Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 1596

Panasonic Umumkan PHK Global, Disnaker Batam Belum Terima Laporan

0
Ilustrasi PHK karyawan. (jpg)

batampos – Panasonic Holdings mengumumkan rencana Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 10.000 karyawannya di seluruh dunia. Kebijakan ini akan diberlakukan secara bertahap, dengan sekitar 5.000 pekerja di Jepang dan sisanya tersebar di berbagai negara tempat perusahaan ini beroperasi.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan guna menyesuaikan diri dengan tekanan pasar dan transformasi bisnis jangka panjang. Namun, belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai negara-negara mana saja yang akan terdampak dalam gelombang PHK tersebut.

Di Indonesia, Panasonic mempekerjakan sekitar 7.000 tenaga kerja yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Batam. Wilayah ini diketahui menjadi salah satu basis industri manufaktur penting bagi perusahaan elektronik asal Jepang tersebut.

Menanggapi kabar itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan bahwa pihaknya belum menerima informasi resmi mengenai adanya PHK besar-besaran dari Panasonic di wilayahnya.

“Belum dapat saya informasi soal itu,” ujar Rudi, Selasa (13/5).

Namun, dia menegaskan, jika PHK benar terjadi, perusahaan harus melaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Intinya kalaupun ada PHK, haruslah sesuai prosedur. Misalnya karyawan kontrak, bagaimana teknisnya. Kemudian bagaimana dengan karyawan tetap atau permanen, haknya harus juga dibayarkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid memastikan kebijakan PHK yang diumumkan oleh Panasonic Holdings tidak berdampak pada operasional perusahaan di Indonesia, khususnya di Batam. Ia meredam kekhawatiran atas kabar yang mulai berkembang di kalangan pekerja industri elektronik lokal.

“Panasonic Indonesia tidak terdampak PHK itu,” ujarnya. (*)

Repoter: Arjuna

Artikel Panasonic Umumkan PHK Global, Disnaker Batam Belum Terima Laporan pertama kali tampil pada Metropolis.

Perayaan Tri Suci Waisak di Siantan Berlangsung Khidmat, Dorong Kedamaian Demi Persatuan Umat

0
Ratusan umat Budha di Pulau Siantan, Anambas memadati Vuhara Gunung Dewa Siantan untuk merayakan Tri Suci Waisak. f.ihsan

batampos– Ratusan umat Budha yang berada di Pulau Siantan, Anambas memadati Vihara Gunung Dewa Siantan, Senin, (12/5) malam.

Mereka memadati vihara dalam rangka untuk merayakan Tri Suci Waisak.

Perlu diketahui, Tri Suci Waisak memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama, yaitu kelahiran, pencerahan (Satori) dan wafat (Parinirvana).

Tokoh Budha di Anambas, Acia mengatakan bahwa perayaan tahun ini tak jauh berbeda dari sebelumnya, hanya temanya yang berganti. Antusiasme umat tetap tinggi.

BACA JUGA: Libur Waisak, Hanya Dua Kapal RoRo Beroperasi, Warga Mengeluh Menunggu Lama di Pelabuhan 

“Buddha Nusantara, tidak ada sekat atau perbedaan. Namun yang penting sesuai dengan aturan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan nilai-nilai kebersamaan,” ujar Acia.

Makna Hari Raya Waisak, kata dia, mengajarkan seluruh manusia tanpa dibedakan lintas agama pun selalu memperhatikan sikap dan perilaku. Tujuan dimaksud, juga untuk menghindari perpecahan.

“Sehingga seluruh umat dan masyarakat harus tau batasan jika berbuat tidak sesuai atau menyimpang,” kata Acia.

Tahun ini, 2025 Umat Buddha di Siantan khususnya Anambas berharap baik, Hari Raya Waisak dapat mengajarkan saling menjaga kedamaian demi persatuan umat di dunia ini.

“Ambil baiknya dan seperti doa kita, umat di dunia ini semoga dinaungi perdamaian dan keselamatan,” pungkas Acia. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Perayaan Tri Suci Waisak di Siantan Berlangsung Khidmat, Dorong Kedamaian Demi Persatuan Umat pertama kali tampil pada Kepri.

Pasca Puluhan Kendaraan Tertahan, ASDP Tambah Armada di Telaga Punggur

0

batampos – Menyikapi lonjakan arus penumpang di Pelabuhan RoRo Telaga Punggur, ASDP Indonesia Ferry menambah jumlah kapal yang beroperasi pada Selasa (13/5). Kini ada empat kapal RoRo yang beroperasi, dari sebelumnya hanya dua.

Penambahan kapal ini dilakukan menyusul insiden tertahannya puluhan kendaraan pada Senin malam (12/5) akibat lonjakan penumpang yang akhirnya viral di jagat maya.

Kepala ASDP Telaga Punggur, Hermin Welkis, menjelaskan bahwa gangguan terjadi karena lonjakan penumpang yang mendadak, sementara hanya dua kapal yang beroperasi malam itu. Salah satu kapal sedang menjalani perawatan rutin (docking).

“Sekitar pukul 20.00 WIB terjadi lonjakan penumpang yang tidak terprediksi. Penjualan tiket sudah sesuai kuota kapal, tapi kapasitas tidak mencukupi karena satu kapal tidak bisa dioperasikan,” ujar Hermin, Selasa (13/5).

Menurutnya, kendaraan yang tertahan mayoritas merupakan kendaraan logistik. Sementara untuk penumpang umum, perjalanan masih berjalan lancar.

“Hanya mobil yang tertahan, sedangkan penumpang aman. Untuk kendaraan pribadi juga ada, tapi mereka memilih putar balik,” tegas Hermin.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, ASDP menyiapkan empat kapal yang masing-masing melayani rata-rata empat perjalanan (trip) per hari, sehingga total ada 16 trip—meningkat dari biasanya yang hanya 12 trip per hari.

“Kami sudah siapkan KMP Senangin dan kapal-kapal lainnya agar pelayanan lebih maksimal. Hari ini tiap kapal melayani empat trip. Apalagi hari ini diprediksi menjadi puncak arus balik penumpang, baik dari Tanjung Uban maupun dari Punggur,” tambah Hermin.

Rute kapal RoRo dari Telaga Punggur melayani lima tujuan utama, yakni Tanjung Balai Karimun, Kuala Tungkal, Mangkapan Buton, Dabo, dan Tanjung Uban. Dalam kondisi normal, sekitar 14 kapal diberangkatkan setiap hari untuk melayani seluruh rute ini.

“Ke depan, permasalahan ini akan menjadi bahan evaluasi kami,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

 

Artikel Pasca Puluhan Kendaraan Tertahan, ASDP Tambah Armada di Telaga Punggur pertama kali tampil pada Metropolis.

Kades Marok Tua Sebut Ada Anggota DPRD Lingga Siap Bantu Perbaiki Rumah Joni

0
Nurdin, Kepala Desa Marok Tua. f.vatawari

batampos– Joni, warga Marok Tua, Lingga jadi sorotan akhir akhir ini. Bukan karena prestasi tapi karena tak pernah mendapat bantuan dari pemerintah padahal Joni dan keluarganya hidup di rumah reyot yang tak layak huni.

Setelah diberitakan beberapa hari lalu, Disperkim Pemkab Lingga langsung turun ke lapangan mengecek kebenaran berita tersebut.

Selain itu, Nurdin selaku Kades Marok Tua menyebutkan pihaknya sempat mengajukan bantuan rehab Rumah Tak Layak Huni (RTLH) untuk Joni pada tahun 2024.

BACA JUGA: Disperkim Lingga Tinjau Kondisi Rumah Joni, Warga Desa Marok Tua

Namun, pengajuan tersebut gagal direalisasikan karena rumah Joni tidak masuk dalam kawasan kumuh yang sudah terakomodir.

“Tahun 2025 ini, kami tidak mengusulkan bantuan rehab RTLH. Kami hanya fokus pada usulan penerangan jalan di Musrenbang. Namun, setelah berita ini viral, ada seorang anggota DPRD Lingga yang menghubungi saya untuk membantu rehab rumah warga yang tidak layak huni, termasuk rumah Joni,” ujar Nurdin.

Menindaklanjuti pemberitaan yang viral, Nurdin berjanji akan melakukan perbaikan sementara terhadap atap rumah Joni sambil menunggu realisasi bantuan dari DPRD Lingga.

“Beri kami waktu paling lambat 10 hari untuk perbaikan sementara,” tegasnya.

Di sisi lain, Joni mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan apapun selain beberapa kali bantuan beras.

“Tetangga yang lain dapat bantuan, saya tidak pernah dapat apa-apa,” ujarnya dengan raut wajah sedih.

Kisah Joni ini mencuatkan fakta pilu tentang masih adanya warga yang tidak tersentuh bantuan pemerintah, meski hidup dalam keterbatasan yang nyata. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Kades Marok Tua Sebut Ada Anggota DPRD Lingga Siap Bantu Perbaiki Rumah Joni pertama kali tampil pada Kepri.

Mengenal Si Bunga Pink nan Eksotis dengan Segudang Manfaat Kesehatan, di Indonesia Disebut Kecombrang

0

Batampos – Kecombrang atau honje dikenal sebagai bunga eksotis yang sering digunakan  dalam masakan tradisional Indonesia. Memiliki nama latin Etlingera elatior, bunga ini selain tampilannya pink sempurna, juga terkenal dengan aroma khas dan rasanya yang menyegarkan.

ILUSTRASI tanaman kecombrang yang sedang berbunga. F Copilot

Tahukah kamu, ternyata kecombrang menyimpan beragam manfaat kesehatan yang belum banyak diketahui masyarakat luas.

Tanaman yang tumbuh subur di daerah tropis ini tak hanya memperkaya rasa dalam kuliner, tetapi juga menawarkan khasiat alami yang dapat menunjang kesehatan tubuh.

Apa saja manfaat kesehatan dari kecombrang? Yuk simak keterangan di bawah ini:

1. Kaya Antioksidan Alami

Kecombrang mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid, fenolik, dan antosianin. Antioksidan ini berperan penting dalam melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Applied Pharmaceutical Science (2014) menunjukkan, ekstrak bunga kecombrang memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dan berpotensi sebagai agen antikanker alami.

BACA JUGA:
Cara Praktis Mengawetkan Bunga

2. Bersifat Antibakteri

Ekstrak kecombrang terbukti memiliki kemampuan antibakteri terhadap beberapa jenis bakteri patogen, seperti Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Dalam studi Asian Pacific Journal of Tropical Medicinemenunjukkan, senyawa aktif dalam kecombrang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit.

3. Membantu Meredakan Peradangan

Kecombrang juga memiliki efek antiinflamasi. Kandungan zat aktifnya dapat membantu mengurangi peradangan ringan di tubuh. Efek ini dapat bermanfaat bagi penderita radang sendi, sakit tenggorokan, atau masalah kulit akibat infeksi.

4. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Kecombrang kaya akan serat yang baik untuk sistem pencernaan. Konsumsi kecombrang dalam bentuk lalapan atau sambal dipercaya dapat membantu melancarkan buang air besar dan menjaga keseimbangan mikrobiota usus.

5. Potensi sebagai Agen Antidiabetes

Penelitian awal menunjukkan bahwa kecombrang memiliki potensi untuk menurunkan kadar gula darah. Dalam jurnal Pharmacognosy Journal (2018), disebutkan bahwa ekstrak Etlingera elatior mampu meningkatkan aktivitas enzim yang mengatur kadar glukosa dalam darah pada hewan percobaan.

6. Digunakan dalam Pengobatan Tradisional

Dalam pengobatan tradisional, bagian bunga dan batang kecombrang digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan seperti sariawan, keputihan, dan bau badan. Air rebusan kecombrang bahkan kerap digunakan sebagai obat luar untuk luka ringan.

Jadi, kecombrang sekadar pelengkap dalam masakan, tetapi juga menyimpan potensi besar sebagai tanaman obat alami. Meski demikian, diperlukan lebih banyak penelitian klinis untuk semakin memperkuat bukti efektivitasnya secara medis. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Mengenal Si Bunga Pink nan Eksotis dengan Segudang Manfaat Kesehatan, di Indonesia Disebut Kecombrang pertama kali tampil pada Lifestyle.

Ribuan Umat Buddha Padati Maha Vihara Duta Maitreya Batam Rayakan Waisak

0
Pandita memandikan rupang Buddha pada persaan Hari Raya Waisak di Vihara Maitreya Batam, Senin (12/5). F Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Suasana penuh khidmat dan kegembiraan menyelimuti perayaan Hari Raya Waisak 2569 di Maha Vihara Duta Maitreya, Sungai Panas. Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah berkumpul mengikuti rangkaian prosesi keagamaan yang sarat makna spiritual.

“Salah satu prosesi yang paling menarik perhatian dalam perayaan ini adalah ritual pemandian rupang Buddha, yang menjadi simbol penyucian diri,” kata Pengurus Bagian Opersional Lapangan Vihara, Liyas Masri, Selasa (13/5).

Menurutnya ritual ini mengingatkan umat untuk membersihkan pikiran, ucapan, dan perbuatan. Dengan memandikan rupang Buddha.

“Artinya kita juga mengingat untuk membersihkan diri di hari yang suci ini. Setiap manusia memiliki benih Buddha di dalam dirinya. Maka hidup harus dijalani dengan kesadaran, cinta kasih, dan kebersihan batin,” ujar Liyas.

Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan prosesi persembahan lilin berbentuk bunga teratai yang melambangkan cahaya dan pencerahan dalam hidup.

Ritual ini mengajak umat menjadi penerang bagi sesama, seperti lilin yang menyinari kegelapan.

“Setiap orang bisa menjadi cahaya bagi orang lain. Jangan justru menjadi kegelapan bagi sesama,” tambahnya.

Hari Raya Waisak merupakan momen penting dalam ajaran Buddha. Liyas menyebut ajaran Buddha berakar pada nilai cinta kasih universal dan penghormatan terhadap semua makhluk hidup.

“Prinsip utama dalam ajaran Buddha adalah cinta kasih dan kesadaran bahwa setiap makhluk punya potensi kebaikan. Maka kita diajarkan untuk saling menghormati dan memandang sesama sebagai saudara,” jelasnya.

Perayaan di Maha Vihara Duta Maitreya ini bersifat inklusif dan terbuka bagi semua mazhab dalam ajaran Buddha. Bahkan, jemaat dari luar negeri seperti Singapura juga kerap ikut hadir meski tidak tercatat secara resmi.

“Kalau dilihat dari jumlah yang hadir, dari pagi sampai malam bisa mencapai 10 ribu orang,” kata Liyas.

Menambah kemeriahan, perayaan Waisak juga diramaikan oleh bazar makanan vegetarian yang melibatkan komunitas vihara dan partisipan dari berbagai wilayah di Kepulauan Riau.

Perayaan Waisak 2569 di Batam ini tak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada ajaran Buddha, tetapi juga momentum mempererat tali persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat multikultural. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel Ribuan Umat Buddha Padati Maha Vihara Duta Maitreya Batam Rayakan Waisak pertama kali tampil pada Metropolis.

Isu Pemecatan Mangihut Menguat, DPC PDIP Batam: Itu Wewenang DPP

0
Nuryanto. f. arjuna

batampos – Isu pemecatan anggota DPRD Batam dari Fraksi PDIP, Mangihut Rajagukguk, tengah ramai diperbincangkan menyusul dugaan keterlibatannya dalam kasus penggelapan dan penipuan jual beli pasir hasil pengerukan (dredging). Kabar pemecatan itu mencuat setelah rapat jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP se-Kota Batam yang digelar pada 11 Mei lalu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC PDIP Kota Batam, Nuryanto, menegaskan keputusan pemecatan seorang kader bukanlah kewenangan mereka. Kwenangan penuh soal pemberhentian ada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

“Kalau masalah pemecatan itu, kan, belum ada laporan. Kalau itu, kan, pendapat, aspirasi. Jadi boleh-boleh saja. Kita hormati, kita hargai,” katanya, Selasa (13/5).

Menurutnya, pendapat yang berkembang di internal partai, termasuk dari jajaran PAC, adalah bagian dari dinamika organisasi yang tetap dihormati. Namun, secara struktur, DPC tidak memiliki ruang untuk mengambil keputusan pemecatan kader.

“Kita dengan persoalan yang terjadi saat ini paling hanya bisa melaporkan. Nanti keputusannya tetap di DPP,” ujar Cak Nur, sapaan akrabnya.

DPC PDIP Batam sendiri belum membawa persoalan ini ke forum rapat pleno. Katanya, pleno internal DPC akan segera digelar dalam beberapa hari ke depan untuk membahas langkah-langkah lebih lanjut terkait kasus yang menyeret nama Mangihut.

Di sisi lain, DPC PDIP Batam juga mencatat sikap Mangihut yang urung melaporkan balik pelapor atas dugaan kasus penipuan tersebut, meski sebelumnya sempat diultimatum. Menurut Cak Nur, hal ini akan menjadi salah satu bahan evaluasi partai dalam menyusun laporan ke DPP.

“Kalau beliau belum melaporkan, itu tetap kita hormati. Tapi ini jadi catatan buat kita. Yang jelas, nama baik partai belum pulih. Padahal, setiap kader wajib menjaga martabat partai,” kata dia.

Saat ditanya kapan DPC akan mengambil sikap resmi terhadap Mangihut, ia menyebut kemungkinan dalam satu hingga dua hari ke depan. Akan tetapi, ia kembali menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan DPP, termasuk soal proses pergantian antarwaktu atau PAW.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Mangihut mengaku belum mengetahui kabar pemecatan dirinya dari PDIP. Ia mengatakan tidak menerima informasi resmi terkait isu tersebut.

“Enggak tahu saya, enggak ada diinformasikan ke saya. Enggak ada,” ujar Mangihut.

Ia meminta agar pertanyaan soal status keanggotaannya di PDIP ditujukan langsung ke DPC partai. Hingga saat ini, Mangihut belum memberikan pernyataan tambahan soal kelanjutan proses hukum yang menjerat namanya. (*)

Repoter: Arjuna

Artikel Isu Pemecatan Mangihut Menguat, DPC PDIP Batam: Itu Wewenang DPP pertama kali tampil pada Metropolis.

Pudar, Dinding Terkelupas: Jalan Layang Laluan Madani Tidak Terawat

0

batampos – Jalan Layang Laluan Madani, kini, mulai kehilangan pesona. Jalan layang yang menjadi ikon baru akses lalu lintas di Batam itu tampak mulai kusam dan kurang terawat.

Pantauan Batam Pos di lapangan, Selasa (13/5), menunjukkan sejumlah kendaraan masih lalu-lalang di atasnya. Namun, warna cat jalan layang yang dulunya cerah kini tampak pudar. Bagian dinding jalan layang juga terlihat terkelupas, bahkan ada yang pecah.

Tak hanya itu, rumput ilalang mulai tumbuh liar di tengah badan jalan. Pemandangan ini menambah kesan bahwa jalan layang dibiarkan tanpa pemeliharaan rutin.

 (*)

Reporter: Cecep Mulyana

Artikel Pudar, Dinding Terkelupas: Jalan Layang Laluan Madani Tidak Terawat pertama kali tampil pada Metropolis.

IU Comeback Gandeng Cha Eun Woo

0
Cha Eun Woo akan jadi model musik video IU. Instagram @dlwlrma)

batampos – IU menjanjikan akan comeback dengan penampilan spesial bulan ini.

IU akan menggandeng Cha Eun Woo dalam musik videonya.

Agensi IU, EDAM Entertainment mengonfirmasi comeback-nya IU, Senin (12/5).

Baca juga: Cara Praktis Mengawetkan Bunga

“IU sedang mempersiapkan comeback pada bulan Mei, dan Cha Eun Woo akan muncul sebagai cameo,” ungkap perwakilan EDAM Entertainment.

Perilisan ini akan menandai musik baru pertama IU sejak album The Winning yang dirilis pada Februari 2024.

IU menarik perhatian atas comeback dirinya yang telah lama ditunggu-tunggu, setelah absen selama 15 bulan dari karier menyanyinya.

Sementara itu, dikutip dari Korea Times, IU baru-baru ini menerima pujian atas aktingnya dalam drakor Netflix When Life Gives You Tangerines yang berakhir pada tanggal 28 Maret.

Memainkan peran ganda sebagai Ae-sun dan Geum-myeong, perempuan dengan nama asli Lee Ji Eun tersebut dipuji atas penampilannya yang serba bisa, dan jangkauan emosinya yang kuat.

IU juga akan tampil dalam drama MBC mendatang yang diberi judul sementara The 21st Century Grand Prince’s Wife yang dijadwalkan tayang pada tahun 2026, bersama aktor Byeon Woo Seok.

Baca juga: Penggemar Nekat Cium Jin BTS, Kasusnya Sudah ke Jaksa Penuntut

Dengan kesuksesannya yang berkelanjutan sebagai penyanyi dan aktris, antisipasi terhadap babak musikal IU berikutnya semakin meningkat.

Di sisi lain, kolaborasinya dengan Cha Eun Woo telah memicu perbincangan di dunia maya, terutama karena keduanya sebelumnya menarik perhatian, lewat pemotretan untuk sebuah merek perhiasan.

Penggemar di seluruh dunia sangat ingin menyaksikan chemistry, antara kedua bintang tersebut dalam video musik baru tersebut, yang menjanjikan perpaduan menarik antara musik, visual dan cerita. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel IU Comeback Gandeng Cha Eun Woo pertama kali tampil pada Lifestyle.

Yusman Johar bin Djohar, Jemaah Haji Asal Batam Wafat di Madinah

0

batampos – Perjalanan ibadah haji tahun ini kembali diwarnai kabar duka. Seorang jemaah asal Kota Batam, Drs. Yusman Johar , M.Pd bin Djohar, guru Bahasa Indonesia, SMK Kartini Batam yang tergabung dalam Kloter 2 Embarkasi Batam, Rombongan 1 Regu 4 wafat saat menunaikan rangkaian ibadah haji di Madinah, Arab Saudi.

Pria berusia 56 tahun itu mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit King Fadh, Madinah, Senin (12/5) pukul 04.46 waktu setempat.

“Benar, ada satu jemaah asal Batam dari kloter dua yang meninggal dunia, atas nama Yusman Johar bin Djohar. Beliau wafat di Madinah,” ujar Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Zulkarnain Umar, Selasa (13/5).

Zulkarnain menyampaikan, jenazah almarhum telah dimakamkan di Pemakaman Baqi, salah satu makam paling bersejarah di Kota Nabi.

“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Almarhum sudah dimakamkan di Baqi,” ujarnya.

Dari laporan medis yang diterima pihak PPIH, Yusman Johar meninggal akibat komplikasi berat, yaitu severe sepsis with septic shock. Almarhum dikenal sebagai sosok pendidik yang berdedikasi semasa hidupnya.

Kejadian ini menambah daftar jemaah yang wafat di Tanah Suci dari Embarkasi Batam. Sebelumnya, seorang jemaah kloter 01 asal Kabupaten Karimun, Abdul Kadir (84), juga wafat di Madinah pada 8 Mei 2025 pukul 09.40 waktu Arab Saudi. Jenazahnya pun dimakamkan di Pemakaman Baqi.

“Keduanya meninggal karena sakit,” ujar Zulkarnain.

Selain dua jemaah yang meninggal dunia, beberapa lainnya masih menjalani perawatan medis. Di antaranya, Dopan Pangaribuan dari kloter 4 asal Pekanbaru yang dirawat di Klinik Embarkasi sejak 5 Mei. Kemudian Parngadi dari kloter 7 asal Indragiri Hilir yang dirawat di Raudhah 105 sejak 7 Mei, serta Lasin Slamat Abdullah dari kloter 10 asal Kuantan Singingi yang dirawat di Raudhah 101 sejak 10 Mei.

(*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Yusman Johar bin Djohar, Jemaah Haji Asal Batam Wafat di Madinah pertama kali tampil pada Metropolis.