Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2038

Viral di Medsos, Pengemudi Ojol Dapat “THR” Cuma Rp105

0
Ilustrasi: Ojol bagi-bagi tangkapan layar perolehan THR mereka. (Platform X)

batampos – Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.

Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama.

Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.

ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang @Gojekmilitan dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak @prabowo .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,” cuit akun X @AraituLaki membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.

Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.

THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,” komentar pengguna X lainnya dengan akun @NawawiAlMaroni.

Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp50 ribu, Rp100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp900 ribu.

Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan.

Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.

Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda. (*)

Artikel Viral di Medsos, Pengemudi Ojol Dapat “THR” Cuma Rp105 pertama kali tampil pada News.

UU TNI yang Baru Disahkan Digugat Mahasiswa UI ke MK

0
Ilustrasi gedung Mahkamah Konstitusi (MK). (dok Jawa Pos)

batampos – Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang telah disahkan DPR RI menjadi Undang-Undang, pada Kamis (20/3) menuai kontroversi. Pengesahan UU TNI itu dilakukan di tengah masifnya kritik dan kecaman atas revisi UU TNI.

Sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Indonesia (UI) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan itu teregister dengan nomor 48/PUU/PAN.MK/AP3/03/2025.

“Permohononan pengujian formil tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI,” sebagaimana dikutip pada laman MKRI.id, Minggu (23/3).

Adapun, ketujuh mahasiswa FH UI yang mengajukan gugatan di antaranya Muhammad Alif Ramadhan, Namoradiarta Siahaan, Kelvin Oktariano, M. Nurrobby Fatih, Nicholas Indra Cyrill Kataren, Mohammad Syaddad Sumartadinata, dan Yuniar A. Alpandi.

Dalam petitumnya, mereka menilai terdapat kecatatan prosedural dalam revisi UU TNI. Mereka meminta MK membatalkan revisi UU TNI, serta menyatakan bahwa UU TNI yang baru disahkan itu inkonstitusional bertentangan dengan UUD 1945.

Bahkan, mereka juga meminta MK untuk menghapus norma baru dalam UU TNI. Serta mengembalikan norma lama sebelum adanya revisi oleh Komisi I DPR RI.

Adapun, DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Pengesahan itu dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/3).

Terdapat tiga Pasal penting yang menjadi perhatian publik dalam revisi UU TNI. Ketiga pasal di antaranya Pasal 7, Pasal 47, dan Pasal 53. Pasal-pasal itu mengatur terkait kewenangan pokok TNI, termasuk usia pensiun dan penempatan militer pada jabatan sipil.

Berikut tiga pasal penting pada Revisi UU TNI:

Pasal 7, Tugas pokok dalam operasi militer selain perang (OMSP).

Dalam Pasal 7 RUU TNI terdapat dua tugas baru militer selain perang, dari yang sebelumnya hanya 14 menjadi 16 tugas TNI. Adapun, dua tambahan tugas itu yakni, menanggulangi ancaman siber dan menyelamatkan warga negara serta kepentingan nasional di luar negeri.

Pasal 7 (2) huruf b:

1. mengatasi gerakan separatis bersenjata;
2. mengatasi pemberontakan bersenjata;
3. mengatasi aksi terorisme;
4. mengamankan Wilayah perbatasan;
5. mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis;
6. melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri;
7. mengamankan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya;
8. memberdayakan Wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta;
9. membantu tugas pemerintahan di daerah;
10.membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam Undang-Undang;
11.membantu mengamankan tamu negara setingkat kepala negara dan perwakilan pemerintah asing yang sedang berada di Indonesia;
12. membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan;
13. membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan;
14. membantu Pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap pembajakan, perompakan, dan penyelundupan;
15. membantu dalam upaya menanggulangi Ancaman pertahanan siber; dan
16. membantu dalam melindungi dan menyelamatkan Warga Negara serta kepentingan nasional di luar negeri.

Pasal 47, Kementerian/Lembaga yang bisa diisi TNI

Dalam pasal 47, terdapat penambahan posisi jabatan sipil yang bisa diisi militer, dari sebelumnya hanya 10 kementerian/lembaga kini menjadi 14 kementerian/lembaga.

Adapun, penambahan jabatan sipil itu di antaranya penempatan di BNPT, Bakamla, Kejaksaan Agung, dan Mahkamah Agung.

1. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
2. Kementerian Pertahanan, termasuk Dewan Pertahanan Nasional
3. Kesekretariatan negara yang menangani urusan kesekretariatan presiden dan kesekretariatan militer presiden
4. Badan Intelijen Negara
5. Badan Siber dan/atau Sandi Negara
6. Lembaga Ketahanan Nasional
7. Badan Search And Rescue (SAR) Nasional
8. Badan Narkotika Nasional (BNN)
9. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP)
10. Badan Penanggulangan Bencana
11. Badan Penanggulangan Terorisme
12. Badan Keamanan Laut
13. Kejaksaan Republik Indonesia (Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer)
14. Mahkamah Agung.

Pasal 53, Usia pensiun TNI

Pasal 53 RUU TNI mengubah batas usia pensiun prajurit TNI. Hal itu diatur dalam Pasal 53 ayat (2) dengan batas usia pensiun yang variatif berdasarkan pangkat dan jabatan.

– bintara dan tamtama maksimal 55 tahun
– perwira sampai dengan pangkat kolonel maksimal 58 tahun
– perwira tinggi bintang 1 maksimal 60 tahun
– perwira tinggi bintang 2 maksimal 61 tahun
– perwira tinggi bintang 3 maksimal 62 tahun

Sementara untuk perwira tinggi bintang 4, batas usia pensiun maksimal 63 tahun dan dapat diperpanjang maksimal dua kali atau dua tahun sesuai dengan kebutuhan yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden (Keppres). (*)

Artikel UU TNI yang Baru Disahkan Digugat Mahasiswa UI ke MK pertama kali tampil pada News.

Tiket Pesawat Mahal dan Habis

0

Warga Batam Pilih Mudik lewat Malaysia dan Singapura

Bupati Lingga Ajak Masyarakat Memperbanyak Ibadah

0
Bupati Lingga, Muhamad Nizar saat melakukan I’tikaf pada malam ke 22 pada Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah di Masjid Jami’ Sultan Daik, Kabupaten Lingga, Sabtu (22/3). F.diskominfo Lingga

batampos– Sepuluh hari terakhir di Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah, Bupati Lingga Muhamad Nizar mengajak masyarakat kabupaten lingga untuk terus meningkatkan ibadah kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan di bulan Ramadan ini. Hal ini disampaikan oleh Bupati Lingga saat mengikuti i’tikaf di malam ke 22 Ramadan yang digelar di Masjid Jami’Sultan Lingga, Kabupaten Lingga pada Sabtu (22/3).

Bupati Lingga, Muhamad Nizar dalam kesempatan ini menyampaikan, pada momen sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan ini mari sama-sama kita perbanyak beribadah kepada Allah SWT dengan melakukan i’tikaf di masjid-masjid untuk menggapai kemuliaan Lailatul Qadar.

BACA JUGA: Menjaga Warisan Sejarah, Pemkab Lingga Bangun Fasilitas Sarana Prasarana Makam Megat Kuning

“Pada momen sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan ini saya mengajak kepada kita semua untuk terus meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT agar kita semua mendapatkan kemuliaan dari Lailatul Qadar,” ujar Muhamad Nizar, Sabtu (22/3).

Bupati Lingga juga mengajak masyarakat untuk bermunajat kepada Allah SWT pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan untuk Kabupaten Lingga ini agar selalu diberikan keberkahan oleh Allah SWT.

“Saya berharap kepada masyarakat kabupaten Lingga di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan ini agar menyisipkan Doa terbaik yang dikhususkan untuk Kabupaten Lingga agar selalu diberikan keberkahan dan kesejahteraan,” ungkap Nizar.

Harapannya setelah menjalani serangkaian ibadah selama Bulan Ramadan 1446 hijriah tahun 2025 ini bisa memberikan semangat baru bagi kita semua dalam menjalankan aktivitas kehidupan, dan kami dari pemerintah Kabupaten Lingga dapat lebih maksimal lagi melakukan upaya-upaya untuk memajukan Kabupaten Lingga lebih baik lagi kedepannya. Semoga kita dapat membiasakan diri dengan hal-hal kebaikan yang sudah kita terapkan selama Bulan Ramadan ini. (*)

Reporter: Vatawari

 

 

Artikel Bupati Lingga Ajak Masyarakat Memperbanyak Ibadah pertama kali tampil pada Kepri.

PT Timah Sebar Ribuan Bibit Kepiting Bakau

0
Karyawan PT Timah menyebarkan ribuan bibit kepiting bakau di Perairan Kundur, Kabupaten Karimun. f.ist

batampos– PT Timah terus berkomitmen untuk menjaga ekosistem laut dan mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan bagi masyarakat. Salah satu yang dilakukan perusahaan adalah melalui kegiatan pelepasan bibit kepiting bakau di Perairan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID PT Timah melepaskan sebanyak 1.100 ekor bibit kepiting bakau Perairan Kundur dan Perairan Karimun, pada Selasa (18/3). Namun, sebelumnya, PT Timah Area Kundur juga telah melepaskan 300 ekor bibit kepiting bakau pada 7 Maret 2025 lalu.

BACA JUGA: Generasi Millenial Buka Sekolah Untuk Warga Agar Bisa Budidaya Kepiting Bakau dan Lebah Madu Kelulut

Pelepasan bibit kepiting bakau merupakan program rutin yang dilakukan PT Timah untuk menjaga ekosistem pesisir sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Karena, sebagaimana diketahui kepiting bakau berperan penting dalam menciptakan ekosistem pesisir. khususnya hutan mangrove.

PT Timah juga rutin melaksanakan penanaman mangrove, sehingga dengan pelepasan kepiting bakau dapat mendukung pertumbuhan mangrove.
Selain itu, kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki potensi sebagai penyangga kehidupan masyarakat terutama bagi nelayan. Kepiting bakau termasuk sumberdaya perikanan pantai yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Melalui pelepasan bibit kepiting di Perairan Kundur dan Karimun ini diharapkan tidak hanya menjaga ekosistem pesisir dan meningkatkan kesejahteraan nelayan. Bahkan, juga dapat menjaga ketersediaan populasi kepiting bakau.

Salah seorang nelayan dari Desa Kundur, Ahmad mengatakan, dirinya merasa sangat senang dengan pelepasan kepiting bakau yang dilakukan PT Timah karena bisa meningkatkan populasi kepiting bakau.
”Dengan bertambahnya populasi kepiting bakau juga berdampak pada hasil tangkapan kami. Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Dikatakannya, saat ini kepiting bakau disekitar Perairan Kundur ini mulai banyak. Jadi, jika nelayan menjaring selain dapat ikan kadang sering dapat kepiting. Sehingga ada tambahan pendapatan bagi nelayan karena cepat terjual, peminatnya banyak, harganya juga lumayan. (*)

Reporter: Sandi

Artikel PT Timah Sebar Ribuan Bibit Kepiting Bakau pertama kali tampil pada Kepri.

Efisiensi Anggaran Rp210 Miliar Lebih, Dana Reses-Perjalanan Dinas DPRD Kepri Ikut Dipotong

0
Iman Sutiawan. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Efisiensi anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri tahun 2025 ini diputuskan senilai Rp210,3 Miliar lebih. Efesien tersebut terdampak kepada pemotongan anggaran perjalanan dinas, hingga dana aspirasi para anggota DPRD Kepri.

Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan mengatakan bahwa pembahasan pemangkasan anggaran tersebut telah final. Hasil dari pembahasan tersebut menyatakan bahwa efisiensi anggaran yang berhasil dilakukan mencapai angka Rp 210.383.447.631.

Ia merincikan, adapun efisiensi anggaran belanja pada APBD tahun anggaran 2025 itu terdiri dari efisiensi anggaran belanja perjalanan dinas 50 persen atau sekitar Rp60 miliar. Termasuk efisiensi anggaran belanja perjalanan dinas DPRD Kepri pada Sekretariat DPRD Kepri mencapai Rp.16 miliar.

BACA JUGA: Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Pastikan Pembahasan Efesiensi Anggaran Segera Final

“Jadi untuk biaya perjalanan dinas tersebut hampir 50 perasaan yang dilakukan efisiensi. Atau kurang lebih sebesar Rp60 miliar,” kata Iman Sutiawan, Minggu (23/3).

Selain itu, kata Iman efesiensi belanja lainnya pada seluruh program kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri mencapai kurang lebih Rp150 miliar. Termasuk pemangkasan anggaran program di sekretariat DPRD Kepri mencapai Rp6 miliar.

Bahkan. kegiatan yang berasal dari aspirasi masyarakat melalui aspirasi reses DPRD dilakukan efisiensi sebesar Rp33 miliar.
“Aspirasi reses itu mencapai 33 miliar lebih yang dilakukan pemotongan,” tambahnya.

Iman menegaskan, bahwa DPRD Kepri sangat mendukung dan mendorong percepatan pelaksanaan efesiensi APBD Kepri tahun anggaran 2025 sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden. Kendati demikian, pemangkasan anggaran ini tetap dilakukan secara hati-hati dan seksama, sehingga efesiensi ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kebijakan efisiensi, menurutnya diharapkan dapat terlaksana dengan baik, terukur dan terencana, yang tetap memperhatikan program-program pro rakyat . Program pro rakyat yaitu yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat atau yang berasal dari aspirasi masyarakat.

“ini merupakan hasil dari peninjauan dan rasionalisasi berbagai pos belanja yang dianggap kurang prioritas,” tegasnya.

Ia memastikan, bahwa pembahasan efisiensi ini dilakukan secara maksimal dengan melalui beberapa kali pembahasan antara Tim Banggar DPRD beserta Pemerintah Provinsi Kepri. Hal ini sesuai arahan Presiden, yang harus memiliki perencanaan daerah yang satu komando dengan pemerintah pusat.

“Kami sampai 3 hingga 4 kali pertemuan membahas efisiensi secara komprehensif dan disepakati bersama,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Efisiensi Anggaran Rp210 Miliar Lebih, Dana Reses-Perjalanan Dinas DPRD Kepri Ikut Dipotong pertama kali tampil pada Kepri.

Menjaga Warisan Sejarah, Pemkab Lingga Bangun Fasilitas Sarana Prasarana Makam Megat Kuning

0
Pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas tempat wisata sejarah oleh Bupati Lingga yang didampingi Wakil Bupati dan kepala FKPD Lingga di kawasan Makam Megat Kuning Kabupaten Lingga, Jumat (21/3). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Bupati Lingga Muhamad Nizar didampingi oleh Wakil Bupati Lingga Novrizal bersama dengan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Lingga melakukan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas sarana dan prasarana di kawasan Makam Megat Kuning Daik Lingga. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (21/3).

Pembangunan fasilitas di Makam Megat Kuning ini bertujuan untuk menjaga dan melestarikan aset sejarah yang ada di Kabupaten Lingga serta meningkatkan nilai sejarah dan religi di kabupaten lingga. Pembangunan fasilitas ini diharapkan mampu menjadikan Makam Megat Kuning sebagai Destinasi sejarah dan religi yang terkenal baik di dalam Negeri maupun Luar Negeri. Tidak hanya itu, pembangunan fasilitas ini diharapkan mampu membantu perekonomian masyarakat yang berdagang di kawasan Destinasi Wisata Makam Megat Kuning.

BACA JUGA: Pemkab Lingga Terus Berupaya Agar Desa Mepar dan Kabupaten Lingga Menjadi Pusat Kajian Sejarah Melayu

Bupati Lingga menyampaikan bahwa rencana pembangunan ini sudah lama dirancang dan membutuhkan sinergi yang kuat dengan berbagai pihak agar rencana ini dapat segera terealisasi dengan baik.

“Alhamdulillah, berkat kerjasama antar pemerintah daerah, OPD, Cagar Budaya, serta inisiasi dari Kapolres Lingga AKBP Apri hai ini kita dapat memulai langkah awal dengan peletakan batu pertama ini dengan mudah dan lancar,” Ujar Muhamad Nizar, Jumat (21/3).

Proyek pembangunan ini mencakup beberapa aspek penting yang meliputi pembangunan pagar di kawasan Makam Megat Kuning, Gazebo, Musholla yang lengkap dengan Fasilitas WC dan tempat wudhu serta atap untuk penutup pada bagian makam. Seluruh perencanaan ini sudah dikomunikasikan dengan Balai Pelestarian Kebudayaan dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga.

“Terkait perencanaan pembangunan ini sudah kota bicarakan dengan Balai Pelestarian Kebudayaan dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga. Rencana fasilitas pendukung yang akan dibangun antara lain Pagar, Musholla, WC, Tempat Whudu dan atap untuk penutup bagian makam,” terang Nizar.

Untuk pendanaan pada proyek ini bersumber dari dana CSR Perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Lingga yang akan dibantu sebagian dari APBD Kabupaten Lingga. Pemerintah Daerah terus berkomitmen untuk memaksimalkan Dana yang bersumber dari kedua pihak guna memastikan setiap aspek dalam pembangunan dapat terealisasi dengan baik.

Dengan dimulainya pembangunan ini yang ditandai dengan peletakan batu pertama, masyarakat diharapkan ikut andil untuk menjaga dan merawat kawasan wisata sejarah dan religi ini dengan sebaik mungkin karena Makam Megat Kuning merupakan warisan sejarah yang sangat berharga.

Pemerintah Daerah juga akan terus mendukung setiap kegiatan yang berupaya untuk mengembangkan situs sejarah lainnya agar kedepannya Kabupaten Lingga dikenal dengan Daerah yang kaya akan nilai sejarah dan religi. (*)

Reporter: Vatawari

 

 

Artikel Menjaga Warisan Sejarah, Pemkab Lingga Bangun Fasilitas Sarana Prasarana Makam Megat Kuning pertama kali tampil pada Kepri.

Tiket Pesawat Domestik Habis, Warga Batam Pilih Terbang Via Kuala Lumpur dan Singapura

0

batampos – Menjelang Lebaran, tiket penerbangan domestik dari Batam ke beberapa kota tujuan seperti Padang dan Pekanbaru sudah habis terjual. Kondisi ini membuat sejumlah warga mencari alternatif, salah satunya dengan berangkat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia dan Singapura. Selain ketersediaan tiket yang masih ada, harga juga relatif lebih murah.

Trisna, warga Batam Center, hampir saja tidak bisa pulang ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat. Ia sudah berusaha mencari tiket sejak H-8 Lebaran, tetapi semua penerbangan ke Padang dari Batam sudah penuh.

“Untuk tiket domestik Batam-Padang dan Batam-Pekanbaru sudah habis. H-8 saja sudah tidak ada tiket lagi,” ujarnya.

Awalnya, Trisna berharap maskapai akan menambah penerbangan ekstra menjelang Lebaran. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda penambahan penerbangan dari pihak maskapai.

“Sampai sekarang tidak ada tanda-tanda extra flight. Semua kosong, baik di agen perjalanan maupun aplikasi penjualan tiket online,” tambahnya.

Setelah mencari alternatif, Trisna akhirnya mendapatkan tiket dari Kuala Lumpur ke Padang dengan harga Rp 800 ribuan untuk keberangkatan 28 Maret 2025. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan tiket Batam-Padang yang sebelumnya mencapai hampir Rp 1,5 juta.

“Dapat tiket dari Kuala Lumpur ke Padang seharga Rp 800 ribu. Lebih murah dibanding Batam-Padang yang waktu itu hampir Rp 1,5 juta,” jelasnya.

Meskipun harus mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp 575 ribu untuk tiket pesawat pulang-pergi Batam-Kuala Lumpur, ia tetap memilih jalur ini karena total biaya masih lebih hemat dibanding tiket langsung dari Batam ke Padang.

“Lebih murah juga, meskipun agak capek. Yang penting bisa pulang kampung,” pungkasnya.

Lonjakan permintaan tiket pesawat menjelang Lebaran memang menjadi fenomena tahunan. Warga pun harus mencari berbagai alternatif untuk bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Anton, warga yang hendak ke Jambi juga heran kenapa tiket domestik begitu cepat habis.

“Bingungnya kenapa tiket domestik habis, padahal jumlah maskapai di Indonesia banyak,” imbuhnya.

Ia juga heran, kenapa harga tiket domestik Indonesia lebih tinggi dibanding dari luar negeri. Dimana dari luarnegeri, ia bisa mendapatkan tiket Rp 600 ribuan.

“Kalau dari Malaysia, bisa dapat Rp 600 ribuan. Begitu juga dari Singapura. Nah kalau dari Batam tiket pasti lebih mahal dan habis,” imbuhnya.

Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Erik Mario Sihotang. membenarkan adanya lonjakan penumpang tujuan Malaysia dari Batam. Menurutnya, akhir minggu ini saja sudah ada peningkatan penumpang dibanding minggu lalu.

“Ya, untuk lonjakan penumpang ke Malaysia sekitar 21 persen pada minggu ini,” tegasnya.

Menurutnya, lonjakan penumpanh diduga karena ketersediaan tiket di bandara luarnegeri seperti KL. Bahkan untuk bisa sampai ke KL, warga cukup membeli tiket Rp 575 ribu, lebih murah dibanding ke Singapura.

“Prediksi lonjakan tanggal 28 Maret mendatang. Ada permintaan extra trip tanggal itu juga,” pungkas Erik. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Tiket Pesawat Domestik Habis, Warga Batam Pilih Terbang Via Kuala Lumpur dan Singapura pertama kali tampil pada Metropolis.

226.844 Pemudik Gunakan Kapal PELNI, Ruas Batam-Belawan Terpadat

0
Ilustrasi. Para penumpang saat akan menaiki kapal Pelni di Pelabuhan Bintang 99. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat sebanyak 226.844 orang menggunakan kapal PELNI terhitung 16 hingga 22 Maret 2025 atau H-9 jelang Lebaran. Ruas Batam – Belawan dan Balikpapan – Surabaya menjadi ruas terpadat sejak periode mudik kapal PELNI dimulai 16 Maret kemarin.

Sekretaris Perusahaan PELNI Evan Eryanto merinci, sebanyak 16.787 orang bepergian dengan kapal PELNI di ruas Batam – Medan, disusul Balikpapan – Surabaya (10.824) dan Belawan – Batam (10.292). Pada posisi ruas terpadat keempat dan kelima berada di ruas Makassar – Surabaya (6.224) dan Makassar – Baubau (6.061).

“Terhitung sejak periode arus mudik dengan kapal PELNI dimulai pada 16 Maret, sebanyak 226.844 orang sudah bepergian atau mudik dengan kapal PELNI.  Jika dihitung sejak periode mudik PELNI hingga 22 Maret ini dibanding tahun lalu, animo masyarakat untuk mudik tahun ini dengan kapal PELNI menunjukan peningkatan hingga 110 persen,” ujar Evan, Sabtu (22/3).

Jika H-15 s.d H-9 mudik Lebaran tahun 2024 tercatat 106.234 orang, di tahun 2025 ini untuk periode yang sama, sudah tercatat sebanyak 117.830 orang yang bepergian atau mudik dengan kapal PELNI. Evan menegaskan, kenaikkan pemudik PELNI ini cukup menggembirakan mengingat di angkutan Lebaran tahun 2025 ini PELNI hanya mengoperasikan 25 armada dibanding tahun lalu yang masih mengoperasikan 26 armada.

Untuk menghadirkan Mudik Tenang dan Menyenangkan sebagaimana harapan Pemerintah dan Kementerian BUMN, pelanggan kapal PELNI sudah dapat memanfaatkan saluran digital seperti aplikasi PELNI Mobile ataupun website resmi PELNI.

Tiket kapal PELNI juga dapat diperoleh di berbagai aplikasi perbankan seperti fitur Lifestyle BCA Mobile, Sukha Livin Mandiri, dan BNI agen46, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.

Untuk pembayaran, PELNI sudah bekerja sama dengan Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay, dan Fastpay.

Kepala Kantor PELNI Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, mengungkapkan bahwa menjelang puncak mudik Lebaran 2025, PT PELNI telah menyiapkan dua kapal untuk mengakomodasi lonjakan penumpang. Dua kapal yang disiapkan untuk mudik tahun ini adalah KM Kelud dan KM Ngapulu, yang akan melayani rute Batam–Belawan. Kedua kapal ini dijadwalkan beroperasi pada 26 dan 28 Maret 2025, dengan rute perjalanan Batam–Kijang–Jakarta–Belawan serta Batam–Belawan langsung.

“Dengan adanya dua kapal ini, kami berharap kapasitas angkut bisa mencukupi kebutuhan masyarakat yang ingin mudik ke Sumatera Utara, khususnya ke Belawan,” ujar Edwin.

Untuk mencegah pembelian dalam jumlah besar oleh pihak tertentu, PELNI menerapkan strategi penjualan bertahap. Hal ini dilakukan agar tiket tidak langsung habis dalam waktu singkat dan masyarakat umum tetap memiliki kesempatan mendapatkan tiket.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang benar-benar membutuhkan tiket bisa mendapatkannya dengan cara yang lebih adil. Oleh karena itu, kami tidak membuka semua tiket dalam satu waktu, tetapi secara bertahap,” jelas Edwin.

Selain memastikan ketersediaan tiket, PELNI juga menegaskan bahwa tidak ada kenaikan harga tiket KM Kelud menjelang mudik tahun ini. Tarif tetap mengacu pada harga yang telah ditetapkan sebelumnya.

Untuk rute Batam–Belawan, tiket Kelas Ekonomi Dewasa dibanderol Rp 220 ribu, sementara Kelas 1A mencapai Rp 683 ribu. Sedangkan untuk rute Batam–Tanjung Priok, harga tiket Kelas Ekonomi Dewasa Rp 513 ribu, sementara Kelas 1A mencapai Rp 994 ribu.

“Kami berharap dengan harga tiket yang stabil ini, masyarakat bisa lebih tenang dalam merencanakan perjalanan mudik mereka tanpa terbebani lonjakan harga tiket,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra 

Artikel 226.844 Pemudik Gunakan Kapal PELNI, Ruas Batam-Belawan Terpadat pertama kali tampil pada Metropolis.

Dibayangi Ancaman, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Enam Guru dan Nakes yang Dibunuh OPM

0

 

Koops TNI Habema Kogabwilhan III berhasil mengevakuasi para guru korban penyerangan kelompok OPM di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Koops TNI Habema).

batampos – Proses evakuasi jenazah korban kebrutalan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan dilakukan dengan pengawalan ketat. Tim Satgas Koops TNI Habema Kogabwilhan III, berhasil mengevakuasi jenazah 7 guru yang menjadi korban pembunuhan sadis OPM, salah satunya Rosalina, 30 tahun.

Selain korban meninggal, terdapat tiga korban luka berat, yakni Vidi, Cosmas, dan Tari, serta tiga lainnya luka ringan, yaitu Ibu Vanti, Ibu Paskalia, dan Ibu Irmawati.

Serangan ini terjadi setelah OPM membakar sekolah tempat mereka mengajar pada Jumat (21/3) pukul 17.00 WIT, yang memicu kepanikan warga dan tenaga pendidik.

Mengingat kondisi Distrik Anggruk yang masih sangat rawan, proses evakuasi dilakukan dengan strategi khusus dan penjagaan ketat untuk mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan dari kelompok bersenjata.

“Evakuasi dilakukan dengan pengamanan ketat mengingat kondisi di Distrik Anggruk masih sangat rawan. Tim kami harus menghadapi medan berat dan potensi gangguan dari kelompok bersenjata. Namun, berkat koordinasi yang baik, jenazah korban berhasil dibawa ke Bandara Dekai Kab. Yahukimo untuk proses identifikasi lebih lanjut,” ujar Letkol Inf Gustiawan, Dansatgas Rajawali II Koops TNI Habema Kogabwilhan III, Minggu (23/3).

Selain mengevakuasi korban, aparat juga mendokumentasikan kerusakan parah akibat pembakaran sekolah yang dilakukan OPM.

Sementara itu, Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto menegaskan, negara hadir untuk menjamin keamanan warga dan tenaga pendidik di wilayah konflik tersebut.

“Satgas Habema hadir sebagai bagian dari upaya negara dalam memastikan setiap warga negara, termasuk tenaga pendidik, dapat hidup dan bekerja dengan aman. Kami telah mengerahkan personel untuk mengevakuasi jenazah korban, serta mengamankan lokasi agar situasi tetap terkendali,” terangnya.

Hingga saat ini, aparat masih memburu pelaku serta meningkatkan patroli di wilayah rawan guna mencegah serangan serupa terjadi kembali. Lucky mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan guna menjaga keamanan bersama. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Dibayangi Ancaman, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Enam Guru dan Nakes yang Dibunuh OPM pertama kali tampil pada News.