Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 2169

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Resmi Ditahan

0
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol resmi ditahan. (Korea Times / Yonhap & Kantor Kepresidenan)

batampos – Aparat akhirnya berhasil mengeksekusi surat perintah untuk menahan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol pada hari Rabu (15/1), pukul 10.33 waktu setempat. Presiden Yoon Suk Yeol akan dimintai keterangan terkait deklarasi darurat militernya yang hanya berlangsung singkat pada bulan lalu.

Yoon Suk Yeol menjadi presiden pertama Korea Selatan yang ditahan saat masih menjabat. Beberapa kendaraan terlihat meninggalkan kediaman kepresidenan di Hannam-dong, pusat Kota Seoul.

Rombongan mobil tersebut pergi menuju markas besar Badan Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi di Gwancheon, Provinsi Gyeonggi.

Masuknya Yoon Suk Yeol ke kantor Badan Investigasi Korupsi untuk pejabat tinggi hampir tidak terlihat oleh media, karena kendaraan yang diparkir di depan gerbang menghalangi pandangan. Dilaporkan Korea Times, Badan Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi akan memulai interogasi.

Sebelum menuju kantor Badan Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi, Yoon Suk Yeol menyampaikan pidato publik yang telah direkam sebelumnya.

Yoon mengatakan bahwa dia memutuskan untuk hadir di hadapan Badan Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi guna diinterogasi guna mencegah bentrokan antara penyidik dan staf Dinas Keamanan Presiden.

Kendati demikian, Presiden Korea Selatan tetap menyebut penyelidikan dan surat perintah terhadap dirinya ilegal. “Sebagai presiden yang harus mempertahankan konstitusi dan sistem hukum, menanggapi eksekusi surat perintah yang ilegal serta tidak sah ini, bukanlah pengakuan atas otoritas Badan Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi untuk menyelidiki kasus ini, tetapi hanya keinginan untuk mencegah bentrokan,” kata Yoon dalam pidatonya.

Pidato tersebut muncul beberapa jam, setelah para penyelidik memasuki kompleks kediaman presiden pada pagi hari, dalam operasi mereka untuk melaksanakan surat perintah.

Ini adalah upaya kedua dari pihak berwenang investigasi, dengan upaya pertama pada tanggal 3 Januari gagal setelah menghadapi kebuntuan selama hampir enam jam dengan Dinas Keamanan Presiden.

Mereka tiba di depan kompleks kediaman presiden di Hannam-dong, pusat kota Seoul, pada pukul 4.20 pagi dengan sekitar 3.000 polisi.

Meskipun berhadapan dengan personel Dinas Keamanan Presiden selama sekitar dua setengah jam, para penyelidik berhasil bergerak maju dengan melewati tiga lapis barikade sementara, yang dibuat staf Dinas Keamanan Presiden dengan barisan penjaga dan bus. Para penyidik harus memanjat bus-bus tersebut dengan tangga.

Pada pukul 8.15, mereka tiba di pos penjagaan terdekat dari kediaman presiden. Beberapa dari mereka masuk melewati pos tersebut, dengan kepala staf kepresidenan Chung Jin Suk dan pengacara Yoon Suk Yeol, Yoon Kap Keun yang mengizinkan mereka untuk menjemput sang presiden.

Tim investigasi gabungan, yang terdiri dari Badan Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi, polisi, dan unit investigasi kementerian pertahanan, telah berjanji untuk menerapkan langkah-langkah yang lebih tegas kali ini.

“Tidak ada bentrokan fisik selama pelaksanaan surat perintah tersebut. Personel Dinas Keamanan Presiden tidak menghalangi kami, saat memasuki kompleks kepresidenan,” kata Badan Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Resmi Ditahan pertama kali tampil pada News.

PT Synergy Tharada Ajukan Permohonan Eksekusi ke PN Batam

0
suasana Pelabuhan Internasional Batam Centre, Kamis (9/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– PT Synergy Tharada resmi mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Negeri (PN) Batam terkait putusan majelis hakim atas perkara yang melibatkan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Permohonan tersebut diajukan melalui kuasa hukum perusahaan pada Senin (13/1) di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) PN Batam.
“Ya, kami sudah mendaftarkan permohonan eksekusi,” ungkap Musrin, salah satu anggota tim kuasa hukum PT Synergy Tharada, Selasa (14/1)

Musrin menjelaskan bahwa putusan majelis hakim yang diketuai Stuart Wattimena harus segera dilaksanakan. Ia menegaskan bahwa poin terakhir dalam putusan tersebut menyatakan eksekusi dapat dilakukan meskipun pihak tergugat, dalam hal ini BP Batam, masih memiliki upaya hukum lanjutan.

BACA JUGA: PT Synergy Tharada Minta BP Jalankan Putusan Pengadilan

“Eksekusi ini sesuai dengan putusan hakim. Hal ini harus segera dilakukan karena klien kami telah mengalami banyak kerugian,” ujar Musrin.

PT Synergy Tharada berharap proses eksekusi berjalan lancar dan adil sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Harapan kami, permohonan ini bisa segera disetujui,” tegasnya. Semenrara, Wakil PN Batam, Tiwik akan mengecek terlebih dahulu apakah benar, permohonan esekusi tersebut sudah didaftarakan atau belum.

“Nanti saya cek dulu,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Permohonan gugatan konvensi PT Synergy Tharada atas Badan Pengusahaan (BP) Batam menang di Pengadilan Negeri Batam. Yang mana, majelis hakim menyatakan BP Batam selaku tergugat terbukti melakukan wanprestasi atau inkar janji.

Putusan gugatan Selasa (7/1) majelis hakim Pengadilan Negeri Batam mengadili dalam provisi menolak provisi pengungat. Namun dalam putusan konvensi dalam eksepsi menolak eksepsi tergugat konvensi untuk keseluruhannya.

Tak hanya itu, dalam putusan pokok perkara, majelis hakim PN Batam mengabulkan gugatan tergugat konvensi untuk seluruhnya. Kemudian menyatakan tindakan Tergugat konvensi adalah perbuatan cidera janji (Wanprestasi),

Selain itu, majelis hakim menyatakan sah perjanjian yang dibuat antara Penggugat konvensi dengan Tergugat konvensi, yang tertuang dalam Surat Perjanjian Nomor: 04/PERJ- KA/VII/2002-110/OB-ST/SPBC/VII/02, tanggal 02 Juli 2002, Tentang Kerjasama Operasi Pengelolaan Terminal Ferry Internasional Batam Centre.

Kemudian menghukum Tergugat konvensi untuk mengganti kerugian Penggugat konvensi, dengan memberikan Perpanjangan Kerja Sama Operasi Pengelolaan Terminal Ferry Internasional Batam Center kepada Penggugat untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun. Dan menyatakan putusan ini dapat dijalankan dengan serta merta (Uit Voebar Bij Vooraraad) meskipun terdapat perlawanan, Verstek, Banding maupun Kasasi.

Dalam Rekonvensi majelis hakim menolak gugatan rekonvensi Penggugat rekonvensi/Tergugat konvensi untuk seluruhnya.

Dan terakhir dalam putusan Konvensi dan Rekonvensi menghukum Tergugat konvensi/Penggugat Rekonvensi untuk membayar biaya perkara Rp 380 ribu.

Diketahui, PT Synergy Tharada membawa sengketa pengelolaan Terminal Ferry Internasional Batam Centre ke meja hijau setelah merasa dirugikan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam. Gugatan ini diajukan menyusul berakhirnya masa perjanjian kerja sama yang telah berlangsung sejak 2002 tanpa kejelasan perpanjangan, ditambah dampak pandemi COVID-19 yang memperburuk kondisi operasional perusahaan.

Dalam persidangan, PT Synergy Tharada memaparkan sejumlah bukti, termasuk perjanjian kerja sama awal pada Juli 2002. Pandemi COVID-19 menjadi salah satu alasan utama kerugian yang dialami perusahaan. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 12
Tahun 2020, pandemi ditetapkan sebagai bencana nasional yang mengakibatkan pembatasan operasional pelabuhan. Meski demikian, PT Synergy Tharada diminta tetap membuka pelabuhan untuk melayani pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI), yang membuat mereka tidak memperoleh keuntungan dari aktivitas komersial.

Selain kerugian akibat pandemi, PT Synergy Tharada juga menyoroti investasi besar yang telah dilakukan selama dua dekade terakhir. Dengan biaya mencapai Rp20 miliar, perusahaan ini mengembangkan fasilitas pelabuhan, seperti perluasan lahan parkir, peningkatan daya listrik, renovasi ruang tunggu, dan fasilitas keselamatan pelayaran. Namun, hingga kini mereka mengklaim belum menerima kompensasi atau kejelasan terkait aset yang ditanamkan.

Pada tahun 2019, PT Synergy Tharada sempat mengajukan perpanjangan perjanjian kerja sama, tetapi tidak mendapat tanggapan dari BP Batam. Perusahaan kemudian mengajukan permohonan ulang pada 2024, tetapi terkejut karena BP Batam justru membuka prakualifikasi untuk lelang pengelolaan terminal tanpa pemberitahuan kepada mereka.

Kesaksian dari pihak perusahaan menyebut bahwa masa pandemi membuat pendapatan mereka turun hingga 98 persen, sementara mereka tetap harus menanggung biaya operasional. Hingga kini, sengketa ini masih bergulir di pengadilan, dengan PT Synergy Tharada mendesak adanya kejelasan terkait investasi, kompensasi, dan perpanjangan kontrak pengelolaan. (*)

Reporter: Yashinta

 

Artikel PT Synergy Tharada Ajukan Permohonan Eksekusi ke PN Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Diduga Mabuk, Sopir Mobil Tertabrak Pemotor di Tanjungpinang

0
Detik-detik sopir mobil cek-cok dengan warga usai tertabrak pengendara sepeda motor, Rabu (15/1). F. Warga untuk BATAM POS

batampos– Kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor dan mobil terjadi di Jalan Seijang, Kota Tanjungpinang, Kepri pada Rabu (15/1) dinihari. Dalam kejadian itu, pemotor pria yang belum diketahui identitasnya mengalami luka parah bagian kaki.

Korban diduga ditabrak oleh pengendara mobil avanza yang diduga sedang mabuk minuman alkohol, saat sedang melintasi Jalan Seijang tersebut. Kejadian ini diketahui terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Kejadian tersebut juga sempat menggegerkan warga sekitar. Dimana, sempat terjadi cekcok antara warga dan sopir mobil. Sopir mobil diduga enggan bertanggung jawab usai tertabrak pemotor.

BACA JUGA: Usai Tabrak Pembatas Jalan Pakai Moge Patroli, Kanit Gakkum Masih Dirawat di RS

” Sekira pukul 01.00 WIB. Yang nabrak mobil. Kakinya hancur, cuma telapak kakinya yang keliatan. Polisi sempat mengambil tulang-tulang yang tersisa dijalan,” kata Loli, seorang warga sekitar.

Menurutnya sepeda motor yang dikendarai oleh korban juga hancur setelah tertabrak oleh mobil. Ia menduga, sopir mobil yang juga belum diketahui identitas itu sedang mabuk saat berkendara.

” Sepertinya mabuk pengendara mobil. Soalnya tidak respon ketika di tanya oleh warga,” tambahnya.

Sepeda motor korban dan mobil avanza yang menabrak juga telah diamankan ke Mapolresta Tanjungpinang. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Diduga Mabuk, Sopir Mobil Tertabrak Pemotor di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Gaji Belum Dibayar PT SIB, Karyawan Ngadu ke DPRD

0
Ketua DPRD Tanjungpinang, Agus Djurianto. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– PT. Swakarya Indah Busana (SIB) di Kota Tanjungpinang, Kepri bakal disidak oleh DPRD wilayah setempat. Hal ini, disebab perusahaan tekstil tersebut belum membayar gaji ratusan karyawannya.

Tercatat terdapat kurang lebih 300 karyawan yang gajinya belum dibayarkan sejak September 2024 yang lalu. Bahkan pihak perusahaan disebut tidak menepati kesepakatan tentang pembayaran gaji.

BACA JUGA: Resah Gaji Tahun Depan Belum Dianggarkan, Bupati Haris Komitmen Tetap Berikan Hingga Pengangkatan PPPK Selesai

Sejumlah perwakilan karyawan ini juga sempat menjalani Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Tanjungpinang. RDP itu juga dihadiri oleh perwakilan dari PT. SIB, hingga Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Dari hasil RDP, Ketua DPRD Tanjungpinang, Agus Djurianto mengatakan bahwa kondisi keuangan perusahaan tersebut memang tidak baik-baik saja. Perusahaan yang bergerak di bidang garment ini, mengalami penurunan omzet yang signifikan sejak dilanda pandemi Covid-19.

“Jadi owner nya itu tidak hadir, karena sedang di luar kota. Namun Amintas, Assiten Managernya hadir. Namun Kita tampung dulu permasalahannya,” kata Agus, Selasa (14/1).

Selain itu, Agus menegaskan bahwa ia dan Komisi II telah menjadwalkan untuk melaksanakan sidak langsung ke perusahaan tersebut. Sidak ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti kondisi perusahaan saat ini.

“Jadi nanti bisa dicari jalan keluarnya, apa menjual aset atau bagaimana,” tambahnya.

Selain itu, pihak perusahaan juga diduga melanggar kesepakatan dalam pembayaran gaji karyawan. Yang disepakati harus membayar 50 persen, namun dibayarkan sebesar 30 persen saja dari gaji normal.

Kondisi ini menurutnya juga harus menjadi perhatian Pemerintah daerah. Selain perusahaan yang kesulitan untuk bertahan, perizinan yang berbelit juga membuat banyak perusahaan pindah ke luar negeri.

“Kita lihat sekarang banyak yang keluar negeri, terutama Vietnam. Jangan sampai mereka semua pindah keluar negeri karena urusan perizinan yang sulit disini,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Gaji Belum Dibayar PT SIB, Karyawan Ngadu ke DPRD pertama kali tampil pada Kepri.

Terjerat Hutang Judol, Anggota Polda Kepri Gelapkan Uang dan Curi Laptop

0
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri, Kombes Pol. Tri Yulianto.

batampos– Personel Polda Kepri yang bertugas di Satuan Pelayanan Markas (Yanma), Briptu IM terlibat kasus penggelapan dan pencurian. Ironisnya, uang dan barang yang dicuri merupakan milik instisusi yang diperuntukan operasional anggota Polri.

Informasi yang didapatkan, perbuatan kriminal ini dilakukan Briptu IM karena terlilit utang judi online (judol).

“Dulu dia (Briptu IM) anggota Ditlantas. Dia terlilit hutang judol,” ujar salah seorang sumber Batam Pos yang bertugas di Mapolda Kepri, Selasa (15/1).

BACA JUGA: Kejati Kepri Belum Terima Limpahan Penyidikan Judi Online di Apartemen Aston Batam

Ia mengatakan kasus ini bermula adanya kegiatan pemeriksaan barang operasional di satuan tersebut. Saat itu, didapati laptop yang hilang.

“Laptop itu digadaikan dengan harga Rp 5 juta ke sesama anggota juga. Dia mengaku laptop itu miliknya,” sambung sumber tersebut.

Usai aksinya terbongkar, Briptu IM dimutasi ke Satuan Yanma dalam rangka pemeriksaan dan menjalani sidang kode etik.

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto membenarkan adanya kasus ini. Ia mengatakan Briptu IM merupakan mantan anggotanya.

“Itu sudah beberapa bulan lalu. Ada indikasi barang hilang, dan bersamaan penggelapan uang” katanya.

Ia mengatakan personel tersebut sudah dimutasi dan kasusnya ditangani Bid Propam Polda Kepri. “Sudah ditangani yang berwenang (Bid Propam),” tegasnya.

Sedangkan Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Ferry Irawan belum yang dikonfirmasi belum memberikan jawaban atas kasus ini. (*)

Reporter: Yofi

 

Artikel Terjerat Hutang Judol, Anggota Polda Kepri Gelapkan Uang dan Curi Laptop pertama kali tampil pada Metropolis.

BPOM Batam Awasi Ketat Program MBG, Lakukan Pengujian Sampling

0
Siswa SD di Kota Batam menikmati makanan bergizi gratis di sekolah. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Batam melakukan pengawasan ketat terhadap program Makan Bergizi Gratis yang didistribusikan kepada siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Batam.

Kepala BPOM Batam, Mustofa Anwari, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sampling makanan sebagai bagian dari pengawasan.

“Kami melakukan pengujian secara surveilen. Sebelum makanan disalurkan, kami sudah mengecek bahan-bahan di dapur pengolahan. Proses ini bertujuan memastikan bahwa makanan yang didistribusikan aman dan berkualitas,” ujarnya, Selasa (14/1).

Menurut Mustofa, pengujian mikrobiologi terhadap sampel makanan membutuhkan waktu sekitar 2-3 hari.

Baca Juga: DPRD Batam Dorong Variasi Menu MBG agar Lebih Diminati Anak-Anak

“Hasilnya akan kami sampaikan secara berkala kepada Badan Gizi Nasional yang memiliki perwakilan di sini. Kami memiliki target sampling sepanjang tahun untuk memastikan program berjalan sesuai standar,” tambahnya.

Mustofa juga menyebutkan bahwa tim BPOM Batam melakukan sampling terakhir pada 13 Januari dan pada hari Jumat pekan lalu.

Hingga saat ini, berdasarkan hasil pengujian, belum ditemukan adanya pelanggaran atau kontaminasi yang berpotensi membahayakan.

“Fokus kami adalah memberikan dukungan penuh kepada program ini. Kami selalu dilibatkan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan,” ujarnya .

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Asnawati Atiq, yang secara langsung memantau distribusi makanan di berbagai sekolah.

Baca Juga: SEZ Johor-Singapura Resmi Dibentuk, Batam Diminta Siap Hadapi Persaingan Ekonomi

“Alhamdulillah, sejak pagi kami memantau pelaksanaan program ini di beberapa SD dan SMP. Anak-anak sangat bergembira menerima makanan bergizi dari Pak Presiden RI (Prabowo),” ujar Asnawati, Senin (13/1).

Namun, ia mencatat sejumlah kendala yang perlu diperbaiki ke depan, salah satunya adalah menu sayuran yang kurang diminati oleh para siswa.

Sayuran seperti sawi dan wortel, menurutnya, cenderung tidak disantap oleh anak-anak baik di tingkat SD maupun SMP.

“Ke depan, mungkin menu sayurannya bisa lebih bervariasi agar anak-anak lebih lahap menyantapnya,” kata Asnawati. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel BPOM Batam Awasi Ketat Program MBG, Lakukan Pengujian Sampling pertama kali tampil pada Metropolis.

Singapura dan Tiongkok Dominasi PMA di Batam, Nilai Investasi Capai Rp 3,6 Triliun

0
Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan hingga Kuartal III tahun 2024. Berdasarkan data yang dirilis oleh BP Batam, Singapura menduduki peringkat teratas sebagai investor terbesar dengan nilai investasi mencapai Rp 1,91 triliun.

Selain Singapura, Tiongkok juga memberikan kontribusi besar terhadap realisasi PMA di Batam. Negeri Tirai Bambu tersebut mencatatkan nilai investasi sebesar Rp 1,69 triliun selama periode yang sama. Hal ini menegaskan peran penting negara-negara Asia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Batam.

Batam, yang memiliki posisi strategis dekat dengan Singapura dan Malaysia, semakin menarik bagi investor global. Keunggulan geografis ini menjadi nilai tambah yang membuat Batam menjadi salah satu destinasi investasi terkemuka di Indonesia.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari upaya BP Batam dalam meningkatkan kualitas infrastruktur yang mendukung kenyamanan para investor.

“Kita bersyukur karena Batam masih menjadi salah satu destinasi unggulan investasi di Indonesia. Hal ini tentu tidak terlepas dari upaya BP Batam yang terus berusaha untuk membenahi infrastruktur pendukung investasi,” kata dia, Selasa (14/1).

Baca Juga: BKPSDM Kota Batam Gelar Seleksi PPPK Tahap Kedua, 860 Pelamar Siap Bersaing

Pada sektor industri, realisasi investasi asing didominasi oleh industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam. Total investasi dari sektor ini mencapai Rp 1,84 triliun sepanjang Kuartal III 2024, menjadikannya sektor penyumbang terbesar dalam perkembangan PMA di Batam.

Tidak hanya sektor industri utama, sektor lain seperti jasa, perdagangan dan reparasi, konstruksi, serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan investasi di Batam. Diversifikasi sektor ini menunjukkan potensi ekonomi Batam yang semakin luas dan dinamis.

Kerja sama seluruh pihak dalam menjaga iklim investasi yang kondusif adalah hal utama. Rudi juga mengapresiasi peran masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi para investor.

Baca Juga: Rambu Larangan Tak Digubris, Jalur Pedestrian di Batamcenter Jadi Area Parkir Liar

“Gairah investasi ini akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi Batam. Mari bersama-sama kita jaga situasi kondusif kota tercinta ini agar produksi bisa terus berjalan,” katanya.

Selain itu, Rudi optimistis tren positif ini akan berlanjut di tahun-tahun mendatang seiring dengan peningkatan fasilitas infrastruktur dan pelayanan di Batam. BP Batam berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam mendukung keberlanjutan investasi di kawasan tersebut. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Singapura dan Tiongkok Dominasi PMA di Batam, Nilai Investasi Capai Rp 3,6 Triliun pertama kali tampil pada Metropolis.

Pasokan Sembako di Batam Lancar, Harga Cabai Merah Masih Tinggi

0
Ilustrasi. Warga saat membeli cabai merah di Pasar Bengkong Sadai. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, memastikan pasokan sembako ke Kota Batam masih berjalan lancar meskipun cuaca ekstrem tengah melanda sejumlah daerah. Pasokan komoditas seperti cabai merah, cabai hijau, bawang merah, bawang putih, dan bahan pokok lainnya tetap stabil.

“Pengiriman dari luar daerah tidak ada masalah. Cabai merah dari Mataram, Lombok, dan Jawa dikirim menggunakan pesawat, sedangkan cabai hijau dari Medan dikirim dengan mobil. Jadi, sejauh ini distribusi masih aman,” ujarnya, Selasa (14/1).

Namun, ia membenarkan bahwa harga cabai merah di Batam masih tinggi, sejalan dengan kondisi di seluruh Indonesia. Harga cabai merah melonjak karena penurunan produksi di sejumlah daerah akibat musim hujan yang memengaruhi proses panen.

“Produksi cabai menurun karena hujan. Banyak tanaman terkena penyakit, panen jadi sulit, dan distribusi terganggu. Di beberapa daerah, harga cabai merah bahkan mencapai Rp150 ribu per kilogram, seperti di Kalimantan,” jelasnya.

Baca Juga: Tolak Penggusuran Lahan, Warga Kampung Gentawa Gelar Aksi di DPRD Batam

Mardanis menyebutkan, untuk di Batam, cabai hijau diproduksi secara lokal, meskipun jumlahnya belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Namun cukup membantu kebutuhan saat ini.

“Kami hanya memproduksi cabai hijau, sedangkan cabai merah sepenuhnya didatangkan dari luar. Saat ini, kebituhan cabai hijau lokal mencapai 5 sampai ton per hari sementara produksi kita separo dari itu sisanya kita datangkan dari luar daerah seperti Medan, Sumatera Barat, Aceh, dan Palembang, ” ungkap Mardanis.

Sementara itu, untuk komoditas lain seperti beras, gula, dan minyak goreng, Mardanis memastikan tidak ada lonjakan harga signifikan. Begitu juga dengan stok saat ini. Hal ini karena pemerintah sudah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas tersebut.

Pemerintah juga sedang menyusun rencana untuk mengatasi kenaikan harga cabai yang berkepanjangan. Salah satu opsinya adalah subsidi transportasi untuk mendukung pengiriman cabai dari daerah produsen ke Batam.

Baca Juga: Hindari Jalanan Sepi di Malam Hari, Imbauan Polisi Antisipasi Jambret

“Badan Pangan Nasional sudah mempersiapkan rencana subsidi transportasi. Misalnya, jika ongkos kirim dari Mataram mencapai Rp20 ribu per kilogram, nanti sebagian akan disubsidi pemerintah. Namun, skema ini masih dalam pembahasan,” tutupnya.

Sementara pantauan Batam Pos di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam harga cabai merah masih tinggi berkisar antara Rp 80 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram. Selain harga, kualitas hasil panen juga menurun.

“Banyak juga warga ngeluh harga tinggi tapi kualitasnya menurun,” ujar Afni, pedagang cabai di Sekupang. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pasokan Sembako di Batam Lancar, Harga Cabai Merah Masih Tinggi pertama kali tampil pada Metropolis.

Perkenalkan Bupati Terpilih, Bupati Aunur Ajak Iskandarsyah Makan Lontong

0

batampos– Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengundang bupati dan wakil bupati Karimun terpilih Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole di rumah dinas Bupati Karimun, Selasa (14/1).

” Silaturahmi ini, diawali dengan makan lontong dan nasi dagang makanan khas kita dalam rangka memperkenalkan bupati dan wakil bupati karimun terpilih kepada pimpinan OPD dan Camat,” terangnya.

Bupati dan Wakil Bupati Karimun foto bersama dengan Bupati dan Wakil terpilih 2024. f.roma

Sehingga, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karimun dapat bekerjasama dengan bupati dan wakil bupati karimun nantinya. Agar, kabupaten karimun nantinya bisa lebih maju, berkembang dan lebih baik lagi dengan pemimpin yang baru.

” Insyallah, saya yakin bupati dan wakil bupati karimun terpilih bisa menjalankan pemerintahan. Tadi sudah saya gambarkan, apa saja kendala maupun tatanan pemerintahan serta kondisi asn kita,” ujarnya.

BACA JUGA: Tak Ada Gugatan ke MK, KPU Segera Tetapkan Caleg Terpilih

Sementara itu bupati karimun terpilih Iskandarsyah berterimakasih atas undangan yang disampaikan oleh bupati karimun Aunur Rafiq dan wakil bupati karimun Anwar Hasyim. Ia mengungkapkan, bahwa bupati karimun Aunur Rafiq memberikan akses dalam masa transisi untuk mendapatkan informasi lebih cepat.

” Kita ketahui, bahwa Pemkab Karimun itu berkelanjutan. Kalaupun ada masalah kita selesaikan sama-sama, karena variabelnya sangat banyak sekali. Makanya, saya sangat memahami sekali,” jelas.

Maka itu, lanjut Iskandarsyah permasalahan variabel tidak bisa menjustis semuanya. Sebab disana ada variabel pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Sehingga, dirinya harus belajar dengan cepat bersama orang yang sudah berpengalaman.

” Kami harus belajar secara kontinuitas bersama bupati dan wakil bupati karimun yang dimulai dari zaman almarhum Pak Sani, Pak Nurdin Basirun dan Pak Aunur Rafiq dan Pak Anwar Hasyim yang perlu masukan-masukan sebagai orangtua kita,” katanya.

Ia mengungkapkan, bahwa pertemuan ini sangat langka sebab daerah lain belum ada pertemuan seperti di Karimun.

” Saya bersama wakil bupati karimun Rocky Marciano Bawole siap menjalankan amanah rakyat, untuk membangun Kairmun lebih baik lagi,” singkatnya. (*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Perkenalkan Bupati Terpilih, Bupati Aunur Ajak Iskandarsyah Makan Lontong pertama kali tampil pada Kepri.

Masih Sayang Darwin Nunez , Liverpool Tolak Tawaran Rp 1,4 Triliun dari Klub Arab Saudi Al-Hilal

0
Pemain Liverpool Darwin Nunez (tengah) merayakan golnya ke gawang West Ham United dalam laga lanjutan Liga Inggris di Anfield, Rabu (19/10). (Phil Noble/Reuters/Antara)

batampos – Penampilan Darwin Nunez di Liverpool kini tengah mendapatkan sorotan. Memasuki musim ketiganya di Anfield, pemain asal Uruguay ini masih belum bisa menasbihkan diri sebagai penyerang utama Liverpool.

Selain itu, tidak jarang penggemar Liverpool dibuat gemas oleh penyerang bernomor 9 ini. Beberapa kali Darwin Nunez gagal menyelesaikan peluang emas di depan gawang lawan, sehingga catatan golnya musim ini kalah jauh dibandingkan dengan penyerang lain seperti Mohammed Salah, Luis Diaz, Diogo Jota, maupun Cody Gakpo.

Keresahan yang tengah dialami oleh Nunez sepertinya dipantau oleh klub-klub asal Timur Tengah. Al-Hilal menjadi salah satu tim yang dikabarkan siap buat mendatangkan Darwin Nunez ke Arab Saudi.

Tim yang bermarkas di Riyadh ini memang memiliki kantong tebal buat mendatangkan beberapa pemain. Mereka diperkuat oleh pemain bintang kelas dunia, seperti Neymar, Ruben Neves, Kalidou Koulibaly, hingga Sergej Milenkovic-Savic.

Al-Hilal juga sudah menyiapkan mahar yang tidak main-main demi mendatangkan Nunez. Melansir situs Anfield Watch, Al-Hilal sudah menyiapkan tawaran senilai GBP 75 juta atau setara Rp 1,4 triliun untuk membawa Nunez pergi dari Anfield.

Anfield Watch menambahkan, tawaran tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh Liverpool. Mereka masih enggan buat melepas Nunez meskipun mendapatkan tawaran fantastis dari Al-Hilal.

Liverpool memang masih membutuhkan jasa pemain berusia 25 tahun ini. Pasalnya mereka masih berkompetisi di 4 kompetisi yang berbeda, yaitu Liga Inggris, Piala Liga, Piala FA, dan Liga Champions.

Kehadiran Nunez di Liverpool diprediksi akan memberikan opsi tambahan buat Arne Slot jika ingin merotasi pemain di berbagai kompetisi. Meskipun begitu, menarik buat ditunggu bagaimana respons dari Al-Hilal selanjutnya, apakah mereka menghentikan perburuan ini atau justru meningkatkan tawarannya ke Liverpool. (*)

Artikel Masih Sayang Darwin Nunez , Liverpool Tolak Tawaran Rp 1,4 Triliun dari Klub Arab Saudi Al-Hilal pertama kali tampil pada Olahraga.