Raja Aisyah Mutia Zafira memperlihatkan kuliner khas Melayu Air Dohot. F. Dokumen pribadi untuk Batam Pos.
batampos – Di tengah maraknya tren minuman kekinian, masyarakat Tanjungpinang tetap setia melestarikan salah satu minuman tradisional khas Melayu yang sarat akan nilai budaya, yakni Air Dohot.
Minuman yang berasal dari warisan Kerajaan Riau-Lingga ini tak hanya menyegarkan, tapi juga menjadi simbol kebanggaan masyarakat pesisir.
Air Dohot dikenal memiliki cita rasa unik yakni perpaduan manis, asam, dan segar ramuan dari kombinasi berbagai buah kering. Warna cokelat yang khas berasal dari bahan utamanya, yaitu buah dohot kering (kurma merah) yang didatangkan dari Afrika.
Tak hanya itu, Air Dohot juga diracik dengan campuran 10 jenis buah-buahan kering lainnya seperti kelengkeng, kesemek, dan kismis kuning.
“Untuk buah dohot sendiri, kami harus memesannya dari luar karena memang tidak tersedia di Pulau Penyengat atau wilayah Kepri lainnya,” ujar Raja Aisyah Mutia Zafira (29), salah satu penjual Air Dohot di Pulau Penyengat, Senin (28/7).
Air Dohot kini hadir dalam varian modern, dicampur es batu agar lebih segar, tanpa menghilangkan keaslian rasa dan teksturnya yang lembut.
Selain menyegarkan, minuman ini dipercaya memiliki khasiat untuk meredakan panas dalam dan menjaga stamina tubuh, terutama bagi para pengembara pada zaman dahulu.
“Minuman ini dulu banyak dikonsumsi oleh para pengembara zaman kerajaan karena bisa menyegarkan badan,” ungkap Zafira.
Lebih dari sekadar kuliner, Air Dohot kini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Melayu. Zafira menyebutkan bahwa penjualan Air Dohot tak hanya memberi keuntungan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah konkret menjaga warisan leluhur.
“Melalui inovasi dan pemasaran yang tepat, Air Dohot bisa menjadi ikon kebanggaan lokal sekaligus daya tarik wisata budaya,” pungkasnya. (*)
batampos– Tekanan darah tinggi (hipertensi) dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menjadi dua penyakit yang paling banyak diderita masyarakat Kota Batam hingga akhir Juli 2025. Berdasarkan data dari aplikasi ePuskesmas, tercatat ada 5.202 kasus hipertensi dan lebih dari 3.800 kasus ISPA, baik yang disebabkan virus maupun bakteri.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi mengatakan, tingginya angka kasus ini menjadi perhatian serius. Pihaknya pun terus mendorong upaya promotif dan preventif melalui layanan kesehatan primer di puskesmas dan posyandu.
“Data ini menunjukkan pola penyakit masyarakat kita mulai bergeser. Penyakit tidak menular seperti hipertensi kini mendominasi, namun penyakit menular seperti ISPA juga tetap tinggi. Ini harus jadi alarm untuk kita semua agar lebih peduli terhadap gaya hidup dan lingkungan,” ujar dr. Didi, Senin (28/7).
Didi menjelaskan, hipertensi dan diabetes merupakan penyakit kronis yang sangat berkaitan dengan gaya hidup tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi garam, kurang olahraga, stres, dan merokok. Penyakit ini kerap tidak menimbulkan gejala di awal, namun berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti stroke dan gagal ginjal jika tidak dikendalikan.
“Yang paling mengkhawatirkan, banyak penderita hipertensi dan diabetes tidak menyadari kondisinya. Mereka baru tahu setelah mengalami komplikasi. Karena itu, kami dorong masyarakat untuk rutin periksa tekanan darah dan gula darah, minimal 3 bulan sekali,” katanya.
Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan pun mengintensifkan program skrining penyakit tidak menular (PTM) melalui Puskesmas dan Posbindu PTM di lingkungan warga.
Sementara itu, penyakit menular seperti ISPA, diare, dan HIV/AIDS juga masih mencatat angka cukup tinggi. Flu biasa dan infeksi saluran pernapasan atas secara kumulatif menyumbang lebih dari 3.800 kasus. Hal ini diperparah dengan perubahan cuaca, polusi udara, serta kebiasaan masyarakat yang belum terbiasa menjaga etika batuk dan bersin.
“ISPA mudah menular, apalagi di lingkungan padat dan sirkulasi udara yang buruk. Kami imbau masyarakat mengenakan masker saat flu, rajin cuci tangan, serta menjaga kebersihan rumah,” kata Didi.
Terkait HIV/AIDS, Dinkes mencatat 774 kasus pada pertengahan tahun ini. Sebagian besar kasus ditemukan melalui layanan VCT (Voluntary Counseling and Testing) di Puskesmas maupun rumah sakit.
“Ini menunjukkan pentingnya edukasi dan layanan konseling HIV yang ramah dan tidak diskriminatif. Kami akan terus perluas jangkauan pemeriksaan dan pendampingan bagi ODHA (Orang dengan HIV/AIDS),” tegasnya.
Guna menekan jumlah kasus dan mencegah komplikasi, Didi menekankan pentingnya peran aktif puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan dasar, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga.
“Layanan kesehatan bukan hanya soal pengobatan. Edukasi, deteksi dini, dan perubahan perilaku adalah kunci. Kami minta warga lebih proaktif datang ke puskesmas, bukan menunggu sampai sakit parah,” tutup dr. Didi.
Dinas Kesehatan juga mengimbau warga untuk mengakses informasi resmi dan menghindari mitos-mitos kesehatan yang dapat menyesatkan. Pemerintah akan terus memperkuat sistem pencatatan elektronik seperti ePuskesmas agar intervensi kebijakan bisa lebih tepat sasaran berdasarkan data riil di lapangan.(*)
Reporter: Rengga
Berdasarkan data tersebut, berikut 10 penyakit terbanyak yang tercatat di Batam per 26 Juli 2025:
1. Hipertensi Esensial – 5.202 kasus
(1.708 laki-laki, 3.494 perempuan)
2. Flu/Cold – Nasofaringitis Akut – 2.682 kasus
3. Dispepsia – Gangguan Lambung– 2.641 kasus
4. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas)–1.737 kasus
5. Diabetes Tipe 2 – 1.500 kasus
6. ISPA Tak Spesifik– 1.124 kasus
7. Nyeri Otot – Myalgia – 826 kasus
8. Diare dan Gastroenteritis – 815 kasus
9. HIV/AIDS – 774 kasus
10. Necrosis Pulpa– 773 kasus
Rizal dan Amiruddin setelah menjalin kesepakatan damai, Senin (28/7). F. Vatawari/Batam Pos.
batampos – Kasus dugaan ingkar janji antara Rizal, eks terpidana dalam perkara penimbunan BBM bersubsidi jenis solar, dan dua pihak bernama Yusri serta Amirudin, akhirnya menemui titik damai.
Konflik yang sempat menyedot perhatian publik ini diselesaikan secara kekeluargaan usai Amirudin menyatakan komitmennya menepati janji yang pernah diikrarkan.
Momentum perdamaian itu berlangsung pada Senin (28/7) dan disaksikan langsung oleh awak media. Dalam pertemuan tersebut, Amirudin secara terbuka mengakui adanya kesepakatan baru dengan Rizal.
“Hari ini saya serahkan Rp5 juta. Lalu pada 1 September saya bayar lagi Rp5 juta. Sisanya saya cicil Rp1,5 juta per bulan sampai lunas,” ujar Amirudin, merujuk pada total kewajiban senilai Rp23,5 juta yang sempat menjadi akar perselisihan.
Langkah ini disebut sebagai bentuk itikad baik dari Amirudin setelah sebelumnya Rizal mengaku merasa dikhianati. Ia mengungkapkan kekecewaannya karena merasa telah “pasang badan” demi Yusri dan Amirudin, namun justru ditinggalkan tanpa tanggung jawab.
“Saya hanya ingin persoalan ini selesai dengan baik. Saya sudah pasang badan waktu itu, jadi saya harap mereka juga punya tanggung jawab moral untuk menepati janji,” ucap Rizal dengan nada singkat namun tegas.
Sebelumnya, Rizal mengaku siap membawa dua rekannya, Yusri dan Amirudin, ke ranah hukum karena dianggap mengingkari perjanjian tertulis di atas materai yang dibuat saat dirinya dijatuhi hukuman pada 2023 lalu. (*)
batampos– Sepanjang enam bulan pertama tahun 2025, sebanyak 68 kasus kebakaran terjadi di berbagai wilayah di Kota Batam. Jumlah tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), yang terus mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah cuaca panas dan potensi kelalaian dalam aktivitas sehari-hari.
Dari data resmi DPKP Kota Batam, periode Februari 2025 tercatat sebagai bulan dengan insiden kebakaran tertinggi, yakni mencapai 30 kejadian hanya dalam waktu satu bulan. Kebakaran tersebut sebagian besar terjadi pada lahan kering dan semak belukar, serta permukiman padat penduduk.
“Kami melihat lonjakan signifikan kasus kebakaran di bulan Februari. Didominasi kebakaran semak belukar, disusul permukiman dan bangunan umum,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, Azman, Senin (28/7).
Secara rinci, jumlah kejadian kebakaran per bulan sepanjang semester pertama 2025 adalah sebagai berikut, Januari 14 kasus, Februari 30 kasus, Maret 8 kasus, April 3 kasus, Mei 3 kasus serta di bulan Juni sebanyak 10 kasus.
Berdasarkan jenisnya, kebakaran kategori lain-lain menempati urutan tertinggi dengan 22 kasus. Kategori ini meliputi kebakaran akibat korsleting listrik, dapur rumah tangga, hingga aktivitas lalai lainnya. Disusul kebakaran semak belukar sebanyak 15 kasus, serta permukiman dan bangunan umum masing-masing 13 kasus.
Sementara itu, kebakaran di sektor industri tercatat hanya dua kejadian, dan kebakaran yang melibatkan kendaraan atau kapal sebanyak tiga kejadian.
Azman menegaskan bahwa sebagian besar kebakaran rumah tinggal dipicu oleh korsleting listrik. Sementara kebakaran lahan dan semak belukar sering kali disebabkan oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan, serta aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi dengan baik, terutama saat cuaca panas dan angin kencang.
“Masyarakat tidak boleh menganggap remeh api kecil. Jika merembet dan tertiup angin, bisa menyebar dengan sangat cepat. Terutama di kawasan padat dan lahan kering,” ujar Azman.
Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan peralatan listrik berstandar SNI, serta pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik di rumah. Menurutnya, kebanyakan kebakaran akibat korsleting terjadi karena sambungan kabel atau peralatan yang tidak sesuai standar keselamatan.
Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran, Damkar Batam merilis imbauan resmi kepada seluruh masyarakat, khususnya di kawasan permukiman padat dan wilayah rawan kebakaran.
Imbauan tersebut mencakup lima poin utama yakni waspadai sumber api dan panas dimana jangan meniggalkan kompor, setrika, atau alat pemanas dalam keadaan menyala tanpa pengawasan. Periksa instalasi listrik secara berkala. Matikan alat listrik setelah digunakan, dimana pastikan lampu, kompor, dan peralatan lainnya dimatikan saat tidak digunakan.
Hindari membakar sampah di siang hari, terutama saat cuaca panas dan berangin, api sangat mudah menyebar serta jauhkan sumber api dari jangkauan anak-anak, termasuk korek api, lilin, dan benda panas lainnya.
“Banyak kebakaran sebenarnya bisa dicegah jika masyarakat lebih berhati-hati. Kami terus mengedukasi warga agar selalu waspada,” katanya. (*)
Masyarakat Jemaja yang bergabung dalam BP2KKJ foto bersama usai melaksanakan rapat pematangan pemekaran Pulau Jemaja. F. Indra untuk Batam Pos.
batampos – Wacana pemekaran Pulau Jemaja lepas dari Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi daerah otonomi baru terus digarap serius.
Masyarakat pendukung rencana ini baru saja menggelar rapat konsolidasi pada Minggu (27/7) malam untuk merumuskan langkah percepatan pembentukan Kabupaten Kepulauan Jemaja (KKJ).
Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah agenda strategis, termasuk percepatan penyelesaian dokumen persyaratan yang akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Salah satu dokumen penting yang kini tengah disusun adalah kajian Naskah Akademik (NA) oleh tim ahli dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).
“Kita sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Pulau Jemaja dan Anambas atas dukungan penuh dan kerja kerasnya dalam perjuangan pemekaran ini,” ujar Ketua Umum Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Jemaja (BP2KKJ), Edy Ja’far, Senin (28/7/2025).
Edy menyebut, dalam waktu dekat BP2KKJ juga akan menggelar agenda besar pada Agustus mendatang. Agenda itu akan melibatkan warga Jemaja di perantauan sebagai bentuk desakan moral kepada pemerintah pusat agar segera mengesahkan KKJ.
“Biaya perjalanan ditanggung masing-masing. Ini murni perjuangan warga Jemaja. Semangat ini jadi pemicu kami kembali bergerak, meski sempat vakum beberapa dekade,” ungkap Edy.
Untuk memperkuat jaringan perjuangan di tingkat akar rumput, BP2KKJ telah menunjuk perwakilan di setiap kecamatan untuk menjabat sebagai Ketua Harian. Langkah ini diambil agar koordinasi dengan masyarakat bisa berjalan lebih efektif.
“BP2KKJ adalah milik bersama masyarakat Jemaja. Tidak ada unsur politik di sini. Anggotanya adalah mereka yang ber-KTP Jemaja dan lahir di Jemaja,” tegas Edy. (*)
batampos – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dipastikan gagal bergabung dengan klub Serie A, Genoa, musim depan. Kesepakatan harga antara Venezia dan Genoa tidak tercapai.
Sejatinya, Jay Idzes sudah sepakat secara personal dengan Genoa untuk bergabung pada musim panas ini. Bek berusia 24 tahun itu tentu ingin bermain di level tertinggi Serie A dibandingkan mentas di Serie B bersama Venezia.
Jurnalis ternama Italia, Gianluca di Marzio, mengatakan nilai transfer yang ditawarkan Genoa tidak sesuai dengan keinginan Venezia yang mematok harga Idzes di angka EUR 10 juta.
“Genoa dengan Jay Idzes sudah mencapai kesepakatan personal, namun Genoa akhirnya memutuskan mundur dari perburuan Jay. Mereka menganggap biaya transfer yang diminta oleh Venezia terlalu tinggi,” ungkap di Marzio.
Genoa sendiri tak ingin perang harga dengan Venezia dan mengalihkan fokus ke opsi lainnya, yakni Leo Ostigard dari Stade Rennais. Bek asal Norwegia itu pernah membela Genoa pada musim 2021/2022.
Kesepakatan Genoa dengan klub Ligue 1 Prancis dikabarkan telah tercapai dengan perekrutan Ostigard secara pinjaman yang disertai opsi pembelian di akhir musim.
Dengan demikian, sejauh ini baru Emil Audero Mulyadi yang dipastikan bermain di Serie A musim depan setelah pindah ke tim promosi Cremonese secara pinjaman dari Como. Kiper Timnas Indonesia diproyeksikan menjadi kiper utama tim berjuluk La Cremo I Grigiorossi tersebut.
Kegagalan transfer Jay Idzes ke Genoa tentu membuat pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert kecewa. Bermain di level tertinggi sepak bola akan membuat sang pemain berkembang lebih baik. Pengalaman Idzes itu dapat ditularkan ke permainan Timnas Indonesia di masa depan. (*)
Bauksit sitaan negara yang ada di Tanjung Moco, Kota Tanjungpinang, Senin (28/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Sebanyak 4,25 juta metrik ton stockpile bauksit hasil sitaan negara di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, segera dilelang. Nilai total mineral tambang tersebut diperkirakan mencapai Rp1,4 triliun.
Proses peluncuran pelelangan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenkopolhukam) RI, Lodewijk Freidrich Paulus, bersama Plt Wakil Jaksa Agung Asep N Mulyana di kawasan Tanjung Moco, Tanjungpinang, Senin (28/7).
Adapun lokasi-lokasi stock pile bauksit sitaan tersebut tersebar di sejumlah titik, seperti Pulau Kentar Blok 1 (300 ribu ton), Pulau Kentar Blok 2 (100 ribu ton), Wacopek (1 juta ton), Tembeling (200 ribu ton) dan Pulau Kelong (1 juta ton).
Kemudian, Pulau Angkut (200 ribu ton), Pulau Malin (450 ribu ton), Pulau Dendang (150 ribu ton), Tanjung Moco (100 ribu ton), Senggarang Besar (200 ribu ton), Sei Timun (100 ribu ton), Sei Carang (50 ribu ton), Dompak Laut (100 ribu ton), dan Tanjung Lanjut (300 ribu ton).
“Prosedurnya nanti akan dilelang. Estimasi nilainya sebesar Rp1,4 triliun. Kuantitas mungkin turun karena sudah terbiar 14 tahun, tapi kualitasnya justru bisa naik karena bauksit semakin lama semakin padat,” jelas Lodewijk.
Ia berharap pelelangan ini bisa dimenangkan oleh perusahaan dari Kepri agar pabrik pengolahan atau smelter bisa dibangun di daerah sendiri dan menciptakan lapangan kerja besar-besaran.
Sementara itu, Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Sarjono Turin, menambahkan, sebelum dilelang akan dilakukan pengambilan sampel guna memastikan kualitas bauksit yang telah tersimpan cukup lama.
“Lelang akan dilakukan secara transparan. Setelah itu, perusahaan pemenang dapat mengekspor hasilnya, dan negara mendapat devisa,” tegas Sarjono.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyerahkan Kejuaraan Bola Voli Piala Wali Kota Batam 2025.
batampos – Tim bola voli McDermott A sukses menorehkan namanya sebagai juara Kejuaraan Bola Voli Piala Bergilir Wali Kota Batam Tahun 2025. Dalam partai final kategori putra U 19-39 yang berlangsung di GOR Raja Djafar, Tiban Indah, Sabtu (26/7), McDermott A menang dramatis 3-1 atas tim Paguyuban Warga Nganjuk (Pawang).
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. McDermott A unggul di set pertama dengan skor 25-20. Namun, Pawang berhasil membalas di set kedua dengan kemenangan tipis 25-23. Tak ingin kehilangan momentum, McDermott A tampil lebih solid dan merebut dua set terakhir dengan skor 25-23 dan 27-25, sekaligus memastikan gelar juara.
Sehari sebelumnya, partai final kategori putra U 40-50 juga menyuguhkan aksi seru. Tim BMKJ Batam berhasil menumbangkan Waskita 3-1. Setelah memenangi dua set awal (25-19 dan 25-23), BMKJ sempat kehilangan set ketiga dengan skor mencolok 14-25. Namun mereka bangkit di set keempat dan menutup laga dengan skor 26-24.
Pada kategori putri U 40-50 yang memperebutkan Piala Bergilir Ketua TP PKK Kota Batam, tim DWP Disdik Batam keluar sebagai juara usai menaklukkan Jebat Batam dengan skor 2-1. Sempat tertinggal di set pertama 25-27, DWP Disdik bangkit dan menyapu dua set terakhir dengan skor 25-13 dan 25-21.
Sementara di kategori putri U 30-39, tim Srikandi PGRI tampil dominan usai mengalahkan IKA Bhayangkari 3-1. Mereka membuka laga dengan skor meyakinkan 25-18, lalu sempat disamakan IKA Bhayangkari 25-17. Tetapi, Srikandi PGRI kembali tampil solid dan memenangkan dua set penutup dengan skor 25-23 dan 25-18.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir sekaligus menutup turnamen menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta, pelatih, dan ofisial yang telah menyukseskan perhelatan ini.
“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dan menjadikan turnamen ini meriah dan kompetitif. Hasil final ini mencerminkan kualitas yang semakin baik,” kata dia.
“Tidak akan lahir atlet hebat tanpa adanya kompetisi yang berkesinambungan. Turnamen ini merupakan ajang seleksi yang penting,” tambahnya.
Dia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan memberikan dorongan kepada tim yang belum meraih kemenangan. “Yang belum menang bukan berarti gagal, dan yang menang menunjukkan kesiapan lebih. Ke depan, kita berharap hadiah makin besar, peserta makin banyak, dan kualitas pertandingan makin tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Batam, Zulkarnain, menyampaikan kejuaraan ini diikuti oleh 68 tim dari berbagai instansi dan komunitas dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp132 juta.
“Turnamen ini berlangsung sejak 14 Juni hingga 26 Juli 2025. Animo peserta sangat tinggi, dan kualitas pertandingan pun terus meningkat dari tahun ke tahun,” katanya. (*)
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengunggah momen reuni dengan teman-teman angkatan 80 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM)
batampos – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengunggah momen reuni dengan teman-teman angkatan 80 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Momen reuni itu dibagikan Jokowi ke dalam media sosial Instagram, pada Sabtu (26/7).
Jokowi terlihat mengenakan kemeja berwarna putih lengan panjang dan didampingi sang istri Iriana saat menghadiri reuni tersebut. Pakaian yang dikenakan Jokowi tidak seragam dengan teman-temannya yang diklaim merupakan alumni Fakultas Kehutanan UGM.
“Senang sekali bersama Ibu Iriana dalam Reuni ke-45 Spirit 80 Fakultas Kehutanan UGM,” tulis Jokowi dalam unggahan Instagram.
Jokowi menyebut, reuni itu merupakan ajang bagi dirinya untuk salijg bersilaturahmi. Bahkan, ia menyebut banyak dari rekan-rekannya telah berkontribusi pada bidang kehutanan.
“Suasana hangat, penuh tawa, dan cerita lama yang kembali hidup mengingatkan akan indahnya kebersamaan dan eratnya tali silaturahmi. Reuni ini menjadi ajang bertukar kabar, melihat kembali kiprah para alumni yang telah berkontribusi di berbagai bidang kehutanan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menyebut bahwa momen reuni itu sebagai ajang mempererat persahabatan. Ia berharap kolaborasi dan kebersamaan terus terjaga.
“Semoga kolaborasi dan semangat kebersamaan ini terus terjaga,” ucapnya.
Unggahan dalam media sosial Instagram itu banyak mendapat respons dari ribuan netizen. Banyak netizen merasa curiga dengan momen reuni tersebut. Sebab, dalam kesempatan itu Jokowi tidak ikut menggunakan seragam seperti mereka yang hadir dalam acara tersebut.
“Kenapa nggak pakai seragam alumni pak bu, kan udah bayar full lah?,” komentar @bagasheriyu.
Netizen lainnya merasa heran bahwa soal Reuni ke-45 yang dihadiri Jokowi tersebut. Bahkan, unggahan reuni itu disebut hanya bagian dari drama ijazah palsu.
“Dari dulu ga pernah hadir reuni UGM. Ga pernah diundang pula. Tiba-tiba reuni dadakan disaat kasus ijazahnya terlanjur mencuat. Lawak,” tulis @erosnoelfebrian.
Ribuan komentar netizen itu banyak yang melontarkan ketidakpercayaan bahwa Jokowi merupakan alumni UGM. Mereka pun turut mempertanyakan ijazah Jokowi tersebut.
“Manipulasi,” komentar @diranprab.
“Yg diminta ijazah asli yang ditunjukin reuni reunian,” tulis @fitriahasan. (*)
Pelebaran jalan di simpang Puteri hijau memasuki tahap finishing. F.Eusebius Sara
batampos – Pemerintah Kota Batam terus melanjutkan penataan akses jalan utama di wilayah Batuaji. Salah satu fokus utama saat ini adalah penyelesaian proyek pelebaran jalan di simpang Puteri Hijau. Proyek ini kini telah memasuki tahap akhir dan diapresiasi masyarakat sekitar.
Simpang Puteri Hijau yang semula hanya memiliki dua lajur kini sudah dibuka menjadi lima lajur. Bahkan, seperti halnya simpang lain di Batamcenter dan Nagoya, simpang ini kini dilengkapi jalur lambat yang memungkinkan kendaraan berbelok tanpa mengganggu arus utama lalu lintas.
Keberhasilan proyek ini melanjutkan tren positif penataan jalan utama di Batuaji. Sebelumnya, Pemko Batam juga telah menuntaskan pelebaran jalan di Simpang Barelang dan Basecamp menjadi lima lajur lengkap dengan bundaran di tengah persimpangan. Begitu pula dengan simpang tiga menuju Seibinti di depan Pasar Fanindo yang kini lebih lapang dan nyaman dilalui.
Namun, masih tersisa satu titik krusial yang menjadi perhatian masyarakat, yakni simpang Polsek Batuaji, yang merupakan akses menuju kawasan galangan kapal Tanjunguncang. Persimpangan ini masih sempit dan kerap menimbulkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk ketika arus kendaraan pekerja dan truk operasional meningkat.
“Kami berharap simpang Polsek Batuaji juga segera dilebarkan seperti yang lain. Kalau bisa dibuat lima lajur juga, dan dilengkapi jalur lambat supaya kendaraan yang belok tidak bikin antrian panjang,” ujar Riko, warga Batuaji.
Hendrik, pengguna jalan lainnya, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemko Batam terhadap kebutuhan lalu lintas warga. Menurutnya, pelebaran jalan harus dibarengi dengan penyediaan fasilitas umum yang memadai agar manfaatnya optimal.
“Proyek ini sangat bagus, tapi jangan lupa fasilitas pendukungnya juga diperhatikan. Seperti halte bus, pelebaran jembatan penyeberangan orang (JPO), marka jalan yang hilang akibat proyek, dan rambu lalu lintas yang jelas,” ujarnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menyatakan bahwa proyek peningkatan jalan masih terus berjalan di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan.
“Beberapa simpang sudah masuk dalam pengerjaan tahun ini. Lokasi lainnya, akan diusulkan pada anggaran berikutnya, tentunya menyesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia,” katanya.
Ia juga menambahkan, Pemko Batam berkomitmen menyelesaikan penataan jalan secara bertahap agar semua titik kemacetan di kota ini bisa tertangani. Pemerintah akan terus memantau titik-titik padat lalu lintas untuk diprioritaskan dalam program peningkatan jalan.
Dengan pelebaran semua simpang utama di Batuaji, diharapkan ke depan tak ada lagi kemacetan parah yang mengganggu aktivitas warga dan pekerja industri di kawasan tersebut. Upaya ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemko dalam menata infrastruktur jalan yang semakin modern, lancar, dan ramah pengguna. (*)