Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 226

Ramalan Shio 20 Februari 2026: 6 Shio Super Hoki Rezeki Meledak Besar

0
Ilustrasi Siho 20 Februari 2026. (Freepik)

batampos – Hari Jumat adalah Hari Penutupan Kerbau Kayu yang energinya mendorong penyelesaian serta komitmen.

Hari Penutupan memang dikenal hari untuk menyelesaikan semua praktik dengan konsolidasi.

6 Shio Super Hoki Rezeki Meledak Besar pada 20 Februari 2026, dirangkum dari yourtango.com;

1. Kerbau
Kamu merasa lebih fokus daripada biasanya. Ada tugas yang sudah lama kamu kerjakan sedikit demi sedikit menjadi jelas.

2. Naga
Kamu telah menangani beberapa kemungkinan sekaligus bersama beban mentalnya lebih berat daripada yang kamu tunjukkan. Kamu memutuskan opsi mana yang layak mendapatkan waktu dan energi.

3. Ayam
Kamu menyadari hal kecil yang terlewat oleh orang lain dan segera memperbaikinya. Tindakan sederhana itu menciptakan keuntungan finansial yang tak terduga.

4. Macan
Kamu berhenti ragu tentang sesuatu yang selama ini kamu tunda dan akhirnya berkomitmen. Keputusan ini mengurangi stres soal uang.

5. Kelinci
Kamu menyelesaikan sesuatu yang terlalu lama terbengkalai. Mungkin dokumen atau tugas yang terus kamu tunda.

6. Babi
Seseorang menunjukkan apresiasi secara nyata. Gesturnya terasa tulus dan bisa datang dalam bentuk hadiah atau bahkan ucapan terima kasih berupa uang.

Ramalan shio 20 Februari 2026 membawa suasana penyelesaian, kepastian, dan komitmen yang berdampak langsung pada keuangan.(*)

Artikel Ramalan Shio 20 Februari 2026: 6 Shio Super Hoki Rezeki Meledak Besar pertama kali tampil pada Lifestyle.

Perkuat Sinergi Pusat & Daerah, Perkokoh Fondasi Kepri Maju, Makmur dan Merata

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berbincang bersama Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura belum lama ini pada kegiatan Pemprov Kepri. Hari ini, Jumat (20/2) tepat satu tahun mereka menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri. F. Diskominfo Kepri.

TAHUN pertama kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura mencatatkan sejumlah capaian positif bagi kemajuan Provinsi Kepulauan Riau. Capaian yang didasari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang menjadi fondasi dalam memperkokoh terwujudnya “Kepri Maju, Makmur dan Merata”.

=====================

Kilas balik ke belakang. H Ansar Ahmad SE MM dan Dr Nyanyang Haris Pratamura SE MSi secara resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau periode 2025-2030 pada 20 Februari 2025. Pelantikan berdasarkan Keppres Nomor 15P Tahun 2025 dan Keppres Nomor 24P Tahun 2025 tentang Pengesaaaahan dan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Ansar-Nyanyang dilantik setelah KPU dan DPRD Kepri menetapkan keduanya sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Berdasarkan rekapitulasi, pasangan ini memperoleh 450.109 suara atau 55.06 persen.

Di awal kepemimpinannya, Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang telah menegaskan arah pembangunan berdasarkan visi misi yang juga telah disahkan oleh DPRD Kepri, yakni: “Mewujudkan Kepri yang Maju, Makmur, dan Merata”, dengan merujuk pada RPJMN yang merupakan visi misi Presiden dan Wakil Presiden dalam Asta Cita.

“Dari sana, kita menurunkan program-program unggulan yang relevan dengan kebutuhan daerah,” ujar Gubernur Ansar Ahmad selang beberapa saat setelah dilantik di Istana Merdeka, Jakarta.

Program unggulan yang menjadi prioritas antara lain optimalisasi potensi kemaritiman dan keunggulan daerah secara berkelanjutan, percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan konektivitas antar-pulau dan wilayah. Selain itu, Ansar-Nyanyang juga terus mendorong transformasi ekonomi berbasis pertumbuhan berkualitas.

Fokus lainnya pada pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter unggul dan berdaya saing, reformasi birokrasi dengan perluasan pemanfaatan teknologi informasi.

“Hal yang tidak kalah penting adalah program pembinaan keagamaan, pelestarian budaya, serta harmoni masyarakat,” tambah Ansar Ahmad.

20 Februari 2026 genap setahun Ansar-Nyanyang menakhodai Provinsi Kepulauan Riau. Berbagai capaian pembangunan membanggakan berhasil ditorehkan. Mulai dari meningkatnya pertumbuhan ekonomi, hingga penguatan pembangunan sumber daya manusia berkarakter, unggul dan berdaya saing yang disejalankan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.

Pertumbuhan Ekonomi di Atas Rata-rata

Secara cumulative to cumulative (C-to-C) pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri di tahun pertama kepemimpinan Ansar-Nyanyang tumbuh sebesar 6,94 persen, dengan produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp224,51 triliun, naik sebesar Rp209,94 triliun dibanding 2024.

Pertumbuhan ekonomi tahun 2025 ini menjadikan Kepulauan Riau sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera dan menduduki peringkat ketiga nasional.

Capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 6,94% ini menguat dari pertumbuhan tahun 2024 (5,02%), melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Sumatera (4,81%) dan nasional (5,11%).

Pertumbuhan ekonomi Kepri ini antara lain ditopang peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, pertumbuhan realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN), termasuk pula adanya peningkatan aktivitas konstruksi, produksi minyak bumi dan gas alam, serta peningkatan aktivitas transportasi dan perdagangan luar negeri (ekspor).

Kinerja ekonomi ini mencerminkan daya tahan dan optimisme Kepri, terutama didukung oleh sektor manufaktur yang kembali tumbuh tinggi meski di tengah tantangan global.

“Capaian pertumbuhan ekonomi Kepri sebesar 6,94 persen ini berkat adanya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan berbagai pihak terkait,” terang Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura.

Realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Kepri 2025 meningkat dibanding 2024, masing-masing tumbuh sebesar 16,62 persen dan 112,04 persen.

Peningkatan kunjungan wisatawan ke Kepri tidak hanya menjadi penanda peningkatan daya tarik destinasi, namun tak kalah penting berdampak positif terhadap peningkatan PDRB, pertumbuhan ekonomi, terbukanya lapangan pekerjaan, dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Secara kumulatif (C-to-C), kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri sepanjang 2025 menembus angka 2,027 juta orang, meningkat 22,59 persen dibanding 2024. Demikian pula wisatawan nusantara yang mengalami peningkatan sebesar 22,99 persen, dengan total pengeluaran wisatawan di tahun 2025 di Kepri mencapai Rp22 triliun.

Yang tidak kalah membanggakan, nilai ekspor Provinsi Kepri mengalami kenaikan sebesar 17,37 persen atau meningkat sebesar 231,74 juta USD dibanding 2024.

Indeks Pembangunan Manusia: Tembus Kategori “Sangat Tinggi”

Selama periode 2021–2025, IPM Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan tren meningkat secara konsisten dan berada di atas rata-rata nasional. Pada tahun 2025, IPM Kepri mencapai 80,53, meningkat 0,64 poin (0,80%) dibandingkan tahun 2024. Capaian ini sekaligus menandai graduasi dari kategori “Tinggi” menjadi “Sangat Tinggi.”

Secara nasional, Kepri berada di atas angka IPM nasional, peringkat ketiga terbaik nasional, kemudian menjadi peringkat pertama IPM tertinggi di luar Pulau Jawa.

Capaian ini tidak terlepas dari fokus kebijakan pada Peningkatan kualitas pendidikan, Penguatan layanan kesehatan, serta Pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Tingkat Pengangguran Terbuka: Terkendali dan Cenderung Menurun

Pengendalian pengangguran menjadi prioritas melalui pelatihan vokasi dan pemagangan tenaga kerja dalam negeri, serta penguatan konektivitas dunia usaha dan tenaga kerja.

TPT Kepri periode 2020–2025 memang bersifat fluktuatif. Namun tren terbaru menunjukkan kondisi yang semakin terkendali. Pada Agustus 2025, TPT Kepri tercatat 6,45 persen, menurun dari 6,89 persen sebelumnya—atau turun sekitar 0,4 persen.

Dalam kerangka RPJMD 2025–2030, Pemprov Kepri menargetkan TPT berada pada kisaran 6,06–5,57 persen di akhir periode, dengan proyeksi penurunan bertahap hingga 2030. Hal ini mencerminkan optimisme bahwa pasar tenaga kerja Kepri semakin membaik dan produktif.

Provinsi Kepri dibawah kepemimpinan Ansar-Nyanyang sejak awal menjabat terus berupaya mewujudkan komitmen memperbanyak pendidikan vokasi guna melahirkan SDM Kepulauan Riau yang berkarakter, unggul dan berdaya saing hingga dapat terserap pasar dunia kerja.

Angka Kemiskinan: Terendah di Sumatera, Ke-4 Terendah Nasional

Pengendalian kemiskinan menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan yang inklusif. Pada Maret 2025, jumlah penduduk miskin di Kepri mencapai 117,28 ribu orang (4,44 persen). Berkurang 7,7 ribu orang dibandingkan September 2024 yang sebesar 124,96 ribu orang (4,78 persen).

Secara posisi nasional, Kepri menempati peringkat ke-4 terendah nasional, setelah Bali, Kalimantan Selatan, dan DKI Jakarta, serta menjadi yang terendah di Pulau Sumatera.

Dalam RPJMD 2025–2030, target kondisi akhir kemiskinan berada pada kisaran 3,55–2,26 persen, dengan proyeksi penurunan bertahap hingga 2030. Penurunan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri semakin inklusif dan menyentuh masyarakat lapisan bawah.

Indeks Kerukunan Umat Beragama Konsisten TOP 5 Nasional

Kepri tidak hanya unggul secara ekonomi dan sosial, tetapi juga dalam harmoni kehidupan beragama. Pada tahun 2025, Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Kepri mencapai 83,68, terdiri dari toleransi: 88,34, kebersamaan: 82,65, dan kesetaraan: 80,68

Nilai ini menempatkan Kepri dalam kategori tinggi, mencerminkan kondisi sosial yang harmonis dan inklusif. Selama empat tahun berturut-turut hingga 2025, Kepri konsisten sebagai TOP 5 Provinsi Terukun se-Indonesia. Di Pulau Sumatera, Kepri menempati peringkat ke-3 IKUB 2025.

Secara nasional, Kepri berada di klaster atas bersama Papua & Sulawesi Utara (85,27), Kep. Bangka Belitung (85,41), Sumatera Barat (85,06), serta DI Yogyakarta (83,26), kemudian Kepri (83,68).

Capaian ini menjadi bukti keberhasilan sinergi pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga dialog lintas iman dan kesetaraan hak beragama.

Dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, arah pembangunan Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan capaian yang terukur dan berbasis data, mencakup sektor lingkungan, infrastruktur, kesehatan, pangan, sosial, dan ekonomi.

Lingkungan, Satpras dan Infrastruktur

Pada sektor Lingkungan, Sarpras, dan Infrastruktur, pembangunan tetap berpijak pada prinsip keberlanjutan. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) meningkat dari 69,47 pada 2021 menjadi 75,05 pada 2024. Capaian IKLH Kepri ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan IKLH Nasional sebesar 72,87 persen.

Kondisi Jalan Mantap

Kondisi jalan mantap juga terus membaik, dari 79,08 persen (2021) menjadi 81,11 persen (2025). Rasio konektivitas meningkat dari 0,53 poin (2023) menjadi 0,55 poin (2024), memperkuat keterhubungan antarwilayah kepulauan.

Melalui Program Kepri Terang, rasio elektrifikasi meningkat dari 94,50 persen (2021) menjadi 99,21 persen (2025), dengan tambahan sekitar 14.225 rumah tangga penerima manfaat hingga 2025.

Merdeka Sinyal

Sementara melalui Program Kepri Merdeka Sinyal, perluasan akses telekomunikasi terus dilakukan untuk menjangkau wilayah blank spot, mendukung transformasi digital daerah.

Komitmen digitalisasi ini turut mengantarkan Kepri sebagai provinsi terbaik implementasi QRIS di wilayah Sumatera tahun 2024.

Pembangunan Fisik

Berbagai pembangunan fisik juga terus digesa, revitalisasi infrastruktur jalan di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, telah rampung seratus persen.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kini mengalihkan fokus untuk memulai pembangunan Tugu Bahasa di pulau bersejarah yang dijuluki Inderasakti tersebut. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan pada tahun 2025 ini kembali melaksanakan penataan di Taman Gurindam 12, Tepi Laut, Tanjungpinang.

Dalam infrastruktur konektivitas, progres pembangunan Jembatan Batam-Bintan menunjukkan kemajuan signifikan. Detail Engineering Design (DED) jembatan ini ditargetkan rampung akhir 2025, dengan panjang total mencapai 7,6 kilometer yang menghubungkan Pulau Batam, Tanjungsauh, Buau, dan Bintan.

Survei dan desain awal telah selesai, dengan dukungan pemerintah sebesar Rp4,23 triliun untuk konstruksi. Pembangunan ini diharapkan memperkuat ekonomi regional, meski terkendala regulasi antarwilayah yang memerlukan harmonisasi kebijakan.

Bidang Kesehatan

Dalam bidang kesehatan, peningkatan layanan dilakukan melalui penguatan layanan RSJKO serta rencana renovasi rumah sakit milik Pemprov Kepri. Yang terbaru, tujuh gedung layanan baru di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat Engku Haji Daud (RSJKO EHD) Provinsi Kepulauan Riau di Tanjunguban, Kabupaten Bintan, diresmikan Jumat (13/2/2026).

Ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional penguatan layanan kesehatan jiwa dan ketergantungan obat. Seluruh pembangunan tujuh gedung baru ini dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2025 senilai Rp54,39 miliar, dengan realisasi fisik dan keuangan mencapai 100 persen.

Sebagai bagian dari komitmen kesehatan masyarakat, Pemprov Kepri menyediakan Program Rumah Singgah di Batam dan Jakarta untuk memfasilitasi pasien rujukan berobat secara gratis. Rumah Singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua di Jakarta, yang diresmikan pada Mei 2023, sering penuh dihuni pasien, terutama dari Kota Batam. Fasilitas ini menyediakan layanan seperti hotel, termasuk perabotan lengkap, dan dapat diajukan secara online.

Program ini telah membantu ribuan masyarakat Kepri yang tidak memiliki tempat tinggal di kota besar, dengan evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan aksesibilitas.

Bantuan Iuran BPJS untuk Kelompok Rentan

Keberpihakan kepada kelompok rentan diwujudkan melalui pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan petani sebagai perlindungan kecelakaan kerja.

Sementara itu, UMKM terus didorong naik kelas. Persentase UMKM naik kelas meningkat dari 29,95 persen (2022) menjadi 35,46 persen (2024). Dukungan melalui subsidi bunga/margin 0 persen bagi UMKM memperkuat permodalan dan daya saing pelaku usaha.

Sektor Pendidikan

Di sektor pendidikan, Pemprov Kepri memberikan bantuan seragam sekolah gratis kepada 39 ribu siswa baru jenjang SMA/SMK/SLB pada 2025, dengan alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar. Penyaluran dilakukan melalui sekolah pada September-Oktober 2025. Selain itu, program transportasi siswa, seperti transportasi laut untuk 831 siswa di 7 sekolah di Kabupaten Lingga, disalurkan dengan total Rp376,2 juta untuk bantuan seragam dan transportasi.

Dalam satu tahun kepemimpinan ini, Kepulauan Riau bergerak dengan capaian konkret: ekonomi tumbuh tinggi, investasi melonjak, kemiskinan menurun, infrastruktur membaik, kualitas lingkungan meningkat, serta perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi rakyat semakin kuat. Pembangunan tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan, tetapi juga tentang pemerataan dan keberlanjutan—mewujudkan Kepri sebagai provinsi maritim yang maju, inklusif, dan berdaya saing.

Gubernur Ansar Ahmad menyatakan, “Capaian ini adalah hasil kolaborasi seluruh pihak. Kami berkomitmen terus mendorong program-program yang langsung bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur strategis seperti Jembatan Batam-Bintan.”

Upaya Mewujudkan Asta Cita

Sejak awal menjabat, Ansar-Nyanyang menegaskan mendukung visi misi Presiden Prabowo dan Wapres Gibran yang tertuang dalam Asta Cita. Mulai dari memaksimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih, Program 3 Juta Rumah, hingga Program Kemandirian Pangan.

Program MBG

Hingga pertengahan Februari 2026, realisasi Program MBG di Kepri telah mencapai 79,32 persen dengan 199 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan 506.076 penerima manfaat.

Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang menargetkan Program MBG telah realisasi sepenuhnya di seluruh Kepulauan Riau pada tahun 2026 ini. Pemprov Kepri kini tengah fokus menuntaskan pembangunan SPPG, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) yang tinggal bersisa 15 persen.

Koperasi Merah Putih

Komitmen mendukung Asta Cita dalam memperkuat ekonomi kerakyatan juga ditunjukkan Ansar-Nyanyang dengan percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Sebanyak 407 koperasi desa merah putih di 419 desa/kelurahan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diresmikan di awal peresmian oleh Presiden Prabowo Subianto secara serentak secara nasional pada pertengan 2025.

Dan yang membagakan, Koperasi Kuala Sempang Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, salah satu Kopdeskel Merah Putih di Kepri terpilih sebagai salah satu dari 103 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih percontohan nasional (mockup). Koperasi memiliki ekosistem koperasi modern.

Program 3 Juta Rumah melalui Rehabilitasi Rutilahu

Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang juga konsisten mendukung Program 3 Juta Rumah yang merupakan inisiatif strategis Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Melalui Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Pemerintah Provinsi Kepri pada tahun 2025 berupaya menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp4,9 miliar.

Sebanyak 99 unit rumah milik masyarakat berpenghasilan rendah di Kepri tahun 2025 direhabilitasi, termasuk lima unit rumah masyarakat adat Orang Laut yang terletak di Desa Kelumu, Kabupaten Lingga. Program ini kembali dilaksanakan Pemprov Kepri di tahun 2026 ini.

Program Kemandirian Pangan

Indeks Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Riau dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan, dari 65,10 persen pada tahun 2023, naik menjadi 66,29 persen di tahun 2024, dan menjadi 71,96 persen pada masa kepemimpinan Ansar-Nyanyang.

Demikian pula halnya nilai tukar petani (NTP) yang naik dari 104,63 persen di tahun 2024 menjadi sebesar 108,01 persen pada tahun 2025.

Dukungan Program Kemandirian Pangan diwujudkan Pemerintah Provinsi Kepri salah satunya dengan melaksanakan program pemberian bantuan bibit cabai kepada masyarakat serta pemberian jaminan kepada para petani berupa bantuan BPJS.

Di tahun 2025, sebanyak 40 ribu bibit cabai dibagikan kepada warga yang tersebar di Kepulauan Riau. Jumlah bibit cabai yang dibagikan meningkat di tahun 2026 ini, yakni sebanyak 60 ribu bibit.

Pemerintah Provinsi Kepri memberikan bantuan pembayaran iuran BPJS kepada 9.200 petani.

Upaya mewujudkan kemandirian pangan juga dilaksanakan dengan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan melalui Gerakan Pasar Murah (GPM).

Tahun 2026 ini, Pemprov Kepri akan melaksanakan 69 kali/titik GPM dengan pola penganggaran melaui, APBN, APBD Provinsi Kepri, APBD Kab/Kota dan Mandiri.

Total pelaksanaan GPM terbagi 8 kali dilaksanakan oleh Pemprov Kepri, Pemko Batam 10 kali , Kota Tanjungpinang 3 kali, Kabupaten Bintan 3 Kali, Kabupaten Lingga 32 kali, Natuna 7 kali, Karimun 5 kali dan Kabupaten Kepulauan Anambas 1 kali.

Penghargaan

 

Di tahun pertama kepemimpinan Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura memperoleh berbagai penghargaan di tingkat nasional, di antaranya sebagai berikut:

 

1. Peringkat Ketiga Peraih Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) MSCP Kategori Pemerintah Provinsi Tahun 2024. Pemberi: Komisi Pemberantasan Korupsi RI.

2. Top Pembina BUMD 2025 Kategori Kepala Daerah. Pemberi: Majalah Top Business.

3. Penghargaan untuk Anggaran Tahun 2023 dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan untuk yang ke-15 Kalinya Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menerima Opini WTP secara berturut – turut. Pemberi: BPK RI.

4. Penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dalam acara Baznas Awards 2025 sebagai kepala daerah (WAGUB) yang dinilai berperan aktif dalam mendukung pergerakan zakat di Provinsi Kepulauan Riau. Pemberi: BAZNAS RI.

5. Innovation Public Official Leader sebagai Inovator Ekonomi Inklusif Daerah. Pemberi: TV ONE.

6. Terbaik pertama untuk kategori Pemerintah Daerah atas Capaian Peningkatan Indek Pembangunan Pemuda (IPP) Tertinggi tingkat Nasional tahun 2024. Pemberi: KEMENPORA RI.

7. Terbaik keempat untuk Kategori Pemerintah Daerah atas Capaian Indek Pembangunan Pemuda (IPP) Tingkat Nasional Tahun 2024. Pemberi: KEMENPORA RI.

8. Peringkat ketiga destinasi ramah Muslim tingkat nasional tahun 2025. Pemberi: KEMENPAR RI.

9. Provinsi terbaik kedua inovasi pengelolaan kepegawaian tingkat nasional tahun 2025 dalam ajang BKN Award 2025. Pemberi: BKN RI

10. Karya-karya Raja Ali Haji ditetapkan sebagai Warisan Ingatan Kolektif Nasiona; (IKON). Pemberi: Perpustakaan Nasional RI.

(*/adv)

Artikel Perkuat Sinergi Pusat & Daerah, Perkokoh Fondasi Kepri Maju, Makmur dan Merata pertama kali tampil pada Kepri.

Investasi Melaju, Pemenuhan Layanan Dasar Dikebut

0
(Foto Tengah) Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan secara simbolis bantuan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pengemudi ojek online, belum lama ini. Foto-foto: Diskominfo Batam untuk Batam Pos

batampos – Satu tahun lalu, babak baru pemerintahan Kota Batam resmi dimulai. Pelantikan Amsakar Achmad sebagai Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, bersama Li Claudia Chandra sebagai Wakil Wali Kota Batam dan Wakil Kepala BP Batam pada 20 Februari 2025, menandai lahirnya sebuah konfigurasi kepemimpinan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Batam.

Untuk pertama kalinya, kendali politik pemerintahan daerah berjalan beriringan secara penuh dengan otoritas strategis Badan Pengusahaan Batam—lembaga yang memegang kewenangan krusial dalam pengelolaan lahan, perizinan, serta pengembangan kawasan ekonomi. Integrasi kepemimpinan ini bukan sekadar perubahan struktur administratif, melainkan eksperimen besar tata kelola pemerintahan yang sejak awal memantik harapan tinggi, sekaligus kehati-hatian publik.

Satu tahun tentu belum cukup untuk menilai keberhasilan secara utuh. Bagi Batam, tahun pertama kepemimpinan Amsakar–Li Claudia bukan hanya soal capaian program, melainkan tentang membangun fondasi kepercayaan—bahwa sejarah baru yang dijanjikan benar-benar bergerak dari wacana menuju kenyataan.

BACA SELENGKAPNYA di harian.batampos.co.id

Artikel Investasi Melaju, Pemenuhan Layanan Dasar Dikebut pertama kali tampil pada Metropolis.

Jasad Pegawai RSBP Batam Ditemukan di Perairan Galang, Amsakar: Tim Kami Sedang Mendalami Penyebabnya ‎

0
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, angkat bicara terkait meninggalnya Sapto Agus Rinugroho, Bendahara Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, yang jasadnya ditemukan pada Sabtu (14/2) di perairan Air Dapur Luar, Kecamatan Galang, Kota Batam.

‎Sebagai pimpinan lembaga, Amsakar menyatakan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Ia memastikan BP Batam telah menurunkan tim internal untuk menelusuri dan mendalami kejadian yang menimpa salah satu pegawainya itu.

‎“Tim kami sedang mendalami mengapa sampai kejadian itu muncul. Di internal kita akan bahas bagaimana perkembangan terbarunya,” ujar Amsakar, Kamis (13/2) siang.

Baca Juga: Polisi Terus Dalami Kematian Bendahara RSBP Batam, Polisi Menduga karena Bunuh Diri

‎Ia menegaskan, BP Batam akan melakukan penelusuran internal untuk mengetahui latar belakang kejadian tersebut. Namun, proses penyelidikan tetap menunggu hasil pemeriksaan resmi dari aparat penegak hukum.

‎Terkait posisi korban sebagai Bendahara RSBP Batam, Amsakar memastikan roda pelayanan rumah sakit tetap berjalan. Menurutnya, jabatan tersebut akan segera diisi agar operasional dan pelayanan tetap lancar.

‎“Posisi itu pasti ada yang ganti. Tak mungkin kegiatan bisa berlangsung kalau bendahara tidak ada,” katanya.

‎Soal adanya dugaan surat yang ditinggalkan korban di kantor, Amsakar menyebut pihaknya masih mendalami informasi tersebut. “Kami di BP sedang mendalami kasus yang terjadi itu,” ujarnya. (*)

Artikel Jasad Pegawai RSBP Batam Ditemukan di Perairan Galang, Amsakar: Tim Kami Sedang Mendalami Penyebabnya ‎ pertama kali tampil pada Metropolis.

Ahmad Sahroni Kembali Menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR, NasDem Ungkap Alasannya

0
Ahmad Sahroni kembali menduduki posisi sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, mengungkapkan alasan penunjukan kembali Ahmad Sahroni sebagai pimpinan Komisi III DPR RI. Ia menegaskan, keputusan tersebut telah sesuai dengan mekanisme yang berlaku di DPR.

“MKD kan sudah memutuskan. Jadi kalau memang sudah ditetapkan oleh pimpinan DPR di Komisi III, artinya di DPR terkait dengan putusan MKD sudah selesai. Ya, sudah selesai dijalani,” kata Saan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (19/2).

Saan kembali menegaskan bahwa partainya mengikuti sepenuhnya keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Termasuk soal sanksi enam bulan kepada Sahroni.

“Sekali lagi, kita mengikuti apa yang menjadi putusan MKD saja. Jadi kalau pimpinan DPR sudah menetapkan, berarti di MKD sudah tidak ada masalah,” ujarnya.

Dengan pelantikan kembali Sahroni, Saan memastikan bahwa secara administratif maupun etik tidak ada lagi persoalan yang tersisa di MKD.

“Ya kan sudah dilantik. Sudah diizinkan,” tegasnya.

Selain faktor administratif, Saan menyebut pengalaman dan rekam jejak Sahroni menjadi pertimbangan utama. Ia menilai Sahroni memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai untuk kembali memimpin Komisi III DPR RI yang membidangi urusan hukum.

“Pak Sahroni memiliki pengalaman di Komisi III DPR RI. Selama dua periode menjadi pimpinan Komisi III, beliau menunjukkan kemampuan yang memadai. Karena itu, ketika ditetapkan kembali menjadi pimpinan, hal tersebut memang didasarkan pada pengalaman dan kapasitasnya,” jelas Saan.

Sebelumnya, Ahmad Sahroni kembali ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem. Penetapan itu disepakati dalam rapat pleno pelantikan Pimpinan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2).

Sahroni menggantikan Rusdi Masse yang mundur dari Partai NasDem. Sebab, Rusdi Masse beralih menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Pimpinan Komisi III Fraksi Partai NasDem mengalami perubahan, yang semula saudara Rusdi Masse Mappasessu digantikan Dr. H. Ahmad Sahroni, SE, M.Ikom,” ucap Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Sahroni menyampaikan terima kasih atas penetapannya menjadi Pimpinan Komisi III DPR. Sahroni turut menyinggung soal dirinya yang sempat disidangkan oleh MKD DPR RI, atas dugaan pelanggaran kode etik terkait pernyataan tolol yang berujung pada penjarahan rumahnya di kawasan Swasembada, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Terima kasih Pak Ketua dan teman-teman, rasanya aneh berkenalan lagi ya. Di sini ada MKD yang telah menyidangkan saya, semoga saya menjadi lebih baik ke depannya,” pungkasnya. (*)

Artikel Ahmad Sahroni Kembali Menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR, NasDem Ungkap Alasannya pertama kali tampil pada News.

Pipa Bocor Depan Polresta Barelang Tuntas Diperbaiki, Separuh Jalan Sudirman Masih Ditutup

0
Perbaikan pipa bocor di jalan Surdiman. F.Eusebius Sara

batampos – Pengerjaan perbaikan kebocoran pipa air berdiameter besar di Jalan Jenderal Sudirman, Baloi, tepatnya di depan Mapolresta Barelang, masih berlanjut meski suplai air ke pelanggan telah kembali normal. Hingga kini, separuh badan jalan di lokasi tersebut masih ditutup untuk mendukung proses normalisasi bekas galian.

Kebocoran sebelumnya terjadi pada pipa berukuran DN 400 mm yang berada di ruas jalan utama tersebut. Insiden ini sempat berdampak pada distribusi air bersih ke sejumlah wilayah di Batam karena tekanan air menurun saat proses perbaikan dilakukan.

Humas PT Air Batam Hilir (ABH), Ginda Alamsyah, menyampaikan bahwa perbaikan teknis pada pipa yang bocor telah selesai dikerjakan. Saat ini, tim di lapangan fokus pada tahap akhir berupa perapian dan pengembalian kondisi jalan seperti semula.

Baca Juga: Jam Kerja ASN Batam Dipersingkat Tanpa Kurangi Kualitas Pelayanan, Ini Jadwal Lengkapnya

“Pengerjaan perbaikan kebocoran pipa sudah selesai dan saat ini sedang dalam proses normalisasi lokasi jalan yang sebelumnya digali. Aliran air kepada pelanggan juga sudah kembali normal,” ujar Ginda.

Meski demikian, pengendara yang melintas di Jalan Sudirman, khususnya di depan Polresta Barelang, masih diminta berhati-hati. Separuh badan jalan masih ditutup sementara guna memastikan proses pemadatan tanah dan pengaspalan berjalan optimal serta aman bagi pengguna jalan.

Menurut Ginda, ABH berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan air kepada masyarakat Batam. Setiap gangguan yang terjadi diupayakan ditangani secepat mungkin guna meminimalisir dampak terhadap pelanggan.

Baca Juga: Selama Ramadan IGD di Puskesmas dan RSUD Buka 24 Jam

“ABH berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Ketika terjadi gangguan seperti kebocoran pipa, tim kami langsung bergerak melakukan penanganan agar distribusi air dapat segera pulih,” tambahnya.

Pihak ABH juga mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses perbaikan berlangsung. Diharapkan dalam waktu dekat, seluruh tahapan normalisasi rampung sehingga arus lalu lintas di Jalan Sudirman kembali sepenuhnya normal tanpa hambatan.(*)

Artikel Pipa Bocor Depan Polresta Barelang Tuntas Diperbaiki, Separuh Jalan Sudirman Masih Ditutup pertama kali tampil pada Metropolis.

Prihati Pujowaskito Ditunjuk Jabat Dirut BPJS Kesehatan, Ini Profilnya

0
Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn) dr. Prihati Pujowaskito, SpJP (K), FIHA, MMRS. (Instagram @kemhanri)

batampos – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Mayjen TNI (Purn) dr. Prihati Pujowaskito, SpJP (K), FIHA, MMRS sebagai Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan.

Penunjukan Pujo ditetapkan melalui Keppres Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Pengawas serta Keanggotaan Direksi BPJS Kesehatan.

Dalam keputusan tersebut, Presiden memberhentikan dengan hormat seluruh jajaran Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan masa jabatan 2021–2026, terhitung mulai 19 Februari 2026.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola lembaga.

“Penetapan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola dan kesinambungan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” kata Rizzky dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2).

Prihati Pujowaskito menggantikan Ali Ghufron Mukti yang menjabat sebagai Direktur Utama sejak 2021.

Profil Prihati Pujowaskito

Prihati Pujowaskito merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiologi intervensi yang sebagian besar kariernya diabdikan di lingkungan kesehatan militer. Prihati lahir di Solo, 29 Maret 1967.

Pendidikan dasar dan menengahnya ditempuh di Madiun dan Sukoharjo, yakni di SDN Kartoharjo VI Madiun, SMPN 4 Madiun, dan SMAN Kartasura Sukoharjo.

Selepas SMA, Prihati menempuh pendidikan militer melalui Sepamilsuk ABRI III pada 1990, Sussarcabkes pada 1998, serta Selapakes pada 2007.

Baca Juga: Wali Kota Denpasar Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Buntut Polemik Penonaktifan Peserta BPJS PBI

Untuk pendidikan kedokteran, ia menempuh studi di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan lulus pada 1994.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah di Universitas Airlangga yang diselesaikan pada 2007.

Selain itu, Prihati meraih gelar Magister Manajemen Rumah Sakit (MMRS) pada 2015 serta Doktor Hukum Kesehatan pada 2021.

Karir militernya dimulai melalui jalur perwira karir TNI pada 1990. Pada periode 1990–2000, ia bertugas sebagai dokter di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Selanjutnya, ia melanjutkan pengabdian di lingkungan kesehatan militer, termasuk di Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) dan sebagai dokter spesialis jantung di RS TNI AD Dustira Cimahi.

Dalam perjalanan kariernya, Prihati dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menjabat Kepala Departemen Jantung di RS Dustira Cimahi serta di RSPAD Gatot Soebroto pada periode 2018–2021.

Ia juga aktif sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi.

Karirnya berlanjut sebagai Direktur Pengawasan Medik RSPAD Gatot Soebroto pada 2021–2023.

Jabatan terakhirnya sebelum ditunjuk sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan adalah Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Pertahanan RI periode 2023–2025. Ia resmi memasuki masa purna tugas dari TNI pada Februari 2025. (*)

Artikel Prihati Pujowaskito Ditunjuk Jabat Dirut BPJS Kesehatan, Ini Profilnya pertama kali tampil pada News.

Pesantren Ramadan Digelar 23–25 Februari, Disdik Batam Pastikan Siswa Kembali Belajar 26 Februari

0
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan.

batampos – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, menegaskan jadwal kegiatan satuan pendidikan selama Ramadan 1447 Hijriah telah ditetapkan secara rinci dalam pedoman kalender pendidikan Tahun Ajaran 2025/2026.

Dalam ketentuan tersebut, seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, SKB, dan PKBM di Kota Batam akan melaksanakan Pesantren Ramadan pada 23 – 25 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka di sekolah masing-masing.

“Pesantren Ramadan digelar selama tiga hari, mulai 23 sampai 25 Februari 2026. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter dan nilai spiritual peserta didik,” ujar Hendri, Kamis (19/2).

Baca Juga: Amsakar Sebut Persoalan Sampah di Batam sangat Kompleks, Perlu Dibenahi dari Hulu hingga ke Hilir

Ia menjelaskan, kegiatan Pesantren Ramadan diisi dengan berbagai aktivitas keagamaan dan pembinaan akhlak yang dikemas secara edukatif serta menyenangkan. Sekolah diberikan keleluasaan mengembangkan konsep kegiatan, selama tetap berorientasi pada pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai keagamaan.

Setelah pelaksanaan Pesantren Ramadan, proses belajar mengajar kembali berlangsung di satuan pendidikan mulai 26 Februari hingga 14 Maret 2026.

“Mulai 26 Februari sampai 14 Maret 2026, peserta didik kembali melaksanakan pembelajaran di sekolah seperti biasa sesuai jadwal yang telah disesuaikan selama Ramadan,” jelasnya.

Baca Juga: Penumpang di Bandara Hang Nadim Naik 15 Persen, Didongkrak Imlek dan Awal Ramadan

Hendri menegaskan, selama periode tersebut seluruh satuan pendidikan diminta memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Aspek kesehatan dan keselamatan peserta didik tetap menjadi perhatian utama.

“Kami berharap seluruh sekolah dapat menjalankan jadwal ini dengan penuh tanggung jawab, sehingga kegiatan Ramadan tetap bermakna tanpa mengurangi kualitas pembelajaran,” pungkasnya.(*)

Artikel Pesantren Ramadan Digelar 23–25 Februari, Disdik Batam Pastikan Siswa Kembali Belajar 26 Februari pertama kali tampil pada Metropolis.

Bau Mulut saat Menjalankan Puasa Ramadan? Ini Cara Mencegahnya

0
ilustrasi perempuan dengan bau mulut. (Sc: Vecteezy)

batampos – Saat menjalankan puasa Ramadan, bau mulut kerap muncul dan membuat tidak percaya diri. Dokter gigi Usman Sumantri, M.K.M mengatakan bahwa saat berpuasa mulut bisa bau karena penurunan produksi air liur membuat bakteri di rongga mulut lebih mudah berkembang.

Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) itu, bau mulut bisa dicegah dan diminimalkan dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut.

“Mencegahnya antara lain dengan menyikat gigi secara teratur, terutama setelah sahur dan sebelum tidur, membersihkan lidah, karena banyak bakteri penyebab bau mulut berada di permukaan lidah,” katanya, dikutip dari jawapos.com, Jumat (20/2).

Selama berpuasa, dia mengatakan, sebaiknya rutin menyikat gigi minimal dua kali sehari, membersihkan sela gigi menggunakan benang gigi, dan bila perlu berkumur menggunakan obat kumur bebas alkohol untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

“Menyikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa, selama tidak menelan air atau pasta gigi,” katanya.

Ia menambahkan, gigi bisa disikat setelah berbuka puasa, sebelum tidur, dan setelah sahur selama menunaikan ibadah puasa pada bulan Ramadan. Menurut dia, penting pula memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka untuk mencegah mulut kering.

Konsumsi makanan yang bisa meninggalkan bau menyengat juga lebih baik dihindari saat berbuka puasa maupun sahur.

Dokter Usman mengatakan bahwa makanan berbau tajam, makanan tinggi gula yang bisa memicu pertumbuhan bakteri, dan makanan berlemak yang dapat memperlambat pencernaan bisa memperparah bau mulut.

“Makanan berbau tajam misalnya petai, jengkol, bawang mentah. Minuman berkafein seperti kopi, teh berlebihan, karena dapat menyebabkan mulut kering,” katanya.

Ia menyarankan orang yang berpuasa mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur, yang dapat merangsang produksi air liur, saat berbuka maupun sahur.

Selain itu, dia mengingatkan bahwa bibir yang kering saat berpuasa sebaiknya tidak dijilat. Karena air liur mudah menguap, menjilat bibir justru bisa membuat bibir semakin kering. “Gunakan pelembap bibir yang aman, perbanyak minum air saat sahur dan berbuka,” katanya.

Dia juga mengemukakan perlunya periksa ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali dalam upaya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. (*)

Artikel Bau Mulut saat Menjalankan Puasa Ramadan? Ini Cara Mencegahnya pertama kali tampil pada Lifestyle.

HYBE America Ubah Big Machine Jadi Blue Highway Records

0
Logo HYBE America. Perusahaan mengumumkan rebranding Big Machine Label Group menjadi Blue Highway Records. Sumber: x.com/SoCalRoving.

batampos – HYBE America resmi melakukan restrukturisasi divisi musiknya di Nashville dengan mengganti nama Big Machine Label Group (BMLG) menjadi Blue Highway Records.

Pengumuman tersebut disampaikan pada Selasa (17/2) dan perubahan nama berlaku efektif seketika. Langkah ini menjadi bagian dari penataan ulang unit musik country, Americana, dan roots rock di bawah naungan perusahaan.

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, veteran industri musik Jake Basden ditunjuk sebagai CEO Blue Highway Records. Basden sebelumnya menjabat sebagai Presiden Sandbox Management serta Senior Vice President di Big Machine Label Group. Ia dikenal memiliki pengalaman panjang dalam mengembangkan karier sejumlah artis papan atas di industri musik country.

Blue Highway Records akan tetap mempertahankan seluruh aset utama, termasuk kontrak distribusi serta daftar artis yang sebelumnya berada di bawah BMLG.

Sejumlah musisi yang tetap berada di bawah label tersebut antara lain Thomas Rhett, Brett Young, Justin Moore, Carly Pearce, Preston Cooper, Jackson Dean, dan Mae Estes.

Selain itu, label baru ini juga akan menangani distribusi melalui Nashville Harbor Records & Entertainment untuk artis seperti Riley Green, Shaylen, The Band Perry, dan Greylan James.

Dalam restrukturisasi ini, Valory Music Co. digabungkan ke dalam Blue Highway Records, sementara Big Machine Music tetap berada di bawah naungan HYBE America.

Keputusan tersebut memungkinkan label baru memadukan kekuatan infrastruktur digital HYBE dengan fondasi kuat musik tradisional Nashville yang telah lama dibangun BMLG.

HYBE America menegaskan bahwa meski nama label berubah, aset utama seperti katalog artis serta kontrak distribusi tetap dipertahankan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

Jake Basden menyambut peran barunya dengan menyebut musik country dan Americana tengah berada dalam fase perkembangan yang dinamis.

Ia berharap dapat bekerja sama dengan artis yang sudah ada sekaligus mengembangkan talenta baru melalui Blue Highway Records. (*]

Artikel HYBE America Ubah Big Machine Jadi Blue Highway Records pertama kali tampil pada Lifestyle.