Rabu, 10 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1579

Bungkam Peringkat Tiga Dunia, Jafar/Felisha Rileks Hadapi Semifinal Super 1000 Pertama

0
Jafar/Felisha melangkah ke semifinal China Open 2025. (Dok.PBSI)

batampos – China Open 2025 jadi pengalaman kali kedua bagi Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nataniel Pasaribu mengikuti turnamen level Super 1000. Meski ‘minim pengalaman’ di level tertinggi, tapi pasangan ganda campuran Indonesia itu sukses menembus babak semifinal.

Jafar/Felisha, yang turun dengan status non-unggulan, Jumat (25/7), mengalahkan peringkat ketiga dunia Tang Chun Man/Tse Ying Suet 21-13, 18-21, 21-17.

Mereka membutuhkan waktu 1 jam 9 menit untuk mengalahkan wakil Hong Kong tersebut di Olympic Sports Centre Gymnasium, Changzhou, Tiongkok.

Seusai laga, Felisha mengungkapkan bahwa ketenangan jadi kunci. Di set penentu, atlet 20 tahun itu juga mencoba mengingatkan Jafar, yang berusia empat tahun lebih tua.

“Tadi di game ketiga kami sempat kehilangan 3-4 poin beruntun karena drive-drive Jafar banyak out. Lalu saya bilang ke dia untuk lebih tenang,” kata Felisha.

Aspek ketenangan itu sebelumnya jadi salah satu evaluasi utama bagi Jafar/Felisha. Dalam dua turnamen sebelumnya di Japan Open (Super 750) dan Indonesia Open (Super 1000), mereka baru menembus babak 16 besar.

“Ini yang kami pelajari dari pertandingan-pertandingan sebelumnya, harus bisa meningkatkan ketenangan,” kata Felisha.

Setelah berhasil menembus semifinal Super 1000 pertamanya, Jafar/Felisha merasa tidak ada beban. Pasangan yang akhir tahun lalu masih terjun di level BWF Grade 3 di International Challenge Surabaya itu akan menghadapi unggulan kedua asal Tiongkok, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.

“Kami harus yakin walau tetap nothing to lose. Sudah di semifinal, tidak ada yang harus ditakutkan, harus berani,” tegas Felisha.

Sementara itu, langkah tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung harus terhenti di babak perempat final.

Atlet kelahiran 11 Agustus 1999 itu, kemarin kalah dua set langsung 19-21, 18-21 dari wakil tuan rumah Han Yue. Meski pernah meraih empat kali kemenangan menghadapi Han Yue, tapi Gregoria selalu keok dalam tiga pertemuan terakhir. (*)

 

Artikel Bungkam Peringkat Tiga Dunia, Jafar/Felisha Rileks Hadapi Semifinal Super 1000 Pertama pertama kali tampil pada Olahraga.

Kurangi Titik Api Karhutla di Riau, Pemerintah Bakal Tambah Helikopter untuk Operasi Modifikasi Cuaca

0
Kondisi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Riau pada Senin (21/7). (Foto BNPB)

batampos – Beragam cara dilakukan pemerintah untuk menjinakkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Salah satunya dengan metode operasi modifikasi cuaca (OMC). Langkah ini dinilai efektif, sehingga armada helikopter untuk kegiatan OMC itu akan ditambah.

Komitmen menambah unit helikopter untuk kegiatan OMC penanganan karhutla di Riau disampaikan langsung oleh Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Dia mengatakan laporan terkini, ada penurunan titik api atau hot spot karhutla Riau secara signifikan. Dari sebelumnya yang mencapai ribuan titik hot spot, sekarang tinggal sekitar seratus titik saja.

Perkembangan penanganan karhutla Riau itu disampaikan Raja, pada rapat koordinasi terkait pengendalian Karhutla di Riau pada Rabu (23/7) malam. Dia mengatakan saat ini terdapat penurunan angka titik api.

“Ada angka penurunan titik api di Riau. Dari awalnya tanggal 16 (Juli) di angka 1.300 (titil api), perhari ini angkanya di 116 titik,” ujar Raja.

Dia mengatakan penurunan titik api atau hot spot itu, merupakan hasil kerjasama berbagai pihak. Mulai dari TNI, Polri, BNPB hingga personel Manggala Agni.

Upaya penanganan Karhutla Riau tidak hanya dengan menerjunkan pasukan darat. Namun, juga dilakukan melalui udara dengan cara OMC. Dengan penurunan angka hot spot yang signifikan itu, Raja mengatakan operasi penanaman sudah relatif berhasil. Meskipun begitu masih perlu dioptimalisasi.

Raja menuturkan nantinya akan ada penambahan sarana prasarana untuk terus menurunkan jumlah titik api. Beberapa diantaranya dengan penambahan helikopter, water bombing, hingga mobilisasi pasukan untuk pemadaman di daerah Rokan Hulu (Rohul) dan Rokan Hilir (Rohil).

“Sekarang ada tersedia 2 unit heli untuk OMC insyallah akan jadi 3 unit,” ungkapnya.

Dengan penambahan unit helikopter itu, diharapkan kegiatan OMC bisa dilaksanakan dengan intensitas yang lebih banyak. Selain itu juga menjangkau secara lebih luas.

Kegiatan OMC merupakan inovasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Selain dengan helikopter, OMC juga dijalankan dengan pesawat terbang. Secara teknis, OMC dilakukan dengan cara menyemai awan. Cara ini dilakukan dengan menebar garam (NaCl) di gumpalan awan.

Selain itu pemerintah juva akan menambah water bombing yang sekarang ada 3 unit. Raja mengatakan dalam satu atau dua hari ini akan bertambah menjadi 5 unit. Lalu akan ada mobilisasi pasukan darat baik dari TNI Polri, terutama untuk pemadaman di daerah Rohul dan Rohil.

Dia kembali meminta masyarakat untuk tidak bermain api maupun melakukan land clearing dengan cara membakar. “Ingatkan memori masa lalu ketika Riau dikepung asap, tidak bisa keluar rumah, pesawat tidak bisa mendarat, adik-adik tidak bisa sekolah, banyak yang masuk rumah sakit kena ISPA,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah mengingatkan masyarakat tidak melakukan land clearing atau pembukaan lahan dengan cara membakar. Masyarakat yang masih bandel, siap-siap dijerat pidana.

Sanksi pidana itu bukan sekadar ancaman. Sejak Januari sampai Juli 2025 total ada 44 orang jadi tersangka akibat pembakaran lahan. Dengan total luas karhutla yang diakibatkan mencapai 269 hektar. Khusus dalam sepekan terakhir saja, ada 29 orang dijadikan tersangka kasus karhutla.

Peringatan supata masyarakat atau korporasi tidak membuka lahan dengan membakar, diantaranya disampaikan Menhut Raja Juli Antoni. Dia mengingatkan masyarakat Riau supaya tidak membakar hutan dan lahan, terutama pada 22 hingga 28 Juli. Berdasarkan data BMKG, periode tersebut memiliki potensi sangat mudah terbakar.

Paling penting untuk disampaikan ke publik, terutama kepada masyarakat Riau agar periode-periode ini tidak ada yang membakar Lahan. Tidak membakar hutan maupun lahan,” kata Raja di sela penandatanganan MoU dengan PP Muhammadiyah (22/7). Dia menambahkan di saat cuaca sangat panas, tingkat resiko terbakar di lapisan-lapisan atas permukaan tanah berpotensi lebih besar.

Raja menyebut, data BMKG menunjukkan 10 hari terakhir akan terjadi panas ekstrim. Kemudian juga adanya badai Wipha di Filipina. Faktor ini menimbulkan cuaca yang kering dan mudah terbakar.

Raja meminta masyarakat untuk tidak melakukan land clearing atau pembakaran lahan dan hutan. Dia menegaskan akan melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu kepada masyarakat maupun perusahaan yang membakar hutan dan lahan.

“Jangan berani-berani melakukan land clearing, membersihkan lahan untuk menanam dengan cara pembakaran, karena potensinya sangat luar biasa buruk,” ujar Raja. (*)

Artikel Kurangi Titik Api Karhutla di Riau, Pemerintah Bakal Tambah Helikopter untuk Operasi Modifikasi Cuaca pertama kali tampil pada News.

Pemko Batam Kejar Target Penerimaan Rp42 Miliar dari IMTA Tahun Ini

0
Ilustrasi tenaga kerja asing.

batampos – Pemerintah Kota Batam menargetkan penerimaan sebesar Rp42 miliar dari Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) sepanjang tahun 2025. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker Batam, Nurul Iswahyuni, mengatakan IMTA merupakan salah satu sumber pendapatan daerah dari kompensasi penggunaan tenaga kerja asing yang diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

“Hingga akhir Mei, realisasinya kita mencapai Rp15 miliar atau sekitar 35 persen dari target tersebut. Ini menjadi perhatian serius, terutama dalam mendorong pelaporan dan kepatuhan perusahaan terhadap penggunaan TKA,” ujarnya, Jumat (25/7).

Baca Juga: Polisi Pastikan Uang Rp 210 Juta yang Dilaporkan Hilang di KFC Tiban Tidak Pernah Ada

Ia mengakui, capaian IMTA sangat bergantung pada jumlah TKA yang dipekerjakan perusahaan, serta lokasi kerjanya. Jika TKA hanya bekerja di wilayah Batam, maka dana masuk ke kas daerah kota.

Namun bila cakupan kerja lintas kabupaten/kota dalam satu provinsi, dana masuk ke provinsi. Sementara untuk lintas provinsi, pendapatan masuk sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di tingkat pusat.

“Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena tidak semua aktivitas TKA di Batam menghasilkan pendapatan untuk kota. Padahal mereka bekerja di sini,” ungkapnya.

Baca Juga: 2 Pelaku Curas di Jalan Gajah Mada Tiban Diringkus, Kendaraan Korban Berhasil Diamankan

Ia menambahkan, pada tahun 2024 lalu, target IMTA Batam sebesar Rp45,7 miliar dan terealisasi Rp39,1 miliar. Meski belum 100 persen, capaian itu menunjukkan potensi yang besar jika pelaporan dan pengawasan dilakukan dengan maksimal.

Untuk itu, Disnaker terus mendorong perusahaan agar tertib dalam melaporkan TKA dan memenuhi kewajiban pembayaran IMTA.

“Kami juga terbuka melakukan pembinaan kepada perusahaan agar proses pelaporan berjalan lancar dan sesuai aturan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pemko Batam Kejar Target Penerimaan Rp42 Miliar dari IMTA Tahun Ini pertama kali tampil pada Metropolis.

Menang Dramatis Lewat Adu Penalti, Timnas Indonesia ke Final Piala AFF U-23 2025

0
Timnas Indonesia U-23 vs Timnas U-23 Thailand dalam pertandingan semifinal Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Jumat (25/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Timnas Indonesia U-23 berhasil melaju ke final Piala AFF U-23 2025 setelah memenangkan pertandingan dramatis melawan Thailand U-23. Garuda Muda menang lewat adu penalti dengan skor akhir 7-6, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 120 menit.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta tersebut, duel Timnas Indonesia U-23 vs Thailand U-23 berjalan sengit. Kedua tim saling berbalas serangan dari menit pertama.

Tapi Thailand U-23 lah yang berhasil unggul lebih dulu lewat Yotsakon Burapha pada menit ke-60. Sementara Timnas Indonesia U-23 baru berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-84 melalui sundulan Jens Raven.

Skor 1-1 pun jadi hasil akhir dalam pertandingan waktu normal 90 menit. Gol juga tak ada yang tercipta dalam 2×15 menit sehingga laga ditentukan lewat adu penalti.

Jalannya Pertandingan

Dominasi langsung coba ditunjukkan Garuda Muda sejak kick-off dilakukan. Duet Rahmat Arjuna dan Rayhan Hannan di dua sisi penyerangan Garuda menjadi andalan untuk menggedor lini pertahanan Thailand U-23.

Peluang pertama pun berhasil diciptakan Timnas Indonesia U-23 saat laga baru berjalan enam menit. Semua berawal dari pergerakan Rahmar Ajuna, yang kemudian mengirimkan bola kepada Dony Tri Pamungkas.

Pemain Persija Jakarta itu kemudian melepaskan tembakan mendatar ke gawang Sorawat Phosaman. Sayang, bola sepakan Dony Tri masih melebar ke sisi kanan sehingga gagal memnuahkan gol.

Thailand U-23 sebagai tim tamu pun tak tinggal diam. Pasukan Negeri Gajah Putih mampu keluar dari tekanan dan membalasnya lima menit kemudian. Adalah Seksan Ratree yang mengancam lewat sundulan dari skema sepal pojok. Namun tandukannya masih membentur mistar.

Peluang emas itu membuat Thailand U-23 makin percaya diri dalam melancarkan serangan. Ancaman kembali dibuat, kali ini giliran Phanthamit Praphanth yang membuat kesempatan emas. Tapi sontekannya gagal karena masih melenceng sisi kiri gawang Indonesia.

Pertandingan kian seru di pertengahan babak pertama. Kedua tim saling berbalas serangan untuk berebut mencetak gol pertama dan unggul lebih dulu.

Timnas Indonesia U-23 baru dapat peluang lagi pada menit ke-29. Adalah Jens Raven yang jadi aktornya, di mana dia melepaskan sundulan memanfaatkan umpan Rahmat Arjuna. Tapi tandukannya hanya membentur mistar sehingga tak ada gol yang tercipta.

Garuda Muda sebagai tuan rumah makin percaya diri dalam menyerang. Kapten tim Kadek Arel bahkan sampai dua kali menciptakan peluang, masing-masing pada menit ke-39 dan ke-42. Namun kedua kesempatan itu masih melenceng.

Thailand U-23 sempat bergantian menciptakan peluang semenit berselang lewat Seksan Ratree. Memanfaatkan operan Yotsakon Burapha, tendangan kaki kanannya masih melambung.

Garuda Muda punya kesempatan emas menjelang babak pertama berakhir. Adalah Rahmat Arjuna, yang memanfaatkan umpan panjang kiper Muhammad Ardiansyah ke dalam kotak penalti.

Tapi, winger Bali United FC gagal mengkonversi peluang emas tersebut jadi gol karena sepakannya mampu ditepis kiper Sorawat Phosaman. Pertandingan babak pertama pun berakhir dengan skor 0-0.

Pada babak kedua, tempo kedua tim tak banyak berubah. Jual beli serangan pun langsung tersaji pada 15 menit awal.

Timnas Indonesia U-23 lebih dulu menciptakan peluang. Tepatnya pada menit ke-55 lewat tendangan spekulasi dari Robi Darwis. Sayang, bola sepakannya masih mampu diamankan oleh penjaga gawang Thailand.

Tiga menit kemudian, giliran Thailand yang mengancam. Yakni melalui Phantamit Praphanth yang melepaskan tembakan jarak jauh. Beruntung, ada Ardiansyah yang dengan cermat mengamankan bola.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-60. Tapi Thailand U-23 lah yang berhasil melakukannya setelah Yotsakon Burapha sukses membuka keunggulan.

Yotsakon Burapha mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan menyambut umpan matang dari Seksan Retree. Ia tinggal menyontek bola masuk ke gawang untuk membawa Thailand U-23 unggul 1-0.

Alih-alih menambah keunggulan, Timnas Indonesia U-23 nyaris kebobolan untuk kali kedua. Siraphop Wandee hampir memberikan petaka andai sepakan kaki kirinya dari luar kotak penalti tak digagalkan Ardiansyah pada menit ke-72.

Tapi permainan Timnas Indonesia U-23 lebih hidup setelahnya. Terutama setelah pelatih Gerald Vanenburg melakukan tiga pergantian pemain sekaligus di menit ke-77. Achmad Maulana, Dominikus Dion, dan Rahmat Arjuna ditarik keluar untuk digantikan oleh Alfharezzi Buffon, Muhammad Ferarri, dan Brandon Scheunemann.

Meski tiga pemain yang dimasukkan bertipe bertahan, tapi penyerangan Timnas Indonesia U-23 lebih baik. Gempuran pun dilakukab skuad Garuda Muda.

Hasilnya, gol penyamakedudukan berhasil tercipta pada menit ke-84. Adalah Jens Raven yang sukses membobol gawang Thailand U-23. Ia mencetak gol lewat sundulan jarak dekat memanfaatkan sepak pojok Rayhan Hannan. Skor berubah jadi 1-1.

Serangan demi serangan terus coba dilakukan Timnas Indonesia U-23 pasca gol. Tapi tak ada gol lagi yang tercipta sehingga skor sama kuat bertahan hingga wasit meniup peluit tanda babak kedua berakhir. Laga pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2×15 menit.

Memasuki extra time, tempo pertandingan mulai mengendur. Tapi Thailand U-23 hampir kembali unggul saat extra time babak pertama, tepatnya menit ke-94.

Semua bermula dari Yotsakhon Burapha yang menerima umpan panjang dari tengah lapangan. Pemain nomor sembilan itu kemudian melewati kiper Ardiansyah dan bola melaju ke gawang.

Tapi ada Alfharezzi Buffon yang keluar sebagai penyelamat. Dia berhasil memenangkan lomba lari dengan Burapha untuk kemudian membuang bola. Gawang Timnas Indonesia U-23 selamat dari kebobolan dan skor tetap 1-1 hingga extra time babak pertama tuntas.

Pada extra time babak kedua, dominasi justru menjadi milik Thailand U-23. Lini pertahanan Garuda Muda digempur habis-habisan selama 15 menit terakhir. Beruntung eksekusi para pemain Gajah Putih Muda tak ada yang menjadi gol. Skor tetap 1-1 dan laga ditentukan lewat adu penalti.

Mentalitas Timnas Indonesia U-23 dan Thailand U-23 benar-benar diuji di adu penalti. Dari lima algojo awal yang dipercaya, empat di antaranya berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Yakni Kadek Arel, Kakang Rudianto, Hokky Caraka, dan Yardan Yafi. Hanya Robi Darwis yang gagal.

Tapi para pemain Thailand U-23 juga melakukan hal yang sama. Cuma Pichitchai Sienkrathok yang gagal sebagai eksekutor pertama, sementara lainnya berhasil.

Ardiansyah muncul sebagai pahlawan. Dia berhasil menggagalkan eksekusi Yotsakhon Burapha di tendangan ketujuh. Alfharezzi Buffon yang menendang berikutnya pun sukses menjalankan tugas. Dia menjadi penentu kemenangan Garuda Muda dengan skor 7-6. (*)

 

Artikel Menang Dramatis Lewat Adu Penalti, Timnas Indonesia ke Final Piala AFF U-23 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

KPK Usut Dugaan Korupsi Kuota Haji, Bidik Agen Travel dan Penyelenggara Negara

0
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki dugaan korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji oleh Kementerian Agama (Kemenag) untuk periode 2023-2025. KPK diduga mengusut penambahan kuota haji sebanyak 20 ribu jamaah yang diselewengkan.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan penambahan kuota tersebut merupakan hasil komunikasi antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat itu dengan Pemerintah Arab Saudi. Penambahan kuota itu seharusnya untuk memperpendek masa tunggu haji reguler.

“Nah ini untuk memperpendek, memangkas itu, berarti kan kuotanya harus diperbesar, yang berangkatnya harus lebih banyak. Nah di sana diberikanlah, kalau tidak salah 20 ribu ya,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (24/7).

Ia menjelaskan, seharusnya kuota tambahan tersebut dibagi sesuai ketentuan yakni 92 persen untuk jamaah reguler dan 8 persen untuk haji khusus. Namun, dalam praktiknya justru terjadi penyimpangan.

“Jadi begini, ada aturannya bahwa untuk kuotanya itu, 8 sama 92 (persen). Tetapi kemudian ternyata dibagi 2, 50-50,” ungkap Asep.

Pembagian tidak sesuai aturan ini diduga membuka celah praktik jual beli kuota haji. Modus dugaan jual beli kuota haji ini dilakukan oleh pihak swasta, terutama agen travel haji plus, yang berperan sebagai perantara.

“Jadi ada keuntungan yang diambil dari dia ke yang khusus ini,” ujar Asep.

KPK pun mengaku telah memanggil sejumlah travel agen dalam proses penyelidikan awal. Fokus penyelidikan saat ini mengungkap besaran kuota yang diterima agen travel dan harga yang dibebankan kepada jemaah.

“Kita sedang menelusuri dari hilir, kita sudah tahu ada pembagian, tetapi proses di hilirnya seperti apa,” tutur Asep.

Tak hanya soal jual beli kuota, KPK juga mendalami dugaan aliran dana dari agen travel ke penyelenggara negara. Sebab, diduga kuota haji tersebut diperjualbelikan dengan harga yang sangat tinggi.

“Itu yang sedang kita selusuri,” tegas Asep.

Dalam proses penyelidikan berjalan, lanjut Asep, KPK juga telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, termasuk pendakwah Khalid Basalamah. KPK juga membuka kemungkinan memeriksa mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

“Setelah sampai kepada pucuk pimpinan, nanti kita akan panggil tentunya,” pungkasnya. (*)

Artikel KPK Usut Dugaan Korupsi Kuota Haji, Bidik Agen Travel dan Penyelenggara Negara pertama kali tampil pada News.

Peyebab Kebakaran Ruli Baloi Blok II Karena Korsleting

0
Petugas pemadam kebakaran bersama warga berusaha memadamkan api yang membakar ruli di dekat SMPN 41 Batam seberang kantor Camat Lubuk Baja, Kamis (24/7). F Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Kebakaran yang meludeskan 6 unit Ruli Baloi Blok II, RT 005/RW001, Lubuk Baja diduga disebakan korlseting listrik. Dari penyelidikan awal polisi, api berasal dari rumah warga berinsiak R.

“Dugaan awal masih korsleting listrik,” ujar Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Rangga Primazada, Jumat (25/7).

Rangga memastikan peristiwa hanya menyebabkan kerugian materil dan tidak ada menimbulkan korban jiwa.

“Tidak ada korban. Kerugian masih dihitung para korban,” katanya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas Ardianto mengatakan kebakaran ini menyebabkan 6 ruli hangus terbakar.

“Ada 6 ruli terbakar. Dugaan korsleting, tapi kita masih melakukan penyelidikan untuk penyebab pastinya,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kebakaran terjadi di Ruli Baloi Blok II, RT 005/RW001, Lubuk Baja, Kamis (24/7) sore. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun api menghanguskan 4 unit rumah.

Iqhsan, salah seorang korban mengatakan kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh ibunya. Saat itu, api terlihat muncul dari rumah tetangganya.

“Ibu saya lihat api, lalu teriak. Tapi api langsung membesar,” ujarnya di lokasi.

Ia menjelaskan api langsung membesar karena seluruh rumah masih semi permanen. Bahkan, ia tak sempat menyelamatkan barang berharga di dalam rumah.

“Habis semua, tak ada yang bisa diselamatkan,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Peyebab Kebakaran Ruli Baloi Blok II Karena Korsleting pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Periksa 15 Saksi, Segera Gelar Perkara Atas Laporan Kavling Bodong

0
Korban kavling bodong saat akan melapor ke Polresta Barelang. Foto. Yofi Yuhendri/ Batam Pos

batampos – Penyidikan kasus kavling bodong terus bergulir di Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Barelang. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 15 orang saksi terkait dugaan penipuan lahan di tiga lokasi berbeda tersebut.

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, mengatakan bahwa proses penyidikan dilakukan secara bertahap dan mendalam, mengingat jumlah korban yang terdata mencapai hampir 150 orang.

“Kasus kavling bodong masih kami dalami. Hingga kini, sudah ada 15 saksi yang diperiksa,” ujar Zaenal, Jumat (25/7)

Ia menjelaskan, lokasi kavling yang dilaporkan tersebar di tiga titik, yakni di kawasan Sei Binti, Belakang Plaza, dan Bukit Daeng. Penyidik kemudian memeriksa saksi perwakilan dari masing-masing lokasi untuk mendapatkan gambaran utuh terkait modus penipuan yang terjadi.

“Pemeriksaan dilakukan secara hati-hati. Keterangan para saksi harus disesuaikan dengan bukti yang disampaikan korban dan hasil temuan di lapangan,” katanya.

Menurut Zaenal, hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan arah penyidikan berikutnya. Jika seluruh keterangan dan barang bukti dinilai cukup, penyidik akan menggelar perkara.

“Dalam gelar perkara nanti akan ditentukan apakah kasus ini layak naik ke tahap penyidikan atau masih perlu pendalaman lebih lanjut,” ungkapnya.

Zaenal menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus tersebut. Penyidik masih fokus pada pengumpulan bukti dan keterangan yang kuat.

“Penetapan tersangka baru bisa dilakukan setelah gelar perkara. Untuk sekarang, kami masih dalam proses pemeriksaan saksi,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Polisi Periksa 15 Saksi, Segera Gelar Perkara Atas Laporan Kavling Bodong pertama kali tampil pada Metropolis.

Citilink dan ZU Kolaborasi, Hadirkan Program Loyalitas Terpadu

0

batampos – Maskapai penerbangan Citilink dan ZU, program loyalti dan reward dari Zup Loyalti Indonesia, menjalin kemitraan dalam program loyalitas untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mengumpulkan dan menukarkan ZU Point menjadi LinkMiles Citilink.

Kemitraan ini terjalin melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilakukan oleh Direktur Utama Citilink, Bapak Darsito Hendroseputro, dan CEO ZU, Bapak Angkasa, di Tangerang, Jumat (25/07).

Head of Corporate Secretary & CSR Division Citilink, Tashia Scholz, mengungkapkan, “Citilink terus berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan. Kemitraan dengan ZU ini merupakan langkah strategis yang dilakukan untuk memperluas manfaat LinkMiles Citilink, menjadikannya lebih fleksibel, bernilai, dan selaras dengan kebutuhan gaya hidup pelanggan. Citilink akan terus berinovasi dalam meningkatkan program loyalitas demi menghadirkan layanan penerbangan yang tidak hanya efisien, namun juga penuh nilai tambah bagi seluruh pelanggan.”

Leo Borise, selaku Deputy CEO ZU, menambahkan, “Kolaborasi dengan Citilink menjadi tonggak penting dalam pengembangan jaringan manfaat ZU Point. Kini, pelanggan ZU tidak hanya bisa menggunakan ZU Point untuk berbelanja di berbagai merchant mitra ZU, tetapi juga dapat mengakses pengalaman terbang yang lebih nyaman dan eksklusif bersama Citilink. Kami percaya kemitraan ini akan mendorong loyalitas pelanggan secara lebih dinamis dan saling menguntungkan.”

Melalui kemitraan ini, pelanggan dapat menikmati fleksibilitas lebih dalam menggunakan poin loyalitas mereka. Pelanggan ZU dapat mengumpulkan dan menukarkan ZU Point menjadi miles Citilink untuk pembelian tiket penerbangan Citilink, diskon produk Citilink seperti makanan dalam penerbangan, kursi pilihan, akses lounge bandara, hingga pembelian produk dan layanan dari berbagai mitra LinkMiles seperti hotel, restoran, atraksi wisata, dan transportasi.

Sebagai wujud nyata dari komitmen Citilink dan ZU dalam menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan, penandatanganan ini juga dibarengi dengan peluncuran program kolaboratif bertajuk “hepi-hepi bareng Citilink dan ZU.” Program ini menjadi bagian dari langkah strategis kedua merek untuk memberikan keuntungan lebih kepada pelanggan setia di seluruh Indonesia.

Melalui program ini, pelanggan ZU berkesempatan menikmati cashback 100% hingga ZP 16.000 saat menukarkan ZU Point ke LinkMiles. Promo ini berlaku khusus untuk 100 pelanggan pertama selama periode Agustus 2025. Tidak hanya itu, pelanggan juga berkesempatan memenangkan total 8 tiket pulang-pergi (PP) ke Bali dari kota asal masing-masing dengan mengikuti berbagai aktivitas menarik sepanjang Agustus hingga Oktober 2025, seperti memainkan game di aplikasi mitra ZU untuk mengumpulkan tiket ZU terbanyak, hingga menunjukkan kreativitas melalui lomba pantun di Instagram.

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru yang menyenangkan, sekaligus memperkuat koneksi emosional antara merek dan konsumennya.

Untuk informasi selengkapnya serta syarat dan ketentuan program, pelanggan dapat mengunjungi laman https://www.citilink.co.id/linkmiles/zu-point.

“Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kemitraan ini diharapkan dapat mendukung transformasi layanan pelanggan Citilink sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai maskapai penerbangan berbiaya hemat yang tetap mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh penumpang,” tutup Tashia. (*)

Artikel Citilink dan ZU Kolaborasi, Hadirkan Program Loyalitas Terpadu pertama kali tampil pada Lifestyle.

2 Hari, BC Batam Gagalkan 2 Penyelundupan

0
Pelaku penyelundupan barang tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan yang sah diamankan BC Batam.

batampos – Bea Cukai (BC) Batam berhasil menggagalkan 2 kasus penyelundupan dalam waktu 2 hari. Penyelundupannya berupa sabu seberat 188,9 gram dan 266 koli barang kiriman berupa paket.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (Kabid P2) BC Batam, Muhtadi mengatakan penindakan pertama dilakukan pada Senin (21/7) malm di Perairan Batu Besar, Nongsa. Di lokasi, BC Batam menangkap kapal bernama Nasya.

“Kami mengidentifikasi objek mencurigakan yang sedang berlayar menuju Tanjung Uban,” ujarnya, Jumat (25/7).

Dalam pemeriksaan petugas, kapal tersebut mengangkut 266 koli barang kiriman tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan yang sah. Selain itu, petugas mengamankan nahkoda kapal, S, 38, dan ABK beriinisial S, 48.

“Atas penindakan kapal tersebut dilakukan penegahan dan penyegelan, lalu dibawa ke Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang,” katanya.

Muhtadi mengaku pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menelusuri jenis barang, jalur distribusi, dan potensi pelanggaran lainnya.

“Untuk nilai barang kiriman tersebut saat ini masih dalam proses penghitungan,” ungkapnya.

Sementara penyelundupan sabu digagalkan pada Selasa (22/7) di Bandara Internasional Hang Nadim. Petugas mengamankan calon penumpang berinisial OT.

“Tersangka ini menunjukkan perilaku mencurigakan saat pemeriksaan X-Ray, termasuk cara berjalan yang tidak wajar dan kegugupan,” ungkap Muhtadi.

Penyelundupan sabu yang dilakukan tersangka dengan melilit paket sabu ke l bagian dalam pakaian. Dari pengakuan, OT ia dioerintanrekannya berinisial PI, yang dikenal di tempat hiburan malam di Tanjung Balai Karimun.

“OT ditugaskan membawa sabu ke Lombok dengan upah Rp5 juta per bungkus, sedangkan tiket dan penginapan dibiayai penuh oleh PI,” terangnya.

Muhtadi menambahkan seluruh barang bukti dan tersangka telah diserah terimakan kepada Polda Kepri untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Atas penggagalan penyelundupan tersebut berhasil menyelamatkan kerugian negara dari biaya rehabilitasi sebesar Rp1,5 milliar.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk senantiasa mematuhi ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai. Kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku bukan hanya menjamin kelancaran arus barang, tetapi juga merupakan bagian penting dari kontribusi terhadap pembangunan nasional dan perlindungan industri dalam negeri,” tutupnya.  (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel 2 Hari, BC Batam Gagalkan 2 Penyelundupan pertama kali tampil pada Metropolis.