Senin, 1 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1598

Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah : Ikuti Lombanya!

0

batampos-Perwakilan BKKBN Provinsi Kepuluauan Riau mengajak seluruh ayah untuk mengikuti Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dengan mengantar anaknya ke sekolah pada hari pertama Tahun Ajaran 2025/2026 ini.

Besok, atau Senin 14 Juli 2025 menjadi hari pertama anak melangkahkan kaki ke sekolah setelah libur kenaikan kelas. Di hari perdana sekolah itu, Kemendukbangga/ BKKBN mengajak para ayah terlibat langsung dengan mengantarkan putra dan putrinya ke sekolah masing-masing.

Menurut Rohina, Gerakan Ayah Mengantar Anak pada hari pertama kegiatan belajar – mengajar di sekolah merupakan inisiatif simbolik dan strategis yang mendorong keterlibatan langsung ayah dalam pengasuhan, dengan cara hadir dan mengantar anak ke sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru.

BACA JUGA: BKKBN Kepri Perkenalkan Lima Program Unggulan di Peringatan Harganas ke-32

Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini. Melalui kehadiran ayah pada momen penting tersebut tercipta kedekatan emosional yang berpengaruh positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan dan kesiapan anak dalam menjalani proses belajar. Di samping itu, gerakan ini menjadi simbol budaya pengasuhan di Indonesia dari yang semula berpusat pada peran ibu, menjadi lebih kolaboratif dan setara.

Untuk menyukseskan gerakan ini, Kemendukbangga/BKKBN menyemarakkannya dengan lomba konten, caranya mendokumentasikan momen ayah mengantar anak ke sekolah melalui video, foto dan testimoni. “Akan dipilih 10 (sepuluh) pemenang yang nantinya akan mendapatkan penghargaan dari Kemendukbangga/BKKBN” ujar Rohina.

⁠”Ikuti lomba kontennya dengan cara mengunggah foto atau video ke platform instagram kemudian bubuhkan tagar #GATI dan #sekolahbersamaayah, serta menandai akun Instagram @kemendukbangga_bkkbn @birosdmkemendukbangga @dithanrembkkbn dan @bkkbnkepri”,tutupnya. (*)

Penulis : Dewita

Artikel Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah : Ikuti Lombanya! pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiga Pencari Gaharu Natuna Ditemukan Selamat di Hutan

0
Pencari gaharu
Petugas SAR saat mendampingi 3 warga Natuna yang sempat dinyatakan hilang usai mencari Gahayu di Hutan Bukit Bedung, Bunguran Timur Laut. F. Basarnas Natuna untuk Batam Pos.

batampos – Tiga warga Kabupaten Natuna yang sempat dilaporkan hilang saat mencari kayu Gaharu di Hutan Bukit Bedung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Minggu (13/7).

Ketiganya yakni Didik Setiawan (41), Nur Gais Sugito (44), dan M. Hasanuddin (35), sebelumnya berpamitan untuk mencari Gaharu sejak 1 Juli 2025. Namun setelah beberapa hari tidak dapat dihubungi, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Natuna.

“Alhamdulillah mereka sudah pulang dengan selamat. Sekarang tim sedang mendampingi mereka,” ujar Kepala Basarnas Natuna, Abdul Rahman, saat dihubungi dari Tarempa.

Ia menjelaskan, proses pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi dua regu yang menyisir dua jalur berbeda.

“Regu pertama menyisir dari arah Desa Selemam, sedangkan regu kedua bergerak dari Desa Pengadah,” jelasnya.

Abdul Rahman menambahkan bahwa terakhir kali ketiganya sempat berkomunikasi dengan pihak keluarga adalah pada 7 Juli 2025, dan saat itu menyampaikan akan kembali dalam delapan hari. Namun terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran informasi tersebut.

“Keluarga mengira mereka akan pulang tanggal 8 Juli. Tapi sampai ditunggu hingga 11 Juli tak kunjung pulang, akhirnya dilaporkan ke Basarnas,” katanya.

Penyebab hilangnya komunikasi dengan keluarga, menurut Abdul Rahman, karena ponsel dan powerbank yang dibawa para pencari Gaharu ini kehabisan daya dan mengalami kerusakan.

“Akibatnya mereka tidak dapat memberi kabar. Tapi syukurnya semuanya ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” pungkasnya.

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Tiga Pencari Gaharu Natuna Ditemukan Selamat di Hutan pertama kali tampil pada Kepri.

Orangtua Masih Berjuang, Pemerataan Siswa Baru SMA/SMK Negeri di Batam Terus Diupayakan

0
Kepala Kantor Disdik Provinsi Kepri Cabang Batam, Kasdianto.

batampos — Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2024/2025 di Batam masih menyisakan harapan dan kekecewaan bagi sejumlah orangtua. Meski seleksi penerimaan berbasis sistem zonasi dan pemerataan telah selesai, masih ada orangtua yang berharap anaknya dapat diterima di sekolah negeri yang lebih dekat dari rumah. Beberapa di antaranya mengaku keberatan jika anak mereka ditempatkan di sekolah yang jaraknya terlalu jauh.

Di kawasan Batuaji dan Sagulung, sejumlah orangtua mengungkapkan belum mendapatkan sekolah yang sesuai untuk anak mereka. Beberapa bahkan masih menunggu kesempatan bisa masuk ke sekolah favorit seperti SMKN 5 atau SMKN 1 Batam, meski dua sekolah tersebut sudah menyatakan kuota penuh. “Anak saya masih ingin masuk SMKN 5. Kami berharap masih bisa ada peluang, karena memang dekat dan kualitasnya bagus,” ujar Agus, salah satu orangtua di Sagulung.

Kondisi ini terjadi lantaran masih banyak lulusan SMP/MTs yang menaruh harapan besar pada sekolah-sekolah negeri yang dianggap baik atau favorit. Namun karena keterbatasan daya tampung (RDT), mereka harus dialihkan ke sekolah lain melalui sistem pemerataan. Sayangnya, tidak semua orangtua langsung menerima penempatan tersebut, terutama jika dianggap terlalu jauh dari tempat tinggal.

Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Cabang Batam, Kasdianto, mengatakan bahwa proses pemerataan masih berlangsung. “Untuk SMA negeri, kami masih punya cukup RDT di sejumlah sekolah. Jadi bagi yang belum tertampung atau belum daftar sama sekali, bisa segera mencari sekolah yang masih tersedia kuotanya,” ujarnya.

Namun untuk jalur SMK, hampir semua sekolah negeri di Batam dinyatakan sudah penuh. Satu-satunya opsi yang kini sedang disiapkan adalah rencana konversi SMAN 27 Batam di Batuaji menjadi SMKN 12. “Ini solusi untuk mengatasi penumpukan di SMK. Kita ubah status sekolah untuk menambah daya tampung jalur kejuruan,” kata Kasdianto.

Konversi SMAN 27 menjadi SMKN 12 diharapkan dapat membantu menampung siswa baru yang ingin melanjutkan pendidikan kejuruan, terutama di wilayah Batuaji dan sekitarnya. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerataan akses pendidikan menengah di Batam.

Dinas Pendidikan Kepri menegaskan bahwa prinsip utama dalam penerimaan siswa baru adalah memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat, terutama bagi keluarga yang tidak mampu secara ekonomi. Meski demikian, pihak dinas tetap mendorong masyarakat yang secara finansial mampu untuk mempertimbangkan sekolah swasta sebagai alternatif.

“Tugas kami memastikan semua anak yang ingin sekolah di negeri bisa tertampung. Namun tentu tidak semua bisa masuk sekolah tertentu (favorit). Pemerataan harus jadi solusi bersama,” tambah Kasdianto.

Terkait bantuan pembiayaan pendidikan seperti subsidi SPP di sekolah swasta, hingga saat ini belum ada pembahasan lanjutan. Fokus utama pemerintah masih pada penuntasan penempatan siswa di sekolah negeri. Pihak dinas pun terus membuka layanan informasi dan konsultasi bagi orangtua yang masih mencari solusi pendidikan anaknya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Orangtua Masih Berjuang, Pemerataan Siswa Baru SMA/SMK Negeri di Batam Terus Diupayakan pertama kali tampil pada Metropolis.

Gunakan Kunci Ganda dan Waspada di Parkiran Umum, Polisi Imbauan Pencegahan Curanmor di Bengkong

0

 

Personel Polsek Bengkong menyambangi lokasi keramaian guna mengimbau pencegahan pencurian motor, Minggu (13/7). F. Endra untuk Batam Pos

batampos – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hingga saat ini marak di kawasan Bengkong. Untuk itu, Jajaran Polsek Bengkong gencar melakukan imbauaan langsung kepada masyarakat.

Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra mengatakan pihaknya secara aktif mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi curanmor tersebut.

“Kami terus melakukan upaya preventif melalui penyuluhan, pembagian brosur, serta dialog langsung dengan masyarakat, baik di pusat perbelanjaan, tempat wisata, maupun kawasan pemukiman,” ujar Endra, Minggu (13/7).

Pada hari yang sama, anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Bengkong Laut melaksanakan kegiatan sambang ke kawasan Bengkong City Center. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan sosialisasi kepada juru parkir dan pengendara motor mengenai pentingnya pengamanan kendaraan, termasuk penggunaan kunci ganda dan pemilihan lokasi parkir yang aman dan terpantau.

Selain itu, Polsek Bengkong juga rutin menggelar patroli dan razia di lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminal. Tujuannya untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Polsek Bengkong hadir untuk masyarakat. Kami tidak hanya bertindak saat kejadian terjadi, tetapi juga mengedukasi warga agar lebih waspada,” kata Endra.

Untuk meningkatkan efektivitas sosialisasi, Polsek Bengkong turut menyebarkan banner dan brosur yang berisi pesan-pesan keamanan. Seperti penggunaan kunci ganda, tidak meninggalkan barang berharga di kendaraan, serta imbauan agar masyarakat segera melapor bila melihat hal mencurigakan.

“Jika ada kejadian menonjol atau mencurigakan, masyarakat dapat segera menghubungi hotline 110,” ungkap Endra.

Endra berharap dengan adanya upaya ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan lingkungan semakin meningkat. Sehingga tindak kejahatan, terutama curanmor, dapat dicegah secara efektif.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Karena pencegahan jauh lebih baik,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Gunakan Kunci Ganda dan Waspada di Parkiran Umum, Polisi Imbauan Pencegahan Curanmor di Bengkong pertama kali tampil pada Metropolis.

Pelaku Pelecehan di Jalan Raya Diamuk Massa, Kini Diamankan di Polsek Sagulung

0
Seorang pelaku pelecehan di jalan raya, Liston Situmeang berhasil diamankan di Polsek Sagulung.

batampos — Aksi pelecehan terhadap pengendara motor perempuan terjadi di ruas jalan R Suprapto depan Perumahan Villa Mukakuning, atau seberang RS Awal Bros, Batuaji, Minggu (13/7) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Seorang pelaku bernama Liston Situmeang berhasil diamankan warga usai terjatuh dari motor saat mencoba kabur.

Korban yang saat itu berboncengan dengan pacarnya dalam perjalanan dari Barelang menuju Mitra Mall, tiba-tiba disalip oleh sepeda motor yang ditumpangi dua pria. Salah satu dari mereka, yakni Liston, diduga meraba bagian payudara korban, hingga membuat korban berteriak keras.

Teriakan itu mengundang perhatian pengguna jalan lain yang langsung membantu mengejar pelaku. Dalam upaya kabur, motor yang ditumpangi kedua pelaku oleng dan jatuh. Warga berhasil menangkap Liston, sementara rekannya yang mengendarai motor berhasil melarikan diri.

“Pelaku yang tertangkap sudah diamankan di Polsek Sagulung dan saat ini sedang diperiksa. Rekannya masih dalam pengejaran,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris.

Sepeda motor yang digunakan pelaku juga turut diamankan polisi sebagai barang bukti. Pihak kepolisian tengah mengembangkan kasus ini untuk mengungkap identitas pelaku lainnya.

Iptu Anwar Aris mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. Ia menegaskan bahwa segala bentuk pelecehan akan ditindak tegas sesuai hukum. Polisi juga mengingatkan warga agar lebih waspada saat berkendara, terutama di malam hari. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Pelaku Pelecehan di Jalan Raya Diamuk Massa, Kini Diamankan di Polsek Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Dana Hibah Parpol Anambas 2025 Capai Rp419 Juta, PPP Penerima Terbanyak

0
Kepala Bakesbangpol Anambas
Kepala Bakesbangpol Anambas, Herry Fakhrizal. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengalokasikan dana hibah sebesar Rp419 juta untuk partai politik (parpol) yang memiliki kursi di DPRD setempat pada tahun 2025. Dana tersebut akan disalurkan setelah proses verifikasi laporan pertanggungjawaban (LPj) tahun anggaran 2024 rampung.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Anambas, Herry Fakhrizal, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan LPj yang telah diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Dalam minggu ini hasilnya sudah keluar. Kalau tidak ada temuan atau perbaikan, baru kita salurkan dana hibah untuk tahun ini,” kata Herry kepada wartawan, Minggu (13/7).

Menurut Herry, Bakesbangpol juga telah mengumpulkan seluruh ketua parpol untuk menyampaikan mekanisme penyaluran dana. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa dana hibah hanya bisa dicairkan jika LPj tahun sebelumnya telah dinyatakan bersih dari temuan.

“Seperti itu kesepakatannya. Kalau beres tak ada temuan, baru kita minta parpol ajukan pencairan,” tegasnya.

Berdasarkan data Bakesbangpol, terdapat 11 partai politik penerima dana hibah dengan total perolehan suara sebanyak 26.449 suara. Sesuai ketentuan, nilai hibah per suara ditetapkan Rp15.861.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi penerima terbesar dengan nilai Rp94 juta, setelah meraih 5.931 suara. Sementara penerima terkecil adalah Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang hanya mendapatkan Rp12,9 juta dari 819 suara.

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Dana Hibah Parpol Anambas 2025 Capai Rp419 Juta, PPP Penerima Terbanyak pertama kali tampil pada Kepri.

BP Batam Benahi Agribisnis, Targetkan PNBP Rp 6,4 Miliar per Tahun

0
Tanaman cabai petani sayur di Marina. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – BP Batam melakukan reformasi pengelolaan aset negara demi mendongkrak Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah penataan dan pengembangan sektor agribisnis, termasuk alih fungsi lahan yang sebelumnya direncanakan untuk pembangunan Masjid Mohammed bin Salman (MBS).

Melalui konsinyering bertajuk Penataan/Pengembangan Agribisnis Guna Peningkatan PNBP Unit Usaha Fasilitas dan Lingkungan (HGAT), BP Batam mengkaji ulang pemanfaatan aset seluas 112,7 hektare yang terbagi dalam tiga zona. Kegiatan tersebut digelar pada Jumat (11/7) lalu sebagai bagian dari upaya optimalisasi pendapatan negara melalui pendekatan modern dan tertib aset.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut sektor agribisnis menyimpan potensi besar jika dikelola secara produktif dan berkelanjutan. “Jika dikelola secara modern dan terintegrasi, agribisnis tidak hanya menjadi sumber PNBP yang signifikan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui pendekatan hijau dan inovatif,” katanya.

Salah satu keputusan penting adalah pengalihan fungsi lahan yang sebelumnya dirancang sebagai lokasi Masjid Mohammed bin Salman (MBS). Proyek tersebut dinyatakan batal, dan BP Batam kini merencanakan kawasan tersebut sebagai zona pertanian dan peternakan terpadu.

Direktur Badan Usaha SPAM Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan pemanfaatan ulang lahan eks MBS akan menyumbang pendapatan baru bagi negara. Potensi pendapatan dari keseluruhan kawasan agribisnis diperkirakan mencapai Rp6,4 miliar per tahun.

“Untuk memaksimalkan potensi tersebut, diperlukan pendataan ulang, monitoring ketat terhadap perjanjian aset, hingga evaluasi atas kepatuhan para penyewa terhadap aturan sewa,” kata dia.

Zona pertama dalam kawasan agribisnis mencakup penyewa lahan yang didominasi petani tanaman hias. Terdapat 26 penyewa yang akan didata ulang dan disosialisasikan kembali terkait kewajiban pembayaran sewa sesuai Peraturan Kepala (Perka) BP Batam.

Zona kedua meliputi kawasan yang digunakan untuk aktivitas peternakan, pertanian, bangunan milik instansi pemerintah, rumah dinas, serta fasilitas pendukung lainnya. Di zona ini, BP Batam juga akan menertibkan administrasi dan memperjelas status penggunaan lahan melalui evaluasi perjanjian eksisting.

Sementara itu, zona ketiga—yang sebelumnya menjadi lokasi rencana pembangunan Masjid MBS—akan difungsikan sebagai pusat pertanian dan peternakan terpadu berbasis klaster. BP Batam menilai perubahan fungsi ini lebih tepat guna dan selaras dengan visi optimalisasi aset negara. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Benahi Agribisnis, Targetkan PNBP Rp 6,4 Miliar per Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Kebocoran Pipa SPAM Siantan Ganggu Pasokan Air Warga

0
Pipa bocor Anambas
Petugas SPAM Siantan saat mengelas pipa air yang mengalami kebocoran, Sabtu, (12/7) malam tadi. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Saluran pipa milik Unit Pelaksana Teknis Sistem Penyediaan Air Minum (UPT SPAM) Siantan mengalami kebocoran di Desa Tarempa Selatan, Sabtu (12/7). Kebocoran tersebut berdampak pada distribusi air bersih ke sejumlah wilayah yang berada dalam cakupan layanan SPAM Siantan.

Kepala UPT SPAM Siantan, Effendi, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut kebocoran baru diketahui pada malam hari dan langsung ditindaklanjuti dengan proses perbaikan oleh petugas.

“Ya benar, pipa kita ada yang bocor, baru ketahuan semalam. Dan langsung dilakukan perbaikan,” kata Effendi saat dikonfirmasi, Minggu (13/7).

Menurut dia, titik kebocoran sudah ditemukan dan malam harinya langsung dilakukan pengelasan. Ia menargetkan perbaikan rampung dalam waktu cepat dan air segera bisa kembali disalurkan kepada warga.

“Malam tadi sudah tahap pengelasan, insya Allah hari ini selesai dan langsung kami distribusikan kembali air ke warga,” ujarnya.

Effendi menjelaskan bahwa pipa tersebut merupakan infrastruktur baru yang belum lama diganti. Ia menduga kebocoran disebabkan oleh faktor eksternal, seperti pohon tumbang yang mengenai jaringan pipa.

“Alhamdulillah kondisi pipa secara umum masih bagus. Yang bocor kemungkinan akibat tertimpa pohon tumbang sehingga pipa retak,” jelasnya.

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Kebocoran Pipa SPAM Siantan Ganggu Pasokan Air Warga pertama kali tampil pada Kepri.

PJU Padam, Jalan dari Flyover ke Kepri Mall Gelap Gulita, Warga Resah dan Curiga Ada Pencurian Kabel

0
Lampu PJU di Jalan Sudirman terlihat padam. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sejumlah warga mengeluhkan padamnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan dari Flyover simpang KDA menuju Kepri Mall, serta belokan kiri menuju Simpang Kara, sejak dua hari terakhir. Kondisi gelap gulita di malam hari membuat pengguna jalan merasa tidak aman, terutama bagi pengendara roda dua.

“Kalau malam hari, jalanan gelap total. Apalagi banyak kendaraan melaju kencang, sangat berbahaya,” keluh Irwan, warga Perumahan Taman Dutamas, Sabtu (13/7).

Ia mengaku kerap melintasi jalan tersebut sepulang kerja dan merasa cemas setiap kali melewati area yang gelap.

Hal senada disampaikan Rini, pengendara lainnya yang bekerja di kawasan Nagoya.

“Sudah dua malam saya lewat dari Kepri Mall ke arah Flyover, jalannya gelap banget. Kemarin sempat lihat dua orang jongkok dekat lampu merah di Simpang Kara, tapi nggak jelas itu teknisi atau bukan. Jadi takut juga,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Kukuk, membenarkan bahwa padamnya lampu di jalur tersebut disebabkan oleh aksi pencurian kabel PJU.

“Betul, kalau dari flyover ke Kepri Mall, kabel kita hilang lagi. Lokasi ini hampir tiap hari dikerjai orang. Termasuk lampu hias tulisan ‘Laluan Madani’ di flyover juga jadi sasaran. Kabelnya dipatahkan dari atas flyover, makanya kalau dari arah RS Awal Bros masih mati tulisannya,” ujar Kukuk saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, untuk jalur dari simpang ke arah Kara, padamnya lampu disebabkan oleh gangguan dari pihak PLN.

“Itu memang beberapa hari lalu sempat ada gangguan dari PLN. Jadi butuh beberapa hari untuk diperbaiki,” tambahnya.

Maraknya pencurian kabel PJU di Batam bukan kali pertama terjadi. Selain menyebabkan gangguan penerangan, kondisi ini juga menimbulkan potensi kecelakaan lalu lintas dan kejahatan jalanan.

“Kami harap masyarakat juga ikut waspada. Kalau melihat aktivitas mencurigakan di sekitar tiang atau panel PJU, bisa langsung dilaporkan,” pungkas Kukuk.

Warga berharap Pemko Batam bersama aparat keamanan bisa segera menindak tegas para pelaku pencurian dan memperbaiki fasilitas penerangan yang rusak agar keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel PJU Padam, Jalan dari Flyover ke Kepri Mall Gelap Gulita, Warga Resah dan Curiga Ada Pencurian Kabel pertama kali tampil pada Metropolis.

Disperindag Sebut Konflik Iran-Israel Pengaruhi Stok Daging Beku di Tanjungpinang

0
Pedagang daging di Tanjungpinang
Kios daging milik Heri di Pasar Bintan Center yang tidak lagi menjual daging beku, Jumat (11/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau mengklaim kelangkaan daging beku yang terjadi saat ini dipicu oleh dampak konflik di Timur Tengah antara Iran dan Israel.

Konflik tersebut dinilai mengganggu jalur distribusi daging impor asal India dan Australia yang menjadi pemasok utama ke wilayah Indonesia, termasuk Kepri.

“Gara-gara konflik Iran dengan Israel. Jadi daging (beku) dari India dan Australia mengalami keterlambatan,” ujar Kabid Stabilisasi Harga Disdagin Tanjungpinang, Riyanto, Minggu (13/7).

Akibat keterlambatan pasokan, banyak pedagang di Pasar Tanjungpinang yang tidak lagi menjual daging beku. Jika pun ada, daging tersebut merupakan stok lama dan dijual dengan harga tinggi.

Riyanto menyebut, saat ini stok daging kerbau dari India benar-benar kosong, sedangkan stok daging sapi dari Australia masih tersedia dalam jumlah terbatas dengan kualitas di bawah standar premium.

“Daging sapi Australia masih ada, tapi kualitasnya nomor dua. Harganya juga di atas Rp100 ribu per kilogram,” tambahnya.

Kondisi ini juga dibenarkan para pedagang di lapangan. Heri, pedagang daging di Pasar Bintan Center, mengaku stok daging beku sudah kosong sejak sepekan terakhir.

“Kata distributornya daging beku memang tidak masuk. Kalau ada pun mahal, jauh di atas Rp100 ribu per kilo,” katanya, Jumat (11/7).

Sementara pedagang lain, Angga, menyebut harga daging beku kini melonjak menjadi Rp130 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp100 ribu. Ia juga menjual daging dari stok lama karena belum ada pasokan baru.

“Kalau stok baru lagi kosong. Sekarang jual stok lama pun susah lakunya,” jelas Angga.

Kenaikan harga daging beku berdampak langsung pada penurunan daya beli masyarakat. Jika biasanya Angga bisa menjual dua karung (sekitar 40 kilogram), kini hanya separuhnya yang laku.

“Sekarang paling cuma 20 kilogram yang terjual, itu pun susah. Penjualan turun drastis,” pungkasnya.

Reporter: M. Ismail 

Artikel Disperindag Sebut Konflik Iran-Israel Pengaruhi Stok Daging Beku di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.