
batampos– Pelabuhan Roro Penarik, Kabupaten Lingga, yang menjadi pintu vital penghubung transportasi penumpang dan logistik antar-pulau, saat ini terlihat menyedihkan. Genangan lumpur yang tebal menguasai hampir seluruh area pelabuhan yang dapat mengancam keselamatan pengguna dan mengganggu mobilitas masyarakat.
Kondisi ini, menurut pengamatan, berasal dari erosi tebing bukit yang berada di belakang kantor pelabuhan serta aliran air hujan yang membawa lumpur dari jalan akses rusak dan menanjak di sekitarnya.
John Cosmos, seorang aktivis Senior Kab. Lingga, menyampaikan keprihatinan mendalam.
BACA JUGA: PJU di Jalan Protokol Padam, Dishub Sebut Bukan Karena Nunggak Tapi Rusak
“Pelabuhan ini adalah satu-satunya akses masyarakat mengangkut penumpang dan kebutuhan pokok dari Dabo Singkep ke Daik Lingga. Tapi kini, mereka terpaksa meniti tepi jalan yang becek atau mempertaruhkan keselamatan berkendara di tengah lumpur licin,” ujarnya, Selasa (8/4).
John menegaskan, masalah ini bukan hal baru. Sejak era kepemimpinan Bupati Nizar-Neko hingga Nizar-Novrizal, Dishub Lingga dinilai abai dalam menjalankan tugas.
“Sudah bertahun-tahun, apa kerja Kadishub? Jalan 300 meter menuju pelabuhan yang seharusnya diaspal pun tak kunjung direalisasi. Meski, ini jalan provinsi. Harusnya ada upaya lobi ke pemprov,” tegasnya.
Video drone yang diunggah salah satu warga memperlihatkan penampakan pelabuhan yang dipenuhi lumpur yang berwarna coklat pekat. Kondisi ini disebut terjadi berulang kali setiap musim hujan tanpa solusi konkret.
“Kasian masyarakat. Mereka harus berjuang melewati genangan lumpur, sementara Dishub Lingga hanya diam. Kalau Kepala Dinas tidak mampu bekerja, lebih baik mundur!” kritik John.
Dia mendesak Bupati Lingga mengevaluasi kinerja Kadishub dan segera mengambil langkah tegas.
“Ini urusan nyawa dan hajat hidup orang banyak. Bukan sekadar seremonial. Jika perlu, ganti pejabat yang tidak kompeten dengan orang yang lebih mampu,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dishub Lingga. Masyarakat pun berharap tuntutan perbaikan segera direspons, sebelum insiden akibat kondisi pelabuhan yang semakin parah terjadi. (*)
Reporter: Vatawari
Artikel Darurat Infrastruktur di Lingga: Masyarakat Desak Bupati Evaluasi Kinerja Dishub dan Segera Perbaiki Pelabuhan pertama kali tampil pada Kepri.








