Senin, 23 Februari 2026
Beranda blog Halaman 1575

BP Batam Respons Keluhan Investor, Pastikan Tak Ada Hambatan Perizinan

0
Ariastuty Sirait.

batampos – BP Batam terus melakukan pembenahan dalam tata kelola di era kepemimpinan yang baru. Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi terhadap hal-hal yang belum produktif agar dapat menjadi lebih baik ke depannya.

Hal demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait. Ia menyebut, prinsip utama BP Batam adalah memberikan pelayanan maksimal, terutama dalam hal pengurusan perizinan.

“BP Batam mulai berbenah dan fokus pada tata kelola, artinya hal-hal yang belum produktif akan dievaluasi agar bisa menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang,” kata dia, Jumat (11/4).

Baca Juga: Pengusaha Keluhkan Lambatnya Izin Pematangan Lahan, Amsakar Janji Tindak Lanjut

Pernyataan ini disampaikan menyusul adanya keluhan dari developer Citilink Central Propertindo, terkait proses pengurusan izin yang dinilai lamban. Keluhan tersebut menyoroti persoalan administratif yang menurut pihak perusahaan cukup menghambat progres pengembangan proyek mereka.

Menanggapi hal tersebut, BP Batam menyatakan bahwa sebenarnya tidak terdapat kendala dalam proses pengurusan izin yang diajukan oleh perusahaan tersebut. Namun demikian, terdapat sejumlah catatan teknis yang perlu menjadi perhatian dari pihak pemohon.

Beberapa catatan itu antara lain mencakup keberadaan rencana jalan dengan ROW 50 meter yang melintang di tengah lokasi proyek milik perusahaan. Selain itu, juga terdapat perbaikan pada rencana elevasi grading plan yang perlu disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Amsakar-Li Claudia Sidak Pematangan Lahan Tanpa Izin di Botania 1

“Catatan-catatan tersebut bukan bentuk hambatan, melainkan bagian dari proses perencanaan yang harus dilengkapi agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana tata ruang,” ujar Tuty.

Catatan-catatan teknis tersebut diakuinya telah disampaikan secara resmi kepada pengusaha yang bersangkutan sejak bulan Desember 2024 lalu. Informasi ini telah dikirim melalui surat pemberitahuan dari Pusat Perencanaan (Pusren) BP Batam kepada perusahaan tersebut.

Dengan adanya klarifikasi ini, BP Batam berharap komunikasi antara pihaknya dan para investor dapat terus berjalan dengan baik, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman dan dapat mendorong percepatan pembangunan di kawasan Batam. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Respons Keluhan Investor, Pastikan Tak Ada Hambatan Perizinan pertama kali tampil pada Metropolis.

(G)I-DLE Siap Hasilkan Karya Spektakuler Saat Comeback

0
(G)I-DLE. (Soompi)

batampos – (G)I-DLE siap menghasilkan karya spektakuler saat comeback.

Menurut agensi CUBE Entertainment, (G)I-DLE dijadwalkan comeback dengan formasi lengkap pada Mei mendatang.

Dikutip dari Soompi, Kamis (10/4), (G)I-DLE yang debut pada 2018 itu, telah mempersiapkan karya terbaik mereka untuk para penggemar setianya.

Pada tanggal 9 April, EDaily melaporkan bahwa (G)I-DLE akan merilis album mini baru pada pertengahan Mei.

Baca juga: Titiek Puspa Sempat Bagikan Resep Awet Muda

Hal itu juga dikonfirmasi oleh agensinya. “(G)I-DLE akan comeback sebagai grup lengkap pada bulan Mei, para anggota saat ini sedang mempersiapkan album baru, nantikan saja.”

Selalu memukau, ini akan menjadi comeback grup pertama (G)I-DLE dalam 10 bulan sejak perilisan album mini ketujuh mereka yang berjudul I SWAY pada tanggal 8 Juli 2024.

Tak hanya itu, ini juga akan menjadi comeback pertama mereka setelah grup tersebut memperbarui kontrak dengan CUBE Entertainment pada bulan Desember.

Baca juga: Perjalanan Cinta Luna Maya – Maxime Bouttier Menuju Pelaminan Mei Mendatang

Dengan anggota Miyeon, Minnie, Soyeon, Yuqi, dan Shuhua, mereka telah menarik perhatian baik domestik maupun internasional sejak debut mereka pada tahun 2018.

Keterlibatan Soyeon dalam single kolaborasi spesial NOBODY dengan Liz IVE dan Winter aespa menyoroti adanya pengaruh mereka di industri.

Selain itu, upaya mereka memasuki pasar berbahasa Inggris dengan album mini berbahasa Inggris Heat, yang bekerja sama dengan 88rising, menunjukkan ambisi mereka untuk menjangkau khalayak menjadi lebih luas.

Baca juga: Rayakan Kebersamaan Halal Bihalal dengan Hidangan Istimewa Di Swiss-Belresidences Kalibata

Dengan single seperti I Do dan I Want That, girlgrup (G)I-DLE juga menunjukkan kehebatannya di ranah internasional. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel (G)I-DLE Siap Hasilkan Karya Spektakuler Saat Comeback pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pengusaha Keluhkan Lambatnya Izin Pematangan Lahan, Amsakar Janji Tindak Lanjut

0
Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra saat melihat peta lokasi pematangan lahan di belakang Botania 1, Batamcentre. Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Kunjungan lapangan yang dilakukan oleh pasangan Wali Kota/Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, yang juga menjabat sebagai Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, ke kawasan Botania 1 mengungkap persoalan baru terkait perizinan lahan. Salah satu pengusaha, Aseng, pemilik Citilink Central Propertindo, menyampaikan langsung keluhan terkait izin yang tak kunjung keluar meski dokumen telah lengkap.

Aseng mengaku perusahaannya sudah menghentikan aktivitas pematangan lahan sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan. Namun, semua syarat perizinan telah mereka penuhi, mulai dari izin cut and fill hingga dokumen Amdal.

“Pengajuan izin sudah lengkap semua. Dari cut and fill sudah kita masukkan ke pengajuan, dari Amdal juga sudah kita masukkan. Kita sudah lengkapi semua,” katanya, Kamis (10/4).

Baca Juga: Amsakar-Li Claudia Sidak Pematangan Lahan Tanpa Izin di Botania 1

Ia menyayangkan lamanya proses perizinan yang tak kunjung selesai meski telah berlangsung bertahun-tahun. Padahal, menurutnya, prosedur seharusnya dapat berjalan lebih cepat sesuai janji pemerintah.

“Katanya pengurusan izin itu sebentar, tapi faktanya ini sudah terlalu lama,” keluhnya.

Sebagai pelaku usaha, dia menyatakan komitmennya untuk ikut membangun Batam. Lalu, ia berharap pemerintah juga mempermudah proses perizinan yang sudah dipenuhi syaratnya.

Ia juga mengungkap alasan mengapa kegiatan di lapangan sempat terus berlanjut. Keputusan itu diambil demi menjaga kelangsungan hidup para karyawan yang menggantungkan nafkah dari proyek tersebut.

“Kalau pekerjaan di-setop terlalu lama, bagaimana dengan nasib mereka? Mereka punya anak, istri. Mereka mencari nafkah di sini,” kata dia.

Pada sidak Rabu (9/4) kemarin, Amsakar menyebut akan segera menindaklanjuti persoalan ini, baik di internal BP Batam maupun pada tingkat provinsi yang berkaitan dengan wewenang perizinan.

“Hari ini kita berbahagia juga karena pihak pengusaha, Pak Aseng tadi, sudah datang menginformasikan sejumlah persoalan yang beliau hadapi. Karena itu kami akan segera mem-follow up di tingkat internal kami,” kata Amsakar usai sidak.

Pemerintah Kota (Pemko) dan BP Batam berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif dan ramah bagi pelaku usaha. Salah satu langkah konkret adalah mengkaji ulang sistem perizinan yang tumpang tindih agar prosesnya bisa dipermudah.

“Bahkan besok (hari ini- red) kita berencana akan rapat dengan para deputi di BP Batam untuk mencari mana-mana model perizinan yang ada duplikasi itu mau kita mudahkan,” ujarnya.

Amsakar juga mengaitkan pentingnya kemudahan berusaha dengan tantangan global saat ini, seperti tarif ekspor tinggi akibat kebijakan perdagangan Amerika Serikat.

“Tarif Trump itu 32 persen, tidak sederhana. Kalau seandainya barang kita keluar harus dikenakan pajak 30 persen, sementara fasilitas FTZ ini nol persen, itu berbahaya bagi Batam,” ujar dia.

Batam harus menjadi kawasan yang tangguh menghadapi situasi global, salah satunya dengan memperkuat sektor usaha di dalam negeri.

“Prinsipnya kami ingin semua berjalan pada aturan normatif yang ada, tapi juga tetap menciptakan iklim yang kondusif untuk kegiatan usaha,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pengusaha Keluhkan Lambatnya Izin Pematangan Lahan, Amsakar Janji Tindak Lanjut pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemohon Kartu AK1 belum Tinggi

0
Ilustrasi. Pencari kerja di Batam sedang mengurus kartu kuning di Disnaker Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Jumlah pemohon kartu pencari kerja (AK1) di Batam pasca-Lebaran tahun ini terpantau masih rendah. Dari tanggal 9 hingga 11 April 2025, hanya 51 orang yang mengurus AK1 di Disnaker Batam, dan seluruhnya merupakan pemegang KTP luar Batam. Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, menyebut banyak pendatang sudah membawa AK1 dari daerah asal, sehingga tidak tercatat dalam data Batam.

Disnaker berencana memperketat layanan AK1 bagi pencari kerja dari luar daerah. Rudi mengatakan pihaknya akan menyesuaikan dengan Perwako yang segera terbit dari provinsi. “Nanti setelah Perwako turun dari provinsi, kami tidak akan memberikan pelayanan AK1 lagi bagi pencari kerja yang ber-KTP luar Batam,” ujarnya. Pengecualian diberikan hanya untuk perpanjangan AK1, sesuai Perda yang mengatur syarat domisili minimal satu tahun di Batam.

Jika dibandingkan tahun lalu, terjadi penurunan jumlah pemohon AK1 pada pekan pertama setelah Lebaran. Tahun lalu tercatat ada 76 orang, sementara tahun ini hanya 51. Penurunan ini diduga karena belum semua pendatang kembali ke Batam usai mudik. Meski begitu, peluang kerja di Batam masih terbuka, terutama di kawasan industri yang mulai membuka rekrutmen sejak awal April.

Rudi menyebut saat ini terdapat 26 lowongan kerja yang tercatat di Disnaker, meskipun masih banyak perusahaan yang membuka lowongan secara mandiri. Kebutuhan tenaga kerja juga tidak hanya untuk operator, tapi juga posisi manajerial seperti akuntansi dan teknis. Namun, hingga saat ini belum ada pembukaan besar untuk posisi operator.

Di sisi lain, jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang masuk ke Batam juga menurun drastis dibanding tahun lalu. Penurunan ini dikaitkan dengan berakhirnya beberapa proyek konstruksi. Rudi juga menginformasikan bahwa rekrutmen besar biasanya terjadi di bulan Juni, dan PT Muka Kuning dikabarkan akan membuka 1.700 lowongan pada bulan tersebut, mencakup berbagai posisi dari operator hingga administrasi. (*)

Artikel Pemohon Kartu AK1 belum Tinggi pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Binaan Antusias Ikuti Tes HIV dan Sifilis di Rutan Batam

0
Warga binaan Rutan kelas II A Batam ikuti layanan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT). Foto. Humas Rutan Batam untuk Batam Pos

batampos – Suasana berbeda terasa di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam pada Kamis (10/04) ketika puluhan warga binaan tampak antre dengan tertib dan penuh semangat untuk mengikuti layanan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT). Layanan ini merupakan hasil kerja sama antara Rutan Batam, Dinas Kesehatan Kota Batam, dan Puskesmas Sei Langkai sebagai bagian dari upaya deteksi dini HIV dan sifilis di lingkungan pemasyarakatan.

Salah satu warga binaan, yang enggan disebutkan namanya, mengaku senang dan merasa diperhatikan atas adanya layanan ini. “Saya dulu tidak peduli dengan kesehatan. Tapi di sini saya belajar bahwa hidup sehat itu penting, apalagi kami tinggal bersama dalam satu ruangan. Kalau ada yang sakit, bisa menular ke yang lain,” ujarnya.

Sebanyak 100 warga binaan mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi skrining HIV dan sifilis. Tak hanya sekadar tes, kegiatan ini juga disertai edukasi tentang cara pencegahan penyakit menular seksual serta pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat. Hal ini disambut baik oleh para peserta, yang merasa lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, meski berada di dalam rutan.

Baca Juga: 301 WBP Rutan Terima Remisi Khusus Idul Fitri

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam memberikan hak kesehatan kepada setiap warga binaan. “Kami ingin menciptakan lingkungan yang sehat di dalam rutan. Deteksi dini sangat penting agar jika ada indikasi penyakit, bisa segera ditangani,” ujarnya.

Tim medis dari Puskesmas Sei Langkai turut hadir lengkap dengan peralatan medis. Mereka juga memberikan konseling secara sukarela kepada para warga binaan yang ingin berkonsultasi lebih lanjut terkait kesehatan seksual dan reproduksi. Ini menjadi momen penting bagi para warga binaan untuk terbuka mengenai kondisi kesehatan mereka, sesuatu yang sebelumnya mungkin sulit mereka lakukan.

“Dulu saya takut periksa, takut ketahuan sakit. Tapi setelah dijelasin sama petugas, saya jadi berani. Ternyata lebih baik tahu dari awal supaya bisa diobati,” ujar seorang warga binaan lainnya yang baru pertama kali mengikuti tes VCT.

Dengan adanya layanan ini, para warga binaan merasa lebih diperhatikan dan didukung dalam menjaga kesehatan mereka. Tidak sedikit yang berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar kesehatan di dalam rutan tetap terjaga dan rasa aman semakin tumbuh di antara sesama penghuni.

Kegiatan Mobile VCT ini diharapkan bukan hanya sekadar program kesehatan, tapi juga menjadi gerakan perubahan pola pikir dan kesadaran warga binaan tentang pentingnya hidup sehat. Bagi mereka, layanan ini bukan hanya tentang pemeriksaan, tetapi juga tentang kesempatan kedua untuk menjalani hidup dengan lebih baik, meskipun dari balik jeruji. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Warga Binaan Antusias Ikuti Tes HIV dan Sifilis di Rutan Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Aksi Bunuh Diri Seorang Ayah di Batuaji, Diduga Karena Masalah Rumah Tangga

0
Ilustrasi orang gantung diri.

batampos – Suasana duka menyelimuti Perumahan Central Park, Blok F/18, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, usai seorang pria ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya pada Kamis (10/4) sore. Pria tersebut diketahui bernama Zulfawardi, kelahiran 1987, yang sehari-hari bekerja sebagai pekerja galangan kapal. Insiden tragis ini diduga kuat dipicu oleh permasalahan rumah tangga yang dialami korban.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua anak korban yang baru pulang dari sekolah sekitar pukul 15.30 WIB. Saat membuka pintu rumah, keduanya histeris melihat ayah mereka sudah tergantung di dapur dengan seutas tali. Teriakan bocah itu sontak mengundang perhatian warga sekitar yang segera berdatangan ke lokasi kejadian.

Mendapat laporan warga, petugas dari Polsek Batuaji langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga kuat dugaan bahwa korban melakukan aksi bunuh diri.

Baca Juga: Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dapur Rumah, di Batu Aji

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan, mengungkapkan bahwa dari hasil penyelidikan dan keterangan pihak keluarga, termasuk sang istri, diketahui korban kerap bertengkar dengan istrinya.

“Masalah rumah tangga, kita sudah minta keterangan dari keluarga dan isterinya. Isterinya sudah datang semalam,” ujar Andi.

Keterangan dari saksi kerabat dan tetangga juga menyebutkan korban beberapa kali pernah mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara yang sama. Persoalan atau masalah rumah tangga sepertinya sudah lama terjadi.

“Korban ini dulunya tinggal di perumahan Bagaimana (tidak jauh dari perumahan lokasi kejadian). Semalam ada tetangga dan kerabat memang cerita kalau ia pernah mau bunuh diri seperti itu. Tapi gagal. Masalah rumah tangga,” kata Andi.

Jenazah korban kini telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga dan direncanakan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang. Polisi juga mengamankan secarik surat yang diduga ditulis sendiri oleh korban. Surat itu ditujukan kepada sang istri dan berisi permintaan maaf serta keluhan yang mengindikasikan adanya tekanan batin dan konflik rumah tangga.

Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwilambang, membenarkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.

Berdasarkan informasi di lokasi, Zulfawardi tinggal di rumah kontrakan itu bersama dua anaknya selama delapan bulan terakhir. Istrinya dikabarkan bekerja di Singapura. Belum diketahui pasti bagaimana kondisi hubungan mereka dalam beberapa waktu terakhir, namun ketegangan rumah tangga disebut-sebut menjadi penyebab utama tragedi ini.

Ketua RT setempat, Surya Dharma Sitompul, membenarkan bahwa korban merupakan warga baru di kawasan tersebut. “Dia tinggal hanya dengan dua anaknya. Kami tidak tahu pasti soal masalah rumah tangganya, tapi orangnya tertutup,” ungkap Surya.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis lingkungan sekitar, terlebih jika ada tanda-tanda tekanan batin yang berlebihan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Aksi Bunuh Diri Seorang Ayah di Batuaji, Diduga Karena Masalah Rumah Tangga pertama kali tampil pada Metropolis.

Diskon Tambah Daya Listrik “Cahaya Ramadan” PLN Batam Segera Berakhir

0

batampos – PT PLN Batam tengah menjalankan program spesial bertajuk “Cahaya Ramadan 2025” yang memberikan diskon besar untuk layanan penambahan daya listrik. Promo ini digelar dalam rangka menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah, dan berlaku sejak 20 Maret hingga 12 April 2025 – artinya, kesempatan ini hanya tersisa dua hari lagi.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menjelaskan bahwa selama bulan Ramadan kebutuhan listrik, terutama di rumah ibadah, cenderung meningkat. Karena itu, PLN Batam ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan menghadirkan promo sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia. Tujuannya adalah menunjang kenyamanan dan kelancaran ibadah selama bulan suci.

“Promo ini kami hadirkan untuk memberi keleluasaan bagi pelanggan dalam memenuhi kebutuhan daya listriknya,” ujar Kwin Fo.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera memanfaatkan program ini sebelum berakhir. Khusus pelanggan sosial rumah ibadah, biaya penyambungan digratiskan. Sementara bagi pelanggan rumah tangga, diberikan potongan biaya hingga 99%. Bahkan, Uang Jaminan Layanan (UJL) dapat dicicil hingga 12 kali.

Program ini berlaku untuk pelanggan rumah tangga tegangan rendah satu fasa dengan daya 450 VA hingga 5.500 VA, serta untuk pelanggan sosial rumah ibadah satu hingga tiga fasa, dengan daya 450 VA hingga 53.000 VA. Sebagai contoh, pelanggan rumah tangga dengan daya 900 VA yang ingin menaikkan daya ke 2.200 VA cukup membayar Rp144.600 ditambah UJL, dari yang sebelumnya seharusnya membayar Rp1.560.000.

Sejak diluncurkan, promo ini telah dimanfaatkan oleh 1.112 pelanggan, baik dari sektor rumah tangga maupun rumah ibadah. Untuk mendapatkannya, pelanggan bisa mendatangi kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Batam di Batam Center, Nagoya, Batu Aji, atau Tiban, dengan membawa identitas diri dan bukti pembayaran listrik terakhir. Layanan juga tersedia lewat Contact Center PLN Batam di (0778) 5702 123, layanan virtual, dan media sosial resmi PLN Batam. (*)

Artikel Diskon Tambah Daya Listrik “Cahaya Ramadan” PLN Batam Segera Berakhir pertama kali tampil pada Metropolis.

Titiek Puspa Sempat Bagikan Resep Awet Muda

0
Titiek Puspa semasa masih hidup. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

batampos – Penyanyi Titiek Puspa selama hidupnya banyak membagikan pengalaman hidupnya kepada sekelilingnya.

Tak hanya kepada penyanyi, semua orang yang pernah berinteraksi kepada Titiek Puspa mengakui bahwa sang penyanyi memberikan vibes positif di sekitarnya.

Bahkan di usia yang sudah sepuh, Titiek Puspa masih terus beraktivitas.

Baca juga: Titiek Puspa Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Aktivitas terakhir penyanyi yang dipanggil Eyang ini hadir ke acara Konser Silaturahmi Hari Musik Nasional 2025 yang digelar PAPPRI di Asthana Kemang, Jakarta Selatan, Minggu, 16 Maret 2025.

Pemerhati anak Kak Seto Mulyadi, mengakui peninggalan sang penyanyi dalam bentuk nasihat. Salah satunya adalah resep awet muda. Siapapun mengetahui, di usia kepala 8, Titiek Puspa masih terlihat awet muda dan enerjik.

“Saya sempat bertanya apa resep awet muda, dijawab sama beliau selalu bersyukur. Menjaga kesehatan bukan hanya kesehatan fisik saja, tapi juga kesehatan mental. Itu yang saya belajar dari beliau,” kata Kak Seto.

Baca juga: 10 Grup J-Pop yang Siap Mengguncang Industri Musik Global

Menurutnya Titiek Puspa adalah pribadi yang selalu memberikan semangat.

”Saya diminta oleh Eyang (Titiek Puspa) untuk selalu bersemangat dan terus berkarya,” lanjut Kak Seto.

“Beliau meminggalkan keteladanan yang luar biasa yang bisa diikuti oleh generasi muda. Selalu senyum, selalu penuh dengan rasa syukur, selalu kreatif, dan selalu penuh dengan pemecahan masalah,” sebutnya.

Titiek Puspa mengalami pecah pembuluh darah di otak sebelah kiri pada 26 Maret lalu.

Sejak itu kondisi kesehatannya menurun dan menjalani perawatan intensif di RS Medistra Jakarta sampai mengembuskan napas terakhir pada Kamis (10/4) kemarin di usia 87 tahun.

Jenazahnya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Titiek Puspa Sempat Bagikan Resep Awet Muda pertama kali tampil pada Lifestyle.

Sektor Jasa Perhotelan Jadi Andalan, Pemkab Gencarkan Event untuk Tarik Wisatawan ke Bintan

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan.F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mencapai pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2024 sebesar Rp 275 miliar.

Dari jumlah itu, sektor jasa perhotelan menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi sekitar Rp 119 miliar atau 43,3 persen.

Sehingga pendapatan daerah Kabupaten Bintan pada tahun 2024 mencapai Rp 1,259 triliun, melebihi target yang telah ditetapkan sekitar Rp 1,220 triliun.

BACA JUGA: Hotel Aston Tanjungpinang Tawarkan Hidangan Timur Tengah untuk Bukber Ramadan

Menurut Bupati Bintan, Roby Kurniawan bahwa sektor jasa perhotelan menjadi salah satu andalan pengerak ekonomi utama di Bintan.

Hal ini menunjukkan bahwa industri pariwisata di Bintan menjadi lokomotif karena memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan asli daerah.

Pemkab Bintan juga berkomitmen untuk terus mengencarkan berbagai event sport tourism berskala  nasional maupun internasional sebagai daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Bintan.

Sektor pariwisata menjadi modal penting dalam pembangunan dan pengembangan daerah di Bintan.

Dengan menghadirkan berbagai event sport tourism, diharapkan dapat meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bintan dan meningkatkan pendapatan daerah.

Bahkan, melalui event-event yang digelar diharapkan menjadi sarana untuk mempromosikan kearifan lokal dan budaya Bintan ke wisatawan domestik dan mancanegara.

Data dari Dinas Pariwisata Bintan menunjukkan bahwa pertumbuhan angka kunjungan wisatawan ke Bintan pada tahun 2024 meningkat dengan jumlah wisatawan yang berkunjung mencapai 747,04 ribu wisatawan.

Jumlah ini tumbuh sebesar 365,99 ribu dibandingkan tahun 2023 sebesar 381,05 ribu wisatawan.

Pertumbuhan wisatawan pada tahun 2024 ini, terdiri dari 538,44 ribu wisatawan nusantara dan 208,60 ribu wisatawan mancanegara.(*)

Reporter: Slamet

Artikel Sektor Jasa Perhotelan Jadi Andalan, Pemkab Gencarkan Event untuk Tarik Wisatawan ke Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Ombudsman RI Desak BP Batam Reformasi Layanan Pertanahan

0
ilustrasi

batampos – Ombudsman Kepri mendesak BP Batam untuk memperbaiki layanan administrasi pertanahan karena banyaknya keluhan dari masyarakat dan pelaku usaha. Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Siadari, menyoroti masalah seperti ketidakterbukaan data lahan, proses rumit, tumpang tindih alokasi, hingga dugaan biaya tambahan di luar PNBP. Tercatat 34 laporan terkait maladministrasi diterima dalam beberapa tahun terakhir.

Meski begitu, Ombudsman mengapresiasi langkah reformasi di bawah pimpinan baru BP Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, serta berharap komitmen ini bisa menjaga iklim investasi dan lingkungan.

Ombudsman juga menolak rencana komersialisasi buffer zone di Jalan Sudirman hingga Nongsa, karena dianggap bisa merusak estetika dan identitas visual kota Batam.

“Selama ini banyak laporan masyarakat, pengembang, investor, kuasa hukum, dan notaris yang mengeluhkan masalah pertanahan di BP Batam,” kata Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, Jumat (11/4). (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Ombudsman RI Desak BP Batam Reformasi Layanan Pertanahan pertama kali tampil pada Metropolis.