Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1768

Warga Kepri Paling Banyak Derita Penyakit Hipertensi dan Diabetes

0
Kepala Dinkes Kepri, M. Bisri. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri mencatat setidaknya ada 7.899 orang yang telah mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas yang ada di Kepri. Dari hasil CKG, penyakit yang paling banyak diderita oleh warga Kepri ialah hipertensi dan diabetes.

Kepala Dinkes Kepri M. Bisri mengatakan bahwa target CKG tahun 2025 ini menyasar ke 2,2 Juta penduduk. Namun, sejauh ini baru 7.899 orang yang sudah menjalani CKG di Puskesmas yang tersebar di Provinsi Kepri.

BACA JUGA: Hipertensi dan Diabetes Miletus yang Banyak Ditemukan Pada Pasien di Puskesmas Dabo Lama

Penyakit yang paling banyak diderita warga berdasarkan hasil CKG tersebut, kata dia memang didominasi penyakit hipertensi dan diabetes. Untuk warga usia 18-29 tahun penderita hipertensi sebanyak 5,8 persen dan diabetes 1,8 persen.

Kemudian untuk usia 30-39 tahun hipertensi mencapai 9,8 persen dan diabetes 3,1 persen, usia 40-59 tahun hipertensi 25,6 persen dan diabetes 8,7 persen dan usia 60 tahun ke atas hipertensi 44,0 persen dan diabetes 12,7 persen.

“Jika kondisi hipertensi dan diabetes masyarakat tidak bisa dikendalikan dengan ketat, maka akan menggambarkan beban penyakit kita ke depannya akan sangat tinggi,” kata Bisri, Minggu (18/5).

Ia menerangkan, dua penyakit tersebut bisa berdampak pada komplikasi serius untuk organ tubuh penderita jika tidak terkontrol dengan baik. Termasuk, bakal menimbulkan penyakit jantung, stroke, kerusakan ginjal, masalah mata hingga saraf.

Sebanyak 90 persen timbulnya penyakit tersebut disebabkan faktor pola makan yang tidak sehat, kemudian ditambah dengan kurangnya aktivitas fisik atau berolahraga. Sehingga masyarakat diimbau untuk rutin melakukan cek kesehatan dan diet sehat.

“Masyarakat harus beolahraga tiga kali dalam seminggu, lalu makan cukup serat dengan porsi tidak berlebihan, kemudian kurangi asupan garam, gula dan lemak tidak sehat, serta jauhi hidup dari stres berkepanjangan,” tambahnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat, agar tidak perlu menunggu sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas. Mengingat rata-rata masyarakat datang ke puskesmas ketika ada gangguan kesehatan.

“Kemampuan pemeriksaan CKG tergantung dari kesiapan sarana-prasarana dan sumber daya di tiap-tiap puskesmas, karena tidak semua puskesmas lengkap seperti di Tanjungpinang yang rata-rata sudah lengkap peralatan dan SDM-nya,” pungkasnya.(*)

Reporter: M Ismail

Artikel Warga Kepri Paling Banyak Derita Penyakit Hipertensi dan Diabetes pertama kali tampil pada Kepri.

3 Langkah Efektif Mengatasi Rasa Malas Bekerja

0
Ilustrasi cara mengatasi rasa malas. (Freepik.com)

batampos – Akan ada masa ketika tugas atau deadline semakin dekat, tetapi rasa malas justru makin menjadi-jadi. Dampaknya, seseorang justru terdistraksi dan memilih melakukan hal-hal yang tidak penting.

Misalnya seperti terlalu lama bermain media sosial atau menonton serial di platform streaming, sehingga pekerjaan utama pun tertunda.

Lalu, bagaimana agar pekerjaan tetap bisa diselesaikan meski sedang dilanda rasa malas?

Dilansir dari kanal YouTube MLab Creative, berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan untuk menghadapi situasi ini.

1. Kenali Penyebab Rasa Malas

Langkah awal adalah mengenali alasan di balik kemalasan tersebut. Bisa jadi karena objektif tugas yang diberikan kurang jelas, brief yang tidak spesifik, atau memang ada hal lain yang mengganggu fokus.

Setelah mengetahui penyebabnya, coba lakukan brain dump, yaitu menuangkan semua isi pikiran ke dalam satu media, baik dalam bentuk tulisan di buku catatan atau aplikasi seperti Google Keep.

Tulislah semua hal yang memang diperlukan diselesaikan dan alasan yang membuat malas, tanpa sensor. Namun, terlalu banyak daftar tugas juga bisa menjadi jebakan.

Ketika to-do list berisi lebih dari lima hal atau bahkan memenuhi satu halaman, hal itu justru bisa membuat kewalahan dan bingung harus mulai dari mana.

2. Gunakan Prioritas Berdasarkan Kuadran

Untuk membantu menentukan skala prioritas, bisa menggunakan metode kuadran yang terbagi menjadi empat bagian, yakni sebagai berikut.

Pertama, Kuadran 1 (Penting dan Mendesak). Di sini, fokus hanya pada tiga hal utama yang harus segera dikerjakan.

Jika semuanya dianggap penting, maka tidak ada yang benar-benar prioritas.

Selanjutnya, Kuadran 2 (Penting tapi Tidak Mendesak). Tugas di kategori ini perlu dijadwalkan dengan komitmen terhadap waktu yang telah ditentukan.

Disarankan juga untuk mengurangi godaan, seperti menghapus aplikasi media sosial atau menggunakan aplikasi pemblokir situs.

Kemudian, Kuadran 3 (Tidak Penting tapi Mendesak). Tugas yang bisa didelegasikan kepada orang lain. Contohnya seperti urusan makan.

Memasak bisa menyita energi dan waktu, sehingga bisa dipertimbangkan untuk berlangganan katering atau memesan makanan secara online.

Terakhir, Kuadran 4 (Tidak Penting dan Tidak Mendesak). Tugas yang ternyata tidak begitu perlu dilakukan. Sebaiknya dieliminasi dari daftar.

3. Bangun Sistem untuk Kembali Fokus

Untuk mengatasi rasa malas, ada beberapa strategi yang dapat diterapkan olehmu, diantaranya adalah, sebagai berikut:

Mulai dari yang Kecil

Jika ingin membentuk kebiasaan baru seperti rutin berolahraga, cukup mulai dengan hal sederhana seperti memakai sepatu olahraga selama tiga hari berturut-turut. Setelah itu, tambahkan aktivitas secara bertahap.

Gunakan Timer 5 Menit

Pasang timer selama lima menit dan kerjakan tugas selama itu. Bila masih merasa bosan setelahnya, bisa berhenti. Namun, komitmen pada lima menit pertama adalah kuncinya.

Pilih Kerjakan atau Diam Saja

Jika malas, beri dua opsi pada diri sendiri, kerjakan tugas tersebut atau tidak melakukan apa-apa sama sekali.

Tidak termasuk melihat ponsel atau browsing, diam dan duduk. Biasanya, setelah beberapa saat, muncul dorongan untuk mulai bekerja.

Gabungkan Tugas yang Tidak Disukai dengan Aktivitas yang Menyenangkan

Misalnya, mendengarkan podcast saat mencuci piring atau menonton serial sambil berjalan di treadmill.

Aktivasi Tubuh dengan Metode 5-5-5-30

Terinspirasi dari Sahil Bloom, metode ini terdiri dari lima push-up, lima squats, lima jumping jack, dan 30 detik plank.

Gerakan ini membantu mengaktifkan tubuh kembali sebelum melanjutkan pekerjaan.

Buat Sistem Akuntabilitas

Beritahu teman atau orang terdekat mengenai tugas yang sedang dikerjakan dan minta mereka untuk mengecek progres dalam satu jam.

Cara ini mendorong rasa tanggung jawab dan meminimalisir penundaan. Namun, hindari hanya membagikannya di media sosial karena tidak menjamin adanya pengingat nyata.

Nah, dengan mengenali penyebab rasa malas, menyusun skala prioritas, serta membangun sistem yang tepat, pekerjaan tetap bisa diselesaikan dengan efektif meski kondisimu sedang tidak bersemangat. (*)

Artikel 3 Langkah Efektif Mengatasi Rasa Malas Bekerja pertama kali tampil pada Lifestyle.

Kepri Luncurkan 4 Skema Visa Khusus untuk Ekspatriat di Singapura dan Malaysia

0
Sejumlah wisatawan tengah menikmati kesenian kuda kepang yang tampil di pondok wisata Golden Prawn Bengkong, Minggu (18/5). Kepri meluncurkan empat skema visa khusus bagi wisatawan dari Singapura dan Malaysia. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri terus mengokohkan posisinya sebagai gerbang utama pariwisata lintas batas Indonesia. Langkah terbaru yang diambil adalah meluncurkan empat skema visa khusus yang mempermudah akses wisatawan dari Singapura dan Malaysia, menjadikan Kepri sebagai provinsi pertama di Indonesia yang mengadopsi kebijakan tersebut.

Kebijakan ini merupakan bagian dari program Kepri Easy Access yang diluncurkan secara resmi dalam acara “Eazy 1000 Passport & Kepri Easy Access” di Grand Batam Mall, Sabtu (17/5). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepri.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyebut kebijakan ini sebagai langkah progresif untuk memperkuat daya saing sektor pariwisata Kepri, khususnya di kawasan perbatasan.

“Kepri kini jadi provinsi pertama di Indonesia yang menawarkan empat skema visa khusus untuk wisatawan dari Singapura dan Malaysia. Ini adalah terobosan besar yang akan meningkatkan arus wisatawan secara signifikan,” ujarnya.

Baca Juga: 7.103 Jamaah dan Petugas Telah Diberangkatkan dari Embarkasi Batam

Adapun empat skema visa yang ditawarkan meliputi: Bebas Visa bagi pemegang Permanent Resident (PR) Singapura, visa kunjungan tujuh hari dengan tarif hanya Rp250, Bebas Visa untuk pemegang Student Pass Singapura, dan Bebas Visa untuk pemegang Long Term Visit Pass (LTVP) Singapura.

Menurut Nyanyang, kemudahan akses ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke wilayah Kepri, termasuk Batam, Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun.

“Kami ingin Kepri dikenal sebagai destinasi yang paling cepat, mudah, dan nyaman diakses oleh wisatawan internasional,” ujar dia.

Baca Juga: PPDB 2025, Jalur Prestasi dan Domisili Diatur Lebih Rinci

Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kepri, Ujo Sutojo, menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pihak imigrasi akan terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat inovasi dan memastikan daya tarik wisata Kepri tetap kompetitif,” katanya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Kepri Luncurkan 4 Skema Visa Khusus untuk Ekspatriat di Singapura dan Malaysia pertama kali tampil pada Metropolis.

Prakiraan Cuaca Batam: Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

0
Pengendara sepeda motor mengenakan jas hujan untuk melindungi dari air hujan yang turun saat melintas di Jalan Raja Haji Kelana Batam Center, Minggu (18/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kepri, mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem di wilayah Kota Batam. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang diperkirakan akan melanda sejumlah kecamatan.

Menurut BMKG, wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak langsung antara lain Kecamatan Belakangpadang, Nongsa, Bulang, Sei Beduk, Galang, Sagulung, dan Batuaji. Curah hujan tinggi yang disertai angin kencang berisiko menimbulkan genangan, pohon tumbang, dan gangguan pada aktivitas masyarakat.

Tidak hanya itu, cuaca ekstrem juga diperkirakan meluas ke sejumlah wilayah lain di Batam seperti Batuampar, Sekupang, Bengkong, dan Batamkota. Peringatan dini ini berlaku hingga pukul 16.30 WIB dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer.

Kondisi ini disebabkan oleh adanya ketidakstabilan atmosfer di wilayah Kepulauan Riau, yang memicu terbentuknya awan-awan konvektif dengan potensi hujan lebat dalam waktu singkat. Situasi ini umum terjadi di masa peralihan musim atau saat terjadi pengumpulan massa udara basah di wilayah lokal.

Baca Juga: Pelebaran Jalan Tanpa Rencana Saluran Air, Batam Langganan Banjir

Warga Batam diimbau untuk mewaspadai potensi banjir lokal, hingga terganggunya arus lalu lintas. Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan dataran rendah, kesiapsiagaan perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi dampak buruk akibat cuaca ekstrem.

Selain itu, BMKG juga menyarankan agar masyarakat tidak berlindung di bawah pohon saat terjadi petir dan menghindari aktivitas luar ruang jika tidak mendesak. Pengendara kendaraan bermotor juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap jalan licin dan jarak pandang yang terganggu akibat hujan deras.

Informasi terkini mengenai peringatan cuaca dapat diakses melalui laman resmi BMKG di https://nowcasting.bmkg.go.id. Masyarakat juga diminta aktif memantau perkembangan cuaca dan mengikuti arahan dari instansi terkait demi keselamatan bersama. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Prakiraan Cuaca Batam: Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang pertama kali tampil pada Metropolis.

Jemaah Haji Indonesia Cerita Kebahagiaan Bisa ke Tanah Suci Bareng Keluarga

0
Tasbih Marunduri Amarullah dan istrinya Lora Moniami asal Padang. (F.MCH 2025)

batampos – Naik haji tak hanya menjadi impian pribadi, tapi juga cita-cita keluarga. Bagi banyak jemaah Indonesia, bisa ke Tanah Suci bersama pasangan atau orang tua adalah anugerah luar biasa. Tak mudah mewujudkannya.

Ada yang harus menunggu lebih dari satu dekade, menabung, dan bersabar dengan antrean panjang. Tapi ketika tiba waktunya, semua rasa lelah dan penantian itu sirna, berganti dengan haru dan syukur.

JawaPos.com merangkum tiga kisah jemaah yang bersyukur bisa berhaji bersama pasangan dan keluarga. Mulai dari Padang, Jember, hingga Palembang, mereka punya cerita penuh makna tentang cinta, pengorbanan, dan pelayanan terbaik dari petugas haji Indonesia.

Ali dan Yusmanidar: Penantian 13 Tahun yang Terbayar

Ali Mazar, 65, dan istrinya Yusmanidar, 64, jemaah asal Padang, akhirnya bisa menunaikan ibadah haji bersama setelah menunggu selama 13 tahun. Tergabung dalam kloter 08 Embarkasi Padang, mereka menjadi bagian dari jemaah gelombang dua yang langsung menuju Makkah pada Sabtu.

“Sudah idaman semenjak lama. Lebih kurang sekarang 13 tahun menunggu. Akhirnya terwujud,” ucap Yusmanidar penuh syukur.

Ali yang sudah pernah umrah sebelumnya, tampak mengenakan kain ihram saat tiba di hotel kawasan Syisah, Makkah. Ia menyampaikan rasa puas atas layanan yang diterimanya sejak dari Tanah Air.

“Pelayanan sampai di sini sampai hotel dapat sambutan baik dari seluruh petugas,” ungkapnya.

Sementara Yusmanidar berharap ibadah mereka berjalan lancar dan mendapat pahala besar. “Pertama doanya kita itu bisa terhapus dosa kita selama ini, kemudian keluarga semuanya dihindarkan dari azab api neraka, kemudian kita ingin menjadi haji mabrur,” tuturnya.

Tasbih dan Lora: Bersinergi Jalankan Ibadah di Tanah Suci

Berbeda dengan Ali dan Yusmanidar yang sudah pernah ke Arab Saudi, bagi Tasbih Marunduri Amarullah, 46, dan istrinya Lora Moniami, ini adalah pengalaman pertama menginjakkan kaki di Tanah Suci. Pegawai BUMN asal Padang itu tak kuasa menahan tangis saat melihat menara Zamzam di kejauhan.

“Saya sudah merindukan Kakbah dari lama. Bahkan di perjalanan tadi sempat melihat tower Zam-Zam, rasanya sudah seperti dekat dengan Kakbah,” ucapnya penuh haru.

Tergabung dalam kloter PDG 08, Tasbih mengaku akan memimpin rombongan sebagai Ketua Regu (Karu). Ia dan istrinya berkomitmen untuk saling bahu-membahu menjalani ibadah, termasuk membantu jemaah lainnya.

“Nanti saya akan bekerja sama dengan istri untuk memimpin dan mengurus regu. Kebersamaan kami juga dalam bentuk saling membantu dan mendukung,” jelasnya.

Ia juga memuji pelayanan petugas haji Indonesia. “Selama di Embarkasi Padang, kami dilayani oleh petugas dengan begitu baik. Proses pemberian atribut haji sangat cepat,” tambahnya.

Tasbih dan Lora juga punya niat mulia: membadalkan umrah untuk kedua orang tua mereka yang telah wafat.

Ifan dan Edi: Bahagia Bisa Satu Hotel dengan Keluarga

Ifan Andri Wicaksono, jemaah asal Jember, Jawa Timur, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Dia berangkat dari Embarkasi Surabaya (SUB) bersama tiga anggota keluarganya dan kini berada di Sektor 2 Madinah.

“Alhamdulillah, satu hotel semua. Hotelnya bagus, makannya terjamin, ueeenaaak poollll, Mas,” ujar Ifan sambil tertawa bahagia.

Ifan juga memuji kesigapan petugas haji. “Kemarin ada jemaah jatuh waktu makan, sudah ditangani sama petugas. Sigap banget petugasnya. Sangat peduli,” imbuhnya.

Sementara Edi Ahmad, jemaah asal Palembang yang tergabung dalam kloter PLM 07, berangkat haji bersama istri, ibu, dan ayahnya setelah 13 tahun menunggu.

“Sampai sekarang, saya merasa alhamdulillah layanan sudah bagus, transportasi aman, makanannya sesuai rasa lidah Indonesia. Berasa seperti di kampung sendiri,” ungkap Edi.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama dan seluruh petugas yang telah melayani jemaah dengan baik. (*)

Artikel Jemaah Haji Indonesia Cerita Kebahagiaan Bisa ke Tanah Suci Bareng Keluarga pertama kali tampil pada News.

Pelebaran Jalan Tanpa Rencana Saluran Air, Batam Langganan Banjir

0
Hujan menyebabkan sebagian jalan di kawasan Marina dan Batuaji kebanjiran, Minggu (18/5). F.Eusebius Sara

batampos – Musim hujan kembali datang, dan seperti deja vu yang menyebalkan, Batam kembali tergenang. Air meluap di jalan-jalan utama, permukiman padat, hingga kawasan elit.

Banjir di Batam bukan lagi kejadian luar biasa. Ia telah menjadi rutinitas musiman yang hanya berubah dalam bentuk dan lokasi. Tahun demi tahun, warga disuguhi pemandangan yang sama: aspal basah, kendaraan mogok, dan rumah-rumah yang kemasukan air.

Semua ini terjadi di kota yang digadang-gadang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di barat Indonesia, kota yang infrastrukturnya—konon—dibangun dengan standar tinggi. Kota yang juga dirancang untuk jadi Singapura versi Indonesia.

Di tengah derasnya kritik publik, Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan tengah merumuskan formulasi penanganan banjir dengan membentuk tim lintas institusi.

Baca Juga: Hujan, Banjir Kembali Landa Batuaji hingga Marina

“Sekarang sedang dilakukan inventarisasi di berbagai titik,” ujarnya, Minggu (18/5). Tim itu, katanya, diturunkan saat hujan untuk merespons banjir, sementara camat dan lurah diminta aktif memberikan laporan.

Akan tetapi, langkah ini dinilai terlalu reaktif dan tidak menyentuh akar masalah. Bahkan Amsakar sendiri mengakui sistem drainase Batam saat ini tidak sebanding dengan kecepatan ekspansi pembangunan kota.

“Saya ke Bappenas minta dukungan infrastruktur, terutama drainase yang belum proporsional dibandingkan dengan pengembangan sekarang,” katanya.

Fakta di lapangan menunjukkan proyek-proyek infrastruktur terus tumbuh, dari pelebaran jalan, kawasan bisnis, hingga hunian bertingkat. Namun, saluran air tetap seperti masa lalu: sempit, dangkal, dan mudah tersumbat.

Tak heran jika warga bertanya-tanya, mengapa pelebaran jalan kerap tidak dibarengi pembangunan drainase yang memadai? “Pelebaran jalan harus diimbangi dengan drainase yang proporsional,” kata Amsakar.

Tapi kenyataan berbicara lain. Jalan-jalan baru justru kerap menjadi titik banjir, hanya dalam hitungan bulan sejak proyek rampung.

Baca Juga: Potret Suram Perumahan di Lokasi Rawan Banjir, Tak Nyaman Ditempati, Jual pun Tak Laku

Ketika ditanya soal solusi sistemik seperti pembangunan drainase induk, dia menyebut hal itu sedang dalam tahap desain oleh Deputi Infrastruktur BP Batam. Akan tetapi, ia tidak menjelaskan kapan rencana itu akan terealisasi.

Solusi darurat berupa pengadaan pompa air juga dinilai tidak cukup. Anggota Komisi III DPRD Batam, Suryanto, menyebut pendekatan ini hanya tambal sulam.

“Itu solusi jangka pendek. Sementara drainase itu permanen. Kota ini kecil, bikin kanal per kecamatan saja cukup,” kata dia.

Menurutnya, pemerintah harus duduk bersama, membuat peta air permanen, dan merancang sistem kanal besar yang terintegrasi. “Masih banyak lahan yang bisa dilewati. Sekarang masih bisa. Kalau nanti penuh, tambah susah,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Pelebaran Jalan Tanpa Rencana Saluran Air, Batam Langganan Banjir pertama kali tampil pada Metropolis.

PSG Resmi Juara Ligue 1 2025, Targetkan Kemenangan Treble

0
Pemain Paris Saint-Germain (PSG). (Dok. PSG)

batampos – Paris Saint-Germain (PSG) sukses merebut gelar Ligue 1 ke-13 mereka pada musim 2024–2025 sekaligus menegaskan kembali dominasi mereka di sepak bola Prancis di bawah kepemimpinan Luis Enrique.

Dilansir dari laman Bein Sport, PSG telah dinobatkan sebagai juara Ligue 1 untuk ke-13 kalinya dalam sejarah mereka sekaligus mengamankan gelar juara terbanyak dalam beberapa pertandingan tersisa.

Kemenangan 3-1 atas Auxerre pada pertandingan terakhir menutup musim yang dominan, di mana klub Paris itu sekali lagi menegaskan supremasinya dalam sepak bola Prancis.

Di bawah bimbingan Luis Enrique, PSG menunjukkan kekuatan dan organisasi taktis yang konsisten sepanjang musim. Pelatih asal Spanyol itu berhasil mengintegrasikan bakat-bakat baru ke dalam skuad dan memperkuat gaya permainan yang mendorong tim ke puncak klasemen.

Diketahui bahwa gol terbanyak pada Ligue 1 saat ini dipegang oleh Ousmane Dembélé yakni sebanyak 21 gol setara dengan Mason Greenwood. Kontribusinya menjadi kunci ancaman serangan PSG dimana dia mampu memberikan kecepatan, kreativitas, dan gol-gol krusial sepanjang musim.

Sementara Khvicha Kvaratskhelia hadir sebagai salah satu pemain yang menonjol musim ini. Pemain sayap asal Georgia ini beradaptasi dengan cepat dengan tim dan mencetak gol serta assist penting, sehingga menjadi sosok penting dalam rencana Luis Enrique.

Dengan trofi Ligue 1 yang telah diraih, PSG kini menargetkan untuk meraih treble yang bersejarah. Tim ini tengah mempersiapkan diri untuk final Coupe De France melawan Reims pada 24 Mei mendatang dan final Liga Champions untuk melawan Inter Milan pada 31 Mei.

Memenangkan ketiga gelar dalam satu musim akan menjadi pencapaian monumental bagi klub Paris tersebut serta mengukir nama mereka dalam sejarah sepak bola Eropa. Tiga gelar tidak hanya akan menjadi mahkota bagi kampanye domestik mereka, tetapi juga menjadikan PSG sebagai salah satu kekuatan paling dominan di Eropa pada saat ini. (*)

Artikel PSG Resmi Juara Ligue 1 2025, Targetkan Kemenangan Treble pertama kali tampil pada Olahraga.

Kasus Yusril Koto dalam Tahap Pelengkapan Berkas

0
Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian. F.Cecep Mulyana

batampos – Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta (Sat Reskrim) Polresta Barelang tengah melengkapi berkas perkara kasus penggiat media sosial (medsos), Yusril Koto.

“Masih tahap perlengkapan berkas,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian di Mapolresta Barelang.

Debby menjelaskan pihaknya akan mengirimkan berkas tersebut ke Kejaksaan. Sehingga, kasus ini bisa tahap II atau barang bukti dan tersangka dilimpahkan.

“Nanti tahap II akan kita infokan. Segera,” katanya.

Baca Juga: Jambret Kalung WNA Senilai Rp88 Juta, Spesialis Jambret Diciduk, 3 Kali Masuk Penjara

Dalam kasus ini, polisi menyita bukti berupa ponsel, dan unggahan Yusril di TikTok pada Desember 2024 Dalam unggahan tersebut, Yusril menyebutkan anggota Satpol PP berinisial B membekingi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cikitsu, Batam Kota.

Bahkan, ia menyebutkan petugas menerima setoran dari para pedagang.

“Video itu tersangka ini yang mengambil dan mengeditnya. Yang disertai foto pelapor,” ungkap Debby.

Baca Juga: Polisi Bidik Tersangka Lain Terkait Kasus Pengrusakan Rumah Baloi Kolam

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Barelang menetapan penggiat media sosial (medsos) Yusril Koto tersangka, Senin (28/4).

Atas perbuatannya, Yusril dijerat pasal 51 ayat 1 di Jo Pasal 35 undang-undang ITE nomor 11 tahun 2008, dan atau pasal 45 ayat 4 dan atau ayat 6 yang ke pasal 27 a dan atau 310 ayat 1 KUHP dan atau pasal 207 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Kasus Yusril Koto dalam Tahap Pelengkapan Berkas pertama kali tampil pada Metropolis.

Hasil Penimbangan, Berat Narkoba Tangkapan TNI AL 2 Ton Lebih

0

Penimbangan ulang barang bukti narkoba hasil tangkapan TNI AL di perairan Selat Durian, Kepulauan Riau, menunjukkan hasil mencengangkan. Jika sebelumnya diperkirakan seberat 1,9 ton, ternyata bobot pastinya mencapai 2.061.293 gram atau lebih dari 2 ton.

Crystal Palace Raih Trofi Pertama FA Cup

0
Crystal Palace juara FA Cup 2025. (Instagram @cpfc)

batampos – Crystal Palace berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor tipis yakni 1-0 di Wembley pada final FA Cup 2025 untuk mengamankan gelar utama pertama bagi klub pada Minggu (18/5).

Dilansir dari laman ESPN, Manchester City tampil agresif di 15 menit awal pertandingan. Namun, justru serangan balik cepat dari Palace yang membuka ancaman serius.

Kombinasi Daniel Munoz dan Eberechi Eze menjadi kunci keberhasilan. Munoz menusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan silang tajam yang disambut Eze dengan tembakan keras yang membuahkan gol.

Palace tampil solid dalam bertahan, meski sempat beberapa kali nyaris kehilangan kontrol.

Salah satunya saat Dean Henderson keluar dari sarangnya untuk menghentikan Erling Haaland dan tampak menyentuh bola di luar arena, namun VAR memutuskan untuk tidak turun tangan.

Begitu pula ketika Tyrick Mitchell melakukan pelanggaran yang gegabah terhadap Bernardo Silva di area penalti, saat ia menjatuhkan gelandang asal Portugal itu sehingga City mendapat penalti.

Meski begitu, City tetap mendapat kesempatan emas lewat penalti usai pelanggaran lain, namun tendangan Omar Marmoush berhasil digagalkan oleh Henderson yang tampil gemilang

Henderson membuktikan diri sebagai sosok yang tak tergoyahkan di gawang Eagles saat ia kembali menciptakan momen ajaib sebelum babak pertama usai dengan berhasil menukik ke sisi kiri untuk secara menakjubkan menepis tendangan melengkung Doku.

Doku memberi Palace peluang untuk menggandakan keunggulan mereka atau begitulah yang mereka pikirkan. Munoz adalah orang tercepat yang menyambar bola liar di dalam area yang kemudian membentur Ismaila Sarr, yang berdiri dalam posisi offside, sehingga City terhindar dari kekalahan.

City tampil tidak seperti biasanya di depan gawang di lapangan Wembley, dan itu ditunjukkan dengan jelas ketika De Bruyne mengirim umpan sempurna kepada Nico O’Reilly, tetapi pemain muda itu ragu-ragu di area penalti dan usahanya berhasil diblok oleh Munoz.

Dengan keputusasaan yang kini melanda City, Pep Guardiola mengambil langkah tak biasa dengan memperkenalkan pemain yang belum pernah didengar oleh sebagian besar penggemar sepak bola, yakni memperkenalkan Claudio Echeverri untuk debutnya.

Peralihannya hampir membuahkan hasil hanya beberapa menit kemudian, ketika De Bruyne mengoper bola kepadanya di area penalti, tetapi pemain Argentina itu hanya dapat menyaksikan dengan penuh penderitaan saat penyelamatan Henderson lainnya membuat City semakin tak berdaya.

Palace sepertinya tak akan bisa beristirahat dengan tenang di menit-menit terakhir, dan pemandangan 10 menit yang tertahan di papan untuk waktu tambahan tentu saja tidak membantu meredakan rasa gugup.

Meski begitu, mereka tidak perlu terlalu gugup, karena City hanya menciptakan sedikit peluang di menit-menit terakhir, dan Palace bertahan untuk mewujudkan fantasi setiap klub aspiratif yang telah kekurangan kesempatan untuk sering tampil di final piala di era uang besar.

Selain itu, Palace akhirnya meraih trofi pertamanya sekaligus mereka juga akan bermain di Liga Eropa UEFA musim depan, yang merupakan puncak dari hari bersejarah bagi klub. (*)

Artikel Crystal Palace Raih Trofi Pertama FA Cup pertama kali tampil pada Olahraga.