Selasa, 24 Februari 2026
Beranda blog Halaman 1587

Presiden Prabowo Bahas Upaya Perdamaian di Gaza dengan Presiden MBZ

0
Presiden Prabowo Subianto dan Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan Bertemu di Istana Qasr Al Shatie Abu Dhabi, Rabu (9/4/2025). (Biro Pers Setpres)

batampos – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Qasr Al Shatie, Abu Dhabi, Rabu (9/4). Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, termasuk upaya menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah, khususnya konflik di Gaza.

Dalam keterangan persnya, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya secara khusus berkonsultasi dengan Presiden MBZ mengenai dinamika geopolitik terkini di kawasan. Presiden menekankan pentingnya dialog antarnegara untuk mencari jalan keluar damai atas konflik yang terus berkepanjangan.

“Saya konsultasi tentunya dengan berbagai perkembangan geopolitik. Kita ingin mendapat masukan, pemikiran-pemikiran, pandangan-pandangan para pemimpin di kawasan ini. Tentunya kita semua berpikir bagaimana kita bisa membantu penyelesaian masalah konflik di kawasan ini, di Gaza, dan sekitarnya,” ujarnya.

Dia menegaskan, bahwa Indonesia terus berkomitmen untuk menciptakan solusi damai melalui pendekatan diplomatik. Oleh karena itu, komunikasi dan konsultasi intensif dengan para pemimpin dunia menjadi sangat penting.

“Kita ingin mencari upaya-upaya perdamaian, dan untuk itu kita harus saling konsultasi untuk dapat masukan yang lebih baik,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengungkapkan bahwa Presiden MBZ turut menyampaikan niatnya untuk kembali berkunjung ke Indonesia. Presiden pun menyambut baik rencana kunjungan tersebut.

“Beliau mengatakan beliau ingin ke Jakarta, saya bilang setiap saat kita terima dengan baik,” tutur Presiden. Pertemuan antara kedua pemimpin negara sahabat ini makin memperkuat hubungan bilateral Indonesia–PEA yang telah lama terjalin erat, serta menunjukkan peran aktif Indonesia dalam diplomasi perdamaian global. (*)

Artikel Presiden Prabowo Bahas Upaya Perdamaian di Gaza dengan Presiden MBZ pertama kali tampil pada News.

Gubkepri Ansar Sebut Perbaikan Akses Jalan Pelabuhan Roro Penarik Akan Dianggarkan di APBD P

0
Kunjungan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad di Kabupaten Lingga, Selasa (8/4). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menanggapi terkait berita yang beredar tentang kondisi Pelabuhan Roro Penarik dan Jalan yang masih menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Ansar pada saat melakukan Halal Bihalal Pemprov Kepri di Masjid Az-Zulfa Dabo Singkep Kabupaten Lingga pada Selasa malam (8/4)

Saat diwawancarai Batampos setelah usai mengikuti agenda Halal Bihalal, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan untuk perbaikan jalan Pelabuhan Roro Penarik akan di anggarkan pada APBD-P mendatang.

BACA JUGA: Penumpang Kendaraan Roda Dua Dan Empat Tujuan Batam dan Tanjungpinang Padati Pelabuhan Roro Jagoh

“Untuk perbaikan jalan yang ada di pelabuhan Roro Penarik Kabupaten Lingga kita akan anggarkan di APBD-P mendatang,” ungkap Ansar Ahmad pada Selasa malam (8/4).

Gubernur Kepri juga menanggapi terkait insiden kebakaran yang menghanguskan tujuh buah rumah warga Kecamatan Senayang yang terjadi pada 8 April 2025.

“Kita akan memberikan bantuan terhadap warga yang rumahnya hangus terbakar akibat insiden kebakaran yang terjadi di Kecamatan Senayang,” ujar Ansar Ahmad.

Kunjungan ini merupakan aksi nyata dari Pemprov Kepri untuk hadir langsung bertemu dengan masyarakat untuk mendengarkan segala bentuk Aspirasi dan permasalahan yang ada di masing-masing Kabupaten/Kota yang berada di bawah naungan Pemprov Kepri.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai wujud nyata hadirnya Pemprov Kepri di tengah-tengah masyarakat untuk bersilaturahmi dan mendengar langsung permasalahan yang ada di setiap Kabupaten-Kota yang ada di Provinsi Kepri,” tambahnya.

Semoga dengan kehadiran Gubernur Kepri dapat memberikan angin segar terhadap permasalahan yang ada di Kabupaten Lingga yang menjadi wewenang oleh Pemprov Kepri, terutama permasalahan jalan yang memang sudah bertahun-tahun ini belum terselesaikan bahkan sudah ada beberapa kendaraan yang mengalami kecelakaan. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Gubkepri Ansar Sebut Perbaikan Akses Jalan Pelabuhan Roro Penarik Akan Dianggarkan di APBD P pertama kali tampil pada Kepri.

Ekspor Batam ke Amerika Serikat Tembus USD 658 Juta, Jadi Negara Tujuan Ekspor Terbesar Kedua

0
Ilustrasi ekspor melalui Pelabuhan Batuampar, Batam.

batampos – Amerika Serikat masih menjadi salah satu mitra dagang utama Kota Batam di awal tahun 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, nilai ekspor nonmigas Batam ke Negeri Paman Sam mencapai USD 658,18 juta selama periode Januari hingga Februari 2025. Angka ini menempatkan Amerika Serikat sebagai negara tujuan ekspor terbesar kedua setelah Singapura.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan bahwa ekspor Batam ke Amerika Serikat menunjukkan tren pertumbuhan positif meski secara bulanan ekspor Batam mengalami penurunan.

“Nilai ekspor ke Amerika Serikat tumbuh 14,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kontribusinya mencapai 20,40 persen dari total ekspor Batam selama dua bulan pertama tahun ini,” ujar Eko dalam keterangan resminya, Selasa (9/4).

Secara keseluruhan, total ekspor Kota Batam pada Februari 2025 tercatat sebesar USD 1.450,26 juta, turun 18,32 persen dibandingkan bulan Januari. Penurunan ini terjadi pada ekspor migas maupun nonmigas.

Baca Juga: Tarif Trump Ancam Industri Solar Panel Batam, 10 Ribu Pekerja Terancam PHK

Namun secara kumulatif, ekspor Batam sepanjang Januari–Februari 2025 tetap tumbuh signifikan. Total ekspor dalam dua bulan tersebut mencapai USD 3,22 miliar, meningkat 45,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Eko menjelaskan, produk ekspor unggulan yang banyak diekspor didominasi oleh komoditas mesin dan peralatan listrik, kapal laut, serta mesin-mesin dan pesawat mekanik.

“Mesin dan peralatan listrik menyumbang hampir 41 persen dari total ekspor nonmigas Batam. Produk-produk inilah yang sangat diminati pasar Amerika,” jelasnya.

Selain Amerika Serikat, negara tujuan ekspor terbesar lainnya adalah Singapura dengan nilai ekspor USD 674 juta, disusul Arab Saudi (USD 533,92 juta), Australia (USD 178,22 juta), dan Tiongkok (USD 177,47 juta).

Pelabuhan Batuampar tercatat sebagai pelabuhan muat utama ekspor Batam, dengan kontribusi sebesar 75 persen terhadap total ekspor sepanjang Januari–Februari 2025. Nilai ekspor melalui pelabuhan ini mencapai USD 2,42 miliar.

Eko menambahkan, meski terjadi fluktuasi bulanan yang wajar dalam aktivitas ekspor, tren tahunan menunjukkan bahwa sektor industri Batam masih kuat dan mampu bersaing di pasar global.

“Kita berharap ke depan iklim ekspor Batam semakin kondusif. Diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar sektor industri kita semakin kompetitif dan bisa menembus pasar-pasar potensial lainnya, termasuk Amerika Latin dan Eropa,” katanya.

Baca Juga: Investor Wait and See Gegara Tarif Trump, Ekspansi Industri Batam Tertahan

Namun begitu, potensi ekspor ke negara Paman Sam kini dibayangi oleh kebijakan tarif baru yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pemerintah AS menetapkan tarif bea masuk sebesar 32 persen untuk sejumlah produk asal Indonesia. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha, termasuk di Batam yang merupakan salah satu basis ekspor nasional.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, menyatakan bahwa kebijakan tersebut membuat banyak eksportir resah. “Hampir semua produk ekspor dari Indonesia berpotensi terkena dampaknya. Ini adalah tarif resiprokal karena Indonesia juga mengenakan tarif terhadap produk impor dari AS,” ujar Rafki.

Ia mengakui, hingga saat ini pemerintah pusat masih memetakan dampak dari kebijakan tersebut. Banyak pengusaha belum mendapat kejelasan produk mana saja yang dikenai tarif dan mana yang tidak. “Angka 32 persen ini tetap jadi beban berat, apalagi di tengah pelemahan ekonomi global,” katanya.

Rafki mengungkapkan bahwa industri padat karya, seperti tekstil, sepatu, dan furnitur menjadi sektor paling rentan terdampak. “Kalau tidak ada mitigasi, potensi PHK massal bisa terjadi,” tegasnya.

Sebagai respons awal, sejumlah eksportir mulai mengalihkan fokus ke pasar lain. Rafki menyebut Afrika sebagai salah satu wilayah yang mulai dijajaki. “Diversifikasi pasar ini penting agar kita tidak terlalu bergantung pada satu negara,” katanya.

Baca Juga: Amsakar Instruksikan Eksekusi 5 Kebijakan Prioritas di Triwulan Kedua

Rafki juga mendesak pemerintah segera melakukan langkah konkret untuk menekan dampak kebijakan tersebut. Salah satu usulannya adalah membuka ruang negosiasi ulang tarif antara Indonesia dan Amerika. “Kita bisa tawarkan pembebasan tarif ekspor Indonesia, dengan imbal balik penghapusan bea masuk untuk barang-barang mereka di sini,” ujar Rafki.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan pasar domestik sebagai alternatif. “Dengan jumlah penduduk yang besar, pasar dalam negeri seharusnya bisa kita garap lebih serius,” tambahnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Ekspor Batam ke Amerika Serikat Tembus USD 658 Juta, Jadi Negara Tujuan Ekspor Terbesar Kedua pertama kali tampil pada Metropolis.

Kalahkan Ganda Tiongkok, Fajar/Rian Lolos ke 16 Besar Badminton Asia Championships 2025

0
Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto berhasil melaju ke babak 16 besar BAC 2025. (@badminton.ina)

batampos – Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2025 usai menumbangkan wakil tuan rumah, Xie Hao Nan/Zeng Wei Han, di Ningbo Olympic Sports Centre Gymnasium, Tiongkok, Rabu (9/4).

Unggulan ketiga turnamen itu menang dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-15. Selanjutnya, mereka akan menghadapi wakil Thailand.

Sejak awal laga, tempo permainan berlangsung cepat dan intens. Kedua pasangan saling menekan dengan gaya bermain agresif. Fajar/Rian sempat tertinggal cukup jauh di gim pertama, yakni 9-13, namun perlahan mereka mampu membalikkan keadaan. Bermain lebih sabar dan tenang, pasangan Indonesia itu akhirnya menutup gim pembuka dengan kemenangan 21-19.

Memasuki gim kedua, Fajar/Rian tampil lebih stabil. Mereka langsung unggul 4-1 dan terus mendikte jalannya permainan. Pasangan Tiongkok terlihat kesulitan menghadapi variasi serangan Fajar/Rian, hingga akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 21-15 di gim kedua.

Meski meraih kemenangan, Fajar/Rian tetap melakukan evaluasi terhadap penampilan mereka. Salah satu catatan penting adalah start lambat yang sempat membuat mereka tertinggal di awal laga.

“Di pertandingan berikutnya kami tidak boleh lagi kehilangan banyak poin di awal. Kami sering kali start lambat, dan ini menjadi pekerjaan rumah untuk kami,” ujar Fajar dalam pernyataan resminya usai laga.

Fajar menambahkan bahwa adaptasi terhadap kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri, terutama di awal gim. Ia mengakui sempat kesulitan mengontrol permainan hingga tertinggal 2-7, namun bersyukur bisa mengejar secara perlahan.

“Kami melakukan banyak kesalahan sendiri di awal pertandingan, tapi alhamdulillah bisa bangkit dan menyelesaikan laga dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Rian memberikan apresiasi terhadap performa lawan yang tampil solid, terutama dari segi pertahanan.

“Mereka punya pertahanan yang cukup rapat dan sulit ditembus. Kami harus bermain lebih disiplin dan terus menekan mereka agar bisa memaksimalkan peluang,” ujar Rian.

Lolos ke babak 16 besar, Fajar/Rian kini bersiap menghadapi wakil Thailand, Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga, yang sebelumnya menyingkirkan pasangan Jepang Kazuki Shibata/Naoki Yamada lewat pertandingan tiga gim dengan skor 18-21, 21-17, 21-16.

Menghadapi pasangan Thailand yang juga tampil gigih, Fajar/Rian berharap bisa menjaga fokus sejak awal laga dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Kami harus tampil lebih konsisten sejak poin pertama. Setiap pertandingan adalah tantangan baru dan kami ingin terus memperbaiki diri agar bisa melangkah lebih jauh,” tutup Fajar.

Fajar/Rian menjadi salah satu harapan Indonesia di sektor ganda putra dalam perburuan gelar BAC 2025. Konsistensi permainan dan fokus sejak awal laga akan menjadi kunci penting dalam misi mereka menuju podium juara. (*)

Artikel Kalahkan Ganda Tiongkok, Fajar/Rian Lolos ke 16 Besar Badminton Asia Championships 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Pemberangkatan Haji Tinggal 20 Hari Lagi, Baru 294 Visa yang Keluar

0
Ilustrasi jemaah haji berangkat menumpang pesawat Garuda Indonesia (Dok/JawaPos.com)

batampos – Selepas libur lebaran, Kementerian Agama (Kemenag) langsung mengebut proses pengajuan visa haji.

Sebab, di saat masa pemberangkatan haji tinggal sekitar 20 hari lagi, baru 294 visa yang sudah keluar. Kemenag masih mendapati sejumlah kendala teknis pengajuan visa.

Perkembangan proses pengajuan visa itu disampaikan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Muhammad Zain.

“Berdasarkan update dari e-Hajj hari ini (9/4) per jam 13.40 WIB, request visa sebanyak 14.325 (lembar),” kata Zain saat dikonfirmasi, Rabu (9/4).

Dari seluruh pengajuan atau request visa haji itu, yang sudah selesai dan terbit visanya masih sedikit. Catatan Kemenag menyebutkan, visa haji yang sudah keluar baru 294 nama calon jemaah haji (CJH) saja.

Zain mengatakan ada sejumlah kendala yang mereka hadapi di awal-awal proses penerbitan visa haji itu. “Saat ini sedang sinkronisasi sistem antara Kemenhaj Arab Saudi dengan Kemenlu Arab Saudi,” katanya.

Menurut Zain, pihaknya akan terus mengebut proses pengajuan visa haji. Apalagi dokumen CJH yang sudah terverifikasi mencapai 189.204 nama.

Sehingga tinggal pengajuan ke sistem e-Hajj milik Saudi. Dia juga menyampaikan tim di Kemenag terus bekerja keras untuk memenuhi semua kelengkapan dokumen visa.

Sebelumnya, proses pengajuan visa haji ditinjau langsung oleh sejumlah anggota Komisi VIII DPR.

Dalam kesempatan itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief mengatakan proses pemvisaan jemaah haji 2025 mulai digelar pasca lebaran Idul Fitri di Gedung Siskohat Kemenag.

Ia menambahkan, secara progres, proses pemvisaan haji ini sudah berjalan dengan lancar.

Hilman menuturkan, Ditjen PHU Kemenag terus berkomunikasi dengan pihak otoritas terkait untuk dapat dilakukan proses pemvisaan bagi jemaah haji Indonesia yang terkendala nama dalam suku kata.

“Kendala ini tidak hanya dialami oleh jemaah haji Indonesia, melainkan juga India dan Pakistan,” kata Hilman.

Selain itu Ditjen PHU juga berkoordinasi dengan seluruh kanwil Kemenag tingkat provinsi untuk dapat melakukan pengecekan data pra manifes calon jemaah.

Agar ketentuan yang dipersyaratkan otoritas imigrasi Arab Saudi sesuai dengan kebutuhan administrasi.

Hilman juga menegaskan dalam proses pelunasan bagi calon jemaah haji cadangan 2025 tidak ada biaya apa pun, selain uang pelunasan.

“Kami mengimbau kepada calon jemaah berhak berangkat untuk segera melakukan pelunasan tahap selanjutnya yang akan ditutup pada 17 April 2025,” tuturnya.

Begitu juga dengan tim kesehatan untuk segera membuat rekomendasi jemaah yang dinyatakan Istitha’ah kesehatan. Agar CJH dapat segera melakukan pelunasan. (*)

Artikel Pemberangkatan Haji Tinggal 20 Hari Lagi, Baru 294 Visa yang Keluar pertama kali tampil pada News.

Arus Balik di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Penumpang Rela Lesehan 20 Jam di Kapal

0
Sejumlah penumpang dari Riau tujuan Batam berada di kapal penyeberangan Roro di Perairan Batam, Kepulauan Riau, Rabu (9/4/2025). (ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)

batampos – Arus balik pasca-Lebaran Idulfitri masih terlihat pada hari ke-9 Lebaran di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Batam, Kepulauan Riau. Kepadatan penumpang mulai tampak sekitar pukul 10.30 WIB, ketika kapal roro yang bertolak dari Pelabuhan Buton, Riau, merapat di dermaga Telaga Punggur.

Ratusan penumpang tampak turun dari kapal. Mayoritas dari mereka datang secara berombongan dan membawa barang bawaan dalam jumlah cukup banyak. Selain penumpang pejalan kaki, tercatat sekitar 40 mobil pribadi dan puluhan sepeda motor turut diturunkan dari kapal.

Astri, salah satu penumpang, mengaku memilih moda transportasi roro karena alasan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan pesawat atau kapal cepat. Ia hanya membayar Rp135.000 untuk satu tiket penumpang dari kampung halamannya di Payakumbuh menuju Batam.

Baca Juga: ASDP Batam Catat Jumlah Penumpang Meningkat Selama Lebaran, Kendaraan Angkutan Turun Hingga 20 Persen

“Kampung saya di Payakumbuh. Saya memilih naik roro karena tidak mendapatkan tiket pesawat maupun kapal cepat. Lagi pula, naik roro jauh lebih murah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perjalanan dari Pelabuhan Buton ke Telaga Punggur memakan waktu hingga 20 jam. Selama di kapal, ia bersama keluarganya harus rela duduk lesehan karena tidak kebagian tempat duduk.

“Tidak dapat bangku, jadi lesehan saja. Memang sengaja bawa tikar karena sudah tahu pasti tidak kebagian tempat duduk,” ungkapnya.

Menurut Astri, sebagian besar bangku di kapal sudah dikuasai oleh penumpang yang lebih dulu naik. Ironisnya, bangku tersebut bukan digunakan sebagai tempat duduk, melainkan dijadikan tempat tidur.

“Penumpang yang naik duluan sudah menandai bangku mereka, jadi kami yang belakangan tidak kebagian. Bangku yang seharusnya untuk duduk malah dijadikan tempat tidur,” keluhnya.

Baca Juga: Hujan di Batuaji, Sagulung dan Marina, Banjir Ganggu Aktivitas Warga

Hal serupa juga disampaikan oleh Rian, penumpang lainnya yang mengalami kendala serupa. Dimana ia dan keluarga harus berlesehan di kapal karena tak dapat tempat duduk.

“Tak dapat tempat duduk, jadi duduk dan tidur di lantai bersama istri dan anak,” ungkapnya.

Menurut dia, arus penumpang cukup padat, apalagi untuk mobil yang antre menaiki roro tujuan Batam. Ia yang datang di hari keberangkatan tak mendapatkan kuota. Alhasil mobil miliknya terpaksa ditinggal di Buton menunggu jadwal keberangkatan berikutnya. Hal itu dikarenakan ia harus balik ke Batam secepatnya karena kerja dan anak sekolah.

“Jadi mobil saya tinggal di Buton, dititip untuk diberangkatkan hari selanjutnya. Penumpang padat,” ungkapnya.

Sementara, General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam Hermin belum bisa dikonfirmasi terkait arus balik penumpang. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Arus Balik di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Penumpang Rela Lesehan 20 Jam di Kapal pertama kali tampil pada Metropolis.

Angkutan Kelebihan Muatan Akan Ditilang dan Dipotong

0
IlustrasiL Personel Sat Lantas Polresta Barelang menindak truk pengangkut besi tua yang melebihi muatan dan dimensi, Senin (21/3) siang. Foto: Sat Lantas untuk Batam Pos

batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang meminta sopir angkutan barang untuk tidak membawa muatan berlebihan. Bagi kendaraan yang melanggar, akan diberikan sanksi tilang.

Kasat Lantas Polresta Barelang, AKP Afiditya Arief Wibowo mengatakan truk melebihi muatan dapat berpengaruh besar pada tingkat kecelakaan lalu lintas dijalan.

Secara teknis, kendaraan tersebut dapat menimbulkan kejadian fatal, seperti underspeed, pecah ban, maupun rem blong.

“Bagi truk angkutan, jangan membawa muatan lebih atau melanggar ODOL,” ujarnya.

Baca Juga: Proyek Pelebaran Jalan Simpang Cikitsu Tak Kunjung Rampung

Selain menimbulkan kecelakaan, truk bermuatan lebih juga dapat memicu kerusakan jalan raya. Seperti membuat jalan bergelombang dan berlubang.

“Kita imbau juga sopir-sopir ini agar mematuhi aturan beralu-lintas,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya sudah kerap menggelar razia dengan sasaran angkutan yang Over Dimension Over Load (ODOL).

“Ini sesuai dengan kebijakan pusat. Targetnya menzerokan ODOL,” ujarnya.

Baca Juga: Buang Sampah di Pinggir Jalan, Petugas Kecamatan Sagulung Tahan Sopir Pikap

Salim menjelaskan kendaraan yang melanggar ukuran atau over dimensi akan ditindak dengan sanksi teguran dan diberikan waktu untuk normalisasi selama 6 bulan.

“Tapi setelah 6 bulan dilanggar, maka akan kita potong. Jadi batas ketinggian dan lebar kendaraan itu harus normal,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Angkutan Kelebihan Muatan Akan Ditilang dan Dipotong pertama kali tampil pada Metropolis.

Pimpinan MUI Tolak Evakuasi Warga Palestina ke Indonesia

0
Warga Palestina di Khan Yunis, Gaza, melaksanakan salat Idul Fitri di samping reruntuhan masjid yang dihancurkan zionis Israel, 30 Maret 2025. F.The Times of Israel

batampos – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kesiapan Indonesia untuk menjadi lokasi evakuasi warga Gaza, Palestina. Meskipun sifatnya hanya sementara, berikutnya warga Gaza dikembalikan lagi ke tanah kelahirannya. Gagasan Prabowo itu menuai penolakan dari berbagai kalangan.

Diantaranya disampaikan Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah Muhammad Cholil Nafis. “Saya tidak setuju evakuasi warga Gaza ke Indonesia,” katanya kemarin.

Karena bagi dia masalah kemanusiaan di Gaza bukan karena warga Gaza. Tetapi karena invasi tentara Israel. Menurut dia solusi yang tepat adalah Israel menghentikan kekerasan atau invasinya di Gaza.

Cholil mengatakan ketika masyarakat Gaza dievakuasi keluar negaranya, tidak ada jaminan mereka bisa kembali lagi. Kemudian juga tidak ada jaminan ketika mereka bisa kembali, akan hidup dengan damai.

“Bukankan mereka (warga Gaza) sengaja dikeluarkan, untuk memasukkan Israel ke Palestina,” tuturnya.

Dia mengatakan semua elemen bangsa Indonesia mendukung penuh kemerdekaan Palestina. Termasuk perdamaian bagi warga Gaza. MUI terus melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat Gaza.

Sementara itu Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) MUI merencanakan terus melakukan penggalangan dana sampai Palestina merdeka. Upaya itu mereka lakukan setelah sukses menggelar program Membasuh Luka Palestina 2025.

Untuk diketahui Kegiatan Membasuh Luka Palestina 2025 menghadirkan 6 ulama Palestina yang mendatangi 555 titik di 6 provinsi di Indonesia. Kegiatan yang digelar selama bulan Ramadan dan bekerja sama dengan Baznas itu, berhasil mengumpulkan dana mencapai Rp 4 Miliar untuk membantu Palestina.

Ketua Panitia Membasuh Luka Palestina 2025 Abdul Jabbar menegaskan kegiatan pengumpulan dana untuk membantu Palestina. Upaya itu akan terus dilakukan sampai Palestina merdeka.

“Kegiatan ini InsyaAllah akan terus berlanjut tidak hanya bulan Ramadan saja,” katanya.

Artinya kegiatan ini akan terus berjalan sampai Palestina merdeka dan rakyatnya bisa hidup dengan layak. Karena itu amanah undang-undang bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Dia menyampaikan, MUI dan seluruh elemen masyarakat Indonesia akan bekerja sama untuk mengawal setiap program yang bertujuan membebaskan Palestina dari penjajahan. (*)

Artikel Pimpinan MUI Tolak Evakuasi Warga Palestina ke Indonesia pertama kali tampil pada News.

Polda Kepri Panen Raya Jagung di Tembesi

0
Jajaran Polda Kepri usai panen raya jagung bersama Kelompok Tani Maju Bareng di kawasan Tembesi Sidomulyo, Kecamatan Sagulung, Rabu (9/4).

batampos – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menggelar panen raya jagung manis di lahan pertanian seluas 1,5 hektare milik Kelompok Tani Maju Bareng di kawasan Tembesi Sidomulyo, Kecamatan Sagulung, Rabu (9/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian sektor pertanian di daerah.

Ketua Kelompok Tani Maju Bareng, Bunyaman, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polri dalam bentuk sarana pertanian seperti pompa air, bibit, pupuk, hingga pendampingan teknis yang intensif. Ia juga menyoroti pentingnya legalitas lahan sebagai fondasi keberlanjutan usaha tani yang mereka jalankan.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan, namun harapan terbesar kami adalah percepatan legalisasi lahan. Hingga kini, kami belum memiliki SK tetap. Legalitas ini sangat penting agar kami bisa menanam dengan rasa aman dan berkelanjutan,” ujar Bunyaman.

Baca Juga: Investigasi Penimbunan Sungai Baloi Dimulai, Ahli ITB Turun ke Lokasi

Panen raya ini turut dihadiri oleh Komandan Satuan Brimob Polda Kepri, Kombes Pol. M. Faishal Aris, yang menyatakan komitmen penuh untuk terus bersinergi dengan kelompok tani dan instansi terkait.

“Kami menanam jagung manis sejak 24 Januari 2025. Hari ini, kita panen perdana dengan hasil yang diperkirakan mencapai sekitar satu ton. Program ini kami jalankan dengan tiga tujuan utama: mengatasi krisis pangan nasional, mengurangi ketergantungan impor jagung, dan memperkuat kedaulatan pangan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolda Kepulauan Riau, Irjen. Pol. Asep Safrudin, menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah isu strategis yang berdampak langsung terhadap stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, inisiatif seperti ini harus dijadikan model kolaboratif bagi wilayah lain di Provinsi Kepri.

“Panen ini adalah bukti nyata sinergi lintas sektor. Polda Kepri tidak hanya hadir saat panen, tapi juga aktif dalam mendukung pembangunan pertanian dari hulu ke hilir. Kami ingin ini menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan,” ujarnya.

Ia memaparkan bahwa sejak Januari 2025, Polda Kepri telah menjalankan program penanaman jagung secara serentak di beberapa titik seperti Nongsa dan Tembesi, dengan total lahan mencapai 18,8 hektare. Ke depan, perluasan lahan ditargetkan mencapai 10.933 hektare di seluruh wilayah Kepri.

Baca Juga: Hujan di Batuaji, Sagulung dan Marina, Banjir Ganggu Aktivitas Warga

Kapolda juga menyoroti sejumlah persoalan krusial yang dihadapi kelompok tani, termasuk ketidakpastian status lahan dan sulitnya akses terhadap bahan bakar bersubsidi untuk kebutuhan pertanian.

“Kami tidak datang hanya saat panen, tapi juga untuk mendengar dan mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi para petani. Kami akan terus menjembatani komunikasi antara kelompok tani, pemerintah daerah, BP Batam, dan sektor swasta,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Polda Kepri Panen Raya Jagung di Tembesi pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemerintah Saudi Stop Menerbitkan Visa Umrah Per 13 April

0
Ilustrasi ibadah haji di Makkah. (Omer F. Arslan/Unsplash via Jawa Pos)

batampos – Musim haji 2025 sudah di depan mata. Rencananya jamaah Indonesia mulai diterbangkan ke Arab Saudi awal bulan depan. Menyambut musim haji, pemerintah Saudi resmi menutup penerbitan visa umrah per 13 April mendatang.

Kebijakan Saudi menutup sementara pengajuan visa umrah itu mendapatkan respon positif dari pemerintah Indonesia. Wakil Badan Penyelenggara (BP) Haji Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan apresiasi atas kebijakan terbaru Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang menangguhkan sementara penerbitan visa kunjungan. Termasuk visa umrah, bisnis, dan keluarga, bagi warga dari 14 negara, termasuk Indonesia.

Kebijakan itu akan diberlakukan mulai 13 April 2025 hingga setelah puncak pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Kebijakan itu diambil sebagai bagian dari upaya Saudi dalam menjaga ketertiban penyelenggaraan haji.

Kemudian juga untuk meningkatkan aspek keamanan, serta memastikan kapasitas layanan tetap optimal dan sesuai regulasi. Penangguhan itu juga dimaksudkan untuk mencegah penggunaan visa non haji dalam pelaksanaan ibadah haji. Karena bisa berpotensi menimbulkan gangguan operasional dan risiko keselamatan.

Dahnil menilai kebijakan ini sejalan dengan prinsip-prinsip tata kelola haji yang berkualitas sebagaimana menjadi komitmen BP Haji. “Kebijakan ini mencerminkan keseriusan Arab Saudi dalam menyelenggarakan ibadah haji yang aman, tertib, dan sesuai syariat,” katanya di Jakarta pada Rabu (9/4).

Dia menegaskan upaya itu sejalan dengan masukan BP Haji yang kami sampaikan secara langsung dalam kunjungan diplomatik dengan menteri dan wakil menteri Haji dan Umrah Arab Saudi pada Desember lalu. Saat itu BP Haji menekankan pentingnya pelaksanaan haji yang mengedepankan efisiensi operasional, keamanan jemaah, dan kenyamanan beribadah.

“Prinsip EMAN yang diusung BP Haji menjadi bagian dari arus pemikiran bersama demi pelayanan terbaik bagi seluruh tamu Allah dari berbagai penjuru dunia,” tambahnya.

Di dalam negeri, Dahnil juga menyampaikan telah melakukan koordinasi dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI terkait kerjasama dalam Pengawasan terhadap jemaah haji ilegal yang menggunakan visa selain Visa haji Resmi.

Untuk diketahui penangguhan visa umrah dan lainnya itu mencakup negara-negara seperti India, Mesir, Pakistan, Yaman, Tunisia, Maroko, Yordania, Nigeria, Aljazair, Indonesia, Irak, Sudan, Bangladesh, dan Libya. Warga negara dari daftar tersebut yang telah mengantongi visa yang masih berlaku tetap diizinkan masuk Arab Saudi hingga 13 April 2025. Kemudian diminta untuk keluar dari wilayah Kerajaan Arab Saudi paling lambat tanggal 29 April 2025.

BP Haji mengimbau kepada seluruh calon jemaah dan penyelenggara perjalanan ibadah untuk senantiasa mematuhi kebijakan Pemerintah Arab Saudi itu. Serta mengedepankan kepatuhan terhadap prosedur dan regulasi resmi demi kelancaran dan keberkahan penyelenggaraan ibadah haji. (*)

Artikel Pemerintah Saudi Stop Menerbitkan Visa Umrah Per 13 April pertama kali tampil pada News.