Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1530

MK Perintahkan Mulai 2029 Pilpres-Pileg DPR dan DPD RI Dipisahkan dengan Pileg DPRD-Pilkada

0
Ilustrasi gedung MK.

batampos – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan mulai 2029, keserentakan penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) dalam hal ini pemilihan presiden (Pilpres), pemilihan DPR, DPD RI akan dipisahkan dengan pemilihan DPRD tingkat provinsi/kabupaten/kota serta pemilihan kepala daerah (Pilkada) tingkat gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, dan wali kota-wakil wali kota.

Hal ini setelah MK memutuskan sebagian permohonan yang diajukan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), terkait norma penyelenggaraan Pemilu Serentak.

“Mahkamah menyatakan Pasal 167 ayat (3) dsn Pasal 347 ayat (1) UU Pemilu serta Pasal 3 ayat (1) UU Pilkada bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai ketentuan hukum mengikat secara bersyarat,” kata Ketua MK Suhartoyo membacakan putusan di Gedung MK, Jakarta, Kamis (26/6).

Dalam putusan itu, MK memerintahkan pemungutan suara diselenggarakan secara serentak untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden setelahnya dalam waktu paling singkat dua tahun atau paling lama dua tahun enam bulan sejak pelantikan untuk memilih anggota DPRD tingkat provinsi/kabupaten/kota, dan gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, dan wali kota-wakil wali kota.

“Sehingga Pemilu serentak yang selama ini dikenal sebagai Pemilu lima kotak tidak lagi berlaku,” ucap Wakil Ketua MK Saldi Isra saat membcakan pertimbangan putusan.

Sementara, Hakim Konstitusi Arief Hidayat menyebut, tahapan penyelenggaraan pemilihan umum anggota DPR, anggota DPD, presiden/wakil presiden, dan anggota DPRD yang berada dalam rentang waktu kurang dari satu tahun dengan pemilihan kepala daerah, juga berimplikasi pada partai politik, terutama berkaitan dengan kemampuan untuk mempersiapkan kader partai politik dalam kontestasi pemilihan umum.

Akibatnya, lanjut Hakim Konstitusi Arief Hidayat, partai politik mudah terjebak dalam pragmatisme dibanding keinginan menjaga idealisme dan ideologi partai politik.
Selain itu, dengan jadwal yang berdekatan, partai politik tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan perekrutan calon anggota legislatif pada pemilu legislatif tiga level sekaligus, dan bagi partai politik tertentu harus pula mempersiapkan kadernya untuk berkontestasi dalam pemilihan umum presiden/wakil presiden.
Dengan demikian, agenda yang berdekatan tersebut juga menyebabkan pelemahan pelembagaan partai politik yang pada titik tertentu partai politik menjadi tidak berdaya berhadapan dengan realitas politik dan kepentingan politik praktis.

“Akibatnya, perekrutan untuk pencalonan jabatan-jabatan politik dalam pemilihan umum membuka lebar peluang yang didasarkan pada sifat transaksional, sehingga pemilihan umum jauh dari proses yang ideal dan demokratis. Sejumlah bentangan empirik tersebut di atas menunjukkan partai politik terpaksa merekrut calon berbasis popularitas hanya demi kepentingan elektoral,” pungkas Arief. (*) 

Sumber: JP Group

Artikel MK Perintahkan Mulai 2029 Pilpres-Pileg DPR dan DPD RI Dipisahkan dengan Pileg DPRD-Pilkada pertama kali tampil pada News.

Keteranga Saksi Diduga Ada Ledakan, Polisi Periksa Kurniawan, Pemilik PT Desa Air Cargo Batam, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

0
Api masih terlihat di lokasi kebakaran di kawasan PT Desa Air Kargo, Kabil. f. cecep

batampos– Penyebab kebakaran hebat di sejumlah gudang di kawasan PT Desa Air Cargo Batam, Kabil masih misterius. Untuk mengungkap penyebab kasus itu, polisi mulai memeriksa sejumlah saksi.Termasuk penjaga Gudang. Tak Kecuali Kurniawan Chang selaku pemilik PT Desa Air Cargo juga sudah diperiksa penyidik.

Kapolres Barelang, Kombes Zainal Arifin, mengatakan tengah melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan asal mula api dan penyebab kebakaran. Ia menegaskan bahwa belum ada kesimpulan, karena proses investigasi masih berlangsung.

“Saksi-saksi sudah kami periksa, seperti pemilik perusahaan, penjaga gudang,” kata Zainal, Rabu (25/6).

BACA JUGA: Polisi Periksa Pemilik PT Desa Air Cargo Batam, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

Kebakaran terjadi pada malam hari, tepatnya pada Senin (23/6) sekitar pukul 19.00 WIB. Api pertama kali muncul di salah satu gudang, lalu dengan cepat menjalar ke gudang nomor 10, 11, dan 12. Tak berhenti di sana, api juga merambat hingga ke gudang milik PT Gomal Sukses yang berlokasi berdekatan.

“Jadi api merambat dari 3 gudang milik PT Desa Air Cargo, ke gudang milik perusahaan lainnya,” tegas Zainal.

Ia meminta masyarakat tidak berspekulasi soal penyebab kebakaran. Menurutnya, proses penyelidikan diserahkan kepada tim yang berkompeten dan memiliki keahlian teknis di bidang kebakaran.

“Jangan ada dugaan-dugaan. Kita bicara berdasarkan hasil penyelidikan. Kebakaran ini kita serahkan kepada ahlinya untuk melakukan investigasi,” tegas Zainal.

Dari keterangan sementara sejumlah saksi, diduga sempat terdengar ledakan sebelum muncul kepulan asap dari salah satu gudang. Namun, polisi belum bisa memastikan apakah suara ledakan itu berhubungan langsung dengan sumber api.

“Itu baru informasi awal. Kami belum bisa menyimpulkan karena masih dalam proses klarifikasi,” tambahnya. (*)

Reporter: Yashinta

 

Artikel Keteranga Saksi Diduga Ada Ledakan, Polisi Periksa Kurniawan, Pemilik PT Desa Air Cargo Batam, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui pertama kali tampil pada Metropolis.

Transformasi Layanan Digital, Desa Piasan Berhasil Tembus 10 Besar Nasional

0
Tim penilai Desa Digital sedang melakikan penilaian terhadap Desa Piasan. Untuk Anambas, Desa Piasan mampu masuk nominasi 10 besar Desa Digital di Indonesia. f.ihsan

batampos– Kabupaten Anambas mengusulkan Desa Piasan mengikuti Lomba Desa Digital tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Informasi, Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal Republik Indonesia.

Hasilnya, Desa yang berada di Siantan Utara ini mampu masuk dalam nominasi 10 besar Nasional.

Langkah selanjutnya, Desa Piasan dikunjungi oleh tim penilai dari Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Rabu, (25/6).

Kepala Desa Piasan, Zainal Arifin mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat desa dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi digital desa.

BACA JUGA: Selain Transportasi yang Sulit, Jarak Tempuh dan Biaya Menuju Desa Terluar di Lingga Sangat Tinggi

“Ini suatu kebanggaan besar bagi kami. Masuk 10 besar Lomba Desa Digital tingkat nasional menunjukkan bahwa Desa Piasan terus berkomitmen untuk berkembang dan memanfaatkan teknologi demi kemajuan pelayanan publik,” ujar Zainal.

Lomba Desa Digital sendiri merupakan ajang apresiasi terhadap desa-desa yang mampu menerapkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi administrasi desa.

Tim verifikasi lapangan dari Kementerian Desa, yang dipimpin oleh Imam Budiyanto telah melakukan peninjauan langsung.

Imam menyampaikan bahwa tujuan utama dari Lomba Desa Digital ini adalah untuk mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung tata kelola desa yang lebih efisien dan terbuka
.
“Kami berharap, melalui lomba ini, masyarakat desa semakin mudah dalam mengakses berbagai data dan layanan. Digitalisasi desa adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan,” jelas Mujianto.

Adapun persyaratan mengikuti lomba desa digital tersebut, yakni RPJMDesa atau RKPDesa yang memuat kegiatan digitalisasi desa, surat pernyataan orisinalitas praktik baik digitalisasi desa yang ditandatangani oleh kepala desa di atas meterai, serta dokumen yang berisi tautan website desa dan tautan video praktik baik digitalisasi desa.

Setelah tahapan seleksi tersebut, dilanjutkan verifikasi lapangan untuk menentukan enam peserta terbaik yang dijadwalkan akhir Juni hingga awal Juli 2025.

“Penetapan pemenang lomba desa digital di awal Agustus 2025,” pungkas Imam. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Transformasi Layanan Digital, Desa Piasan Berhasil Tembus 10 Besar Nasional pertama kali tampil pada Kepri.

Hasto Bantah Lobi KPU untuk Muluskan PAW Harun Masiku

0
Terdakwa kasus dugaan perintangan penyidikan kasus korupsi Harun Masiku dan pemberian suap, Hasto Kristiyanto saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, membeberkan bahwa mantan kader PDIP Saeful Bahri pernah meminta uang kepada mantan calon anggota legislatif (caleg) Anggota DPR RI 2019-2024, Harun Masiku. Ia mengklaim, dirinya memberikan teguran keras atas tindakan Saeful Bahri tersebut.

Permintaan uang itu berkaitan dengan pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) agar Harun Masiku bisa duduk menjadi Anggota DPR.

“Saya menerima laporan bahwa saudara Saeful meminta dana kepada Harun Nasiku, maka, kemudian tindakan saya adalah memberikan teguran keras kepada saudara Saeful Bahri,” kata Hasto saat menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (26/6).

Ia mengklaim, pernah meminta kepada Harun Masiku untuk tidak memberikan uang sepeserpun kepada Saeful Bahri. Karena itu, Saeful Bahri diminta untuk datang ke Rumah Aspirasi yang berada di Jalan Sultan Syahrir, Jakarta Pusat.

Hasto menyatakan dirinya menegur keras Saeful Bahri dengan nada tinggi. Namun, ia membantah dalam pertemuan itu membahas lobi KPU RI untuk memuluskan PAW Harun Masiku menjadi Anggota DPR.

“Saya menyampaikan seperti ini ‘kamu kenapa minta minta dana ke Harun Masiku, sejak awal saya menegaskan dilarang meminta-minta dana’ dan kemudian saudara Saeful meminta maaf. Tidak ada perbincangan pembahasan terkait dengan KPU, termasuk lobi-lobi dengan KPU,” ungkap Hasto.

Hasto menyebut, saat pertemuan itu Saeful Bahri menyampaikan permintaan maaf, setelah memberikan teguran keras terkait dugaan adanya permintaan uang kepada Harun Masiku.

“Jadi karena saya menerima informasi saudara Saeful Bahri meminta, saya langsung memberikan teguran kepada saudara Saeful Bahri. Kemudian dia langsung meminta maaf,” ujar Hasto.

Adapun, Hasto Kristiyanto didakwa merintangi penyidikan kasus suap proses pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI yang melibatkan Harun Masiku. Hasto merintangi KPK yang ingin menangkap Harun Masiku, sehingga mengakibatkan buron sampai saat ini.

Hasto melalui Nurhasan memerintahkan Harun Masiku untuk merendam telepon genggamnya ke dalam air, setelah KPK melakukan tangkap tangan kepada Komisioner KPU RI 2017-2022 Wahyu Setiawan. Hasto juga memerintahkan staf pribadinya, Kusnadi, untuk menenggelamkan telepon genggam sebagai antisipasi upaya paksa oleh penyidik KPK.

Upaya penangkapan terhadap Harun Masiku itu dilakukan setelah adanya dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI 2019-2024. Selain itu, Hasto juga didakwa memberikan uang senilai SGD 57.350 atau setara Rp 600 juta untuk Komisioner KPU RI 2017-2022, Wahyu Setiawan. Hasto memberikan suap ke Wahyu Setiawan bersama-sama dengan Harun Masiku.

Uang tersebut diberikan Hasto Kristiyanto untuk Wahyu Setiawan, agar caleg Harun Masiku bisa dilantik menjadi caleg terpilih periode 2019-2024 menggantikan Riezky Aprilia di Dapil Sumatra Selatan (Sumsel) 1. Pemberian suap kepada Wahyu Setiawan dibantu oleh mantan anggota Bawaslu RI yang juga kader PDIP, Agustiani Tio Fridelina. Sebab, Agustiani memiliki hubungan dekat dengan Wahyu Setiawan.

Hasto didakwa melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a serta pasal 21 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHAP. (*) 

Sumber: JP Group

Artikel Hasto Bantah Lobi KPU untuk Muluskan PAW Harun Masiku pertama kali tampil pada News.

OMODA&JAECOO Ungkap Robot Humanoid AiMOGA, Terobos Batas Dunia Otomotif dan AI

0

batampos — Dunia otomotif dan teknologi dibuat terkesima dengan langkah berani OMODA&JAECOO. Tak sekadar memproduksi kendaraan listrik canggih, brand global ini kini memperkenalkan robot humanoid bernama AiMOGA—sebuah pencapaian yang merepresentasikan ambisi mereka untuk membangun ekosistem teknologi masa depan.

Kemunculan AiMOGA pertama kali mencuri perhatian di Shanghai Auto Show 2025 dan Pameran Ekologi Internasional OMODA&JAECOO, membuktikan bahwa ini bukan sekadar gimmick, melainkan wujud nyata strategi lintas industri perusahaan.

Fenomena robot humanoid dalam industri otomotif mencuat sejak Tesla meluncurkan Optimus. Kini, lebih dari 20 pabrikan otomotif dunia—termasuk OMODA&JAECOO—ikut terjun. Alasannya cukup logis: teknologi dasar antara robot dan kendaraan listrik sangat mirip.

Mobil listrik masa kini sering disebut sebagai “robot di atas roda”. Sensor lingkungan, kecerdasan buatan, sistem kontrol gerak, hingga interaksi manusia-komputer—semua itu juga menjadi fondasi robot humanoid. Lebih dari itu, kemampuan manufaktur otomotif ternyata sangat cocok untuk produksi robot, baik dari sisi efisiensi waktu maupun biaya.

Teknologi di Balik Robot AiMOGA
  • 1. Struktur Fleksibel, 40 Titik Pergerakan
    AiMOGA dibekali sistem mekanik bionik dengan 40 derajat kebebasan gerak. Dengan desain modular dan material ringan, robot ini dapat bergerak alami seperti manusia. Teknologi ini dikembangkan dari rekayasa struktur mobil-mobil OMODA&JAECOO.
  • 2. Baterai Solid-State Super Aman
    Untuk mengatasi konsumsi energi yang tinggi, AiMOGA dilengkapi baterai solid-state berkapasitas lebih dari 600 Wh/kg. Baterai ini tahan panas, tahan air, dan aman dari benturan. Bahkan, sistem perlindungannya bisa memutus daya dalam 2 milidetik saat mendeteksi tabrakan.
  • 3. Navigasi Presisi dari Teknologi ADAS
    Teknologi autonomous driving milik OMODA C7 ditanamkan ke AiMOGA, membuatnya mampu mengenali lingkungan dan bernavigasi dengan margin kesalahan hanya ±5 cm. Ideal untuk area ramai seperti toko, kantor, hingga pabrik.
  • 4. Interaksi AI dengan Sentuhan Emosi
    AiMOGA didukung model bahasa Deepseek yang memungkinkannya memahami perintah suara dan bahasa tubuh pengguna. Tak sekadar responsif, AiMOGA juga bisa menangkap nuansa emosi dan membalas secara personal.

AiMOGA bukan purwarupa. Robot ini sudah dipakai di dealer OMODA C5 4S Malaysia sejak Februari 2025. Dalam Shanghai Auto Show di bulan April, AiMOGA menunjukkan demo kerja tim multi-robot dalam skenario pelayanan pelanggan. Pada Mei 2025, sebanyak 220 unit AiMOGA mulai dikirim ke pasar global—resmi memasuki fase komersial.
Ekosistem Cerdas: Visi Besar OMODA&JAECOO

Bagi OMODA&JAECOO, proyek AiMOGA bukan sekadar pelengkap. Ini bagian dari visi besar membangun ekosistem teknologi cerdas global. Mobil, robot, AI, dan layanan cerdas akan diintegrasikan dalam satu sistem yang saling terkoneksi.

AiMOGA menjadi simbol dari perubahan itu—bahwa teknologi otomotif tidak lagi berhenti di kendaraan. Kini, teknologi itu berkembang ke arah gaya hidup cerdas yang sepenuhnya otomatis dan saling terhubung. (*)

Artikel OMODA&JAECOO Ungkap Robot Humanoid AiMOGA, Terobos Batas Dunia Otomotif dan AI pertama kali tampil pada Lifestyle.

Destinasi Wisata Mangrove Pandang Tak Jemu Dapat Sentuhan Teknologi: Kolaborasi Dua Politeknik Hadirkan Mesin Gonggong & Platform AR/VR

0

batampos – Politeknik Pariwisata Batam dan Politeknik Negeri Batam bersinergi dalam Program Berdikari Skema EMAS 2025-LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) untuk mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengembangan desa wisata berkelanjutan.

Melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan unsur akademisi, industri, pendidikan kejuruan, komunitas, media, dan pemerintah, program ini membawa dua inovasi utama ke Destinasi Wisata Pandang Tak Jemu yang terletak di Kecamatan Nongsa Batam.

Proses pemetaan dan perencanaan program yang mengakomodir kebutuhan serta rekomendasi dari pengelola destinasi diharapkan menghasilkan 2 output strategis.

Dua output startegis ini berupa mesin pengolah kulit gonggong dan kerang sebagai bahan kerajinan tangan dan platform promosi digital berbasis AR/VR.

”Inovasi mesin ini menjadi jawaban atas kebutuhan efisiensi dan keselamatan kerja dalam industri kerajinan lokal. Proses perancangannya akan melibatkan siswa SMK Negeri 4 Batam bersama mitra industri PT Kaitek Syamra Inovasi, sebagai bentuk nyata transfer teknologi dan keahlian,” ujar Frangky Silitonga, Ketua Tim Peneliti dari Politeknik Pariwisata Batam.

Sementara itu, inovasi digital dikerjakan oleh tim Politeknik Negeri Batam bersama PT Pasir Emas dalam bentuk pengembangan website berbasis Augmented Reality dan Virtual Reality (AR/VR).

Program Berdikari Skema EMAS 2025-LPDP (foto untuk batam pos)

“Platform ini menjadi jendela digital bagi Desa Wisata Pandang Tak Jemu untuk menampilkan potensi produk unggulan, atraksi edukatif, dan wajah desa kepada wisatawan nasional maupun internasional,” jelas Riwinoto, Tim Peneliti dari Politeknik Negeri Batam.

Program ini tidak hanya mendorong transformasi digital dan inovasi industri kreatif, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat lokal secara aktif.

Pengurus Desa Wisata Pandang Tak Jemu menyambut baik inisiatif ini dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing kerajinan tangan khas Kepulauan Riau di pasar global.

“Kami sangat mengapresiasi program ini, kolaborasi dua institusi pendidikan di bidang teknologi dan pariwisata ini tentunya menjadi jawaban yang tepat, kami harap ini dapat berkelanjutan,” tutur Gary Semit perngelola Mangrove Pandang Tak Jemu,

Sebagai model kolaborasi pentahelix yang nyata, kegiatan ini menunjukkan bagaimana institusi pendidikan tinggi vokasi dapat menjadi motor penggerak inovasi daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (*/adv)

Artikel Destinasi Wisata Mangrove Pandang Tak Jemu Dapat Sentuhan Teknologi: Kolaborasi Dua Politeknik Hadirkan Mesin Gonggong & Platform AR/VR pertama kali tampil pada Metropolis.

Ada Pekerjaan Perbaikan Pipa di Depan Hotel Vista, Waspadai Gangguan Layanan

0

batampos – Air Batam Hilir menginformasikan bahwa saat ini sedang dilakukan pekerjaan perbaikan kebocoran pipa di Depan Hotel Vista, Lubuk Baja. Proses perbaikan tengah berlangsung dan diperkirakan akan berdampak sementara terhadap layanan suplai air minum.

Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan di sejumlah area akan mengalami gangguan pelayanan air, berupa tekanan air kecil hingga air terhenti sementara waktu.

Wilayah terdampak antara lain:

  • Baloi View
  • Kezia
  • Sandona
  • Pura
  • Taman Kota Mas Baloi
  • Permata Regency
  • Ruko Pantai Permata
  • Bukit Permata Baloi
  • Lili Garden
  • Palm Beach
  • Pantai Nelayan
  • Tanjung Tritip
  • Tanjung Uma dan sekitarnya

Untuk meminimalisir dampak, Air Batam Hilir telah menyiagakan mobil tangki air minum bagi pelanggan yang mengalami gangguan suplai air lebih dari 1 x 24 jam. Distribusi tangki ini dapat dikoordinasikan melalui Ketua RT, RW, atau pihak kelurahan setempat.

Pelanggan dapat menyampaikan laporan dan permintaan layanan melalui saluran resmi Air Batam Hilir berikut:

Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) di Bengkong, Batu Aji, dan HO Batam Center

  • Call Center: (0778) 5700 000
  • WhatsApp Center: 0811 778 0155

Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan berkomitmen menyelesaikan perbaikan secepat mungkin untuk memulihkan layanan air bersih secara normal. (*)

Artikel Ada Pekerjaan Perbaikan Pipa di Depan Hotel Vista, Waspadai Gangguan Layanan pertama kali tampil pada Metropolis.

Coco Peat dan Coco Veber jadi Produk Utama pada IKM Sentra Kelapa Kabupaten Lingga

0
Coco Veber, salah satu hasil produksi dari IKM Sentra Kelapa Kabupaten Lingga, Rabu (25/6). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi UMKM (DisperindagKop UMKM) menunjukkan komitmennya untuk menghidupkan kembali Industri Kecil Menengah (IKM) Sentra Kelapa yang terbengkalai di Kecamatan Singkep Selatan.

Pada IKM Sentra Kelapa ini nantinya akan mengolah limbah Kelapa berupa sabut kelapa menjadi dua macam produk yaitu Coco Peat dan Coco Veber.

Coco Peat ini nantinya digunakan sebagai pupuk kompos dibidang pertanian. Sedangkan Coco Veber nantinya akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan Mable, Kasur dan Bantal yang menjadikan produk turunannya.

BACA JUGA: Sekda dan Disperindagkop UKM Matangkan Pemanfaatan Aset Daerah, Perkuat Sentra IKM Kelapa

Kepala Bidang (Kabid) Industri DisperindagKop UMKM Lingga, Zafrinaldi, mengatakan untuk permulaan, IKM Sentra Kelapa ini akan memproduksi dua item.

“Untuk gebrakan awal setelah 2 tahun tidak berjalan, kita akan menjalankan produksi Coco Peat dan Coco Veber dengan bahan baku Sabut Kelapa,” ujar Zafrinaldi saat diwawancara, Rabu (25/6).

Zafrinaldi menjelaskan, dari produk Coco Veber ini nantinya akan dibuat lagi produk turunannya menjadi beberapa barang yang siap pakai dan siap dipasarkan.

“Jadi, Coco Veber hasil produksi pertama nantinya akan diolah lagi sehingga menghasilkan produk turunan seperti, Mable, Bantal dan Kasur,” ungkapnya.

IKM Sentra Kelapa ini nantinya akan dijalankan dan dikelola oleh pihak ketiga. Pemkab lingga sendiri dalam hal ini Disperindagkop UMKM akan menjalankan fungsi sebagai pengawasan terhadap jalannya IKM Sentra Kelapa ini.

“Kita dari DisperindagKop UMKM Lingga nantinya menjalankan fungsi pengawasan terhadap IKM Sentra Kelapa yang dikelola oleh pihak ketiga agar hasil dari IKM Sentra Kelapa ini masuk ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkas Zafrinaldi.

Dirinya menambahkan, untuk para pekerja yang akan ditempatkan di IKM Sentra Kelapa ini merupakan kewenangan dari pihak ketiga sebagai pengelola IKM Sentra Kelapa.

“Walaupun kewenangan sepenuhnya milik pihak ketiga, namun kami dari DisperindagKop UMKM Lingga menekan agar para pekerja diprioritaskan adalah masyarakat tempatan yang memang memiliki kemampuan dibidang tersebut,” tambahnya.

Untuk pemasaran dari hasil produksi ini ditunjukan untuk dalam Negeri dan Luar Negeri tergantung kebutuhan dan permintaan dari pasar/konsumen.

Dengan diaktifkan kembali IKM Sentra Kelapa ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. (*)

Reporter: Vatawari

 

Artikel Coco Peat dan Coco Veber jadi Produk Utama pada IKM Sentra Kelapa Kabupaten Lingga pertama kali tampil pada Kepri.

BP Batam Kampanyekan Kesadaran Keamanan Informasi

0

batampos – Pusat Data dan Sistem Informasi Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berupaya meningkatkan kesadaran keamanan informasi bagi masyarakat, khususnya melalui para pegawai di lingkungan BP Batam sebagai agen keamanan informasi bagi institusi, pribadi, dan masyarakat luas.

Upaya ini disampaikan lewat kegiatan Kampanye Kesadaran Keamanan Informasi bertema “Menanamkan Budaya Keamanan Informasi sebagai Bagian dari Budaya/Etos Kerja di Lingkungan BP Batam yang merupakan Bagian Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).”

Kegiatan yang digelar pada Rabu (25/6/2025) di IT Centre BP Batam ini dibuka oleh Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi, Sylvia J. Malaihollo, dengan menghadirkan narasumber Putri Indonesia Kebudayaan 2025 sekaligus Sandiman Ahli Pertama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Syafira Mardhiyah.

Dalam sambutannya, Sylvia mengatakan bahwa kampanye ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menanamkan budaya kesadaran keamanan informasi dan perlindungan data di era digital bagi masyarakat secara luas, khususnya di lingkungan pegawai BP Batam.

“Setiap tahun kampanye ini selalu kami selenggarakan agar para pegawai semakin memahami tentang teknis keamanan informasi di ruang digital. Dengan teknologi yang terus berkembang, diharapkan kesadaran keamanan informasi ini dapat menjadi bagian dari budaya/etos kerja kita,” kata Sylvia.

“Untuk mengawali kesadaran keamanan informasi ini sangat mudah, bisa dimulai dari logout di akhir sesi saat menggunakan komputer atau aplikasi,” sambung Sylvia.

Sylvia turut menyampaikan bahwa keamanan informasi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta menekankan pentingnya setiap individu menjaga keamanan sistem informasi, baik secara pribadi maupun institusi.

“Keamanan informasi, data, serta teknologi merupakan satu kesatuan dan semuanya juga tidak terpisahkan dari penyelenggaraan SPBE. Oleh karena itu, apresiasi juga kami sampaikan kepada pegawai yang telah berkontribusi menjaga sistem informasi di BP Batam,” terang Sylvia.

Sementara itu, Kepala Biro Umum, Mohamad Taofan, menambahkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran informasi bagi seluruh pihak.

Menurutnya, selain menjadi indikator nilai SPBE BP Batam, kesadaran akan keamanan informasi sangat penting dan menjadi tanggung jawab bersama.

“Keamanan informasi adalah tanggung jawab kita bersama. Lewat kegiatan ini, harapannya kita dapat terus berkolaborasi meningkatkan kesadaran keamanan informasi di BP Batam, untuk mewujudkan indikator nilai SPBE yang memuaskan, sekaligus menjadi agen atau duta keamanan informasi bagi masyarakat luas,” terang Mohamad Taofan yang saat ini menaungi Bagian Hubungan Masyarakat.

Ia juga berharap setiap pegawai yang hadir dapat menjadi agen keamanan informasi dengan menerapkan ilmu yang diperoleh secara optimal, baik bagi institusi BP Batam, pribadi, maupun dalam kehidupan bermasyarakat di era digital.

Taofan meyakini, kesadaran akan keamanan merupakan langkah awal untuk menghindari hal-hal yang merugikan terkait data dan informasi, serta meningkatkan awareness terhadap penggunaan perangkat elektronik di era digital.

Turut hadir dalam kegiatan ini beberapa pejabat tingkat III dan IV, serta pelaksana sebagai perwakilan peserta dari seluruh unit kerja di lingkungan BP Batam. (MI)

Artikel BP Batam Kampanyekan Kesadaran Keamanan Informasi pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Kampanyekan Kesadaran Keamanan Informasi

0

batampos – Pusat Data dan Sistem Informasi Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berupaya meningkatkan kesadaran keamanan informasi bagi masyarakat, khususnya melalui para pegawai di lingkungan BP Batam sebagai agen keamanan informasi bagi institusi, pribadi, dan masyarakat luas.

Upaya ini disampaikan lewat kegiatan Kampanye Kesadaran Keamanan Informasi bertema “Menanamkan Budaya Keamanan Informasi sebagai Bagian dari Budaya/Etos Kerja di Lingkungan BP Batam yang merupakan Bagian Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).”

Kegiatan yang digelar pada Rabu (25/6/2025) di IT Centre BP Batam ini dibuka oleh Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi, Sylvia J. Malaihollo, dengan menghadirkan narasumber Putri Indonesia Kebudayaan 2025 sekaligus Sandiman Ahli Pertama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Syafira Mardhiyah.

Dalam sambutannya, Sylvia mengatakan bahwa kampanye ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menanamkan budaya kesadaran keamanan informasi dan perlindungan data di era digital bagi masyarakat secara luas, khususnya di lingkungan pegawai BP Batam.

“Setiap tahun kampanye ini selalu kami selenggarakan agar para pegawai semakin memahami tentang teknis keamanan informasi di ruang digital. Dengan teknologi yang terus berkembang, diharapkan kesadaran keamanan informasi ini dapat menjadi bagian dari budaya/etos kerja kita,” kata Sylvia.

“Untuk mengawali kesadaran keamanan informasi ini sangat mudah, bisa dimulai dari logout di akhir sesi saat menggunakan komputer atau aplikasi,” sambung Sylvia.

Sylvia turut menyampaikan bahwa keamanan informasi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta menekankan pentingnya setiap individu menjaga keamanan sistem informasi, baik secara pribadi maupun institusi.

“Keamanan informasi, data, serta teknologi merupakan satu kesatuan dan semuanya juga tidak terpisahkan dari penyelenggaraan SPBE. Oleh karena itu, apresiasi juga kami sampaikan kepada pegawai yang telah berkontribusi menjaga sistem informasi di BP Batam,” terang Sylvia.

Sementara itu, Kepala Biro Umum, Mohamad Taofan, menambahkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran informasi bagi seluruh pihak.

Menurutnya, selain menjadi indikator nilai SPBE BP Batam, kesadaran akan keamanan informasi sangat penting dan menjadi tanggung jawab bersama.

“Keamanan informasi adalah tanggung jawab kita bersama. Lewat kegiatan ini, harapannya kita dapat terus berkolaborasi meningkatkan kesadaran keamanan informasi di BP Batam, untuk mewujudkan indikator nilai SPBE yang memuaskan, sekaligus menjadi agen atau duta keamanan informasi bagi masyarakat luas,” terang Mohamad Taofan yang saat ini menaungi Bagian Hubungan Masyarakat.

Ia juga berharap setiap pegawai yang hadir dapat menjadi agen keamanan informasi dengan menerapkan ilmu yang diperoleh secara optimal, baik bagi institusi BP Batam, pribadi, maupun dalam kehidupan bermasyarakat di era digital.

Taofan meyakini, kesadaran akan keamanan merupakan langkah awal untuk menghindari hal-hal yang merugikan terkait data dan informasi, serta meningkatkan awareness terhadap penggunaan perangkat elektronik di era digital.

Turut hadir dalam kegiatan ini beberapa pejabat tingkat III dan IV, serta pelaksana sebagai perwakilan peserta dari seluruh unit kerja di lingkungan BP Batam. (MI)

Artikel BP Batam Kampanyekan Kesadaran Keamanan Informasi pertama kali tampil pada Metropolis.