Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 2130

Tim DVI RS Polri Umumkan Tiga Nama Jenazah Sekelompok Pramugari Korban Kebakaran Glodok

0
Sekelompok Pramugari masuk dalam daftar korban hilang dalam insiden kebakaran Glodok Plaza, Taman Sari, Jakarta Barat pada Rabu (15/1). (Dok @delapuzz dan @osimayukari)

batampos – Tiga jenazah korban kebakaran Plaza Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, akhirnya berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jumat (24/1).

Karo Doktor Polisi RS Polri Kramat Jati Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Nyoman Eddy Purnama menuturkan, identifikasi korban kebakaran dilakukan dengan pencocokan postmortem dan antemortem yang diterimanya.

Ia memaparkan, pertama, body part dengan nomor PMJ/Glodok/002 cocok dengan data antemortem nomor 10 dengan nama Zuki Fitria Raja berjenis kelamin laki-laki berusia 22 tahun. Kedua, body part dengan nomor PMJ/Glodok/003 cocok dengan data antemortem nomor 2 bernama Aulia Belina Harupak perempuan 28 tahun.

“Body part dengan nomor PMJ/Glodok/004 cocok dengan data antemortem 11 teridentifikasi bernama Osima Yurkari perempuan 29 tahun,” ujarnya.

Nyoman menegaskan, Tim DVI RS Polri masih mendalami beberapa body part korban kebakaran Glodok Plaza. Ia berharap masyarakat khususnya keluarga menunggu hasil identifikasi lainnya.

“Kami mohon dukungan, doa masyarakat dan keluarga agar sabar karena kami masih bekerja pendalaman terhadap body part,” katanya.

Diketahui, terdapat sekelompok Pramugari dikabarkan masuk dalam daftar korban hilang dalam insiden kebakaran Glodok Plaza, Taman Sari, Jakarta Barat pada Rabu (15/1).

Nama mereka tercatat dalam 14 nama orang hilang yang dilaporkan ke Pos Komando Taktis (poskotis) yang dibangun di lokasi kejadian.

Keempat orang tersebut ialah Osima Yukari, 25, (@osimayukari), Aulia Belinda, 28, (@auliabinda), Deri Sauki, 25, dan Aldrina S, 29 (@aldrndes). Osima Yukari dan Aulia Belina pun masuk kedalam korban kebakaran Glodok Plaza yang telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati.

Hingga Jumat (24/1), total terdapat 12 kantong jenazah telah berhasil di evakuasi selama seminggu lebih pencarian korban kebakaran Plaza Glodok.

Kasi Operasi Damkar Jakarta Barat Syarifudin mengatakan, kantong jenazah ke 12 ditemukan pada Kamis (24/1) sekira pukul 16.30 WIB.

Kantong jenazah pun langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi.

“Satu kantong jenazah 16.30 WIB. Total ada 12 kantong (yang telah dievakuasi),” jelasnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Tim DVI RS Polri Umumkan Tiga Nama Jenazah Sekelompok Pramugari Korban Kebakaran Glodok pertama kali tampil pada News.

Ratusan THL Tak Penuhi Kualifikasi untuk Diangkat PPPK Paruh Waktu

0
Para honorer saat menjalani ujian seleksi PPPK Pemko Tanjungpinang pada 3 Desember 2024 lalu. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Sebanyak 300 orang Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, Kepri dipastikan tidak memenuhi kualifikasi untuk diangkat sebagai PPPK paruh waktu.

Para THL yang tidak bisa diangkat menjadi tenaga PPPK paruh waktu itu, karena memang tidak memenuhi kriteria yang ditentukan oleh Pemerintah. Seperti sudah berusia 57 tahun.

“Karena mereka ada yang sudah lebih dari 57 tahun usianya, ada yang tidak memiliki ijazah sama sekali, dan ada yang masa kerjanya belum dua tahun,” kata Sekda Tanjungpinang, Zulhidayat, Kamis (23/1).

BACA JUGA: Nasib Safaruddin Tenaga Kebersihan yang Diberhentikan Bupati Anambas,  Harapan Jadi PPPK Pupus, Kini Tak Bisa Biayai Hidup Ibu

Karena terdapat anyaknya jumlah THL yang tidak bisa terakomodir tersebut, Pemko Tanjungpinang juga menyiapkan opsi lain bagi mereka yakni menjadi tenaga alih daya atau outsourcing.

“Kita beri pilihan untuk menjadi tenaga Outsourcing untuk mereka yang profesinya sebagai tenaga kebersihan, supir, dan pengamanan,” tambahnya.

Sementara untuk tenaga di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) baik Rumah Sakit maupun layanan SWRO akan ditawarkan untuk menjadi pegawai disana. Sebab, RSUD masih membutuhkan tenaga ahli medis, walaupun usianya sudah 57 tahun.

Sejauh ini, yang menjadi tenaga Outsourcing dan pegawai BLUD menjadi opsi yang dipilih oleh Pemko Tanjungpinang bagi THL yang tidak bisa diangkat sebagai tenaga PPPK.
Ia juga menegaskan, Pemko belum ada rencana untuk merumahkan ratusan THL itu.

“Memang belum ada rencana memberhentikan ratusan tenaga THL yang tidak bisa diangkat menjadi PPPK tersebut,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Ratusan THL Tak Penuhi Kualifikasi untuk Diangkat PPPK Paruh Waktu pertama kali tampil pada Kepri.

Balita 1 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Terjatuh Akibat Tumpahan Minyak di Jalan Km 23 arah Kijang, Bintan

0
Petugas Damkar Bintan Timur membersihkan jalan yang terkena tumpahan minyak solar di jalan raya Kilometer (Km) 23 arah Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Jumat (24/1/2025) siang. F.Damkar Bintan Timur untuk Batam Pos.

batampos– Balita berusia 1 tahun dilarikan ke rumah sakit setelah terjatuh akibat tumpahan minyak solar di jalan raya Kilometer (Km) 23 arah Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Jumat (24/1/2025).

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Pengembangan dan Humas RSUD Bintan, Murnilawati saat dihubungi Batam Pos, Jumat (24/1/2025) siang.

Menurutnya, ada tiga orang dilarikan ke rumah sakit akibat terjatuh di jalan yang terkena tumpahan minyak solar.

BACA JUGA: Lampu PJU Solar Cell Menuju Kebun dan Rumah Warga di Kampung Sungai Jeram, Bintan Hilang, Tersisa Tiang

“Seorang ibu dan anaknya masih berusia 1 tahun dan seorang wanita,” ujarnya.

Dia mengatakan, kondisi tiga orang tersebut mengalami luka ringan.

“Sudah dibolehkan pulang,” katanya.

Sementara beredar video memperlihatkan seorang warga berdiri di tepi jalan.

Pria menggenakan topi itu mengingatkan pengendara sepeda motor untuk extra hati-hati saat melintas di jalan raya Km 23 arah Kijang.

“Pelan-pelan ada minyak tumpah,” teriaknya.

Sementara pengendara sepeda motor terlihat berhenti di pinggir jalan.

Dia mengatakan, akibat tumpahan minyak solar  membuat jalan menjadi licin.

“Licin kali, hampir saja (terjatuh),” ujar seorang pria yang mengendarai sepeda motor.

Kepala UPT Damkar Bintan Timur, Nurwendi mengatakan, pihaknya bergerak ke lokasi setelah menerima informasi adanya tumpahan minyak solar di jalan raya Km 23.

“Kita langsung melakukan pembersihan dengan melalukan penyemprotan air di lokasi tumpahan minyak solar di jalan Km 23,” katanya.

Ditanya kendaraan yang menyebabkan tumpahan minyak solar di jalan Km 23? “Kita tidak tahu dari mana asal tumpahan minyak solar itu, kita cuma dapat laporan dari warga ada tumpahan minyak solar di jalan,” jawab mantan Kepala UPT Damkar Toapaya itu. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Balita 1 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Terjatuh Akibat Tumpahan Minyak di Jalan Km 23 arah Kijang, Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Ada Perbaikan Pipa Bocor, Berikut Area Terdampak

0

Pembaca Batam Pos, PT Air Batam Hilir menginformasikan ada perbaikan kebocoran pipa di Depan Perumahan Taman Duta Mas, Baloi Permai. Saat ini perbaikan masih dalam proses.

Selama pekerjaan ini, akan berdampak pada gangguan pelayanan suplai air bersih berupa air kecil dan air terhenti untuk sementara waktu.

Area Terdampak:

  • CAMMO Industri & Pergudangan
  • Ansley Park
  • Puri Mestika
  • Kampung Air
  • Duta Mas
  • Telkom dan sekitarnya.

PT ABHi menyediakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air lebih dari 1×24 jam. Silakan koordinasi melalui Ketua RT/RW/Kelurahan setempat kemudian menghubungi:

Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP): Bengkong, Batu Aji, Batam Center

  • Call Center: (0778) 5700 000
  • WhatsApp: 0811 778 0155

Artikel Ada Perbaikan Pipa Bocor, Berikut Area Terdampak pertama kali tampil pada Metropolis.

Kebun Pisang Dirusak OTK, Petani Air Bini Sedih Gagal Panen, Pisang 100 Kg Hilang

0
Sejumlah tanaman jenis pisang siap panen milik Burhan dirusak oleh orang tak dikenenal di Desa Air Bini. f.burhan untuk batampos

batampos – Kebun pisang milik Bahtiar petani di Desa Air Bini dirusak oleh orang tak dikenal.

Peristiwa ini diketahui korban saat hendak pergi ke Tarempa, Kamis, (23/1) pagi. Sebelum menuju ibu kota Anambas, ia sempat singgah ke kebunnya untuk mengecek kandang ayam.

Baru melangkah masuk kedalam kebun, korban terkejut melihat tanamannya berantakan. Terdapat tiga pohon pisang tumbang dan ada bekas sabetan parang.

BACA JUGA: Jadi Langganan Banjir, Sejumlah Warga Pilih Bertahan di Kampung Pisang, Bintan

“Kemungkinan kebun saya ini dirusak tadi malam. Ada tiga pohon pisang siap panen dirusak. Perkiraan pisang 100 kg dibawa kabur,,” ujar Bahtiar saat dikonfirmasi batampos.

Ia mengungkapkan peristiwa ini baru satu kali dialaminya. Tapi, petani lain sudah sering mendapat perlakuan buruk. Diduga pelaku mengincar hasil kebun petani yang siap panen.

“Kalau saya baru pertama kali. Kawan-kawan lain dah sering. Tapi ga ada yang upload ke media sosial. Kita resah lah,” kata dia.

Padahal, kalau pelaku ingin buah-buahan ia dengan sukarela memberikan. Dengan aksi tak terpuji ini membuat korban kecewa. Pasalnya, harapan untuk menjual pisang pun sirna.

“Saya cangkul sendiri, rawat sendiri. Tapi ini hasilnya. Kalau dia (pelaku) meminta, pasti saya kasih. Bukan pelit kami ini,” ucapnya lirih.

Burhan berharap kejadian ini tidak terulang kembali. Ia pun meminta kepada aparat keamanan untuk menindak perbuatan ini. Kalau bisa, ada patroli khusus di area perkebunan.

“Saya ni tak lapor ke polisi karena tak bisa tangkap orangnya. Tapi saya harap ada pengawasan khusus lah d area kebun. Kami ni petani kecil, kalau hasil panen dirusak mau makan apa kami ni. Semoga gak ada kejadian lagi,” harapnya. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Kebun Pisang Dirusak OTK, Petani Air Bini Sedih Gagal Panen, Pisang 100 Kg Hilang pertama kali tampil pada Kepri.

Kemenag Gelar Seleksi PHD 2025, Petugas Diminta Amanah dan Paham Tugas

0
Mantan Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Handarlin Umar turut menjadi tim seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) yang digelar Kanwil Kemenag Kepri, Kamis (23/1). F. Kanwil Kemenag Kepri.

batampos-Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) mengadakan seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) tahun 1446 H/2025 M, Kamis (23/1). Petugas terpilih diminta amanah dan paham tugas.

“Peserta yang ikut seleksi ini sebanyak 22 orang yang merupakan perwakilan dari pemerintah kabupaten/kota dan provinsi Kepri,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Syafii.

Dijelaskannya, mereka akan bersaing untuk memperebutkan 12 kuota petugas PHD. Adapun bidangnya adalah Kesehatan dan PHD Layanan Umum. Seleksi dilaksanakan secara online melalui aplikasi Computer Assisted Test (CAT) di ponsel android yang terdiri dari 100 soal dan wawancara.

BACA JUGA: Serahkan DIPA 2025, Kakanwil Kemenag Ingatkan Satker Gunakan Anggaran secara Efektif dan Efisien

Tenaga Ahli Wakil Kepala Badan Penyelenggaraan haji (BPH) Abdulrahman Syahputra Batubara yang hadir saat itu menyampaikan, BPH hadir sebagai hadiah dari Presiden Prabowo Subianto untuk umat Islam di Indonesia.

“Hanya umat Islam yang memiliki badan khusus setingkat kementerian untuk mengurus ibadah haji,” ujarnya pada kesempatan itu.

Abdulrahman mengatakan, BPH sepenuhnya pada tahun 2025 ini memberikan dukungan kepada Dirjen PHU untuk menyukseskan haji tahun ini. Mulai tahun 2026, BPH akan mengambil alih seleksi pengadaan petugas haji untuk kedepannya. Ia pun menyampaikan pesan agar para peserta benar-benar memahami tujuannya mengikuti seleksi ini, yakni demi mengemban tugas mulia sebagai pelayan tamu Allah.

“Ada pesan dari pimpinan, terutama dari hasil temuan di komisi 8 pansus haji, petugas haji di daerah disebut banyak (merupakan) titipan-titipan. Oleh karenanya, jangan salah niat, niat menjadi petugas itu untuk menjadi pelayan tamu Allah, ini tugas mulia, sedangkan naik haji itu bonus. Tidak sembarangan bisa jadi petugas haji, mental dan niat diuji,” ungkapnya.

Di momen pembukaan kegiatan itu juga diputar rekaman sambutan Dirjen PHU Hilman Latief. Ia menegaskan, seleksi petugas haji ini merupakan proses yang harus dijalani untuk menyeleksi calon-calon petugas yang memiliki kapasitas, kemampuan khusus, dan yang utama amanah menjalankan tugas.

“Tentu banyak sekali yang daftar, oleh karenanya saya sarankan kepada yang lolos agar bisa menjalankan amanah dengan baik. Sedangkan bagi yang belum lolos, jangan berkecil hati, waktu masih panjang dan persiapkan diri anda dengan baik,” ucap Hilman Latief.

Senada dengan Dirjen PHU, Kakanwil Kemenag Kepri Zoztafia yang hadir bersama Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kepri saat itu menyampaikan harapan agar peserta yang lolos komit menjalankan tugas.

“Semoga petugas haji daerah mampu melaksanakan tugas sesuai harapan Kepala BPH. Komitmen, semangat, dan memiliki kekuatan untuk menjadi PHD, tugas PHD tidak berbeda dengan petugas kloter seperti petugas kesehatan dan ketua kloter,” ujar Zoztafia pada kegiatan yang turut dihadiri oleh Ketua FKUB Kepri Handarlin Umar.

“Bagi yang lolos kami berharap bisa mempersiapkan diri, memahami semua aspek berkaitan dengan ibadah haji, secara fisik menjaga kesehatannya, karena haji ini masalahnya berkembang tiap tahunnya, maka proses seleksinya semakin ketat agar petugas bisa memahami dan siap,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jailani

Artikel Kemenag Gelar Seleksi PHD 2025, Petugas Diminta Amanah dan Paham Tugas pertama kali tampil pada Kepri.

Target PBB-P2 Batam 2025 Naik Jadi Rp 270 Miliar

0
Ilustrasi. Warga saat membayar PBB di Mobil Keliling Bapenda Kota Batam di Kawasan KBC Batamkota beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) pada tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan. Target PBB-P2 diproyeksikan mencapai Rp 270 miliar, sedangkan BPHTB sebesar Rp 430 miliar.

Sekretaris Bapenda Batam, Aidil Sahalo menyampaikan target PBB-P2 2025 meningkat dibandingkan tahun 2024 yang ditetapkan sebesar Rp 265 miliar. Meski demikian, realisasi PBB-P2 di tahun 2024 hanya mencapai Rp 210 miliar, atau sekitar 79 persen dari target. Sementara itu, BPHTB tahun 2024 justru melampaui target Rp 424 miliar dengan realisasi mencapai Rp 492 miliar.

“Peningkatan target ini diharapkan mendorong optimalisasi penerimaan pajak daerah. Namun, kami juga mencatat bahwa kesadaran masyarakat terhadap kewajiban membayar PBB-P2 masih rendah,” kata Aidil, Jumat (24/1).

Aidil menjelaskan beberapa kendala utama yang menyebabkan realisasi PBB-P2 tidak mencapai target. Salah satu faktor utamanya adalah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak tersebut.

Selain itu, belum adanya sanksi tegas bagi para penunggak PBB-P2 membuat kewajiban tersebut belum dianggap mendesak oleh masyarakat.

“Belum ada regulasi yang menjadikan PBB syarat wajib untuk mengakses layanan pemerintahan tertentu. Hal ini membuat masyarakat merasa tidak perlu segera melunasinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aidil menyebutkan bahwa kebutuhan masyarakat akan dokumen legal tanah atau lahan, seperti sertifikat, juga belum mendesak. Hal ini menyebabkan banyak masyarakat yang mengabaikan kewajiban pembayaran PBB-P2.

“Kami juga mendapati masyarakat masih cenderung apatis dalam melaporkan perubahan kepemilikan lahan atau bangunan. Akibatnya, kewajiban pajak sering terabaikan,” tambahnya.

Selain masalah kesadaran masyarakat, Aidil juga menyoroti kendala teknis dan administrasi dalam pengelolaan PBB-P2. Misalnya, peralihan kepemilikan lahan dari pemilik lama ke pemilik baru sering menyisakan tunggakan pajak yang sulit ditagih karena pemilik lama tidak lagi dapat ditemukan.

“Banyak lahan yang telah didaftarkan namun dibiarkan begitu saja tanpa pembangunan karena pemilik menunggu modal atau pendanaan. Hal ini juga menghambat penerimaan pajak secara maksimal,” jelas Aidil.

Untuk meningkatkan realisasi pajak daerah, Bapenda Batam berencana mengambil langkah strategis, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi, penegakan aturan yang lebih tegas, serta memperbaiki sistem administrasi. Dengan tantangan yang ada, Bapenda Batam optimistis target 2025 dapat terealisasi

“Kami akan terus berupaya agar target tahun 2025 tercapai. Pajak merupakan salah satu sumber utama pembangunan daerah yang harus dikelola secara optimal,” ujar Aidil (*)

 

reporter : AZIS MAULANA

Artikel Target PBB-P2 Batam 2025 Naik Jadi Rp 270 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

Asri Welas Akhiri 17 Tahun Pernikahan dengan Galiech Ridha, Dapat Hak Asuh Anak

0
Asri Welas. (Instagram: asri_welas)

batampos – Asri Welas akhirnya mengakhiri 17 tahun kebersamaannya membina rumah tangga bersama Galiech Ridha.

Majelis hakim Pengadilan Agama Depok pada Kamis (23/1) kemarin ketuk palu untuk perceraian Asri Welas dan Galiech Ridha.

Baik Asri Welas dan Galiech Ridha mengaku sama-sama sedih mengakhiri rumah tangga mereka yang sudah berusia 17 tahun itu. Namun keputusan bercerai adalah kepuitusan bersama dan sudah diketuk palu oleh hakim.

Baca juga: Tips Hilangkan Kutu Secara Tuntas pada Kucing

“Saya memang cengeng sampai menangis. Mungkin karena saya ekspresif kali ya,” ujar Asri Welas menangis usai sidang putusan cerai di Pengadilan Agama Depok, Kamis (23/1).

Beratnya menerima kenyataan harus bercerai juga dirasakan Galiech. Selama ini dia mengaku tidak pernah membayangkan akan menjadi duda dengan bercerai dari Asri Welas setelah 17 tahun tinggal satu atap.

“Tapi mungkin ini sudah jalannya, tidak apa-apa. Mari memulai kehidupan yang baru masing-masing,” ujar Galiech.

Bercerai dengan Asri Welas tidak lantas menggugurkan tugas dan tanggung jawab Galiech sebagai seorang ayah. Oleh sebab itu, Galiech berkomitmen akan bekerja serius demi memenuhi tugas dan anggung jawabnya ke anak-anak.

Baca juga: Jungkook dan V BTS, Kai EXO hingga Song Kang Segera Tuntaskan Wamil, Siap Sapa Penggemar

Perceraian ini tidak membuat Asri Welas dan Galiech jadi menutup hubungan. Meski sudah bercerai, keduanya tetap akan menjalin hubungan yang baik ke depannya. Mereka pun saling mendoakan agar sang mantan lebih baik lagi dengan jalan hidupnya masing-masing.

“Mudah-mudahan rezeki Mas Galiech banyak, dan jangan lupakan anak-anak. Mudah-mudahan Mas Galiech bisa jadi contoh sebagai bapak yang baik, bertanggung jawab pada anak-anaknya,” ungkap Asri Welas.

Galiech Ridha juga berharap Asri Welas mendapatkan rezeki yang banyak dan senantiasa diberikan kesehatan mengingat aktivitasnya sangat padat dengan sejumlah pekerjaan harian.

Selain mengabulkan perceraian, majelis hakim juga mengabulkan hak asuh anak jatuh ke tangan Asri Welas. Dengan pertimbangan, anak- anak masih di bawah umur dan mereka juga lebih dekat dengan ibunya.

Selain itu, majelis hakim juga mengabulkan harta berupa satu unit rumah di Raffles Hills, Depok, Jawa Barat dan mobil Toyota Voxy, jatuh ke tangan Asri Welas.

Adapun Galiech diwajibkan untuk memberikan nafkah ke anak-anaknya sebesar Rp 5 juta setiap bulan dan ada kenaikan 10 persen setiap tahunnya. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Asri Welas Akhiri 17 Tahun Pernikahan dengan Galiech Ridha, Dapat Hak Asuh Anak pertama kali tampil pada Lifestyle.

Presiden Titahkan Efisiensi Rp306 Triliun

0
Presiden Prabowo Subianto. (YouTube Setpres RI)

batampos – Presiden Prabowo Subianto menitahkan efisiensi anggaran pemerintah sebesar Rp306,69 triliun pada APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 demi menjaga stabilitas fiskal dan mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.

Target tersebut tertuang dalam dokumen salinan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 yang dilansir di Jakarta, Kamis (23/1) dikutip dari Antara.

Melalui Inpres ini, Presiden mengarahkan sejumlah pejabat negara, mulai dari para Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, hingga Gubernur, Bupati, dan Wali Kota untuk melaksanakan langkah-langkah efisiensi anggaran di berbagai sektor.

Adapun poin pokok dari arahan Inpres tersebut, yakni penetapan target efisiensi anggaran sebesar Rp306,69 triliun, terdiri atas Rp256,1 triliun dari anggaran kementerian/lembaga, Rp50,59 triliun dari transfer ke daerah.

Presiden Prabowo juga menginstruksikan pembatasan belanja non-prioritas. Gubernur, bupati, dan wali kota diminta untuk membatasi belanja seremonial, studi banding, danperjalanan dinas, dengan pengurangan perjalanan dinas hingga 50 persen.

Selain itu, efisiensi juga menyasar belanja honorarium serta kegiatan pendukung yang tidak memiliki output terukur juga dibatasi.

Dalam instruksinya, Presiden mengarahkan seluruh kementerian/lembaga untuk fokus pada kinerja pelayanan publik.

Anggaran harus difokuskan pada peningkatan pelayanan publik, tidak sekadar pemerataan antarperangkat daerah atau berdasarkan pola anggaran tahun sebelumnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani diberi mandat untuk menetapkan besaran efisiensi setiap kementerian/lembaga serta menyesuaikan alokasi Transfer ke daerah, termasuk mengatur dana-dana khusus seperti Dana Otonomi Khusus dan Dana Desa.

Pelaksanaan Inpres ini akan diawasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) guna memastikan tata kelola yang baik dan bertanggung jawab.

Instruksi ini berlaku mulai 22 Januari 2025, dengan waktu pelaksanaan yang ketat. Seluruh hasil identifikasi rencana efisiensi harus disampaikan kepada Menteri Keuangan paling lambat 14 Februari 2025. (*)

 

Artikel Presiden Titahkan Efisiensi Rp306 Triliun pertama kali tampil pada News.

Menhub: Izin Operasi Maskapai Fly Jaya Sedang Diproses

0

batampos – Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengungkapkan pihaknya sedang memproses izin operasi maskapai penerbangan baru Fly Jaya.
”Sedang kami proses (izin operasi) Fly Jaya,” ujar Dudy, di Jakarta, Kamis (23/1) dikutip dari Antara.

Kementerian Perhubungan mengusahakan agar izin operasi Fly Jaya dapat terbit sebelum Lebaran, agar maskapai baru tersebut dapat berpartisipasi dalam arus mudik Lebaran tahun 2025 ini.

”Kami usahakan sebelum Lebaran, supaya dia juga bisa berpartisipasi dalam kegiatan arus mudik,” kata Dudy.

Dia juga menambahkan, Kementerian Perhubungan akan selalu membantu kepada setiap maskapai penerbangan baru yang mau berpartisipasi dalam angkutan.

”Kami akan selalu membantu kepada setiap maskapai penerbangan baru yang mau berpartisipasi dalam angkutan,” katanya.

Sebagai informasi, Fly Jaya merupakan maskapai pelayanan penerbangan domestik atau jarak pendek bagi masyarakat Indonesia.

Pada awal operasi, maskapai Fly Jaya akan melayani rute Yogyakarta, Bandung hingga Balikpapan dengan keberangkatan dari Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Saat ini Fly Jaya sedang memproses penerbitan Air Operator Certificate (AOC) atau izin wajib untuk beroperasi di wilayah udara Indonesia. Diharapkan maskapai ini dapat memulai penerbangannya pada pertengahan 2025.

Fly Jaya berkomitmen menjadi maskapai perjalanan udara yang menjangkau hingga daerah terpencil atau kurang terlayani, sehingga masyarakat dapat melakukan rute perjalanan penerbangan ke seluruh wilayah Indonesia dengan mudah.

Salah satu keunggulan Fly Jaya, yakni penggunaan armada pesawat yang modern berjenis ATR 72-500. Pesawat tersebut termasuk generasi ATR 72 bermesin twin-turboprop, khusus armada perjalanan regional jarak pendek.

Selain itu, Pesawat ATR 72-500 memiliki desain armada yang ergonomis serta efisiensi bahan bakar yang hemat energi dan ramah lingkungan. (*)

 

Artikel Menhub: Izin Operasi Maskapai Fly Jaya Sedang Diproses pertama kali tampil pada News.