Selasa, 24 Februari 2026
Beranda blog Halaman 1588

Pemberangkatan Haji Tinggal 20 Hari Lagi, Baru 294 Visa yang Keluar

0
Ilustrasi jemaah haji berangkat menumpang pesawat Garuda Indonesia (Dok/JawaPos.com)

batampos – Selepas libur lebaran, Kementerian Agama (Kemenag) langsung mengebut proses pengajuan visa haji.

Sebab, di saat masa pemberangkatan haji tinggal sekitar 20 hari lagi, baru 294 visa yang sudah keluar. Kemenag masih mendapati sejumlah kendala teknis pengajuan visa.

Perkembangan proses pengajuan visa itu disampaikan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Muhammad Zain.

“Berdasarkan update dari e-Hajj hari ini (9/4) per jam 13.40 WIB, request visa sebanyak 14.325 (lembar),” kata Zain saat dikonfirmasi, Rabu (9/4).

Dari seluruh pengajuan atau request visa haji itu, yang sudah selesai dan terbit visanya masih sedikit. Catatan Kemenag menyebutkan, visa haji yang sudah keluar baru 294 nama calon jemaah haji (CJH) saja.

Zain mengatakan ada sejumlah kendala yang mereka hadapi di awal-awal proses penerbitan visa haji itu. “Saat ini sedang sinkronisasi sistem antara Kemenhaj Arab Saudi dengan Kemenlu Arab Saudi,” katanya.

Menurut Zain, pihaknya akan terus mengebut proses pengajuan visa haji. Apalagi dokumen CJH yang sudah terverifikasi mencapai 189.204 nama.

Sehingga tinggal pengajuan ke sistem e-Hajj milik Saudi. Dia juga menyampaikan tim di Kemenag terus bekerja keras untuk memenuhi semua kelengkapan dokumen visa.

Sebelumnya, proses pengajuan visa haji ditinjau langsung oleh sejumlah anggota Komisi VIII DPR.

Dalam kesempatan itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief mengatakan proses pemvisaan jemaah haji 2025 mulai digelar pasca lebaran Idul Fitri di Gedung Siskohat Kemenag.

Ia menambahkan, secara progres, proses pemvisaan haji ini sudah berjalan dengan lancar.

Hilman menuturkan, Ditjen PHU Kemenag terus berkomunikasi dengan pihak otoritas terkait untuk dapat dilakukan proses pemvisaan bagi jemaah haji Indonesia yang terkendala nama dalam suku kata.

“Kendala ini tidak hanya dialami oleh jemaah haji Indonesia, melainkan juga India dan Pakistan,” kata Hilman.

Selain itu Ditjen PHU juga berkoordinasi dengan seluruh kanwil Kemenag tingkat provinsi untuk dapat melakukan pengecekan data pra manifes calon jemaah.

Agar ketentuan yang dipersyaratkan otoritas imigrasi Arab Saudi sesuai dengan kebutuhan administrasi.

Hilman juga menegaskan dalam proses pelunasan bagi calon jemaah haji cadangan 2025 tidak ada biaya apa pun, selain uang pelunasan.

“Kami mengimbau kepada calon jemaah berhak berangkat untuk segera melakukan pelunasan tahap selanjutnya yang akan ditutup pada 17 April 2025,” tuturnya.

Begitu juga dengan tim kesehatan untuk segera membuat rekomendasi jemaah yang dinyatakan Istitha’ah kesehatan. Agar CJH dapat segera melakukan pelunasan. (*)

Artikel Pemberangkatan Haji Tinggal 20 Hari Lagi, Baru 294 Visa yang Keluar pertama kali tampil pada News.

Arus Balik di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Penumpang Rela Lesehan 20 Jam di Kapal

0
Sejumlah penumpang dari Riau tujuan Batam berada di kapal penyeberangan Roro di Perairan Batam, Kepulauan Riau, Rabu (9/4/2025). (ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)

batampos – Arus balik pasca-Lebaran Idulfitri masih terlihat pada hari ke-9 Lebaran di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Batam, Kepulauan Riau. Kepadatan penumpang mulai tampak sekitar pukul 10.30 WIB, ketika kapal roro yang bertolak dari Pelabuhan Buton, Riau, merapat di dermaga Telaga Punggur.

Ratusan penumpang tampak turun dari kapal. Mayoritas dari mereka datang secara berombongan dan membawa barang bawaan dalam jumlah cukup banyak. Selain penumpang pejalan kaki, tercatat sekitar 40 mobil pribadi dan puluhan sepeda motor turut diturunkan dari kapal.

Astri, salah satu penumpang, mengaku memilih moda transportasi roro karena alasan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan pesawat atau kapal cepat. Ia hanya membayar Rp135.000 untuk satu tiket penumpang dari kampung halamannya di Payakumbuh menuju Batam.

Baca Juga: ASDP Batam Catat Jumlah Penumpang Meningkat Selama Lebaran, Kendaraan Angkutan Turun Hingga 20 Persen

“Kampung saya di Payakumbuh. Saya memilih naik roro karena tidak mendapatkan tiket pesawat maupun kapal cepat. Lagi pula, naik roro jauh lebih murah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perjalanan dari Pelabuhan Buton ke Telaga Punggur memakan waktu hingga 20 jam. Selama di kapal, ia bersama keluarganya harus rela duduk lesehan karena tidak kebagian tempat duduk.

“Tidak dapat bangku, jadi lesehan saja. Memang sengaja bawa tikar karena sudah tahu pasti tidak kebagian tempat duduk,” ungkapnya.

Menurut Astri, sebagian besar bangku di kapal sudah dikuasai oleh penumpang yang lebih dulu naik. Ironisnya, bangku tersebut bukan digunakan sebagai tempat duduk, melainkan dijadikan tempat tidur.

“Penumpang yang naik duluan sudah menandai bangku mereka, jadi kami yang belakangan tidak kebagian. Bangku yang seharusnya untuk duduk malah dijadikan tempat tidur,” keluhnya.

Baca Juga: Hujan di Batuaji, Sagulung dan Marina, Banjir Ganggu Aktivitas Warga

Hal serupa juga disampaikan oleh Rian, penumpang lainnya yang mengalami kendala serupa. Dimana ia dan keluarga harus berlesehan di kapal karena tak dapat tempat duduk.

“Tak dapat tempat duduk, jadi duduk dan tidur di lantai bersama istri dan anak,” ungkapnya.

Menurut dia, arus penumpang cukup padat, apalagi untuk mobil yang antre menaiki roro tujuan Batam. Ia yang datang di hari keberangkatan tak mendapatkan kuota. Alhasil mobil miliknya terpaksa ditinggal di Buton menunggu jadwal keberangkatan berikutnya. Hal itu dikarenakan ia harus balik ke Batam secepatnya karena kerja dan anak sekolah.

“Jadi mobil saya tinggal di Buton, dititip untuk diberangkatkan hari selanjutnya. Penumpang padat,” ungkapnya.

Sementara, General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam Hermin belum bisa dikonfirmasi terkait arus balik penumpang. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Arus Balik di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Penumpang Rela Lesehan 20 Jam di Kapal pertama kali tampil pada Metropolis.

Angkutan Kelebihan Muatan Akan Ditilang dan Dipotong

0
IlustrasiL Personel Sat Lantas Polresta Barelang menindak truk pengangkut besi tua yang melebihi muatan dan dimensi, Senin (21/3) siang. Foto: Sat Lantas untuk Batam Pos

batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang meminta sopir angkutan barang untuk tidak membawa muatan berlebihan. Bagi kendaraan yang melanggar, akan diberikan sanksi tilang.

Kasat Lantas Polresta Barelang, AKP Afiditya Arief Wibowo mengatakan truk melebihi muatan dapat berpengaruh besar pada tingkat kecelakaan lalu lintas dijalan.

Secara teknis, kendaraan tersebut dapat menimbulkan kejadian fatal, seperti underspeed, pecah ban, maupun rem blong.

“Bagi truk angkutan, jangan membawa muatan lebih atau melanggar ODOL,” ujarnya.

Baca Juga: Proyek Pelebaran Jalan Simpang Cikitsu Tak Kunjung Rampung

Selain menimbulkan kecelakaan, truk bermuatan lebih juga dapat memicu kerusakan jalan raya. Seperti membuat jalan bergelombang dan berlubang.

“Kita imbau juga sopir-sopir ini agar mematuhi aturan beralu-lintas,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya sudah kerap menggelar razia dengan sasaran angkutan yang Over Dimension Over Load (ODOL).

“Ini sesuai dengan kebijakan pusat. Targetnya menzerokan ODOL,” ujarnya.

Baca Juga: Buang Sampah di Pinggir Jalan, Petugas Kecamatan Sagulung Tahan Sopir Pikap

Salim menjelaskan kendaraan yang melanggar ukuran atau over dimensi akan ditindak dengan sanksi teguran dan diberikan waktu untuk normalisasi selama 6 bulan.

“Tapi setelah 6 bulan dilanggar, maka akan kita potong. Jadi batas ketinggian dan lebar kendaraan itu harus normal,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Angkutan Kelebihan Muatan Akan Ditilang dan Dipotong pertama kali tampil pada Metropolis.

Pimpinan MUI Tolak Evakuasi Warga Palestina ke Indonesia

0
Warga Palestina di Khan Yunis, Gaza, melaksanakan salat Idul Fitri di samping reruntuhan masjid yang dihancurkan zionis Israel, 30 Maret 2025. F.The Times of Israel

batampos – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kesiapan Indonesia untuk menjadi lokasi evakuasi warga Gaza, Palestina. Meskipun sifatnya hanya sementara, berikutnya warga Gaza dikembalikan lagi ke tanah kelahirannya. Gagasan Prabowo itu menuai penolakan dari berbagai kalangan.

Diantaranya disampaikan Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah Muhammad Cholil Nafis. “Saya tidak setuju evakuasi warga Gaza ke Indonesia,” katanya kemarin.

Karena bagi dia masalah kemanusiaan di Gaza bukan karena warga Gaza. Tetapi karena invasi tentara Israel. Menurut dia solusi yang tepat adalah Israel menghentikan kekerasan atau invasinya di Gaza.

Cholil mengatakan ketika masyarakat Gaza dievakuasi keluar negaranya, tidak ada jaminan mereka bisa kembali lagi. Kemudian juga tidak ada jaminan ketika mereka bisa kembali, akan hidup dengan damai.

“Bukankan mereka (warga Gaza) sengaja dikeluarkan, untuk memasukkan Israel ke Palestina,” tuturnya.

Dia mengatakan semua elemen bangsa Indonesia mendukung penuh kemerdekaan Palestina. Termasuk perdamaian bagi warga Gaza. MUI terus melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat Gaza.

Sementara itu Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) MUI merencanakan terus melakukan penggalangan dana sampai Palestina merdeka. Upaya itu mereka lakukan setelah sukses menggelar program Membasuh Luka Palestina 2025.

Untuk diketahui Kegiatan Membasuh Luka Palestina 2025 menghadirkan 6 ulama Palestina yang mendatangi 555 titik di 6 provinsi di Indonesia. Kegiatan yang digelar selama bulan Ramadan dan bekerja sama dengan Baznas itu, berhasil mengumpulkan dana mencapai Rp 4 Miliar untuk membantu Palestina.

Ketua Panitia Membasuh Luka Palestina 2025 Abdul Jabbar menegaskan kegiatan pengumpulan dana untuk membantu Palestina. Upaya itu akan terus dilakukan sampai Palestina merdeka.

“Kegiatan ini InsyaAllah akan terus berlanjut tidak hanya bulan Ramadan saja,” katanya.

Artinya kegiatan ini akan terus berjalan sampai Palestina merdeka dan rakyatnya bisa hidup dengan layak. Karena itu amanah undang-undang bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Dia menyampaikan, MUI dan seluruh elemen masyarakat Indonesia akan bekerja sama untuk mengawal setiap program yang bertujuan membebaskan Palestina dari penjajahan. (*)

Artikel Pimpinan MUI Tolak Evakuasi Warga Palestina ke Indonesia pertama kali tampil pada News.

Polda Kepri Panen Raya Jagung di Tembesi

0
Jajaran Polda Kepri usai panen raya jagung bersama Kelompok Tani Maju Bareng di kawasan Tembesi Sidomulyo, Kecamatan Sagulung, Rabu (9/4).

batampos – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menggelar panen raya jagung manis di lahan pertanian seluas 1,5 hektare milik Kelompok Tani Maju Bareng di kawasan Tembesi Sidomulyo, Kecamatan Sagulung, Rabu (9/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian sektor pertanian di daerah.

Ketua Kelompok Tani Maju Bareng, Bunyaman, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polri dalam bentuk sarana pertanian seperti pompa air, bibit, pupuk, hingga pendampingan teknis yang intensif. Ia juga menyoroti pentingnya legalitas lahan sebagai fondasi keberlanjutan usaha tani yang mereka jalankan.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan, namun harapan terbesar kami adalah percepatan legalisasi lahan. Hingga kini, kami belum memiliki SK tetap. Legalitas ini sangat penting agar kami bisa menanam dengan rasa aman dan berkelanjutan,” ujar Bunyaman.

Baca Juga: Investigasi Penimbunan Sungai Baloi Dimulai, Ahli ITB Turun ke Lokasi

Panen raya ini turut dihadiri oleh Komandan Satuan Brimob Polda Kepri, Kombes Pol. M. Faishal Aris, yang menyatakan komitmen penuh untuk terus bersinergi dengan kelompok tani dan instansi terkait.

“Kami menanam jagung manis sejak 24 Januari 2025. Hari ini, kita panen perdana dengan hasil yang diperkirakan mencapai sekitar satu ton. Program ini kami jalankan dengan tiga tujuan utama: mengatasi krisis pangan nasional, mengurangi ketergantungan impor jagung, dan memperkuat kedaulatan pangan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolda Kepulauan Riau, Irjen. Pol. Asep Safrudin, menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah isu strategis yang berdampak langsung terhadap stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, inisiatif seperti ini harus dijadikan model kolaboratif bagi wilayah lain di Provinsi Kepri.

“Panen ini adalah bukti nyata sinergi lintas sektor. Polda Kepri tidak hanya hadir saat panen, tapi juga aktif dalam mendukung pembangunan pertanian dari hulu ke hilir. Kami ingin ini menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan,” ujarnya.

Ia memaparkan bahwa sejak Januari 2025, Polda Kepri telah menjalankan program penanaman jagung secara serentak di beberapa titik seperti Nongsa dan Tembesi, dengan total lahan mencapai 18,8 hektare. Ke depan, perluasan lahan ditargetkan mencapai 10.933 hektare di seluruh wilayah Kepri.

Baca Juga: Hujan di Batuaji, Sagulung dan Marina, Banjir Ganggu Aktivitas Warga

Kapolda juga menyoroti sejumlah persoalan krusial yang dihadapi kelompok tani, termasuk ketidakpastian status lahan dan sulitnya akses terhadap bahan bakar bersubsidi untuk kebutuhan pertanian.

“Kami tidak datang hanya saat panen, tapi juga untuk mendengar dan mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi para petani. Kami akan terus menjembatani komunikasi antara kelompok tani, pemerintah daerah, BP Batam, dan sektor swasta,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Polda Kepri Panen Raya Jagung di Tembesi pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemerintah Saudi Stop Menerbitkan Visa Umrah Per 13 April

0
Ilustrasi ibadah haji di Makkah. (Omer F. Arslan/Unsplash via Jawa Pos)

batampos – Musim haji 2025 sudah di depan mata. Rencananya jamaah Indonesia mulai diterbangkan ke Arab Saudi awal bulan depan. Menyambut musim haji, pemerintah Saudi resmi menutup penerbitan visa umrah per 13 April mendatang.

Kebijakan Saudi menutup sementara pengajuan visa umrah itu mendapatkan respon positif dari pemerintah Indonesia. Wakil Badan Penyelenggara (BP) Haji Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan apresiasi atas kebijakan terbaru Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang menangguhkan sementara penerbitan visa kunjungan. Termasuk visa umrah, bisnis, dan keluarga, bagi warga dari 14 negara, termasuk Indonesia.

Kebijakan itu akan diberlakukan mulai 13 April 2025 hingga setelah puncak pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Kebijakan itu diambil sebagai bagian dari upaya Saudi dalam menjaga ketertiban penyelenggaraan haji.

Kemudian juga untuk meningkatkan aspek keamanan, serta memastikan kapasitas layanan tetap optimal dan sesuai regulasi. Penangguhan itu juga dimaksudkan untuk mencegah penggunaan visa non haji dalam pelaksanaan ibadah haji. Karena bisa berpotensi menimbulkan gangguan operasional dan risiko keselamatan.

Dahnil menilai kebijakan ini sejalan dengan prinsip-prinsip tata kelola haji yang berkualitas sebagaimana menjadi komitmen BP Haji. “Kebijakan ini mencerminkan keseriusan Arab Saudi dalam menyelenggarakan ibadah haji yang aman, tertib, dan sesuai syariat,” katanya di Jakarta pada Rabu (9/4).

Dia menegaskan upaya itu sejalan dengan masukan BP Haji yang kami sampaikan secara langsung dalam kunjungan diplomatik dengan menteri dan wakil menteri Haji dan Umrah Arab Saudi pada Desember lalu. Saat itu BP Haji menekankan pentingnya pelaksanaan haji yang mengedepankan efisiensi operasional, keamanan jemaah, dan kenyamanan beribadah.

“Prinsip EMAN yang diusung BP Haji menjadi bagian dari arus pemikiran bersama demi pelayanan terbaik bagi seluruh tamu Allah dari berbagai penjuru dunia,” tambahnya.

Di dalam negeri, Dahnil juga menyampaikan telah melakukan koordinasi dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI terkait kerjasama dalam Pengawasan terhadap jemaah haji ilegal yang menggunakan visa selain Visa haji Resmi.

Untuk diketahui penangguhan visa umrah dan lainnya itu mencakup negara-negara seperti India, Mesir, Pakistan, Yaman, Tunisia, Maroko, Yordania, Nigeria, Aljazair, Indonesia, Irak, Sudan, Bangladesh, dan Libya. Warga negara dari daftar tersebut yang telah mengantongi visa yang masih berlaku tetap diizinkan masuk Arab Saudi hingga 13 April 2025. Kemudian diminta untuk keluar dari wilayah Kerajaan Arab Saudi paling lambat tanggal 29 April 2025.

BP Haji mengimbau kepada seluruh calon jemaah dan penyelenggara perjalanan ibadah untuk senantiasa mematuhi kebijakan Pemerintah Arab Saudi itu. Serta mengedepankan kepatuhan terhadap prosedur dan regulasi resmi demi kelancaran dan keberkahan penyelenggaraan ibadah haji. (*)

Artikel Pemerintah Saudi Stop Menerbitkan Visa Umrah Per 13 April pertama kali tampil pada News.

Syarat Lengkap, 7 Bulan Izin Tak Kunjung Keluar

0

Pengembang Nekat Lakukan Cut & Fill

Dituding Gelapkan Mobil, ASN Tanjungpinang Buat Laporan Polisi

0

batampos– ASN Pemko Tanjungpinang Vina Saktiani, membuat Laporan Polisi terkait pencemaran nama baik ke Mapolresta Tanjungpinang, Senin (7/4). Pelapor melaporkan akun media sosial yang menudingnya telah melakukan penggelapan mobil.

Vina melaporkan akun @boy.inok atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Akun tersebut diduga telah mengunggah dan menyebarluaskan identitas dan fotonya ke akun publik @infozonkerofficial. Akun tersebut menuding Vina sebagai pelaku penggelapan mobil dengan total kerugian senilai Rp350 juta.

“Saya juga baru tahu dan langsung melaporkan akun Instagram @boy.inok ke polisi. Nama dan foto saya disebarkan, bahkan dituduh melakukan penggelapan mobil,” ungkap Vina.

BACA JUGA: Ngaku Polisi, Petugas Karcis Objek Wisata Pakai Pistol Mainan untuk Cabuli Wanita di Bintan

Atas tudingan tersebut, Vina merasa sangat dirugikan. Tidak hanya menyerangnya secara pribadi, namun juga berdampak pada keluarganya.

“Ini menyangkut nama baik saya dan keluarga. Banyak yang sudah menghubungi saya karena postingan itu,” ujarnya.

Vina menduga bahwa pemilik akun @boy.inok adalah seseorang yang dikenalnya, yang berinisial RG. Hal itu diketahuinya setelah melihat foto profil akun tersebut.

“Saya kenal dengan dia, makanya saya yakin akun itu milik RG,” jelasnya.

Vina berharap pihak kepolisian segera memproses laporan ini secara serius agar tidak semakin meluas di media sosial.

“Saya tidak ingin membalas lewat media sosial. Saya serahkan semuanya kepada pihak berwajib,” katanya.

Terpisah, Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Tanjungpinang Ipda Christopher membenarkan adanya laporan terkait pencemaran nama baik.

“Sudah kami terima laporan dari yang bersangkutan (pelapor),” katanya singkat. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Dituding Gelapkan Mobil, ASN Tanjungpinang Buat Laporan Polisi pertama kali tampil pada Kepri.

10 Personel Satpol PP Bintan Dapat Kenaikan Pangkat

0
Personel Satpol PP Bintan mengikuti apel penyematan tanda kenaikan pangkat di Kantor Satpol PP Bintan, Selasa (8/4/2025) pagi. F.Satpol PP Bintan untuk Batam Pos.

batampos– 10 orang personel Satpol PP Bintan mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Apel penyematan tanda kenaikan pangkat dipimpin oleh Kepala Satpol PP Bintan, Suwarsono di Kantor Satpol PP Bintan, Selasa (8/4/2025) pagi.

Kasatpol PP Bintan, Suwarsono mengungkapkan bahwa ada 10 orang personel Satpol PP Bintan yang mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

BACA JUGA: Tak Berizin, PPNS Satpol PPP Segel Papan Reklame Baru di Jalan Bandaran

10 orang personel itu terdiri dari satu orang personel yang naik pangkat dari 3d ke 4a, satu orang personel naik pangkat dari 3c ke 3d, kemudian tiga orang personel naik pangkat ke 3c, dua orang personel yang naik pangkat ke 3a dan 3b serta 3 orang personel yang naik pangkat ke 3a.

Menurutnya, kenaikan pangkat ini adalah penghargaan dari pemerintah terhadap personel yang telah bertugas di pos-pos ketupat untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri.

“Karena pemerintah telah menghargai kinerja kita, kita dinaikkan pangkat setingkat lebih tinggi,” ujarnya.

Ia berpesan kepada personel yang mendapat kenaikan pangkat untuk terus meningkatkan kinerjanya.

“Jadi dengan pangkat yang lebih tinggi, tunjukkan kinerja yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel 10 Personel Satpol PP Bintan Dapat Kenaikan Pangkat pertama kali tampil pada Kepri.

Polisi Catat Jumlah Pemudik di Anambas Capai 5.634 Orang, Dilayani Dengan Transportasi Kapal dan Pesawat

0
Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat saat meninjau arus balik di Pelabuhan Tarempa, Senin, (7/4) malam tadi. Polisi mencatat jumlah penumpang selama mudik lebaran 2025 tercatat 5.634 orang. f.ihsan

batampos– Kepolisian Resor (Polres) Anambas mencatat jumlah penumpang mengalami peningkatan selama periode mudik lebaran 2025.

Dari data yang diterima batampos, jumlah untuk penumpang baik yang pergi maupun datang jumlahnya mencapai 5.634 orang.

“Mereka berangkat menggunakan dua moda transportasi yakni Pesawat dan Kapal dengan berbagai tujuan,” ujar Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat saat meninjau arus balik bersama Bupati Anambas, Aneng di Pelabuhan Tarempa, Senin, (8/4) malam tadi.

BACA JUGA: Jumlah Penumpang Mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah Mencapai 5.664 Orang

Ricky menguraikan jumlah penumpang yang menggunakan kapal terdapat 5.143 orang. Para penumpang ini dilayani dengan 6 unit kapal yakni MV VOC Batavia, MV Seven Star Island, KMP Bahtera Nusantara, MV Cinta Indomas, KM Bukit Raya dan KM Sabuk Nusantara.

“Sedangkan jumlah penumpang pesawat hanya 494 orang yang dilayani dua maskapai, Wings Air dan Susi Air,” kata Raden Ricky.

Selama periode mudik lebaran, pihak kepolisian telah membuka posko terpadu pengamanan di 3 pulau besar yang ada di Anambas antara lain Siantan, Jemaja dan Matak.

“Kita juga menempatkan petugas kesehatan untuk siaga agar bisa langsung melayani penumpang yang sakit atau tidak enak badan,” jelas Kapolres.

Kapolres mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah bahu membahu menjaga kelancaran arus mudik lebaran 2025 sehingga berjalan dengan lancar.

“Kami juga menyampaikan terimakasih kepada operator kapal maupun pesawat yang dengan baik mengantarkan penumpang ke daerah tujuan dengan selamat,” pungkas Raden Ricky. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Polisi Catat Jumlah Pemudik di Anambas Capai 5.634 Orang, Dilayani Dengan Transportasi Kapal dan Pesawat pertama kali tampil pada Kepri.