batampos — PT Air Batam Hilir akan melakukan pekerjaan penyambungan pipa berdiameter Steel 600mm ke HDPE 500mm di depan Hotel Vista, Batam, pada Senin (21/7/2025), mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.
Pekerjaan ini berdampak pada terganggunya suplai air bersih di sejumlah kawasan. Gangguan berupa aliran air yang mengecil hingga terhenti sementara akan terjadi selama pekerjaan berlangsung.
Adapun wilayah yang diperkirakan terdampak antara lain
Baloi View
Kezia
Sandona
Pura
Taman Kota Mas Baloi
Permata Regency
Ruko Pantai Permata
Bukit Permata Baloi
Lili Garden
Palm Beach
Pantai Nelayan
Tanjung Tritip
Tanjung Uma serta sekitarnya.
PT Air Batam Hilir mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air secukupnya sebagai antisipasi selama proses penyambungan pipa berlangsung.
Bagi pelanggan yang mengalami gangguan distribusi air lebih dari 24 jam, perusahaan telah menyiagakan armada mobil tangki air bersih. Koordinasi pengiriman tangki dapat dilakukan melalui Ketua RT, RW, atau pihak kelurahan setempat, dan dilaporkan melalui layanan resmi pelanggan PT Air Batam Hilir.
Layanan tersebut meliputi:
Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) di Bengkong, Batu Aji, dan Batam Center
Call Center: (0778) 5700 000
WhatsApp: 0811 778 0155
PT Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian pelanggan. Pekerjaan ini dilakukan sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan infrastruktur air di wilayah Batam. (*)
batampos – Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain hadir mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dalam gelaran Kongres 1 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) 2025 pada Sabtu (19/7/2025) bertempat di The Dome at Senayan Park Jakarta.
Bersamaan dengan momentum besar untuk memperkuat peran pelaku ekonomi kreatif dalam pembangunan nasional, turut terpilih kembali Kawendra Lukistian sebagai Ketua Umum DPP GEKRAFS untuk 4 tahun ke depan.
Alexander Zulkarnain yang ditemui selepas acara mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua Umum DPP GEKRAFS lewat Kongres ini.
“Kami apresiasi kelancaran dan kesuksesan Kongres 1 GEKRAFS 2025 ini, kami turut mengucapkan selamat kepada Bapak Kawendra atas terpilihnya sebagai Ketua Umum DPP GEKRAFS untuk 4 tahun ke depan,” ujar Alexander.
Alexander berharap di bawah kepemimpinan Kawendra, GEKRAFS dapat memberikan dampak positif dalam kemajuan ekonomi Indonesia tak terkecuali Batam.
“Semoga tangan dingin Bapak Kawendra sebagai Ketua DPP GEKRAFS dapat terus membawa kemajuan bagi ekonomi kreatif Indonesia sekaligus memberikan dampak positif bagi Batam,” harap Alexander.
Menilik sektor ekonomi kreatif yang sering kali berhubungan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Batam tentu memiliki potensi besar dalam bidang kuliner, kriya, fesyen, periklanan, fotografi, musik, dan lainnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau hingga akhir tahun 2024, jumlah UMKM Batam tercatat di angka 75.575 unit yang di dominasi oleh sektor kuliner dan mampu menyerap 156.997 tenaga kerja.
Angka ini tentu menjadi potensi besar bagi Batam dalam memajukan perekonomian kawasan ini.
Melihat fakta yang ada, Alexander berharap eskalasi kolaborasi antara pelaku usaha dengan pemerintah dapat membawa kemajuan yang inklusif bagi Batam.
“Di tengah tantangan global, pelaku usaha skala besar serta UMKM di Batam diharapkan untuk terus berkolaborasi dengan BP Batam maupun Pemko Batam agar dapat meningkatkan potensi usahanya dan mewujudkan proses bisnis berorientasi ekspor untuk membawa kemajuan bagi Batam,” pungkas Alexander.
Turut hadir mendampingi Alexander Zulkarnain dalam kegiatan ini, Kepala Biro Umum, Mohamad Taofan; serta beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. (*)
batampos – Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain hadir mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dalam gelaran Kongres 1 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) 2025 pada Sabtu (19/7/2025) bertempat di The Dome at Senayan Park Jakarta.
Bersamaan dengan momentum besar untuk memperkuat peran pelaku ekonomi kreatif dalam pembangunan nasional, turut terpilih kembali Kawendra Lukistian sebagai Ketua Umum DPP GEKRAFS untuk 4 tahun ke depan.
Alexander Zulkarnain yang ditemui selepas acara mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua Umum DPP GEKRAFS lewat Kongres ini.
“Kami apresiasi kelancaran dan kesuksesan Kongres 1 GEKRAFS 2025 ini, kami turut mengucapkan selamat kepada Bapak Kawendra atas terpilihnya sebagai Ketua Umum DPP GEKRAFS untuk 4 tahun ke depan,” ujar Alexander.
Alexander berharap di bawah kepemimpinan Kawendra, GEKRAFS dapat memberikan dampak positif dalam kemajuan ekonomi Indonesia tak terkecuali Batam.
“Semoga tangan dingin Bapak Kawendra sebagai Ketua DPP GEKRAFS dapat terus membawa kemajuan bagi ekonomi kreatif Indonesia sekaligus memberikan dampak positif bagi Batam,” harap Alexander.
Menilik sektor ekonomi kreatif yang sering kali berhubungan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Batam tentu memiliki potensi besar dalam bidang kuliner, kriya, fesyen, periklanan, fotografi, musik, dan lainnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau hingga akhir tahun 2024, jumlah UMKM Batam tercatat di angka 75.575 unit yang di dominasi oleh sektor kuliner dan mampu menyerap 156.997 tenaga kerja.
Angka ini tentu menjadi potensi besar bagi Batam dalam memajukan perekonomian kawasan ini.
Melihat fakta yang ada, Alexander berharap eskalasi kolaborasi antara pelaku usaha dengan pemerintah dapat membawa kemajuan yang inklusif bagi Batam.
“Di tengah tantangan global, pelaku usaha skala besar serta UMKM di Batam diharapkan untuk terus berkolaborasi dengan BP Batam maupun Pemko Batam agar dapat meningkatkan potensi usahanya dan mewujudkan proses bisnis berorientasi ekspor untuk membawa kemajuan bagi Batam,” pungkas Alexander.
Turut hadir mendampingi Alexander Zulkarnain dalam kegiatan ini, Kepala Biro Umum, Mohamad Taofan; serta beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. (*)
batampos– Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, turun langsung memimpin kegiatan gotong royong membersihkan kawasan Pulau Penyengat, Sabtu (19/7/2025). Aksi ini menjadi bagian awal dari Gerakan Wisata Bersih di Kepulauan Riau, yang dirancang tidak hanya sebagai kegiatan bersih-bersih lingkungan, tetapi juga sebagai fondasi awal dari transformasi pariwisata regeneratif di Kepri.
Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan jajaran TNI, Polri, perangkat daerah Pemprov Kepri, serta masyarakat, hadir pula Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza. Mereka menyisir berbagai titik penting di Pulau Penyengat, mulai dari kawasan pesisir, jalur menuju Balai Adat, area permukiman, hingga situs-situs budaya yang menjadi kebanggaan Melayu Kepri.
Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa menjaga lingkungan destinasi wisata bukan lagi sekadar pilihan, tetapi bagian dari strategi besar membangun pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis nilai.
“Kita tidak bisa bicara pariwisata yang hebat kalau lingkungannya tak representatif. Mulainya harus dari kebersihan, dari kepedulian, dari keterlibatan masyarakat. Dan Penyengat, dengan sejarah dan budayanya, sangat layak menjadi pelopor gerakan ini,” ujar Gubernur Ansar.
Pulau Penyengat, sebagai bagian dari Warisan Budaya Indonesia (Nusantara), memang telah lama dikenal sebagai titik penting sejarah, spiritualitas, dan kebudayaan Melayu. Karena itu, kawasan ini ditetapkan sebagai salah satu fokus utama dalam Gerakan Wisata Bersih, yang ke depannya akan diperluas ke seluruh destinasi prioritas di Kepri.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, yang turut mendampingi Gubernur, menyebut kegiatan ini menjadi langkah konkret menguatkan kualitas destinasi wisata berbasis kearifan lokal.
“Gotong royong ini adalah simbol partisipasi. Kita ingin wisata yang bukan hanya dikunjungi, tapi juga dihargai dan dilestarikan. Dan itu harus dimulai dari masyarakatnya sendiri,” kata Hasan.
Kepri Jadi Kawasan Prioritas Wisata Regeneratif
Gerakan ini juga sejalan dengan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menetapkan Kepulauan Riau sebagai salah satu dari tiga kawasan prioritas pengembangan destinasi pariwisata regeneratif di Indonesia.
Konsep pariwisata regeneratif tidak hanya menargetkan pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga berfokus pada perbaikan lingkungan, pelestarian budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal secara aktif dan berkelanjutan. Ini merupakan jawaban terhadap tantangan pemulihan sektor pariwisata pascapandemi sekaligus strategi untuk membangun ekosistem wisata yang lebih tangguh dan inklusif.
“Prinsipnya sederhana: pariwisata itu harus membawa manfaat, bukan justru meninggalkan kerusakan. Kita ingin menjadikan Kepri sebagai contoh bagaimana pariwisata bisa tumbuh tanpa mengorbankan lingkungan dan budaya,” tegas Gubernur Ansar.
Gerakan Wisata Bersih akan terus bergulir ke berbagai daerah di Kepri, dengan harapan tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa keberlanjutan pariwisata adalah tanggung jawab bersama. (*)
batampos – Unit Gakkum Lantas Polresta Barelang dalam sebulan rata-rata menerima 15 laporan kecelakaan. Kecelakaan ini kerap terjadi di kawasan Batam Kota, Batuaji, dan Sekupang.
“Rata-rata sebulan itu 15 laporan, dan untuk bulan ini akan kita cek dulu,” ujar Kasubnit 1 Gakkum Lantas Polresta Barelang, Ipda Tarmizi Rambe, Minggu (20/7).
Ia menjelaskan dari belasan laporan yang diterima, penyebab kecelakaan tersebut didominasi kelalaian para pengendara. Seperti mengantuk, hingga tidak mematuhi rambu lalu lintas.
“Ada kecelakaan beberapa waktu lalu, sopirnya ngantuk. Hilang kendali dan kecelakaan tunggal. Kelalaian pengendara,” katanya.
Tarmizi mengaku kasus kecelakaan saat ini memang banyak beredar di media sosial (medsos). Namun, peristiwa tersebut tidak dilaporkan ke pihaknya.
“Seperti kecelakaan di Pesona Asri (Batam Kota) beredar di medsos, tapi tidak ada laporan masuk (ke polisi). Kita cek ke rumah sakit juga tidak ada,” ungkapnya.
Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin meminta seluruh masyarakat atau pengendara untuk mentaati seluruh aturan berlalu lintas.
“Taati peraturan dan jaga keselamatan pribadi,” ujarnya.
Menurut Zaenal, kecelakaan di jalanan dapat dicegah. Seperti tidak berkecepatan tinggi, dan mematuhi rambu lalu lintas.
“Mentaati bukan karena polisi, atau petugas. Intinya, keselamatan diri,” tutupnya. (*)
Dewan Pendiri KERABAT-BARKAD, Datok Amat Tantoso dan Muhammad Fadli, SE saat Mubes ke-IV KERABAT dan BARKAD di Gedung Nong Isa, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Minggu (20/7). Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos
batampos – Muhammad Fadli, SE, menegaskan komitmennya untuk membawa Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Kabupaten Karimun di Batam (KERABAT) dan Barisan Keamanan Daerah (BARKAD) sebagai mitra aktif Pemerintah Kota Batam dalam mendukung program pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Komitmen itu disampaikannya usai ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum KERABAT-BARKAD masa bakti 2025–2030 dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-IV yang digelar di Gedung Nong Isa, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Minggu (20/7).
“KERABAT-BARKAD tidak hanya menjadi wadah silaturahmi warga perantau asal Karimun di Batam, tapi juga harus berperan aktif sebagai elemen pendukung pembangunan. Kita siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Fadli.
Sebagai anggota DPRD Kota Batam, Fadli menyatakan akan memanfaatkan seluruh jaringan dan pengalaman legislatifnya untuk mendorong kolaborasi yang produktif antara KERABAT-BARKAD dan instansi pemerintah.
Fadli menegaskan, arah organisasi ke depan akan dikuatkan pada tiga pilar utama yaitu soliditas internal, profesionalitas pengelolaan organisasi, dan peran aktif dalam pembangunan daerah.
Langkah awal yang tengah dipersiapkan adalah pembentukan Tim Formatur guna menyusun struktur kepengurusan baru, dilanjutkan dengan agenda pelantikan dan pengukuhan.
Ia juga menyebut pentingnya pemetaan dan pendataan warga Karimun di Batam sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat basis organisasi dan keterlibatan dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Data yang akurat akan memudahkan KERABAT-BARKAD dalam mengambil peran, baik dalam program sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi yang bisa bersinergi dengan program pemerintah,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Fadli mengajak seluruh warga perantau Karimun di Batam untuk bersatu membangun organisasi yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga kontributif bagi pembangunan Kota Batam secara menyeluruh.
Pemilihan KERABAT BARKAD Kota Batam, untuk periode 2025–2030 sendiri berlangsung dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-IV tahun 2025 yang digelar di Gedung Nong Isa, Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam, Minggu (20/7).
Fadli ditetapkan sebagai satu-satunya kandidat setelah mendapat dukungan penuh dari Dewan Pendiri KERABAT-BARKAD, Datok Amat Tantoso, yang sebelumnya menyatakan mundur dari pencalonan.
Sorak “Aklamasi dan Sah” menggema dari para peserta Mubes, menandai penetapan Fadli sebagai nakhoda baru organisasi yang menaungi warga asal Kabupaten Karimun di Batam tersebut.
“Alhamdulillah, amanah ini saya terima dengan penuh rasa tanggung jawab. Bersama kita bangun KERABAT-BARKAD yang solid, profesional, dan penuh kekeluargaan,” ujar Fadli dalam sambutannya. (*)
Letkol Pnb Hendro Sukamdani bersama Walikota Batam Amsakar Achmad dalam Hari Bakti TNI AU di Batam.
batampos – Dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-78, Lanud Hang Nadim Batam menggelar lomba Mancing Ngarong ke-5 di Pantai Camar, Teluk Mata Ikan, Minggu (20/7).
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi bentuk nyata TNI AU hadir dan menyatu bersama masyarakat pesisir.
Dengan semangat Hari Bakti TNI AU yang bertema “Meneladani Semangat Juang Para Pendahulu, TNI AU Siap Mewujudkan Angkatan Udara yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis Menuju Indonesia Maju”, kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa kerja bersama membuahkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mancing Ngarong ke-5 diikuti 130 peserta lintas usia dan gender. “Ada sekitar 15 ibu-ibu yang ikut. Peserta paling muda berusia 15 tahun, yang tertua 60 tahun.
Komandan Lanud Hang Nadim, Letkol Pnb Hendro Sukamdani, mengatakan kegiatan tersebut hasil kolaborasi antara Lanud Hang Nadim dan masyarakat Kelurahan Sambau serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat.
“Kami ingin Hari Bakti TNI AU tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain lomba mancing, TNI AU juga menggelar bakti sosial berupa pembagian ratusan paket sembako, pemeriksaan kesehatan, hingga pemberian bantuan kepada sopir taksi bandara dan kelompok tani binaan di kawasan Botania.
“Kami ingin citra wisata Pantai Camar ini makin dikenal luas. Pasirnya putih dan bersih, kalau bukan kita yang ekspos, siapa lagi?” ujar Hendro.
Ia berharap Mancing Ngarong bisa masuk dalam kalender resmi kegiatan Pemko Batam tahun depan.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengaku kagum dengan penyelenggaraan kegiatan yang ia sebut sebagai yang paling hebat dan heboh sepanjang pelaksanaan Mancing Ngarong.
“Tahun ini paling dahsyat! Karena digelar TNI AU, Ini bukti kolaborasi dan sinergi berbagai pihak. Semua kompak, dan ini luar biasa,” katanya.
Menurut Amsakar, pembangunan Batam tak bisa hanya mengandalkan satu sektor. Semua harus bergandengan tangan.
“Hari ini adalah manifestasi konkret dari semangat kolektivitas. Tidak bisa lagi Iron Man, Spiderman, atau Batman bekerja sendiri, semua butuh kolaborasi,” ujar Amsakar disambut gelak tawa peserta.
Ia juga memuji kekhasan tradisi Mancing Ngarong yang dilakukan dengan kaki masuk ke laut, joran di tangan, dan umpan seadanya seperti pumpun atau sotong.
“Saya pernah lakukan ini waktu kecil di kampung. Ikan yang didapat kadang cuma tokak, tapi semangatnya luar biasa,” kenangnya.
Ketua Pokdarwis Teluk Mata Ikan, Andi Mazlan, menyebut lomba tahun ini diikuti 130 peserta dari berbagai daerah, termasuk Tanjungbalai Karimun, Tanjungpinang, dan bahkan dari Singapura. “Awalnya ada 300 pendaftar, tapi yang hadir 130 orang karena beberapa ada kegiatan lain. Tahun depan kalau jadwal sudah ditetapkan Pemko, pasti akan lebih ramai,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa keterlibatan langsung Pemko Batam dan Lanud Hang Nadim adalah titik terang dari mimpi masyarakat lokal selama lima tahun terakhir.
“Kami ingin agar kampung kami dikenal sebagai destinasi wisata. Dengan dukungan seperti ini, harapan itu makin nyata,” ungkapnya.
Mancing Ngarong di Nongsa adalah tradisi memancing khas pesisir yang dilakukan dengan cara unik—berdiri langsung di lumpur atau air dangkal sambil menggunakan joran tradisional. Lebih dari sekadar lomba memancing, kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan masyarakat, pelestarian budaya lokal, serta sarana promosi wisata bahari Kota Batam, khususnya kawasan Teluk Mata Ikan, Kecamatan Nongsa.
Dengan dukungan pemerintah dan institusi seperti TNI AU, Mancing Ngarong kini berkembang menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas lokal, menggairahkan ekonomi masyarakat, serta mempererat sinergi antara warga, pemerintah, dan aparat negara. Tradisi ini mencerminkan semangat gotong royong dan nilai-nilai kebudayaan Melayu yang hidup di tengah masyarakat Batam. (*)
Direktur Utama PT BPR Mega Mas Lestari Franky J Mandang didampingi Direktur Martono saat menyerahkan pemenang undian utama secara simbolis Tabungan Super Mega Periode III disaksikan Komut BPR Shanti Dwi Lestari.f.TRI HARYONO/BATAMPOS
batampos– PT Bank Perekonomian Rakyat Mega Mas Lestari kembali menggelar gebyar undian tabungan Super Mega Periode III, untuk para nasabah BPR Mega Mas Lestari. Dengan bertabur hadiah yang cukup menarik mulai dari hadiah uang tunai Rp500 ribu, telepon pintar, smart tv 43 inc, mesin cuci, sepeda gunung, mas antam 2 gram, sepeda motor dan mobil.
Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama (Dirut) BPR Mega Mas Lestarik Franky J Mandang mengatakan, program ini sebagai bentuk apresiasi kepada para nasabah setia BPR Mega Mas Lestari, yang dilaksanakan di hotel aston karimun, Sabtu (19/7).
” Sebelumnya, saya ucapkan terimakasih kepada notaris Untarni, kepolisian dan dinas sosial kab karimun. Termasuk kepada nasabah, stakeholder serta seluruh rekan-rekan karyawan dan pemegang saham yang selalu mensupport, memberikan kepercayaan dan dukungan penuh untuk berkembang bersama BPR Mega Mas Lestari. terangnya.
Setelah sukses melaksanakan undian tabungan super mega periode I dan II, maka dilanjutkan dengan pencabutan undian tabungan super mega periode III pada tahun 2025 ini. Dengan slogan “tumbuh dan kembangkan perekonomian anda bersama kami”,
” Pada kesempatan ini, saya mengajak bapak dan ibu untuk mendukung dan mensukseskan produk terbaru BPR Mega Mas Lestari, yakni tabungan mega cashback. Dengan membuka tabungannya, anda langsung dapatkan uang tunai/cashbacknya,” ujarnya.
saat ini BPR Mega Mas Lestari kata Franky lagi, kembali mendapatkan penghargaan bergengsi dan satu-satunya BPR di Karimun yang memperoleh penghargaan untuk perkembangan bisnis tahun buku 2024 dengan predikat bintang 4 terbaik dengan kinerja keuangan
predikat sangat baikuntuk BPR beromzet Rp250 miliar keatas versi The Finance.
” Semester pertama ini, kita telah mencetak laba sebesar Rp4,6 miliar dengan perkembangan aset Rp359 miliar, dapat dilihat di laporan publikasi pada website OJK, atau website bpr mega mas Lestari, hal ini tentu tidak terlepas dari peran dan doa para pemegang saham, pengurus, karyawan/ti serta stakeholder dan para nasabah setia BPR Mega Mas Lestari,” ungkapnya.
Sementara itu pantauan dilapangan, proses penyerahan hadiah utama yaitu satu unit mobil honda brio atas nama Yuliandri yang diserahkan langsung oleh Dirut BPR Mega Mas Lestari Frenky J Mandang didampingi Direktur Martono dan salah satu pemegang saham yang juga sebagai Komut BPR Shanti.
” Saya mewakili suami, tidak menyangka dapat mobil. Terimakasih BPR Mega Mas Lestari, semoga semakin sukses dan berkembang terus BPR Mega Mas Lestari kedepannya,” ucapnya.(*)
Kepala Dinas Parawisata Kepri Hasan bersama Kadis Parawisata Kota Batam Ardiwinata, perwakilan Parawisata Malaysia, Asita Kepri dan panitia memberikan keterangan tentangakan event Family Rally Wisata saat press conference di cafe Alio Golden City Bengkong, Minggu (20/7. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri bersama Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Kepri berpartisipasi dalam Family Rally Wisata. Acara ini menggandeng Tourism Johor dan berlangsung di 2 lokasi, yakni Malaysia dan Kepri.
Ketua ASITA Kepri, Eva Betty mengatakan acara ini merupakan peluang besar untuk mendatangkan banyak wisatawan dari Malaysia ke Kepri, khususnya ke Batam dan Bintan.
“Kita melihat ini peluang, timbal baliknya kita mendatangkan turis dari Johor,” ujarnya di Alio Beach Cafe, Bengkong, Minggu (20/7).
Acara Family Rally akan pertama diluncurkan di Johor, yakni bertajuk Explore Johor pada di tanggal 15-17 Agustus. Kemudian akan berangsung di Kepri bertajuk Adventure Batam-Bintan pada tanggal 6-8 Februari 2026.
“Ini kolaborasi yang sangat bagus. Ini konsepnya rally family, bukan balapan atau racing yang nanti acara pembukaan akan dihadiri Kerajaan atau Pemerintahan Johor,” katanya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan mengatakan bahwa acara ini merupakan konsep baru dan pertama kalinya diikuti.
Ia meyakini acara ini akan mendatangkan banyak wisatawan mancanegara (wisman) dari Malaysia. Sehingga target Pemprov Kepri untuk mendatangkan 1,7 juta wisman daam tahun ini bisa tercapai.
“Ini berkat sinergi antara Pemprov Kepri, Pemkot Batam, dan para pelaku usaha pariwisata,” ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengatakan acara ini sebagai langkah tepat untuk mempromosikan wisata di Kota Batam.
“Nanti acaranya juga terpusat di Alio Beach Cafe yang memiliki konsep indah di tepi pantai dan bisa menampung banyak turis,” tutupnya. (*)
Seorang pedagang daging sedang merapihkan daging sapi beku yang akan dijualnya, Kamis (17/7). Saat ini harga daging beku mengalami kenaikan. F Cecep Mulyana/Batan Pos
batampos – Harga daging sapi beku di Kota Batam mengalami lonjakan tajam hingga menyentuh angka Rp 160 ribu per kilogram. Kenaikan ini dikeluhkan masyarakat karena berdampak pada daya beli dan kebutuhan konsumsi rumah tangga sehari-hari.
Kepala Bea Cukai (BC) Batam, Zaky Firmansyah mengatakan saat ini pihaknya memang tengah meningkatkan pengawasan terhadap seluruh daging beku yang masuk ke Batam.
“Kami mulai meningkatkan pengawasan. Sejauh ini aktivitas normal,” ujarnya, Minggu (20/7).
Zaky mengaku perketatan pengawasan ini sesuai instruksi Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama. Bahkan, BC Batam telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) pemberantasan penyelundupan.
“Pak Dirjen BC telah menginstruksikan pembentukan Satgas Ini,” tegasnya.
Zaky menjelaskan satgas pemberantasan penyelundupan ini ditempatkan diseluruh pintu masuk barang dan penumpang. Kemudian di jalur laut yang dinilai rawan.
“Kami menghimbau importir agar memasukan barang sesuai dengan perizinan dan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Zaky mengaku hingga akhir tahun ini pihaknya menekankan perbaikan penjaluran, penegakan hukum cukai yang lebih masif, serta meingkatkan kolaborasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya.
“Ini juga dilakukan selurub Satker Bea Cukai di seluruh Indonesia. Sehingga gerak dan langkahnya sama,” tutupnya. (*)