Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2029

Anggota Komisi XI Minta Investor Tenang Terkait IHSG Anjlok Hingga 5 Persen

0
ILUSTRASI: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qodratullah meminta, para investor untuk tenang menghadapi penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi, pada perdagangan, Selasa (18/3). Selain itu, diminta juga untuk menghindari keputusan yang impulsif.

Sekretaris Fraksi PAN DPR ini mengingatkan, fluktuasi pasar adalah hal yang wajar sehingga penting untuk tidak membuat keputusan investasi yang hanya berdasarkan emosi sesaat.

“Tetap tenang dan hindari keputusan impulsif. Fluktuasi pasar adalah hal yang wajar. Penting untuk tidak membuat keputusan investasi berdasarkan emosi sesaat,” kata Najib, Selasa,(18/3).

Najib sapaan akrabnya menyarankan, para investor untuk kembali mengevaluasi portofolio investasi yang melantai. Najib mengatakan, pentingnya meninjau aset yang dimiliki dan memastikan portofolio guna meminimalkan risiko.

“Tinjau kembali aset yang dimiliki dan pastikan portofolio telah terdiversifikasi dengan baik untuk meminimalkan risiko,” jelas Najib.

Najib mengusulkan, para investor dapat fokus kepada fundamental perusahaan saat melakukan investasi. Najib menegaskan, pentingnya mempertimbangkan berinvestasi pada perusahaan dengan fundamental kuat karena cenderung lebih tahan terhadap gejolak pasar.

“Pertimbangkan untuk berinvestasi pada perusahaan dengan fundamental kuat yang cenderung lebih tahan terhadap gejolak pasar,” imbuh Najib.

Najib turut mendorong, upaya konsultasi dengan penasihat keuangan di tengah situasi seperti saat ini. Najib berharap, para investor dapat mendiskusikan urusan investasi dengan profesional yang berpengalaman untuk mendapatkan pandangan objektif.

“Terakhir, pantau perkembangan ekonomi dan kebijakan pemerintah. Tetap update dengan berita ekonomi dan kebijakan yang dapat mempengaruhi pasar untuk membuat keputusan yang lebih informasional,” beber Najib.

Dia pun yakin, dengan pendekatan yang bijak dan informasi yang tepat investor dapat menghadapi volatilitas pasar dengan lebih percaya diri dan meminimalkan potensi kerugian.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok dalam pada perdagangan hari ini, Selasa (18/3). Bursa Efek Indonesia bahkan sempat menghentikan perdagangan sementara atau trading halt jelang sesi I berakhir karena sudah anjlok lebih dari 5 persen.

Pada sesi II, IHSG perlahan bangkit. Per pukul 14.35 WIB, koreksi IHSG terpangkas menjadi 3,48 persen ke level 6.246,98. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Anggota Komisi XI Minta Investor Tenang Terkait IHSG Anjlok Hingga 5 Persen pertama kali tampil pada News.

Hindari Beli Tiket di Calo, dan Gunakan Operator Terpercaya

0
Kapolresta Barelang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu memberikan keterangan kepada media. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat mudik menggunakan kapal pada lebaran 2025 ini.

Ia meminta masyarakat membeli tiket secara resmi atau menghindari pembelian tiket dipercaloan.

“Imbauan kepada calon penumpang yang mudik lebaran ini untuk membeli tiket kapal di lokasi atau loket yang sudah terdaftar resmi,” ujarnya.

Heribertus menjelaskan sebelum membeli tiket, calon penumpang juga terlebih dahulu memastikan atau menggunakan operator yang dipercaya. Sehingga keamanan di dalam kapal tetap terjamin.

“Pilihlah operator pelayanan yang sudah dipercaya,” katanya.

Selain itu, masyarakat diminta tetap mematuhi peraturan petunjuk keselamatan pelayaran dan memastikan letak life jaket di kapal.

“Terus patuhi prosedur keselamatan, tetap ikuti instruksi nahkodan dan ABK kapal,” ungkapnya.

Selain itu, kata Heribertus, menjelang lebaran ini, pihaknya akan membangun posko pengamanan dan posko terpadu. Posko ini tersebar di objek vital dan tempat keramaian.

“Kita cek dulu lokasinya,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Hindari Beli Tiket di Calo, dan Gunakan Operator Terpercaya pertama kali tampil pada Metropolis.

Manfaatkan Libur Sekolah, Pemudik Pilih Pulang Kampung Lebih Awal

0
KM Bukit Raya sedang bersandar di Pelabuhan Tarempa. Hari ke 17 puasa, kondisi penumpang mengalami peningkatan. f.ihsan

batampos– Arus pergerakan penumpang kapal di Kabupaten Anambas mengalami peningkatan menjelang musim mudik lebaran 2025, Senin, (17/3).

Pantauan di Pelabuhan Tarempa, ratusan penumpang KM Bukit Raya memadati kapal hendak naik dan turun dari kapal.

Untuk jadwal kali ini, KM Bukit Raya akan berangkat menuju Natuna, Pontianak, Surabaya dan Tanjung Priok, Jakarta.

Sesekali terlihat juga penumpang berpamitan dengan keluarganya untuk berangkat ke daerah tujuan.

BACA JUGA: Liburkan Siswa 1-3 SD Selama Satu Bulan Penuh, Disdik Tekankan Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Membimbing Anak di Rumah

“Anak kebetulan libur sekolah lama ya, jadi kami putuskan berangkat sekarang ke Surabaya. Biar tak desak-desakan kalau waktunya mepet dengan lebaran,” ujar seorang penumpang, Alfian yang hendak ke Sidoarjo, Jawa Timur.

Alfian mengaku sudah 5 tahun tidak pulang ke kampung halamannya, tahun ini dirinya baru ada rezeki lebih untuk memboyong keluarga kecil menemui orang tuanya.

“Sekali berangkat mana cukup Rp 10 juta bang. Kan mau berbagi juga untuk saudara, ponakan. Makanya jauh-jauh hari saya tabung, alhamdulillah tahun ini terkumpul,” kata pria yang memiliki usaha rumah makan di Tarempa ini.

Ditempat terpisah, karyawan PT Pelni Anambas, Heri menegaskan untuk saat ini pergerakan penumpang mengalami peningkatan namun tidak signifikan.

“Penumpang belum ramai. Kalau tahun lalu, 15 hari puasa sudah mulai ramai,” ata Heri.

Ia memprediksi, lonjakan arus mudik baru akan terjadi pada trip selanjutnya tanggal 25 Maret 2025.

“Kemungkinan tanggal 25 Maret nanti, itu trip dari Kijang ke Anambas dan lanjut ke pulau. Di sana kemungkinan akan lebih ramai,” jelasnya.

Ia pun merinci jumlah penumpang yang naik atau berangkat dari Tarempa ada sebanyak 162 orang.

Sementara itu, jumlah penumpang yang turun di Tarempa dari Kijang ada sebanyak 290 orang.

Kemudian untuk penumpang lanjutan terhitung sebanyak 367 orang. “Untuk total penumpang di atas kapal 529 orang,” pungkasnya. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Manfaatkan Libur Sekolah, Pemudik Pilih Pulang Kampung Lebih Awal pertama kali tampil pada Kepri.

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Jelang Lebaran 

0
Warga menyerbu gerakan pangan murah yang berlangsung di lapangan Dishub Tanjungpinang, Selasa (18/3). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Warga Kota Tanjungpinang, Kepri menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di kawasan Bintan Center Tanjungpinang, pada Selasa (18/3). Para warga mulai datang silih berganti untuk belanja bahan pokok sejak dibukanya pasar tersebut pada pukul 08.00 WIB.

Kebanyak warga datang untuk membeli beras medium Bulog kemasan 5 kilogram seharga Rp58.000 hingga satu papan telur ayam ras seharga Rp48 ribu per papan.

“Harganya lebih rumah, telur ayam ras di pasaran biasanya dijual Rp5 ribu per papan atau selisih Rp2 ribu dibanding harga di pasar murah,” kata Syahrul, warga yang berbelanja bahan pokok di GPM tersebut.

BACA JUGA: Pemkab Anambas Gencar Lakukan Gerakan Pangan Murah, Harga Sembako Lebih Murah daripada di Pasar

Adapun beberapa komoditas pokok lainnya yang dijual di pasar murah tersebut, yakni minyak goreng Minyakita dijual Rp14 ribu per liter. Beras premium Rp65 per lima kilogram, tepung tulip Rp7.500 per kilogram, hingga daging beku Rp80 ribu per kilogram.

Sementara itu, Kepala DP3 Kota Tanjungpinang, Robert Lukman mengatakan GPM ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan oleh DP3 Tanjungpinang selama bulan Ramadan. Kata dia, GPM tersebut bekerjasama dengan Bank Indonesia sebagai sponsor, dan dilaksanakan selama dua hari.

“Jadi dari BI memberikan subsidi transportasi, sehingga harga jual di GPM lebih murah,” kata Robert.

Robert menerangkan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka menstabilkan harga di pasar Tanjungpinang, menjelang hari besar keagamaan yakni Ramadan dan Idul Fitri. Selain pelaksanaan GPM, menurutnya upaya memberikan pangan dengan harga yang lebih terjangkau memang cukup banyak dilakukan di Kota Tanjungpinang selama Bulan Ramadan.

Termasuk instansi vertikal yang sudah beberapa kali menggelar kegiatan Operasi Pasar. “Kita juga berpartisipasi disana, dan ini upaya pemerintah untuk memberikan komoditas pangan dengan harga terjangkau selama bulan Ramadan,” tambahnya.

Sehingga dengan upaya yang dilakukan ini, geliat ekonomi di Tanjungpinang bisa tetap bertumbuh dan bergerak kembali. Menurutnya, GPM kemungkinan juga masih akan digelar kembali, menyesuaikan kondisi pasar Tanjungpinang. Karena kuota subsidi dari APBD masih bisa dilaksanakan 3 sampai 4 kali lagi.

“Kalau memang nanti kita lihat gejolak di pasar setelah lebaran cukup tinggi, bisa kita lakukan lagi,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Jelang Lebaran  pertama kali tampil pada Kepri.

Dapat Upah Rp 1 Juta, Dua Kurir Bawa 10 Ekor Kura-Kura Divonis 3 Tahun

0
Frengky Pasaribu dan Ardi Wira divonis 3 tahun saat sidang putusan di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (18/3).

batampos – Hanya karena tergiur upah Rp 1 juta, dua pria yang sehari-hari bekerja sebagai kurir divonis 3 tahun penjara. Dimana keduanya yakni, Frengky Pasaribu dan Ardi Wira bertugas mengantar paket berisi 10 ekor kura-kura jenis Baning Coklat.

Vonis hukuman terhadap keduanya dijatuhi majelis hakim yang dipimpin Tiwik, didampingi hakim anggota Benny dan Fery Irawan dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (18/3). Dalam amar putusan, ditegaskan bahwa perbuataan kedua terdakwa telah sah dan menyakinkan bersalah, sebagaimana dakwaan jaksa. Perbuatan kedua terdakwa melanggar Pasal 21 Ayat (2) Huruf a Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Perbuataan terdakwa tak ada alasaan pemaaf dan pembenar, sehingga haruslah dihukum sesuai dengan perbuataanya,” kata hakim Tiwik.

Menurut Tiwik, perbuataan kedua terdakwa tidak mengikuti program pemerintah terkait hewan langka dan dilindungi. Sedangkan hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan bersikap sopan.

“Memperhatikan unsur pasal telah terpehubi, menjatuhkan pidana terhadap masing-masing terdakwa dengan 3 tahun penjara,” sebut Tiwik.

Tak hanya itu, para terdakwa juga dijatuhi denda Rp 4.3750.000, yang apabila tak dibayar maka diganti pidana 1 bulan.

“Jadi untuk hukumanmu, saya kurangi dari subsider denda, dari 6 bulan menjadi 1 bulan. Sedangkan pidana pokok tetap sama dengan tuntutan 3 tahun,” tegas Tiwik.

Atas putusan itu, kedua terdakwa pikir-pikir. Begitu juga dengan jaksa.

Diketahui, Frenky Pasaribu dan Ardi Wira ditangkap aparat kepolisian saat hendak mengantarkan paket berisi sepuluh ekor kura-kura darat jenis Baning Coklat (Manouria emys), satwa yang masuk daftar hewan dilindungi.

Keduanya diamankan pada 9 Oktober 2024 sekitar pukul 15.25 WIB di Kantor J&T Cargo Batam Kota, Ruko Grand California, Teluk Tering, Kota Batam, Kepulauan Riau. Polisi yang melakukan penangkapan adalah Aiptu Syamsuddin Hasibuan dan Brigadir Rahmat Iksan.

Menurut penyelidikan, sebelumnya kedua terdakwa bertemu seseorang berinisial B (DPO) di sebuah warung di Simpang Dam. B menawarkan pekerjaan untuk menjemput barang di bandara. Setelah menerima nomor kontak pemilik paket, mereka berkomunikasi dan sepakat untuk mengantarkan satwa tersebut dengan upah Rp1 juta.

Namun, pemilik satwa kemudian mengubah lokasi penjemputan ke kantor ekspedisi J&T Cargo Batam Kota. Saat kedua terdakwa mengambil peti kemas berisi kura-kura darat tersebut, polisi langsung menangkap mereka sebelum sempat mengantarkannya ke titik temu berikutnya, yaitu Bundaran Ocarina.

Bahwa berdasarkan pendapat ahli Sdr Yon Romby Sihotang menjelaskan sesuai dengan hasil identifikasi sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan Dan Satwa Yang Dilindungi merupakan kura kura darat jenis Baning Coklat (Manouria emys).Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa dan turunannya yang terakhir yaitu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan Dan Satwa Yang Dilindungi, mengandung maksud bahwa tumbuhan dan satwa adalah bagian dari sumber daya alam yang tidak ternilai harganya sehingga kelestariannya perlu dijaga melalui upaya pengawetan jenis dan berdasarkan hal tersebut diatas dan sebagai pelaksanaan Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2024 Tentang perubahan atas Undang- Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya, dipandang perlu untuk menetapkan peraturan tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa dengan Peraturan Pemerintah. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Dapat Upah Rp 1 Juta, Dua Kurir Bawa 10 Ekor Kura-Kura Divonis 3 Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

AHY Pimpin Rapat Penetapan Kawasan Transmigrasi Barelang, Warga Terima SHM

0
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudoyono didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyerahkan sertifikat tanah kepada warga tempang dikantor BP Batam, Selasa (18/3)). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah terus mengupayakan pengembangan kawasan transmigrasi di Batam, Rempang, dan Galang (Barelang) melalui sinergi antara pusat dan daerah.

Dalam Rapat Koordinasi Rencana Penetapan Kawasan Transmigrasi Barelang yang digelar di BP Batam, Selasa (18/3), sejumlah agenda strategis dibahas, termasuk penyerahan Sertifikat Hak Milik (SHM) bagi masyarakat Rempang yang telah menempati hunian baru.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang memimpin rapat tersebut menegaskan pentingnya integrasi kawasan serta kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

“Kita tahu bahwa pengembangan wilayah seperti ini harus dihadirkan dengan sinergi dan kolaborasi. Semua pihak harus terlibat agar program ini dapat berjalan dengan baik,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan langsung SHM kepada warga Rempang yang telah direlokasi ke hunian baru. Dari total 161 SHM yang telah diterbitkan, sebanyak 68 sertifikat diserahkan secara simbolis ke warga.

“Ini memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk mendukung program pemerintah,” katanya.

Menurutnya, kehadiran kawasan transmigrasi yang modern di Barelang diyakini dapat membuka peluang ekonomi baru, mendorong pertumbuhan industri, serta menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.

“Kita ingin Kepri semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, dan kesenjangan sosial semakin berkurang,” katanya.

Kepri sendiri memiliki posisi strategis secara geografis, dengan potensi sumber daya alam dan manusia yang besar. Namun, tantangan geografis juga menjadi perhatian karena sekitar 96 persen wilayah Kepri berupa perairan. Oleh karena itu, pengembangan konektivitas dan infrastruktur menjadi kunci dalam mendukung kawasan transmigrasi ini.

AHY menegaskan integrasi Batam, Bintan, serta kabupaten/kota lainnya di Kepri sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dibutuhkan pembangunan infrastruktur yang baik agar pengembangan sumber daya lokal bisa maksimal, didukung SDM yang unggul dan terampil,” katanya.

Program transmigrasi di Barelang sejatinya bukan hal baru. Pemerintah kini memastikan adanya kepastian hukum dan fasilitas yang lebih baik bagi masyarakat terdampak.

“Selama ini program ini masih tersendat karena berbagai kendala, termasuk kepastian lahan bagi masyarakat yang sudah direlokasi. Dengan sertifikat ini, kita pastikan bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk masyarakat,” kata AHY.

Selain itu, AHY menegaskan bahwa program ini berbeda dengan relokasi biasa. Jika relokasi hanya memindahkan masyarakat ke tempat baru, program transmigrasi ini mengembangkan kawasan secara terintegrasi, dengan dukungan infrastruktur dan bantuan ekonomi yang terencana.

“Tidak hanya sekadar memindahkan orang, tapi juga memastikan bahwa kawasan yang ditempati memiliki fasilitas, infrastruktur, dan peluang ekonomi yang memadai. Skema bantuan pun akan diberikan untuk memastikan keberlangsungan hidup masyarakat di tempat baru,” ujar AHY.

Keberlanjutan program ini juga menjadi perhatian utama pemerintah. Menurut dia, butuh waktu dan perencanaan matang agar kawasan transmigrasi Barelang benar-benar bisa berkembang sesuai harapan. Untuk itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat.

Dalam rapat tersebut, pemerintah juga membahas berbagai skema bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat. “Ada berbagai bentuk bantuan yang sedang kami rancang untuk memastikan masyarakat bisa beradaptasi dengan lingkungan baru mereka,” tambahnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel AHY Pimpin Rapat Penetapan Kawasan Transmigrasi Barelang, Warga Terima SHM pertama kali tampil pada Metropolis.

Kondisi Kantor Desa Kuala Raya Memprihatikan

0

batampos– Kondisi fisik bangunan Kantor Desa Kuala Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga sangat memperhatikan. Pasalnya, bangunan yang semestinya dalam kondisi kokoh, bagus dan nyaman sebagai tempat pelayanan bagi masyarakat saat dalam keadaan rusak parah.

Kondisi Kantor Desa Kuala Raya yang sudah tidak layak untuk digunakan sebagai tempat pelayanan publik, Senin (17/3). F. Vatawari/BATAM POS

Pantauan Batampos, terlihat kondisi fisik bangunan yang sudah tidak layak untuk digunakan sebagai tempat pelayanan publik, pelapon yang sudah bolong-bolong dengan rangka kayu yang sudah rapuh berpotensi mencelakakan kepada siapa saja yang berada di bawahnya.

Misran, yang merupakan Kepala Desa Kuala Raya mengatakan, dirinya sudah sering mengajukan untuk segala bentuk aset yang ada dikantor Desa agar sepenuhnya diserahkan ke pihak Desa agar mudah untuk dilakukan perbaikan atau renovasi.

BACA JUGA: Datangi Kantor Desa Lancang Kuning, Warga Pertanyakan Kejelasan Bantuan Sapi, Kelulut dan Kelapa

“Kami sudah beberapa kali meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lingga untuk pengelolaan Aset Kantor Desa agar sepenuhnya diserahkan kepada pihak Desa agar mempermudah kami melakukan renovasi jika terdapat kerusakan,” ujar Misran saat dikonfirmasi Batampos pada Senin (17/3).

Misran mengungkapkan, jika Aset Kantor Desa masih di kelola oleh Pemkab, saat terjadi kerusakan pada bangunan maupun aset yang lain pihak Desa harus menunggu anggaran untuk perbaikan.

“Jika pengelolaan sepenuhnya diberikan ke pihak Desa, seandainya nanti belum ada anggaran untuk perbaikan, saya yakin masyarakat masih mau bergotongroyong memperbaiki jika terjadi kerusakan dengan alat dan bahan seadanya. Namun, karena saat ini masih dikelola oleh Pemkab, yang terjadi adalah kondis bangunan saat ini sudah rusak parah,” ungkapnya.

Kades Kuala Raya menambahkan, sampai hari ini dari Pemkab Lingga belum ada tim yang datang untuk melakukan survei terhadap kondisi bangunan kantor Desa Kuala Raya yang masih menjadi tanggung jawab Pemkab.

“Saya mewakili masyarakat merasa sangat kecewa karena hingga detik ini, dari Pemkab Lingga belum ada yang turun untuk melakukan survei terhadap bangunan Kantor Desa kami. Saya tidak tau apakah hal ini tidak pernah disampaikan oleh pihak kecamatan atau bagaimana, yang pasti mulai dari 2021 hingga 2025 saya sudah sering mengajukan usulan, namun belum ada titik terangnya,” tambah Misran.

Dengan kondisi kantor yang seperti ini memberikan dampak bagi pelayanan di Kantor Desa Kuala Raya. Rasa cemas akan keselamatan bagi petugas yang bekerja di kantor Desa maupun masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan selalu terlintas di benak mereka.

Harapannya, agar Pemkab Lingga segera menindaklanjuti untuk melakukan perbaikan terhadap bangunan Kantor Desa Kuala Raya yang sudah tidak layak untuk digunakan. Jika memang belum ada anggaran atau belum di anggarkan, kami berharap untuk pengelolaan aset sepenuhnya diserahkan ke pihak Desa agar pihak Desa bersama masyarakat dapat memperbaiki dengan alat dan bahan seadanya. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Kondisi Kantor Desa Kuala Raya Memprihatikan pertama kali tampil pada Kepri.

Senjata Oknum TNI yang Diduga Dipakai Menembak 3 Polisi di Lampung Ditelusuri

0
Video viral diduga Kopka Basar pamer senjata api. (Platform X).

batampos – Tiga petugas polisi gugur saat menggerebek arena judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Tiga polisi yang tewas itu diduga ditembak oleh oknum anggota TNI yakni Peltu Lubis dan Kopka Basar yang kini sudah ditangkap.

Di media sosial (medsos), sempat ramai dan viral dengan beredarnya foto dan video Kopka Basar sedang pamer senjata. Dalam video yang viral tersebut, dinarasikan Kopka Basar sedang pamer menembak dengan mengacungkan senjata.

Video tersebut yang kemudian viral langsung saja mendapatkan reaksi dari masyarakat, dari netizen. Mengecam? Sudah pasti, sebab saat ini nama institusi TNI memang sedang jadi sorotan imbas upaya revisi Undang-undang TNI yang disinyalir berpotensi mengembalikan Dwifungsi TNI.

Dalam video viral diduga Kopka Basar pamer senjata, terpampang jelas dirinya menggunakan senjata api yang semestinya tidak bisa dimiliki sipil. Kecuali, memang dirinya ditugaskan atau diizinkan khusus membawa senjata tersebut.

Akun X Random Warfare Worldwide mengulas spesifikasi senjata tersebut. Akun X tersebut memang diketahui punya spesialisasi khusus dalam membahas hal-hal terkait dunia militer, persenjataan dan alutsista.

Dalam ulasannya, akun X @RWWReborn mengungkapkan, senjata api berupa pistol yang dipamerkan oleh diduga Kopka Basar bukanlah senjata sembarangan. Namun masih belum diketahui pasti, apakah senjata api yang dipamerkan itu merupakan senjata api yang sama yang digunakan untuk menembak tiga polisi saat penggerebekan tempat judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung.

Dijelaskan bahwa senjata api tersebut merupakan pistol bikinan PT Pindad. Dari gambar memang terlihat sama persis, senjata yang dipegang oleh pria diduga Kopka Basar dalam video viral.

Dijelaskan bahwa senjata api tersebut adalah Pindad G2 Combat kaliber 9×19 mm. Pistol tersebut merupakan pistol dinas yang digunakan di beberapa kesatuan TNI. Dikatakan bahwa jenis tersebut tidak bisa dimiliki oleh sipil.

“Memang ada beberapa pistol yang bisa dimiliki dan dibeli sipil secara legal, termasuk yang kalibernya 9x19mm, tapi seingat saya G2 Combat ini military-only,” catat akun @RWWReborn.

Banyak netizen mempertanyakan, apakah sekelas TNI berpangkat Kopral memang dibekali senjata api dalam tugas dinasnya? Akun X tersebut memberikan analisanya.

“Bisa jika memang ada tugas yang mengharuskan dia untuk membawa senjata api, di kepolisian pun seperti itu,” lanjut akun X @RWWReborn menjawab pertanyaan netizen.

Ketiga polisi yang tewas saat menggerebek arena judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung diketahui memiliki luka tembak di kepala. Ketiga polisi tersebut adalah Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, serta Bripda M. Ghalib Surya Ganta.

Senjata api Pindad G2 Combat kaliber 9×19 mm, diduga merupakan senjata yang sama yang dipamerkan Kopka Basar di video viral. (X/@RWWReborn).

Netizen juga mempertanyakan, seberapa radius tembak pistol tersebut untuk bisa akurat mengenai kepala? Akun X tersebut juga memberikan analisanya.

“Menembak dengan pistol dan kena kepala semua itu sangat amat sulit, kecuali jaraknya <10 meter… atau orangnya sangat terlatih. Lebih mudah dilakukan dengan senapan laras panjang,” terang akun X @RWWReborn. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Senjata Oknum TNI yang Diduga Dipakai Menembak 3 Polisi di Lampung Ditelusuri pertama kali tampil pada News.

Warga Batam Kesulitan Tukarkan Pecahan Uang Baru, Kuota Aplikasi Pintar BI Sering Penuh

0
Warga melakukan penukaran uang kertas baru di mobil layanan kas Keliling Bank Indonesia perwakilan Kepri di bundaran dekat Masjid Agung Batam Center, Selasa (4/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Menjelang Lebaran, sejumlah warga Batam kewalahan mencari pecahan uang baru untuk kebutuhan THR. Kesulitan semakin terasa karena kuota pendaftaran melalui aplikasi resmi kerap habis.

Dengan tingginya permintaan dan terbatasnya kuota resmi, tak sedikit warga yang akhirnya memilih jalur alternatif melalui jasa penukaran berbayar demi mendapatkan uang baru untuk Lebaran.

Banyak warga yang mencoba mendaftar melalui aplikasi PINTAR, namun ketersediaan kuota menjadi kendala utama.

Salah satunya Deby, warga Batam Center, yang telah beberapa kali mencoba tanpa hasil.

“Mendaftar kuota penuh terus,” keluhnya.

Di tengah kesulitan ini, jasa penukaran uang baru marak bermunculan, terutama di marketplace daring. Namun, harga yang ditawarkan cukup tinggi, dengan biaya administrasi Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per Rp 100.000 yang ditukar.

“Katanya penukaran dibatasi, tapi anehnya banyak yang membuka jasa penukaran uang baru dalam jumlah banyak,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Tika yang harus berkeliling beberapa bank untuk mendapatkan pecahan baru. Ia mendapatkan beberapa jumlah pecahan baru, meski tidak mendapatkan sesuai keinginan.

“Cuma bisa dapat Rp 1 juta, itu karena pecahan uang baru yang saya inginkan sudah habis,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Rony Widijarto, memastikan bahwa stok uang pecahan baru masih tersedia. “Penukaran uang masih berlangsung hingga 27 Maret,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat wajib mendaftar melalui aplikasi PINTAR, yang memiliki kuota terbatas per sesi. Setiap warga hanya bisa menukar maksimal Rp 4,3 juta, mencakup berbagai pecahan uang. “Untuk penukaran uang wajib lewat aplikasi pintar. Memang untuk kuota pendafatan terbatas,” sebutnya.

Setiap masyarakat hanya bisa menukar uang maksimal Rp 4,3 juta.terdiri dari semua jenis mata uang yang diinginkan.

“Selama ketersediaan pecahan baru lengkap, maka bisa ditukar, dengan batas maksimal ornukaran Rp 4,3 juta,” sebutnya.

Tak hanya itu, ia menjelaskan bahwa pendaftaran di aplikasi pintar di buka persesi.

Karena itu masyarakat yang belum bisa mendaftar diharapkan untuk proaktif mendaftar.

“Pendaftaran dibuka setiap minggu tergantung wilayah penukarannya,” sebutnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Warga Batam Kesulitan Tukarkan Pecahan Uang Baru, Kuota Aplikasi Pintar BI Sering Penuh pertama kali tampil pada Metropolis.

Aniaya ART, Nurmadiyah Divonis 2 Bulan

0
Nurmadiah saat sidang di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (18/3). Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Nurmadiyah, seorang majikan menjadi terdakwa atas kasus kekerasan terhadap asisten rumah tangganya (ART).
Atas perbuataanya itu, Nurmadiyah dijatuhi pidana 2 bulan penjara.

Vonis terhadap Nurmadiyah dibacakan majelis hakim yang dipimpin Yuanne di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (18/3). Dalam amar putusan, dijelaskan bahwa perbuataan Nurmadiyah tak ada alasaan pemaaf dan pembenar. Karena telah melakukan kekerasan terhadap korban yang merupakan ARTnya. Perbuataan terdakwa menyebabkan luka di beberapa bagian wajah dan tubuh korban.

“Terdakwa haruslah dihukum sesuai dengan perbuataanya,” kata Yuanne.

Menurut dia, hal memberatkan perbuataan terdakwa karena telah melakukan kekerasan terhadap ART. Hal meringankan terdakwa belum pernah dihukum dan berjanji tak akan mengulangi.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan dua bulan penjara,” sebut hakim.

Atas putusan itu, terdakwa kemudian berkonsultasi dengan penasehat hukumnya. Yang kemudian menyatakan menerima

“Kami terima yang mulia,” sebut PH terdakwa. Begitu juga dengan JPU yang menerima.

Sebelumnya, Mardiyah dituntut 3 bulan penjara karena telah melakukan penganiayaan terhadap ART yang telah bekerja 8 bulan dengannya.

Kekerasan itu terjadi pada bulan Mei 2024, usai korban menginjak mainan anak terdakwa. Tak hanya melakukan kekerasan dengan mencakar wajah korban, terdakwa juga mengeluarkan kata-kata kasar terhadap korban. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Aniaya ART, Nurmadiyah Divonis 2 Bulan pertama kali tampil pada Metropolis.