batampos– Sebanyak 1.189 honorer Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dinyatakan lulus ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1.
Sebelumnya, ujian PPPK tahap 1 digelar Pemkab Bintan bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Batam pada 9 hingga 11 Desember 2024 lalu.
Sekda Bintan, Ronny Kartika menyampaikan, peserta seleksi PPPK tahap 1 Pemkab Bintan berjumlah 1.218 orang.
“1.218 orang terdaftar sebagai peserta ujian di Batam,” kata mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bintan.
Hanya, kata Ronny, 1.189 orang yang mengikuti ujian PPPK di Batam dan mereka telah dinyatakan lulus sebagai peserta seleksi PPPK tahap 1.
Sementara 6 orang lain, masih kata Ronny, tidak mengikuti ujian karena meninggal dunia.
“6 orang meninggal dunia sebelum jadwal ujian dan sebelumnya mereka sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi,” jelas Ronny.
Selebihnya, lanjut Ronny, telah mengundurkan diri sebagai non-ASN sebelum jadwal ujian.
Dari 1.189 orang dinyatakan lulus ujian PPPK, dia menyebut, 1.099 orang PPPK teknis dan 90 orang PPPK tenaga kesehatan (nakes).
“Kalau PPPK guru, kita masih tunggu hasil ujian resmi dari BKN,” ujar dia.
Kepada peserta PPPK yang lulus ujian PPPK, kata dia, agar dapat segera melengkapi daftar riwayat hidup melalui https://sscan.bkn.go.id mulai 1 hingga 31 Januari 2025. (*)
batampos – Pemerintah menetapkan penerapan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dengan campuran bahan bakar nabati biodiesel berbasis mi-nyak sawit sebesar 40 persen atau B40 mulai 1 Januari 2025.
”Kami telah memutuskan peningkatan biodiesel dari B35 ke B40, dan hari ini kami umumkan sudah berlaku mulai 1 Januari 2025,” kata Menteri E-nergi dan Sumber Daya Mine-ral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Minggu (5/1).
Langkah ini, menurut Bahlil, sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto terkait ketahanan dan swasembada energi, serta target pemerintah mencapai net zero emission di tahun 2060. Pemerintah bahkan menyiapkan rencana peningkatan lebih lanjut ke B50 pada 2026.
”Kalau ini berjalan baik, atas arahan Presiden Prabowo, kita akan mendorong implementasi B50 pada 2026 dan kalau ini kita lakukan, maka impor kita terhadap solar, insyaallah dipastikan sudah tidak ada lagi di tahun 2026,” ujar Bahlil.
”Jadi program (mandatori biodiesel) ini bagian daripada perintah Presiden tentang ketahanan energi dan mengurangi impor,” katanya lagi.
Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan bahwa pada tahun 2025, pemerintah menetapkan alokasi B40 sebanyak 15,6 juta kiloliter (kl) biodiesel. Dengan rincian, 7,55 juta kl diperuntukkan bagi Public Service Obligation atau PSO. Sementara 8,07 juta kl dialokasikan untuk non-PSO.
Ia memastikan implementasi program mandatori B40 ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM No 341.K/EK.01/MEM.E/2024 tentang Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel Sebagai Campuran Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Solar Dalam Rangka Pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Sebesar 40 Persen.
”Penyaluran biodiesel ini akan didukung oleh 24 Badan Usaha (BU) BBN (bahan bakar nabati) yang menyalurkan biodiesel, 2 BU BBM yang mendistribusikan B40 untuk PSO dan non-PSO, serta 26 BU BBM yang khusus menyalurkan B40 untuk non-PSO,” pungkasnya.
Sebelumnya, pemerintah sudah menerapkan bahan bakar nabati jenis biodiesel dengan persentase sebesar 35 persen (B35) mulai berlaku 1 Februari 2023. Keputusan implementasi program B35 diambil dengan berbagai pertimbangan, di antaranya ketersediaan pasokan bahan baku terutama minyak sawit mentah, kapasitas produksi badan usaha bahan bakar nabati dan standar spesifikasi yang harus dipenuhi.
Pada tahun 2023, alokasi biodiesel sebanyak 13,14 juta kiloliter atau meningkat sekitar 19 persen dibandingkan alokasi tahun lalu yang hanya sebesar 11,02 juta kiloliter. (*)
SDN 010 Bengkong Laut menjadi salah satu sekolah yang menjalankan program makanan bergizi. f.aziz
batampos– Uji coba program nasional makan bergizi gratis yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto, dilaksanakan perdana di Batam. SDN 010 Bengkong Laut menjadi salah satu sekolah yang menjalankan program ini.
Kepala SDN 010 Bengkong Laut, Ahmad Sudianto, menjelaskan pelaksanaan perdana program ini di sekolahnya berjalan dengan lancar.
“Kebetulan hari ini perdana di sekolah kami. Untuk kelas 1, makan dimulai pukul 09.15 WIB dengan 120 anak,” ujarnya, Senin (6/1).
Lalu, pukul 10.40 WIB giliran kelas 4, 5, dan 6, dengan jumlah total 296 anak. Semua anak mendapatkan porsi makan yang sama. Program ini juga mencakup siswa kelas siang.
“Sesi ketiga untuk kelas 2 dan 3 dimulai pukul 12.30. Sebelum mulai belajar, anak-anak diberi waktu untuk makan terlebih dahulu,” tambah Ahmad.
Menurutnya, program ini sangat membantu, terutama bagi orang tua yang tidak sempat menyiapkan bekal untuk anak-anak mereka.
“Ini adalah program pemerintah yang perlu kita dukung bersama. Dampaknya sangat positif bagi anak-anak. Bekal sudah disediakan oleh pemerintah, jadi mereka tinggal makan di sekolah,” jelasnya.
Ahmad juga mengungkapkan bahwa program ini sedang dalam tahap uji coba yang hanya berlangsung satu hari. Namun, program ini akan dilanjutkan secara rutin mulai 13 Januari mendatang.
“Nantinya, dalam satu minggu, anak-anak akan mendapatkan makan bergizi selama lima hari. Porsi makan juga sudah disesuaikan dengan jenjang kelas masing-masing, dan anak-anak tampaknya puas dengan porsinya,” katanya.
Pelaksanaan program ini melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) yang bermitra dengan dapur di Bengkong Laut untuk menyiapkan makanan.
Selain itu, distribusi dan pemantauan didukung oleh berbagai pihak, termasuk Kodim, Koramil, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang turut mengawasi kualitas makanan yang disajikan.
“Jadwal makan diatur sesuai permintaan sekolah. Semua siswa, yang berjumlah 656 anak, akan mendapatkan makanan,” tambah Ahmad.
Meski program makan bergizi gratis ini berjalan, kantin sekolah tetap beroperasi untuk menyediakan kebutuhan lain bagi siswa.
“Memang sedikit banyak akan berpengaruh pada kantin, tetapi kita akan menyesuaikan dengan menyediakan kebutuhan tambahan bagi anak-anak,” ujar Ahmad.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu, yang memastikan bahwa pelaksanaan perdana program tersebut telah terencana dengan matang.
Menurut Tri Wahyu, uji coba program MBG telah dilakukan di SDN 010 Bengkong pada Senin (6/1) pagi, sebagai bagian dari persiapan peluncuran resmi.
“Peluncuran tetap pada tanggal 13 Januari. Tadi saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Jadi, hari ini hanya uji coba saja,” ujar Tri Wahyu.
Dalam realisasi program ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Batam mengadopsi formula pemberdayaan lima dapur untuk memenuhi kebutuhan makan bergizi siswa.
Empat dapur merupakan bagian dari daftar SPPG Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Batam yang dikelola melalui kolaborasi dengan pihak swasta. Selain itu, satu dapur tambahan dikelola langsung oleh Kodim 0316/Batam.
“Total ada lima dapur yang akan mendukung program makan siang gratis ini. Empat dapur masuk daftar SPPG BGN, sedangkan dapur kelima di bawah pengelolaan Kodim 0316/Batam,” jelasnya.
Pada peluncuran 13 Januari nanti, program MBG akan kembali dilaksanakan di SDN 010 Bengkong sebagai sekolah percontohan. Selain itu, tiga sekolah lainnya, yakni SDN 03, SDN 06, dan SMPN 30 Batam, juga direncanakan ikut serta dalam program ini.
Namun, Tri Wahyu menegaskan bahwa pelaksanaan di tiga sekolah tambahan tersebut masih menunggu kesiapan operasional dari dapur pendukung.
“Yang sudah siap beroperasi adalah dapur BGN di Bengkong. Untuk sekolah lainnya, kita masih menunggu kesiapan tiga dapur lagi,” ujarnya (*)
Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., memasang tanda pangkat kepada Mayor Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, S.Hub.Int., M.H.I. saat acara serah terima jabatan Komandan Yonif 136/TS dari Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, S.Sos., M.M.A.S., M.Han., kepada Mayor Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, S.Hub.Int., M.H.I. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos
batampos – Ketegangan meliputi Lapangan Hang Tuah, Mako Yonif 136/Tuah Sakti, saat simulasi penyelamatan sandera oleh prajurit Yonif 136/Tuah Sakti (TS) berlangsung. Atraksi ini menjadi salah satu agenda utama dalam acara serah terima jabatan Komandan Yonif 136/TS yang sukses memukau seluruh tamu undangan.
Dalam skenario yang diperagakan, seorang tokoh pemerintah diculik dan ditahan oleh gerombolan bersenjata. Pasukan Gultor Yonif 136/TS dengan sigap merespons ancaman tersebut. Menggunakan kendaraan taktis, mereka bergerak cepat menuju lokasi penyanderaan. Aksi heroik diperlihatkan dengan baku tembak sengit antara pasukan dan kelompok bersenjata, diiringi suara ledakan bom yang menggelegar.
Keahlian prajurit dalam mengeksekusi operasi dengan presisi dan kecepatan tinggi berhasil melumpuhkan seluruh pelaku tanpa mencederai sandera. Operasi penyelamatan yang ditutup dengan keberhasilan membawa sandera kembali dalam kondisi aman ini mendapatkan aplaus meriah dari seluruh hadirin.
Atraksi penyelamatan sandera oleh prajurit Yonif 136/TS. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos
Atraksi ini juga menjadi simbol semangat juang dan kompetensi tinggi yang terus dikembangkan oleh satuan di bawah kepemimpinan baru. Pada acara tersebut, jabatan Komandan Yonif 136/Tuah Sakti diserahterimakan dari Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, S.Sos., M.M.A.S., M.Han., kepada Mayor Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, S.Hub.Int., M.H.I.
Simulasi penyelamatan ini menjadi penutup yang sempurna bagi rangkaian sertijab, menegaskan kemampuan Yonif 136/Tuah Sakti sebagai satuan elit yang siap melaksanakan tugas-tugas strategis demi menjaga keamanan bangsa.
Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., memimpin langsung upacara serah terima tersebut. Dalam amanatnya, Brigjen Bambang menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan proses yang terencana untuk mendukung pembinaan personel dan satuan, guna meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas pokok TNI AD.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana atas dedikasi dan loyalitasnya selama memimpin Yonif 136/Tuah Sakti. Selamat bertugas di tempat yang baru sebagai Komandan Secata A Rindam I/Bukit Barisan. Semoga sukses selalu,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Mayor Inf Bayu Hanuranto Wicaksono atas jabatan barunya. “Jadilah pemimpin yang menjadi teladan, mampu memberikan solusi, serta terus meningkatkan pencapaian yang telah diraih pejabat sebelumnya. Laksanakan tugas dengan penuh dedikasi, semangat, dan tanggung jawab,” pesannya.
Acara diakhiri dengan foto bersama dan jamuan untuk seluruh tamu yang hadir, menandai momentum penting dalam perjalanan Yonif 136/Tuah Sakti sebagai satuan kebanggaan Korem 033/Wira Pratama. (*)
Pedagang sayur di sekitar Pasar Puan Maimun, Tanjungbalai Karimun sedang menimbang cabai merah. f.sandi
batampos– Harga kebutuhan di pasar mulai mengalami kenaikan. Paling paling mencolok kenaikannya adalah harga cabai. Baik cabai merah dan cabai rawit mulai mengalami kenaikan harga sejak awal tahun.
Pedagang sayur Warung Senang di sekitar Pasar Sri Karimun kepada Batam Pos, Minggu (5/1) mengatakan, untuk harga cabai memang mengalami kenaikan sejak awal tahun baru. ”Cabai rawit yang dua hari lalu masih di harga Rp80 ribu per kg, hari ini (Minggu, red) sudah mencapai Rp100 ribu per kg,” ujarnya.
Begitu juga, tambahnya, untuk untuk cabai merah mengalami kenaikan. Hanya saja, kenaikannnya tidak seperti cabai rawit. Pada Sabtu (4/1) harga cabai merah masih Rp70 ribu per kg dan sekarang dia sudah jual dengan harga Rp75 ribu per kg. Ada kenaikan Rp5 ribu. Untuk diketahui, khusus untuk harga cabai sudah dalam seminggu ini harganya tidak menenmtu. Dalam satu hari saja bisa berubah dua kali.
Sementara itu, Natalia seorang pegdagang sayur dan bumbu dapur lainnya secara terpisah menyebutkan, untuk cabai merah memang mengalami kenaikan. ”Hari ini (Minggu) sudah naik dan harganya menjadi Rp78 ribu per kg. Kita hanya menjual saja, karena memang sudah dari sana demikian,” ungkapnya.
Ria, salah seorang pembeli di pasar yang ditemui Batam Pos di pasar menyatakan sempat terkiejut dengan kenaikan harga cabai, baik cabai rawit dan cabai merah. ”Baru awal tahun harganya sudha naik segini. Bagaimana jika menjelang bulan puasa nanti. Tidak menutup kemungkinan akan naik semuanya,” jelasnya. (*)
batampos – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan positif terkait keputusan pemerintah yang mengenakan kenaikan PPN 12 persen hanya pada barang mewah. Menurut dia, kebijakan tersebut menunjukkan perubahan arah yang signifikan. Juga lebih mengutamakan pemberian stimulus untuk perekonomian.
”Jika kita melihat kebijakan fiskalnya, sepertinya agak berubah. Sebelumnya memang terkesan fokus pada peningkatan pendapatan negara (melalui) kenaikan pajak. Namun setelah disampaikan oleh Menteri Keuangan, arahnya kini lebih kepada menambah stimulus untuk ekonomi,” ujarnya saat ditanyai Jawa Pos di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/1).
Purbaya menjelaskan, meskipun PPN tidak dinaikkan sebagian, pemerintah tetap memberikan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Terlihat dari penghapusan pemotongan untuk mengurangi dampak dari kebijakan kenaikan PPN sebelumnya, yang justru dapat menjadi stimulus tambahan bagi perekonomian.
”Pajak PPN-nya tidak naik, hanya barang mewah yang dikenakan pajak lebih tinggi. Yang sudah dihitung untuk mengurangi dampak kenaikan PPN sebelumnya tetap dikeluarkan tanpa dipotong, malah menambah stimulus. Dampaknya akan sangat positif untuk perekonomian,” terangnya.
Dia juga melihat potensi besar dalam kebijakan ini untuk meningkatkan jumlah tabungan masyarakat. Yang mana akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat. Dengan meningkatnya daya beli masyarakat, permintaan barang dan jasa juga akan tumbuh, yang pada gilirannya mempercepat pemulihan ekonomi.
”Untuk memberikan stimulus yang dapat menunjang daya beli masyarakat. Ketika daya beli meningkat, otomatis ekonomi tumbuh lebih cepat. Ini akan membawa dampak positif yang lebih kuat dibandingkan prediksi sebelumnya,” beber Purbaya.
Dia juga memberikan pandangan tentang prospek Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di 2025. Konsolidasi yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap BPR adalah langkah positif. Untuk memastikan hanya bank yang sehat yang tetap beroperasi.
Dengan demikian, BPR yang tersisa nanti adalah yang betul-betul baik. Di sisi lain, BPR yang lainnya harus belajar jika manajemennya tidak jelas, OJK akan bertindak.
Purbaya menegaskan, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. Karena LPS pasti menjamin dana mereka di bank BPR.
BEI juga turut menyampaikan tambahan informasi atas penyesuaian tarif PPN di 2025. Merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 131/2024, tarif PPN dihitung dengan cara mengalikan tarif 12 persen dengan dasar pengenaan pajak berupa nilai lain. Nilai lain yang dimaksud adalah sebesar 11/12 dari nilai Invoice.
Tarif tetap sesuai UU (undang-undang) yaitu 12 persen. Nilai obyek pajak yg dikalikan 11/12. Jadi finalnya sama dgn PPN 11 persen. Karena menutut saya ini terkait konstruksi perundang-undangan,” terang Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy.
Untuk pernyataan lebih lanjut, Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik memastikan ketentuan terkait jasa layanan transaksi saham mengacu pada PMK 131/2024. Mengacu pasal 3 PMK 131/2024 tertuang bahwa nilai lain dihitung sebesar 11/12 dari nilai impor, harga jual, atau penggantian.
Yang kemudian diperjelas pada pasal 5 bahwa pengusaha kena pajak yang melakukan penyerahan barang kena pajak kepada pembeli dengan karakteristik konsumen akhir, mulai tanggal 1 Januari sampai 31 Januari 2025, PPN yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif 12 persen dengan dasar pengenaan pajak berupa nilai lain sebesar 11/12 dari harga jual. ”Kami mengacu sesuai pada PMK,” tegasnya. (*)
batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mendapat dukungan dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam usai menetapkan perubahan nama jalan layang Sungai Ladi. Menurut Rudi, dukungan ini menjadi modal penting dalam membangun Batam Kota Baru yang modern dan madani.
“Saya atas nama pribadi mengapresiasi dukungan dari LAM dan para tokoh masyarakat. Mari bersama-sama kita berkontribusi untuk kemajuan kota tercinta ini,” ujar Rudi, Minggu (5/1/2025).
Rudi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kekompakan demi menciptakan situasi kondusif Kota Batam.
Ia mengatakan bahwa Batam memiliki potensi luar biasa sebagai salah satu destinasi unggulan investasi di Indonesia.
Sehingga, tantangan dan rintangan untuk melangkah maju pun memerlukan dukungan dari seluruh komponen daerah dan lapisan masyarakat.
“Saya berpesan agar kita tetap bersatu padu dalam menjaga stabilitas daerah. Jangan terpecah belah karena satu dan lain hal yang bisa mengganggu situasi kondusif dan keamanan kota ini,” tambahnya.
Sementara, Lembaga Adat Melayu (LAM) mengapresiasi keputusan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang bersedia untuk mengubah nama jalan layang Laksamana Ladi menjadi jalan layang Sungai Ladi.
Dalam keterangannya, Ketua Umum LAM Kota Batam, YM. H. Raja Muhamad Amin mengatakan, Muhammad Rudi yang juga bergelar Dato’ Setia Amanah merupakan figur pemimpin berjiwa besar.
Ini terbukti dengan kebesaran hatinya yang telah mendengarkan masukan serta saran dari LAM, sejarawan Kepulauan Riau, serta tetua dan pemuka adat lainnya terkait usulan penggantian nama flyover.
“Ini menunjukkan beliau (Muhammad Rudi) adalah seorang pemimpin besar dan amanah serta tau betul bahwa beliau sedang memimpin negeri Melayu yang sarat dengan makna sejarah serta penuh dengan Tamaddun Melayu,” ujar Raja Muhamad Amin.
Ia pun juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Muhammad Rudi sebagai Kepala BP Batam yang langsung bertindak usai polemik penamaan jalan layang dengan panjang 120 meter ini menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat Batam.
“Kami ucapkan terima kasih sekalung budi karena sudah berlapang dada dan menerima masukan kami,” pungkasnya. (*)
batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mendapat dukungan dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam usai menetapkan perubahan nama jalan layang Sungai Ladi. Menurut Rudi, dukungan ini menjadi modal penting dalam membangun Batam Kota Baru yang modern dan madani.
“Saya atas nama pribadi mengapresiasi dukungan dari LAM dan para tokoh masyarakat. Mari bersama-sama kita berkontribusi untuk kemajuan kota tercinta ini,” ujar Rudi, Minggu (5/1/2025).
Rudi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kekompakan demi menciptakan situasi kondusif Kota Batam.
Ia mengatakan bahwa Batam memiliki potensi luar biasa sebagai salah satu destinasi unggulan investasi di Indonesia.
Sehingga, tantangan dan rintangan untuk melangkah maju pun memerlukan dukungan dari seluruh komponen daerah dan lapisan masyarakat.
“Saya berpesan agar kita tetap bersatu padu dalam menjaga stabilitas daerah. Jangan terpecah belah karena satu dan lain hal yang bisa mengganggu situasi kondusif dan keamanan kota ini,” tambahnya.
Sementara, Lembaga Adat Melayu (LAM) mengapresiasi keputusan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang bersedia untuk mengubah nama jalan layang Laksamana Ladi menjadi jalan layang Sungai Ladi.
Dalam keterangannya, Ketua Umum LAM Kota Batam, YM. H. Raja Muhamad Amin mengatakan, Muhammad Rudi yang juga bergelar Dato’ Setia Amanah merupakan figur pemimpin berjiwa besar.
Ini terbukti dengan kebesaran hatinya yang telah mendengarkan masukan serta saran dari LAM, sejarawan Kepulauan Riau, serta tetua dan pemuka adat lainnya terkait usulan penggantian nama flyover.
“Ini menunjukkan beliau (Muhammad Rudi) adalah seorang pemimpin besar dan amanah serta tau betul bahwa beliau sedang memimpin negeri Melayu yang sarat dengan makna sejarah serta penuh dengan Tamaddun Melayu,” ujar Raja Muhamad Amin.
Ia pun juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Muhammad Rudi sebagai Kepala BP Batam yang langsung bertindak usai polemik penamaan jalan layang dengan panjang 120 meter ini menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat Batam.
“Kami ucapkan terima kasih sekalung budi karena sudah berlapang dada dan menerima masukan kami,” pungkasnya. (*)
Murid SD Negeri 007 saat menyantap makanan bergizi gratis, Senin (6/1). F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos– Makan bergizi gratis mulai didistribusikan ke dua sekolah, yang ada di Kota Tanjungpinang, Kepri. Makan gratis itu dikirim oleh Badan Gizi Nasional SSPG Basuki Rahmat, pada Senin (6/1).
Pantauan Batam Pos di dapur Badan Gizi Nasional SPPG Basuki Rahmat, paket makanan bergizi disalurkan sejak pagi, ke SD Negeri 007 Bukit Bestari dan SMP Negeri 4 Tanjungpinang menggunakan sejumlah merk mobil.
“Cuma dua sekolah hari ini. Di SD belakang (SD 007) dan SMP Negeri 4,” kata petugas jaga dapur Badan Gizi Nasional, yang enggan menyebutkan namanya.
Untuk SD 007 Bukit Bestari, terdapat 112 murid kelas 1 hingga 6 yang mendapatkan paket makanan bergizi gratis tersebut. Menu makanan tersebut ialah nasi, ayam semur, capcay, pisang dan susu kotak ukuran kecil.
Menu makanan gratis itu dikemas menggunakan tempat makanan yang terbuat dari aluminium. Para murid juga sudah membawa sendok dari rumah, untuk menyantap makanan tersebut.
“Untuk sekolah ini ada 112 orang. Sudah mulai kita bagikan, jadwalnya menyesuaikan dengan kelas,” ujar Wakil Kepala SD 007 Bukit Bestari, M. Sazali.
Ia menerangkan, informasi akan ada penyaluran makanan bergizi gratis di sekolahnya itu diperoleh pada Minggu kemarin. Ia juga tidak mengetahui secara pasti, apakah besok makanan gratis untuk murid-muridnya itu akan disalurkan kembali atau tidak.
“Belum bisa memastikan apakah bisa berkelanjutan atau tidak,” pungkasnya. (*)
Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat (kiri) menyematkan tanda jabatan Kasat Reskrim kepada Iptu Alfajri (kanan). f.humas polres Anambas
batampos -Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Anambas resmi berganti dari Iptu Rio Ardian kepada Iptu Alfajri, Sabtu, (4/1).
Rio Ardian dipindah tugaskan menjadi perwira unit (Panit) Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kepri. Sedangkan Alfajri sebelumnya merupakan perwira pertama (Pama) di Satreskrim Polresta Barelang.
Usai sertijab, Alfajri langsung mendapatkan tugas untuk melanjutkan penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi pembangunan sodetan air di Tarempa yang menelan anggaran Rp 10 Miliar.
Karena, sebelum Telegram Rahasia (TR) mutasi dari Kapolda Kepri keluar, Rio Ardian sedang mendalami perkara tersebut.
“Saya dalami dulu ya (kasusnya),” ujar Alfajri singkat melalui pesan WhatsApp, Minggu, (5/1).
Pada kasus ini, CV Tapak Anak Bintan (TAB) selaku kontraktor telah menerima uang muka sebesar Rp 3 Miliar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada Mei lalu.
Meski uang muka telah diterima, namun kontraktor tak kunjung memulai pekerjaan hingga November lalu, CV TAB resmi diputus kontraknya.
Akibat perbuatan CV TAB, masyarakat Tarempa mengalami kerugian yang begitu besar.
Penyidik bahkan telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan atas gagalnya proyek pembangunan sodetan air di Tarempa.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Anambas, Syarif Ahmad mengambil langkah tegas dengan memutus kontrak sekaligus memasukkan CV TAB ke dalam daftar hitam.
Tidak hanya itu, CV TAB juga diwajibkan untuk mengganti uang muka yang telah diterima sebesar Rp 3 miliar. (*)