saya harap Jannes bisa bergabung dengan kami, paling lambat saat kami sudah TC di Vietnam tanggal 25 Juni untuk sparring dengan petinju Vietnam,” tukas Erzon. (cr16)

Gara-gara Reklamasi, Pengendara Jadi Imbas Aktifitas Pengangkutan Tanah

0
Ilustrasi reklamasi pulau dan pantai. Foto: istimewa
Ilustrasi reklamasi pulau dan pantai. Foto: istimewa

batampos.co.id – Pemko Batam tak bertaji menghadapi ulah nakal pengusaha yang melakukan reklamasi di pesisir Batam. Meski Pemko sudah mengeluarkan moratorium (penghentian sementara) reklamasi di Kota Batam, nyatanya aktifitas tersebut masih berlangsung

Setiap harinya, belasan truk terbuka pengangkut tanah lalu lalang dari arah Simpang jam menuju pantai Ocarina, Batamcenter. Mirisnya, hal itu sangat menganggu aktifitas pengendara yang melewati jalur tersebut di malam hari. Khususnya pengendara roda dua yang sangat merasakan imbas dari aktifitas tersebut.

“Saya bingung, truk-truk itu dari mana. Banyak sekali dari arah Simpang jam ke Ocarina. Debunya menganggu penglihatan kita,” ujar Tika pengendara roda dua, kemarin.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengaku belum mengetahui perkembangan terkait penghentian reklamasi. Sebab, permasalahan itu diserahkan kepada tim 9 yang dipimpin Sekda Kota Batam Agussahiman.

“Saya tak tahu perkembangannya seperti apa. Silahkan tanya ke pak Sekda saja, soalnya tentang reklamasi beliau yang tangani,” jelas Rudi usai menghadiri pelantikan Ketua Pengadilan Negeri Batam yang baru, kemarin.

Sementara Sekda Kota Batam Agussahiman, akan berkoordinasi dengan SKPD terkait (Dinas Perhubungan Kota Batam) untuk menanggani belasan truk yang diduga mengangkut tanah reklamasi di kawasan Ocarina. Sebab, Dinas Perhubungan berhak untuk menindak truk-truk yang melaju tanpa mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kita akan hubungan Dinas terkait yakni Perhubungan untuk mengecek kondisi tersebut. Kalau kitakan hanya untuk lokasi dan disana tak ditemukan apa-apa,” jelas Agussahiman.(she)

Pertamina Bakal Cek SPBU Curang

0
Kantor Pusa Pertamina, Jakarta. Foto: istimewa
Kantor Pusa Pertamina, Jakarta. Foto: istimewa

batampos.co.id – Pertamina Kepri mengatakan bakal mengecek temuan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kota Batam yang mendapati beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Batam menerapkan praktik curang dalam takaran penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Pasti, ini yang masuk pemberitaan akan ditindaklanjuti segera,” ujar Senior Sales Executive Pertamina Kepri, Tri Yudha Nurmansyah, Jumat (10/6).

Menurut Yudha, pihaknya juga terus melakukan pengujian takaran di SPBU lewat program Pasti Pas.

“Bahkan kami terbiasa melakukan sidak setiap harinya,” kata dia.

Yudha juga meminta masyarakat turut mengawasi seluruh SPBU di Kota Batam. Jika ada yang dicurigai bermain takaran, pihaknya juga membuka layanan aduan.

“Cukup kontak ke call centre kami di 1500000,” ujarnya. (rna)

Dewan Minta Pertamina Tegas Berikan Sanksi pada SPBU Curang

0
Desperindag Sidak Kepatutan Uji Tera SPBU
Desperindag Sidak Kepatutan Uji Tera SPBU

batampos.co.id – DPRD Kota Batam mengaku pengurangan jumlah takaran isi bahan bakar yang dilakukan 10 pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sudah termasuk kejahatan luar biasa. Perlu ada tindakan tegas, sehingga masyarakat tidak menjadi korban.

“Ini bukan SPBU curang lagi, tapi kejahatan luar biasa,” ujar Ketua Komisi II DPRD Batam, Yudi Kurnain, Jumat (9/6).

Menurutnya, Pertamina harus melakukan inventarisasi dan menindak tegas pengelola pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang melanggar takaran. Selain itu, Pertamina harus jeli mengawasi SPBU, begitupun dalam hal pemberian sanksi bagi yang bermain harus jelas.

“Yang dicuri adalah hak masyarakat. Banyangkan pengurangan 2,5 persen per 20 liter, berapa keuntungan mereka,” tegas Yudi.

Apalagi melihat situasi ekonomi yang saat ini tengah melesu. Pengurangan takaran BBM jelas akan berdampak kepada beban masyarakat. Pertamina, kata Yudi, sebagai pihak yang bertanggungjawab dan memiliki wewenang harus segera mengambil langkah tegas.

“Kalau tak selesai berarti Pertamina juga ikut bermain,” sebut politisi Partai Amanat Nasional tersebut.

Pemko Batam dalam hal ini Dinas Perindustrian Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag-ESDM) juga memiliki peran aktif. Salah satunya memeriksa takaran liter stasiun pengisian bahan bakar seluruh SPBU yang ada di Batam.

“Anggarannya pun kan sudah ada. Kita berharap, jangan hasil ungkapan ini juga menjadi permainan pemerintah,” sebutnya.

Selain itu, polisi juga harus mengambil langkah tegas, mengingat ada unsur pidana pencurian. polisi harus berani mengungkap oknum yang bermain. “Kita harapkan kasus ini diungkap jelas. Sehingga tak ada lagi masyarakat yang dijadikan korban,” pungkasnya.

Sebelumnya, Disperindag-ESDM Kota Batam menyegel SPBU di Batam yang kedapatan mengurangi jumlah takaran isi bahan bakar mesin dispenser BBM. Hingga Juni 2016 ini, sudah ada 10 SPBU yang disegel dan diberi peringatan.

Dalam sidak di SPBU Temiang kemarin, Disperindag bersama tim unit pelaksanaan teknis daerah Meteorologi meminta karyawan SPBU mengisikan BBM ke dalam bejana berkapasitas 20 liter. Hasilnya, ada kekurangan sekitar 250 ml atau sekitar 2,5 persen.

“Kalau untuk menutup usaha (SPBU) bukan ranah kami. Itu kewenangan Pertamina,” sebut Kepala Seksi Pengawasan Metrologi dan Perlindungan Konsumen Disperindag ESDM Kota Batam Yuniarti. (rng)

Awas..Musim Penghujan, Banyak Lubang di Jalan

0

jalan-rusak

batampos.co.id – Musim penghujan yang tengah berlangsung di Batam benar-benar patut disyukuri, apalagi di bulan Ramadhan. Namun Pemerintah Kota (Pemko) Batam harus bereaksi cepat, pasalnya banyak jalan berlubang akibat genangan air karena sistem drainase yang tidak berjalan dengan baik.

“Sekarang mulai tak nyaman lagi di jalan, karena sudah banyak lubangnya,” jelas Rudianto, pengguna jalan di kawasan Cikitsu Batamcentre.

Pantauan Batam Pos, jalanan di kawasan tersebut banyak ditemukan lubang menganga dengan ukuran mencapai 60 cm. Hal ini jelas membahayakan pengendara.

“Apalagi kalau hujannya deras, maka air akan menggenang dan menutupi lubang tersebut, kan itu bahaya sekali,” katanya lagi.

Sistem drainase yang tidak berfungsi maksimal adalah penyebab dari hal tersebut. Sampai saat ini, Pemko Batam belum melakukan langkah preventif mengatasi hal tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam, Yumasnur sebelumnya pernah berjanji akan membahas hal tersebut.”Kita akan perbaiki, tapi akan dilakukan secara bertahap,” jelasnya.(leo)