Senin, 29 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1569

Cegah Aksi Bunuh Diri, Polsek Bulang Pasang Spanduk Himbauan di Jembatan Barelang

0
Polsek Bulang Pasang spanduk himbauan tidak bunuh diri di Jembatan Barelang. Foto. Humas Polsek Bulang

batampos – Polsek Bulang memasang sejumlah spanduk himbauan di sekitar Jembatan 2 dan 3 Barelang, Kota Batam, sebagai langkah preventif mencegah aksi bunuh diri. Spanduk berwarna kuning terang itu dipasang di sisi kanan dan kiri jembatan, agar mudah terlihat oleh pengendara maupun pejalan kaki yang melintas.

Isi pesan dalam spanduk tersebut dibuat singkat, tegas, namun penuh makna menguatkan. Beberapa di antaranya berbunyi, “Jangan coba-coba melompat di jembatan ini dan di tempat lainnya? Sayangi nyawamu, ibu sudah susah payah melahirkan anda,” dan “Terima kasih untuk tidak melakukan percobaan bunuh diri… kamu hebat.”

Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan, mengatakan, pemasangan spanduk ini merupakan bentuk kepedulian pihak kepolisian terhadap keselamatan jiwa masyarakat.

“Kami ingin mengingatkan bahwa setiap nyawa berharga, dan selalu ada jalan keluar selain mengakhiri hidup,” ujarnya, Jumat (15/8).

Ia menekankan, siapapun yang tengah menghadapi masalah sebaiknya tidak memendam beban sendirian. “Kalau ada masalah, bicarakan dengan orang terdekat atau hubungi kami. Selalu ada jalan keluar yang lebih baik,” tambahnya.

Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari kejadian yang sempat menghebohkan media sosial baru-baru ini. Dalam tiga bulan terakhir, tercatat sudah ada dua orang yang nekat mengakhiri hidup dengan melompat dari jembatan Barelang, dan keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa serupa kembali terjadi pada Kamis (14/8) dini hari, ketika warga mendapati seorang perempuan yang diduga hendak melompat dari Jembatan 2 Barelang. Beruntung, sejumlah warga yang sigap berhasil menarik perempuan tersebut sebelum terjun, lalu membawanya ke Pos Ditpam Jembatan 1 untuk mendapat pertolongan.

Menurut Adyanto, pemasangan spanduk bukan sekadar formalitas, melainkan diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa hidup selalu punya harapan. Ia juga mendorong agar peran keluarga, sahabat, dan lingkungan sekitar diperkuat untuk saling menguatkan satu sama lain.

Pihaknya berkomitmen akan terus melakukan upaya pencegahan serupa, baik melalui patroli rutin di area jembatan maupun penambahan media himbauan di titik-titik rawan. “Kami tidak ingin ada lagi korban. Setiap nyawa terlalu berharga untuk hilang dengan cara seperti itu,” tegasnya. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Cegah Aksi Bunuh Diri, Polsek Bulang Pasang Spanduk Himbauan di Jembatan Barelang pertama kali tampil pada Metropolis.

Anggaran Rp178,7 Triliun Dialokasikan untuk Guru dan Dosen di Tahun 2026, Termasuk Tunjangan Profesi non-PNS dan Guru ASN Daerah

0
Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) di dampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR – DPD Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

batampos – Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan anggaran sebesar Rp 178,7 triliun untuk penguatan kesejahteraan guru dan dosen pada tahun 2026.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa lepas dari peningkatan kesejahteraan para pendidik.

“Untuk gaji guru, penguatan kompetensi dan kesejahteraan guru serta dosen dialokasikan sebesar Rp 178,7 triliun,” kata Prabowo saat menyampaikan RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).

Prabowo menjelaskan, anggaran tersebut juga mencakup tunjangan profesi bagi guru non-PNS dan guru ASN daerah.

Menurut dia, tunjangan ini akan disiapkan secara memadai agar dapat meningkatkan motivasi dan kinerja guru di seluruh Indonesia.

“Tunjangan profesi guru non-PNS dan tunjangan profesi guru ASN daerah disiapkan secara memadai,” tegasnya.

Selain soal kesejahteraan guru, Prabowo juga menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu. Karena itu, pemerintah akan memperkuat dua program unggulan, yakni Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda.

“Sekolah rakyat dan sekolah unggul garuda serta sekolah unggul garuda transformasi kita perkuat sebagai jembatan pembangkit harapan bagi anak-anak miskin untuk meraih pendidikan terbaik,” tegas Prabowo.

Prabowo menekankan, pendidikan yang berkualitas hanya dapat dicapai jika ada kombinasi antara tenaga pendidik yang sejahtera dan program pendidikan yang inklusif.

Ia berharap kebijakan ini mampu mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Kebijakan ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam RAPBN 2026, bersama program-program strategis lain yang diarahkan untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing tinggi. (*)

Artikel Anggaran Rp178,7 Triliun Dialokasikan untuk Guru dan Dosen di Tahun 2026, Termasuk Tunjangan Profesi non-PNS dan Guru ASN Daerah pertama kali tampil pada News.

Warga Kepri! Waspada Hujan Disertai Petir Sepekan ke Depan

0
Ilustrasi, Mendung menyelimuti langit Batam. BMKG Hang Nadim Batam memperkirakan hujan disertai angin kencang akan melanda wilayah Batam dan Kepulauan Kepri dalam beberapa hari ke depan. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memprediksi cuaca di seluruh wilayah Kepulauan Riau selama sepekan ke depan masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Hujan tersebut dapat disertai petir kilat dan angin kencang, dengan arah angin dominan dari selatan hingga barat daya dan kecepatan maksimum 15 kilometer per jam.

Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Anisa Suryani, menyampaikan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang berpeluang terjadi pada pagi hingga siang hari di berbagai wilayah, termasuk Batam, Tanjung Pinang, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas.

Baca Juga: Pemkot Batam Hapus 100% Denda PBB, Berlaku 17 Agustus–17 September 2025

“Di wilayah perairan Natuna, diperkirakan terdapat gelombang dengan kategori sedang, yakni setinggi 1,25 hingga 2,5 meter, yang berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran,” ujar Anisa, Jumat (15/8).

Berdasarkan prakiraan, suhu udara di Kepulauan Riau selama periode tersebut berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celcius.

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan air, banjir, petir, dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba,” katanya. (*)

 

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Warga Kepri! Waspada Hujan Disertai Petir Sepekan ke Depan pertama kali tampil pada Metropolis.

Lebih Bahaya Penyakit GERD atau Maag? Ini Penjelasan Dokter

0
ilustrasi asam lambung naik. (pexels)

batampos – Banyak orang mengira penyakit maag dan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) sama bahayanya. Namun, Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI–RS Cipto Mangunkusumo, Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, menegaskan bahwa GERD justru lebih parah dibanding maag karena bisa menyebabkan kerusakan pada kerongkongan.

“Kalau saya tanya pada pasien atau saat acara seperti ini, lebih parah mana sakit maag dengan GERD? Sudah pasti lebih parah sakit GERD. Kalau sakit maag itu ada cuma di lambung saja, tapi kalau sakit GERD, dia naik ke atas,” jelasnya, dilansir dari Jawapos.com, Sabtu (16/8).

Ia menerangkan, perbedaan mendasar dua penyakit itu terletak pada arah gangguan yang ditimbulkan. Pada maag, keluhan hanya terbatas di lambung.

Sementara GERD menyebabkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan sehingga menimbulkan luka (perlukaan) yang berisiko memicu komplikasi serius.

Menurut Prof. Ari, salah satu penyebab GERD adalah meningkatnya tekanan (pressure) di dalam lambung. Kondisi ini lebih berisiko pada pasien diabetes mellitus (DM) yang mengalami gastroparesis atau kelemahan kerja lambung.

“Kalau pasien dengan DM, lambungnya ini kerjanya jadi lemah. Pengosongan lambung jadi tidak bagus, akhirnya terjadi peningkatan tekanan, lalu isi lambung naik kembali ke esofagus,” paparnya.

Gejala GERD, lanjutnya, bisa berupa nyeri perut, kembung, sensasi panas di dada, hingga gejala mirip asma yang memburuk saat tidur. Meski demikian, perubahan gaya hidup seperti mengatur pola makan, menghindari makanan pemicu, dan tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dapat membantu mengurangi gejala.

“Dalam beberapa kasus, obat atau operasi tidak diperlukan jika perubahan gaya hidup dilakukan dengan baik,” kata Prof. Ari. Dengan memahami perbedaan maag dan GERD, masyarakat diharapkan lebih waspada.

“GERD bukan sekadar masalah asam lambung biasa, melainkan gangguan yang bisa merusak jaringan kerongkongan dan menurunkan kualitas hidup penderitanya,” tegas Prof. Ari. (*)

Artikel Lebih Bahaya Penyakit GERD atau Maag? Ini Penjelasan Dokter pertama kali tampil pada Lifestyle.

Terlilit Hutang Judol, Karyawan Perusahan Konstruksi Nekat Menjambret

0
Pelaku Jambret yang berhasil ditangkao polisi. f.sandi

batampos- Seorang karyawan perusahaan konstruksi di Tanjungbalai Karimun berinisial RDP, 23, nekat menjambret atau tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas). Hal ini dilakukan karena terlilit hutang judi online (Judol) yang harus dibayar oleh pelaku. Bukan hanya sekali beraksi, tapi sudah berkali-kali.

Wakapolres Karimun, Kompol Salahuddin mengatakan, berdasarkan laporan dari seorang korban, Unit Resmob Satreskrim Polres Karimun langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya pada Kamis (14/8) tersangka RDP berhasil ditangkap saat sedang bekerja di dalam perusahaan.

”Korban terakhir itu Elgiva yang baru pulang bekerja menuju ke rumahnya di Paya Rengas,
Kelurahan Parit Benut, Kecamatan Meral pada Minggu (10/8) pukul 00.30 WIB. Saat pulang pelaku yang menggunakan sepeda motor mengikuti korban. Korban saat itu menduga itu adalah rekannya. Namun, ketika korban berhenti di suatu persimpangan dan melihat ke belakang pelaku berhenti di warung,” ujarnya, Jumat (15/8).

BACA JUGA: Mantan Narapidana di Tanjungpinang Kembali ke Dunia Kriminal,  Menjambret Demi Memenuhi Kebutuhan Keluarga

Setelah korban melihat dengan jelas, tambah Wakapolres, ternyata pria yang mengikutinya bukan teman. Korban kemudian melanjutkan perjalanannya menuju ke rumah. Setelah itu, pelaku masih mengikuti dan merampas tas milik korban. Korban berusaha mempertahankan, namun pelaku menendang sepeda motor. Sehingga, korban terjatuh. Pelaku berhasil membawa tas milik korban yang berisi ponsel dan sejumlah uang tunai.

”Dari hasil laporan dan penyelidikan Unit Resmob Polres Karimun yang dipimpin Ipda Kevin,
ponsel milik korban berhasil terdeteksi. Hanya saja ponsel tersebut bukan dipegang tersangka.
Melainkan diserahkan kepada orang lain berinisial DA. Dari pengakuan DA yang memberikan
adalah RDP. Setelah diketahui dimana RDP bekerja, maka Unit Resmob langsung mendatangi
perusahaan dan berkoordinasi dengan Satpam yang ada di perusahaan,” papanya.

Saat dilakukan penangkapan, lanjut Wakapolres, tidak ada perlawanan. Dan, hasil dari
pemeriksaan terhadap tersangka RDP diketahui telah 5 kali melakukan penjambretan. Namun,
hanya dua kali berhasil. Yakni, berhasil membawa kabur emas milik korban pada Juni lalu di
Baran Satu, Kecamatan Meral dan terakhir pada 10 Agustus 2025 lalu. Sedangkan, tiga kali gagal karena banyak orang.

”Dari hasil pemeriksaan diketahui juga bahwa aksi jambret atau Curas yang dilakukan tersangka RDP karena banyak hutang karena suka bermain Judol. Akibatnya, tersangka harus membayar utang Rp6 juta setiap bulan. Sedangkan, dari gaji yang diterima tersangka mungkin tidak mencukupi,” terangnya. (*)

Reporter: Sandi

 

Artikel Terlilit Hutang Judol, Karyawan Perusahan Konstruksi Nekat Menjambret pertama kali tampil pada Kepri.

52 Pesawat dan Helikopter Demonstrasi Udara untuk Meriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia

0
Pesawat Jupiter Aerobatic Team membentuk formasi dalam latihan demo udara untuk memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (13/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Sebanyak 52 pesawat dan helikopter milik TNI akan memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Puluhan alat utama sistem persenjataan milik Angkatan Udara itu akan melakukan demonstrasi udara di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan seluruh rakyat Indonesia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi oleh awak media di Jakarta pada Jumat (15/8). Dia menyampaikan bahwa ada beberapa jenis pesawat milik TNI AU, TNI AD, dan TNI AL yang dilibatkan dalam demonstrasi udara saat acara puncak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.

”Totalnya 52 pesawat,” ungkap perwira tinggi bintang satu dari Angkatan Udara tersebut.

Puluhan pesawat itu terdiri atas 12 pesawat tempur F-16, 5 pesawat tempur T-50i, 6 pesawat Hawk, 9 pesawat KT-1B Wong Bee, dan 1 pesawat Boeing 737. Selain itu juga akan terlibat 4 Helikopter Caracal, 2 Helikopter Super Puma, 3 Helikopter Apache, 3 Helikopter Panther, 3 Helikopter AW-169, dan 2 Helikopter Dauphin. TNI AU melibatkan beberapa pesawat dan helikopter TNI AL dan TNI AD.

”Helikopter Apache dari TNI AD, Helikopter Panther dari TNI AL, Helikopter AW-169 dari Polri, Heli Dauphin dari Basarnas,” jelasnya.

Sebelumnya, Personel JAT Kapten Pnb I Putu Satrya Kedaton menyampaikan hal itu saat diwawancarai oleh awak media usai melaksanakan gladi di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim). Dia menyatakan bahwa The Jupiters akan menampilkan manuver yang belum pernah ditunjukkan sebelumnya.

”Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang akan dilaksanakan pada hari Minggu 17 Agustus nanti ada beberapa manuver kami siapkan dan juga ada special manuver atau manuver yang belum pernah dilaksanakan oleh Jupiter Aerobatic Team sebelumnya,” kata dia.

Biasanya, JAT tampil menggunakan 6 pesawat KT-1B Wong Bee. Namun, untuk penampilan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan seluruh rakyat Indonesia lusa, mereka akan tampil dengan formasi 8 pesawat. Ada beberapa special manuver yang sudah disiapkan oleh JAT untuk memukau penonton.

”Dengan menggunakan smoke berwarna merah dan putih, ini pertama kalinya Jupiter menggunakan smoke berwarna merah dan putih. Prosesnya begitu panjang untuk menyiapkan smoke merah agar bisa digunakan, karena banyak sekali hal-hal yang harus disiapkan,” ucap Kedaton. (*)

Artikel 52 Pesawat dan Helikopter Demonstrasi Udara untuk Meriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia pertama kali tampil pada News.

Kepri Jalur Sutra TPPO

0

Lapor Pak Bupati Karimun, Stok Beras di Mini Market dan Warung Sudah Kosong

0
Stok beras bulog capai 362.780 kilogram di gudang bulog, hingga sekarang ritel, mini market atau lainnya yang akan menjual beras bulog sendiri harus mendaftar dahulu sebagai mitra bulog.f.BULOG UNTUK BATAMPOS

batampos– Saat ini masyarakat Karimun merasa resah, akibat kelangkaan beras yang sudah terjadi beberapa pekan. Hampir semua di mini market, warung-warung kecil maupun mini market besar stok beras kosong dan tempat beras diisi dengan barang lainnya. Seperti mie instan, tepung, roti dan sebagainya.

” Gimana bupati karimun ini, masyarakat sudah resah beras ilang dari pasaran. Walaupun, ada gerakan pangan murah bukan menjadi solusi. Nyatanya, sekarang beras tidak ada. Termasuk beras bulog,” terang Kamlis salah satu tokoh masyarakat Karimun, Jumat (15/8).

Dirinya mempertanyakan, kenapa tidak ada solusi cepat dari Pemda Karimun dalam mengatasi kelangkaan beras di Karimun ini. Sebab, makanan utama masyarakat Karimun beras bukan sagu. Hal ini dikarenakan, masyarakat Karimun beragam suku yang sudah membaur.

BACA JUGA: 3 Hari Bazar Pangan Murah, Warga Karimun Berburu Beras dan Minyak Goreng

” Ngade-ngade aje, masak disuruh makan sagu. Manalah, cocok kita di Karimun ini. Anda bisa lihat sendiri di pasar maupun kedai atau mini market kan kosong beras,” ungkapnya.

Sementara itu pimpinan Bulog Batam Guido XL Pereira ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk stok beras bulog sendiri hingga sekarang mencapai 362.780 kilogram. Artinya, untuk stok beras bulog di Karimun masih tersedia dan cukup. Dan, pihaknya sudah melakukan kegiatan gerakan pangan murah yang bekerjasama dengan Pemda Karimun, Kodim 0317 TBK, Polres Karimun untuk menjual langsung beras merk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan ukuran 5 kilogram.

” Masih cukuplah digudang kita, kalau kurang kita bisa stok lagi berapa kebutuhan di Karimun,” tuturnya.

Sedangkan, untuk ritel, mini market atau lainnya yang akan menjual beras bulog sendiri harus mendaftar dahulu sebagai mitra bulog. Sehingga, ritel, mini market atau lainnya tersebut bisa menjual beras bulog kepasaran nantinya sesuai jumlah permintaan.

” Kita terbuka, silahkan menjual beras bulog SPHP ke masyarakat langsung. Tapi, sampai sekarang belum ada yang mendaftar ke bulog,” jelasnya.

Hingga sekarang, lanjut Guido lagi pihaknya telah menyalurkan beras bulog kepada rumah pangan yang setiap pekan disalurkan 10 ton beras. Dengan demikian, khusus beras bulog masih tersedia di gudang bulog dan silahkan untuk menjadi mitra bulog untuk menjual beras bulog kepada masyarakat secara langsung.

” Bulog Batam melayani wilayah batam dan karimun, jadi tidak ada masalah kalau stok beras bulog,” tegasnya.

Pantauan di lapangan, baik itu dipasar Puam Maimun, pasar Meral, pasar PN maupun mini market di beberapa titik stok beras terlihat kosong.(*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Lapor Pak Bupati Karimun, Stok Beras di Mini Market dan Warung Sudah Kosong pertama kali tampil pada Kepri.

Kepri Masih Jadi Jalur Utama TPPO, Hingga Agustus 2025 Polda Ungkap 60 Kasus

0
Tersangka kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dimintai keterangan  oleh penyidik Polda Kepri.

batampos – Kepulauan Riau ternyata masih menjadi salah satu jalur utama perdagangan orang di Indonesia. Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, Polda Kepri mengungkap 60 kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural. Sebanyak 189 korban diselamatkan dan 84 orang tersangka ditangkap.

Letak geografis Kepri yang strategis dan berbatasan langsung dengan negara tetangga membuat wilayah ini rawan dimanfaatkan jaringan pelaku TPPO. Batam menjadi salah satu pintu utama yang digunakan sindikat untuk mengirim pekerja migran secara ilegal ke luar negeri.

Direktur Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Ade Mulyana mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama lintas satuan. Dimana ada puluhan kasus yang diungkap sepanjang tahun 2025.

“Sinergi Ditreskrimum, Direktorat Polairud, Polresta Barelang dan Polsek jajaran, Polresta Tanjungpinang, serta Polres Karimun menjadi kunci dalam memutus jaringan pelaku,” ujarnya, kemarin.

Berdasarkan data, Ditreskrimum Polda Kepri menangani 14 kasus TPPO dengan 56 korban dan 23 tersangka. Sepuluh kasus masih tahap penyidikan, sedangkan empat lainnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan (P-21).

Ditpolairud Polda Kepri juga mengungkap 14 kasus dengan 62 korban dan 24 tersangka. Dua kasus masih penyidikan, sementara 12 kasus telah P-21.

Pengungkapan terbesar terjadi di wilayah hukum Polresta Barelang bersama Polsek jajaran. Tercatat 27 kasus dengan 59 korban dan 31 tersangka, terdiri dari 15 kasus tahap penyidikan dan 12 kasus P-21.

Polresta Tanjungpinang menangani empat kasus dengan enam korban dan lima tersangka. Satu kasus masih dalam penyidikan, sedangkan tiga lainnya sudah P-21. Polres Karimun mengungkap satu kasus dengan enam korban dan satu tersangka yang masih dalam proses penyidikan.

Dalam dua bulan terakhir, Subgugus Tugas Penegakan Hukum TPPO Ditreskrimum Polda Kepri menangani lima perkara, menyelamatkan 16 korban, dan menetapkan delapan tersangka.

“Angka ini menunjukkan bahwa ancaman TPPO di Kepri masih tinggi,” jelasnya.

Kapolda Irjen Asep Safrudin menekankan pentingnya kolaborasi. Ia menekankan komitmen penuh dalam pemberantasaan TPPO di Indonesia, khususnya Kepri.

“Gugus tugas ini harus menjadi simpul kekuatan bersama. Tidak hanya aparat hukum, tetapi seluruh elemen masyarakat. Pencegahan dan penindakan harus berjalan beriringan untuk memutus mata rantai perdagangan orang,” tegasnya.

Ia juga menegaskan Polda Kepri berkomitmen memperkuat penegakan hukum, melindungi korban, dan mengedukasi masyarakat agar tidak terjebak dalam perekrutan ilegal. Sinergi dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, dan media akan terus diperkuat demi mewujudkan Kepri bebas dari TPPO, sejalan dengan semangat Polri Presisi.

Upaya pemberantasan diperkuat melalui pembentukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Provinsi Kepri yang dikukuhkan pada 21 Juli lalu di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang. Kegiatan ini dihadiri Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakapolda Brigjen Pol Anom Wibowo, Forkopimda, dan perwakilan instansi vertikal. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Kepri Masih Jadi Jalur Utama TPPO, Hingga Agustus 2025 Polda Ungkap 60 Kasus pertama kali tampil pada Metropolis.

Peternakan Ayam Petelur Lanal Tarempa Tuai Pujian Ketua IKKT Kogabwilhan I

0
Ternak ayam
Ketua IKKT Pragati Wira Anggini GBS II Kogabwilhan I, Mia Kunto Arief Wibowo (tengah) saat meninjau peternakan ayam milik Lanal Tarempa yang dikelola oleh masyarakat Desa Tarempa Timur. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Peternakan ayam petelur milik Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tarempa yang dikelola bersama warga Desa Tarempa Timur menuai pujian dari Ketua IKKT Pragati Wira Anggini GBS II Kogabwilhan I, Mia Kunto Arief Wibowo.

Mia, yang juga istri Panglima Kogabwilhan I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, menilai keberadaan peternakan ini sebagai bukti nyata kontribusi TNI dalam menjaga kedaulatan pangan di wilayah perbatasan.

“Usaha pembinaan ayam petelur ini dilakukan TNI untuk memenuhi kebutuhan pasar. Dengan kondisi Anambas yang berada di perbatasan, sudah seharusnya kita bisa memproduksi sendiri telur ayam, tanpa bergantung dari daerah lain,” kata Mia saat mengunjungi peternakan tersebut, Jumat (15/8).

Selain memproduksi telur, Mia menyoroti pentingnya pengelolaan limbah peternakan. Ia menyarankan kotoran ayam diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi pertanian.

“Jadi ayam ini semua berguna, mulai dari daging, telur, sampai kotorannya. Kalau dikelola dengan baik, kotoran ayam bisa menjadi kompos yang menyuburkan tanaman,” jelasnya.

Mia berharap peternakan ini terus berkembang sehingga mampu memenuhi kebutuhan telur masyarakat Anambas sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga setempat.

“Bukan hanya menghasilkan telur, tapi juga membuka lapangan pekerjaan untuk anak-anak kita yang sedang menganggur,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Peternakan Ayam Petelur Lanal Tarempa Tuai Pujian Ketua IKKT Kogabwilhan I pertama kali tampil pada Kepri.