Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 14039

Kehabisan Blanko, Kecamatan Sekupang Keluarkan Surat Pengganti

0
Petugas menunjukkan  E-KTP. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com
Petugas menunjukkan E-KTP. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

batampos.co.id – Kekosongan blanko e-KTP yang sedang dihadapi oleh Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam, berdampak pada menumpuknya pengajuan di sejumlah kecamatan.

Tak terkecuali Kecamatan Sekupang, hingga saat ini sudah ada lebih dari 800 pengajuan yang menunggu untuk diproses.

Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Sekupang, Surasa mengatakan jumlah penumpukan pengajuan otomatis terus meningkat, karena faktor kosong blanko.

Meskipun begitu, sebagai solusi pihaknya telah mengeluarkan surat keterangan yang berisi, kalau e-KTP yang bersangkutan masih dalam proses.

Selain itu, surat keterangan juga dilengkapi dengan fotokopi KTP yang lama, dan resi atau bukti saat pengajuan e-KTP.

“Pas mereka daftar kan kami kasih resi, nah itu yang dilampirkan sebagai bukti pengambilan disini (Kecamatan Sekupang, red),” jelasnya.

Untuk hari pertama, sudah ada sekitar tujuh warga yang telah mengambil surat keterangan ini, dan didominasi oleh pelajar.

“Pemula yang banyak, alasannya untuk buat Surat Izin Mengemudi,” ujar dia.

Setiap harinya, Kantor Kecamatan Sekupang menerima 25-30 pengajuan setiap harinya. Jumlah ini sedikit meningkat di periode Juli.

“Selain pelajar juga banyak dari pendatang baru yang mengajukan,” bebernya.

Seperti diketahui sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam, Mardanis mengatakan kekosongan blanko diakibatkan meningkatknya pengajuan, selain pengajuan pembuatan e-KTP yang baru, pengajuan juga didominasi dengan perubahan alamat, status, dan masa berlaku.

“Padahal sudah jelas, walaupun di e-KTP berlaku hingga 2016. Sebenarnya itu sudah selamanya. Tapi masyarakat tetap saja memperbaharuinya,” beber Mardanis.

Dia berharap blanko akan segera selesai diproses di tingkat Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), dan semua penumpukan bisa selesai dengan cepat.(cr17)

Pencegahan Dini Terhadap Segala Jenis Penyakit Masa Kini Dengan Therapy Ozone

0
user comment
user comment

batampos.co.id – Jantung merupakan organ yang sangat penting bagi manusia, karena jantung diperlukan untuk memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga tubuh mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup diperlukan untuk metaboisme tubuh.

Oleh karena itu, jantung perlu dijaga agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Salah satu penyakit yang berbahaya dan merupakan penyebab kematian adalah penyakit jantung koroner.

Penyakit jantung koroner adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, yang menyebabkan suplai darah ke otot jantung  menjadi tidak lancar.

Penyempitan pembuluh darah koroner ini disebabkan oleh tumpukan kolesterol,protein atau plak yang berasal dari makanan yang masuk ke dalam tubuh, ditambah lagi jika bermasalah dengan kadar gula di dalam darah terlalu tinggi.

Penumpukan plak atau lemak pada dinding-dinding arteri ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku dan mempersempit arteri sehingga menghambat aliran darah ke jantung.

Kini serangan jantung koroner kini dapat dicegah dengan Ozone Therapy (EBOO), metode therapy ini dengan menggunakan generator listrik yang mengalirkan medical ozone yang diperoleh melalui suatu proses oksigen murni yang dapat diberikan dalam jumlah besar secara optimal dan aman ke dalam darah di luar tubuh kita secara bersikulasi dan pasien tetap dalam keadaan sadar dan tanpa merasakan rasa sakit dalam proses terapi yang berlangsung selama 60-90 menit.

Dimana proses ini dilakukan  melalui selang dan tabung dialyser steril sekali pakai, sehingga berbagai radikal bebas dan sampah metabolisme dapat segera dinetralkan.

Terapi ozone sangat bermanfaat untuk mengeluarkan plak/lemak dalam pembuluh darah,detoksikasi darah dari aneka zat kimia berbahaya termasuk nikotin dan kandungan alkohol, menonaktifkan bakteri, virus dan jamur juga meningkatkan kemampuan transportasi oksigen dan hemoglobin darah serta meningkatkan ketahanan dan kelenturan sel darah merah, membuat peredaran darah menjadi lebih lancar, mengurangi beban jantung dan sebagai anti kanker.

Dengan kualitas darah yang bagus dan bersih, jantung kitapun bekerja lebih optimal.

Selain itu, ozone medical therapy juga sangat baik untuk kecantikan luar dalam, karena dengan berkurangnya toksin-toksin dalam tubuh, secara tidak langsung juga mampu meregenerasi sel-sel kulit, memperlambat menopause, sebagai anti aging, meningkatkan stamina, kebugaran tubuh, membuat wajah terlihat lebih cerah, segar dan awet muda.

Ketergantungan atas pemakaian obat seumur hidup pun berkurang, Ginjalpun lebih sehat.

Dengan melakukan therapy ozone anda selangkah lebih maju untuk menghindari serangan jantung maupun stroke, serta mampu mengatasi masalah lainnya seperti migraine,insomnia, vertigo, kanker, hipertensi, penyakit kulit dan alergi, asam urat, ginjal, diabetes melitus, kesuburan/seksualitas, hiperlipedemia, dan lain-lain.

Terapi ozone merupakan pengobatan medis, sehingga ditangani oleh team medis khusus yang sudah ahli di bidangnya. Untuk konsultasi dengan Dokter  pasien dapat langsung datang ke klinik setiap hari dengan membawa data penunjang misalnya hasil pemeriksaan laboratorium, dll, serta obat-obat yang biasa dikonsumsi. Free Untuk Biaya Konsultasi.

Klinik Batam Health Care Center. di komplek lumbung rezeki blok d/ 1. Jl. Sultan Aburrahman. Nagoya-Batam (depan komplek graha sulaiman)  telp. 0778-452568/ 082122930500 /081270009112  Buka Setiap Hari (Kecuali Jumat Libur) 09.00-19.00.(fenny-adv)

BP Batam Mengundang Pemilik Alokasi Lahan

0

batampos.co.id – BP Batam mulai menertibkan para pemilik alokasi lahan …

Usai Lebaran, Batam Lagi-lagi Dibanjiri Pendatang Baru Cari Kerja

0
Ratusan pelamar kerja berkumpul untuk melihat papan pengumuman lowongan pekerjaan yang ada di Multi Purpose Hall Batamindo, Mukakuning, Senin (1/8). Jumlah pelamar yang meningkat akibat banyaknya pendatang baru usai lebaran. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Ratusan pelamar kerja berkumpul untuk melihat papan pengumuman lowongan pekerjaan yang ada di Multi Purpose Hall Batamindo, Mukakuning, Senin (1/8). Jumlah pelamar yang meningkat akibat banyaknya pendatang baru usai lebaran. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Usai lebaran Idul Fitri, banyak pendatang baru datang mencari kerja. Hal itu terlihat dari banyaknya pencari kerja (Pencaker) baru yang mencari kerja di Multi Purphose Hall (MPH) Pujasera Batamindo. Senin (1/8) diantara mereka ada yang baru dua minggu datang ke Batam.

Salah datu diantara mereka ialah, Zulfa wanita asal Aceh, baru saja dua minggu di Batam. Tujuannya untuk mencari pekerjaan. “Kata orang di Batam mudah cari kerja, perusahaannya banyak,” ujar Zulfa kepada Batam Pos, Senin (1/8).

Di Batam, Zulfa tinggal disebuah kontrakan di daerah Tanjungpiayu bersama temannya. “Tidak ada punya keluarga di Batam,” kata Zulfa.

Selama dua minggu di Batam, dirinya baru dua kali memasuki lamaran disebuah perusahaan yang ada di Batamindo termasuk PT Cicor Panatec Batam dan PT Ciba Vision Batam.

“Keduanya gagal. Di PT Cicor kalah persyaratan, karena usia belum cukup, yang diminta usia 18-22 tahun, saya baru 17 tahun,” ucap Zulfa.

Meski demikian, kata Zulfa dirinya tetap bertahan dan terus berusaha sampai mendapatkan pekerjaan di Batam. “Coba dulu siapa tahu ada perusahaan yang menerima lamaran saya,” tuturnya.

Sama halnya dengan Ardi rekan cowoknya dari Aceh, hingga kini belum juga diterima bekerja. “Kebanyakan cewek yang diterima, di PT Cicor juga cewek semuanya yang dibutuhkan,” kata Ardi.

Selain itu, Diana asal Palembang, juga baru satu minggu lebih di Batam, hampir setiap hari dirinya datang ke Batamindo untuk melihat lowongan. “Belum dapat juga kerja, susah diterima,” kata Diana.

Datang ke Batam, Diana hanya bermodalkan tamatan SMA dan tidak memiliki keahlian khusus. “Katanya tamat SMA susah diterima , kalau tamat SMK katanya mudah diterima,” ucapnya.

Diana mengatakan, jika tidak mendapati pekerjaan di Batam, dirinya mengaku akan pulang ke kampung halaman. “Nggak punya duit lama-lama di Batam, di Batam saya kos di Bida Asri Batamcenter,” ungkap Diana.

HRD Officer PT Cicor Panatec Meri Vera mengatakan, saat ini pihak perusahaanya hanya menerima 20 orang hanya untuk perempuan dibagaian operator, itu sesuai dengan kebutuhan yang diminta perusahaan. “Sebagai pengganti dari karyawan yang telah habis masa kontrakanya,” ujar Meri.

Meri mengatakan, untuk proses penerimaan karyawan, tentunya secara objektif sesuai dari persyaratan yang telah ada. “Seleksi lamaran, tes tertulis, interview, kemudian dikirim untuk mengikuti tes kesehatan dan barulah kita tentukan yang lulus,” kata Meri. (cr14)

Juli, Inflasi 1,14 Persen, Batam Perlu Perhatian Khusus

0
Kenaikan harga bahan pangan seperti sayuran mengalami peningkatan jelang H-1 lebaran di Pasar Aviari, Batuaji, Batam, Selasa (5/7). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Pedagang sayuran di Pasar Aviari, Batuaji, Batam, Selasa (5/7). Sayur-sayuran menyumbang persentase andil tertinggi yang menyebabkan meningkatnya angka inflasi. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos.

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mencatat, bulan Juli silam Kota Batam mengalami inflasi mencapai 1,14 persen. Inflasi ini ditengarai dikarenakan adanya kenaikan indeks pada semua kelompok pengeluaran.

Yaitu kelompok bahan makanan naik 2,30 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik 0,05 persen, kelompok perumahan air, listrik, gas dan bahan bakar naik 0,04 persen, kelompok sandang naik 0,24 persen, kelompok kesehatan naik 0,08 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga naik 0,39 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan naik 3,99 persen.

Dari grafik andil inflasi dominan di Kota Batam yang dikeluarkan BPS Kepri, diketahui bahan makanan utamanya sayur-sayuran menyumbang persentase andil tertinggi, yang menyebabkan meningkatnya angka inflasi.

“Subkelompok sayur-sayuran naik 8,33 persen. Angka paling besar dibandingkan subkelompok yang lain,” terang Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar, Senin (1/8).

Kenaikan indeks kelompok bahan makanan merupakan akibat naiknya indeks harga pada sembilan subkelompok yaitu subkelompok padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya 0,05 persen, subkelompok daging dan hasil-hasilnya 3,08 persen, subkelompok ikan segar naik 0,69 persen, subkelompok telur, susu dan hasil-hasilnya 0,08 persen, subkelompok sayur-sayuran naik 8,33 persen, subkelompok buah-buahan 0,72 persen, subkelompok bumbu-bumbuan 4,77 persen, subkelompok lemak dan minyak naik 2,91 persen dan subkelompok bahan makanan lainnya naik 1,08 persen. sedangkan untuk subkelompok ikan diawetkan dan subkelopok kacang-kacangan tidak mengalami perubahan indeks.

“Dengan kenaikan indeks sebesar 2,30 persen pada bulan ini berarti kelompok bahan makanan telah mendorong terjadinya inflasi di Kota Batam dengan memberikan andil sebesar 0,51 persen,” tambah Panusunan.

Dengan terjadinya peningkatan inflasi di Batam, Panusunan mengharapkan pemerintah daerah selanjutnya dapat memberikan perhatian khusus dan menjaga kestabilan perekonomian di Batam dengan mengendalikan harga dan tarif di kota industri tersebut. (aya/bpos)

September Mendatang, 40 Titik Kota Batam Akan Diawasi 70 Unit CCTV

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Empat puluh titik Kota Batam akan diawasi 70 unit CCTV baru. Pemerintah Kota Batam telah mengalokasikan Rp 6,3 miliar untuk pemasangan CCTV yang diperkirakan September sudah mulai dipasang.

Kepala Badan Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam Salim, saat ini Pemko Batam tengah menyiapkan dokumen lelang pengadaan dan pemasangan CCTV. Yang mana pelelangan diserahkan ke Kelompok Kerja (Pokja)

“Diperkirakan akhir Agustus sudah didapat pemenang lelang dan September dipasang. Itu kalau tidak ada lelang ulang,” kata Salim di Kantor Walikota Batam, kemarin

Dikatakannya, anggaran Rp 6,3 miliar tak hanya digelontorkan untuk puluhan unit CCTV baru. Namun juga biaya pemasangan hingga listrik yang diperkirakan menghabiskan biaya Rp 4,3 miliar. Sedangkan Rp 2 miliar digunakan untuk sewa link.

“Anggaran yang kita siapkan sudah termasuk penyewaan link untuk CCTV,” ujarnya.

Jenis kamera pengintai dipilih yang punya spesifikasi terbaik. Seperti kualitas gambar yang ditampilkan masuk kategori high definition (Definisi tinggi).

“CCTV ini tak hanya menangkap gambar, juga menangkap suara dan mendeteksi gerak-gerik orang,” terangnya.

Menurut dia, seluruh CCTV itu akan mengawasi 40 titik Kota Batam dengan 70 unit kamera. Jumlah itu didapat dari kajian yang disampaikan konsultan. Yang mana mayoritas pemasangan dipilih lokasi-lokasi rawan terjadinya kejahatan jalanan. Seperti jalan Gajah Mada tepatnya Southlink, Jalan dekat Mata Kucing dan Bukit Harimau.

“CCTV atau kamera pengintai bisa mengawasi serta memantau kondisi Batam lebih detailnya. Kita akan pasang di lokasi yang dinilai rawan,” sebut Salim.

Sementara di kawasan Batamcenter akan dipasang mulai dari Kantor Walikota Batam, DPRD Batam, simpang Bank Indonesia, Pelabuhan Internasional, sekitaran Lapangan Engku Putri dan beberapa titik lainnya.

“Tiap titik ada 2-3 kamera terpasang, termasuk satu nanti yang dipasang tinggi di atas Kantor Walikota yang bisa mengamati seluruh area, termasuk Dataran Engku Putri,” kata dia.

Dijelaskannya juga, setelah CCTv terpasang akan ada petugas yang memonitor. Ia juga memastikan CCTv juga akan terus merekam gambar dan suara meskipun tak ditunggui penuh selama 24 jam.

“Pemantauan langsung dari Kantor Kominfo Kota Batam di lantai VII, Kantor Walikota Batam di Batamcenter. Record (rekam)-nya terus,” pungkas Salim. (she)

Begal Beraksi Lagi, Kali Ini di Kawasan Cikitsu Batam

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Meid Win, warga Pelita, Lubukbaja jadi korban begal di kawasan Cikitsu, Batamkota, Minggu (8/1) dini hari. Pria 20 tahun ini dianiaya 4 orang pelaku yang membawa senjata tajam (sajam) dan besi.

Dengan kejadian ini, tas milik Mei yang berisikan dua ponsel dan uang tunai ratusan ribu dirampas oleh pelaku. Beruntung aksi begal ini diketahui oleh warga, sehingga pelaku kabur saat menganiaya korbannya.

“Mereka (pelaku) meminta memberikan tas dan langsung memukulnya menggunakan besi dibagian kepala. Lalu mereka mengeluarkan pisau,” ujar Leni, rekan korban.

Dari pengaluan Meid, ia baru saja kembali dari kawasan Botania dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun untuk memperbaiki ponselnya sekitar pukul 02.00 WIB. Dalam perjalanan, ia dipepet oleh dua pelaku.

“Awalnya abang ini dicegat. Saat berhenti empat pelaku lainnya datang dan langsung memukul ke bagian kepala hingga terjatuh,” tutur Leni.

Usai merampas tas, pelaku berniat membawa kabur motor korban. Namun, disaat bersamaan dua orang sekuriti di kawasan itu melintas.

“Sekuritinya langsung menolong dan pelakunya kabur. Korban sekarang sudah melapor ke polisi,” papar Leni.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Batamkota, Ikhtiar Nazara mengatakan akan menindak lanjuti laporan koban tersebut. “Pasti akan kita lidik,” tegasnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengendarai sepeda motor pada malam hari. Termasuk mengenakan barang berharga seperti perhiasan.

“Jangan memancing kejahatan dengan mengenakan perhiasan. Jadilah polisi bagi diri sendiri,” pungkasnya. (opi)

Ssttt, Ada Dugaan Organ Tubuh TKI Tewas di Malaysia Juga Diperdagangkan

0
Ilustrasi
Ilustrasiaganga

batampos.co.id – Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengungkapkan, ada dugaan warga negara Indonesia (WNI) yang tewas di Malaysia juga menjadi korban perdagangan organ tubuh. Kecurigaan itu berawal ketika Bareskrim menemukan hal janggal pada pekerja Indonesia ‎yang tewas di Malaysia.

‎”Beberapa waktu yang lalu ada korban trafficking juga yang meninggal dunia di Malaysia karena gantung diri dan dimakamkan di Nusa Tenggara Timur,” ujar Ari di sela-sela konferensi pers kasus tindak pidana perdagangan orang di Mabes Polri, Jakarta, Senin (1/8).

Menurut Ari, ada perbedaan pola autopsi antara Indonesia dengan Malaysia. ‎Di Indonesia, katanya, Ari, autopsi dilakukan dengan membedah tubuh jenazah dan tidak dijahit kembali.

“Karena memang pola atau cara autopsi di Malaysia itu tidak sama dengan Indonesia,” jelas dia.

Sementara, saat jenazah orang yang gantung diri itu dikembalikan di NTT, pihak keluarga melihat adanya kejanggalan. Sebab, pihak keluarga melihat adanya jahitan dari ujung kaki hingga kepala.

“Mereka buka dari tangan sampai dengan kaki. Di Malaysia dijahit, di sini tidak. Jadi tidak ada jual beli tubuh,” jelas Ari.

Ari tidak mengingat jelas tanggal kematian warga NTT tersebut.‎ “Tapi meninggal pada Juli 2016 di Malaysia, jenazah sudah dimakamkan di NTT,” imbuhnya.

Ari menambahkan, dugaan penjualan organ tubuh itu sudah dalam penyelidikan Bareskrim Polri. Namun, Ari menolak menjelaskan sudah sejauh mana hasil penyelidikannya.

“Dari data bahwa betul hasil data pengiriman jenazah betul-betul ada. Namanya juga dipalsukan ini yang kita cari,” tandas Ari. (Mg4/jpnn)

Polisi Menduga Pembunuh Lia Orang Dekatnya

0
Mayat perempuan berhijab saat ditemukan di hutan Dam Duriangkang wilayah Nongsa, Rabu (27/7/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Mayat perempuan berhijab saat ditemukan di hutan Dam Duriangkang wilayah Nongsa, Rabu (27/7/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Penyelidikan terkait pembunuhan terhadap Lia Arzalina masih terus dilakukan. Hingga saat ini, pihak kepolisian menduga kalau pelaku pembunuh Lia Arzalina (22) adalah orang terdekat korban.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika mengatakan, dari hasil pemeriksaan pihaknya diduga pelaku pembunuhan Lia Arzalina adalah orang dekat dan dikenal korban.

“Kami masih mendalami dan mencari alat bukti lain untuk mencari tahu bersama siapa korban terakhir saat dilaporkan hilang,” kata Kapolresta, Senin (1/8).

Sementara itu, untuk lokasi pembunuhan terhadap Lia, polisi menduga jika Lia dibunuh di lokasi tempat penemuan Lia yang sebagian tubuhnya telah menjadi kerangka itu.

“Korban dibunuh di situ (TKP) bisa iya bisa tidak, karena jika dibunuh diluar, tentunya akan sangat sulit membawa mayat korban menuju lokasi yang jauh dari jalan utama,” ujarnya.

Lebih lanjut Helmy mengungkapkan, jika saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan jika pacar Lia merupakan pelaku pembunuhan terhadap Lia.

“Hingga saat ini belum bisa kita simpulkan apakah dia pelaku pembunuhan,” katanya lagi.

Helmy menjelaskan jika pengungkapan terhadap pelaku pembunuhan itu bisa cepat terungkap, tergantung dari berapa banyak informasi yang di kantongi oleh penyidik.

“Kepada seluruh masyarakat yang mempunyai informasi terkait kasus ini, silahkan laporkan ke polisi,” terangnya.

Sejauh ini, Helmy mengungkapkan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan DNA terhadap janin yang ditemukan di tubuh Lia untuk mengungkap ayah biologis dari janin tersebut.

“Sampel DNA sudah dilakukan pengambilan dan saat ini masih di periksa Labfor Jakarta,” tambahnya.(eggi)

Warga Keluhkan Minimnya Lampu Penerangan Jalan

0
Jalan yang belum dilengkapi penerangan. foto:eggy idriansyah
Jalan yang belum dilengkapi penerangan. foto:eggy idriansyah

batampos.co.id Warga mengeluh dengan minimnya lampu penerangan sepanjang Jalur masuk menuju Perumahan Quin Shoutlink, Perumahan GPI Anggrek dan GPI Bugenvile.

Minimnya lampu penerangan jalan ini membuat warga dihantui rasa ketakutan karena tak jarang atas minimnya penerangan jalan ini menjadi kesempatan para pelaku kriminalitas untuk melancarkan aksinya.

Salah seorang warga GPI Bugenvile, Eko mengungkapkan jika warga di tiga perumahan tersebut telah menunggu selama enam tahun untuk meminta pemasangan lampu penerangan jalan.

“Sudah enam tahun saya tinggal di sini, sejak awal memang belum ada sampai sekarang. Katanya kemarin sudah mau di pasang, tapi ditunggu-tunggu sampai saat ini belum juga di pasang,” ungkapnya, Senin (1/8).

Sementara di tempat terpisah, Rian yang merupakan warga perumahan GPI Anggrek mengatakan jika tempat tersebut pernah menjadi tempat pembuangan mayat lantaran kondisi jalan yang gelap.

“Karena kondisi gelap, warga jadi takut untuk keluar malam. Selain itu, dulu juga pernah lokasi ini menjadi pembuangan mayat,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan batampos.co.id, jalanan menuju perumahan tersebut bukan hanya gelap karena minimnya penerangan lampu jalan. Kondisi jalan yang rusak apabila turun hujan jalan akan menjadi licin dan jika panas akan berdebu.

“Banyak juga warga disini yang jatuh karena jalanan yang licin apabila telah turun hujan dan berdebu jika sudah panas,” tambahnya.

Rian dan warga lainnya berharap kepada pemerintah Kota Batam bisa sesegera mungkin untuk melakukan perbaikan jalan dan melakukan pemasangan lampu jalan menuju ke perumahan mereka.

“Kami hanya berharap kepada pemerintah untuk segera memperhatikan kami disini. Sudah lengkap rasanya penderitaan warga disini karena kondisi jalan itu,” pungkasnya.(eggi)