Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 1900

Dugaan Korupsi Dermaga Utara Batu Ampar: Ditreskrimsus Panggil M Rudi, Eks Kepala BP Batam

0
Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Simamora.
(f. Aziz / Batam Pos)

batampos – Ditreskrimsus Polda Kepri terus menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek revitalisasi dermaga utara Pelabuhan Batu Ampar yang dikelola BP Batam. Mantan Kepala Ex Officio BP Batam, Muhammad Rudi, turut dipanggil untuk dimintai keterangan terkait perannya dalam proyek tersebut.

Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Simamora, menyebut pemanggilan Rudi dilakukan untuk menggali sejauh mana pengetahuannya soal proyek itu. Sementara itu, perhitungan kerugian negara masih berlangsung.

Hingga akhir Maret 2025, lebih dari 50 saksi telah diperiksa. Pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat pembuktian hukum sebelum penetapan tersangka. Polda Kepri menegaskan komitmennya menyelesaikan kasus ini secara profesional dan transparan.

Proyek dermaga ini menjadi sorotan karena statusnya sebagai proyek strategis nasional untuk mendukung arus logistik Batam. (*)

Reporter : AZIS MAULANA

Artikel Dugaan Korupsi Dermaga Utara Batu Ampar: Ditreskrimsus Panggil Eks Kepala BP Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Insiden Kebakaran Di Kecamatan Senayang Akibatkan Kerugian Ratusan Juta

0
Penyerahan bantuan kepada korban yang rumahnya hangus terbakar akibat insiden kebakaran di Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga, Selasa (8/4). F. Oktanius Wirsal/BATAM POS

batampos– Insiden Kebakaran yang mainmpa warga Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga pada 8 April 2025 kemarin memberikan kesan duka yang mendalam. Pasalnya, dalam beberapa hari belakangan beberapa insiden memiliki terjadi di beberapa daerah di Kabupaten Lingga.

Berdasarkan informasi yang didapat oleh pihak Batampos, insiden kebakaran yang menghanguskan tujuh buah rumah milik warga Kecamatan Senayang ini mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga telah memberikan bantuan kepada korban yang rumahnya hangus terbakar akibat Insiden Kebakaran kemarin.

“BPBD menyerahkan bantuan untuk korban bencana, saat ini menyiapkan dokumen untuk pengajuan bantuan korban kebakaran dari pemerintah,” ujar Oktanius saat dikonfirmasi Batampos, Rabu (9/4).

Oktanius mengungkapkan, bagi warga yang rumahnya hangus terbakar akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah berdasarkan ketentuan yang berlaku.

“Setiap rumah akan di usulkan untuk menerima bantuan dari pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Kepala BPBD Lingga.

Kepala BPBD Lingga menjelaskan, pihaknya bersama dengan Dinas Perkim Kabupaten Lingga telah melakukan peninjauan di Lokasi kejadian untuk melakukan perhitungan terhadap kerugian yang ditumbulkan dari insiden kebakaran.

“BPBD dan pihak Dinas Perkim sudah turun ke lokadi pasca kebakaran. Dari hasil perhitungan kami, kerugian yang dialami akibat insiden kebakaran ini mencapai hinggak 1 Milyar rupiah,” tutup Oktanius. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Insiden Kebakaran Di Kecamatan Senayang Akibatkan Kerugian Ratusan Juta pertama kali tampil pada Kepri.

Lapor Pak Wali, Drainase di Batuaji Dipenuhi Sampah Usai Banjir

0

Kelakuan manusia membuang sampah di sungai. 

(f. Eusebisius / Batam Pos)batampos – Usai banjir yang sempat melanda wilayah Batuaji, kondisi drainase di sejumlah titik kini dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga. Pemandangan ini terlihat jelas di sepanjang drainase induk sekitar Simpang Taman Makam Pahlawan Bulan Gebang, Batuaji, Batam.

Drainase di kedua sisi jalan utama kawasan tersebut tampak sesak oleh berbagai jenis sampah. Sampah-sampah itu menumpuk di bibir gorong-gorong dan tersangkut pada instalasi pipa maupun kabel yang melintang di dalam drainase, sehingga menghambat aliran air.

Jenis sampah yang paling mendominasi adalah plastik, seperti botol minuman, bungkus makanan, hingga kantong plastik sekali pakai. Kondisi ini sangat memprihatinkan karena tumpukan sampah yang menyumbat drainase dapat memperparah potensi banjir saat hujan kembali turun.

Pengguna jalan menyayangkan kondisi ini. Mereka menilai tumpukan sampah yang tidak kunjung dibersihkan menjadi penyebab utama air tidak bisa mengalir dengan lancar.

Nggak cuma di jalan, di perumahan juga, bahkan di dalam drainase pun penuh dengan sampah,” ujar Imran, warga Batuaji.

Menurut warga, penumpukan sampah di dalam drainase tidak lepas dari kebiasaan membuang sampah sembarangan di lingkungan perumahan. Ketika tidak ada pengelolaan sampah yang baik, masyarakat akhirnya membuang ke luar, dan sampah pun berserakan hingga ke saluran air.

Kebayang bila hujan datang, ketika sampah dibuang ke sungai.
(f. Eusebius / Batam Pos)

Persoalan ini dinilai sangat serius oleh warga sekitar. Jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin banjir yang lebih parah bisa terjadi sewaktu-waktu. Terlebih saat musim hujan, air dari hulu akan terus mengalir tanpa bisa ditampung oleh drainase yang tersumbat.

Selain masalah sampah, warga juga menyoroti keberadaan instalasi kabel dan jaringan pipa di dalam drainase. Instalasi tersebut tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga mempersempit ruang aliran air dan memicu penyumbatan di beberapa titik.

“Kami minta ada penertiban dan penataan ulang instalasi pipa serta kabel. Jangan sampai saluran air justru berubah fungsi dan jadi sumber masalah,” kata Arman, warga lainnya yang ditemui di lokasi.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk membersihkan dan menata ulang sistem drainase, termasuk mengatur kembali instalasi jaringan utilitas. Mereka juga meminta adanya edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Lapor Pak Wali, Drainase di Batuaji Dipenuhi Sampah Usai Banjir pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Kezia Baloi Desak Normalisasi Sungai Baloi yang Ditimbun

0
Segitu tuh, aliran sungai yang ditimbun.
(istimewa)

batampos – Warga Perumahan Kezia Baloi, Lubukbaja, mendesak kepastian normalisasi atas dugaan penimbunan aliran Sungai Baloi yang dinilai telah merusak lingkungan dan memicu ancaman banjir.

“Sudah dua pekan berlalu sejak kasus ini mencuat, namun warga belum mendapat kejelasan kapan proses normalisasi sungai akan dimulai,” kata Ketua RT05/RW08 Perumahan Kezia Baloi Indah, Ade, Kamis (10/4).

Ia menyampaikan, kondisi di lapangan semakin mengkhawatirkan, terutama saat hujan deras mengguyur Batam selama dua hari berturut-turut. Air sungai meluap hingga ke permukiman, padahal sebelumnya kawasan tersebut tidak pernah terdampak banjir.

“Sudah dua minggu warga menunggu dan butuh kepastian hukum. Warga tetap mendukung proses hukum yang berjalan, tapi saat ini air sudah mulai naik di belakang perumahan. Ini yang sangat kami khawatirkan,” katanya.

Menurut penuturan Ade, sebelum ditimbun, lebar Sungai Baloi mencapai 35 meter. Kini, sisa aliran sungai hanya sekitar 5 meter dan berubah fungsi menjadi drainase kecil. Penimbunan tersebut, kata warga, dilakukan secara masif dan menggunakan alat berat milik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam.

Kecurigaan warga muncul saat melihat alat berat dinas berada di lokasi. Awalnya, warga mengira proyek tersebut merupakan bagian dari program normalisasi sungai. Namun, belakangan diketahui bahwa alat tersebut digunakan untuk penimbunan aliran sungai demi kepentingan pembangunan jalan.

“Karena alatnya dari dinas, kami pikir sedang ada pengerjaan normalisasi. Tapi kenyataannya, justru rumah-rumah di pinggir sungai kebanjiran. Ini belum pernah terjadi sebelumnya,” jelas Ade.

Keresahan warga semakin memuncak ketika sejumlah pejabat pemerintahan datang ke lokasi dan menunjukkan Peta Lokasi (PL) yang mengindikasikan rencana pembangunan jalan di atas lahan sungai yang telah ditimbun.

“Dari situ semuanya terbongkar. Ternyata penimbunan ini bukan untuk normalisasi, tapi untuk membangun jalan. Alat milik dinas digunakan bukan sesuai peruntukannya,” ujar Ade.

Kasus ini mendapat perhatian publik setelah viral di media sosial. Ditreskrimsus Polda Kepri pun turun tangan dan langsung melakukan penyelidikan. Sejumlah langkah cepat telah dilakukan, termasuk penghentian aktivitas penimbunan serta penarikan alat berat milik DBMSDA dari lokasi.

“Harapan kami cuma satu: sungai ini dikembalikan seperti semula agar kami bisa hidup tenang lagi,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

 

Artikel Warga Kezia Baloi Desak Normalisasi Sungai Baloi yang Ditimbun pertama kali tampil pada Metropolis.

Hari ke-5, Basarnas Fokus Sebar Informasi ke Kapal Melintas dan Koordinasi dengan SAR Malaysia-Singapura

0
Tim SAR mencari korban tenggelam.

batampos – Memasuki hari kelima pencarian Willy Pakpahan, 28, pemancing asal Lubuk Baja, Kota Batam, yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari speedboat di perairan sekitar Pulau Belakang Padang, upaya pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Hingga Kamis (10/4), korban belum juga ditemukan.

Kepala Basarnas Kepri, Fazzli, melalui Kepala Pos SAR Batam, Dedius, mengatakan bahwa pencarian akan terus dilanjutkan hingga hari ketujuh, sesuai dengan prosedur operasi SAR.

Saat ini, fokus utama pencarian adalah penyebaran informasi ke kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian, serta memperkuat koordinasi lintas negara dengan pihak SAR Malaysia dan Singapura.

“Operasi masih berlanjut hingga hari ketujuh. Kami fokus pada penyebaran informasi melalui siaran (broadcast) ke kapal-kapal yang melintas di wilayah perairan tersebut. Selain itu, kami juga terus berkoordinasi dengan SAR Malaysia dan Singapura, mengingat kemungkinan korban terbawa arus ke wilayah perairan negara tetangga,” ujar Dedius, Kamis (10/4).

Ia menambahkan, langkah ini diambil karena wilayah pencarian berada di jalur pelayaran internasional dan arus laut yang cukup kuat dapat menyeret korban hingga ke perairan luar negeri. Koordinasi lintas negara dilakukan untuk memperluas jangkauan pengawasan, terutama pada kapal-kapal kargo, nelayan, dan feri lintas batas yang berpotensi melintas di sekitar lokasi kejadian.

Selain penyebaran informasi, tim SAR gabungan dari Basarnas, Ditpolairud Polda Kepri, serta instansi terkait lainnya, juga masih melakukan penyisiran di perairan barat Pulau Batam. Area pencarian diperluas hingga 2 sampai 3 mil laut dari titik lokasi awal jatuhnya korban, menyesuaikan arah angin dan arus laut.

“Untuk hari ini, pencarian difokuskan ke arah utara dan selatan dari titik korban jatuh. Cuaca cukup mendukung dan sejauh ini tidak ada kendala teknis di lapangan,” tambah Dedius.

Diketahui, Willy Pakpahan dikabarkan terjatuh dari speedboat saat memancing di wilayah perairan Belakang Padang pada Rabu (2/4) sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelum berangkat, korban sempat berpamitan kepada istrinya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Hari ke-5, Basarnas Fokus Sebar Informasi ke Kapal Melintas dan Koordinasi dengan SAR Malaysia-Singapura pertama kali tampil pada Metropolis.

Jumlah Penumpang Udara Domestik di Batam Turun 16 Persen

0
Bandara hang Nadim, Batam.
(f. Putut Ariyo / Batam Pos)

batampos   – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat adanya penurunan jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Februari 2025. Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, mengungkapkan bahwa penurunan ini mencapai 16,11 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Pada Februari 2025, jumlah penumpang domestik yang datang dan berangkat melalui Bandara Hang Nadim tercatat sebanyak 275.519 orang. Angka ini menurun cukup signifikan dibandingkan Januari yang mencapai 328.430 orang,” ujar Eko, Kamis (10/4).

Eko menjelaskan, jumlah penumpang yang datang ke Batam sebanyak 135.758 orang, turun 17,80 persen dari Januari. Sedangkan penumpang yang berangkat dari Batam tercatat 139.761 orang, atau turun 14,40 persen.

Penurunan juga terjadi pada angkutan udara internasional. Jumlah penumpang internasional tercatat sebanyak 8.476 orang, turun 4,83 persen dibandingkan Januari. Rinciannya, penumpang datang sebanyak 3.912 orang dan berangkat 4.564 orang.

Kondisi serupa terjadi pada angkutan laut. Jumlah penumpang domestik melalui pelabuhan di Batam turun 19,23 persen, dari 353.128 orang pada Januari menjadi 285.210 orang pada Februari 2025.

“Penurunan paling dalam terjadi pada penumpang yang berangkat, yakni turun 25,57 persen,” jelas Eko.

Untuk angkutan laut internasional, jumlah penumpang juga turun 16,39 persen, dari 461.595 orang menjadi 385.935 orang. Meskipun begitu, secara tahunan, keberangkatan penumpang luar negeri mengalami kenaikan 2,69 persen dibandingkan Februari 2024.

Selain data penumpang, BPS Batam juga mencatat perkembangan volume barang. Untuk angkutan udara domestik, volume kargo yang dibongkar turun drastis 52,85 persen menjadi 1.209,53 ton. Namun, kargo yang dimuat naik 8,04 persen menjadi 643,46 ton.

Sebaliknya, pada angkutan laut, volume bongkar muat barang mengalami peningkatan. Barang yang dibongkar dari angkutan laut domestik naik 17,08 persen, dan dari angkutan laut internasional naik 25,54 persen dibandingkan Januari.

“Tren ini menunjukkan dinamika yang cukup fluktuatif antara pergerakan penumpang dan logistik di Batam. Kami terus memantau perkembangannya sebagai bahan evaluasi kebijakan sektor transportasi dan ekonomi,” tutup Eko. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Jumlah Penumpang Udara Domestik di Batam Turun 16 Persen pertama kali tampil pada Metropolis.

Lestarikan Budaya Melayu, ASN Wajib Kenakan Tanjak Setiap Jumat

0
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Pegawai laki-laki di lingkungan Pemko Tanjungpinang diwajibkan mengenakan tanjak bagi setiap hari Jumat. Kebijakan ini bertujuan untuk melestarikan budaya Melayu yang merupakan identitas kental masyarakat Tanjungpinang, sekaligus mendukung pelaku usaha tanjak.

Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk para pegawai dan ASN yang merasa bangga bisa berkontribusi dalam pelestarian budaya daerah.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan kebijakan baru yang mewajibkan seluruh pegawai di lingkungan Pemko Tanjungpinang untuk mengenakan tanjak setiap hari Jumat.

BACA JUGA: Kedatangan Bupati Dan Wakil Bupati Lingga Disambut dengan Penaburan Beras Kunyit dan Pemasangan Tanjak

Penggunaan tanjak atau ikat kepala khas pria Melayu, kata Lis sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya lokal yang perlu terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi muda.

“Tanjungpinang adalah kota yang memiliki akar budaya Melayu yang kuat. Lewat pemakaian tanjak ini, kami ingin menunjukkan identitas kita sekaligus mendorong rasa bangga terhadap budaya sendiri,” kata Lis, Rabu (9/4).

Wali Kota berharap kebijakan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi awal dari kesadaran kolektif untuk mencintai dan melestarikan budaya lokal di tengah arus modernisasi.

Diharapkan penggunaan tanjak tidak hanya berhenti di lingkungan pemerintah, tetapi juga dapat diterapkan di sekolah-sekolah dan lembaga lainnya untuk memperluas dampaknya.

“Pemko Tanjungpinang menunjukkan komitmennya dalam merawat budaya lokal di tengah arus modernisasi yang terus berkembang, sekaligus memajukan UMKM di Tanjungpinang,” tutup Lis.(*)

Reporter: yusnadi

Artikel Lestarikan Budaya Melayu, ASN Wajib Kenakan Tanjak Setiap Jumat pertama kali tampil pada Kepri.

Jaringan Ngebut Tanpa Putus, Trafik Data Indosat Melejit 21% Saat Lebaran 2025

0

batampos — Momen Lebaran 2025 kembali menunjukkan bagaimana teknologi menjadi bagian penting dalam silaturahmi masyarakat Indonesia. Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) mencatat lonjakan trafik data rata-rata sebesar 21% selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1446 H, khususnya di wilayah Jakarta Raya. Meski terjadi peningkatan tajam, layanan Indosat tetap berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

Kenaikan trafik data ini terutama dipicu oleh meningkatnya aktivitas digital masyarakat, seperti video call, mengirim ucapan Lebaran, hingga berbagi momen Idulfitri melalui platform media sosial. Aplikasi WhatsApp menjadi yang paling banyak digunakan, dengan lonjakan trafik mencapai 7%. Sementara itu, konsumsi data untuk aplikasi TikTok, YouTube, Instagram, dan Facebook meningkat hingga 9,2%.

“Idulfitri adalah momen yang sangat penting bagi pelanggan kami. Kami ingin memastikan bahwa di saat-saat penuh makna ini, mereka tetap bisa terhubung dengan lancar kepada keluarga dan orang terdekat, baik yang dekat maupun jauh,” ujar Steve Saerang, SVP – Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison.

 

Teknologi AI Jadi Senjata Utama Jaga Stabilitas Jaringan

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, Indosat mengandalkan sistem AI-driven automation atau otomatisasi jaringan berbasis kecerdasan buatan. Teknologi ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi kepadatan trafik serta mengatur distribusi kapasitas jaringan secara real-time, sehingga tetap stabil meski penggunaan meningkat drastis.

Indosat juga memperkuat jaringannya dengan menambah 90 base transceiver station (BTS) baru serta mengerahkan 11 Mobile BTS (MBTS) di titik-titik strategis Jakarta Raya. Beberapa titik padat seperti SCBD, Sudirman, Blok M, Monas, hingga Stasiun Gambir mendapatkan peningkatan kapasitas jaringan secara signifikan.

Hasilnya, tingkat keberhasilan koneksi atau success rate di wilayah Jakarta Raya mencapai 99,6%. Bahkan, kecepatan unduh (download speed) juga meningkat rata-rata sebesar 37% dibandingkan hari biasa.

 

Pemantauan 24 Jam dan Infrastruktur Fiber Optik Nasional

Indosat mengoperasikan Command Center selama 24 jam penuh sepanjang masa libur Lebaran. Pusat pemantauan ini dilengkapi dengan sistem analitik berbasis AI dan dioperasikan oleh tim teknis profesional yang siap merespons secara cepat jika terjadi gangguan di lapangan.

Infrastruktur jaringan yang kokoh juga menjadi kunci sukses. Indosat kini memiliki lebih dari 3.400 km jaringan fiber optik nasional dan hampir 3.700 km jaringan metro fiber optic yang tersebar di wilayah Jakarta Raya dan sekitarnya.

 

Tak Hanya di Jakarta, Jaringan Andal Juga di Titik-Titik Arus Mudik

Selain Jakarta, Indosat juga menjaga kualitas jaringan di sejumlah titik penting arus mudik seperti Tol Jakarta–Cikampek (rest area KM 19, 33, 57, dan 62), Pelabuhan Merak, Pantai Sambolo, AEON BSD, hingga Stasiun Bogor. Di lokasi-lokasi ini, tingkat keberhasilan koneksi tetap tinggi di angka 99,3%.

EVP – Head of Circle Jakarta Raya, Chandra Pradyot Singh menegaskan bahwa keberhasilan menjaga performa jaringan selama musim Lebaran merupakan buah dari persiapan matang dan kerja tim yang solid.

“Dengan dukungan teknologi canggih dan tim yang siaga 24 jam, kami dapat menyesuaikan kapasitas jaringan dengan cepat sesuai kebutuhan di lapangan. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk selalu hadir di saat yang paling dibutuhkan pelanggan,” ujar Chandra.

 

Indosat Pastikan: Lebaran Makin Dekat, Jaringan Tetap Kuat

Melalui langkah-langkah strategis, dukungan teknologi terkini, serta kerja keras tim teknis di lapangan, Indosat membuktikan bahwa momen spesial seperti Idulfitri bisa tetap dinikmati dengan jaringan yang cepat, stabil, dan tanpa hambatan. Komitmen ini menjadi bagian dari misi besar Indosat dalam menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia melalui konektivitas yang andal. (*)

Artikel Jaringan Ngebut Tanpa Putus, Trafik Data Indosat Melejit 21% Saat Lebaran 2025 pertama kali tampil pada News.

Kanwil Kemenkum Kepri Ikuti Apel Bersama Menko Bidang Hukum, Ham, Imigrasi Dan Pas

0
Kakanwil Kemenkum Kepri, Edison Manik dan jajaran saat mengikuti apel secara daring bersama Menko Bidang Hukum, Ham, Imigrasi Dan Pas. Rabu (9/4). F. Humas Kanwil Kemenkum Kepri untuk BATAM POS

batampos– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau (Kakanwil Kemenkum Kepri) Edison Manik bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum Hot Mulian Silitonga bersama jajarannya mengikuti secara daring Apel Bersama Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Apel tersebut juga diikuti oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum Zulhairi beserta jajaran Kanwil Kemenkum Kepri. Dalam kegiatan Apel Pagi Bersama ini turut hadir Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau Aris Munandar beserta jajaran dan perwakilan pegawai Kanwil Kementerian HAM Sumatera Utara.

BACA JUGA: Dituding Gelapkan Mobil, ASN Tanjungpinang Buat Laporan Polisi

Kakanwil Kemenkum Kepri, Edison Manik mengatakan bahwa menteri Koordinator mengajak seluruh pegawai dengan semangat kebersamaan sebagai pondasi dalam bekerja dengan profesionalisme, dedikasi, dan integritas.

“Tidak hanya untuk mencapai target kinerja, tetapi juga untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin transparan, responsif, dan berorientasi kepada kepentingan masyarakat,” kata Edison Manik, Rabu (9/4).

Menutup arahannya, kata Edison Menteri Koordinator mengajak seluruh jajaran untuk Bersama-sama memulai hari dengan hati yang bersih, semangat baru, dan tekad yang kuat.

“Hal ini tentunya untuk demi mewujudkan tujuan besar dan perjanjian kinerja yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Kanwil Kemenkum Kepri Ikuti Apel Bersama Menko Bidang Hukum, Ham, Imigrasi Dan Pas pertama kali tampil pada Kepri.

Proyek Pelebaran Jalan Cikitsu Molor, DPRD Batam Desak Pemko Segera Bertindak

0
Sejumlah kendaraan berjalan pelan menghindari jalan rusak dan berlubang di jalan dekat Simpang Cikitsu Batam Center, Minggu.F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Proyek pelebaran jalan simpang Cikitsu atau Jalan Raja M Saleh di Kota Batam hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan. Padahal, proyek ini dijadwalkan mulai dikerjakan sejak Februari 2025 lalu. Kondisi jalan yang rusak, licin, dan sempit kian membahayakan pengendara serta memicu kemacetan, terutama pada jam sibuk.

Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Suryanto, menyatakan kekecewaannya terhadap lambatnya pengerjaan proyek tersebut. Pihaknya telah beberapa bulan terakhir memantau langsung kondisi jalan di lapangan.

“Jalan berlubang, licin, dan sulit dilalui. Baik pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati,” ujar dia, Rabu (9/4).

Baca Juga: Proyek Pelebaran Jalan Simpang Cikitsu Tak Kunjung Rampung

Menurutnya, keterlambatan proyek ini tak bisa lagi ditoleransi karena menyangkut keselamatan pengguna jalan. Ia mendesak agar dinas terkait segera mempercepat realisasi proyek pelebaran yang sudah lama dinanti masyarakat.

“Kalau tidak segera dikerjakan, ini bisa memicu kecelakaan dan menambah titik kemacetan baru di Batam,” katanya.

Ia juga menyampaikan, beberapa tahapan awal proyek sebenarnya sudah dilakukan. Sejumlah pohon di sisi jalan telah ditebang dan para Pedagang Kaki Lima (PKL) telah ditertibkan sejak beberapa bulan lalu sebagai bagian dari persiapan proyek. Namun, hingga kini pengerjaan fisik jalan belum juga dimulai.

“Kami berharap Pemerintah Kota Batam bersama instansi terkait dapat segera menuntaskan kendala administratif atau teknis yang menjadi hambatan dalam pengerjaan proyek ini,” ujar Suryanto.

Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Wali Kota Batam yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyebut bahwa pihaknya akan segera mengecek kondisi dan progres proyek jalan Cikitsu. Ia mengaku belum mendapatkan laporan rinci terkait pengerjaan jalan tersebut.

Baca Juga: Ekspor Batam ke Amerika Serikat Tembus USD 658 Juta, Jadi Negara Tujuan Ekspor Terbesar Kedua

“Kami baru masuk (kerja). Kemarin, kan, kerja baru sebentar. Nanti saya cek,” ujarnya.

Ia mengatakan, secara prinsip, seluruh proyek fisik yang sudah direncanakan seharusnya tetap dilanjutkan. Namun, perlu ada evaluasi prioritas terkait proyek-proyek pembangunan di Batam, mengingat adanya kebijakan efisiensi anggaran.

“Saya harus cek mana yang urgent karena ada efisiensi,” katanya.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak lebih luas, mulai dari meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas hingga menurunnya mobilitas warga. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Proyek Pelebaran Jalan Cikitsu Molor, DPRD Batam Desak Pemko Segera Bertindak pertama kali tampil pada Metropolis.