Senin, 1 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1604

Kapolresta: Tahap Pemeriksaan Saksi Laporan Dugaan Penipuan Kavling Bodong

0
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban dugaan penipuan jual beli kavling bodong. Saat ini, pihaknya tengah memproses laporan tersebut.

“Laporan sudah kita terima. Saat ini sedang proses,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Jumat (11/6).

Ia menjelaskan pihaknya tengah memeriksa saksi dan para korban. Dari data sementara, jumlah korgan dugaan penipuan ini mencapai ratusan orang.

“Kita sedang memeriksa saksi, dan korban. Untuk mengetahui jumlah (kavling) dan kerugian,” katanya.

Zaenal berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pihak yang terlibat. “Nanti akan kita ekspos hasilnya,” tegasnya.

Sebelumnya, laporan dugaan penipuan jual beli kavling bodong di Mapolresta Barelang tercatat dengan jumlah korban 131 orang. Seluruh korban ini mengalami kerugian mencapai Rp 5,2 miliar.

Heni, perwakilan pelapor mengatakan jumlah korban ini didata dari bukti kwitansi jual beli dan bukti pembayaran di 3 lokasi. Yakni belakang Kantor Lurah Seibinti, belakang SP Plaza, dan kawasan Tembesi.

“Ini yang terdata saja. Kemungkinan masih ada yang belum terdata, dan jumlahnya bertambah,” ujarnya.

Heni menjelaskan dalam bukti pembayaran tertera penerima atas nama Restu Joko Widodo, selaku Direktur PT Erracipta Karya Sejati.

“Joko ini penanda tangan kwitansi dan surat perjanjian jual beli. Semua bukti kita lampirkan di berkas laporan,” katanya. (*)

Artikel Kapolresta: Tahap Pemeriksaan Saksi Laporan Dugaan Penipuan Kavling Bodong pertama kali tampil pada Metropolis.

Reklamasi Brutal di Marina Sekupang, Sungai Rusak, Hutan Bakau Hilang, Banjir Terancam Semakin Parah

0
Reklamasi hutan bakau di Marina. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Aktivitas reklamasi yang merusak hutan bakau terus marak di sejumlah wilayah Kota Batam. Salah satu lokasi yang kini dalam kondisi rusak berat adalah kawasan Marina, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang. Belasan hektare hutan bakau di wilayah itu telah rata dengan tanah, menyisakan kekhawatiran akan dampak lingkungan yang lebih besar ke depannya.

Pantauan di lapangan menunjukkan rawa-rawa dan area resapan air yang dulu menjadi penyangga ekosistem kawasan Marina kini telah berubah menjadi lahan kering. Sungai panjang yang selama ini menjadi aliran utama air dari permukiman warga juga rusak parah dan menyempit drastis. Puluhan truk pengangkut tanah terlihat hilir mudik setiap hari, menimbun bekas rawa dan aliran air tersebut.

Warga sekitar mengaku telah berulang kali mengadukan kegiatan reklamasi dan penimbunan lahan itu kepada berbagai pihak, namun tidak mendapat respons yang memuaskan. Aktivitas proyek tetap berjalan, bahkan semakin masif. Hal ini membuat warga makin khawatir karena dampak banjir mulai mereka rasakan secara langsung.

“Sudah terbukti ancaman itu. Hujan deras yang terjadi selama ini, air naik sampai ke dalam rumah. Pergantian tahun lalu itu yang paling parah. Banjir baru surut tiga hari kemudian. Dulu tak seperti itu. Semenjak hutan bakau dan sungai panjang diobrak-abrik, jadi bencana bagi kami,” ujar Nasrul, warga Perumahan Benih Berani, Marina.

Batam Pos yang menyambangi lokasi tersebut melihat langsung aktivitas penimbunan lahan yang masih berlangsung. Danau kecil dan sungai-sungai di pedalaman Marina sebagian besar sudah tertimbun. Hutan bakau yang dulunya rimbun dan menjadi kawasan konservasi alami kini telah berubah menjadi lahan kering siap bangun.

Kerusakan juga terlihat jelas di kawasan pesisir pantai Marina, tepatnya di sekitar jembatan Marina. Hutan bakau di titik tersebut telah dibabat hampir separuhnya. Proyek pematangan lahan sudah berlangsung cukup lama dan kini mulai menunjukkan dampaknya. Warga menyebut setiap hujan turun, banjir semakin parah karena hilangnya fungsi resapan air.

Informasi yang beredar di kalangan warga menyebutkan bahwa lahan bekas hutan bakau itu rencananya akan dijadikan lapak-lapak dan dikuasai oleh beberapa perusahaan pengembang. Warga menyesalkan rencana tersebut karena dianggap mengganggu aliran air dan memperbesar risiko bencana banjir di wilayah Marina.

Meski aktivitas di lokasi tersebut kini mulai mereda, warga berharap ada tindakan tegas dari pemerintah. Mereka menuntut agar aparat dan instansi terkait segera turun tangan untuk menyelidiki dan menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan itu sebelum dampaknya meluas.

Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, saat dikonfirmasi mengakui adanya persoalan tersebut. Namun, pihak kelurahan mengaku belum mengetahui secara pasti siapa pihak yang melakukan reklamasi, penimbunan, dan pembabatan hutan bakau di kawasan aliran air tersebut.

“Kami memang pernah menerima laporan warga, tapi sampai saat ini belum diketahui siapa yang melakukan itu. Perlu keterlibatan instansi teknis untuk menelusuri dan mengambil tindakan tegas,” ujar Syamsuddin.

Masyarakat kini berharap agar pemerintah tak tinggal diam menyaksikan kerusakan lingkungan yang makin mengkhawatirkan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Reklamasi Brutal di Marina Sekupang, Sungai Rusak, Hutan Bakau Hilang, Banjir Terancam Semakin Parah pertama kali tampil pada Metropolis.

Perbaikan Gorong-Gorong Jalan Indunsuri Dimulai, Lalu Lintas Gunakan Sistem Buka Tutup

0
Jalan Indunsuri Bintan
Kendaraan bergantian melewati lokasi proyek pekerjaan perbaikan gorong-gorong di Jalan Indunsuri, Tanjunguban, Jumat (11/7). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Perbaikan gorong-gorong yang tersumbat di Jalan Indunsuri, Tanjunguban, Kabupaten Bintan, akhirnya mulai dikerjakan. Proyek ini dimulai dari jalur arah Tanjungpinang menuju Tanjunguban, sejak Jumat (11/7).

Material box culvert untuk penggantian gorong-gorong telah tiba di lokasi. Sementara itu, lalu lintas kendaraan sementara hanya menggunakan satu jalur, yakni dari arah Tanjunguban menuju Tanjungpinang.

Kanit Turjagwali Satlantas Polres Bintan, Ipda Mahardika Sidik mengatakan, perbaikan diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober 2025, tergantung pada kondisi cuaca.

“Kalau cuaca mendukung, pekerjaan bisa selesai lebih cepat,” kata Mahardika saat dikonfirmasi, Jumat siang.

Menurut Mahardika, tidak ada pengalihan total arus lalu lintas di lokasi proyek. Pihaknya memberlakukan sistem buka tutup jalan untuk mengatur kendaraan yang melintas selama pengerjaan berlangsung.

“Sebagian jalur tetap bisa dilalui. Kami imbau pengendara agar berhati-hati dan saling bergantian saat melintas,” jelasnya.

Selain mengganti gorong-gorong, proyek ini juga mencakup peninggian permukaan jalan. Langkah ini dilakukan agar jalur utama tersebut tidak lagi tergenang saat hujan turun deras.

Sebelumnya, pada April 2024 lalu, gorong-gorong di Jalan Indunsuri sempat tersumbat akibat hujan deras. Meski hujan sudah berhenti, genangan air masih bertahan selama beberapa hari dan menyebabkan lalu lintas di jalur utama Tanjunguban–Tanjungpinang tersendat. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Perbaikan Gorong-Gorong Jalan Indunsuri Dimulai, Lalu Lintas Gunakan Sistem Buka Tutup pertama kali tampil pada Kepri.

Puluhan Tentara Israel Mati Sia-sia Gara-Gara Tembakan Teman Sendiri

0
Kamp tenda bagi warga Palestina yang mengungsi membentang di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di bagian barat Kota Gaza. (Dok. The Guardian)

batampos – Di balik gencarnya serangan brutal Israel ke Gaza, ada kisah konyol sekaligus ironis yang datang dari barisan tentaranya sendiri. Bayangkan, dari ratusan prajurit yang tewas sejak invasi darat ke Gaza dimulai 27 Oktober 2023 lalu, setidaknya 31 orang mati bukan di tangan musuh, melainkan ditembak kawannya sendiri.

Laporan ini disampaikan langsung oleh Army Radio, saluran militer resmi Israel, Jumat (11/7). Dari total 440 tentara Israel yang dikonfirmasi tewas dalam operasi darat, 72 di antaranya gugur karena ‘insiden operasional’.

Termasuk kasus salah tembak juga dilaporkan banyak terjadi. Angka yang mencengangkan dan memperlihatkan betapa kacaunya koordinasi di lapangan.

Rinciannya cukup mengenaskan:
– 31 tentara tewas karena salah tembak alias friendly fire- 23 tewas akibat insiden terkait amunisi- 7 lainnya dilindas kendaraan tempur- 6 ditembak dalam insiden yang tidak dijelaskan

Sisanya, 5 tentara dilaporkan tewas karena kecelakaan kerja, termasuk jatuh dan keliru menggunakan alat teknik. Demikian mengutip Middle East Monitor.

Salah satu insiden terbaru bahkan terjadi Kamis malam, meskipun detailnya masih dirahasiakan. Sejak serangan kembali digencarkan pada 18 Maret 2024, dua dari 32 tentara yang tewas juga masuk kategori ‘insiden operasional’, lagi-lagi bukan karena tembakan musuh.
Secara keseluruhan, data militer Israel mencatat 882 tentara tewas dan lebih dari 6.000 luka-luka sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023.

Ironisnya, jumlah tentara yang mati konyol akibat kelalaian dan tembakan sendiri ini justru mencuat di tengah gelombang kritik dunia atas serangan Israel yang telah menewaskan lebih dari 57.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut otoritas kesehatan di Gaza.

Tak heran, Israel kini dikepung tuntutan hukum internasional. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Di saat yang sama, Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ).

Kalau begini terus, bukan cuma dunia yang mengutuk, tapi tentara mereka sendiri pun bisa habis, bukan oleh lawan, melainkan karena kebodohan sendiri. (*) 

Sumber: JP Group

Artikel Puluhan Tentara Israel Mati Sia-sia Gara-Gara Tembakan Teman Sendiri pertama kali tampil pada News.

Pemkab Anambas Tingkatkan Maturitas SPIP Lewat Bimtek Bersama BPKP

0
Bimtek BPKP Anambas
Peserta pelatihan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) foto bersama bersama Inspektur Daerah Anambas, Yunizar. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus mendorong penguatan sistem pengawasan internal dengan meningkatkan kapasitas para asesor Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Upaya ini dilakukan melalui kegiatan bimbingan teknis yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Tarempa, Jumat (11/7).

Kegiatan ini diikuti oleh para asesor internal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Anambas. Para peserta mendapatkan penguatan materi terkait evaluasi efektivitas sistem pengendalian, identifikasi risiko, serta strategi mitigasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Inspektur Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Yunizar, menyampaikan bahwa bimbingan teknis ini bertujuan agar para asesor memiliki pemahaman yang lebih komprehensif dalam menilai sistem pengendalian internal di unit kerja masing-masing.

“Dengan bekal yang diberikan BPKP, para asesor diharapkan mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak dini dan memberikan rekomendasi pengendalian yang lebih tepat,” ujar Yunizar.

Menurutnya, penerapan SPIP tidak semata-mata sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen penting dalam menciptakan tata kelola yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Ia menambahkan, Pemkab Anambas saat ini masih berada pada level maturitas SPIP yang perlu ditingkatkan. Melalui pelatihan ini, diharapkan tercapai peningkatan level maturitas dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, Anambas bisa mencapai level maturitas SPIP yang lebih tinggi dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Selama pelatihan, para asesor juga dibekali dengan simulasi dan studi kasus agar mampu memahami penerapan SPIP secara praktis.

Dengan peningkatan kapasitas ini, Pemkab Anambas menargetkan pengawasan internal yang lebih kuat guna meminimalkan risiko penyimpangan serta meningkatkan keberhasilan program pembangunan daerah. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Pemkab Anambas Tingkatkan Maturitas SPIP Lewat Bimtek Bersama BPKP pertama kali tampil pada Kepri.

Truk ODOL Jadi Target Operasi Patuh Seligi 2025 di Bintan, Mulai 14 Juli

0
Kapolres Bintan
Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani. F. Bako untuk Batam Pos.

batampos – Polres Bintan akan menggelar Operasi Patuh Seligi 2025 selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli mendatang. Operasi ini bertujuan menertibkan pelanggaran lalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Bintan.

Salah satu sasaran utama dalam operasi tahun ini adalah kendaraan bermuatan lebih atau truk ODOL (Over Dimension Over Loading) yang kerap menjadi ancaman keselamatan di jalan raya.

Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani, mengatakan seluruh personel telah siap menjalankan operasi setelah mengikuti latihan pra-operasi.

“Latihan pra operasi sudah selesai, kita siap laksanakan Operasi Patuh Seligi 2025,” ujar Yunita di Mapolres Bintan, Jumat (11/7/2025).

Ia menegaskan, dalam arahan sebelum operasi, personel diminta memahami sasaran dan cara bertindak di lapangan sesuai prosedur.

“Fokus kita ada dua, yaitu penegakan hukum dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas,” tambahnya.

Selain truk ODOL, pelanggaran lain seperti pengendara tanpa helm, melawan arus, tidak menggunakan sabuk pengaman, hingga penggunaan ponsel saat berkendara juga akan ditindak.

Yunita berharap operasi ini tak hanya menjadi ajang penegakan hukum, tapi juga edukasi bagi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat sadar bahwa keselamatan di jalan itu tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Truk ODOL Jadi Target Operasi Patuh Seligi 2025 di Bintan, Mulai 14 Juli pertama kali tampil pada Kepri.

Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang hingga 21 Juli, Jadwal MPLS Diundur

0
Kepala Disdik Tanjungpinang
Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang resmi memperpanjang masa libur sekolah bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta.

Awalnya dijadwalkan berakhir 14 Juli, kini libur diperpanjang hingga 21 Juli 2025. Perubahan ini tertuang dalam surat edaran Nomor B/421/13/5.3.03/2025 yang diterbitkan pada 10 Juli lalu.

Tak hanya libur sekolah, jadwal MPLS juga mengalami perubahan. Untuk jenjang TK dan SD, MPLS yang sebelumnya direncanakan berlangsung 14–25 Juli kini digeser menjadi 21 Juli hingga 1 Agustus.

“Sementara untuk tingkat SMP, MPLS digeser dari 14–16 Juli menjadi 21–23 Juli 2025,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, Jumat (11/7).

Menurut Teguh, penyesuaian ini dilakukan agar jadwal masuk sekolah dari SD hingga SMA di Provinsi Kepri bisa serentak. Hal ini juga mendukung pelaksanaan Program Ayo Sekolah yang tengah digencarkan.

Program ini bertujuan mendorong anak-anak untuk bersekolah dan melanjutkan pendidikan, terutama mereka yang berisiko putus sekolah. Selain itu, diharapkan bisa meningkatkan angka partisipasi dan menekan angka putus sekolah.

“Harapannya, sekolah bisa memulai tahun ajaran baru dengan persiapan yang lebih matang,” tambah Teguh.

Ia juga meminta seluruh satuan pendidikan segera mensosialisasikan perubahan ini kepada orang tua dan peserta didik, serta menyesuaikan kalender akademik masing-masing sekolah. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang hingga 21 Juli, Jadwal MPLS Diundur pertama kali tampil pada Kepri.

7 Strategi Atur Keuangan untuk Karyawan Kontrak agar Tetap Stabil secara Finansial

0
Ilustrasi. Karyawan sepulang kerja. (Dok. JawaPos.com)

batampos – Menjadi karyawan kontrak berarti harus cermat dalam mengelola keuangan. Sebab, seringkali terjadi masa kerja yang terbatas dan ketidakpastian penghasilan di masa depan.

Agar kondisi finansial tetap stabil, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sejak dini untuk menghadapi kemungkinan terburuk setelah kontrak kerja berakhir.

Dengan perencanaan dan disiplin yang baik, karyawan kontrak tetap bisa menjaga kestabilan finansial dan merasa lebih aman menghadapi ketidakpastian pekerjaan.

Berikut ini 7 strategi keuangan yang penting diterapkan oleh karyawan kontrak seperti dirangkum dari laman Swara milik PT Bank Amar Indonesia!

1. Bangun Dana Darurat

Langkah pertama dalam menjaga kestabilan finansial adalah mempersiapkan dana darurat. Idealnya, dana ini mencakup 3-6 bulan kebutuhan pokok.

Dana darurat akan sangat membantu jika tiba-tiba kamu kehilangan penghasilan atau menghadapi situasi tak terduga seperti sakit. Jika kamu memiliki tanggungan keluarga, jumlah dana darurat sebaiknya lebih besar.

2. Susun Anggaran Bulanan

Catat seluruh kebutuhan bulanan seperti biaya tempat tinggal, tagihan, konsumsi, dan transportasi. Bandingkan total pengeluaran dengan pendapatan. Jika pengeluaran melebihi pemasukan, segera susun strategi penghematan agar keuangan tetap seimbang.

3. Terapkan Gaya Hidup Hemat

Karyawan kontrak perlu bijak dalam mengelola pengeluaran karena masa kerja yang terbatas. Kurangi pengeluaran konsumtif seperti makan di luar atau belanja barang yang tidak mendesak. Gaya hidup minimalis dan frugal living bisa jadi pilihan agar keuangan lebih terkendali.

4. Kurangi dan Hindari Utang

Utang bisa menjadi beban besar, apalagi jika kontrak kerja berakhir dan kamu kehilangan sumber pendapatan. Fokuslah melunasi utang, terutama yang berbunga tinggi. Upayakan tidak menambah pinjaman baru selama masa kontrak.

5. Cari Sumber Penghasilan Tambahan

Jika waktu memungkinkan, manfaatkan peluang kerja sampingan untuk menambah pemasukan. Contohnya, menjadi freelancer, menjual produk secara online, atau membuka jasa titip. Pendapatan tambahan ini bisa memperkuat kondisi keuangan kamu.

6. Manfaatkan Fasilitas dari Perusahaan

Beberapa perusahaan menyediakan berbagai fasilitas untuk karyawan kontrak seperti asuransi kesehatan, program tabungan, hingga cicilan barang kebutuhan dengan bunga rendah.

Selain itu, fasilitas pelatihan atau beasiswa juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi yang berguna dalam karier jangka panjang.

7. Mulai Berinvestasi Secara Bertahap

Jika masih ada sisa uang setelah kebutuhan dasar terpenuhi dan dana darurat tercukupi, pertimbangkan untuk berinvestasi. Pilih instrumen yang relatif aman dan likuid seperti reksa dana pasar uang, emas, atau deposito. Investasi ini bisa menjadi cadangan keuangan di saat-saat genting. (*)

Artikel 7 Strategi Atur Keuangan untuk Karyawan Kontrak agar Tetap Stabil secara Finansial pertama kali tampil pada News.

Gara Gara Tak Miliki SK Kepala Daerah, 152 Guru Honorer di Bintan Dihapus dari Dapodik

0
Rapat dengar pendapat membahas nasib 152 orang guru honorer yang dihapus dari dapodik di kantor DPRD Bintan, Bintan Buyu, Kamis (10/7/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Komisi III DPRD Kabupaten Bintan menggelar rapat dengar pendapat membahas nasib 152 orang guru honorer yang dihapus dari data pokok pendidikan (dapodik) di kantor DPRD Bintan, Bintan Buyu, Kamis (10/7/2025).

Mereka dihapus dari dapodik karena tidak masuk dalam data base pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap 1 dan 2.

Ketua DPRD Kabupaten Bintan, Fiven Sumanti mengatakan, 152 guru honorer tersebut tidak memiliki surat keputusan kepala daerah dan selama ini diangkat oleh kepala sekolah.

“Data mereka tidak masuk dalam database badan kepegawaian negara,” ujar Fiven ditemui di ruangannya.

BACA JUGA: Krisis Guru Agama Non-Muslim di Anambas, Pemerintah Cari Solusi

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak bisa menganggarkan pengajian mereka karena tidak ada dasar penganggarannya.

“Pemerintah daerah tidak bisa membackupnya,” kata Fiven.

Ia mengatakan, solusi yang ditawarkan dari hasil rapat dengar pendapat tersebut adalah mereka bisa direkrut sebagai tenaga outsourcing.

“Tergantung kepala sekolahnya, bisa outsourcing,” katanya.

Namun, ia menekankan kepada kepala sekolah bahwa rekrutmen tenaga outsourcing harus sesuai kebutuhan sekolah.

“Jika membutuhkan guru sebaiknya rekrut guru, jika membutuhkan tenaga TU sebaiknya tenaga TU,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Gara Gara Tak Miliki SK Kepala Daerah, 152 Guru Honorer di Bintan Dihapus dari Dapodik pertama kali tampil pada Kepri.

Bupati dan Wabup Lingga Sidak Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan

0
Sidak Bupati Lingga
Bupati dan Wakil Bupati Lingga melakukan Inspeksi Dadakan ke Puskesmas Sungai Pinang dan Kantor Kecamatan Lingga Utara, Kamis (10/7). F. Diskominfo Lingga untuk Batam Pos.

batampos – Bupati Lingga Muhammad Nizar bersama Wakil Bupati Novrizal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua lokasi pelayanan publik, yakni Kantor Kecamatan Lingga Timur dan Puskesmas Sungai Pinang.

Sidak pada Kamis (10/7) ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kualitas pelayanan publik berjalan optimal dan sesuai harapan masyarakat.

Di Puskesmas Sungai Pinang, Wakil Bupati Novrizal meninjau langsung proses pelayanan kepada pasien. Ia juga berdialog dengan petugas medis untuk mengetahui berbagai kendala di lapangan.

“Alhamdulillah tidak ada kendala besar yang menghambat pelayanan. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan agar kualitas pelayanan semakin baik,” kata Novrizal saat dikonfirmasi, Jumat (11/7).

Hal serupa juga dilakukan di Kantor Kecamatan Lingga Timur. Bupati dan Wakil Bupati melihat langsung aktivitas pelayanan administrasi kepada masyarakat dan berdiskusi dengan pegawai setempat.

Menurut Novrizal, pihaknya meminta seluruh pegawai di tingkat kecamatan maupun puskesmas agar lebih aktif dalam memberikan layanan yang prima dan responsif.

“Kami menekankan pentingnya peran aktif aparatur dalam melayani masyarakat. Pelayanan publik harus maksimal, karena ini menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lingga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di semua lini. Kepuasan masyarakat menjadi prioritas utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Reporter: Vatawari 

Artikel Bupati dan Wabup Lingga Sidak Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan pertama kali tampil pada Kepri.