Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2162

Harga Santan Melonjak di Batam, Eksportir Akan Dipanggil untuk Stabilkan Pasokan

0
Salah satu penjual santan di sebuah pasar di Kota Batam.
Foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos – Harga santan di Batam mengalami lonjakan drastis dalam beberapa bulan terakhir. Dari harga normal sekitar Rp22 ribu per kilogram, kini santan dijual hingga Rp40 ribu per kilogram. Bahkan, di beberapa pasar, harga santan mencapai Rp48 ribu per kilogram. Kenaikan ini dikeluhkan masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner yang bergantung pada santan sebagai bahan utama.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam, Mardanis, mengungkapkan bahwa lonjakan harga ini terjadi karena sebagian besar pasokan kelapa diekspor ke Malaysia dan Singapura, di mana harga jualnya lebih tinggi dibandingkan pasar lokal.

“Kondisi saat ini banyak yang lebih memilih ekspor karena harganya lebih mahal. Ke depan, kami akan memanggil semua eksportir kelapa agar sebagian stok tetap tersedia untuk kebutuhan lokal,” ujar Mardanis, Jumat (28/2).

Selain itu, kenaikan harga santan kemasan juga turut dipengaruhi oleh kelangkaan bahan baku di pasaran. Selama ini, pasokan kelapa untuk Batam berasal dari Tembilahan, namun jumlah pastinya belum dapat dipastikan. Mardanis memperkirakan kebutuhan harian santan di Batam mencapai sekitar lima ton.

“Sekarang pasokan langka karena agen eksportir membeli dengan harga lebih tinggi, misalnya Rp10 ribu, sementara harga lokal hanya Rp8 ribu. Ini membuat harga jual santan di pasar menjadi lebih mahal,” jelasnya.

Menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri, Dinas Ketahanan Pangan telah mengantisipasi lonjakan permintaan dengan mengusulkan pemanggilan seluruh eksportir untuk mencari solusi agar pasokan lokal tetap terjaga.

Sementara itu, Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait kesulitan mendapatkan santan kelapa murni di pasaran.

“Kami segera memanggil distributor dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengecek ketersediaan santan di lapangan serta mencari solusi atas kendala yang mereka hadapi,” ujar Ruslaeni.

Pihak kepolisian akan melakukan pemantauan lebih lanjut guna memastikan pasokan santan tetap tersedia dan harga kembali stabil di pasaran.

Masyarakat pun berharap agar langkah ini dapat segera direalisasikan sehingga mereka tidak kesulitan mendapatkan santan, terutama menjelang bulan Ramadan. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Harga Santan Melonjak di Batam, Eksportir Akan Dipanggil untuk Stabilkan Pasokan pertama kali tampil pada Metropolis.

LAM Karimun Beri 3 Masukan untuk Iskandarsyah-Rocky dalam Menyusun ‘Kabinet’

0
Iskandarsyah- Rocky Marciano Bawole. f.ist

batampos– Isu penyusunan kabinet pemerintahan Bupati karimun Iskandarsyah dan Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole sudah beredar luas di kalangan masyarakat maupun media sosial. Bahkan, ada calon kepala dinas di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemda Karimun berasal dari Pemerintah Provinsi Kepri.

Ketua harian Lembaga Adat Melayu (LAM) Karimun Amirullah ketika dimintai tanggapannya mengatakan, untuk penyusunan kabinet bupati dan wakil bupati Karimun Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole pihaknya memberikan masukkan ada tiga hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, apakah tidak ada orang Karimun yang benar-benar berkompeten untuk calon kepala dinas di OPD Pemda Karimun. Kedua, kalau orang yang mempunyai masalah masa lalu kenapa harus diambil. Apakah tidak ada orang yang berkompeten di kabupaten Karimun ini untuk membantu bupati dan wakil bupati Karimun. Ketiga, kalau menunjuk kepala dinas harus benar-benar memahami suatu dinas yang ditempatinya.

BACA JUGA: Sri Rezeki, Terpilih menjadi ketua KONI Karimun secara aklamasi

” Kalau prinsip kita, apakah tidak ada orang-orang di kabupaten Karimun yang tidak berkompeten lagi. Sampai-sampai orang Pemprov Kepri mau menduduki satu jabatan di Pemda Karimun,” tanyanya, Kamis (27/2) kepada Batam Pos.

Apalagi, calon kepala dinas tersebut pernah terlibat narkoba pada tahun 2018 silam yang saat ini menjabat sebagai kabid di salah satu OPD Pemprov Kepri. Ini akan menjadi presiden buruk bagi pemerintahan Ing-Rokcy nantinya.

” Apalagi yang pernah terlibat narkoba tidak bisalah. Anda, tau sendiri sudah kesekian kalinya, oknum ASN di lingkungan Pemda Karimun yang terlibat narkoba. Dan baru-baru ini juga ditangkap oleh TNI AL, itupun oknum ASN yang mempunyai jabatan,” tegasnya.

Masih kata Amirullah lagi, dirinya berharap kepada bupati dan wakil bupati Karimun benar-benar memilih pembantunya yang loyal dan bersih dari narkoba maupun korupsi. Sehingga, janji politiknya yang dulu dikampanyekan kepada masyarakat harus terwujud.

” Kan janjinya, pemerintahan yang bersih. Ya dimulai dari seleksi calon kepala dinas yang harus benar-benar profesional, sesuai dengan latar belakangan. Tidak ada titip-titipan tim sukseslah, ini benar-benar berkopoten dibidangnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati karimun Iskandarsyah menyampaikan bahwa dirinya bersama wakil bupati karimun Rocky Marciano Bawole telah berkomitmen untuk membangun kabupaten Karimun yang lebih baik lagi.

” Insyallah, kita siap membangun kabupaten karimun. Secara bertahap masalah-masalah yang ada saat ini, akan diselesaikan secara estapet sambil terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.(*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel LAM Karimun Beri 3 Masukan untuk Iskandarsyah-Rocky dalam Menyusun ‘Kabinet’ pertama kali tampil pada Kepri.

TPU Seitemiang Semakin Ramai Dikunjungi Peziarah

0
Tempat Pemakaman Umum Sei Temiang rapai peziarah.
foto: Eusebius Sara / Batam Pos

batampos – Taman Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang semakin ramai dikunjungi warga dalam sepekan terakhir. Banyak masyarakat datang untuk berziarah ke makam keluarga mereka menjelang bulan suci Ramadan. Tradisi ini sudah menjadi kebiasaan turun-temurun bagi umat Muslim sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta mendoakan orang-orang terkasih yang telah berpulang.

Ummar, seorang pekerja di TPU Seitemiang, mengatakan bahwa dalam sepekan terakhir jumlah peziarah meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa.

“Menjelang Ramadan, peziarah semakin ramai,” ujarnya. Peningkatan ini sudah diprediksi karena setiap tahun menjelang Ramadan, pemakaman selalu dipenuhi peziarah dari berbagai daerah.

Selama berziarah, masyarakat melakukan berbagai kegiatan seperti menabur bunga, membersihkan makam, membaca doa bersama, hingga memasang batu nisan baru jika diperlukan. Beberapa peziarah juga membawa air untuk menyiram makam agar tetap bersih dan terawat. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan keluarga dalam mengenang serta mendoakan arwah sanak saudara yang telah meninggal.

Tak hanya peziarah, para pedagang bunga dan perlengkapan ziarah juga turut merasakan berkah dari meningkatnya jumlah pengunjung. Endang, salah satu penjual bunga di gerbang TPU Seitemiang, mengaku usahanya mengalami peningkatan pendapatan dalam beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah, lumayan buat nambah pemasukan,” katanya.

Jamil, salah satu peziarah, mengatakan bahwa ziarah menjelang Ramadan sudah menjadi rutinitas bagi keluarganya. Ia selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi makam anak pertamanya yang meninggal enam tahun silam.

“Setiap tahun sebelum puasa, kami sekeluarga datang untuk membersihkan makam dan mendoakan anak kami,” ujarnya dengan haru.

Tradisi ini menjadi bukti kecintaan dan penghormatan keluarga kepada mereka yang telah tiada. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel TPU Seitemiang Semakin Ramai Dikunjungi Peziarah pertama kali tampil pada Metropolis.

Konsumen Kecewa, Rumah Baru Sering Retak dan Bocor

0
Seorang konsumen menunjukkan rumahnya yang bermasalah.
foto: Eusebius Sara / Batam Pos

batampos – Sejumlah warga yang tinggal di Perumahan Central Raya Batuaji, khususnya di cluster Blok B, mengeluhkan kondisi rumah yang mereka beli karena banyak mengalami kerusakan. Beberapa masalah yang sering dikeluhkan antara lain tembok yang retak serta atap yang bocor. Mereka menduga bahwa penyebab utama kerusakan ini adalah proses konstruksi yang kurang teliti saat pembangunan.

Salah satu warga, Riky Manurung, yang tinggal di Blok B, menyampaikan bahwa sejak awal serah terima rumah, ia sudah menemukan banyak kerusakan. Rumahnya bahkan sudah mengalami beberapa kali perbaikan akibat tembok yang retak.

“Hujan deras di awal Januari lalu membuat rumah saya bocor di banyak bagian. Kami bahkan menyebutnya ‘air terjun’ karena rembesan deras dari tembok rumah,” ujar Riky.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Fred Manulang, warga di blok yang sama. Menurutnya, hampir semua rumah mengalami masalah serupa, bukan hanya satu atau dua unit saja.

“Kami punya grup WhatsApp khusus untuk warga perumahan ini, dan hampir semua anggota grup mengeluhkan hal yang sama. Ini bukan masalah individu, tapi sudah menjadi persoalan besar yang harus segera ditangani,” ungkap Fred.

Para warga menduga bahwa salah satu penyebab utama kerusakan ini adalah kualitas pembangunan yang kurang maksimal. Mereka mempertanyakan apakah material yang digunakan benar-benar sesuai dengan standar yang dijanjikan oleh pengembang. Beberapa dari mereka bahkan telah mencoba menghubungi pihak pengembang, tetapi belum mendapatkan solusi yang memuaskan.

Menanggapi keluhan ini, Asep, perwakilan dari tim pemasaran dan penjualan Perumahan Central Raya Batuaji, memberikan tanggapan. Ia menegaskan bahwa pihak pengembang bertanggung jawab atas permasalahan yang dikeluhkan para warga dan sedang mencari solusi terbaik.

“Kami memahami keluhan para konsumen dan akan segera menangani masalah ini dengan serius,” ujar Asep.

Menurutnya, rumah-rumah di perumahan tersebut dibangun menggunakan material berkualitas, yakni batu wall panel precast beton yang dirancang untuk memberikan kekuatan lebih pada bangunan. Namun, terkait kerusakan yang terjadi, pihaknya akan bekerja sama dengan pakar konstruksi untuk menelusuri penyebab dan menemukan solusi perbaikannya.

“Intinya, kami menawarkan solusi atas semua keluhan ini. Kami juga meminta kerja sama dari para konsumen untuk melaporkan masalah yang mereka hadapi, sehingga kami dapat menangani setiap perbaikan dengan lebih efektif,” jelas Asep.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para konsumen yang merasa tidak nyaman dengan kondisi rumah mereka. Menurutnya, pengembang akan menjadikan masalah ini sebagai perhatian utama agar tidak terulang di masa mendatang.

“Kami benar-benar menyesalkan ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para konsumen. Ini menjadi evaluasi bagi kami agar ke depan lebih baik lagi,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Konsumen Kecewa, Rumah Baru Sering Retak dan Bocor pertama kali tampil pada Metropolis.

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Inklusi di Dunia Kerja

0
Sebanyak 17 perusahaan di Batam mengikuti penilaian penghargaan bagi perusahaan, BUMN, dan BUMD yang mempekerjakan penyandang disabilitas. Kegiatan ini berlangsung di Asialink Hotel Pelita, Kamis (19/2/2024). F. BPJS Ketenagakerjaan untuk Batam Pos

batampos – Sebanyak 17 perusahaan di Batam menjalani proses penilaian untuk mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan inklusif yang memberi kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Kegiatan yang berlangsung di Asialink Hotel Pelita pada Kamis (19/2/2024) ini bertujuan mendorong dunia usaha agar lebih terbuka dan memberikan akses yang setara bagi tenaga kerja disabilitas.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Suci Rahmad, menegaskan pentingnya apresiasi bagi perusahaan yang telah berkomitmen menciptakan lingkungan kerja inklusif.

Menurutnya, masih banyak penyandang disabilitas yang menghadapi hambatan dalam memperoleh pekerjaan, baik karena minimnya kesempatan maupun keterbatasan fasilitas pendukung.

“Dengan adanya penghargaan ini, kami berharap lebih banyak perusahaan menyadari bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar untuk berkontribusi. Mereka hanya butuh kesempatan dan lingkungan yang mendukung,” ujar Suci.

Penilaian terhadap perusahaan dilakukan sepanjang April hingga Mei 2025 dengan berbagai indikator, seperti jumlah tenaga kerja disabilitas yang terserap, jenjang karier yang disediakan, akses terhadap pelatihan dan pengembangan keterampilan, serta kesejahteraan yang diberikan. Selain itu, fasilitas kerja yang ramah disabilitas dan kebijakan keselamatan kerja juga menjadi faktor penilaian utama.

Perusahaan yang terlibat dalam penilaian ini berasal dari berbagai sektor industri, termasuk PT National Industrial Gases Indonesia, PT The Costume Magnifique, PT Valeo AC Indonesia, PT Federal International Finance, serta UMKM Batik Pertio dan Cafebilitas_Istana Jamur.

Penghargaan bagi perusahaan paling inklusif dijadwalkan diberikan pada Oktober atau Desember 2025. (*)

Artikel BPJS Ketenagakerjaan Dorong Inklusi di Dunia Kerja pertama kali tampil pada Metropolis.

Tak Berizin, PPNS Satpol PPP Segel Papan Reklame Baru di Jalan Bandaran

0
Papan reklame di Jalan Bandara RHF Tanjungpinang yang disegel Satpol PP, Kamis (27/2). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Sebuah konstruksi papan reklame yang baru dibangun di kawasan Jalan menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah, Kota Tanjungpinang, Kepri disegel. Papak reklame itu disegel menggunakan garis PPNS Satpol PP setempat.

Papan reklame berukuran sedang tersebut disegel karena dibangun tanpa memiliki izin. Keberadaan papan reklame itu tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2001 yang mengatur tata cara perizinan dan titik pemasangan reklame.

“Pembangunan (reklame) harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Kalau bangunan tidak sesuai spesifikasi, kita hentikan sementara agar pemilik mengurus izinnya,” kata PPNS Satpol PP Tanjungpinang, Yusri, Kamis (27/2).

BACA JUGA: DPRD Soroti Ratusan Reklame yang Terbiar Tak Berizin di Tanjungpinang

Selain itu, konstruksi bangunan juga harus mengikuti standar yang berlaku demi keamanan dan kerapian tata kota, apalagi di kawasan strategis seperti di Jalan Bandara RHF tersebut.

“Jaka dibangun sembarang, apalagi di daerah vital, itu bisa merusak estetika kota dan membahayakan masyarakat,” tambahnya.

Ia mengakui, jumlah papan reklame yang tidak mengantongi izin berjumlah cukup banyak, meskipun tidak semuanya bisa langsung dibongkar karena keterbatasan anggaran dan regulasi.

Selain reklame, Satpol PP juga menertibkan bangunan lain yang melanggar aturan, termasuk tower yang berdiri tanpa izin. Yusri mengungkapkan bahwa saat ini ada empat kasus tower yang masih dalam proses penertiban, sementara beberapa lainnya sudah selesai ditindaklanjuti.

“Pelanggar diberi waktu 30 hari untuk membongkar sendiri. Kalau tidak, pemerintah akan turun tangan melakukan pembongkaran paksa,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Tak Berizin, PPNS Satpol PPP Segel Papan Reklame Baru di Jalan Bandaran pertama kali tampil pada Kepri.

Sekolah di Batam Libur Awal Ramadan, Terapkan Pola Pembelajaran Khusus

0
Ilustrasi: Para orang tua saat mengantarkan anaknya masuk sekolah di hari pertama sekolah. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah menetapkan jadwal libur sekolah terkait bulan Ramadan dan Idulfitri tahun ini.

Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengungkapkan siswa akan mendapatkan libur lebih awal sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Setelah masa libur tersebut, siswa akan kembali masuk sekolah pada 6 Maret dengan pola pembelajaran khusus.

“Libur awal diberikan sejak 27 Februari hingga 5 Maret,” kata dia, Kamis (27/2).

Ia menjelaskan, bahwa selama Ramadan kegiatan belajar mengajar akan mengalami penyesuaian, termasuk jam belajar yang lebih singkat. “Setiap harinya, anak-anak sekolah mulai pukul 07.00 WIB sampai 12.00 WIB,” tambahnya.

Baca Juga: Rp1,3 Miliar untuk Tenis Meja di Sekolah Batam, Disdik: Bukan Usulan Kami

Selain itu, setelah libur awal, siswa akan mengikuti pesantren kilat yang berlangsung selama tiga hari pertama masuk sekolah. Program ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman keagamaan siswa selama Ramadan.

“Pesantren kilat akan diadakan sebagai bagian dari pembelajaran keagamaan. Setelah tiga hari pertama, kegiatan belajar akan kembali seperti biasa,” katanya.

Jadwal libur sekolah berikutnya dijadwalkan mulai 26 Maret hingga 8 April dalam rangka libur bersama Idulfitri. Setelah itu, siswa akan kembali masuk sekolah pada 9 April.

Selama bulan Ramadan, sekolah juga akan mengadakan pembelajaran keagamaan yang tidak hanya diperuntukkan bagi siswa Muslim, tetapi juga bagi siswa non-Muslim.

“Setiap agama tetap mendapatkan pembelajaran keagamaan, tetapi dalam ruang kelas yang terpisah,” ujarnya.

Baca Juga: Hanya Panti Asuhan Resmi yang Berhak Beroperasi, Dinsos Batam Perketat Pengawasan dan Wajib Miliki TDY

Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan pemahaman yang lebih baik terkait ajaran agamanya masing-masing. Pemerintah juga berharap kebijakan ini dapat meningkatkan toleransi antarumat beragama di lingkungan sekolah.

Selain itu, pengurangan jam belajar di sekolah selama Ramadan bertujuan agar siswa dapat tetap fokus menjalankan ibadah puasa tanpa mengurangi kualitas pendidikan.

Tri menambahkan, pihaknya berharap seluruh sekolah dapat melaksanakan kebijakan ini dengan baik. “Kami ingin memastikan bahwa pembelajaran tetap berjalan efektif, meskipun ada penyesuaian selama Ramadan,” katanya. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Sekolah di Batam Libur Awal Ramadan, Terapkan Pola Pembelajaran Khusus pertama kali tampil pada Metropolis.

Isu Indonesia Gelap dan Kabur Aja Dulu, Ini Kata Analis Ekonomi Politik

0
Prabowo-Gibran. (Dok. JawaPos.com)

batampos – Proses demokrasi pada 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai telah berjalan sesuai koridor. Sebab, Pemerintah tidak mempermasalahkan meski belakangan ini dikritik publik dengan ramainya isu Indonesia Gelap dan Kabur Aja Dulu di media sosial.

“Pemerintahan ini solid, tidak seperti isu di media sosial sebelumnya. Ya meski isu tentang #KaburAjaDulu, atau #IndonesiaGelap, itu patut dihargai pula sebagai respon publik yang perlu diperhatikan oleh pemerintah,” kata analis ekonomi politik, Mardiyanto di Jakarta, Kamis (27/2).

Ia mengharapkan, demokrasi di Indonesia harus tetap diperkuat oleh keterlibatan masyarakat sipil. Hal ini penting agar praktik demokrasi lebih berkualitas.

“Soliditas dan koherensi pemerintahan ini menjadi modal penting dan tak kalah pentingnya, adalah partisipasi publik untuk terus mengawal dan mengawasi secara seksama. Agar kualitas demokrasi kita dapat bergerak lebih maju,” ucapnya.

Ia mengingatkan, Kabinet Merah Putih harus mampu menangkap arahan-arahan strategis dari Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Hal itu semata untuk menjalankan capaian visi Asta Cita.

“Tinggal bagaimana elemen kerja di jajaran KMP itu menangkap aspirasi publik dan mengakselerasikannya dengan visi Astacita pemerintah,” tegasnya.

Sementara, pengamat politik pertahanan dan keamanan dari Universitas Pertahanan (Unhan) Kusnanto Anggoro meyakini, Prabowo-Gibran solid dalam menjalankan roda pemerintahan. Hal itu terpotret sebagaimana hasil survei Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) yang menyebutkan bahwa sebanyak 38,15 persen persen mendukung dan 40.28 persen sangat mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Meski kita memerlukan waktu yang lebih dari cukup untuk dapat memotret soliditas dan kinerja pemerintahan ini, saya rasa persepsi publik ini akan terus berubah sejalan dengan dinamika pemerintahan berikut seberapa besar pemerintah merealisasikan visi besarnya,” terangnya.

Lebih lanjut, Kusnanto menyatakan bahwa seluruh aspek dapat terkonsolidasi dengan baik dan berakselerasi, perlahan ekspektasi publik dapat direalisasikan.

“Praktik berdemokrasi di Indonesia seharusnya sudah bisa melampaui negara tetangga. Syaratnya, soliditas dan konsolidasi antar kabinet kerja dalam mewujudkan visi Asta Cita dan mengartikulasikan ekspektasi publik ini dapat koheren berjalan,” pungkasnya. (*)

Artikel Isu Indonesia Gelap dan Kabur Aja Dulu, Ini Kata Analis Ekonomi Politik pertama kali tampil pada News.

Program MBG di Batam Bertambah, Kini Menjangkau 13 Sekolah

0
Ilustrasi. Murid SDN 03 Bengkong saat menikmati makanan bergizi gratis. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam terus berkembang, dengan cakupan yang kini bertambah menjadi 13 sekolah dari sebelumnya hanya empat sekolah di Kecamatan Bengkong. Program ini akan tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan beberapa penyesuaian.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyampaikan hasil koordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memastikan MBG tetap berjalan selama Ramadan. Akan tetapi, teknis pelaksanaannya masih menunggu keputusan final dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia menjelaskan, makanan yang diberikan dalam program ini bisa dibawa pulang oleh siswa muslim untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Sedangkan siswa non-muslim tetap dapat makan di rumah masing-masing, dengan imbauan agar tidak makan di depan teman-temannya yang sedang berpuasa.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok Meninggi, Warga Batuaji Harap Pemerintah Bertindak Cepat

Untuk menghindari konsumsi makanan secara diam-diam di jalan, para guru akan memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menghormati teman yang berpuasa.

“Kemungkinan guru akan mengedukasi anak-anak agar makanan ini dikonsumsi saat waktu berbuka puasa. Ini agar tidak ada yang makan diam-diam di jalan,” katanya, Kamis (27/2).

Terkait jenis makanan yang akan dibagikan selama Ramadan, dia mengaku belum mendapatkan kepastian apakah dalam bentuk makanan berat atau hanya kue kering.

“Saya belum mendapat gambaran, yang tahu kepala SPPG. Kami di dinas hanya mengorganisir agar pelaksanaan MBG berjalan tertib dan rapi,” kata Tri.

Program MBG ini melibatkan berbagai sektor, termasuk BPOM, SPPG, Dinas Kesehatan, Polresta, dan Kodim, yang semuanya bekerja sama untuk memastikan program berjalan dengan baik.

Saat ini, MBG menjangkau 9.758 siswa dari tingkat TK, SD, dan SMP di Kecamatan Bengkong, Seibeduk, dan Batamkota. “Kami terus berkoordinasi dengan SPPG dan instansi terkait lainnya agar kualitas makanan yang diberikan tetap terjaga,” tambahnya.

Pelaksanaan MBG saat ini didukung oleh tiga dapur yang beroperasi di bawah mitra BGN. Dapur-dapur tersebut dikelola oleh Yayasan Siap di Kecamatan Bengkong, Yayasan Darul Solohin di Kecamatan Batamkota, dan Yayasan Yon Kenedia di Kecamatan Seibeduk.

Sementara itu, dapur utama milik BGN masih menunggu waktu untuk beroperasi. Saat ini, pengadaan dapur masih dalam tahap pemutakhiran juknis berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan.

Baca Juga: Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Batam Beraksi Menggunakan Mobil Rental

“Kami menunggu juknis dari BGN. Sebelumnya juknis untuk pengadaan dapur sedang diperbarui berdasarkan evaluasi program yang sudah berjalan,” ujar dia.

Koordinasi antara berbagai pemangku kepentingan dilakukan secara berkala melalui rapat evaluasi dua minggu sekali. Hal ini bertujuan untuk memastikan efektivitas pelaksanaan MBG di Batam.

“Kami melakukan evaluasi setiap dua minggu sekali. Ini tidak semudah yang dibayangkan, maka perlu ada evaluasi berkala,” ujar Tri.

Ke depan, program ini juga akan diperluas dengan menambah mitra dapur yang saat ini sedang dalam tahap asesmen oleh BGN. Pemerintah Kota (Pemko) Batam berharap, dengan adanya koordinasi yang baik, MBG dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi siswa. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Program MBG di Batam Bertambah, Kini Menjangkau 13 Sekolah pertama kali tampil pada Metropolis.

Rp1,3 Miliar untuk Tenis Meja di Sekolah Batam, Disdik: Bukan Usulan Kami

0
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 miliar untuk pengadaan peralatan olahraga tenis meja. Anggaran ini digunakan untuk membeli meja ping pong profesional, net beserta tiang besi, bola, dan bet ping pong.

Pengadaan tersebut tercatat dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP Batam. Anggaran ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 dan dikelola oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Batam.

Berdasarkan data SIRUP LKPP, anggaran tersebut terbagi dalam empat paket pengadaan. Paket pertama mencakup pengadaan 440 buah bet ping pong dengan nilai anggaran sebesar Rp265,3 juta.

Paket kedua adalah pengadaan 275 kotak bola ping pong dengan total anggaran sebesar Rp26,9 juta. Sementara itu, paket ketiga mencakup 110 net ping pong dengan nilai anggaran Rp65,2 juta.

Baca Juga: Hanya Panti Asuhan Resmi yang Berhak Beroperasi, Dinsos Batam Perketat Pengawasan dan Wajib Miliki TDY

Paket keempat merupakan pengadaan meja ping pong profesional, yang memiliki alokasi anggaran terbesar, yaitu Rp967,7 juta. Seluruh paket pengadaan ini diumumkan sejak 30 Januari 2025.

Jadwal pelaksanaan kontrak untuk semua paket pengadaan ini direncanakan berlangsung dari Februari hingga Mei 2025. Proses ini akan melibatkan berbagai pihak terkait dalam pengadaan dan distribusi peralatan olahraga tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan pengadaan ini bukan berasal dari usulan Disdik Batam. Katanya, pengadaan ini merupakan hasil konsolidasi dari beberapa fraksi DPRD Batam.

“Pengadaan ini bukan usulan dari kami, tetapi merupakan hasil konsolidasi dari lintas fraksi di DPRD Batam. Jika diusulkan secara terpisah, jumlah kontrak akan menjadi terlalu banyak,” ujarnya, Rabu (27/2) kemarin.

Ia menyoroti kebijakan pemerintah pusat perihak efisiensi anggaran. Hal ini tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Disdik Batam mengusulkan agar pengadaan peralatan tenis meja ini ditunda sementara. Akan tetapi, keputusan akhir masih akan dikomunikasikan dengan DPRD Batam sebagai pihak yang mengusulkan anggaran ini.

Baca Juga: Hanya Panti Asuhan Resmi yang Berhak Beroperasi, Dinsos Batam Perketat Pengawasan dan Wajib Miliki TDY

“Kami mengusulkan agar pengadaan ini dipending sementara, mengingat adanya aturan efisiensi dari pusat. Tapi, kami akan berkoordinasi kembali dengan pihak pengusul (DPRD Batam),” katanya.

Jika pengadaan ini tetap berjalan, peralatan tenis meja yang dibeli akan disalurkan ke sejumlah sekolah di Batam. Total ada 55 sekolah yang akan menerima fasilitas olahraga ini. Sekolah-sekolah yang menjadi penerima manfaat terdiri dari jenjang SD dan SMP.

Dalam rapat bersama DPRD, Disdik Batam menegaskan bahwa alokasi anggaran ini memang ditujukan untuk mendukung sarana dan prasarana olahraga di sekolah-sekolah.

Walau demikian, dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, perlu ada pembahasan lebih lanjut mengenai urgensi pengadaan ini. Keputusan final masih bergantung pada hasil koordinasi antara Disdik Batam dan DPRD. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Rp1,3 Miliar untuk Tenis Meja di Sekolah Batam, Disdik: Bukan Usulan Kami pertama kali tampil pada Metropolis.

Play sound