Jumat, 26 Juni 2026
Beranda blog Halaman 14441

5 Bulan, 31 Perusahaan Tutup di Batam

0
Suasana galangan kapal di Batuampar yang padat, Jumat (15/4). Pengusaha Shipyard di Batam berharap penerapan KEK tak akan berdampak negatif bagi industri tersebut. F.Rezza Herdiyanto untuk Batam Pos
Industri galangan kapal masih menjadi salah satu andalan di Batam, meski ada beberapa perushaan subkon yang tutup. Foto:Rezza Herdiyanto untuk Batam Pos

batampos.co.id – Jumlah perusahaan menutup usahanya di Batam terus bertambah. Sepanjang Januari-Mei 2016 saja tercatat ada 31 perusahaan yang tak beroperasi lagi. Sedikitnya ada 228 orang kehilangan pekerjaan akibat tutupnya ke-31 perusahaan itu.

“Jumlah ini yang terdaftar di Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam hingga Mei 2016,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P. Sihaloho, Selasa (24/5/2016).

Udin mengatakan, sekitar 228 karyawan yang terdampak tutupnya 31 perusahaan itu terdiri dari 190 pria dan 37 wanita. Mereka merupakan pekerja lokal dan asing.

Penyebab tutupnya perusahaan tersebut juga beragam. Mulai konflik internal, habis masa kontrak, tidak ada pekerjaan atau proyek, hingga karena tidak mendapatkan izin kuota impor dari Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Dari data yang masuk ke Komisi IV DPRD tersebut diketahui, pada Januari 2016 ada enam perusahaan yang tutup. Disusul enam perusahaan lainnya di bulan Februari dan tujuh perusahaan di bulan Maret.

Selanjutnya, di bulan April, ada tujuh perusahaan yang gulung tikar. Kemudian pada Mei ini ada lima perusahaan yang tutup.

Bidang usaha dari perusahaan yang tutup itu bermacam-macam. Mulai dari jasa konstruksi perkapalan, kontraktor, dan jasa kepengurusan transportasi.

Ada juga di bidang restoran, perdagangan, subkon perkapalan dan programan komputer, perdagangan bahan bakar minyak, distributor rokok, jasa pelaksana kontruksi, dan sebagainya.

Menurut Udin, kian bertambahnya perusahaan di Batam yang tutup tidak terlepas dari buruknya pelayanan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam.

Untuk itu dia berharap kedua lembaga itu terus meningkatkan sinergisitas untuk meningkatkan kenyamanan para investor. Selain itu perlu juga komunikasi antara pemerintah dan pengusaha, khususnya setiap kali membahas Upah Minimum Kota (UMK) Batam.

“Kepada serikat pekerja kita juga mengharapkan untuk memberikan bimbingan kepada para anggotanya. Jangan sedikit-sedikit pembahasan UMK dibarengi dengan aksi demo yang kadang kala berakhir anarkis, sehingga menyebabkan suasana yang tidak kondusif, dampaknya tentu saja banyak perusahaan yang tutup,” tegas Udin.

Selain itu, politikus PDI Perjuangan itu juga meminta agar BP Batam membangun lahan tidur, sehingga bisa menyerap tenaga kerja, khususnya buruh bangunan. “Ini menjadi masalah kita bersama. Intinya perlu komunikasi baik antara pekerja, pengusaha, BP Batam dan Pemko Batam,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Zarefriadi mengakui ketersediaan lapangan pekerjaan di Batam semakin minim. Hal itu menyebabkan jumlah pengangguran yang kian meningkat.

“Jumlah lapangan pekerjaan semakin kecil dan itu sudah lama terjadi, bukan baru-baru ini saja,” kata Zaref.

Menurut Zaref, melemahnya ekonomi global menjadi salah satu penyebab banyaknya perusahaan yang hengkang dan berkurangnya jumlah lapangan pekerjaan. Banyaknya perusahaan yang tutup ini juga memicu kian bertambahnya angka pengangguran.

“Apalagi setiap tahun jumlah warga Batam terus meningkat,” kata Zaref. (rng/she/bp)

BPKP Audit Kantor BP Batam di Luar Negeri

0
Gedung BP Batam di Batam Center, Batam.  Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Gedung BP Batam di Batam Center, Batam.
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tidak hanya mengaudit aset, pegawai, dan lahan BP Batam yang ada di Kepri dan Jakarta, BPK juga mengaudit semua aset BP Batam di luar negeri. Khususnya kantor perwakilan BP Batam di Singapura dan Jepang.

“BP Batam yang ada di Singapura dan Jepang juga diperiksa. BPKP meminta semua data-data kantor itu selama lima tahun terakhir,” kata Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono, Selasa (24/5/2016).

Andi mengatakan audit ini dilakukan untuk mencari tahu semua hal terkait investasi masuk dan kegiatan yang dilakukan pegawai di dua kantor tersebut dalam lima tahun terakhir. Ia berharap hasilnya segera keluar.

“Kita tunggu saja, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah keluar hasil dan rekomendasinya,” katanya.

Dalam melakukan audit ini, petugas BPKP tidak pergi ke Singapura atau Jepang. Tetapi dilakukan di Batam dengan meminta semua data-data dari kantor perwakilan di dua negara tersebut.

“Jadi tidak ke sana mereka. Kantor kita tetap buka di Singapura dan Jepang karena investor yang sudah ada sekarang ini banyak dari sana,” katanya.

Beberapa hari lalu, Kepala BP Batam Hantanto Reksodiputro mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu rekomendasi dari hasil BPKP. Termasuk audit kantor BP Batam di Singapura dan Jepang.

Menunggu hasilnya keluar, perjalanan dinas ke luar negeri dipending. Selain karena dianggap buang-buang anggaran, saat ini belum ada hal yang bisa dibanggakan dari Batam, karena saat ini Batam jauh tertinggal dari daerah-daerag tujuan investasi di Asia.

“Untuk sementara saya bilang dihentikan dulu. Itu buang-buang anggaran saja. Tetapi setelah kita tata dengan baik, ada yang kita tawarkan baru kita promosi,” katanya.

Menurutnya, dengan kondisi Batam yang ada sekarang ini, kalau dipromosikan pun akan tetap kalah bersaing dengan Singapura, Vietnam dan beberapa negara lain.

“Apalagi yang jauh-jauh seperti Jepang, Tiongkok datang ke sini, dan tidak tertarik. Maka mereka tidak akan datang lagi,” katanya. (ian/rpg)

Polisi Sita Ribuan Botol Mikol di Bengkong

0
Ilustrasi mikol
Ilustrasi mikol

batampos.co.id – Jajaran Polsek Bengkong menyita ribuan minuman beralkohol (mikol) yang disimpan di salah satu ruko di kawasan Bengkong Laut, Selasa (24/5/2016) sore. Minuman tersebut diketahui didatangkan secara ilegal melalui pelabuhan tikus.

Kapolsek Bengkong, AKP Hendrianto mengatakan penangkapan tersebut berdasarkan laporan masyarakat. Kemudian pihaknya melakukan pengintaian dan menggerebek ruko tersebut.
“Ada ribuan mikol yang kita sita dan langsung diamankan ke Polresta,” ujar Hendrianto.
Dia menjelaskan penyitaan itu juga untuk menciptakan suasana kondusif menjelang bulan Ramadan. Rencananya, mikol tersebut akan diedarkan khususnya di wilayah Nagoya.
“Karena bertepatan jelang Ramadan kita langsung menggrebek gudang penyimpanan ini. Dari mana asal minuman belum kita ketahui,” tegasnya.
Hendrianto menjelaskan gudang itu sengaja di sewa pemiliknya. Sedangkan aktivitas pemindahan mikol biasa dilakukan pasa malam hari.
“Itu ruko hanya disewa. Dan kita masih melakukan penelusuran terhadap pemiliknya,” tutur Hendrianto.
Pantauan Batam Pos di Mapolresta Barelang, ribuan mikol itu diangkut menggunakan empat lory. Kemudian mikol dipindahkan dan diamankan di gudang Mapolresta. (opi)

Ditinggal Buang Air, Uang Rp 223 Juta Raib

0
pecah kaca
Ilustrasi pecah kaca.

batampos.co.id – Mobil Toyota Rush BP BP 1111 AF yang dikendarai Afdryanto dibobol maling di parkiran Windsor Central, Lubukbaja, Selasa (24/5/2016) siang. Uang tunai Rp 223 juta yang disimpan di dalam kantong kresek hitam dan diletakkan di bawah jok kiri raib digondol maling.

Dari pengakuan Afdryanto, mobilnya tersebut dibobol saat ia hendak menyetorkan uang ke Bank Panin, Nagoya. Namun, niatnya tersebut diundur karena pengunjung bank itu tengah ramai.
“Saya tak jadi ke Bank Panin. Kemudian mau ke bank BCA untuk menyetorkan uang,” ujar Afdryanto kepada penyidik Mapolsek Lubukbaja.
Dia menjelaskan di perjalanan menuju Bank BCA Nagoya, ia merasa ingin buang air kecil. Kemudian ia memarkirkan mobil dan menuju rumah makan Sederhana Baloi.
“Mobil saya parkir dan jalan untuk buang air ke Sederhana. Saat itu tidak ada kejanggalan,” terang pria 27 tahun ini.
Afdryanto menjelaskan saat memasuki mobil, ia mendapatkan kaca mobil sebelah kiri telah pecah. Diduga pelaku telah membuntutinya saat keluar bank.
“Saat kembali buang air, kaca mobil sudah pecah. Kemungkinan sudah dibuntuti,” terangnya.

Kapolsek Lubukbaja, AKP I Putu Bayu Pati membenarkan dan telah menerima laporan korban. Ia mengaku tengah memproses laporan korban dan melakukan penyelidikan.

“Laporan sudah kita terima dan lagi diproses,” ujarnya singkat. (opi)

Angkot Terbakar di Depan Bank BTN Pelita

0
Angkot terbakar di depan Bank BTN Pelita. Foto: eggi/batampos.co.id
Angkot terbakar di depan Bank BTN Pelita. Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Angkutan kota (angkot) dengan nomor polisi BP 9023 YH terbakar di jalan Teuku Umar Pelita, tepatnya di dekat Bank BTN Pelita, Selasa (24/5/2016) malam sekitar pukul 18.45 WIB.

Salah seorang saksi mata yang ditemui di tempat kejadian mengatakan saat itu ia hanya mendengar teriakan dari warga sekitar bahwa ada mobil yang terbakar.
“Pada saat itu apinya belum membesar, namun saat saya dekati tiba-tiba ada bunyi ledakan dan api langsung membesar,” ungkap Rian.
Rian yang saat itu posisinya tidak jauh dari angkot yang terbakar tidak mengetahui secara pasti penyebab terbakarnya angkot ini.
“Saat itu saya hanya mendengar teriakan orang ada mobil terbakar,” ungkapnya lagi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terbakarnya angkot ini. “Angkotnya memang dalam keadaan berhenti dan sedang kosong,” pungkasnya.
Kapolsek Lubukbaja AKP I Putu Bayu Pati saat dikonfirmasi belum bisa memastikan penyebab terbakarnya angkot tersebut. Saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi ditempat kejadian perkara.
“Saat ini kita masih meminta keterangan dari saksi. Untuk supirnya sendiri sudah pergi entah kemana. Mobil ini nantinya akan kita bawa ke Unit Laka Lantas Polresta Barelang sambil menunggu yang punya mobil melapor,” ungkapnya. (eggi)

Motor Hendak Digadaikan, Malah Terjaring Razia

0
Seorang ibu yang terus menangis agar kenderaannya tidak ditilang. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Seorang ibu yang terus menangis agar kenderaannya tidak ditilang. Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Karena ingin menggadaikan sepeda motornya, seorang ibu menangis saat anaknya ditilang oleh Polisi Lalu Lintas yang menggelar razia Operasi Patuh Seligi, Selasa (24/5) di kawasan Tibancenter.

Sang anak ditilang karena mengendarai sepeda motor tanpa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Berdasarkan pantauan batampos.co.id, ibu yang berusia sekitar 45 tahun tersebut memohon kepada petugas kepolisian agar sepeda motornya dilepas.

Melihat sang ibu yang terus menangis, Polisi akhirnya mengeluarkan sepeda motor ibu tersebut, dengan catatan ibu tersebut membuatkan SIM untuk anaknya.

“Untuk kali ini kami maafkan, dengan catatan nanti harus dibuatkan SIM untuk anaknya,” ungkap salah seorang polisi.

Dalam pengakuannya kepada pihak kepolisian, ibu itu mau menggadaikan sepeda motornya untuk biaya sekolah anaknya.

“Motor ini mau digadaikan untuk keperluan sekolah anak saya pak,” ungkap ibu tersebut kepada polisi. (eggi)

Mahasiswa UIB Batam Sabet Gelar Duta Mahasiswa Generasi Berencana (GenRe) 2016

0

genrebatampos.co.id – M.Azza Alfarizi mahasiswa UIB dan Dhea Utami juga mahasiswa UIB berhasil menyabet juara Duta Mahasiswa Generasi Berencana (GenRe) 2016.

Kegiatan ini ditaja oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Final dilaksanakan di lantai dasar  Mega Mall, Batam Center, Minggu (22/5).

Peserta dalam pemilihan Duta Mahasiswa Genre tahun 2016 ini berasal dari mahasiswa seluruh perguruan tinggi yang ada di Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala BKKBN Provinsi Kepri, Sugiyono menyerukan kepada setiap Duta Mahasiswa Genre tahun 2016 untuk menjadi figur teladan serta motivator di kalangan remaja dan masyarakat.

“Yang perlu ditekankan dalam pemilihan ini adalah Generasi Berncana, bukan dutanya,” kata Sugiyono pada acara Pemilihan Duta Mahasiswa Generasi Berencana 2016 tingkat Provinsi Riau.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan ada 3 hal yang perlu dijalankan oleh Duta Mahasiswa Genre nantinya. Diantaranya, Respon terhadap lingkungan, menjadi teladanan dimana pun berada, dan bagaimana menyampaikan komunikasi dan Informasi baik kepada anggotanya dan di lingkungannya.

“Kegiatan nantinya mereka akan kita bawa kepada seluruh masyarakat di kabupaten dan kota untuk menyosialisasikan generasi berencana ini. Tentunya nanti saat mereka keluar daerah tidak berbenturan dengan jadwal kuliah mereka,” katanya.

Adapun sasaran dari program Genre kata dia, adalah remaja yang berada di lingkungan, sekolah, pesantren, perguruan tinggi/ akademi, maupun di setiap lapisan masyarakat.

“Program ini kedepannya akan memberikan edukasi kepada remaja terutama tentang pendewasaan usia perkawinan,” katanya.

Selain itu, Sugiono mengatakan pemenang dalam pemilihan Duta Mahasiswa Genre tingkat Provinsi ini nantinya akan mewakili Provinsi Kepri dalam pemilihan Duta Mahasiswa Genre ditingkat nasional.

Adapun juara II kategori putra ialah Putra Sabar Sihombing (UIB) untuk Putri Tiara Bella Fiani (UIB).

Untuk Juara III kategori putra ialah M. Ismail Adityanata (STIKES HANG TUAH, Tj.Pinang) untuk kategori putri disabet Linda Boru Hutajulu (UIB). (egi)

DPRD Batam Berang, Pembangunan Ruang Kelas Baru Tak Kunjung Selesai

0
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam kembali mengkritik keras terkait pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang tak kunjung selesai. Padahal jelas, anggaran RKB sebesar Rp 8,3 miliar sudah diketok jauh-jauh hari semenjak Desember 2015 lalu.

“Ini sudah bulan Mei, tapi kenyataannya gimana, tak ada satu pun RKB yang selesai dibangun,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho, Senin (23/5).

Politikus PDI Perjuangan itu mengaku, permasalahan RKB ini hampir terjadi setiap tahun. Ketika minimnya ruang kelas serta lambannya pembangunan gedung sekolah menyebabkan beberapa sekolah kelebihan kapasitas pelajar. Ditambah lagi tingginya angka wajib sekolah.

Saat itulah RKB menjadi salah satu cara mengantisipasi over kapasitas ruang belajar atau menampung jumlah peserta didik yang membludak masuk ke sekolah negeri. “Jadi ketika Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dibuka, RKB juga harusnya sudah selesai dibangun,” lanjutnya.

Disinggung mengenai tugas dan fungsi DPRD untuk mengawasi, Udin mengaku jengah. Pasalnya setiap kali memanggil, dinas pendidikan tak pernah hadir. “Sudah sering dipanggil namun tak pernah datang. Berbicara masalah pendidikan, kita di Komisi IV sudah bosan dengar alasan dari dinas pendidikan,” ungkap Udin.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Muhamad Yunus membenarkan belum adanya pembangunan RKB yang selesai. “Setahu saya, RKB tahun 2016 belum ada yang selesai dan bahkan ada yang belum dibangun seperti di SMP Negeri 34 Batubesar,” ujar Yunus kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id).

Begitu pun pembangunan RKB melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016, hingga kini belum ada terealisasi. Jumlah anggaran Rp 8,3 miliar dari APBD ini diluar Dana Alokasi Khusus (DAK). Satu RKB ditaksir menelan anggaran Rp 200 juta.

“Hitung-hitungnya kan seperti itu. Diluar DAK, anggaran segitu bisa membangun 40 RKB,” kata Yunus. (rng)

41 Tari Line Dance Digelar pada Ulangtahun Universal Line Dance Batam

0
Peserta Line Dance mengikuti gerakan musik di Swiss Bell Hotel, Batuampar. Sabtu ( 21/5). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Peserta Line Dance mengikuti gerakan musik di Swiss Bell Hotel, Batuampar. Sabtu ( 21/5). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Universal Line Dance (ULD) Batam merayakan ulang tahun keenam dengan meriah, Sabtu (21/5) di Swiss-Bell Hotel, Batuampar. ULD Batam mengundang 350 peserta dari seluruh Indonesia untuk meramaikan pesta yang bertemakan karnaval itu.

“Ulang tahun ULD Batam sebenarnya jatuh pada April lalu, namun pestanya baru sempat dilakukan sekarang,” ujar ketua pelaksana acara ulang tahun ULD Batam, Khairani Mitchell di sela-sela kegiatan.

Ia mengatakan pemilihan tema karnaval karena agar acara ini menjadi meriah. Lagipula peserta yang datang berasal dari ULD kota-kota besar di Indonesia, seperti ULD pusat, DKI Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Palembang, Pekanbaru, dan lainnya.

“Ini hajatan keenam dan kami ingin tetap menjalin silaturahmi dengan penggemar Line Dance lainnya,” imbuhnya.

Dalam acara ini, semua genre musik yang masuk dalam katalog Line Dance dinyanyikan dan ditarikan. Para peserta diminta menarikan 41 tarian yang berbeda.

“Untuk peserta yang sudah berpengalaman, bahkan sudah kuasai 60 tarian,” tambahnya lagi.

Sedangkan, ketua ULD Batam, Fitrah Kamaruddin mengatakan selama masa kepemimpinannya, banyak anggota yang kini telah menjadi instruktur hebat Line Dance.

“Kami juga ingin tetap memasyarakatkan Line Dance di Batam. Salah satu programnya adalah dengan selalu mengikutsertakan Line Dance di acara Car Free Day,” pungkas Fitrah. (leo)

uld2

Bertemakan Karnaval, Ulang Tahun Line Dance Batam Berlangsung Meriah

0
Peserta Line Dance mengikuti gerakan musik di Swiss Bell Hotel, Batuampar. Sabtu ( 21/5). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Peserta Line Dance mengikuti gerakan musik di Swiss Bell Hotel, Batuampar. Sabtu ( 21/5). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Universal Line Dance (ULD) Batam merayakan ulang tahun keenam dengan meriah, Sabtu (21/5) di Swiss-Bell Hotel, Batuampar. ULD Batam mengundang 350 peserta dari seluruh Indonesia untuk meramaikan pesta yang bertemakan karnaval.

“Ulang tahun ULD Batam sebenarnya jatuh pada April lalu, namun pestanya baru sempat dilakukan sekarang,” ujar ketua pelaksana acara ulang tahun ULD Batam, Khairani Mitchell di sela-sela kegiatan.

Ia mengatakan pemilihan tema karnaval karena agar acara ini menjadi meriah. Lagipula peserta yang datang berasal dari ULD kota-kota besar di Indonesia, seperti ULD pusat, DKI Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Palembang, Pekanbaru, dan lainnya.”Ini hajatan keenam dan kami ingin tetap menjalin silaturahmi dengan penggemar Line Dance lainnya,” imbuhnya.

Dalam acara ini, semua genre musik yang masuk dalam katalog Line Dance dinyanyikan dan ditarikan. Para peserta diminta menarikan 41 tarian yang berbeda.”Untuk peserta yang sudah berpengalaman, bahkan sudah kuasai 60 tarian,” tambahnya lagi.

Sedangkan, ketua ULD Batam, Fitrah Kamaruddin mengatakan selama masa kepemimpinannya, banyak anggotanya yang kini menjadi instruktur hebat Line Dance.

“Kami juga ingin tetap memasyarakatkan Line Dance di Batam. Salah satu programnya adalah dengan selalu mengikutsertakan Line Dance di acara Car Free Day,” pungkas Fitrah. (leo)