Kamis, 9 April 2026
Beranda blog Halaman 2100

Imlek 2025: BP Batam Optimalkan Fasilitas dan Koordinasi untuk Pastikan Kelancaran Arus Penumpang

0

batampos – BP Batam melalui Badan Usaha Pelabuhan (BUP) telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan penumpang selama periode Imlek 2025. Hal itu demi mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan mencapai 35 persen di terminal domestik dan 45 persen di terminal internasional.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, BP Batam memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dua hari sebelum Tahun Baru Imlek, yang jatuh pada Sabtu, 25 Januari. Arus balik diperkirakan akan meningkat pada hari pertama dan kedua setelah Imlek.

“Kami memprediksi lonjakan penumpang sebesar 35 persen di Terminal Domestik dan 45 persen di Terminal Internasional dibandingkan hari biasa,” kata Direktur BUP BP Batam, Dendi Gustinandar.

Rute favorit seperti Singapura, Malaysia, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Uban, dan Dumai diprediksi akan menjadi tujuan utama para penumpang. Dengan cuaca Batam yang cenderung tidak menentu, BP Batam menegaskan komitmennya terhadap keselamatan pelayaran.

Koordinasi dengan KSOP Batam terus dilakukan untuk memantau kondisi cuaca dan memberikan informasi terkini kepada operator kapal. Jika cuaca memburuk, keberangkatan kapal dapat ditunda demi keselamatan penumpang.

“Kami akan mengambil langkah antisipatif sesuai dengan perkembangan cuaca,” ujar Dendi.

Dia mengatakan, berbagai langkah telah ditempuh, termasuk peningkatan layanan fasilitas terminal, penambahan jadwal operasional, serta pengawasan ketat terhadap infrastruktur pelabuhan. “Kami memastikan semua fasilitas seperti ruang tunggu, ponton, dan jalur akses penumpang dalam kondisi optimal,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, BP Batam juga menambah jumlah petugas di seluruh pelabuhan yang dikelola oleh BUP. Penambahan petugas ini bertujuan untuk menjaga kelancaran operasional serta memberikan pelayanan terbaik selama libur Imlek. Selain itu, BP Batam juga membuka posko terpadu di pelabuhan untuk mempermudah komunikasi dan penanganan situasi darurat.

Dendi menjelaskan bahwa BP Batam telah menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak pada 22 Januari kemarin, termasuk KSOP Khusus Batam, Balai Besar Karantina Kesehatan, Kantor Bea Cukai Batam, TNI/Polri, agen pelayaran, dan operator kapal. Dalam rapat tersebut, semua pihak sepakat untuk menyelaraskan jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal, memastikan protokol keselamatan diterapkan, serta mempercepat proses administrasi.

“Koordinasi ini sangat penting untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik, serta meningkatkan keselamatan pelayaran,” ujar Dendi. (*)

Artikel Imlek 2025: BP Batam Optimalkan Fasilitas dan Koordinasi untuk Pastikan Kelancaran Arus Penumpang pertama kali tampil pada Metropolis.

Imlek 2025: BP Batam Optimalkan Fasilitas dan Koordinasi untuk Pastikan Kelancaran Arus Penumpang

0

batampos – BP Batam melalui Badan Usaha Pelabuhan (BUP) telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan penumpang selama periode Imlek 2025. Hal itu demi mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan mencapai 35 persen di terminal domestik dan 45 persen di terminal internasional.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, BP Batam memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dua hari sebelum Tahun Baru Imlek, yang jatuh pada Sabtu, 25 Januari. Arus balik diperkirakan akan meningkat pada hari pertama dan kedua setelah Imlek.

“Kami memprediksi lonjakan penumpang sebesar 35 persen di Terminal Domestik dan 45 persen di Terminal Internasional dibandingkan hari biasa,” kata Direktur BUP BP Batam, Dendi Gustinandar.

Rute favorit seperti Singapura, Malaysia, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Uban, dan Dumai diprediksi akan menjadi tujuan utama para penumpang. Dengan cuaca Batam yang cenderung tidak menentu, BP Batam menegaskan komitmennya terhadap keselamatan pelayaran.

Koordinasi dengan KSOP Batam terus dilakukan untuk memantau kondisi cuaca dan memberikan informasi terkini kepada operator kapal. Jika cuaca memburuk, keberangkatan kapal dapat ditunda demi keselamatan penumpang.

“Kami akan mengambil langkah antisipatif sesuai dengan perkembangan cuaca,” ujar Dendi.

Dia mengatakan, berbagai langkah telah ditempuh, termasuk peningkatan layanan fasilitas terminal, penambahan jadwal operasional, serta pengawasan ketat terhadap infrastruktur pelabuhan. “Kami memastikan semua fasilitas seperti ruang tunggu, ponton, dan jalur akses penumpang dalam kondisi optimal,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, BP Batam juga menambah jumlah petugas di seluruh pelabuhan yang dikelola oleh BUP. Penambahan petugas ini bertujuan untuk menjaga kelancaran operasional serta memberikan pelayanan terbaik selama libur Imlek. Selain itu, BP Batam juga membuka posko terpadu di pelabuhan untuk mempermudah komunikasi dan penanganan situasi darurat.

Dendi menjelaskan bahwa BP Batam telah menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak pada 22 Januari kemarin, termasuk KSOP Khusus Batam, Balai Besar Karantina Kesehatan, Kantor Bea Cukai Batam, TNI/Polri, agen pelayaran, dan operator kapal. Dalam rapat tersebut, semua pihak sepakat untuk menyelaraskan jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal, memastikan protokol keselamatan diterapkan, serta mempercepat proses administrasi.

“Koordinasi ini sangat penting untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik, serta meningkatkan keselamatan pelayaran,” ujar Dendi. (*)

Artikel Imlek 2025: BP Batam Optimalkan Fasilitas dan Koordinasi untuk Pastikan Kelancaran Arus Penumpang pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Tandatangani Novasi Perjanjian Pengelolaan Terminal Peti Kemas Batu Ampar

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi menandatangani Novasi Perjanjian terkait pengelolaan Terminal Peti Kemas Batu Ampar bersama PT Persero Batam dan PT Batam Terminal Petikemas (BTP) pada Kamis (23/01/2025). Penandatanganan ini berlangsung di ruang rapat Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam.

Penandatanganan novasi perjanjian dilakukan oleh Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam, Direktur PT Persero Batam, Djoko Prasetyo, dan Direktur PT Batam Terminal Petikemas, Basori Alwi.
Perjanjian Novasi ini bertujuan untuk mengalihkan seluruh hak dan kewajiban PT Persero Batam kepada PT Batam Terminal Petikemas sebagai anak perusahaan. Langkah ini diambil untuk mendukung optimalisasi penyediaan infrastruktur dalam pembangunan, pengoperasian, dan pengembangan Terminal Peti Kemas Batu Ampar.

Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam, menjelaskan bahwa perjanjian ini merupakan wujud nyata dari komitmen BP Batam dalam mendorong pengembangan sektor logistik di Kota Batam. Dengan pengelolaan yang lebih modern dan efisien, Terminal Peti Kemas Batu Ampar diharapkan mampu menjadi pusat logistik yang bersaing secara global dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami berharap, melalui perjanjian ini, Terminal Batu Ampar dapat dikelola secara optimal dan membuka peluang kerja sama dengan perusahaan peti kemas internasional,” ujar Wan Darussalam.

Perjanjian kerja sama ini tidak hanya memperkuat posisi Batam sebagai hub logistik, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Batam secara keseluruhan.

Sementara itu, Direktur PT Persero Batam, Djoko Prasetyo, menyebutkan bahwa Perjanjian Novasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kinerja Terminal Batu Ampar dalam memenuhi kebutuhan industri dan investasi di Batam.

“Semoga dengan penandatanganan perjanjian ini, semua proses dapat berjalan lancar, sehingga Batam dapat berkembang lebih maju,” ungkap Djoko Prasetyo.

Dengan terealisasinya Perjanjian Novasi ini, Terminal Peti Kemas Batu Ampar diharapkan menjadi pusat logistik yang modern, efisien, dan kompetitif, serta menarik lebih banyak investasi asing dan domestik.

Turut hadir dalam acara Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar, Kepala Biro Hukum, Alex Sumarna, Direktur Evaluasi dan Pengendalian, Asep Lili Holilulloh, Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Risiko, Konstantin Siboro serta Pejabat Eselon III dan IV Lainnya.

Artikel BP Batam Tandatangani Novasi Perjanjian Pengelolaan Terminal Peti Kemas Batu Ampar pertama kali tampil pada Metropolis.

Fuel Card Ditunda

0

Program Fuel Card 5.0 yang direncanakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terpaksa ditunda. Penundaan ini dilakukan menyusul polemik yang berkembang di masyarakat serta pertanyaan seputar urgensinya. Program ini awalnya dijadwalkan rilis pada awal Maret.

Bapenda Bebaskan PBB-P2 untuk NJOP hingga Rp120 Juta

0

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam menerapkan kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) untuk tanah atau rumah dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) hingga Rp120 juta.

Sekretaris Bapenda Batam, Aidil Sahalo, mengatakan, pembebasan ini berlaku secara otomatis. Kebijakan ini ditetapkan berdasarkan Peraturan Wali Kota Batam dan akan berlaku hingga ada perubahan kebijakan lebih lanjut.

“Kami langsung menetapkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB bagi lahan atau rumah yang NJOP-nya hingga Rp120 juta dengan nilai pajak PBB-P2 sebesar nol rupiah (nihil),” kata Aidil, Sabtu (25/1).

Aidil menambahkan, masyarakat yang mengecek tagihan PBB mereka melalui sistem akan langsung mendapati SPPT dengan nilai pajak nihil. ”Tujuan kebijakan ini adalah untuk meringankan beban masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah dan memiliki rumah sederhana atau kecil,” ujarnya.

Kebijakan ini difokuskan untuk mendukung masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), meskipun Aidil menegaskan bahwa langkah ini bukan merupakan subsidi silang. “Kami lebih mengarah pada upaya meringankan beban masyarakat MBR,” ujar Aidil.

Meski memberikan pembebasan PBB-P2 bagi objek pajak tertentu, Bapenda Batam tetap optimistis terhadap target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2025. Penerimaan dari PBB-P2 diproyeksikan mencapai Rp270 miliar, sementara Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) ditargetkan sebesar Rp430 miliar.

Kebijakan ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kota Batam untuk memberikan insentif kepada masyarakat kecil sekaligus menjaga kinerja pendapatan daerah. (*)

Reporter : AZIS MAULANA

Artikel Bapenda Bebaskan PBB-P2 untuk NJOP hingga Rp120 Juta pertama kali tampil pada Metropolis.

New PCX160 Bisa Dimiliki Warga Kepri

0

batampos – PT Capella Dinamik Nusantara resmi meluncurkan New Honda PCX160 di Kepulauan Riau, memperkenalkan skutik premium dengan desain baru yang lebih mewah serta teknologi modern. Skutik ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan gaya hidup berkelas bagi pengendara, baik pria maupun wanita.

“New Honda PCX160 dirancang untuk mencerminkan gaya hidup modern yang mengutamakan kenyamanan dan kebanggaan berkendara,” kata Syaiful, Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara Kepri, pada Sabtu (25/1).

New Honda PCX160 dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan, antara lain USB Type-C Charger, lampu LED terbaru, dan Honda RoadSync untuk konektivitas smartphone.
Teknologi ini memungkinkan pengendara mengakses navigasi, telepon, musik, pesan, hingga perintah suara, yang dapat dilihat melalui layar 5” TFT Panel Meter dengan mode siang dan malam.

Ditenagai mesin 160cc eSP+, motor ini menghasilkan tenaga 11,8 kW dan torsi puncak 14,7 Nm, membuatnya cocok untuk perjalanan harian maupun jarak jauh.

Keamanan skutik ini juga ditingkatkan dengan adanya fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC), Anti-Lock Braking System (ABS), dan ban tubeless lebar.

Untuk kenyamanan maksimal, New Honda PCX160 menawarkan bagasi berkapasitas 30 liter, tangki bahan bakar 8,1 liter, serta suspensi belakang Subtank Rear Suspension pada tipe tertinggi.

New Honda PCX160 tersedia dalam tiga tipe.

  • CBS dijual mulai harga Rp 31.944.000 (OTR Batam), dengan pilihan warna Exceptional Black, White, Matte Silver, dan Red.
  • ABS dijual mulai harga Rp 35.076.000 (OTR Batam), dengan pilihan warna Matte Black, White, Matte Silver, dan Matte Red, serta aksen Burnt Titanium.
  • RoadSync dijual mulai Rp 37.779.000 (OTR Batam), dengan pilihan warna Matte Black dan Glossy Red.

“Skutik premium ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat modern dengan sentuhan kemewahan dan inovasi terkini,” ujar Syaiful. (*)

 

Reporter : AZIS MAULANA

Artikel New PCX160 Bisa Dimiliki Warga Kepri pertama kali tampil pada Lifestyle.

Garuda Tambah 1 Pesawat Boeing Narrow Body

0

batampos – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menyampaikan telah menambah satu armada narrow body tambahan berjenis Boeing 737-800NG dengan nomor registrasi PK-GUG.

Pesawat tersebut untuk kali pertama dioperasikan dengan nomor penerbangan GA-422 rute Jakarta-Denpasar.

“Pesawat yang tiba pada akhir Desember 2024 ini merupakan pesawat kedua dari total 4 armada tambahan yang diproyeksikan diterima oleh Garuda sampai dengan Kuartal I-2025,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan, dalam keterangannya, Kamis (23/1).

Untuk diketahui, dengan hadirnya armada tambahan ini, maka Garuda Indonesia hingga awal tahun ini akan mengoperasikan sedikitnya 73 armada.

Terdiri dari 43 armada narrow body Boeing 737-800NG, 22 armada wide body Airbus A330 Series, dan 8 armada wide body Boeing 777-300ER.

Dia menjelaskan, pengoperasian PK-GUG bertepatan dengan penerbangan perdana livery atau desain Tahilalats dengan nomor penerbangan GA-422 rute Jakarta-Denpasar.

Melalui penerbangan armada tambahan ini, Wamildan berharap Garuda Indonesia dapat terus meningkatkan kapasitas penerbangan. Di antaranya penambahan alat produksi secara bertahap yang selaras dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

Termasuk dapat turut mendukung momentum kebangkitan sektor pariwisata nasional. Pihaknya juga berkomitmen untuk mengoptimalkan penerbangan PK-GUG ke berbagai rute domestik dan internasional.

Di sisi lain, kolaborasi Garuda Indonesia bersama Kementerian Ekonomi dan Kreatif (Kemenkraf) dan komik lokal Tahilalats diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif. Khususnya Intellectual Property (IP) unggulan nasional.

Wamildan menuturkan, inisiatif pengembangan layanan dan operasional penerbangan akan terus dilakukan secara konsisten. Termasuk dengan membuka kesempatan kolaborasi bersama merk lokal terbaik di Indonesia.

“Diharapkan dapat menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk merasakan pengalaman terbang istimewa bersama Garuda Indonesia,” pungkasnya. (*)

Artikel Garuda Tambah 1 Pesawat Boeing Narrow Body pertama kali tampil pada News.

Februari, Pelabuhan Roro Tanjung Buton Kembali Beroperasi

0
Pelabuhan Roro Parit Rampak sudah kembal;i beroperasi pasca perbaikan mobile bridge (MB) selama tiga bulan lalu. f.sandi

batampos– Sejak September 2019 Pelabuhan Roll On-Roll Off (Roro) di Tanjungbuton, Kabupaten Siak tidak lagi bisa digunakan untuk bersandar kapal Roro, khususnya Roro dari Pelabuhan Parit Rampak, Tanjungbalai Karimun. Hal ini disebabkan pelabuhan tersebut ambruk. Sehingga, pelayaran Kapal Roro tujuan ke Riau dialihkan ke Sei Pakning (sei Selari), Kabupaten Bengkalis.

Namun, mulai Februari nanti Pelabuhan Roro Tanjung Buton akan kembali beroperasi. Hanya saja, untuk kapal Roro dari Tanjungbalai Karimun, baik ke Tanjungbuton dan ke Sei Pakning (Sei Selari) belum tersedia. Paslanya, pasca terbakarnya kapal Roro KMP Tandemand tidak ada lagi kapal yang bisa digunakan untuk mengangkut penumpang dan kendaraan bermotor dari Pelabuhan Roro Parit Rampak, Tanjungbalai Karimun.

BACA JUGA: Berikan Rasa Nyaman Bagi Penumpang, Pelindo Tambah Fasilitas di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun

”Sesuai dengan surat edaran, memang Pelabuhan Roro Tanjungbuton akan kembali beroperasi bulan depan. Hanya saja, kapal Roro dari Tanjungbalai ke sana dan juga Sei Selari belum ada. Rencananya Kapal Roro Persada Nusantara yang akan digunakan. Hanya saja, masih belum selesai dok di Bengkalis,” ujar Kepala UPT Dishub Kabupaten Karimun di Pelabuhan Parit Rampak, Purnama kepada Batam Pos, Jumat (24/1).

Selain itu, tambahnya, saat ini KMP Tandemand masih proses perbaikan dan diharapkan bisa segera selesai. Jika kapal Roro Persada Nusantara dan KMP Tandemand selesai dok dan perbaikan, maka dimungkinkan ada dua tujuan kapal Roro dari Parit Rampak, Tanjungbalai Karimun. Yakni, ke Sei Pakning (Sei Selari) dan Tanjungbuton.

”Untuk operasional kapal Roro Persada Nusantara yang rencananya akan melayari Tanjungbalai Karimun ke Sei Pakning dikelola oleh anak usaha ASDP, yakni PT Jembatan Nusantara. Dan, kalau KMP Tandeman kembali beroperasi, maka tujuannya akan kembali ke Pelabuhan Roro tanjungbuton. Kalau memang dimungkinkan ada dua tujuan dari Tanjungbalai Karimun ke wilayah Riau atau Sumatera, maka hal ini lebih baik,” jelasnya. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Februari, Pelabuhan Roro Tanjung Buton Kembali Beroperasi pertama kali tampil pada Kepri.

Dugaan Aborsi Bayi Tak Terbukti, Polisi Hentikan Penyelidikan Bayi Tak Bernyawa di Kos Kosan

0
Misro saat menunjukan lokasi penemuan bayi di sebuah kos-kosan di Tanjungpinang, Selasa (21/1). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Berdasarkan penyelidikan dan keterangan medis, polisi tidak menemukan unsur pidana aborsi terhadap bayi yang ditemukan tak bernyawa di kamar kos Jalan Cinta Damai Batu 9 Tanjungpinang.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Hamam Wahyudi, mengatakan bayi yang ditemukan warga di kamar kos pada tanggal 21 Januari 2025, bukan dari hasil aborsi. Berdasarkan hasil penyidikan, tidak ditemukan indikasi yang berkaitan dengan unsur pidana.

Berdasarkan catatan medis serta keterangan ibu kandung bayi yakni VC (23), bayi tersebut masih berusia 6 hingga 7 bulan saat berada di dalam kandungan.

“Bayi berusia 6 bulan lebih. Jadi tidak ada dugaan aborsi atau unsur kesengajaan. Bayi itu lahir karena kandungan VC lemah pada saat itu, sehingga lahir dalam kondisi prematur,” ungkap Hamam, Jumat (24/1).

BACA JUGA: Bayi Ditemukan Meninggal Dalam Kos, Polisi Usut Dugaan Aborsi

Kapolresta mengungkap, polisi juga sudah menemukan ayah biologis bayi yakni DE (25) yang merupakan kekasih dari VC. Keduanya telah sepakat berdamai.

“Mereka sudah berdamai perihal hubungan ini, karena keduanya melakukan atas dasar suka sama suka dan bukan di bawah umur,” sebut Hamam.

Kapolresta menambahkan, penyelidikan telah dihentikan sebab polisi tidak menemukan adanya unsur kesengajaan atau aborsi. Saat ini VC telah dipulangkan ke Riau.

“Sudah kembali ke kampung halamannya di Riau,” tutup Kapolresta.

Sebelumnya diberitakan, warga dihebohkan dengan penemuan jasad bayi di salah satu kamar kos Jalan Cinta Damai Batu 9 Tanjungpinang, Selasa (21/1) dinihari. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Dugaan Aborsi Bayi Tak Terbukti, Polisi Hentikan Penyelidikan Bayi Tak Bernyawa di Kos Kosan pertama kali tampil pada Kepri.

Update Penanganan Buaya Lepas di Batam: 36 Ekor Sudah Tertangkap

0
Tim gabungan saat menangkap buaya di sekitar Pulau Bulan. Foto Polsek Bulang untuk Batam Pos

batampos– Tim Terpadu Penanganan Bencana dan Evakuasi Buaya bersama pihak PT Perkasa Jagat Karunia (PJK), terus melakukan pencarian terhadap buaya yang masih berkeliaran usai lepas dari penangkaran di Pulau Bulan, Batam.

Hal ini dikonfirmasi setelah dilakukan perhitungan dan pendataan terbaru. Kepala Dinas Penerangan Lantamal IV Batam, Mayor Laut (P) Rio Nugraha, menyebut bahwa berdasarkan hasil perhitungan pada 23 Januari, terdapat tiga ekor buaya yang belum tertangkap.

Berdasarkan data terbaru per 25 Januari, tim gabungan bersama sudah menangkap total 36 ekor buaya. Sebanyak tiga ekor di antaranya ditemukan dalam kondisi mati, sedangkan 33 ekor lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup.

Proses evakuasi yang dilakukan tim terpadu bersama masyarakat telah menangkap 36 ekor buaya hingga Jumat (24/1) kemarin.

BACA JUGA: Kepolresta: 36 Buaya Berhasil Diamankan

“Dari total 105 ekor buaya yang berada di kolam sebelum kejadian, kini tersisa 66 ekor di dalam penangkaran. Artinya, 39 ekor buaya sempat lepas, dan hingga saat ini sudah 36 ekor berhasil ditangkap,” katanya, Sabtu (25/1).

Sementara itu, pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB, warga Pulau Menkadah berhasil menangkap seekor buaya berukuran sekitar lima meter. Penangkapan ini menambah daftar buaya yang ditangkap.

Penanganan terhadap buaya-buaya yang lepas ini terus dilakukan dengan serius. Tim terpadu akan terus mencari dan menangkap sisa buaya yang belum tertangkap.

Selain diminta untuk tetap waspada, masyarakat diminta segera melaporkan jika melihat keberadaan buaya yang masih berkeliaran. Upaya pencarian dan penangkapan akan terus dilakukan hingga seluruh buaya yang kabur dapat dievakuasi kembali ke penangkaran. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Update Penanganan Buaya Lepas di Batam: 36 Ekor Sudah Tertangkap pertama kali tampil pada Metropolis.