Sabtu, 20 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1588

Makin Parah, Pemadaman Listrik di Siantan Anambas 10 Jam per Hari

0
Pemadaman listrik Anambas
Salah satu warga sedang menghidupkan mesin genset pribadi imbas defisit listrik di Pulau Siantan, Anambas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Krisis listrik di Pulau Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, makin parah. Warga kini harus menghadapi pemadaman hingga 10 jam per hari akibat dua mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Tarempa rusak secara bersamaan.

Kondisi ini menyebabkan defisit daya mencapai 800 kilowatt (kW). Saat ini, daya yang tersedia hanya 2.400 kW, sementara kebutuhan normal masyarakat Siantan mencapai 3.200 kW.

Hal ini terungkap saat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Anambas meninjau langsung lokasi PLTD Tarempa pada Sabtu (2/8).

“Dua mesin rusak, akibatnya kita kekurangan 800 kW. Solusinya adalah pemadaman bergilir,” ujar Kepala Bakesbangpol Anambas, Herry Fakhrizal, Minggu (3/8).

Menurutnya, mesin MTU 3 rusak karena korsleting pada gulungan dinamo yang menyebabkan overheat hingga menimbulkan kebakaran lokal.

Sementara, kerusakan pada mesin MTU 4 diduga disebabkan oleh akumulasi panas dan gangguan sistem pelumasan, yang mempercepat keausan komponen.

“Usia kedua mesin sudah lebih dari 10 tahun. Kalau tidak dirawat secara intensif, sangat rentan mengalami kerusakan,” tambah Herry.

Untuk percepatan perbaikan, empat teknisi dari PLN Tanjungpinang telah diterjunkan ke Tarempa. Targetnya, proses pemulihan bisa rampung maksimal dalam 10 hari sejak 1 Agustus.

Akibat kerusakan tersebut, jadwal pemadaman listrik di Pulau Siantan mengalami perubahan signifikan. Dari sebelumnya sekali sehari selama maksimal tiga jam, kini menjadi dua kali dalam sehari, masing-masing berdurasi lima jam. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Makin Parah, Pemadaman Listrik di Siantan Anambas 10 Jam per Hari pertama kali tampil pada Kepri.

Bawaslu Lingga Sosialisasi JDIH Lewat X-Banner di Kedai Kopi dan Pelabuhan

0
Sosialisasi JDIH
Sosialisasi JDIH melalui X-Banner Barcode oleh Bawaslu Lingga yang dipasang di salah satu kedai kopi, Sabtu malam (2/8). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lingga terus berinovasi dalam menyosialisasikan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) kepada masyarakat.

Salah satu terobosan terbaru adalah pemasangan X-Banner berisi barcode link JDIH di dua titik strategis: Kedai Kopi Balang Daik dan Pelabuhan Sei Tenam.

Melalui X-Banner ini, masyarakat cukup memindai QR Code menggunakan ponsel pintar untuk mengakses laman resmi JDIH Bawaslu Lingga.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengunduh aplikasi JDIH Bawaslu RI melalui Playstore untuk mendapatkan informasi hukum secara lebih lengkap dan mudah.

“Inisiatif ini kami lakukan agar masyarakat, termasuk di daerah pesisir, bisa lebih mudah mendapatkan akses terhadap informasi hukum. Sekarang cukup pakai HP, siapa pun bisa tahu regulasi, keputusan hingga pedoman dari Bawaslu,” ujar Ijuanda, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Lingga, Minggu (3/8).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan hukum berbasis digital dan komunitas. Kedai kopi sebagai ruang diskusi warga, serta pelabuhan sebagai titik mobilitas masyarakat antarpulau, dinilai strategis dalam menyampaikan informasi hukum secara langsung dan tepat sasaran.

Respons masyarakat pun positif. Beberapa pengunjung terlihat langsung memindai barcode dan menjelajahi konten JDIH, bahkan tertarik mengunduh aplikasinya.

“Sangat membantu. Nggak perlu repot cari-cari lagi di Google. Tinggal scan, langsung muncul semua dokumen penting dari Bawaslu,” kata salah satu pengunjung Kedai Kopi Balang.

Bawaslu Lingga berharap media informasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap regulasi kepemiluan serta mendorong partisipasi aktif dalam mengawal demokrasi yang bersih dan adil. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Bawaslu Lingga Sosialisasi JDIH Lewat X-Banner di Kedai Kopi dan Pelabuhan pertama kali tampil pada Kepri.

KMP Paray Docking, Tak Ada Kapal Pengganti Lintasan Jagoh – Penarik

0
KMP Paray
KMP Paray saat bersandar di Pelabuhan Roro Jagoh. Lingga. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Paray yang melayani rute utama Jagoh – Penarik menjalani perawatan tahunan atau docking sejak 27 Juli 2025. Proses ini diperkirakan berlangsung selama 25 hari ke depan.

Selama masa docking, PT ASDP Indonesia Ferry tidak menyiapkan kapal pengganti untuk rute vital yang menghubungkan Pulau Singkep dengan pusat pemerintahan Kabupaten Lingga di Daik. Akibatnya, distribusi logistik dan mobilitas warga terganggu.

Bahan pokok dari Singkep kini harus disalurkan menggunakan kapal kayu dari Pelabuhan Dabo menuju Pelabuhan Daik Lingga.

Tak hanya itu, para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga yang rutin menyeberang ke Daik untuk bekerja, terpaksa beralih ke moda transportasi lain seperti kapal ferry cepat dan speedboat dari Pelabuhan Jagoh dan Kote.

Namun, opsi transportasi alternatif ini memicu keluhan karena biayanya lebih mahal. Tarif kapal cepat dan speedboat berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per orang sekali jalan, sedangkan tarif KMP Paray hanya sekitar Rp15 ribu.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Hendry Efrizal, membenarkan bahwa KMP Paray sedang menjalani perawatan rutin demi menjamin keselamatan pelayaran.

“Ini adalah perawatan tahunan untuk memastikan kapal tetap layak dan aman. Kami mohon masyarakat bersabar hingga proses docking selesai,” kata Hendry, Minggu (3/8).

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari pihak ASDP terkait kemungkinan pengadaan kapal pengganti selama proses perawatan berlangsung.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan mobilitas dan tetap waspada selama menggunakan transportasi alternatif. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel KMP Paray Docking, Tak Ada Kapal Pengganti Lintasan Jagoh – Penarik pertama kali tampil pada Kepri.

SMKN 1 Batam Juara Hi School Futsal Championship 2025: Tundukkan SMAN 5 Batam 2-0 di Final

0
 Laga puncak Hi School Futsal Championship 2025 dimenangkan SMKN 1 Batam dengan skor 2-0 lawan SMAN 5 Batam.

batampos – Laga puncak Hi School Futsal Championship 2025 yang digelar di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Minggu (3/8), menghadirkan pertarungan sengit antara dua tim kuat pelajar Kepri, yakni SMKN 1 Batam dan SMAN 5 Batam. Dalam pertandingan bergengsi tersebut, SMKN 1 Batam tampil gemilang dan berhasil keluar sebagai juara usai menundukkan SMAN 5 Batam dengan skor meyakinkan 2-0.

Turnamen tahunan yang diikuti oleh 32 tim dari SMA, SMK, dan MA se-Kepri ini berlangsung meriah dan sukses, serta turut disaksikan langsung oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Kehadiran beliau menambah semangat para pemain dan suporter yang memadati venue pertandingan.

“Saya sangat mengapresiasi semangat, sportivitas, dan antusiasme para pelajar. Kompetisi ini menjadi wadah positif untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul di bidang olahraga,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Sejak peluit awal dibunyikan, SMKN 1 Batam langsung mengambil inisiatif serangan dengan penguasaan bola yang rapi dan tembakan bertubi-tubi ke arah gawang SMAN 5 Batam. Namun, hingga babak pertama usai, skor tetap imbang 0-0 karena ketangguhan kedua kiper.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih terbuka. SMKN 1 Batam akhirnya memecah kebuntuan lewat skema umpan satu-dua yang efektif, membuat mereka unggul 1-0.

Tak berselang lama, sebuah serangan balik cepat kembali membobol gawang SMAN 5 dan mengunci kemenangan menjadi 2-0.

“Kami tampil percaya diri. Saya memberikan kepercayaan penuh kepada pemain, dan mereka membalasnya dengan mentalitas juara. Dukungan luar biasa dari suporter sangat membantu kami,” ujar pelatih SMKN 1 Batam, Eko.

Sementara itu, dalam perebutan tempat ketiga, MAN 2 Batam berhasil mengatasi perlawanan SMAN 3 Batam dengan skor 2-0. Pertandingan berlangsung keras dan sarat gengsi, dengan duel-duel sengit di lini tengah yang memicu sorakan meriah dari suporter kedua tim.

Pada babak semifinal sebelumnya, SMKN 1 Batam menyingkirkan MAN 2 Batam dengan skor 2-0, sedangkan SMAN 5 Batam menundukkan SMAN 3 Batam 2-1.

Direktur UT Batam, Angga Sucitra, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran turnamen yang telah digelar untuk keempat kalinya ini.

“Alhamdulillah, antusiasme peserta dan suporter sangat tinggi. Tahun ini ada 32 tim yang ikut serta tanpa dipungut biaya. Tujuan utama kami adalah mendekatkan UT Batam dengan pelajar, serta mendorong prestasi di bidang non-akademik,” jelasnya.

Menurut Angga, pemilihan sekolah peserta juga mempertimbangkan jumlah alumni yang melanjutkan studi di UT Batam, akreditasi sekolah, dan kemitraan akademik yang terjalin. Ia berharap ke depan event ini bisa diperluas hingga melibatkan sistem kualifikasi tingkat kecamatan dan juga membuka kategori tim putri.

“Tahun depan bertepatan dengan momen Piala Dunia 2026. Kami berencana menggelar event dengan skala lebih besar dan melibatkan lebih banyak peserta,” tambah Angga.

Amsakar Achmad juga menegaskan komitmen pemerintah mendukung sarana dan prasarana kegiatan olahraga di Batam. Ia menilai, ajang seperti ini mampu mengarahkan energi generasi muda pada hal-hal positif.

“Kompetisi seperti ini adalah ruang untuk pembinaan karakter, sportivitas, dan solidaritas. Siapa tahu dari sini lahir atlet Kepri yang bisa tampil di ajang nasional bahkan internasional,” ujarnya .

Dengan semangat tinggi dan dukungan semua pihak, Hi School Futsal Championship 2025 telah membuktikan bahwa olahraga bisa menjadi jembatan membentuk karakter pelajar yang kuat, sportif, dan berprestasi. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel SMKN 1 Batam Juara Hi School Futsal Championship 2025: Tundukkan SMAN 5 Batam 2-0 di Final pertama kali tampil pada Olahraga.

Genangan Air Ganggu Lalu Lintas di Batuaji dan Sagulung, Drainase Jadi Sorotan

0
Genangan air di jalan menuju kaveling baru, Sagulung yang tergenang air. F. Eusebius Sara

batampos – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam pada Minggu (3/8) siang mengakibatkan genangan air di sejumlah ruas jalan, khususnya di wilayah Batuaji dan Sagulung.

Meski tidak sampai menyebabkan banjir besar, genangan cukup menghambat arus lalu lintas dan membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

Pantauan di lapangan, genangan paling banyak terjadi di jalan-jalan masuk pemukiman, seperti kawasan Marina, Tanjungriau, dan jalan masuk kavling baru Sagulung. Beberapa titik di jalan utama juga terdampak, antara lain Jalan Marina City, Jalan R. Suprapto di depan SPBU Simpang Basecamp, serta Jalan Brigjen Katamso dekat SPBU Tanjunguncang.

“Genangan memang tidak tinggi, tapi cukup mengganggu. Kami harus pelan-pelan supaya air tidak nyiprat ke pengendara lain. Ini sangat memperlambat laju kendaraan,” ujar Ardian, seorang pengguna jalan yang sehari-hari melintasi kawasan Sagulung, Minggu sore.

Masalah utamanya adalah posisi badan jalan yang lebih rendah dari median jalan dan sistem drainase. Tidak adanya jalur keluar air menyebabkan air hujan mengendap di badan jalan. Selain itu, drainase di beberapa lokasi terlihat tersumbat oleh sampah dan tanah, bahkan beberapa di antaranya menyempit karena abrasi dan longsor akibat tidak adanya penguat seperti batumiring atau semenisasi.

Pemerintah Kota Batam sendiri saat ini masih fokus pada program peningkatan akses jalan. Namun, beberapa waktu lalu, tim gabungan dari Pemko Batam dan BP Batam sudah mulai melakukan survei lapangan untuk program normalisasi drainase sebagai langkah antisipasi jangka panjang.

Warga berharap agar perbaikan tidak hanya fokus pada pelebaran jalan, namun juga sistem drainase yang selama ini terabaikan. “Jalan lebar tidak ada gunanya kalau air tergenang dan memperlambat laju kendaraan. Drainase harus diprioritaskan,” ujar Rusman, tokoh masyarakat di Marina.

Dengan curah hujan yang masih cukup tinggi beberapa waktu ke depan, upaya pencegahan melalui perbaikan drainase diharapkan bisa dipercepat agar kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. (*)

Reporter: Eusebius Sara 

 

Artikel Genangan Air Ganggu Lalu Lintas di Batuaji dan Sagulung, Drainase Jadi Sorotan pertama kali tampil pada Metropolis.

Iptu Rabul Yamin dan Ipda Yodiahyari Jabat Kapolsek Baru di Bintan

0
Sertijab Kapolsek Bintan
Pejabat baru Polres Bintan diambil sumpah saat sertijab di halaman Mapolres Bintan, Sabtu (2/8). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Dua jabatan Kapolsek di jajaran Polres Bintan resmi berganti. Serah terima jabatan (sertijab) dipimpin langsung Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani, di halaman Mapolres Bintan, Sabtu (2/8).

Kapolsek Gunung Kijang yang sebelumnya dijabat Iptu Jul Ilham kini digantikan oleh Iptu Rabul Yamin. Sementara itu, Iptu Jul Ilham dipromosikan menjadi Wakapolsek Bintan Utara.

Sedangkan Kapolsek Teluk Bintan kini dijabat oleh Ipda Muhammad Yodiahyari, menggantikan Iptu Syamsuriya yang berpindah tugas sebagai Wakapolsek Bintan Timur.

Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani, menyebut rotasi jabatan dalam tubuh Polri merupakan hal lumrah sebagai bagian dari pembinaan karir, promosi, dan penyegaran organisasi.

“Mutasi jabatan ini untuk meningkatkan kinerja personel dan menciptakan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri,” ujar Yunita.

Ia menekankan agar para kapolsek yang baru dilantik mampu melanjutkan capaian positif kapolsek sebelumnya dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kepada para wakapolsek, bantu kapolsek dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, serta hadirkan pelayanan yang humanis dan responsif di tengah masyarakat,” pesannya.

Dengan penyegaran ini, diharapkan institusi Polri di wilayah Bintan dapat semakin solid dalam menjalankan tugas dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Iptu Rabul Yamin dan Ipda Yodiahyari Jabat Kapolsek Baru di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Air Terjun Temburun Anambas Dipenuhi Sampah, Wisatawan Kecewa

0
Air terjun temburun
Tumpukan sampah terlihat di sisi Air Terjun Temburun. Kondisi ini membuat pengunjung tak nyaman. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Keindahan Air Terjun Temburun yang seharusnya menjadi primadona wisata di Kabupaten Kepulauan Anambas tercoreng oleh banyaknya sampah yang berserakan di sekitar lokasi. Sampah sisa makanan dan bungkus plastik tampak menumpuk, mencemari panorama alam yang semestinya asri.

Pantauan Batam Pos, Minggu (3/8), aroma tidak sedap mulai tercium di sekitar area wisata akibat tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja. Kondisi ini dikeluhkan para pengunjung yang datang dari luar daerah maupun wisatawan lokal.

“Saya datang ke sini lihat dari media sosial, katanya air terjunnya indah. Tapi begitu sampai, ternyata penuh sampah. Sayang sekali tempat sebagus ini tidak diurus,” ujar Tengku Zulkarnain, wisatawan asal Pekanbaru.

Ia menyayangkan rendahnya kepedulian pengunjung dan masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan. Menurutnya, pemerintah daerah perlu segera turun tangan agar kerusakan lingkungan tidak terus berlanjut.

“Di sini juga tidak ada tong sampah. Mungkin pemerintah bisa letakkan tempat sampah, dan sediakan petugas kebersihan supaya tempat wisata ini tetap terjaga,” harapnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Safira, pengunjung lokal yang kembali datang setelah dua pekan lalu mengunjungi lokasi yang sama. Ia menyebut kondisi kebersihan tidak berubah.

“Dua pekan lalu juga kondisinya sama, kotor dan penuh sampah. Tidak ada perubahan sama sekali,” ucapnya.

Karena tak tahan melihat tumpukan sampah di lokasi, Safira bahkan mengajak keluarganya untuk membersihkan dan membakar sebagian sampah agar suasana lebih nyaman.

Air Terjun Temburun sendiri merupakan salah satu destinasi unggulan di Anambas. Dengan ketinggian berundak yang unik dan air jernih yang mengalir langsung ke laut, lokasi ini seharusnya bisa menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Namun jika persoalan kebersihan tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin minat wisatawan akan terus menurun. Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat setempat, dan pengunjung untuk menjaga kelestarian serta kenyamanan objek wisata alam ini. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Air Terjun Temburun Anambas Dipenuhi Sampah, Wisatawan Kecewa pertama kali tampil pada Kepri.

Hotman Jantua Saragih Nahkodai AMPI Batam

0
Hotman mengibarkan bendera AMPI usai dilantik. f.arjuna

batampos– Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Batam resmi memiliki nakhoda baru. Hotman Jontua Saragih dilantik sebagai Ketua DPD AMPI Kota Batam periode 2025–2030 dalam sebuah seremoni khidmat yang digelar di Golden Prawn, Bengkong, Jumat (1/8) kemarin.

Pelantikan ini menjadi penanda penting dalam proses regenerasi di tubuh AMPI Batam. Sebelumnya, Hotman terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) I AMPI Batam yang berlangsung pada 12 Juli di Cincai Cafe, Batam Center.

“Dalam Musda tersebut, peserta secara aklamasi menetapkan Hotman Jontua Saragih sebagai Ketua terpilih DPD AMPI Kota Batam,” kata Ketua Panitia Pelantikan, Fifi Pebrys Simbolon.

BACA JUGA: Hi School Futsal Championship: MAN 2 Batam Juara Ketiga Usai Bungkam SMAN 3

Acara pelantikan dihadiri jajaran tokoh pemuda, organisasi masyarakat dan kemahasiswaan, serta pimpinan Golkar Batam, Muhammad Yunus Muda, yang juga menjadi pembina AMPI. Pelantikan dan pengukuhan langsung dilakukan oleh Sekretaris DPD AMPI Provinsi Kepri, Mahesa Fadilah.

Mahesa mengingatkan bahwa kepemimpinan dalam organisasi bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang menuntut dedikasi.

“Menjadi ketua itu bukan hanya soal jabatan, tapi soal komitmen dan tanggung jawab. Organisasi ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai tempat belajar, tumbuh, dan membangun relasi. Dari sini, kita bisa mencetak pemimpin-pemimpin masa depan,” katanya.

“Jangan pernah merasa ‘hanya anggota’, karena organisasi tanpa anggota adalah tubuh tanpa jiwa. Semua yang hadir di ruangan ini punya potensi menjadi pemimpin, tinggal mau belajar atau tidak,” tambah dia.

Dalam pidato perdananya sebagai ketua, Hotman Jontua Saragih menyampaikan tekadnya membawa AMPI Batam ke arah yang lebih progresif dan relevan dengan tantangan zaman.

“Ini bukan sekadar jabatan, ini amanah. Saya berkomitmen untuk membawa AMPI Kota Batam menjadi organisasi yang berdampak positif bagi masyarakat, dengan semangat integritas, dedikasi, dan perjuangan,” kata dia.

Katanya, organisasi kepemudaan tidak boleh berhenti di seremoni. AMPI, menurutnya, harus hadir dengan program konkret, membangun jejaring strategis, dan ikut menjawab persoalan riil masyarakat Batam.

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Batam, M Yunus Muda, menyampaikan dukungannya terhadap kepengurusan baru AMPI. Posisi AMPI sebagai bagian penting dari mesin politik Golkar.

“AMPI adalah mesin anak muda yang telah teruji sejak tahun 1978. Siapa pun kader AMPI yang menunjukkan kapasitas, pasti kami dukung untuk tampil di panggung politik, bahkan hingga parlemen,” kata Yunus.

Pelantikan ini menandai awal dari babak baru bagi AMPI Kota Batam. Bukan sekadar pengukuhan struktur, tapi momentum untuk mendorong kaderisasi dan menyiapkan pemimpin muda yang siap berkontribusi nyata.

Dengan kepemimpinan baru, AMPI Batam kini dihadapkan pada tantangan untuk menjadi organisasi pemuda yang solid, produktif, dan mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat dan daerah. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Hotman Jantua Saragih Nahkodai AMPI Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Keluhkan Lampu PJU Padam di Sejumlah Titik, DBMSDA: Ada Pemadaman dan Dugaan Pencurian

0
Ilustrasi. Lampu Penerangan Jalan Umum di sekitar Fly over Laluan Madani terlihat padam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sejumlah warga mengeluhkan padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di beberapa titik di Kota Batam, seperti di sekitar Kepri Mall dan sepanjang Jalan Yos Sudarso, dari arah Gogo Swalayan Bengkong hingga ke SPBU samping Thrive, Baloi. Kondisi ini membuat sebagian pengendara merasa khawatir saat melintas di malam hari karena minimnya pencahayaan.

Salah satu pengendara, Rizky, 28, mengaku merasa tidak nyaman saat melintas di sekitar Jalan Yos Sudarso karena jalanan gelap total.“Tadi malam saya lewat dari Gogo ke arah Baloi, gelap sekali,” ujarnya, Minggu (3/8).

Santi ,35, warga Batu Ampar yang sering melintasi jalan tersebut untuk pulang kerja, juga mengeluhkan hal serupa. “Kalau pas gelap, saya jadi was-was. Takut kecelakaan atau ada begal,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang PJU Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Kukuk, mengatakan bahwa padamnya PJU pada malam tadi kemungkinan besar disebabkan oleh pemadaman listrik dari PLN.

“Tadi malam memang banyak yang mati karena sebagian kena jadwal pemadaman dari PLN. Biasanya hitungan jam saja sih. Mungkin pas lewat sana, pas mati,” ujarnya.

Meski begitu, pihaknya tetap akan melakukan pengecekan ke lokasi guna memastikan penyebab padamnya PJU di titik-titik tersebut.“Kami akan cek ke lapangan untuk pastikan,” tambahnya.

Selain faktor pemadaman listrik, Kukuk juga tidak menampik bahwa pencurian kabel PJU masih sering terjadi dan menjadi salah satu penyebab padamnya lampu jalan.

“Pencurian masih, nggak ada habisnya. Bahkan tidak sedikit lampu PJU yang sudah diperbaiki atau diganti malah kembali jadi sasaran pencurian,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, saat ini pihaknya sudah mulai mengganti kabel dengan bahan aluminium yang tidak memiliki nilai jual tinggi. Namun, tindakan pencurian tetap saja terjadi.

“Kita sudah ganti ke bahan aluminium yang tidak memiliki harga jual, namun tetap saja ada yang memotong sehingga menyebabkan lampu PJU mati,” tuturnya.

Puhaknya juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga fasilitas umum dan segera melaporkan jika melihat tindakan mencurigakan di sekitar tiang-tiang lampu jalan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Artikel Keluhkan Lampu PJU Padam di Sejumlah Titik, DBMSDA: Ada Pemadaman dan Dugaan Pencurian pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Tanjungpinang Protes Tarif Parkir Rp3 Ribu di Lahan Pribadi Jalan Merdeka

0
Lahan parkir Jalan Merdeka Tanjungpinang
Lahan pribadi yang diduga tidak memiliki izin untuk dijadikan tempat parkir di Jalan Merdeka Tanjungpinang, Minggu (3/8). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sejumlah warga di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengeluhkan tarif parkir yang dinilai mahal saat memarkirkan kendaraan di kawasan Jalan Merdeka.

Salah satu titik parkir di lokasi tersebut diketahui menarik tarif hingga Rp3 ribu untuk kendaraan roda dua.

“Saya memang parkir di lokasi ini, tapi pas mau bayar katanya Rp3 ribu. Biasanya kan seribu sampai dua ribu saja,” keluh Mardina, salah seorang pengguna parkir, Minggu (3/8).

Ia juga mengaku tak menerima karcis sebagai bukti pembayaran dari juru parkir. “Biasanya dikasih karcis, ini tidak ada,” tambahnya.

Juru parkir di lokasi berdalih bahwa lahan parkir tersebut merupakan milik pribadi. Karena itu, tarif yang dipatok tidak mengacu pada ketentuan resmi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjungpinang.

“Tidak ada karcis karena kami di lahan pribadi,” ujar petugas parkir yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi hal ini, Plt Kepala UPTD Perparkiran Dishub Tanjungpinang, Abdurrahman Djou, membenarkan bahwa lahan parkir yang berada di sisi kanan Gedung Daerah memang milik pribadi.

Namun, ia menegaskan bahwa meski berstatus lahan pribadi, lokasi tersebut tetap wajib memiliki izin operasional sebagai tempat parkir.

“Kita akan cek ulang, karena untuk tahun 2024–2025 setahu saya mereka belum memperpanjang izin,” ujar Djou.

Ia menambahkan, setiap penyedia jasa parkir, termasuk pemilik lahan pribadi, wajib menyetor pajak parkir ke Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tanjungpinang. Selain itu, mereka juga diwajibkan menyediakan karcis serta jaket petugas parkir sebagai identitas resmi.

“Soal tarif, memang belum ada ketentuan yang mengatur secara spesifik. Mereka bisa menentukan sendiri, seperti di pusat perbelanjaan. Karena statusnya bayar pajak tahunan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Warga Tanjungpinang Protes Tarif Parkir Rp3 Ribu di Lahan Pribadi Jalan Merdeka pertama kali tampil pada Kepri.