Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 1520

JETOUR T1 Resmi Debut Global di Panama: SUV Urban Off-Road Canggih Siap Guncang Pasar Amerika Latin

0

batampos – Produsen otomotif asal Tiongkok, JETOUR, kembali membuat gebrakan di kancah internasional dengan meluncurkan model terbarunya, JETOUR T1, di Panama. SUV urban off-road ringan ini hadir sebagai kendaraan serbaguna yang menggabungkan desain tangguh, teknologi modern, dan performa andal di berbagai medan.

Peluncuran JETOUR T1 di Panama bukan sekadar perkenalan produk, melainkan langkah strategis JETOUR untuk memperluas dominasinya di pasar Amerika Tengah dan Selatan. Kawasan ini dipandang sebagai salah satu kunci pertumbuhan global perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.

“Sebagai salah satu pasar terpenting JETOUR di Amerika Tengah dan Selatan, peluncuran JETOUR T1 di Panama bertujuan untuk memperkuat komitmen kami di kawasan ini,” ujar Ke Chuandeng, President of JETOUR International.

“Kami telah melakukan investasi menyeluruh di Panama—mulai dari dukungan teknis, pengembangan riset dan inovasi, hingga perluasan jaringan showroom. Semua ini dilakukan untuk memastikan JETOUR mampu memenuhi kebutuhan spesifik konsumen di wilayah ini.”

Desain Maskulin, Teknologi Canggih, Performa Andal

JETOUR T1 tampil dengan desain kotak gagah yang memadukan estetika SUV klasik dan elemen futuristik. Garis-garis tajam dengan sudut halus menciptakan karakter visual yang kuat namun tetap elegan—menandai identitas baru dalam tren SUV urban off-road.

Di balik tampilannya yang mencuri perhatian, T1 dibekali mesin 2.0-liter turbocharged yang dipasangkan dengan transmisi otomatis 8 percepatan. SUV ini juga menawarkan 7 mode berkendara, memungkinkan pengemudi menyesuaikan performa kendaraan sesuai dengan medan yang dilalui—termasuk jalanan pegunungan khas Panama dan wilayah Amerika Latin lainnya.

Kombinasi kemampuan off-road dan teknologi pintar menjadikan T1 unggul di segmennya. Fitur-fitur modern seperti sistem kontrol traksi adaptif, stabilitas kendaraan elektronik, serta sistem infotainment berbasis AI semakin memperkaya pengalaman berkendara.
Pan-American Highway Tour: Uji Nyali dan Ketangguhan T1

Untuk membuktikan keandalan T1 secara nyata, JETOUR menggelar inisiatif Pan-American Highway Tour—sebuah tantangan lintas benua yang membawa T1 melintasi beragam medan, iklim, dan kondisi jalan. Tur ini menjadi simbol kekuatan dan daya tahan kendaraan dalam menghadapi kondisi ekstrem, sekaligus memperkuat nilai filosofi “Travel+” yang diusung JETOUR.

Melalui kampanye ini, JETOUR ingin menunjukkan bahwa T1 bukan sekadar kendaraan, tetapi juga sarana untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang menyatu dengan budaya, petualangan, dan teknologi.
Ekspansi Global yang Agresif dan Terukur

Didirikan pada 2018, JETOUR telah berkembang menjadi merek SUV dengan pertumbuhan tercepat di Tiongkok. Dengan mengusung strategi “Travel+”, JETOUR menghadirkan kendaraan yang dirancang khusus untuk mendukung gaya hidup aktif, penuh petualangan, dan mobilitas tinggi.

Hingga saat ini, JETOUR telah hadir di 62 negara dan mencatatkan penjualan global mencapai 1,4 juta unit. Jangkauan ekspornya meliputi Timur Tengah, Afrika, Asia-Pasifik, Amerika Latin, serta negara-negara di kawasan Commonwealth of Independent States (CIS). Perusahaan menargetkan penjualan 1 juta unit per tahun di pasar luar negeri pada 2030, menjangkau lebih dari 80 pasar dengan lebih dari 1.600 jaringan penjualan dan layanan purna jual.
JETOUR di Indonesia: Semakin Dikenal dan Berkembang

Indonesia menjadi salah satu pasar baru yang menjanjikan bagi JETOUR. Debutnya di Tanah Air dimulai pada November 2024 dengan peluncuran dua model dari lini Family Travel Series, yaitu JETOUR DASHING dan X70 Plus. Keduanya mendapat sambutan positif berkat kombinasi desain stylish, fitur lengkap, dan harga kompetitif.

Dengan peluncuran global JETOUR T1 dan strategi ekspansi agresif di berbagai kawasan—termasuk Asia Tenggara—JETOUR menunjukkan keseriusannya untuk menjadi pemain utama dalam industri otomotif dunia.

JETOUR T1 bukan sekadar SUV. Ia adalah pernyataan gaya hidup. Menggabungkan kekuatan, kecerdasan, dan kenyamanan dalam satu kendaraan, T1 siap menjadi pilihan utama bagi konsumen urban yang menginginkan mobil andal untuk segala medan.

Artikel JETOUR T1 Resmi Debut Global di Panama: SUV Urban Off-Road Canggih Siap Guncang Pasar Amerika Latin pertama kali tampil pada Lifestyle.

Seorang Pemancing Hilang Terseret Arus di Perairan Tanjung Sengkuang

0
Tim Basarnas saat akan melakukan pencarian korban yang dilaporkan hilang setelah terseret arus laut di Perairan Tanjung Sengkuang.

batampos – Seorang pemancing bernama Sugeng Riyadi (27) dilaporkan hilang setelah terseret arus laut di Perairan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Minggu (1/6) siang. Sementara dua rekannya berhasil selamat setelah berenang ke darat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat ketiga korban pergi memancing dengan berjalan kaki ke tengah laut pada saat air surut sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi kejadian berada di koordinat 01° 9.998’ N – 103° 59.689’ E atau sekitar 6,3 mil laut dari Dermaga Basarnas Batam, dengan radial 61°.

“Sekitar pukul 12.00 WIB, ketiganya terjebak air pasang dan memutuskan untuk berenang kembali ke darat. Namun, pada pukul 13.00 WIB, hanya dua orang yang berhasil sampai ke tepi pantai dalam kondisi selamat. Satu orang lainnya, atas nama Sugeng Riyadi, diduga kehabisan tenaga dan tenggelam,” ujar Dedius.

Dua korban selamat adalah Waluyo (43) dan Ferris (38), keduanya berjenis kelamin laki-laki. Informasi awal terkait kejadian ini diterima Basarnas Batam dari Hendro, anggota Lantamal IV Batam, pada pukul 15.58 WIB.

Mendapatkan laporan tersebut, Tim SAR gabungan langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Sebanyak enam personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Batam diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kapal RIB 03 Batam pada pukul 16.12 WIB. Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WIB.

“Operasi pencarian kami lakukan dengan mengerahkan berbagai unsur dan peralatan SAR, termasuk kapal RIB 03 Batam, kapal Patkamla Setumu milik TNI AL, satu unit Rescue Dmax, satu set alat komunikasi, satu set peralatan selam, drone thermal, dan satu set tas responder,” jelas Dedius.

Cuaca di lokasi dilaporkan dalam kondisi berawan dengan arah angin dari tenggara berkecepatan antara 7 hingga 11 knot. Arus laut bergerak ke arah timur, dengan tinggi gelombang antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Hingga berita ini ditulis, pencarian terhadap Sugeng Riyadi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Seorang Pemancing Hilang Terseret Arus di Perairan Tanjung Sengkuang pertama kali tampil pada Metropolis.

Seragam Gratis untuk 105 Ribu Siswa Untuk SD dan SMP

0
Ilustrasi hari pertama masuk sekolah. F.Cecep Mulyana

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam merealisasikan salah satu dari 15 program prioritas yang digagas oleh pasangan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra. Tahun ini, lebih dari 105 ribu siswa baru jenjang SD dan SMP di Batam akan menerima seragam sekolah dan baju melayu secara gratis.

Kebijakan ini menyasar seluruh siswa baru, baik di sekolah negeri maupun swasta, sebagai bentuk nyata kepedulian Pemko Batam dalam meringankan beban ekonomi masyarakat. Selain itu, program ini diharapkan dapat mendukung pemerataan akses pendidikan yang layak dan bermartabat bagi seluruh pelajar di Batam.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik), total seragam yang akan dibagikan mencapai 105.670 stel, terdiri dari seragam sekolah dan baju melayu. Bantuan ini tidak hanya menyentuh aspek keringanan ekonomi, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam dunia pendidikan sejak hari pertama sekolah.

Rincian pengadaan untuk jenjang SD mencakup 13.215 stel seragam sekolah dan 13.215 stel baju melayu untuk siswa SD negeri. Sementara itu, siswa SD swasta akan menerima 13.119 stel seragam dan jumlah yang sama untuk baju melayu.

Untuk tingkat SMP, siswa SMP negeri akan mendapatkan 14.539 stel seragam dan 14.539 stel baju melayu. Sementara itu, siswa SMP swasta akan menerima 11.962 stel seragam sekolah dan 11.962 stel baju melayu.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap generasi penerus Kota Batam. Kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang, tanpa terkendala oleh urusan seragam,” kata Amsakar, Sabtu (31/5).

Menurutnya, program seragam gratis ini merupakan bagian dari upaya membangun fondasi sumber daya manusia yang unggul dan merata. Ia juga menekankan, pendidikan adalah pintu awal untuk menciptakan masyarakat Batam yang kompetitif di tingkat regional.

Sementara itu, Li Claudia turut menyampaikan bahwa bantuan ini juga diharapkan memberikan semangat dan rasa percaya diri kepada para siswa dalam menyambut tahun ajaran baru.

“Kami ingin anak-anak di Batam merasa diperhatikan sejak hari pertama mereka masuk sekolah. Dengan seragam baru, kami ingin mereka semakin semangat belajar dan percaya diri dalam mengejar cita-cita,” katanya.

Program ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk orang tua siswa yang merasa terbantu di tengah tekanan ekonomi. Tak sedikit yang menilai program ini bukan sekadar bantuan material, tetapi juga dorongan moral bagi keluarga kurang mampu.

Melalui langkah ini, Amsakar-Li Claudia memantapkan keseriusan mereka dalam menjalankan program prioritas yang pro-rakyat. Komitmen ini sekaligus menunjukkan arah pembangunan Batam yang inklusif dan berorientasi pada kualitas hidup warga.

Ke depan, Pemko Batam berjanji akan terus memperluas cakupan program prioritas, termasuk di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, guna memastikan pembangunan yang adil dan berkelanjutan di seluruh wilayah kota. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel Seragam Gratis untuk 105 Ribu Siswa Untuk SD dan SMP pertama kali tampil pada Metropolis.

TKA Ilegal di Proyek Opus Bay Batam: Masyarakat Desak Pengawasan Diperketat

0
Ilustrasi. Pembangunan konstruksi Opus Bay Marina, Batam.

batampos – Kasus tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Tiongkok yang belum lama ini terungkap di proyek prestisius Opus Bay Marina, Batam, terus menuai sorotan publik. Masyarakat, terutama pencari kerja lokal, menilai peristiwa ini sebagai bentuk lemahnya pengawasan pemerintah terhadap keberadaan TKA ilegal yang merampas peluang kerja mereka.

Dua warga negara Tiongkok diketahui diamankan petugas Imigrasi Batam setelah kedapatan bekerja secara ilegal di lokasi proyek. Mereka tidak tercatat dalam dokumen ketenagakerjaan resmi dan bekerja tanpa izin di salah satu proyek pembangunan terbesar di Kepulauan Riau itu.

PT China State Construction Engineering Corporation (CSCEC), kontraktor utama proyek, mengakui keberadaan tenaga kerja asing asal Tiongkok di lokasi. Namun, perusahaan menyatakan bahwa hanya 12 TKA yang direkrut secara resmi dan seluruhnya telah melalui proses legal sesuai ketentuan hukum Indonesia.

HRD PT CSCEC, Ghodi, menegaskan bahwa dua TKA yang ditangkap bukan bagian dari tim yang direkrut langsung oleh perusahaan. “Mereka dibawa oleh subkontraktor tanpa sepengetahuan manajemen pusat. Ini sepenuhnya tanggung jawab subkon,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa perusahaan sudah menyerahkan kasus ini ke pihak imigrasi dan aparat hukum.

Menurut Ghodi, kedua pekerja tersebut datang untuk melakukan pemasangan perangkat pintu yang diimpor dari Tiongkok, karena hanya mereka yang memahami sistem teknologinya. Meski begitu, perusahaan langsung memutus kontrak kerja dengan subkontraktor tersebut sebagai bentuk sanksi atas pelanggaran hukum ketenagakerjaan.

“Kami tidak bisa mentolerir pelanggaran seperti ini. Subkontraktor tersebut tidak akan lagi diberikan pekerjaan di proyek Opus Bay,” tegas Ghodi. Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan hukum dari seluruh mitra kerja yang terlibat dalam proyek.

Pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari operasi gabungan “Wira Waspada” yang dilakukan oleh Imigrasi Batam bersama Polda Kepri sejak April hingga Mei 2025. Dari operasi tersebut, sebanyak 23 warga negara asing diamankan karena diduga melanggar izin tinggal dan menyalahgunakan visa kunjungan untuk bekerja.

Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad, mengatakan bahwa seluruh pelanggar kini ditahan di Rumah Detensi Imigrasi Batam. “Ini pelanggaran serius yang tidak hanya melanggar hukum keimigrasian, tetapi juga merugikan tenaga kerja lokal yang sangat membutuhkan lapangan kerja,” ujarnya.

Fakta ini menyulut kekecewaan di tengah tingginya angka pengangguran di Batam. Aldi, seorang pencari kerja lokal, mengaku frustrasi. “Delapan bulan saya nganggur. Banyak proyek besar, tapi justru orang asing yang kerja. Kami juga butuh penghidupan,” katanya dengan nada kecewa.

Kasus ini menjadi alarm bagi pemerintah dan investor bahwa investasi besar harus disertai dengan tanggung jawab sosial. Pengawasan terhadap tenaga kerja asing harus diperketat agar kehadiran proyek-proyek strategis benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat, bukan justru menyingkirkan mereka dari peluang kerja. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel TKA Ilegal di Proyek Opus Bay Batam: Masyarakat Desak Pengawasan Diperketat pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar Perintahkan Penambahan Bin Kontainer di TPS Tanjunguma

0
Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat meninjau TPS di Tanjunguma. (Pemko Batam untuk Batam Pos)

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melakukan peninjauan langsung ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Tanjunguma, Kecamatan Lubuk Baja, pada 29 Mei lalu. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmennya untuk memastikan pengelolaan sampah di kawasan padat penduduk tersebut berjalan optimal dan tidak menimbulkan dampak lingkungan yang merugikan.

Saat itu, Amsakar menelusuri area TPS dan menyaksikan langsung tumpukan sampah yang sudah mulai mengkhawatirkan. Ia menilai kondisi tersebut membutuhkan penanganan cepat dan terstruktur agar tidak berkembang menjadi krisis lingkungan.

“Kita ingin memastikan TPS berfungsi dengan baik dan tidak menjadi sumber pencemaran. Kita akan evaluasi sistem pengangkutan dan penanganan sampah agar lebih efisien,” katanya.

Melihat keterbatasan kapasitas TPS dalam menampung volume sampah harian warga, Amsakar langsung menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam untuk segera menambah bin kontainer di lokasi. Penambahan fasilitas ini dinilai krusial untuk menghindari penumpukan yang berkepanjangan.

“Saya minta DLH segera menambah bin kontainer di sini. Jangan sampai sampah menumpuk dan mengganggu kenyamanan warga. Kita harus bergerak cepat,” ujarnya.

Selain itu, dia juga ingin segala lini untuk berkolaborasi, baik dari pemerintah, petugas kebersihan, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, upaya penanganan sampah tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif dari warga.

“Kesadaran masyarakat untuk memilah dan membuang sampah pada tempatnya sangat penting. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berupaya memperkuat sistem pengelolaan sampah, baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan. Peninjauan seperti ini akan rutin dilakukan untuk memastikan titik-titik rawan sampah mendapat perhatian khusus.

Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Tanjunguma memang menjadi salah satu titik krusial dalam persoalan kebersihan kota. Kepadatan penduduk serta keterbatasan fasilitas menjadi tantangan tersendiri bagi petugas kebersihan. (*)

Reporter: Arjuna
Foto: Amsakar saat meninjau TPS di Tanjunguma. (Pemko Batam untuk Batam Pos)

Artikel Amsakar Perintahkan Penambahan Bin Kontainer di TPS Tanjunguma pertama kali tampil pada Metropolis.

Polsek Batuaji Turunkan Kekuatan Penuh Awasi Balap Liar dan Kenakalan Remaja

0
Jajaran Polsek Batuaji Gelar cipkon untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat. Foto. Istimewa

batampos – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas), Polsek Batuaji menurunkan kekuatan penuh dalam kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) pada Sabtu malam (31/5). Kegiatan dimulai pukul 22.00 WIB dan berlangsung hingga larut malam dengan menyasar berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya.

Cipkon dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andy Pakpahan, yang juga bertindak sebagai Perwira Pengawas (Pawas) dalam operasi tersebut. Personel yang dilibatkan terdiri dari anggota Reskrim, Intelkam, dan unit Patroli, dengan pengawasan langsung dari Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang.

Fokus utama kegiatan Cipkon kali ini adalah menekan angka kejahatan jalanan seperti curas, curat, dan curanmor (3C), serta mencegah aksi balap liar yang mulai meresahkan warga. Selain itu, remaja yang kedapatan nongkrong hingga larut malam juga menjadi sasaran pembinaan dan pembubaran oleh petugas.

“Patroli malam ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menindak tegas segala bentuk gangguan keamanan. Kami tidak ingin ada celah bagi pelaku kejahatan atau remaja yang menyalahgunakan kebebasan malam,” ujar Iptu Andy.

Adapun lokasi cipkon seperti parkiran depan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Komplek Perumahan Pemda Satu, Komplek Ruko Genta Dua, serta kawasan Mata Kucing. Lokasi ini selama ini kerap dijadikan tempat berkumpulnya remaja dan aktivitas mencurigakan lainnya.

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kelompok remaja yang nongkrong tanpa tujuan jelas. Mereka yang kedapatan tidak membawa identitas maupun melanggar aturan lalu lintas turut diberi pembinaan. Petugas juga membubarkan kerumunan guna mencegah potensi terjadinya tindakan kriminal maupun balap liar.

Cara bertindak yang digunakan dalam operasi meliputi patroli mobiling, penyisiran area rawan, pemeriksaan kendaraan dan dokumen, serta pemberian imbauan kamtibmas kepada masyarakat sekitar. Semua kegiatan dilakukan secara humanis namun tetap tegas sesuai prosedur kepolisian.

Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, menyatakan bahwa kegiatan Cipkon ini merupakan rutinitas penting yang terus digiatkan demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Ia juga mengimbau kepada orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama di malam hari.

Tak hanya dari pihak kepolisian, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat. Warga menyambut baik patroli malam yang rutin dilakukan oleh Polsek Batuaji. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli seperti ini. Harapan kami, lingkungan tetap aman dan anak-anak tidak terlibat kegiatan negatif di malam hari,” ungkap Slamet, salah satu tokoh masyarakat di kawasan Ruko Genta Dua.

Polsek Batuaji berharap dengan kegiatan Cipkon yang konsisten dan menyeluruh ini, masyarakat dapat merasa lebih tenang menjalankan aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi peringatan bagi para pelaku kejahatan bahwa wilayah Batuaji berada dalam pengawasan ketat aparat kepolisian. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Polsek Batuaji Turunkan Kekuatan Penuh Awasi Balap Liar dan Kenakalan Remaja pertama kali tampil pada Metropolis.

Penderita Jantung Jangan Sampai Pingsan, Gaya Hidup Tak Sehat Jadi Pemicu dan Penyebab Pembunuh Utama

0

Batampos – Dokter Pakar Jantung KPJ Healtcare Bandar Dato’ Onn Specialist Hospital, Azrina Abdul Kadir menyebutkan, gaya hidup tak sehat menjadi pemicu utama penyakit jantung. Penyakit ini menjadi salah satu penyebab utama kematian di Malaysia.

“Jantung menjadi pembunuh utama tertinggi di Malaysia saat ini,” ujar Dr. Azrina dalam Bincang Pagi di kawasan Batam Center, Sabtu (31/5/2025) kemarin.

Dokter Pakar Jantung KPJ Healtcare Bandar Dato’ Onn Specialist Hospital, Azrina Abdul Kadir. F Chahaya Simanjuntak/Batam Pos

Dia menekankan, gaya hidup tidak sehat menjadi penyumbang utama meningkatnya kasus penyakit ini, bahkan di usia muda. “Kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi atau hipertensi, diabetes, berat badan berlebihan, serta stres kronis adalah pemicu utama penyakit jantung,” tambahnya.

Seiring perkembangan zaman dan gaya hidup serba instant saat ini, membuat pasien penyakit jantung pun kini sudah didapati pada kelompok usia muda. “Tidak jarang usia 35 tahun sudah menunjukkan gejala awal penyakit jantung,” ujarnya.

Menurutnya,  gejala awal penyakit jantung kerap disalahartikan atau dianggap enteng oleh penderitanya. Padahal, tubuh sudah memberikan sinyal, misalkan nyeri dada seperti ditekan atau sesak, terutama saat beraktivitas. Ada juga rasa sakit yang menjalar ke tangan kiri dan rahang kiri, sesak napas yang tiba-tiba, serta kelelahan yang berlebihan padahal tidak melakukan pekerjaan berat.

“Kalau Anda merasakan ciri-ciri seperti itu, itu bisa menjadi sinyal adanya penyumbatan darah yang serius dalam tubuh,” ujar dokter kardiovaskular yang sudah berpengalaman di Malaysia dan Inggris ini.

Lebih lanjut dia menyebutkan, saat tubuh merasakan gejala seperti itu, biasanya durasinya berlangsung antara 10-20 menit. “Ada juga orang yang mendadak sesak, ulu hati seperti ditusuk. Kondisi yang dikenal masyarakat sebagai angin duduk ini, sebenarnya bagian dari penyakit jantung dan termasuk dalam kategori darurat medis,” ungkapnya.

Saat seseorang mengalami ini, Azrina menyebutkan, itu berarti telah terjadi penyumbatan total atau major bockagepada pembuluh darah yang menyebabkan serangan jantung mendadak dan memiliki tingkat kematian hingga 100 persen jika tidak ditangani segera. Sementara itu, penyumbatan sebagian berada pada tahap awal, namun tetap berisiko tinggi jika diabaikan.

“Peringkat awal pun bisa berujung fatal bila tidak segera mendapat perhatian medis. Persentase risikonya sekitar 70 persen. Intinya, penderita jangan sampai pingsan, kalau sudah pingsan itu tidak tertolong,” ungkapnya.

Dr. Azrina menegaskan, perubahan gaya hidup adalah kunci untuk mencegah penyakit jantung. Ia juga menyoroti peran stres sebagai faktor pemicu yang kerap diremehkan.

“Stres menyebabkan peradangan dalam tubuh dan memicu detak jantung menjadi lebih cepat, yang dalam jangka panjang bisa memicu penyakit jantung. Relaksasi, doa atau salat, meditasi, dan olahraga adalah cara efektif untuk mengelolanya dan menjauhkan kita dari penyakit ini,” ungkapnya.

Fasilitas Modern dan Layanan Cepat di KPJ Bandar Dato’ Onn

KPJ Bandar Dato’ Onn kini telah dilengkapi mesin teknologi tinggi untuk diagnosis penyakit kardiovaskular, termasuk MRI jantung. Rumah sakit ini juga menyediakan layanan pasien internasional  dari Indonesia, khususnya Kepri dan Batam dengan fasilitas lengkap, seperti jemputan gratis dari Pelabuhan Puteri Harbour dan Stulang Laut di Johor Bahru.

“Kami melayani janji temu cepat tanpa antri panjang, dan pasien dari Batam yang membutuhkan rawat inap sesuai tingkat penyakitnya, akan kami layani langsung. Kami juga menyediakan layanan ambulans antar jemput bagi pasien dengan tingkat parah,” ujar Marcom Officer KPJ Bandar Dato’ Onn Specialist Hospital Ammirul Afdeal bin Mohd Taufik.

Saat ini, rumah sakit ini telah dilengkapi 150 kamar rawat inap, dimana satu pasien satu kamar rawat inap dengan fasilitas bersih dan modern. Harganya  hanya 190 ringgit per malam.

Khusus bagi pasien yang ingin memeriksakan kesehatan, khususnya mengenai permasalahan dan rawatan kardiovaskular, bisa mengunjungi perwakilan KPJ Johor di Grahapena Batamcenter.

“Jika Anda mengalami gejala, segera berkonsultasi dengan kami. Penanganan dini dapat menyelamatkan nyawa. Kami siap memberikan layanan profesional mulai dari jadwal konsultasi, pengantaran, hingga tindakan dengan teknologi medis terkini,” ujar Perwakilan KPJ Johor Specialist Hospital di Batam, Andra S Kelana. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Penderita Jantung Jangan Sampai Pingsan, Gaya Hidup Tak Sehat Jadi Pemicu dan Penyebab Pembunuh Utama pertama kali tampil pada Lifestyle.

Proyek Pelebaran Jalan Ahmad Yani Masuki Tahap Semenisasi, Warga Harap Dipercepat

0
Proyek pelebaran Jalan Ahmad Yani dari Simpang Kepri Mall menuju Mukakuning sejauh 3,8 kilometer kini telah memasuki tahap semenisasi.

batampos – Proyek pelebaran Jalan Ahmad Yani dari Simpang Kepri Mall menuju Mukakuning sejauh 3,8 kilometer kini telah memasuki tahap semenisasi. Pengerjaan yang dilakukan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam ini menjadi bagian dari upaya memperluas jalan dari dua jalur menjadi lima lajur untuk meningkatkan kapasitas dan memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa proyek ini hampir rampung. Sejumlah alat berat dan para pekerja masih berjibaku menyelesaikan pembukaan row jalan di kedua sisi jalur eksisting. Selain pelebaran badan jalan, pengerjaan juga mencakup pembangunan sistem drainase dan gorong-gorong untuk mencegah banjir saat hujan lebat.

Selama proyek berlangsung, kemacetan panjang kerap terjadi, terutama di jam-jam sibuk pagi dan sore hari. Arus lalu lintas sementara diatur di dua jalur yang masih aktif, sementara area proyek dibatasi garis pembatas untuk menjaga keselamatan. Pengendara juga diimbau untuk tidak melaju kencang karena banyak kendaraan proyek yang keluar-masuk di sepanjang jalur pekerjaan.

Yanti, salah satu warga pengguna jalan, menyampaikan harapannya agar proyek ini segera rampung. “Sudah lama kami menantikan pelebaran jalan ini, apalagi ini akses utama. Selain untuk kelancaran lalu lintas, ini juga memperindah wajah kota Batam,” ujarnya.

Senada dengan itu, Indra, warga lainnya, juga berharap pekerjaan dipercepat. Ia menyoroti kemacetan parah yang kerap terjadi selama proyek berlangsung. “Kalau bisa dikebut penyelesaiannya, karena dampaknya cukup besar bagi pengguna jalan,” katanya.

Proyek ini memang menjadi salah satu prioritas strategis BP Batam dalam rangka memperkuat infrastruktur transportasi di Pulau Batam. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan demi mendukung iklim investasi yang sehat dan dinamis di kawasan ini.

“Pembangunan strategis ini harus kita pacu. Saat ini pengerjaan jalan dari Kepri Mall ke Mukakuning sudah mulai dilakukan dan akan kita genjot penyelesaiannya,” ujar Amsakar, belum lama ini.

Ia menambahkan bahwa infrastruktur yang baik menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah.

Amsakar juga menekankan perlunya kepemimpinan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, percepatan pembangunan hanya akan berhasil bila semua pihak saling mendukung. “Pertumbuhan Batam harus ditopang oleh kolaborasi. Infrastruktur yang baik membuka lebih banyak peluang ekonomi,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada aspek fisik, Amsakar juga menyoroti pentingnya pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan warga. Ia menginstruksikan seluruh jajaran Pemko Batam dan BP Batam untuk tanggap terhadap keluhan masyarakat, termasuk dalam hal kebutuhan dasar dan penanganan banjir yang menjadi masalah tahunan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Proyek Pelebaran Jalan Ahmad Yani Masuki Tahap Semenisasi, Warga Harap Dipercepat pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua Calon Jemaah Haji Furoda Asal Batam Terancam Gagal Berangkat

0
Ilustrasi ibadah Haji. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

batampos – Nasib dua calon jemaah haji visa furoda asal Batam terancam gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini, menyusul keputusan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara penerbitan visa mujamalah atau visa furoda. Jalur ini dikenal sebagai jalur haji non-kuota yang diurus langsung oleh penyelenggara perjalanan tanpa melalui sistem antrean haji reguler.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan bahwa dua jemaah asal Batam yang terdaftar melalui jalur Furoda tahun ini menggunakan jasa travel Zulindo.

“Untuk Kota Batam, ada dua jemaah haji visa furoda. Keduanya melalui travel Zulindo,” ujar Budi saat dikonfirmasi Batam Pos, Minggu (1/6).

Namun ia menegaskan bahwa kewenangan penuh atas penerbitan visa Furoda sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Arab Saudi, bukan Pemerintah Indonesia. Hingga kini, Kemenag masih terus menjalin komunikasi dengan otoritas Arab Saudi agar visa para jemaah yang mendaftar lewat jalur ini bisa tetap diterbitkan.

“Kita tunggu saja informasinya. Yang kita ketahui, Kemenag masih terus membangun komunikasi dengan otoritas Arab Saudi agar visa haji furoda bisa terbit,” jelasnya.

Direktur Zulindo Ustadz Aguscik, juga membenarkan bahwa pihaknya menangani dua jemaah Furoda asal Batam yang rencananya berangkat tahun ini. Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah mereka bisa tetap diberangkatkan.

“Kami masih berusaha untuk bisa memberangkatkan. Finalnya besok keputusan apakah bisa tetap berangkat atau seperti apa. Kita tunggu besok ya,” kata Ustadz Agus.

Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Haji, Mustolih Siradj, menegaskan bahwa visa Furoda berada di luar tanggung jawab pemerintah dan merupakan murni urusan antara jemaah dan biro perjalanan.

“Visa Furoda adalah visa undangan khusus yang tidak masuk dalam kuota nasional. Ini diurus langsung oleh travel penyelenggara,” ungkap Mustolih.

Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU), yang menyatakan bahwa pemerintah hanya bertanggung jawab terhadap kuota resmi, yakni 98 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus.

Sebagai informasi, haji Furoda menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat yang ingin berangkat haji tanpa menunggu antrean panjang. Namun, biaya jalur ini jauh lebih mahal karena menawarkan fasilitas lebih eksklusif dan dikelola secara mandiri oleh pihak travel. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Dua Calon Jemaah Haji Furoda Asal Batam Terancam Gagal Berangkat pertama kali tampil pada Metropolis.

JCH Embarkasi Batam Siap Jalani Puncak Haji, Diminta Waspadai Cuaca Panas

0
Rapat checking akhir persiapan Armuzna Embarkasi BTH yg dilaksanakan di Sektor 1 Mekkah dipimpin Kakanwil Kemenag Kepri dan Riau. Foto Zoztafia untuk Batam Pos

batampos – Menjelang puncak ibadah haji yang akan dilaksanakan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), seluruh jemaah calon haji (JCH) dari Embarkasi Batam dipastikan dalam kondisi siap dan telah diberikan pembekalan menyeluruh.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, H. Zoztafia, menyampaikan bahwa seluruh kloter yang tergabung di Embarkasi Batam (BTH) telah menjalani rapat koordinasi akhir.

“Kemarin saya memimpin rapat dengan 27 kloter. Semua menyatakan siap menghadapi Armuzna. Kami juga sudah wanti-wanti kepada jemaah agar menjaga kondisi fisik, tidak memaksakan diri beraktivitas di luar hotel karena cuaca saat ini sangat panas, berkisar antara 43 sampai 45 derajat Celsius,” kata Zoztafia yang juga tengah melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, Minggu (1/6).

Selain itu, tim PPIH juga telah melaksanakan rapat pengecekan akhir persiapan Armuzna yang digelar di Sektor 1 Makkah, dipimpin oleh Kakanwil Kemenag Kepri dan Riau.

Zoztafia memastikan kondisi jemaah secara umum dalam keadaan sehat. “Ada sebagian yang mengalami pilek, batuk, dan gangguan kesehatan ringan, namun dokter kloter selalu siap siaga. Mulai hari ini juga sudah banyak jemaah yang memilih beristirahat di hotel,” jelasnya.

Dijadwalkan, Rabu ini para jemaah akan mulai bergerak menuju Arafah, dengan pelaksanaan wukuf pada Kamis.

Sementara itu, Ketua Kloter 2 Embarkasi Batam, Erman Zaruddin Usman, juga melaporkan kondisi jemaah kloter 2 yang saat ini berada di dua hotel, yakni Hotel 130 Mihzab Al Abil dan Hotel 105 Masafi.

“Di Hotel 130 ada 387 jemaah dan 2 petugas, sementara di Hotel 105 terdapat 50 jemaah dengan 2 petugas. Alhamdulillah, kondisi jemaah secara umum sehat walafiat,” ujar Erman.

Ia menyampaikan bahwa saat ini para jemaah tengah mempersiapkan diri dengan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Namun, seiring mendekatnya waktu keberangkatan ke Armuzna, pihaknya mengimbau agar aktivitas luar dibatasi demi menjaga stamina. “Karena 90 persen ibadah di Armuzna nanti sangat bergantung pada kondisi kesehatan,” ungkapnya.

Untuk memastikan kesiapan lokasi, tim kloter 2 juga akan melakukan pengecekan langsung ke Arafah dan Mina pada Selasa sore pukul 17.00 waktu Arab Saudi.

“Kami ingin pastikan tenda-tenda untuk jemaah sudah siap. Kemudian pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi, akan ada simulasi penyambutan ke Arafah oleh Kementerian Haji Arab Saudi,” tambah Erman.

Ditambahnya, tahun ini, pergerakan jemaah menuju Armuzna dilakukan dalam bentuk kafilah, bukan lagi kloter. Skema ini dinilai lebih efektif dalam pengaturan jemaah di lapangan.

Selain itu, sebanyak 82 jemaah kloter 2 juga telah didaftarkan untuk mengikuti skema murur, yakni mekanisme pergerakan jemaah dari Arafah langsung ke Mina tanpa turun di Muzdalifah. Murur merupakan inovasi dalam manajemen pergerakan jemaah yang diperkenalkan Kementerian Agama RI untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan.

“Para jemaah murur akan tetap berada di dalam bus, langsung menuju Mina setelah wukuf dan salat Magrib di Arafah,” jelas Erman.

Ia juga menambahkan, sebelumnya para jemaah telah mendapatkan lima kali pelatihan manasik haji untuk memastikan pemahaman syariat dan kesiapan spiritual. “Mohon doa dari masyarakat Indonesia, semoga seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel JCH Embarkasi Batam Siap Jalani Puncak Haji, Diminta Waspadai Cuaca Panas pertama kali tampil pada Metropolis.