Kamis, 26 Februari 2026
Beranda blog Halaman 13913

Selesai Dilantik Jadi Wako Batam, Rudi Gelar Pesta Rakyat

0
Rudi SE - Amsakar
Rudi SE – Amsakar

batampos.co.id – Wali Kota Batam terpilih, Rudi bersama dan wakilnya, Amsakar Achmad akan dilantik oleh Gubernur Kepri, Muhammad Sani di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (14/3/2016) pukul 14.00 WIB. Keduanya akan memimpin Batam selama periode 2016-2021.

“Ya, Pak Rudi dan Pak Amsakar akan dilantik pada Senin oleh gubernur dan mulai Senin (14/3) juga mulai bertugas,” jelas Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Ardiwinata, Sabtu (12/3).

Setelah prosesi pelantikan selesai, Rudi dan Amsakar akan kembali ke Batam untuk melakukan prosesi serah terima jabatan dengan wali kota periode sebelumnya, Ahmad Dahlan, di Gedung Pemko Batam pada pukul 17.00 WIB.

“Keesokan harinya, kedua pemimpin akan bersilaturahmi dengan seluruh petinggi-petinggi institusi di Batam dalam pesta penyambutan di Hotel Harmoni One,” jelasnya lagi.

Selanjutnya untuk memeriahkan era baru kepemimpinan Rudi dan Amsakar, Pemko Batam akan menghelat pesta rakyat di lapangan Engku Putri, Batamcentre pada tanggal 19 Maret.

“Pesta rakyat akan sangat meriah karena menghadirkan artis-artis ibukota,” imbuhnya.

Lalu acara terakhir adalah silaturahmi sekaligus acara perpisahan wali kota periode sebelumnya, Ahmad Dahlan dengan jajaran pegawai Pemko Batam.

“Kami juga mengimbau agar masyarakat menyaksikan prosesi pelantikan pada Senin nanti,” kata Ardi. (leo/bpos)

Pembunuh Budi di Bengkong Garama Terus Diburu Polisi

0
Jenazah Budi saat di RSBP Batam, Sekupang. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Jenazah Budi saat di RSBP Batam, Sekupang.
Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Anggota Polsek Bengkong terus melakukan pencarian pada pelaku pembunuhan Budi Herman Mandrofa (32), yang ditemukan tewas di kawasan Bengkong Garama, Kecamatan Bengkong, sekira pukul 03.00 WIB, Minggu (6/3) dinihari lalu. Mayat Budi ditemukan oleh Antonius Siahaan seorang sekuriti Citra Buana II.

Kapolsek Bengkong AKP Syamsurizal mengatakan, saat ini polisi telah memeriksa 8 orang saksi untuk dimintai keterangan. “Upaya pencarian terhadap pelaku masih kita lakukan hingga saat ini,” ungkap Kapolsek di ruang kerjanya, Sabtu (12/3).

Rizal mengatakan, saat ini jenazah Budi akan dibawa oleh pihak keluarga ke kampung halamannya di Nias, “keluarga kabarnya akan membawanya pulang ke Nias,” lanjut Rizal.

Sementara itu, terungkapnya identitas korban bermula dari pemeriksaan salah seorang saksi yang namanya tertera di surat-surat kendaraan yang dibawa oleh Budi.

“Saksi yang namanya tertera di dalam surat kendaraan yang dibawa korban mengaku telah mengenal korban selama kurang lebih lima tahun,” ujarnya lagi.

Saksi mengaku mengenali korban bermula saat saksi meminta tolong kepada korban untuk merenovasi rumahnya, karena profesi korban yang tidak lain merupakan buruh bangunan.

“Walaupun sepeda motor itu sudah ia jual kepada kepala tukang, namun saksi mengatakan kenal dengan korban,” lanjut Rizal.

Sementara itu, sebelum ditemukan tewas. Korban sempat meminjam sepeda motor itu sama kepala tukangnya pada malam sebelum Budi ditemukan tewas. (eggi)

Baca juga:

MR X Tewas Bersimbah Darah di Bengkong Garama Ternyata Warga Jodoh, Bernama Budi

Identitas Mayat di Bengkong Belum Diketahui, Ini Ciri-Cirinya…

Pria Bertato Kupu-Kup Ditemukan Jadi Mayat di Bengkong Garama

Istri Histeris Melihat Jenazah Suhadi di RSBP Batam

0
Jenazah Suhadi saat di RSBP Batam, Sekupang. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Jenazah Suhadi saat di RSBP Batam, Sekupang.
Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Keluarga dan kerabat korban laka lantas yang terjadi tepat di depan Tiban Kampung tampak menangis histeris melihat jenazah Suhadi (29) di ruang jenazah RSOB, Sekupang, Sabtu (12/3).

Salah seorang petugas kamar jenazah RSOB, Sekupang tampak kesulitan menenangkan istri korban yang diketahui Bernama Lilis Suryani saat menyambangi mayat suaminya di ruang jenazah.

“Suaminya mau dibersihkan gak, kami masih banyak kerjaan lainnya. Kalau mau cepat, tolong tenang dulu,” ungkap petugas kamar jenazah tersebut.

Sebelumnya diberitakan telah terjadi kecelakaan antara sebuah mobil lori dengan sepeda motor yang dikendarai Suhadi tepat di depan Tiban Kampung, Sabtu (12/3) sekira pukul 13.30 WIB.

Dalam kejadian itu, Suhadi (29) tewas ditempat kejadian setelah terseret sejauh 10 meter. Sedangkan anaknya bernama Fatur (5) berhasil diselamatkan namun mengalami patah kaki.

Berdasarkan pantauan batampos.co.id, saat ini jenazah Suhadi sedang dibersihkan oleh petugas kamar jenazah RSOB, Sekupang. Sementara itu, kerabat dan keluarga korban juga masih terus berdatangan melihat jenazah Suhadi sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga. (eggi)

Baca juga:

Ditabrak Lori, Ayah Tewas, Anak Kritis

Pelaku Tabrak Lari Menewaskan Satu Orang di Tiban Kampung Ditangkap

Pelaku Tabrak Lari Menewaskan Satu Orang di Tiban Kampung Ditangkap

0
Suhadi korban laka lantas semasa hidup. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Suhadi korban laka lantas semasa hidup.
Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Mobil lori berwarna biru yang sempat dikabarkan lari setelah menabrak sepeda motor yang dikendarai Suhadi (29) dan anaknya Fatur (5) berhasil diamankan anggota Sat Lantas Polresta Barelang di Tiban Cipta Puri.

Sebelumnya diberitakan telah terjadi kecelakaan antara sebuah mobil lori dengan sepeda motor yang dikendarai Suhadi tepat di depan Tiban Kampung, Sabtu (12/3) sekira pukul 13.30 WIB.

Dalam kejadian ini sendiri, Suhadi (29) tewas di tempat setelah terseret sejauh 10 meter. Sedangkan anaknya bernama Fatur (5) berhasil diselamatkan namun mengalami patah kaki.

“Saat kita mengamankan lori beserta pengemudinya, tidak ada perlawanan yang dilakukan pengemudi lori tersebut,” ungkap salah seorang anggota Sat Lantas Polresta Barelang.

Lori dengan nomor polisi BP 9130 ZU yang terlibat laka lantas tersebut diketahui milik PT Persero Batam yang dikemudikan oleh Sudirman.

Saat ini lori dan pengemudi lori telah dibawa oleh Sat Lantas Polresta Barelang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sementara itu, suasana haru menyelimuti kamar jenazah RSOB, Sekupang setelah kedatangan istri korban bernama Lilis Suryani. Lilis tampak shok atas kejadian yang menimpa suami dan anaknya tersebut.

“Bagaimana nanti anakku,” ungkap lilis yang tidak henti-hentinya mengeluarkan air mata di ruang jenazah RSOB, Sekupang. (eggi)

Baca juga: Ditabrak Lori, Ayah Tewas, Anak Kritis

Ditabrak Lori, Ayah Tewas, Anak Kritis

0
Jenazah Suhadi saat di RSBP Batam, Sekupang. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Jenazah Suhadi saat di RSBP Batam, Sekupang.
Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Suhadi (29) dan anaknya, Fatur (5) mengalami kecelakaan lalu lintas setelah ditabrak mobil lori berwarna biru tepat di depan Tiban Kampung, Sabtu (12/3) sekira pukul 13.30 WIB.

Nyawa Suhadi tidak dapat tertolong lagi setelah sempat terseret sejauh 10 meter. Sementara itu anaknya yang sempat ikut terseret bersama Suhadi berhasil diselamatkan oleh pengendara lain.

Dari data yang berhasil dihimpun oleh batampos.co.id, Suhadi diketahui baru selesai melakukan olahraga di tempat ia bekerja di PT ISS Tanjung Uncang.

Salah seorang saksi mata bernama Ridwan yang ditemui di lokasi kejadian menuturkan saat itu anak Suhadi duduk dibagian depan sepeda motor yang mereka tunggangi.

“Anak itu mau terseret bersama suhadi, tapi langsung diselamatkan oleh pegendara yang lain dengan cepat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan, saat kejadian warga yang berada di lokasi kejadian sempat memeriksa denyut nadi Suhadi. “Posisinya saat itu tertelungkup dan masih menggunakan helm. Saat itu juga denyut nadi di leher sempat diperiksa masih ada tapi udah lemah,” lanjutnya.

Saat ini jenazah Suhadi telah berada di ruang jenazah RSOB, Sekupang. Sedangkan anaknya bernama Fatur telah ditangani secara insentif oleh dokter RSBP Batam, Sekupang karena mengalami patah kaki. (eggi)

Walikota Batam Terpilih Dilantik Senin Lusa

0
Rudi SE - Amsakar
Rudi SE – Amsakar

batampos.co.id – Rudi SE – Amsakar Walikota -wakil walikota terp[ilih Kota batam, akan dilantik Senin, (14/3/2016).

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Kepri Heri Mokhrizal, saat batampos.co.id konfirmasi membenarkan kabar itu.

“Senin pukul 14.00,” ujar Heri dari balik telepon.

Dilaksanakan siang sebab pagi haru Gubernur Kepri yang akan melantiknya punya jadwal rapat Dewan Kawasan di Batam.

Pelantikan akan dilaksanakan di gedung daerah, Tanjungpinang

Kata, Heri rekomendasi pelantikan sudah turun jumat kemarin dari kemendagri. (ptt)

Lebih 230 Balita di Posyandu Nusa Indah 2 Citramas Divaksin Polio

0
Petugas Puskesmas Sambau meneteskan vaksin polio kepada anak-anak warga Perumahan Citramas Nongsa, Jumat (11/3).  Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Petugas Puskesmas Sambau meneteskan vaksin polio kepada anak-anak warga Perumahan Citramas Nongsa, Jumat (11/3).
Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Posyandu Nusa Indah 2 di Perumahan Citramas Indah memberikan vaksin polio kepada lebih dari 230 balita, Jumat (11/3). Kegiatan ini bagian dari Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang digelar serentak di Indonesia mulai Selasa (8/3) hingga Kamis (15/3).

“Alhamdulillah jumlah ini sudah memenuhi sasaran yang ditetapkan Puskesmas,” kata Syafrida, Ketua Kader Posyandu Nusa Indah 2.

Gerakan imunisasi nasional itu dilakukan selama tiga jam, mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB. Setiap balita wajib mendaftarkan diri sebelum diberi vaksin. Lantas, berat badan mereka ditimbang.

Vaksin diberikan sebanyak dua tetes per balita. Selanjutnya, jari mereka dicelupkan ke dalam tinta sebagai bukti telah mendapatkan vaksin. Proses ini tidak memakan waktu lama. Setidaknya, 5 hingga 10 menit per balita.

“Tidak ngantri-lah, alhamdulillah lancar,” tutur Syafrida lagi.

Warga tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka memadati Pos PIN pada pukul 08.00 WIB. Lenni, satu warga Perumahan Citramas Indah, membawa anaknya datang pukul 09.30 WIB. Ketika itu, suasana pos mulai lengang.

“Cepat kok. Daftar langsung tetes,” ujarnya.

Lenni mengaku datang setelah mendapat pemberitahuan melalui Masjid Al Muhajirin Citramas. Awalnya, ia sempat ragu dengan jenis vaksin yang akan diberikan.

“Tapi karena MUI sudah mengeluarkan fatwa halal untuk vaksin itu, ya sudah tenang,” ujarnya.

Setiap posyandu hanya menyelenggarakan kegiatan imunisasi ini satu kali. Supervisi PIN Puskesmas Sambau, Dahniar, mengatakan, Puskesmas telah membuat jadwal imunisasi untuk seluruh pos pin di Kecamatan Nongsa. Total, ada 28 pos pin se-Puskesmas Sambau yang menyelenggarakan PIN.

“Hari ini, selain di sini (Posyandu Nusa Indah 2), juga diselenggarakan di Taman Yose, Taman Batu Besar, Teluk Mata Ikan, dan Nongsa Pantai,” kata Dahniar.

Sasaran PIN adalah anak usia 0 – 59 bulan. Puskesmas Sambau mencatat, ada 4.127 balita di Kecamatan Nongsa ini. Seluruhnya harus mendapatkan vaksin polio.

“Ini demi Indonesia bebas polio. Seperti tahun-tahun yang lalu,” kata Dahniar lagi. (ceu)

Sepotong Surga di Belakangpadang

0
Villa-vila di atas laut dilihat dari udara. Foto: dok. FID
Villa-vila di atas laut dilihat dari udara. Foto: dok. FID

batampos.co.id – Provinsi Kepulauan Riau dianugerahi alam yang begitu mempesona. Ada 2.408 pulau besar dan kecil yang tersebar di 5 kabupaten dan 2 kota. Meski baru 30 persen yang memiliki nama, namun masing-masing pulau punya kelebihan. Mulai dari pasir putihnya, keindahan karangnya, bakaunya, dan ekosistem bawah lautnya.

Funtasy Island dilihat dari udara pada petang hari. Foto: dok.FID
Funtasy Island dilihat dari udara pada petang hari. Foto: dok.FID

Memiliki luas 252.601 Km2 dengan 96 persen lautan adalah sebuah karunia tak ternilai. Ada banyak potensi yang bisa digali. Ada banyak lumbung uang jika dikelola dengan benar.

Wahana di daratan. Foto: dok.FID
Wahana di daratan. Foto: dok.FID

Apalagi letak Kepri yang berbatasan dengan negara maju. Di bagian barat ada Singapura dan Malaysia. Di bagian timur juga ada Malaysia dan Brunei Darussalam di bagian utara ada negara tetangga yang juga tengah berkembang, Vietnam dan Kamboja. Di bagian selatan, ada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang juga punya keindahan alam relatif sama dengan Kepri.

Coralllium Villa. Foto: dok.FID
Coralllium Villa. Foto: dok.FID

Sedikit mempersempit ke Pulau Batam. Ya, salah satu Kota di Kepri yang paling maju. Jarak dari Singapura menggunakan kapal feri hanya 45 menit, begitupun ke Malaysia, juga bisa dicapai hanya 45 menit perjalanan dengan kapal feri dari beberapa pelabuhan laut di Batam.

Batam sendiri punya 308 pulau yang telah diberi nama. Salah satunya Pulau Belakangpadang. Jika sedikit melihat ke belakang, Bekalangpadang terbilang kecamatan palingtua di Batam. Jauh sebelum Pulau Batam dikembangkan, Belakangpadang adalah pusat pemerintahan. Masyarakat di sini lebih mengenal dolar Singapura daripada rupiah karena memang letaknya yang sangat dekat dengan Singapura. Kini Belakangpadang salah satu kecamatan di Kota Batam.

Villa di atas air. Foto: dok.FID
Villa di atas air. Foto: dok.FID

Di wilayah Belakangpadang sendiri, ada ratusan pulau-pulau kecil dengan pesona alam yang indah. Salah satunya Pulau Manis. Letaknya yang strategis dan pantai dan lautnya yang tenang dan indah, membuat pengembang Singapura Funtasy Island Development Pte Ltd (FID) bersama PT Batam Island Marina tertarik membangun Eco Theme Park terbesar di dunia, yang diberi nama Funtasy Island. Apalagi jaraknya dari Singapura hanya 16 kilometer.
Ocean Front Villa. Foto: dok.FID

Breeze Villa. Foto: dok.FID

Funtasy Island memiliki 6 gugusan pulau-pulau kecil yaitu, Pulau Air, Pulau Asam, Pulau Anak Ladang, Great 1, Great 2 dan Great 3. Sejak 2010 di pulau-pulau yang terintegrasi satu sama lain itu terus dibangun berbagai bangunan dan wahana. Ada 700 villa yang terdiri dari 150 floating unit atau villa di atas laut dan 550 unit di daratan. Juga ada hotel. Menariknya, 70 persen lingkungan alam pulau itu tetap dipertahankan.

Area pantai dengan pasir putih.  Foto: dok.FID
Area pantai dengan pasir putih. Foto: dok.FID

“Sebelum mulai konstruksi, kami bahkan menanam 4.000 pohon bakau di sekitar pulau. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk melestarikan terumbu karang di pulau ini. Kami benar-benar mempertahankan agar ekosistem alam di pulau ini terjaga dengan baik,” ujar Michael Yong, Direktur FID beberapa waktu silam.

Tak hanya itu, FID juga bekerjasama dengan para nelayan untuk membangun struktur menggunakan daun pohon palem yang dipadatkan kemudian meletakkannya di sekitar pulau untuk pertumbuhan alga sehingga menarik ikan-ikan kecil. Harapannya, iklan lumba-lumb akan datang ke peraira funtasy island. Kawasan Pulau Manis memang habitat lumba-lumba.

Ocean Front Villa. Foto: dok.FID
Ocean Front Villa. Foto: dok.FID

Sejak 2010, FID telah mengivestasikan dana S $ 300.000.000 (hampir Rp 3 triliun) untuk mengembangkan pulau itu. Vila-vila baik di atas laut maupun di atas laut dalam proses pengerjaan akhir. Rencananya mulai dibuka akhir kuartal pertama 2016. Untuk pengelolaan hotel resort-nya FID menggandeng Louvre Hotels Group.

Funtasy Island dalam progresnya juga akan dilengkapi dengan pelabuhan feri yang memungkinkan akses wistawan asing langsung ke pulau itu. Bahkan, akan ada beberapa unit sea plane yang bisa dipergunakan untuk transportasi yang bisa menampung 18 penumpang dan 2 kru pesawat.

The Cove. Foto: dok.FID
The Cove. Foto: dok.FID

Funtasy Island juga akan dilengkapi beragam wahana air dan taman nan asri daratan. Funtasy Isand juga memiliki pantai yang bersih dan tempat yang nyaman untuk diving maupun snorkeling.

Tak hanya itu, bakau di pulau itu menjadi daya tarik tersendiri. Pada malam hari, selain bisa menyaksikan kemegahan kota Singapura dari pulau itu, juga bisa menikmati cahaya kunang-kunang yang ada di bakau. Konsepnya benar-benar dibuat alami, sehingga Funtasy Island dikenal juga sebagai kawasan yang sangat ramah lingkungan.

Villa plus kolam renang di tepi laut. Foto: dok.FID
Kolam renang di tepi laut. Foto: dok.FID

Rencananya, akhir 2016 ini Funtasy Island sudah berfungsi penuh. Bahkan, 85 persen properti di sana sudah laku atau disewa. Pulau ini bisa diakses dari berbagai tempat, termasuk dari Kota Batam melalui pelabuhan Sekupang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya ketika mengunjungi pulau itu beberapa waktu silam menilai, Funtasy Island akan mamu bersaing dengan eco park atau theme park yang ada di Malaysia dan Singapura, maupun negara lainnya.

Forest Bungalow. Foto: dok.FID
Forest Bungalow. Foto: dok.FID

“Ekosistemnya sempurna, ini yang tak dimiliki tempat lain. Terbukti demandnya tinggi,” ujar Arief Yahya.

Bagian dalam villa.  Foto: dok.FID
Bagian dalam villa. Foto: dok.FID

Pria yang pernah menjadi Dirut PT Telkom ini yakin, dengan keindahan alam, harga yang bersaing, letak yang strategis–hanya 16 kilo meter dari Singapura atau 30 menit dari Harbour Front, Funtasy Island bak potongan “surga” yang mampu menarik banyak wisatawan mancanegara dari Singapura. “Saya yakin pasti banyak,” ujarnya. (nur/dok.liputan bp)

Pelabuhan feri. Foto: dok.FID
Pelabuhan feri. Foto: dok.FID

DPRD Batam Berang, Welcome To Batam, “Hilang”

0
Sejumlah warga berfoto ria dengan latar belakang Bukit Klara yang ada tulisan Welcome to Batam, beberapa waktu lalu. Rencananya lahan di kaki bukit yang menjadi paru-paru kota ini akan dibangun hotel dan apartemen setinggi 22 lantai. F. Yusuf Hidayat/Batam Pos
Sejumlah warga berfoto ria dengan latar belakang Bukit Klara yang ada tulisan Welcome to Batam, beberapa waktu lalu. Rencananya lahan di kaki bukit yang menjadi paru-paru kota ini akan dibangun hotel dan apartemen setinggi 22 lantai. F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

batampos.co.id – “Salah satu ikon Batam yakni Welcome to Batam akan hilang, tertutup hotel. Kami akan tolak habis-habisan,” kata Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Jefri Simanjuntak.

DPRD Kota Batam menyayangkan adanya rencana pembangunan hotel dan apartemen di depan Bukit Clara, Batamcentre. Apalagi jika Badan Pengusahaan (BP) Batam telah memberikan restu dengan mengeluarkan fatwa planologi.

Menurutnya, lahan seluas sekitar tiga hektare itu sudah lama mangrak.

“Kenapa baru sekarang ada rencana pembangunan, itupun menutup ikon Batam,” tuturnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Djoko Mulyono meminta pemerintah menolak pendirian hotel. Untuk menyelamatkan ikon Batam, pemko jangan mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Tak mungkin Bukit Klara ditinggikan, karena itu pembangunanya harus kita tolak,” tegas Djoko.

Djoko menuturkan, pihaknya bukan anti pembangunan, namun keberadaannya harus sesuai dengan RTRW, estetika. “Serta tidak merusak infrastruktur yang sudah ada,” katanya.

Warga Batam pun banyak yang menyayangkan.

Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andi Antono mengatakan, pihaknya akan mengecek ke bagian lahan. Apakah pengembang sudah mengantongi fatwa planologi atau belum.

“Sudah saya tanyakan, tapi belum ada jawaban,” kilahnya.(hgt/ray/jpnn)

Ketua DPRD Batam: APBD Batam Defisit Rp 190 Miliar

0

batampos.co.id – Pemprov Kepri tak akan mengucurkan duit hasil pajak kendaraan sebesar Rp188 miliar di tahun ini ke Batam.

Dalihnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri defisit anggaran.

“Informasi dari Pemko, tidak ada harapan (akan dibayar), tak teranggarkan Pemprov. Pembayarannya ditunda tahun 2017,” kata Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, Jumat (11/3).

Nuryanto mempertanyakan pengelolaan keuangan Pemprov Kepri, hingga tak bisa membayar hutang.

“Harusnya ini dibayar, tak ada alasan defisit. Kalau saperti ini bahaya untuk APBD kita,” katanya.

Menurutnya, piutang Pemko itu sudah diproyeksikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016. Karena tak dibayar, pendapatan yang ditargetkan Rp2,3 Trilun tak dapat dipenuhi.

Disparitas anggaran untuk belanja daerah Kota yang diproyeksikan Rp2,5 Triliun akan semakin besar. Dengan pendapatan Rp2,3 Triliun saja, APBD Batam mengalami defisit Rp190 Miliar.

“Mau gak mau harus dirasionalisasikan, anggarannya tak ada. Mau cari kemana (kekurangan anggaran)” kata kata politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.

Minggu depan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemko Batam.

“Secepatnya kami lakukan pembahasan, sebelum masuk pembahasan perubahan,” kata Nuryanto.

Nuryanto mengatakan, bagi hasil kendaraan setiap tahunnya mencapai Rp200 Miliar. Harusnya anggaran ini diberikan setiap tahun. (hgt)