batampos.co.id – Cuti bersama yang berlangsung dari (24/12) hingga (26/12) ini, tidak menghalangi aktifitas pelayanan publik seperti Puskesmas untuk melayani masyarakat setempat.
Diakui Kepala Puskesmas Sei.Langkai Batam, Adrial mengatakan, pihaknya tetap membuka pelayanan berobat, namun yang bersifat darurat.
“Yang bertugas adalah tim emergency,” ujarnya, kemarin.
Ia menjelaskan, selama cuti bersama berlangsung setiap Puskesmas yang ada harus tetap bisa melayani pasien.
“Walaupun tidak semua bagian yang buka, tetapi setidaknya masyarakat masih tetap bisa berobat,” ungkapnya.
Untuk tim medis darurat juga siaga, jika mendadak ada pasien yang mengalami kondisi cukup parah. “Jika tidak bisa tertangani oleh kami (puskesmas), langsung bisa dirujuk ke Rumah Sakit (RS) karena RS juga buka saat cuti bersama,” tegas Adrial. (cr15)
batampos.co.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam menargetkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Batam sekitar 1,9 juta jiwa.
Target itu naik sekitar 300 ribu wisman jika dibandingkan tahun 2016. Disparbud sempat pesimis dikarenakan anggaran promisi dan event kegiatan yang minim.
Kepala Disparpud, Yusfa Hendri mengatakan secara keseluruhan anggaran untuk tahun depan hanya Rp 8,5 miliar, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dan belanja wajib kantor.
Angka ini dirasa minim jika akan menggelar event bertaraf internasional untuk memancing wisma mau datang ke Batam. Namun pihaknya sudah menyampaikan ke Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terkait event dan promosi.
“Kalau untuk promosi dan event Rp 3 miliar. Pusat siap sokong, SKPD lain juga diminta untuk melihat event-event yang ada dari pusat,” kata Yusfa.
Meski begitu, Yusfa tetap optimistis untuk mencapai target kunjungan tahun depan. Terlepas dari itu, Yusfa mengaku untuk kunjungan tahun ini bisa dipastikan melebih target, data terakhir per Oktober lalu, kata Yusfa jumlah kunjungan wisman sudah mencapai 1,3 juta.
“Akhir bulan banyak kegiatatan, biasanya masa panen untuk Batam selain akhir pekan juga saat akhir tahun,” katanya.
Secara keseluruhan target tahun ini sebanyak 1,6 juta, dalam perhitungan setiap bulannya kedatangan wisman ke Batam sebanyak 100 ribu angka ini tertinggi ke tiga setelah Bali dan Jakarta. “Sampai akhir bulan, target 1,6 juta tahun ini bisa tercapai,” sebutnya.
Secara keseluruhan jumlah wisman ke Batam memang berkurang lantaran wisatawan asal Singapura, Malaysia cenderung ingin merasakan destinas lain.
“Kalau saya bilang, wisatawan bukan berkurang tapi berpindah, sekarang ke Bandung dan sebagainya, yang jelas ini menyokong target kunjungan nasional 20 juta wisman,” ujarnya.
Untuk kunjungan wisman ke Batam sebagian besar wisman yang kerap bolak balik Batam-Singapura. Sementara untuk pengunjung pertama datang ke Batam hanya akhir pekan. “Mereka datang tak perlu persiapan, dan untuk memancing mereka harus dengan event-event,” ungkapnya.
Beberapa even sudah tak lagi diselenggarakan di Batam seperti Asean Jazz, Sea Eagle, event. Untuk itu, ia berharap ada peran swasta dalam menggelar event-event bertarap internasional serupa.
Sementara itu, untuk menggenjot kunjungan wisman tahun 2017, Disparbud akan tetap menggelar event internasional. “Contohnya, Seni Kenduri Melayu juga Tour De Barelang,” kata Yusfa, siang kemarin.
Bahkan menurutnya, anggaran untuk beberapa kegiatan tersebut telah diajukan Pemko Batam untuk dibahas di DPRD Batam. “Sudah, sudah diajukan, tinggal pembahasannya saja,” tambahnya.
Dia menambakan tujuan penyelenggaran event internasional ini memang dalam rangka peningkatan kunjung wisman ke Batam. “Ini sejalan dengan target pemerintah pusat 20 juta kunjungan wisman pada tahun 2019,” terangnya. (she/cr13)
Kapolda Kepri memberi ketarangan pers terkait kasus yang menjerat Maaruf (baju putih kanan). foto: cecep mulyana / batampos
batampos.co.id – Polda Kepri telah memeriksa enam saksi, terkait kasus Ketua Kadin Kepri Ahmad Maaruf Maulana yang diduga melecehkan kinerja Densus 88.
Saat ini penyidik sudah menaikan status kasus Maaruf dari penyelidikan menjadi penyidikan.
Status Maaruf pun sewaktu-waktu bisa menjadi tersangka. “Nanti akan digelar perkara dulu (terkait status penyidikan dan saksi Akhmad Maaruf Maulana,red),” kata Direktur reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol, Budi Suryanto pada Batam Pos, Jumat (23/12/2016) lalu.
Gelar perkara terkait meme yang diposting Akhmad Maaruf ini, kata Budi akan dilakukan dalam waktu dekat. Mengenai kemungkinan naiknya status Akhmad Maaruf, Budi mengatakan pihaknya tak bisa memperkirakan.
“Kami tak bisa berandai-andai, nanti setelah gelar perkara. Apa ada pelanggaran tindak pidana atau tidak,” ungkapnya.
Hingga kini pihak penyidik masih terus mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan dari para saksi.
Budi menyebutkan saksi yang telah diminta keterangan, tak hanya dari orang-orang yang berada dalam grup whatsapp itu saja. Namun juga saksi dari ahli tata bahasa. Saksi ahli ini, sangat penting bagi penyidik. Untuk menilik bahasa yang digunakan oleh Akhmad Maaruf di gruop tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman,” ucapnya
Sebelumnya diberitakan, akibat perbuatan Ketua Kadin Kepri ini terancam hukuman penjara enam tahun penjara. Dimana Akmad Maaruf dijerat dengan mengunakan undang-undang ITE.
Kasus Maaruf ini bermula pada Selasa (13/12) lalu. Dimana Maaruf menulis pernyataan “kalau pengalihan isu pake bom panci masih gagal”. Pada bagian bawah tulisan ini, ada postingan foto yang bertuliskan “coba alihkan isu dengan bom termos”.
Foto bom termos ini digambarkan seorang laki-laki yang memikul sebuah termos dan beberapa alat berupa remote layaknya bom menempel pada dada lelaki itu.
Foto ini diposting, diduga polisi berkaitan dengan bom panci yang terjadi di Bekasi pada Sabtu (10/12) lalu.(ska)
Wisman dari berbagai negara berdatangan ke Batam untuk liburan akhir pekan melalui Pelbuhan Fery Internasional Sekupang, Batam, Sabtu (10/11/2016). Foto: cecep mulyana/batampos
batampos.co.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Batam optimis target wisatawan asing ke Batam mencapai target. Meski data publikasi resmi pemerintah pusat menyebutkan angka kunjungan ke Batam masih minus 7 persen.
Kepala Disparbud Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan minusnya angka kunjungan dikarenakan berbagai faktor. Salah satunya adanya beberapa kali penangkapan terduga teroris di Batam. Padahal, pihaknya sendiri memiliki target kunjungan untuk tahun 2016 sebanyak 1,6 juta wisman.
“Hingga Oktober angka wisman asing sekitar 1,3 juta. Masih minus tujuh persen dari target kita,” kata Yusfa kepada Batampos.
Meski begitu, lanjut Yusfa pihaknya optimis angka 1,6 juta kunjungan wisman itu akan tercapai. Sebab, pada bulan November lalu Pemko Batam maupun pihak swasta banyak menggelar kegiatan. Kegiatan itu diyakini mampu menarik jumlah wisawatan ke Batam.
“November banyak event, salah satunya Festival Bahari Kepri yang banyak digelar swasta. Dan saya yakin itu berpengaruh terhadap kunjungan,” jelas Yusfa.
Apalagi akhir tahun ini pihaknya akan menggelar beberapa kegiatan. Yang tak hanya dapat menarik wisatawan mancanegara, namun juga wisatawan domestik.
“Hingga akhir tahun akan banyak event di Batam. Kita juga menggelar malam pergantian tahun baru di Dataran Engku Putri,” sebut Yusfa.
Yusfa menyebutkan angka kunjungan wisman masih didominasi warga negara Singapura. Hal itu terlihat dari data resmi pemerintah pusat, yang mana dari Januari hingga Oktober sudah ada 754.384 wisman Singapura yang ke Batam.
“Bulan Oktober saja jumlah mereka sudah hampir 70 ribu orang. Yang kemudian disusul wisman Malaysia, Filipina, India dan Taiwan,” terang Yusfa.
Sementara untuk wisman asal Cina juga mengalami peningkatan meski tidak signifikan. Pada bulan Oktober saja, wisman yang Cina yang berkunjung ke Batam mencapai angka 3 ribu lebih.
“Untuk wisman Cina memang tidak terlalu banyak. Namun meningkat dibandingkan tahun lalu,” pungkas Yusfa. (she)
Suasana di Pujasera Batamindo Ribuan para pencaker mencari kerja, F-Ahmad Yani/ Batam Pos
batampos.co.id – Batam masih tetap menarik bagi pencari kerja dari luar daerah. Meski lapangan kerja terbatas, namun warga luar Batam tetap banyak yang nekat mencari kerja di Batam.
Lihatlah Multi Purphose Hall (MPH) Pujasera Batamindo, Mukakuning. Setiap hari kawasan ini ini dipadati ribuan pencari kerja.
Setiap pukul 7.00 WIB, kawasan itu sudah padat. Ribuan pencari kerja sudah menyiapkan berkas lamaran, jika sewaktu-waktu ada pengumuman lowongan kerja di MPH tersebut.
Tika, 19, salah satu pencaker asal Bukit Tinggi ini, saat ditemui Jumat (23/12/2016) mengatakan, sejak pagi sudah berada di MPH. Ia mengaku untuk mendapatkan info lowongan pekerjaan ia rela untuk bangun pagi.
“Kata orang-orang sih, lowongan kerja biasanya ada pagi-pagi, makanya saya dan dua kawan saya pagi-pagi sekali datang ke sini,” katanya.
Ia mengatakan tiba di Batam sudah tiga pekan lalu. Ia ingin mencoba peruntungkan di Batam yang dinilainya memiliki peluang pekerjaan yang lebih tinggi dibandingkan kota kelahirannya sendiri.
“Di sini banyak pekerjaan, gak seperti di kampung,” katanya.
Senada juga dengan Lya. Perempuan asal Aceh ini mengaku sudah lima bulan berada di Batam. Ia sempat bekerja sebagai karyawan di salah satu toko di Aceh, namun hanya bertahan tiga bulan saja karena alasan gaji yang sangat kecil.
Hingga akhirnya, ia hijrah ke Batam dengan mengandalkan ijazah SMA-nya.
“Disuruh sama kakak ke sini, katanya cari kerja di Batam saja, gaji di sini lumayan,” ujar Lya.
Meskipun demikian, ia mengaku mencari kerja di Batam sangatlah susah.
“Sudah banyak surat lamaran kerja saya kirim ke perusahaan, tapi sampai sekarang belum ada panggilan,” ungkapnya.
Sementara itu, tingginya pencari kerja di Batam juga bisa dilihat dari permintaan pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yangjuga meningkat di kepolisian. Salah satynya di Mapolsek Seibeduk.
Karyawan yang melengkapi persyaratan untuk perpanjangan kontrak kerja di awal tahun 2017 mendatang, ramai mengurus dan mendatangi Polsek untuk mendapatkan SKCK yang baru. Terhitung mulai 1 hingga 23 Desember sudah 143 berkas yang telah diterima.
“Iya lumayan tinggi permintaan pembuatan SKCK untuk beberapa hari ini, karena banyak yang ingin perpanjangan kontrak kerja,” ujar bagian Admin Intelkam Mapolsek Seibeduk, Herlina Manurung, Jumat (23/12/2016).
Setiap harinya berkas yang masuk sekitar 30 hingga 35. Berkas-berkas ini umumnya dari pekerja yang ingin perpanjang masa berlaku SKCK.
“Saya mau perpanjangan kontrak kerja, syaratnya SKCK juga harus diperpanjang,” ujar Rita salah satu pemohon.
Selain perpanjangan, warga yang ingin membuat SKCK juga tampak ramai. Untuk hari saja ada sekitar 18 pemohon yang datang. Mereka merupakan pendatang baru yang ingin mencari kerja di kota Batam.
“Saya baru datang lima hari yang lalu. Mau cari kerja di sini, syaratnya harus ada SKCK,” ungkap Wanda. (cr19)
batampos.co.id – Jangan pernah memaksakan diri menyetir kendaraan ketika sedang ngantuk berat. Akibatnya bisa fatal, nyawa pengemudi dan nyawa orang lain terancam.
Seperti yang dialami Muhammad Ramlan, 48, pedagang kaki lima di depan Pacific Palace Hotel. Ia tewas di tempat setelah ditabrak mobil Daihatsu Luxio BP 1216 FE, Jumat pagi (23/12/2016) sekitar pukul 05.00 WIB.
Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Andar Sibarani menjelaskan, pada pagi itu mobil yang dikemudikan oleh Sun Kiak datang dari arah Bundaran Nantonga hendak menuju ke Dc Mall.
“Sesampainya di depan Pacific Palace Hotel, mobil lepas kendali dikarenakan supirnya mengantuk, sehingga keluar ke bahu jalan dan menabrak pedagang kaki lima,” ujarnya.
Andar menjelaskan, pada saat ditabrak pagi itu, Ramlan sedang menutup warungnya dibahu kiri jalan dari arah Simpang Nantongga menuju ke Dc Mall. Namun nahas, Ramlan yang sedang membereskan barang dagangannya langsung ditabrak oleh mobil jenis pick up tersebut.
“Akibat dr kecelakaan tersebut, korban mengalami benturan pada dadanya hingga meninggal dunia. Sementara, supir mobil mengalami luka ringan dan kendaraan mengalami kerusakan serta kerugian materil,” jelasnya.
Andar melanjutkan, saat ini pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memintai keterangan saksi, mengecek korban ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan, dan mengamankan kendaraan ke Unit Laka Lantas Polresta Barelang.
“kita juga membuat Laporan Polisi dan melakukan koordinasi dengan pihak Jasa Raharja,” imbuhnya. (cr1)
Septic tank tempat bocah 3 tahun ditemukan tewas. Foto: egi/batampos
batampos.co.id – Seorang bocah Alfredo,3, tewas tenggelam di dalam galian safety tank rumah baru yang berukuran 4 meter persegi di Bengkong Kolam Rt 03 Rw 03 Gang Salak 3, Jumat (23/12/2016) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong Ipda Tigor Dabariba mengatakan, pihaknya pertama sekali mendapatkan laporan anak tenggelam dari masyarakat sekitar pukul 10.30 WIB dan sudah berada di Puskesmas.
“Anggota kemudian cek ke puskesmas dan tempat kejadian. Setelah sampai ditempat kejadian, galian safety tank itu telah ditutup oleh masyarakat sini,” ujarnya.
Menurut Tigor, galian safety tank dengan kedalaman galian setinggi 1,60 meter dan ketinggian air 1,45 meter itu sebelumnya hanya ditutup dengan menggunakan dua lembar papan kayu.
“Kita masih dalami gimana persisnya kejadian ini, karena anggota masih lakukan pemeriksaan terhadap saksi,” katanya.
Dari keterangan beberapa saksi yang telah dimintai keterangan hingga Jumat (23/12) sore, sebelum tewas pada saat itu korban diketahui sedang bermain bersama abangnya, Gleen, 8 dan temannya Mona, 3.
“Dia main bersama Mona yang anak berusia 3 tahun juga dan abangnya Gleen berumur 8 tahun. Saat tenggelam, abangnya sempat menolong, tapi abangnya juga masuk ke dalam galian,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu warga sekitaran rumah korban, Yono mengatakan, pada siang itu ia mendengar teriakan meminta tolong dari ibu korban dan melihat ibu korban telanh menggendong anaknya itu.
“Ada dengar teriakan minta tolong sekitar jam sembilanan gitu lah, kata saya ada apa. Kemudian saya tengok ibu nya sudah menggendong anaknya itu,” katanya.
Melihat ibu korban yang menggendong anaknya tersebut, kemudian Yono langsung melompat pagar dan membantu ibu korban dengan memompa dada anak tersebut.
“Saya loncat tembok, lari ke sini dan bantu ibu itu bawa anaknya, saya puss up, kemudian dibawa ke bidan nurita,” katanya.
Menurutnya, pada saat ia pertama sekali melihat bocah tiga tahun tersebt, kondisinya pada saat itu sudah terkulai lemas dan mulutnya yang mengeluarkan busa.
“Anak itu lidahnya udah keluar dan mengeluarkan air liur. Pertama dibawa ke bidan Nurita, karena peralatan tidak ada baru ke bawa puskesmas, sampai puskesmas saya tinggal pulang karena gak pakai baju,” imbuhnya. (cr1)
Calon penumpang yang akan menggunakan pesawat memadati pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (26/12/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Pihak Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencatat sebanyak 6.1670 orang telah meninggalkan Batam sejak Minggu (18/12/2016) hingga Jumat (23/12/2016).
Mereka umumnya ingin merayakan natal dan tahun baru di luar Batam.
Namun dibandingkan yang meninggalkan Batam dengan yang masuk ke Batam di waktu yang sama, hampir seimbang. Jumlahyang masuk Batam mencapai 5.9612 orang.
Jumlah tersebut tidak termasuk yang melalui pelabuhan laut, hanya yang melalui Bandara Hang Nadim Batam.
“Puncaknya pada Jumat (23/12/2016) kemarin, kalau Sabtu ini (24/12/2016) penumpang yang keluar maupun masuk ke Batam masih tinggi,” kata General Manager Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso pada Sabtu (24/12/2016).
Ia mengatakan arus mudik natal terjadi semenjak Minggu (18/12/2016), dimana sebanyak 10.300 orang yang meninggalkan Batam. Sementara itu sebanyak 9.658 orang yang datang.
Pada Senin (19/12/2016), jumlah penumpang yang yang berangkat sebanyak 9.885 orang. Lalu penumpang yang datang sebanyak 9.017 orang.
Selasa (20/12/2016) penumpang yang berangkat sebanyak 9.566 dan datang ada 9.118 orang.
Rabu (21/12/2016), tercatat sebanyak 10.344 tiba di Bandara Hang Nadim Batam. Sementara yang berangkat meninggalkan Batam tercatat sebanyak 10.677 orang.
Pada Kamis (22/12/2016) sebanyak 10.344 orang keluar dan 10.294 yang datang ke Batam. “Kemarin (23/12) ada 10.547 meninggalkan Batam, dan datang 10.515,” ucapnya.
Lonjakan penumpang ini diperkirakan Suwarso hingga 31 Desember. Karena libur natal ini, disambut langsung dengan libur tahun baru.
“Tak hanya itu, anak sekolah juga memasuki masa liburan,” tuturnya.
Dalam satu harinya, Suwarso mengatakan pihaknya melayani sebanyak 68 penerbangan dalam satu harinya. (ska)
Pelabuhan Batuampar di lihat dari udara. Foto: istimewa/singapuraterkini
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengklaim telah berdiskusi dengan asosiasi pengusaha pelayaran terkait penentuan tarif jasa pelabuhan.
Hasilnya sudah dituangkan dalam berita acara resmi dan sudah disetujui oleh Ketua Dewan Kawasan (DK), Darmin Nasution dan akan segera berlaku mulai pekan depan.
“Mengenai tarif pelabuhan tidak ada masalah. Asosiasi pelayaran sudah melakukan diskusi, dan penetapan tarif itu juga sudah dituangkan dalam berita acara,” ungkap Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami, kemarin (24/12).
Menurut Gusmardi, tarif pelabuhan yang berlaku dalam Peraturan Kepala (Perka) Nomor 17 Tahun 2016 sebenarnya masih lebih rendah dari tarif kota lain, seperti Medan, Tajungpriok, dan Surabaya.
“Karena pada tarif pelabuhan, kami tidak memberlakukan tarif atas,” jelasnya.
Jika masih ada yang keberatan, Gusmardi menerangkan bahwa hal tersebut tidak beralasan. Jika dibandingkan dengan pelabuhan besar lainnya seperti Tanjungpriok, Malahayati, Belawan, dan Makasar, tarif di Batam paling rendah.
“Jadi kalau ada keberatan, saya kira tak beralasan,” katanya.
Pelabuhan merupakan aset penting karena banyak kegiatan ekonomi dimulai sejak kapal merapatkan jangkarnya. Dengan tarif saat ini, maka pengusaha pelayaran harus menyiapkan dana sekitar 1 juta Dollar Amerika pertahunnya jika ingin mendapatkan pelayanan di pelabuhan Batam. Tarif jasa pelabuhan antara lain tarif labuh tambat kapal, tarif bongkar muat dan lainnya.
Salah satu contoh tarif baru dengan harga yang dianggap tinggi adalah tarif tambat untuk kapal yang ingin melakukan reparasi di Batam.
“Sekarang tarifnya dikenakan sebesar 50 persen dari normal dan tarif tambat itu seharusnya untuk kapal yang bongkar muat bukan yang melakukan perbaikan,” jelasnya.
Selain itu, kenaikan sewa kantor berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No 148 tahun 2016 tentang tarif layanan badan layan umum badan pengusahaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam yang ditindak lanjuti melalui penetapan Perka BP Batam no 17 Tahun 2016.
Kenaikan tarif sebesar 500 persen jelas sangat memberatkan. Jika kenaikan sewa kantor menjadi 100 persen atau 200 masih bisa dipertimbangkan pengelola ketika gedung yang baru sudah bisa ditempati.
Namun jika mencapai 500 persen dari Rp 60 ribu menjadi Rp 300 ribu permeter setiap bulannya, jelas sangat memberatkan. (leo)
Sebanyak 425 penumpang mengantre untuk naik ke kapal KM Kelud tujuan Tanjung Priok, Jakarta di Pelabuhan Batuampar, Sabtu (24/12). Sebagian penumpang pulang untuk merayakan natal dan tahun baru di kampung halaman. Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos
batampos.co.id – Mudik dan tahun baru 2017, ribuan penumpang memadati Pelabuhan Domesti Sekupang, sejak Sabtu (24/12/2016). Meski padat namun berjalan lancar.
Kepala Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), Komaruddin mengatakan hingga saat ini pergerakan arus mudik tidak begitu signifikan.
Penumpang yang melewati PDS masih tidak jauh dengan hari biasanya. Hanya ada sedikit peningkatan.
“Seperti biasanya, mudik natal tidak terlalu ramai, karena kebanyakan mereka (pemudik, red) yang pulang ke Medan dengan KM Kelud,” kata dia, Sabtu (24/12/2016).
Menurut data di Syahbandar, pada Jumat (23/12/2016) jumlah penumpang yang berangkat berjumlah 2.385 orang, sedangkan yang datang sebanyak 2.272.
“Masih normal dan belum ada lonjakan,” sebut pria yang akrab disapa Komar ini.
Menurutnya bila dibandingkan dengan penumpang mudik, jumlah penumpang yang datang berjumlah lebih banyak, apalagi memasuki masa libur anak-anak sekolah, natal, ditambah dengan tahun baru.
“Banyak yang masuk ke Batam seperti dari Tanjungbalai, Tanjungbatu, Moro, dan beberapa pulau lainnya,” ujar pria kelahiran Jakarta ini.
Meskipun begitu, pihaknya tetap menyiagakan 10 armada untuk melayani penumpang selama arus mudik dan balik nanti.Setiap harinya, PDS melayani pelayaran antar pulau seperti Tanjungbatu, Karimun Tanjungbalai, Moro, Muaratungkal, Jambi hingga Dumai.
Selama perjalanan mudik ini, dia mengimbau masyarakat tidak membawa barang yang melebihi kapasitas dan barang berharga. “Karena crowded (ramai, red), jadi penumpang diminta membawa barang seadanya saja,” imbaunya. (cr17)