Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2033

Jefri Loncat dari Jembatan 1 Barelang, Begini Nasibnya

0

batampos– Seorang pria bernama Jefri Siburian (27) nekat melompat dari atas Jembatan 1 Barelang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, pada Selasa (18/3/2024) sekitar pukul 23.00 WIB. Beruntung, ia berhasil diselamatkan oleh warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Menurut saksi mata bernama Murat, Jefri datang ke jembatan dengan menggunakan sepeda motor. Sesampainya di atas jembatan, ia langsung melompat ke bawah, meninggalkan sepeda motornya begitu saja. Kejadian ini sontak membuat warga yang berada di sekitar lokasi terkejut.

Warga yang menyaksikan aksi nekat tersebut segera berusaha menolong korban. Beberapa di antaranya turun ke bawah jembatan untuk memastikan kondisi Jefri. Berkat kesigapan mereka, Jefri berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat meskipun sempat mengalami shock akibat insiden tersebut.

BACA JUGA: Pria yang Loncat dari Jembatan Barelang Ditemukan Tewas di Pulau Buluh

Pihak kepolisian yang menerima laporan segera datang ke lokasi. Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Aris, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Korban berhasil diselamatkan oleh warga di sekitar jembatan dan sudah diserahkan kembali ke keluarganya,” ujar Iptu Aris.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti alasan di balik tindakan nekat Jefri. Pihak kepolisian masih mendalami motif di balik upaya percobaan bunuh diri tersebut. Sementara itu, pihak keluarga juga telah dimintai keterangan terkait kondisi mental dan permasalahan yang mungkin sedang dihadapi korban.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, turut angkat bicara mengenai insiden ini. Ia kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengambil langkah ekstrem seperti bunuh diri ketika menghadapi masalah. “Setiap persoalan hidup pasti ada solusinya. Jika kita tegar dan berusaha mencari jalan keluar, pasti ada harapan. Jangan sia-siakan hidup dengan cara seperti ini,” tegasnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Jefri Loncat dari Jembatan 1 Barelang, Begini Nasibnya pertama kali tampil pada Metropolis.

BPD HIPMI Kepri Segera Gelar Musda, Mencari Pemimpin Baru Bertaraf Internasional yang Cerdas dan Tangguh

0
Ketua Steering Committee (SC) Dr. Rachmad Chartady, didampingi Dwi Eko Pramono sebagai Ketua Organizing Committee (OC) dan Sudjiman anggota OC saat memberikan keterangan kepada pers terkait Musda BPD HIPMI Kepri. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Kepri akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) VII, pada 26 April 2025. Musda yang mengambil tema “Optimalisasi Pengusaha Muda Daerah Menuju Indonesia Emas 2045” ini menjadi langkah penting dalam memastikan regenerasi kepemimpinan yang solid, serta memperkuat jaringan pengusaha muda di Kepri ini sejajar dengan pengusaha bertaraf nasional hingga internasional.

Ketua Steering Committee (SC) Dr. Rachmad Chartady, didampingi Dwi Eko Pramono sebagai Ketua Organizing Committee (OC) dan Sudjiman anggota OC mengatakan, pelaksanaan Musda kali ini dapat menjadi momentum untuk memilih ketua baru sekaligus menghimpun anggota baru. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya melakukan pembenahan organisasi agar HIPMI Provinsi Kepri dapat berfungsi lebih baik lagi di masa depan.

“Dalam Musda HIPMI ini nantinya kita mencari ketua baru serta menghimpun anggota baru. Juga akan kita benahi organisasi ini agar lebih baik lagi ke depannya, selain itu diharapakan HIPMI Kepri bisa melahirkan pemimpin yang mampu membawa pengusaha Kepri sejajar dengan pengusaha bertaraf nasional hingga internasional,” kata Ketua Steering Committee (SC) Dr. Rachmad Chartady.

“Di era menuju Indonesia emas 2045 sekarang ini pengusaha harus cerdas dan tangguh menentukan langkah untuk mempertahankan dan memajukan bisnisnya. Tidak hanya itu, HIPMI Kepri ingin menjadi bagian yang bisa menginspirasi masyarakat khususnya pengusaha muda agar menjadi garda terdepan dalam menuju Indonesia emas 2045,” ucap Rachmad menambahkan.

Rachmad menjelaskan, adapun syarat umum Bakal Calon Ketua Umum HIPMI Kepri antara lain memiliki KTA HIPMI dimana data tersebut sudah masuk database nasional dengan aplikasi HIPMIGO, surat pencalonan sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Kepri, surat pernyataan setia kepada cita-cita, usaha dan tujuan HIPMI, surat pernyataan mematuhi norma, etika dan disiplin organisasi.

Selanjutnya, surat pernyataan tidak dalam keadaan terpidana atau dinyatakan pailit oleh keputusan pengadilan, surat Keterangan telah memenuhi kewajiban membayar uang pangkal/ iuran keanggotaan dari BPD HIPMI KEPRI, surat keterangan pernah atau sedang menjadi fungsionaris di Badan Pengurus Daerah Periode 2021-2024 dan pernah atau sedang menjadi fungsionaris di badan pengurus cabang serta telah menjadi anggota aktif HIPMI lebih dari tiga tahun satu periode kepengurusan.

“Syarat Khusus untuk Bakal Calon Ketua Umum harus mendapatkan surat rekomendasi minimal dua rekomendasi dari Badan Pengurus Cabang (BPC),” jelasnya.

Syarat lainnya yang mutlak, lanjut Rachmad, yaitu usia tidak lebih dari 41 tahun pada saat Musda yakni lampirkan identitas diri KTP dan Akte Lahir, sudah mengikuti DIKLATDA BPD HIPMI KEPRI atau DIKLATDA dari daerah lain seperti lampirkan sertifikat ditambah dokumentasi, pas photo warna 4×6 sebanyak dua lembar dengan latar merah dan pakai jas.

“Melampirkan CV, membayar biaya pendaftaran bakal caketum senilai Rp250 juta melalui setor tunai/ cash ke Sekretariat BPD HIPMI KEPRI. Jadi pembayarannya secara bertahap, saat pendaftaran menyetor sebesar Rp150 juta, sisanya pas pengembalian fomulir Rp100 juta,” terangnya.

Semua persyaratan Bakal Calon Ketua Umum HIPMI Kepri diserahkan kepada SC Musda VII BPD HIPMI KEPRI paling lambat tanggal 27 Maret 2025.

Masih kata Rachmad, Musda VII BPD HIPMI Provinsi Kepri akan dihadiri oleh 7 Kabupaten/Kota BPC HIPMI. Sebagai persyaratan untuk memilih dan mendapatkan hak suara dalam MUSDA, BPC harus memiliki SK masih aktif, telah telah melaksanakan Diklatcab, Rakercab, Forbis dan persyaratan lainnya di daerah kota atau kabupaten masing-masing.

“Hingga saat ini sudah ada tiga calon yang muncul dan menyatakan diri siap menjadi Ketum HIPMI Kepri. Kami berharap, Ketua yang terpilih nantinya mampu berkolaborasi dalam hal program maupun jaringan. Pengusaha Kepri mampu dibawa ke level nasional dan ada langkah konkret yang bisa go internasional,” harap Rachmad.

Sementara, Ketua Organizer Committee Dwi Eko Pramono MUSDA ke VII HIPMI Provinsi Kepri menyampaikan tahapan-tahapan menuju Musda VII BPD HIPMI Provinsi Kepri, di antaranya, pada 14 Februari 2025, sudah dibentuk panitia. Kemudian, persiapan Musda pada 15 Februari, lalu, pengumuman tahapan Musda pada 18 Maret 2025.

“Tahapan selanjutnya pengambilan formulir dari pada 20-24 Maret bertempat di Sekretariat BPD HIPMI Kepri. Kemudian pada 25-27 Maret pengembalian formulir di Sekretariat. Dilanjutkan dengan verifikasi berkas dan penetapan Balon Caketum sekaligus nomor urut pada 28 Maret. Untuk lokasi pelaksanaan di Raddisson atau JW Marriot pada 26 april 2025,” jelas Eko.

Eko menambahkan, pada Musda nanti, Ketua Umum Sari Dwi akan menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama mengemban sebagai Ketua Umum HIPMI Kepri.

“Kami berharap, akan lahir ketua umum baru yang mempunyai visi lebih maju. Mampu berkolaborasi dengan stekholder daerah dan para pemangku jabatan, sehingga cita-cita HIPMI Kepri bisa sejalan dengan pusat, dan Kepri mampu memberikan sumbangsih yang nyata,” tutup Dwi Eko Pramono.

Selain itu, Eko menambahkan ketua yang akan terpilih nantinya dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di HIPMI dengan baik dan diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang tidak hanya memajukan organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi daerah. (*)

Artikel BPD HIPMI Kepri Segera Gelar Musda, Mencari Pemimpin Baru Bertaraf Internasional yang Cerdas dan Tangguh pertama kali tampil pada Kepri.

Nini Carlina Ingin Bersyiar Lewat Lagu, Rilis Single ‘Semesta Bersyukur’

0
Nini Carlina. (istimewa)

batampos – Penyanyi Nini Carlina ingin bersyiar lewat lagu. Sehingga Ramadan tahun ini, dia memutuskan kembali ke dunia musik dengan merilis lagu ‘Semesta Bersyukur’.

Menurut pengakuan Nini Carlina, sebenarnya ia sudah berniat untuk pensiun dari dunia musik sejak beberapa tahun belakangan setelah lebih dari tiga dekade barkarier.

Namun keinginan Nini Carlina sejak pandemi adalah melakukan syiar agama. ”Saya ingin bersyiar. Tapi kalau ceramah tidak cocok. Mungkin ini jalan syiar saya,” ungkapnya di bilangan Rawamangun Jakarta Timur, belum lama ini.

Baca juga: Teknologi AI Hadirkan Kembali Drama Televisi Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai

Namun perjalanan waktu ternyata mampu mengubah jalan pikirannya dan ini sebagai bagian dari dinamika perjalanan spiritualnya.

Dia pun terpikirkan untuk kembali merilis karya yang positif dan dampaknya dapat mengingatkan manusia akan Tuhan.

Single religi berjudul Semesta Bersyukur ciptaan Budie Noegroho dan dirilis di bawah label Positif Art Music.

Lagu tersebut mengajak para pendengar untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah dengan menjalani hidup, serta menjalani kehidupan dengan penuh
keikhlasan dan berserah diri kepada-Nya.

Nini Carlina memiliki keyakinan bahwa kehadirannya kembali di industri musik bukan suatu kebetulan belaka. Tapi sudah merupakan takdir yang ditetapkan Allah.

“Proses pembuatan lagu Semesta Bersyukur sangat cepat dan terasa begitu mengalir. Ini cara saya untuk kembali ke dunia musik sekaligus menjadikan lagu ini sebagai syiar dakwah,” paparnya.

Baca juga: Tingkatkan Kolagen, Brokoli Baik untuk Kesehatan Kulit

Nini Carlina berharap lagu Semesta Bersyukur yang dinyanyikannya dengan suara khas dan prima, bisa menjadi pengingat bagi banyak orang untuk senantiasa bersyukur dan
semakin mendekatkan diri kepada Allah, terutama di bulan suci Ramadan

Nini Carlina adalah penyanyi Indonesia yang dikenal dengan kemampuannya membawakan berbagai genre musik. Mulai dari pop, rock, hingga lagu-lagu bernuansa etnik, dan religi.

Dia mengawali karier di industri musik pada tahun 1992 lewat lagu Ganteng Pacarku. Namanya semakin dikenal lewat lagu-lagu hits seperti Aku Cinta Kamu (duet dengan Doel Sumbang, 1993), Kalau Bulan Bisa Ngomong (1993), Cintaku 1 Tok Til (1993), serta Bayangan (single rock, 1993).

Seiring perjalanan kariernya, Nini Carlina terus bereksplorasi dalam berbagai genre. Ia merilis lagu slow rock Ijinkan (1994), lagu etnik Bulan Andung-Andung (1997), serta Panah Asmara (2000).

Di era 2000-an, Nini Carlina tetap aktif dengan merilis Party on The Beach (bersama SMOOTHIES, 2004) dan kembali ke akar musik tradisional dengan Ojo Ngelu Mas (2023). (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Nini Carlina Ingin Bersyiar Lewat Lagu, Rilis Single ‘Semesta Bersyukur’ pertama kali tampil pada Lifestyle.

Honorer dan PPPK Bintan Bakal Terima THR, Besaran masih Dihitung

0
Sekda Bintan, Ronny Kartika. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menyatakan akan memberikan tunjangan hari raya (THR) untuk pegawai honorer dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

THR diberikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan membenarkan, Pemkab Bintan akan memberikan THR untuk pegawai honorer dan PPPK.

“Insha Allah, ada THR untuk honorer dan PPPK,” kata Roby singkat.

BACA JUGA: Kepri Buka 3 Posko Pengaduan THR Idul Fitri 2025, Perusahaan yang Ingkar Bakal Disanksi

Sekretaris Daerah (Sekda)  Bintan, Ronny Kartika menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan penghitungan alokasi anggaran untuk pembayaran THR bagi pegawai honorer dan PPPK.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa alokasi anggaran yang dibutuhkan sesuai kemampuan dengan keuangan daerah.

Lebih lanjut Ronny mengatakan, besaran THR yang akan diterima pegawai honorer dan PPPK belum dapat dipastikan.

Besaran THR yang diberikan untuk pegawai honorer dan PPPK bisa 50 persen, 75 persen, atau 100 persen.

“Besarannya masih dihitung karena harus menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Honorer dan PPPK Bintan Bakal Terima THR, Besaran masih Dihitung pertama kali tampil pada Kepri.

Pemerintah Pastikan Rempang Eco City Tetap Masuk Prioritas Nasional

0
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudoyono saat rapat di kantor BP Batam, Selasa (18/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Meski tidak tercantum dalam daftar 77 Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024-2029, pemerintah memastikan proyek Rempang Eco City tetap mendapat perhatian serius.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan pemerintah pusat masih terus mengawal proyek ini dan akan memberikan solusi bagi masyarakat terdampak.

“Kalau tidak ada perhatian dari pemerintah pusat, artinya diserahkan ke gubernur atau wali kota. Tetapi ini kami datang secara langsung untuk memberikan perhatian sekaligus mengidentifikasi apa saja yang masih perlu dilakukan,” katanya dalam kunjungannya ke Batam, Senin (18/3).

Baca Juga: Menko Agus Harimurti Yudhono Serahkan SHM Warga Terdampak Pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City

Ia mengaku, tantangan utama dalam pelaksanaan proyek ini adalah penolakan dari sebagian masyarakat Rempang yang masih enggan direlokasi. Meski demikian, ia memastikan pendekatan yang dilakukan pemerintah bukan cuma membangun infrastruktur pendukung, tetapi juga menghadirkan solusi sosial bagi warga yang terdampak.

Ia juga menekankan bahwa ada sebagian masyarakat yang sudah bersedia direlokasi secara sukarela dan telah memperoleh kepastian hukum berupa sertifikat tanah di lokasi baru.

“Saya dengar juga sudah sekian ratus orang yang menunjukkan harapan dan keinginannya untuk bisa berpindah,” ujar AHY.

Namun, proses ini tidak mudah dan membutuhkan waktu serta pendekatan yang tepat. “Kami ingin bersama-sama di sini untuk memastikan semuanya mendapatkan perlakuan dan perhatian yang baik,” lanjutnya.

Baca Juga: AHY Pimpin Rapat Penetapan Kawasan Transmigrasi Barelang, Warga Terima SHM

Sementara itu, Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyebut Rempang Eco City tetap masuk dalam daftar prioritas nasional. Ia telah mengonfirmasi hal ini langsung kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Menurutnya, penolakan masyarakat terjadi karena mereka belum merasakan manfaat proyek ini secara langsung. Iftitah menyoroti perbedaan antara konsep relokasi dan transmigrasi yang diterapkan dalam program ini.

“Kalau relokasi hanya memindahkan rumah tinggalnya saja, setelah itu terserah masing-masing. Sementara kalau transmigrasi sifatnya sukarela, ada pendampingan dari pemerintah pusat, ada insentif yang diberikan,” kata dia.

Untuk mendukung masyarakat yang menggantungkan hidup pada bermacan sektor, contohnya perikanan, pemerintah juga berencana menyediakan kapal dan membangun dermaga nelayan. “Kalau masyarakat ada yang senangnya melaut, akan kami siapkan kapal,” tambahnya.

Dari sisi anggaran, pemerintah telah menyiapkan dana untuk mendukung pembangunan perumahan bagi warga terdampak. Meskipun jumlah pastinya belum ditentukan, Kementerian Transmigrasi telah mengalokasikan hingga Rp70 miliar untuk pembangunan 400-500 rumah, di luar anggaran tambahan untuk fasilitas lainnya.

Saat ini, Kementerian Transmigrasi tengah berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memastikan dukungan lebih lanjut bagi nelayan yang terdampak proyek ini.

“Dana ini sebenarnya berasal dari kantong yang sama, yaitu pemerintah,” ujarnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pemerintah Pastikan Rempang Eco City Tetap Masuk Prioritas Nasional pertama kali tampil pada Metropolis.

Mayat di Perairan Batuampar Diduga Bernama Mutiara, Basarnas Belum Dapat Laporan

0
Sesosok mayat perempuan yang mengambang di perairan Batuampar.

batampos – Kasi Operasional Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Eryk Subiyantoro mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan orang kehilangan terkait mayat yang ditemukan di laut.

Untuk itu, ia belum bisa memastikan asal jasad wanita yang ditemukan di Perairan Tanjung Sengkuang, Batuampar.

“Laporan awalnya ini penemuan jenazah, bukan laporan korban hilang kontak. Jadi kami belum mengetahui lokasi pasti dan asal jenazahnya,” ujarnya, Selasa (18/3).

Baca Juga: Dapat Upah Rp 1 Juta, Dua Kurir Bawa 10 Ekor Kura-Kura Divonis 3 Tahun

Informasi yang beredar, jasad ini bernama Mutiara, warga Sukabumi, Jawa Barat. Wanita ini sempat dilaporkan hilang saat berada di Malaysia karena mengalami kecelakaan kapal.

“Jasad itu bisa saja terbawa arus. Tapi kita harus tau dulu pastinya tanggal kematian korban. Karena beda waktu bisa ganti arah arus laut,” kata Eryk.

Sementara Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri, AKBP Syaiful Badawi mengatakan pihaknya masih menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab pastinya korban meninggal dunia.

Baca Juga: Aniaya ART, Nurmadiyah Divonis 2 Bulan

“Masih visum,” ujarnya.

Ia mengaku belum mengetahui identitas korban. Sebab, saat ditemukan korban tidak mengantongi identitas, dan hanya mengenakan pakaian dalam.

“Kita tunggu hasilnya dulu,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Mayat di Perairan Batuampar Diduga Bernama Mutiara, Basarnas Belum Dapat Laporan pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Batam Diimbau Hindari Beli Tiket Lewat Calo

0
Personel Polsek KKP Batam melakukan patroli di konter dan agen-agen tiket kapal di Pelabuhan Domestik Sekupang. Foto: Polsek KKP untuk Batam Pos

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat mudik menggunakan kapal pada Lebaran 2025 ini.

Ia meminta masyarakat membeli tiket secara resmi atau menghindari pembelian tiket dipercaloan.

“Imbauan kepada calon penumpang yang mudik lebaran ini untuk membeli tiket kapal di lokasi atau loket yang sudah terdaftar resmi,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Batam Kesulitan Tukarkan Pecahan Uang Baru, Kuota Aplikasi Pintar BI Sering Penuh

Heribertus menjelaskan sebelum membeli tiket, calon penumpang juga terlebih dahulu memastikan atau menggunakan operator yang dipercaya. Sehingga keamanan di dalam kapal tetap terjamin.

“Pilihlah operator pelayanan yang sudah dipercaya,” katanya.

Selain itu, masyarakat diminta tetap mematuhi peraturan petunjuk keselamatan pelayaran dan memastikan letak life jaket di kapal.

Baca Juga: Harga Santan Tembus Rp55 Ribu per Kg, Pedagang dan Konsumen Tertekan

“Terus patuhi prosedur keselamatan, tetap ikuti instruksi nahkodan dan ABK kapal,” ungkapnya.

Selain itu, kata Heribertus, menjelang lebaran ini, pihaknya akan membangun posko pengamanan dan posko terpadu. Posko ini tersebar di objek vital dan tempat keramaian. “Kita cek dulu lokasinya,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

 

Artikel Warga Batam Diimbau Hindari Beli Tiket Lewat Calo pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Santan Tinggi Jelang Idul Fitri, Disperindag Tunggu Kebijakan Pembatasan Ekspor Kelapa Bulat

0
Pekerja kios santan di Jalan Kuantan Tanjungpinang saat mengupas kelapa bulat, Selasa (18/3). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Harga santan di sejumlah daerah di Provinsi Kepri, terutama di Kota Tanjungpinang masih tinggi, jelang lebaran Idul Fitri 2025. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pun masih menunggu kebijakan Pemerintah Pusat, untuk menekan harga santan.

Disperindag Provinsi Kepri sendiri, mengklaim telah meminta Pemerintah Pusat untuk melakukan pembatasan ekspor kelapa bulat, yang merupakan bahan baku pembuatan santan. Saat ini, permintaan tersebut masih dalam tahap pembahasan.

“Tapi masih dalam pembahasan di tingkat Kementerian. Semoga dalam waktu dekat ini, ada kebijakan yang memproteksi (harga) santan kelapa, agar terkendali,” kata Kepala Disperindag Kepri, Aries Fhariandi, Selasa (18/3).

BACA JUGA: Harga Santan Melejit Jadi Rp40 Ribu Per Kilo

Selain masalah ekspor, penyebab tingginya harga santan di Kepri disebut-sebut karena panen kelapa bulat yang terganggu. Kondisi terganggunya panen kelapa bulat tidak hanya terjadi di Kepri, melainkan juga terjadi di daerah lain seperti Riau dan Jambi.

Sehingga, jumlah produksi kelapa bulat pun menurun, hingga membuat harga santan ikut tidak terkendali. Terlebih lagi, permintaan kelapa bulat yang sangat tinggi, memang tidak sebanding dengan penyuplaian bahan baku santan tersebut.

“Ini terjadi di beberapa daerah di kuar Kepri, memang (produksi) sedang mengalami penurunan. Permintaan tinggi, kelapa berkurang suplainya,” tambahnya.

Untuk di Tanjungpinang, harga santan kian meroket dari yang sebelumnya Rp20 ribu per kilogram, kini telah menyentuh ke angka Rp40 ribu. Tingginya harga santan di Pinang sudah terjadi sejak beberapa pekan jelang bulan Ramadan 2025.

“Kan awalnya Rp20 ribu, naik menjadi Rp35 ribu. Sekarang Rp40 ribu per kilogram, mulai naik Rp40 ribu ini sejak seminggu jelang puasa,” kata Bambang, pemilik kios santan di Jalan Kuantan.

Menaikan harga santan dipicu oleh faktor ekspor kelapa bulat, hingga tingginya harga kelapa tua tersebut. Saat ini, per biji kelapa bulat dijual dengan harga Rp8 ribu hingga Rp9 ribu per biji.

“Kalau dari kita ya faktor ekspor. Kalau tidak ikut persaingan harga, kita tidak dapat barang (kelapa). Kalau dulukan harga kelapa tidak sampai Rp5 ribu,” pungkasnya.
(*)

Reporter: M Ismail

Artikel Harga Santan Tinggi Jelang Idul Fitri, Disperindag Tunggu Kebijakan Pembatasan Ekspor Kelapa Bulat pertama kali tampil pada Kepri.

Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun Kini Memiliki Workshop Baru

0
Kakanwil Dirjen Pemasyaratan Kepri Aris Munandar, Manager UBP Kepri PLN Indonesia Power Andi Taufik Saputra, Bupati Karimun Iskandarsyah dan Plt Karutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun Candra Putra Irawansyah saat meninjau workshop FABE yang ada di Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun.f.TRI HARYONO/BATAMPOS

batampos– Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun, kini memiliki workshop Fls Ash dan Bottom (FABA) yang dapat dimanfaatkan bagi Warga Binaan Pemasyaratan (WBP).

Kakanwil Dirjen Pemasyaratan Kepri Aris Munandar mengatakan, dengan diresmikannya workshop FABA ini bisa memberikan nilai tambah bagi pembinaan WBP yang lebih baik.

“ Dengan diresmikannya workshop ini, diharapkan dapat memperoleh keterampilan baru bagi WBP Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun. Sehingga, nanti setelah bergabung dengan masyakat dapat keterampilan yang ada nilai ekonomisnya,” terangnya didampingi Plt Karutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun Candra Putra Irawansyah, Selasa (18/3).

BACA JUGA: Jaksa Kirim Baban Subhan Ke Rutan Tanjungpinang, Masa Penahanan Bakal Ditambah 40 Hari

Manager UBP Kepri PLN Indonesia Power Andi Taufik Saputra menuturkan, limbah FABA ini sudah tidak lagi limbah B2. Dan limbah FABA bisa dimanfaatkan untuk pembuatan publing blok dan lainnya yang ada nilai ekonomisnya.

“ Harapannya kami kerjasama berkelanjutan, untuk dimanfaat menjadi breaket yang bisa dimanfaatkan lagi untuk bahan baku PLTU,” tuturnya.

Sehingga, workshop tersebut bisa dimanfaatkan lebih banyak lagi bagi masyarakat kedepannya.

“Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi warga binaan disini,” pesannya.

Sedangkan, Bupati Karimun Iskandarsyah mengucapkan terimakasih atas adanya workshop tersebut.

“Intinya mari kita menjadi insan kreatif dan inovatif, terutama bagi warga binaan. Dan, segera kembali bersama keluarga, ini sebagai pembelajaran kita untuk tetap semangat. Apalagi dibulan suci ramadan 1446 H agar dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

Usai peresmian dilanjutkan dengan buka bersama dengan pegawai dan WBP Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun. Sekaligus dimulainya pesantren kilat.(*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun Kini Memiliki Workshop Baru pertama kali tampil pada Kepri.

Instruksi Wali Kota Batam Mulai Berhasil, Tumpukan Sampah di Sagulung Berkurang

0
Salah satu TPS liar di pinggir jalan Seibinti yang sudah bersih dari tumpukan sampah. F.Eusebius Sara

batampos – Instruksi Wali Kota Batam, Amsakar Achmad agar masyarakat melakukan pengelolaan sampah di Kota Batam mulai menunjukkan hasil, terutama di wilayah Kecamatan Sagulung. Wilayah ini sebelumnya berjibaku dengan permasalahan sampah yang cukup serius, terutama dengan banyaknya titik tumpukan sampah di pinggir jalan yang mengganggu kenyamanan masyarakat dan merusak estetika kota.

Ada puluhan titik tumpukan sampah di sepanjang jalan utama Sagulung, yang dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Namun, dalam sepekan terakhir, tim satgas kebersihan yang bekerja ekstra telah berhasil membersihkan beberapa lokasi yang selama ini menjadi tempat pembuangan sampah liar.

Beberapa lokasi yang telah dibersihkan, antara lain, depan Perumahan PGRI Sei Binti dan kawasan industri Horizon Seilekop. Saat ini, area tersebut sudah bersih dan telah dipasang garis pembatas larangan membuang sampah untuk mencegah warga kembali membuang sampah di tempat yang sama.

Baca Juga: Lurah Seibinti Koordinasi dengan RT/RW Cari Pelaku Pembuang Sampah Sembarangan

Meski demikian, masih ada beberapa titik yang terlihat ada penumpukan sampah meskipun jumlahnya mulai berkurang. Salah satunya adalah pinggir jalan menuju galangan kapal Seilekop. Kondisinya kini lebih bersih dibandingkan sebelumnya, meskipun tim kebersihan masih harus terus bekerja untuk mengatasinya.

Selain itu, kawasan Candi Bantar Sei Binti juga mengalami penurunan jumlah sampah yang cukup signifikan. Namun, tumpukan sampah masih ditemukan di beberapa titik, sehingga upaya pembersihan terus dilakukan oleh petugas kebersihan di lapangan.

Armada pengangkut sampah masih bekerja ekstra hingga Selasa (18/3) siang untuk mengatasi masalah ini. Lurah Sei Binti, Jamil, mengakui bahwa TPS di daerahnya melayani enam kelurahan, sehingga beban pengelolaan sampah cukup berat.
Namun, pihaknya bersama satgas kebersihan tetap berusaha semaksimal mungkin agar permasalahan sampah ini dapat diselesaikan dengan baik.

Salah satu kendala utama yang dihadapi di lapangan adalah jumlah armada pengangkut sampah yang masih belum mencukupi. Saat ini, Kecamatan Sagulung hanya memiliki sekitar 18 mobil pick-up dan beberapa becak motor sebagai armada pengangkut sampah. Selain itu, jumlah truk pengangkut sampah dari TPS ke TPA juga masih sangat terbatas.

Baca Juga: Kejar Target Rp18 Miliar, Dishub Maksimalkan Pendapatan dari Sektor Parkir

“Harusnya armada pengangkut ditambah karena penduduk di sini sangat padat. Kami di lapangan masih kesulitan, karena begitu satu lokasi dibersihkan, tempat lain sudah kembali menumpuk. Ini yang harus diperhatikan lebih lanjut,” ujar salah satu petugas kebersihan yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Camat Sagulung, M. Hafiz Rozie, mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia meminta warga tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama di pinggir jalan, demi menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

“Mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan kita. Kota yang bersih dimulai dari kesadaran masing-masing warga,” tegasnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Instruksi Wali Kota Batam Mulai Berhasil, Tumpukan Sampah di Sagulung Berkurang pertama kali tampil pada Metropolis.