Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 1652

Penutupan PKPA Angkatan XIX: 37 Lulus, Ujian Advokat Digelar Juni 2025

0
Peserta Lulus PKPA Angkatan XIX bersama Rektor UIB dan Ketua DPC Peradi Batam

batampos – Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan XIX, hasil kerja sama antara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Batam dan Universitas Internasional Batam (UIB), resmi ditutup pada Minggu (18/5). Sebanyak 37 peserta dinyatakan lulus dan berhak memperoleh sertifikat sebagai syarat mengikuti Ujian Advokat yang akan digelar pada Juni 2025 mendatang.

Penutupan PKPA berlangsung di Gedung B UIB dan dihadiri oleh Ketua DPC Peradi Batam, Mustari, serta Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan. Mustari menyampaikan apresiasinya atas kelancaran pelaksanaan PKPA yang berlangsung sejak 25 April hingga 18 Mei 2025.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan UIB yang telah terjalin harmonis selama 10 tahun. Ini merupakan angkatan ke-19, dan alhamdulillah pelaksanaannya berjalan lancar. Terima kasih juga kepada Rektor UIB yang terus menjaga sinergi ini,” ujarnya.

Mustari menambahkan, setelah menyelesaikan PKPA, para peserta akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu Ujian Advokat yang akan digelar pada 28 Juni 2025 di UIB. “Peserta yang lulus ujian nantinya akan mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah di Pengadilan Tinggi Tanjungpinang. Hal ini menunjukkan bahwa Peradi selalu mengedepankan kualitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mustari mengungkapkan bahwa Peradi Batam dan UIB tengah menjajaki terobosan baru, yakni pemberian beasiswa kuliah kepada keluarga anggota Peradi di semua jurusan di UIB. “Kami sangat mengapresiasi niat baik dari UIB. Mudah-mudahan kerja sama ini terus berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIB Dr. Iskandar Itan mengatakan bahwa kerja sama PKPA merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat dan mencetak calon advokat yang berkualitas.

“Kerja sama ini sudah berlangsung lebih dari 10 tahun, dan kami telah meluluskan 19 angkatan. Ini merupakan bentuk kontribusi UIB dalam membantu para calon advokat mewujudkan cita-citanya,” ujarnya.

Iskandar juga menyampaikan bahwa saat ini Program Studi Hukum (S1) dan Magister Hukum UIB telah terakreditasi unggul. “Kami sedang mempersiapkan program doktoral (S3) Hukum. Harapannya, UIB menjadi salah satu dari 140 perguruan tinggi di Indonesia yang meraih akreditasi institusi unggul,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Iskandar mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan PKPA. Ia berharap para lulusan dapat melanjutkan proses menjadi advokat profesional yang menjunjung tinggi etika profesi. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Penutupan PKPA Angkatan XIX: 37 Lulus, Ujian Advokat Digelar Juni 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Mayapada Hospital Surabaya Luncurkan Bedah Robotik VELYS™, Pertama di Jawa Timur dan Indonesia Timur

0

batampos – Industri layanan kesehatan Indonesia mencetak sejarah baru dengan hadirnya teknologi bedah robotik VELYS™ Robotic-Assisted Solution dari Johnson & Johnson MedTech di Mayapada Hospital Surabaya (MHSB). Instalasi sistem robotik mutakhir ini menandai babak baru dalam layanan ortopedi modern, menjadikan MHSB sebagai rumah sakit pertama di Jawa Timur dan Indonesia Timur yang mengadopsi teknologi bedah robotik untuk prosedur penggantian sendi lutut total (total knee replacement).

Langkah strategis ini merupakan bagian dari kerja sama antara Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk./IDX: SRAJ) dengan Johnson & Johnson MedTech, dan ditandai lewat penandatanganan perjanjian kolaborasi antara Jonathan Tahir, President Commissioner Mayapada Healthcare, dan Guillermo Frydman, Area Managing Director Johnson & Johnson MedTech South East Asia, di Mayapada Tower, Jakarta Selatan.

Transformasi Ortopedi dengan Teknologi Robotik Canggih

VELYS™ Robotic-Assisted Solution adalah sistem bedah robotik yang dirancang untuk membantu dokter melakukan operasi penggantian lutut dengan lebih presisi, cepat, dan minim trauma bagi pasien. Dengan dukungan citra anatomi real-time dalam format 3D, sistem ini mampu menyesuaikan penempatan implan berdasarkan struktur unik lutut pasien, sehingga hasil operasi lebih seimbang dan pemulihan lebih cepat.

“Teknologi ini tidak hanya meningkatkan akurasi operasi, tetapi juga meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kualitas hidup pasien pascaoperasi,” jelas Jonathan Tahir. “Kami berkomitmen menghadirkan inovasi medis terkini untuk memperluas akses layanan ortopedi berstandar internasional, terutama bagi masyarakat di Jawa Timur dan kawasan timur Indonesia.”

Orthopedic Center Mayapada: Pusat Layanan Berkelas Dunia

Pengembangan teknologi ini semakin memperkuat posisi Orthopedic Center Mayapada Hospital sebagai salah satu dari 11 Center of Excellence di jaringan Mayapada Healthcare. Dipimpin oleh tim Orthopedic Board yang terdiri dari dokter spesialis dan subspesialis ortopedi multidisiplin, pusat layanan ini menangani berbagai kondisi kompleks pada tulang dan sendi dengan pendekatan berbasis bukti dan teknologi tinggi.

“Kami tidak hanya mengandalkan keahlian medis, tetapi juga teknologi revolusioner seperti bedah robotik, terapi stem cell, hingga cartilage repair untuk memberikan hasil yang personal dan optimal,” ujar Navin Sonthalia, President Director & CEO Mayapada Healthcare.

Dukungan Pelatihan dan Sertifikasi Dokter Secara Intensif

Sebagai bagian dari kerja sama ini, Johnson & Johnson MedTech juga akan memberikan pelatihan bersertifikasi dan komprehensif kepada para dokter ortopedi Mayapada Hospital. Pelatihan ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap dokter memiliki kompetensi tinggi dalam mengoperasikan sistem robotik, sehingga prosedur yang dilakukan dapat berlangsung lebih presisi, efisien, dan aman.

Guillermo Frydman menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mendorong transformasi layanan ortopedi di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. “Dengan VELYS™ dan ATTUNE Total Knee System, kami ingin membantu Mayapada Hospital membawa pasien kembali ke kehidupan aktifnya melalui teknologi yang personal, akurat, dan telah diterapkan di lebih dari 10 negara di Asia Pasifik,” katanya.

Perluasan Layanan dan Inovasi Medis di Surabaya

Direktur Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando, BSc, MD, FISQua, mengungkapkan bahwa kehadiran teknologi bedah robotik di MHSB sejalan dengan visi rumah sakit untuk menjadi rujukan layanan ortopedi terdepan di Indonesia bagian timur.

Selain inovasi di bidang ortopedi, dr. Bona juga menyampaikan bahwa MHSB akan segera meluncurkan Oncology Center dengan perangkat Digital PET CT dan Digital SPECT CT, serta membangun vertical parking building demi kenyamanan pengunjung dan pasien.

“Ini adalah bagian dari upaya kami menciptakan lingkungan rumah sakit yang modern, aman, dan nyaman, serta menghadirkan teknologi mutakhir untuk masyarakat Surabaya dan sekitarnya,” ujarnya.

Langkah Menuju Layanan Kesehatan Masa Depan

Mayapada Healthcare terus memperkuat portofolio inovasinya dengan mengadopsi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) untuk skrining penyakit jantung dan diabetes, serta pengembangan 3D printing untuk pelatihan bedah prosedur kompleks.

Dengan lebih dari 1.200 tempat tidur dan 1.500 tenaga medis profesional yang tersebar di tujuh rumah sakit besar, termasuk Mayapada Hospital Tangerang, Jakarta Selatan, Bogor, Kuningan, Surabaya, dan Bandung, Mayapada Healthcare berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan berkelas dunia untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (*)

Artikel Mayapada Hospital Surabaya Luncurkan Bedah Robotik VELYS™, Pertama di Jawa Timur dan Indonesia Timur pertama kali tampil pada News.

Kepri Luncurkan 4 Skema Visa Khusus untuk Turis Singapura dan Malaysia

0
Ilustrasi visa. istock

batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri terus mengokohkan posisinya sebagai gerbang utama pariwisata lintas batas Indonesia. Langkah terbaru yang diambil adalah meluncurkan empat skema visa khusus yang mempermudah akses wisatawan dari Singapura dan Malaysia, menjadikan Kepri sebagai provinsi pertama di Indonesia yang mengadopsi kebijakan tersebut.

Kebijakan ini merupakan bagian dari program Kepri Easy Access yang diluncurkan secara resmi dalam acara “Eazy 1000 Passport & Kepri Easy Access” di Grand Batam Mall, Sabtu (17/5). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepri.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyebut kebijakan ini sebagai langkah progresif untuk memperkuat daya saing sektor pariwisata Kepri, khususnya di kawasan perbatasan.

“Kepri kini jadi provinsi pertama di Indonesia yang menawarkan empat skema visa khusus untuk wisatawan Singapura dan Malaysia. Ini adalah terobosan besar yang akan meningkatkan arus wisatawan secara signifikan,” ujarnya.

Adapun empat skema visa yang ditawarkan meliputi: Bebas Visa bagi pemegang Permanent Resident (PR) Singapura, visa kunjungan tujuh hari dengan tarif hanya Rp250, Bebas Visa untuk pemegang Student Pass Singapura, dan Bebas Visa untuk pemegang Long Term Visit Pass (LTVP) Singapura.

Menurut Nyanyang, kemudahan akses ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke wilayah Kepri, termasuk Batam, Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun.

“Kami ingin Kepri dikenal sebagai destinasi yang paling cepat, mudah, dan nyaman diakses oleh wisatawan internasional,” ujar dia.

Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kepri, Ujo Sutojo, menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pihak imigrasi akan terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat inovasi dan memastikan daya tarik wisata Kepri tetap kompetitif,” katanya.

Selain peluncuran skema visa khusus, Ditjen Imigrasi Kepri juga menghadirkan layanan Eazy Passport, yaitu program pembuatan paspor massal yang berlangsung selama dua hari, 17-18 Mei. Sebanyak 1.000 paspor diproses dalam program ini.

Program ini ditujukan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus paspor di hari kerja. Melalui sistem jemput bola ini, layanan keimigrasian diharapkan semakin dekat dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Mengusung semangat Hari Kebangkitan Nasional, program ini hadir dengan tema “Bangkit Indonesiaku, Bangkit Imigrasiku”. Tema ini menggambarkan tekad pemerintah dalam mendorong pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi pascapandemi.

“Ini bukan sekadar soal dokumen perjalanan, tapi upaya nyata dalam menghadirkan layanan publik yang mendukung pemulihan pariwisata dan sektor ekonomi lainnya,” kata Ujo. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Kepri Luncurkan 4 Skema Visa Khusus untuk Turis Singapura dan Malaysia pertama kali tampil pada Metropolis.

Dorong Penguatan Tata Kelola Kawasan Konservasi, Anambas Foundation Hadir Dalam Simposium MPA-OECM di Bogor

0
Ketua Yayasan Anambas Foundation, Davina Mariskova (dua dari kiri) bersama rekan-rekan dari LKPPN Pekanbaru hadir dalam forum Simposium MPA-OECM di Bogor, Jawa Barat. f.Anambas Foundation untuk Batam Pos

batampos– Yayasan Anambas Foundation hadir dalam forum Simposium Marine Protected Area (MPA) dan Other Effective Area-based Conservation Measures (OECM) guna memperkuat konservasi kawasan perairan nasional.

Kegiatan ini digelar oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat. Hadir secara langsung Ketua Yayasan Anambas Foundation, Devina Mariskova.

Kegiatan simposium membahas berbagai topik strategis, antara lain penguatan tata kelola kawasan konservasi, peran MPA dalam melindungi biodiversitas dan mitigasi perubahan iklim, pemanfaatan teknologi dan kolaborasi ilmiah dalam pemantauan kawasan serta peran OECM dalam mendukung konservasi laut di luar kawasan formal.

BACA JUGA: Anambas Foundation Terus Berkomitmen Tingkatkan Ekosistem Alam di Daerah Perbatasan

Manager Communication and Public Affair Anambas Foundation, Ricky Soerapoetra mengungkapkan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menyebarluaskan informasi kepada publik tentang OECM. Selama ini, masyarakat lebih mengenal konsep MPA.

“Padahal penerapan OECM bisa memperluas cakupan perlindungan wilayah dan meningkatkan peran serta masyarakat lokal. Dampaknya, upaya perlindungan lingkungan bisa berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ujar Ricky Soerapoetra kepada batampos, Minggu, (18/5).

Menurutnya, konsep OECM sangat relevan bagi petugas Anambas Foundation karena sejumlah kegiatan mereka melibatkan area non-MPA seperti pada pertanian hutan, namun memiliki nilai konservasi tinggi.

“Kami juga terlibat dalam penguatan peran masyarakat lokal melalui pendekatan konservasi berbasis ekonomi dan sosial,” jelas Ricky.

Kemudian selama ini, Anambas Foundation aktif mendukung kegiatan konservasi di wilayah Taman Wisata Perairan (TWP) Laut Anambas melalui program pelestarian penyu, pemantauan dan rehabilitasi karang dan koral, pemberdayaan masyarakat pesisir, dan edukasi lingkungan.

Fia menambahkan pada kegiatan ini, seluruh organisasi peduli lingkungan sepakat untuk melibatkan masyarakat dalam konservasi agar tercipta dampak yang berkelanjutan.

Hal ini sejalan dengan program-program dari Anambas Foundation seperti pengembangan ekowisata, pengelolaan sampah berbasis komunitas, peningkatan ketrampilan masyarakat lokal dan edukasi lingkungan, yang semuanya bertujuan mendukung perlindungan ekosistem dan pada saat bersamaan juga memajukan ekonomi lokal.

Namun, dalam pelaksanaannya, Anambas Foundation memiliki tantangan tersendiri untuk menggaet wisatawan untuk berekreasi di TWP Anambas.

“Tantangan infrastruktur seperti transportasi memang menjadi hambatan utama. Kami mendorong solusi inovatif seperti kolaborasi dengan pelaku wisata lokal, pengembangan model tur berbasis desa, serta promosi digital untuk menarik wisatawan peminatan khusus yang peduli pada prinsip keberlanjutan,” terang Ricky.

Meski demikian, Anambas Foundation berharap pengembangan ekowisata di TWP Anambas dapat diarahkan pada model wisata edukatif yang berskala kecil dan berkelanjutan, bukan wisata massal.

“Dengan pendekatan ini, keberlanjutan ekosistem laut dan pesisir dapat tetap terjaga, sekaligus meminimalkan potensi dampak negatif seperti peningkatan sampah dan kerusakan lingkungan,” pungkas Ricky Sperapoetra. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Dorong Penguatan Tata Kelola Kawasan Konservasi, Anambas Foundation Hadir Dalam Simposium MPA-OECM di Bogor pertama kali tampil pada Kepri.

Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Jalan Raja Haji Fisabilillah Hingga Tutup Jalan

0
Petugas BPBD Tanjungpinang saat melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutup akses kendaraan yang melintas di Jalan RH Fisabilillah, Minggu (18/5). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Sebuah pohon di pinggir Jalan Raja Haji Fisabilillah, kilometer 8 Kota Tanjungpinang, Kepri tumbang, Minggu (18/5). Pohon tumbang tersebut menutup akses jalan raya dan menghambat aktivitas lalu-lintas di jalan tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjungpinang, Muhammad Yamin mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, atau saat berlangsungnya hujan deras dan angin kencang.

Ia menerangkan, bahwa pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang, yang menutup akses kendaraan di Jalan RH Fisabilillah Tanjungpinang tersebut.

BACA JUGA: Dukung Pelestarian Lingkungan, PT Astra Graphia Tbk Tanam 1.000 Pohon Produktif di Gudem Bee Farm, Bintan

“Setelah menerima laporan kita langsung melakukan evakuasi. Karena pohon tersebut tumbang menutup jalan,” kata Yamin.

Menurutnya, pohon tersebut tumbang akibat diterpa angin kencang dan hujan deras, yang sudah terjadi sejak siang hari. Dalam insiden ini, kata dia pohon tersebut tidak menimpa kendaraan yang melintas.

“Karena dari siang hujan deras dan angin kencang sudah terjadi. Dalam kejadian ini tidak ada korban, pohon tumbang saat kendaraan sapi,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Jalan Raja Haji Fisabilillah Hingga Tutup Jalan pertama kali tampil pada Kepri.

7.103 Jamaah dan Petugas Telah Diberangkatkan dari Embarkasi Batam

0
Jamaah Calon Haji Kloter I Embarkasi Batam.

batampos – Proses pemberangkatan calon jemaah haji melalui Embarkasi Batam terus berjalan. Hingga keberangkatan kelompok terbang (kloter) BTH 16 pada Sabtu (17/5), total sebanyak 7.103 orang telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Jumlah tersebut terdiri dari 6.992 jemaah, 48 orang petugas haji daerah (PHD), serta 63 petugas kloter.

Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Zulkarnain Umar, menyampaikan bahwa pemberangkatan kloter BTH 16 berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Kloter ini diterbangkan menggunakan pesawat Saudia Airlines nomor penerbangan SV5621 pada pukul 17.50 WIB.

“Kloter BTH 16 berjumlah 445 orang, terdiri dari jemaah asal Kabupaten Sarolangun, Muaro Jambi, dan Tebo di Provinsi Jambi. Selain itu, ada pula petugas kloter dan petugas haji daerah yang turut mendampingi,” ujar Zulkarnain.

Rincian keberangkatan Kloter BTH 16 adalah jemaah asal Sarolangun sebanyak 240 jemaah, jemaah asal Tebo sebanyak 191 jemaah, Muaro Jambi 8 jemaah, Petugas kloter empat orang serta Petugas haji daerah (PHD) sebanyak dua orang.

“Jumlah tersebut sesuai dengan rencana keberangkatan, dan seluruh jemaah dinyatakan siap serta tidak ada yang tertunda, ” tambahnya.

Dengan tambahan kloter ini, total keseluruhan jemaah dan petugas yang telah diberangkatkan dari Embarkasi Batam hingga kloter 16 mencakup petugas Kloter sebanyak 63 orang (44 laki-laki, 19 perempuan), PHD: 48 orang (38 laki-laki, 10 perempuan) dan jemaah 6.992 orang (3.145 laki-laki, 3.847 perempuan).

“Distribusi berdasarkan provinsi yakni Riau 5.340 orang, Kepulauan Riau 883 orang, Jambi 1.157 orang dan Kalimantan Barat sebanyak 870 orang, ” bebernya.

Zulkarnain menambahkan, sejauh ini proses pelayanan jemaah berjalan lancar. PPIH Embarkasi Batam memastikan semua aspek keberangkatan mulai dari akomodasi, kesehatan, hingga administrasi jemaah dipenuhi dengan baik.

“Semua pihak yang terlibat terus berkoordinasi agar pelayanan terbaik diberikan kepada para tamu Allah. Kami berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji,” tutupnya.

Pemberangkatan jemaah dari Embarkasi Batam akan terus berlangsung hingga seluruh kuota jemaah dari empat provinsi yang menjadi tanggung jawab embarkasi ini selesai diberangkatkan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 7.103 Jamaah dan Petugas Telah Diberangkatkan dari Embarkasi Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Mau Punya Motor, Tiga Remaja Tanjungpinang Mencuri Motor di Bintan

0
Polisi mengamankan tiga remaja beserta barang bukti motor. F. Polsek Gunung Kijang

batampos– Tiga remaja asal Tanjungpinang mencuri motor di kawasan Toapaya Selatan, Bintan, belum lama ini. Ketiganya kompak dan sepakat mencuri hanya karena ingin punya motor idaman.

Kapolsek Gunung Kijang Iptu Jul Ilham, membenarkan penangkapan tiga remaja asal Tanjungpinang yakni RS (18), FA (18), dan RM (15). Ketiga diringkus di rumah RS di perumahan Nusantara Indah Batu IX, Tanjungpinang, Kamis (15/5) malam.

“Tiga pelaku beserta barang bukti sudah kami serahkan ke Satreskrim Polres Bintan untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Jul Ilham, Minggu (18/5).

BACA JUGA: Tabrak Tiang Traffic Light Hingga Rusak, Pemilik Mobil Honda HRV Janji Ganti Rugi

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bintan Iptu Fikri Rahmadi, mengatakan tiga remaja asal Tanjungpinang itu beraksi pada Rabu (14/5) dinihari di Bintan. Aksi kriminal itu juga sempat terekam kamera pengawas (CCTV).

Tiga remaja itu datang ke Bintan menggunakan satu motor, lalu mencuri motor yang terparkir di halaman rumah korban di Toapaya Selatan.

“Mereka berencana mengganti beberapa suku cadang agar motor hasil curian tidak dikenali,” ungkap Fikri.

Kepada polisi, tiga remaja itu mengaku baru pertama kali melakukan aksi kriminal. Meskipun begitu, polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan tiga remaja tersebut dalam kasus pencurian lainnya.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani salah seorang pelaku yang masih di bawah umur,” jelasnya.

Jika terbukti bersalah, tiga pelaku dapat dijerat Pasal 363 Ayat 1 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

“Perhatikan dan jangan abaikan pendidikan karakter anak. Kami tidak akan mentolerir tindak kejahatan, siapa pun pelakunya,” imbau Kasat. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Mau Punya Motor, Tiga Remaja Tanjungpinang Mencuri Motor di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Protes Potongan Aplikasi, Ribuan Ojek Online di Batam Siap Offbid Massal 20 Mei

0
Ilustrasi. Aliansi Driver Ojek Online Batam melakukan aksi demo. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Ribuan driver ojek online di Kota Batam akan menggelar aksi damai bertajuk Aksi 205, pada 20 Mei. Aksi ini bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan merupakan bagian dari gerakan nasional yang digelar serentak di 14 kota di Indonesia.

Di Batam, aksi ini diorganisir oleh Komunitas Andalan Driver Online (Komando), Aliansi Driver Online Batam (Adob), dan didukung oleh lebih dari selusin komunitas pengemudi ojek online baik roda dua maupun roda empat.
Ketua Komando Batam, Feryandi Tarigan, menyebut aksi ini merupakan bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan perusahaan aplikator yang dianggap memberatkan para driver. “Kami jadikan 20 Mei sebagai momentum kebangkitan transportasi online. Aksi ini bentuk kekecewaan kami atas kebijakan aplikator yang semakin tidak berpihak pada driver,” tambahnya, Minggu (18/5).
Dalam aksi tersebut, massa akan bergerak menuju enam titik yang menjadi sasaran aksi. Di antaranya Kantor Grab Batam, Kantor Gojek, Maxim, Kantor DPRD Batam, Kantor Wali Kota Batam, dan Kantor Perwakilan Gubernur Kepri di Batam.
Salah satu tuntutan utama adalah penerapan Peraturan Gubernur Kepri sebagaimana tertuang dalam SK Gubernur Kepri Nomor 1080 dan 1113 Tahun 2024 yang mengatur tarif layanan transportasi online. Mereka menuntut seluruh aplikator mematuhi regulasi tersebut.
Menurutnya, aksi damai ini akan melibatkan sedikitnya 2.000 pengemudi dari berbagai komunitas di Batam. Selain turun ke jalan, para driver juga sepakat untuk mematikan aplikasi alias melakukan offbid secara serentak selama aksi berlangsung.
Aksi offbid dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Para driver menyatakan akan menghentikan seluruh aktivitas daring mereka selama waktu tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan yang sedang dilakukan.
“Memang ada driver yang kerja malam hari sebelumnya. Tapi setelah itu, seluruh komunitas sepakat untuk tidak lagi melakukan aktivitas online pada hari Senin,” kata Feryandi.
Salah satu tuntutan paling krusial dalam aksi ini adalah soal potongan yang dikenakan oleh aplikator. Para driver meminta potongan maksimal 10 persen dari tarif yang dibayarkan oleh penumpang. Ia mencontohkan, dalam praktiknya saat ini potongan aplikator bisa mencapai 20 hingga 25 persen.
“Misalnya tarif roda dua untuk jarak dekat Rp9 ribu, driver hanya terima Rp6 ribu. Itu potongannya besar sekali,” katanya.
Selain menolak potongan berlebih, massa aksi juga menuntut penghapusan dua program yang dianggap merugikan driver, yakni program Grab Hemat dan GoFood Goceng. Kedua program ini dinilai menekan pendapatan pengemudi secara signifikan.
Aksi ini bukan untuk mengganggu masyarakat, namun sebagai bentuk perjuangan kolektif untuk keadilan bagi para pengemudi online. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna layanan atas terganggunya aktivitas transportasi pada hari tersebut.
“Kami mohon maaf kepada para pengguna jika pada tanggal 20 nanti layanan transportasi online terganggu. Ini demi kebaikan bersama ke depan,” ujarnya.  (*)
Reporter: Arjuna

Artikel Protes Potongan Aplikasi, Ribuan Ojek Online di Batam Siap Offbid Massal 20 Mei pertama kali tampil pada Metropolis.

Klenteng Jin Shan Tang Gelar Bakti Sosial, Dimeriahkan Atraksi Barongsai

0
Anak-anak dari Panti Asuhan 5 Roti 2 Ikan dan Panti Asuhan Darul Muhith saat mengikuti kegiatan bakti sosial yang diadakan Klenteng Jin Shan Tang di Perumahan Permata Bandara, Batubesar, Nongsa, Sabtu (17/5). Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Keceriaan dan kebahagiaan terpancar dari wajah anak-anak Panti Asuhan 5 Roti 2 Ikan dan Panti Asuhan Darul Muhith saat mengikuti kegiatan bakti sosial yang diadakan Klenteng Jin Shan Tang di Perumahan Permata Bandara, Batubesar, Nongsa, Sabtu (17/5).

Tak hanya berbagi sembako, alat tulis, jajanan dan kipas angin, pengurus klenteng itu juga turut menghibur anak-anak panti asuhan dengan atraksi barongsai yang energik dan lincah dari Klub Barongsai dan Cetiya Jin Shan Tan (JST) Batam.

Anak-anak panti asuhan terlihat antusias, bersemangat, tertawa lepas dan berbaur dengan para pengurus Klenteng Jin Shan Tang menyaksikan gerakan lincah para penari barongsai yang beraksi di halaman klenteng.

Atraksi budaya tersebut menjadi daya tarik utama yang menghidupkan suasana, sekaligus menjadi simbol harapan dan keberkahan. Setelah atraksi barongsai, anak-anak diajak makan bersama dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Ketua Yayasan Jin Shan Tang, Vincent, menegaskan bahwa kegiatan ini tak hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga bagian dari komitmen spiritual dan sosial mereka kepada lingkungan.

“Kami ingin kegiatan ini bukan hanya sekadar berbagi, tapi juga menghadirkan kebahagiaan. Atraksi barongsai ini kami tampilkan sebagai simbol semangat, keberanian, dan doa baik bagi semua,” ujar Vincent.

“Untuk menghibur dan berbagi kebahagiaan kepada adik-adik kami sekaligus memberikan motivasi kepada mereka agar tetap semangat belajar dan menggapai cita-cita,” kata Vincent menambahkan.

Ketua RT 03/RW 13 Permata Bandara, Wawan, mengapresiasi inisiatif klenteng yang menurutnya konsisten berbagi dan menjaga hubungan baik dengan warga sekitar.

“Mereka bukan hanya rutin memberi bantuan, tapi juga berbaur, hadir, dan membuat kegiatan sosial jadi bermakna. Atraksi barongsai tadi benar-benar menyemarakkan suasana,” ucap Wawan.

“Mereka merangkul semua kalangan. Kita menyambut baik kegiatan sosial yang diadakan mereka. Dan kita mengapresiasi kegiatan tersebut. Kita bersyukur dengan adanya kegiatan ini, anak-anak panti jadi terhibur dan senang,” ujar Wawan lagi.

Sementara itu, Sumiyati pengasuh Panti Asuhan Darul Muhith mengungkapkan rasa haru dan bahagianya melihat senyum anak anak panti asuhan yang diasuhnya setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya mewakili Panti Asuhan Darul Muhith sangat bersyukur atas undangan ini. Bantuan ini sangat bermanfaat buat anak-anak. Kami ucapkan terimakasih yang tak terhingga. Semoga pengurus Klenteng Jin Shan Tang sehat selalu dan semakin sukses,” katanya.

Senada dengan Sumiyati, pengurus Panti Asuhan 5 Roti 2 Ikan, Menik Maria mengucapkan banyak terimakasih kepada Klenteng Jin Shan Tang yang sudah peduli dan perhatian dengan anak-anak asuhnya.

“Kami bersukur kepada Tuhan di mana kami bisa diberkati di tempat ini. Meski kami berbeda agama namun rasa kasih dan sayang selalu mereka tunjukkan dan berikan kepada kami. Kami hanya bisa berdoa dari panti ini semoga apa saja yang dicita-citakan oleh pengurus Klenteng Jin Shan Tang dikabulkan dan diberkahi Tuhan,” kata Maria.

Dengan menggabungkan seni budaya dan aksi sosial, Klenteng Jin Shan Tang menunjukkan bahwa kepedulian bisa dikemas dengan semangat dan sukacita. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan masih hidup dan tumbuh kuat di tengah masyarakat. (*)

Artikel Klenteng Jin Shan Tang Gelar Bakti Sosial, Dimeriahkan Atraksi Barongsai pertama kali tampil pada Metropolis.

Biawak Besar Masuk Rumah, Dua Ekor Anak Kucing Jadi Korban

0
Petugas Pemadam Kebakaran Daik Lingga bersama pemilik rumah saat mengevakuasi Biawak besar yang masuk Rumah, Minggu (18/5). F. Damkar Daik Lingga/BATAM POS 

batampos– Warga Kampung Bugis, Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, dibuat geger setelah satu ekor Biawak besar masuk ke dalam rumah dan berhasil memangsa dua ekor anak kucing milik tuan rumah.

Mendapati ada biawak besar yang masuk kerumahnya dan berhasil memangsa 2 ekor anak kucing peliharaannya, tuan rumah langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Daik Lingga untuk mengevakuasi biawak besar tersebut.

Menanggapi laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Daik Lingga bergerak cepat turun ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi reptil berbahaya tersebut.

BACA JUGA: Seekor Biawak Masuk ke Kandang Ayam Melawan saat Ditangkap Pemadam

Komandan Regu (Danton) Damkar Daik Lingga, Novi Sarizal, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga terkait keberadaan seekor biawak besar di dalam rumah yang telah memakan dua ekor anak kucing.

“Biawak itu bersembunyi di bawah meja dalam ruang sempit yang penuh barang, sehingga cukup menyulitkan proses evakuasi,” kata Novi, Minggu (18/5).

Walaupun mengalamai sedikit kendala, tim Damkar bersama penghuni rumah akhirnya berhasil mengevakuasi biawak dengan menggunakan serampang dan tali sepanjang lima meter.

“Proses evakuasi berlangsung selama sekitar 30 menit dan dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk menghindari luka baik pada warga maupun petugas,” ujarnya.

Biawak dengan ukuran besar tersebut kini telah berhasil diamankan. Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal dekat dengan kawasan semak, rawa, atau aliran sungai yang menjadi habitat hewan liar.

“Ini bukan kejadian pertama. Kami imbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan satwa liar memasuki permukiman,” kata Novi mengakhiri. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Biawak Besar Masuk Rumah, Dua Ekor Anak Kucing Jadi Korban pertama kali tampil pada Kepri.