Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 2326

Timnas Indonesia Telan Kekalahan Perdana di Piala AFF 2024

0
Timnas Indonesia harus mengakui ketangguhan Vietnam di Piala AFF 2024. (Dok: PSSI)

batampos – Timnas Indonesia menelan kekalahan dari Vietnam pada matchday tiga Piala AFF 2024. Skuad Garuda harus mengakui ketangguhan tuan rumah Golden Star Warriors di Việt Trì Stadium, Việt Trì, Provinsi Phú Thọ dengan skor tipis 1-0, Minggu (15/12) malam.

Ini menjadi kekalahan perdana yang ditelan oleh Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. Pasukan Shin Tae-yong pun kini baru mengumpulkan empat angka, hasil satu kemenangan dan satu imbang dalam tiga pertandingan yang dijalani.

Dalam laga itu, Vietnam sudah memegang kendali permainan sejak sepak mula dilakukan. Golden Star Warriors bahkan langsung mendapatkan peluang pertama lewat sepakan Nguyen Van Vi pada menit ketiga. Tapi peluang itu bisa diblok pemain Garuda.

Timnas Indonesia pada awal-awal hanya bisa menunggu. Garuda hanya terus bertahan saat Vietnam terus mendominasi. Selain itu, Indonesia juga sangat kesulitan untuk membangun serangan.

Pertandingan pun berjalan cukup alot hingga 20 menit pertama. Tak ada satupun tembakan ke gawang yang tepat sasaran yang tercipta.

Timnas Indonesia yang mengandalkan Rayhan Hannan dan Hokky Caraka di lini depan juga belum membuahkan hasil. Upaya bangun serangan yang dilakukan Garuda kerap gagal karena masih banyak kesalahan mengoper.

Pada menit ke-33, Vietnam memiliki peluang yang cukup mengancam. Berawal dari sepak pojok, Nguyen Hoang Duc coba memanfaatkan kemelut di area penalti Timnas Indonesia. Tapi ada Cahya Supriadi yang menggagalkannya.

Serangan Vietnam tak berhenti di situ. Empat menit jelang babak pertama berakhir, gawang Timnas Indonesia hampir kebobolan. Adalah Nguyen Tien Linh yang melakukan sundulan pada usai memanfaatkan sepak pojok.

Beruntung, sundulan Tien Linh bisa ditepis oleh Cahya Supriadi. Peluang emas Vietnam itupun gagal dan babak pertama berakhir dengan kedudukan kacamata alias 0-0.

Pada babak kedua, Timnas Indonesia memasukkan Pratama Arhan dan Victor Dethan, untuk menggantikan Mikael Alfredo Tata dan Hokky Caraka. Masuknya mereka bertujuan menambah daya serang Garuda.

Tapi upaya serangan yang coba dibangun Timnas Indonesia masih gagal. Sebaliknya, Vietnam malah makin gencar dalan menyerang dan mengurung lini pertahanan tim tamu.

Pada menit ke-65, Vietnam kembali dapat peluang. Kali ini giliran Ho Tan Tai yang melepaskan tembakan usai mendapatkan bola dari Van Vi di sisi kiri. Tapi tendangannya masih melenceng tipis di sisi kanan Timnas Indonesia.

Garuda yang mengandalkan serangan balik, sempat dapat peluang. Adalah Victor Dethan yang bekerja sama dengan Rafael Struick melepaskan tembakan ke gawang Vietnam pada menit ke-66. Tapi tendangannya bisa ditepis oleh kiper Filip Nguyen.

Vietnam yang menyerang bertubi-tubi akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-77. Nguyen Quang Hai sukses membawa Golden Star Warriors unggul 1-0 pada pertengahan babak kedua.

Nguyen Quang Hai melepaskan tembakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti, setelah berdiri tak terkawal ketat oleh pemain Timnas Indonesia. Sepakannya membentur mistar gawang.

Tapi bola rebound jatuh ke kaki Nguyen Tien Linh, yang langsung coba mencari posisi ideal untuk menembak. Nguyen Quang Hai kemudian datang dari belakang untuk melepaskan tendangan lagi dengan kaki kirinya yang keras. Sepakannya pun sukses menjebol gawang Cahya Supriadi.

Keunggulan satu gol tak membuat Vietnam cepat puas. Mereka hampir mencetak gol kedua andai sepakan kaki kanan Hai Long pada menit ke-87 tidak melayang tipis di atas gawang kiper Garuda.

Tapi sampai wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol yang tercipta. Skor 1-0 untuk kemenangan Vietnam.

Susunan Pemain Vietnam vs Timnas Indonesia

Vietnam (3-5-2):

Filip Nguyen (PG); Bui Tien Dung, Nguyen Thanh Chung, Pham Xuan Manh; Ho Tan Tai, Nguyen Quang Hai, Doan Ngoc Tan, Nguyen Hai Long, Nguyen Van Vi; Nguyen Hoang Duc, Nguyen Tien Linh.

Pelatih: Kim Sang-sik

Timnas Indonesia (3-5-2)

Cahya Supriadi (PG); Muhammad Ferarri (C), Kadek Arel, Dony Tri Pamungkas; Asnawi Mangkualam Bahar, Rivaldo Pakpahan, Arkhan Fikri, Achmad Maulana Syarif, Mikael Alfredo Tata; Hokky Caraka, Rayhan Hannan.

Pelatih: Shin Tae-yong

 

 

Artikel Timnas Indonesia Telan Kekalahan Perdana di Piala AFF 2024 pertama kali tampil pada Olahraga.

Patroli Berskala Besar di Batam, Polisi Amankan 66 Unit Motor

0
Polisi mengamankan motor yang menggunakan knalpot brong, Minggu (15/12) dini hari. F.Humas Polresta untuk Batam Pos

batampos – Polresta Barelang menggelar patroli berskala besar dan cipta kondisi (cipkon) di seluruh wilayah Batam, Minggu (15/12) dini hari. Dalam kegiatan ini, polisi menindak 66 unit motor dengan berbagai pelanggaran.

Kegiatan ini diikuti seluruh Jajaran Polsek dan sejumlah personel dari berbagai satuan fungsi. Seperti Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Res Narkoba, Sat Lantas, Provos, Sat Binmas, Sat Samapta, dan Sihumas.

Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri Putra mengatakan kegiatan ini merupakan komitmennya dalam memberantas aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong yang kerap menimbulkan gangguan di masyarakat.

Baca Juga: Pekerjaan Interkoneksi Pipa Tahap II: ABHi Imbau Pelanggan Bersiap, Cek WIlayah Terdampak di Sini

“Kegiatan ini juga bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan dilaksanakan setiap malam Minggu,” ujarnya.

Satri menjelaskan kegiatan ini bertujuan menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat khususnya di malam hari. Selain Polresta Barelang, cipkon ini turut dilakukan seluruh jajaran Polsek.

“Penindakan melibatkan penggunaan tilang elektronik (ETLE) mobile untuk memastikan proses penindakan berjalan dengan efisien,” katanya.

Adapun motor yang ditindak Polresta Barelang sebanyak 23 unit sepeda motor, Polsek Batam Kota 20 unit, Polsek Batu Ampar 1 unit, Polsek Nongsa 4 unit, Polsek Sagulung 5 unit, Polsek Batu Aji 2 unit, Polsek Sekupang 12 unit, dan Polsek Lubuk Baja 3 unit.

“Motor yang diamankan ini diantaranya menggunakan knalpot brong, tidak memiliki Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), serta tidak dilengkapi surat-surat kendaraan,” ungkap Satri.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Nataru

Satri menambahkan selain penindakan, pihaknya juga memberikan edukasi kepada pengendara. Bagi pengendara yang ditindak diberi kesempatan untuk mengambil motornya ke Mapolresta Barelang.

“Syaratnya membawa identitas lengkap. Khusus bagi pelajar SMA, orang tua dan guru akan dipanggil sebagai bagian dari upaya pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang,” terangnya.

Ia juga menghimbau para orangtua agar lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak keluar malam pada akhir pekan. “Kepada orangtua jangan biarkan anak-anak berkeliaran di malam hari, terutama jika menggunakan kendaraan dengan knalpot brong,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Patroli Berskala Besar di Batam, Polisi Amankan 66 Unit Motor pertama kali tampil pada Metropolis.

Pelican Crossing Depan Kantor Walikota Batam Efektif Beroperasi Hari Ini

0
Dinas Perhubungan Kota Batam saat melakukan uji coba Pelican Crossing di depan Kantor Pemko Batam, Minggu (15/12). Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki yang ingin menyeberang di jalan tersebut, F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pelican Crossing (lampu penyeberangan khusus pejalan kaki) yang berada diantara Kantor Walikota Batam dan Kantor Imigrasi Batam akhirnya efektif beroperasi, Senin (16/12). Fasilitas ini merupakan pertama ada di Batam dan bertujuan mempermudah pejalan kaki untuk menyeberang jalan.

Pelican Crossing terdiri dari 3 lampu layaknya trafficlight. Yakni merah, kuning dan hijau. Sebelum menyeberang, pejalan kaki haruslah memencet tombol yang ada di tiang lampu, dan memastikan kondisi lampu. Sebelum lampu hijau untuk pejalan kaki, akan ada lampu kuning sebagai tanda persiapan lampu hijau atau merah. Lampu kuning akan menyala 5 detik dan lampu hijau 20 detik untuk pejalan.

“Lampu akan hijau apabila dipencet. Jika tak dipecet maka lampu yang hidup hanya kuning. Lampu ini efektif 24 jam dan mulai efektif beroperasi hari Senin (16/12),” sebut Kadishub Kota Batam, Salim, Minggu (15/12).

Baca Juga: Batam akan Bangun Jalan Lingkar Selatan 9,94 Km, Menghubungkan Seibeduk ke Nongsa

Menurut Salim, peralihan lampu kuning juga akan disertai bunyi. Hal itu berfungsi sebagai isyarat pejalan kaki atau pengendara yang melintas.

“Jadi memang disertai bunyi, agar bisa lebih dipahami, terutama bagi pengendara,” jelas Salim.

Dikatakan Salim, Felican Crossing ini merupakan pertama di Batam, dan diharapkan bisa lebihbanyak lagi. Lalu pemilihan lokasi Felican Crossing di depan kantor Kantor Walikota Batam karena disekitar terdapat banyak pelayanan publik.

“Jadi memang lebih memudahkan pejalan kaki yang bolak balik, karena banyak pelayanan publik,” imbuh Salim.

Baca Juga: BI Kepri Layani Penukaran Uang Lama, Rusak, dan Edisi Khusus, Jadwalnya Setiap Selasa dan Kamis

Masih kata Salim, pengendara yang melanggar Felican Crossing juga dikenakan sanksi layaknya pelanggaran lalu lintas. Apalagi Felican Crossing dilengkapi CCTv yang dapat memantau aktifitas kendaraan atau pejalan kaki.

“Untuk sanksi sama dengan pelanggaran lalu lintas pada umumnya. Jadi kami harap, pengendara dapat mematuhi aturan tersebut,” tegas Salim.

Pembangunan Pelican Crossing ini merupakan proyek perdana yang didanai melalui APBD-P 2024.

“Ini proyek Apbd-P 2024, untuk Pelican Crossing dengan kelengkapannya sekitar total Rp 485 jt,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Pelican Crossing Depan Kantor Walikota Batam Efektif Beroperasi Hari Ini pertama kali tampil pada Metropolis.

Jalan Raya jadi “Mesin Pembunuh” Nomor 3 di Indonesia

0
Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tol Cipularang, tepatnya di KM 92 arah Jakarta pada pukul 15.15 WIB, beberapa waktu lalu. (Jasa Marga)

batampos – Angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih sangatlah tinggi. Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan menyebut, angka kecelakaan di Indonesia mencapai 1.150.200 kecelakaan setiap tahunya. Akibat kecelakaan itu, korban meninggal dunia mencapai 27.000 orang.

“Ada 27.000 lebih korban meninggal dunia. Artinya dalam satu jam, kalau kita berdiri di sini satu jam sudah ada 3-4 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas,” ujar Aan dalam acara Retrospeksi Korban Kecelakaan Lalu Lintas 2024 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (15/12/2024).

Aan mengatakan, kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian nomor tiga tertinggi di Indonesia setelah TBC dan HIV-AIDS. Situasi ini menuntut perhatian dan tindakan serius dari semua pihak.

Jika tidak, kata Aan, kecelakaan lalu lintas akan menjadi mesin pembunuh yang selalu menelan korban jiwa. “Kecelakaan lalu lintas ini atau jalan ini menjadi mesin pembunuh apakah kita akan biarkan jalan raya ini menjadi hutan rimba yang setiap saat akan memakan korban,” terangnya.

Menurutnya, hanya terdapat satu rumus sederhana dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Yakni, dengan mengajak semua orang untuk menaati seluruh aturan ataupun rambu lalu lintas yang ada.

“Rumusnya jadi kecelakaan berlintas selalu diawali oleh pelanggaran lalu lintas, bagaimana kita menghentikan kecelakaan lalu lintas, ikuti peraturan, ikuti aturan berlalu lintas,” terang Aan.

Aan juga menyoroti dampak luas kecelakaan lalu lintas terhadap masyarakat. Berdasarkan data miliknya, mayoritas korban kecelakaan adalah laki-laki usia produktif, yang seringkali menjadi tulang punggung keluarga. Kondisi ini meningkatkan risiko kemiskinan dan menciptakan masalah sosial yang kompleks.

“Belum lagi akibat sosial bagaimana menjalani kehidupan setelah bapaknya meninggal dunia kemudian dari data kita juga menunjukkan 3.000 lebih yang menjadi korban kecelakaan adalah usia-usia produktif,” ungkap Aan. (*)

Artikel Jalan Raya jadi “Mesin Pembunuh” Nomor 3 di Indonesia pertama kali tampil pada News.

Pemancing Terseret Gelombang di Pantai Bahagia Nongsa, 1 Tewas dan 1 Hilang

0
Petugas mencari seorang pemancing yang hilang terseret gelombang pasang di Pantai Bahagia, Sambau, Nongsa, Minggu (15/12) siang. F. Basarnas untuk Batam Pos

batampos – Delapan pemancing terseret gelombang pasang di Pantai Bahagia, Sambau, Nongsa, Minggu 15/12), sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam kejadian ini, enam pemancing berhasil selamat, satu orang tewas, dan satu orang hilang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli mengatakan dari laporan yang diterima pihaknya, para pemancing tersebut datang ke lokasi pada pukul 09.00 WIB.

Kemudian tujuh pemancing turun ke laut yang airnya tengah surut atau berjarak 50 meter dari bibir pantai. Sedangkan satu orang pemancing menunggu di bibir pantai.

“Pemancing ini diduga terseret air pasang dalam,” ujarnya.

Baca Juga: Waspada Banjir Rob di Batam, BMKG: 14 sampai 23 Desember

Ia menjelaskan dalam kejadian ini lima pemancing yang turun ke laut berhasil selamat dengan berenang ke tepi pantai. Mereka yakni M. Dino, 22, Andika 24, Aris, 21, Vito 18, dan Yudha, 19.

Sedangkan satu pemancing ditemukan tewas dengan inisial AE, 29, dan satu pemancing dinyatakan hilang berinisial, HM, 20.

“Untuk saat ini korban meninggal sudah dibawa ke Rs Bhayangkara, dan untuk korban hilang sedang dilaksanakan pencarian oleh Tim,” kata Fazzli, kemarin.

Fazzli menambahkan pencarian ini turut melibatkan Tim Gabungab dadi TNI, Polri dan masyarakat sekitar. Peoses pencarian difokuskan di sekitar lokasi mancing korban.

“Tim rescue Pos SAR Batam juga menggunakan Aquaeye sebagai metode pencarian di dalam air,” ungkapnya.

Baca Juga: Premanisme di Apartemen Formosa Residence

Dengan kejadian ini, ia mengimbau masyarakat yang beraktivitas di laut maupun di pesisir pantai untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab, saat ini gelombang laut tengah tinggi.

“Tetap waspada. Jika gelombang tinggi, tunda dulu kegiatannya,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

 

Artikel Pemancing Terseret Gelombang di Pantai Bahagia Nongsa, 1 Tewas dan 1 Hilang pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Libur Akhir Tahun, Wisatawan Nataru Bergeliat

0
Suasana Taman Fatahillah di Kota Tua, Jakarta. Pada H+3 Hari Raya Idul Fitri lalu kawasan cagar budaya tersebut dipadati wisatawan dari Jakarta maupun daerah-daerah lain di sekitarnya. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com (DERY RIDWANSAH)

Angka kunjungan di sejumlah destinasi wisata terkenal diprediksi tetap naik selama libur Nataru meski ada kekhawatiran soal cuaca ekstrem. Momok kemacetan diantisipasi dengan sistem buka tutup, pembukaan posko, dan pembatasan angkutan.

JPG, Jakarta

ADHITIA Sofyan sepertinya benar, memang ada ’’sesuatu di Jogja”. Kabar tentang cuaca ekstrem boleh bertebaran, tapi tetap saja diperkirakan angka kunjungan wisatawan ke daerah istimewa tersebut di periode libur Natal dan tahun baru (Nataru) meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Jawa Pos Radar Jogja melansir, Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) memperkirakan kenaikan 23,94 persen dibandingkan Nataru tahun lalu. Kabupaten Sleman bakal menduduki posisi teratas.

Plt Kepala Dinas Pariwisata DIJ Aria Nugrahadi menambahkan, jumlah tamu yang menginap juga diprediksi meningkat 12 persen. Mayoritas atau 96 persen lebih merupakan tamu Nusantara.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIJ Deddy Pranowo Eryono mengatakan, rata-rata reservasi hotel periode 24 Desember hingga 1 Januari 2025 telah mencapai 85 persen, khususnya di Kota Jogja dan Kabupaten Sleman. Namun, jika ditotal hunian dari seluruh DIJ, reservasi yang sudah masuk sekitar 70–80 persen.

’’Ini berkah bagi kami. Sebab, dilihat dari reservasi itu melebihi tahun lalu,’’ ujarnya saat dikonfirmasi kemarin (14/12).

Destinasi andalan Indonesia lainnya, Bali, pun demikian. Memang ada kekhawatiran dampak pemberitaan tentang bencana dan kemacetan. Tapi, Dinas Pariwisata Bali memprediksi wisatawan meningkat 20 persen dibandingkan tahun lalu saat Nataru. PHRI Bali juga optimistis okupansi hotel bisa mencapai di atas 80 persen.

Bahkan, kata Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, di beberapa tempat bisa sampai 100 persen. ’’Syukur dengan kebijakan penurunan harga tiket pesawat diharapkan akan kembali menggairahkan liburan wisatawan domestik,” ucap pria yang akrab disapa Cok Ace itu kepada Jawa Pos Radar Bali.

Nataru memang momen panen berbagai tempat wisata. Tak hanya yang menjual lanskap alam, tapi juga nuansa religi. Pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Jawa Tengah, misalnya, mengutip situs jatengprov.go.id, peringkat pertama jumlah kunjungan wisata justru tercatat di Kompleks Makam Sunan Kalijaga di Kabupaten Demak dengan 292.460 pengunjung. Tempat kedua adalah Masjid Raya Syekh Zayid Surakarta dengan 250.000 pengunjung. Baru kemudian Candi Borobudur yang didatangi 232.330 orang.

Dari Jakarta, Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno cukup bersyukur sampai saat ini belum ada laporan pembatalan perjalanan dari anggota-anggota travel agent karena alasan cuaca. ’’Travel plan wisatawan biasanya terbentuk sejak satu bulan sebelum keberangkatan. Jadi, selama tak ada force majeure, kebanyakan rombongan wisata akan tetap pergi sesuai jadwal,” katanya.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) juga tak mau kalah menyambut libur Nataru dengan menyediakan tambahan kuota sebanyak 1.000 tiket per hari. Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menyampaikan bahwa kuota pengunjung harian normal yang disediakan mencapai 2.750 tiket. Sementara penambahan kuota itu hanya berlaku pada pemesanan pagi hari.

’’Tambahan kuota ini berlaku mulai Senin (23/12/2024) hingga Kamis (2/1/2025). Kami prediksi puncak lonjakan pengunjung terjadi pada hari-hari libur atau tanggal merah pada masa Nataru seperti Rabu (25/12/2024) dan Rabu (1/1/2025),” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Antisipasi Kemacetan

Selain cuaca ekstrem, momok lain berlibur di momen Nataru adalah kemacetan. Untuk mengantisipasinya, TNBTS akan menerapkan sistem buka tutup skala prioritas dengan menyiapkan empat posko sekaligus lokasi parkir.

Masing-masing di Coban Bidadari dan rest area Gubugklakah bagi yang masuk dari Kabupaten Malang dan Pendopo Agung Desa Wonokitri bagi yang masuk dari Kabupaten Pasuruan. Sementara yang masuk dari Kabupaten Probolinggo berada di rest area Polsek Sukapura. Dan, bagi yang dari Kabupaten Lumajang, posko ada di rest area Ranupani.

Dinas Perhubungan DIJ juga memperkirakan 9,4 juta orang akan berlalu-lalang di wilayah kerja mereka selama Nataru. Atau naik 6 persen dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya 8,9 juta orang. ’’Kami menyiapkan posko pemantauan arus mudik/balik mulai 24 Desember 2024 sampai 4 Januari 2025,’’ ujar Plt Dishub DIJ Wiyos Santoso.

Kepala Bidang Lalu Dinas Perhubungan Bali Putu Suryana juga menyampaikan, akan ada imbauan pembatasan angkutan barang tertentu, kecuali angkutan sembako, menjelang hari H/puncak hari mudik/arus balik untuk mengurangi kemacetan.

Denpasar diperkirakan macet. Sedangkan destinasi yang diprediksi dipadati pengunjung, antara lain, Bedugul, Kabupaten Tabanan; Canggu, Kabupaten Badung; dan Ubud, Kabupaten Gianyar. ’’Intinya, semua tempat wisata bakal mendapat atensi kami,” kata Putu. (*)

Artikel Jelang Libur Akhir Tahun, Wisatawan Nataru Bergeliat pertama kali tampil pada News.

Polsek Sagulung Siapkan Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Jembatan I Barelang

0
Jembatan I Barelang. (Foto: Arjuna)

batampos – Menyambut liburan Natal dan Tahun Baru, Polresta Barelang mulai mempersiapkan pengamanan khusus di kawasan wisata sepanjang jalan Trans Barelang. Salah satu fokus pengamanan adalah Jembatan I Barelang, yang menjadi salah satu titik paling ramai dikunjungi wisatawan.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, mengatakan bahwa pos pengamanan akan mulai beroperasi dalam waktu dekat. “Saat ini kami sedang mempersiapkan teknis dan personel. Pos pengamanan akan dibangun dalam seminggu ini dan akan beroperasi hingga sebulan ke depan,” ujar Rohandi.

Pos pengamanan di Jembatan I Barelang telah menjadi rutinitas setiap hari raya keagamaan atau libur nasional. Tim gabungan dari berbagai instansi akan dilibatkan untuk memastikan keamanan pengunjung, kelancaran arus lalu lintas, serta pencegahan angka kejahatan selama periode liburan.

Baca Juga: Tentang Landmark Welcome to Batam

“Selain untuk menjaga keamanan pengunjung, pos ini juga penting untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas. Biasanya, jalan menuju kawasan wisata Barelang sangat padat saat liburan, bahkan sering terjadi kemacetan,” jelas Rohandi.

Keberadaan pos ini dinilai strategis, mengingat lokasi wisata di Barelang selalu menjadi tujuan utama masyarakat selama liburan. Selain itu, pos pengamanan juga berfungsi sebagai upaya preventif untuk mengurangi risiko kejahatan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

Herman, salah satu warga Pulau Galang, menyambut baik langkah ini. Menurutnya, kehadiran pos pengamanan di Jembatan I Barelang sangat membantu menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. “Kami mendukung penuh, ini untuk keamanan dan ketertiban bersama,” kata Herman.

Baca Juga: Batam akan Bangun Jalan Lingkar Selatan 9,94 Km, Menghubungkan Seibeduk ke Nongsa

Pengamanan di Jembatan I Barelang juga menjadi bagian dari upaya Polresta Barelang untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama menikmati liburan. Tim pengamanan akan dilengkapi dengan peralatan yang memadai untuk menghadapi berbagai situasi, termasuk pengaturan lalu lintas di jalur-jalur yang rawan macet.

Polresta Barelang mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga ketertiban selama liburan. Diharapkan, sinergi antara aparat dan masyarakat dapat menciptakan suasana liburan yang aman, nyaman, dan kondusif di kawasan Barelang. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polsek Sagulung Siapkan Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Jembatan I Barelang pertama kali tampil pada Metropolis.

Bulan Purnama Akhir Tahun, Waspadai Air Laut Pasang

0
Banjir Rob merendam wilayah Tanjungpinang.
Banjir rob di Jalan Pelantar II, Tanjungpinang mulai surut, Senin (12/2). F Peri Irawan/Batam Pos.

batampos– BMKG mengeluarkan peringatan dini waspada puncak banjir rob kepada masyarakat yang tinggal di daerah pesisir Tanjungpinang, Bintan, Batam, Karimun dan Lingga.

Berdasarkan pengamatan dan informasi pasang surut dari Pushidrosal TNI AL, banjir rob bakal terjadi selama sembilan hari mulai 14 hingga 23 Desember 2024 di sejumlah wilayah pesisir di Kepri.

Prakirawan BMKG Annisa Suryani menjelaskan fenomena ini diperkirakan terjadi akibat adanya fenomena bulan purnama dengan Perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi pada 12 Desember 2024. Hal ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum dan dapat menimbulkan banjir pesisir.

BACA JUGA: Awal Tahun Baru 2022 Disambut Banjir Air Pasang Laut

“Masyarakat pesisir pantai dihimbau waspada banjir rob atau air laut pasang
yang di prediksi berpotensi terjadi pada 14 hingga 23 Desember 2024,” jelasnya, Sabtu (14/12).

Masih berdasarkan pengamatan, banjir rob di pesisir Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Kota dan Kecamatan Bukit Bestari. Banjir rob juga diprediksi bakal terjadi di pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong dan Bintan Timur.

Prediksi banjir rob di Batam terjadi di Batuaji, Batu Ampar, Sekupang dan Nongsa. Kemudian Karimun terjadi di Kundur Barat, Meral dan Karimun. Sedangkan di Lingga terjadi di Singkep Barat, Singkep Pesisir dan Senayang.

“Hal ini dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan
pesisir, aktivitas masyarakat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan,” terang Prakirawan BMKG.

Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya angin kencang di wilayah perairan sekitar Pulau Bintan.

Potensi angin kencang di perairan dapat mempengaruhi tingginya gelombang air laut. Diperkirakan ketinggian gelombang dapat mencapai 0,5 meter hingga 2,5 meter. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Bulan Purnama Akhir Tahun, Waspadai Air Laut Pasang pertama kali tampil pada Kepri.

Separuh Hasil Pilkada 2024 Berujung Gugatan di MK

0
Ketua KPU Mochammad Afifuddin (kanan) bersama Komisioner KPU Agus Mellaz memberikan keterangan pers di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (4/7). F. MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS

batampos – Separuh jajaran KPU dan Bawaslu di daerah masih akan disibukkan dengan urusan Pilkada hingga Februari 2025 mendatang. Itu menyusul banjirnya jumlah sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) 2024 yang masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dari total 545 daerah penyelenggara Pilkada 2024, nyaris separuhnya berujung ke MK. Hingga pukul 17.00 WIB Minggu (15/12), MK menerima 283 perkara. Terdiri dari 16 perkara pemilihan gubernur, 218 perkara pemilihan bupati, dan 49 perkara pemilihan wali kota.

Komisioner KPU RI Iffa Rosita mengatakan, kesiapannya menghadapi sengketa. Pihaknya telah membekali jajaran di daerah jelang PHP di MK. Salah satunya dengan menerbitkan Keputusan KPU Nomor 1871 Tahun 2024, tentang Pedoman teknis penyelesaian perselisihan hasil Pilkada.

Pedoman tersebut, bisa menjadi panduan bagi KPU Provinsi maupun kabupaten/kota dalam menyelesaiakn seluruh proses perselisihan hasil pemilihan. “Di mulai dari proses persiapan dan penyelesaian perselisihan hingga akhirnya berkonsultasi dengan kami di KPU RI,” ujarnya.

KPU RI, lanjutnya, juga telah menyiapkan tim khusus yang akan standby di hotel borobudur. Tim tersebut yang akan mendampingi. Baik tim litigasi sepertibadmisitrasi, jawaban dan alat bukti, penataan dan distribusi, maupun tim non litigasi yaitu tim helpdesk tim umum.

“Mereka akan stay untuk menerima konsultasi dari KPU provinsi kabu]aten/kota,” jelasnya.

Anggota Bawaslu Herwyn Malonda menginstruksikan jajaran pengawas untuk berkoordinasi dengan baik menjelang Perselisihan Hasil Pemilihan 2024 di MK. Dalam sengketa, hasil pengawasan Bawaslu akan menjadi salah satu informasi yang dipertimbangkan majelis hakim seperti pada Pemilu 2024 lalu.

Untuk itu, dia meminta agar dipersiapkan maksimal. “Kita akan menyampaikan data dan fakta apa adanya,” ujarnya.

Keterangan, lanjutnya, akan disampaikan oleh bawaslu masing-masing daerah. Adapun petugas di level Pengawas Kecamatan dan dibawahnya, hanya akan memnerikan keterangan jika diminta.

Herwyn juga meminta jajaran termasuk Panwascam menghimpun informasi seluruh hasil kerja pengawasan bersama Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dan PTPS jika menghadapi sengketa hasil di MK. “Kalau ada laporan yang ditangani, sampaikan ke Bawaslu Kabupaten,” imbuhnya.(*)

Artikel Separuh Hasil Pilkada 2024 Berujung Gugatan di MK pertama kali tampil pada News.

Warga Bengkong Keluhkan Kenakalan Remaja

0
Ilustrasi: Personel Polsek Bengkong memberikan pembinaan kepada kelompok remaja untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. F. Dokumentasi Batam Pos

batampos – Warga Bengkong masih mengeluhkan banyaknya kenakalan remaja di kawasan tersebut. Seperti remaja yang nongkrong pada tengah malam dan aksi trek-trekan dengan menggunakan knalpot brong.

Hal ini disampaikan warga saat kegiatan Minggu Kasih Kamtibmas Polsek Bengkong di Gereja Santo Damian, Bengkong Ratu, Minggu (15/12).

“Tingkat kenakalan remaja ini masih saja ditemukan,” ujar R, Silalahi, salah seorang jemaat.

Baca Juga: Polsek Sagulung Bidik Penadah Lain Terkait Laporan Penggelapan 5 Ton Kabel Tembaga Senilai Rp 1 Miliar PT Buju

Ia juga mempertanyakan penindakan polisi kepada remaja tersebut. Sebab, kenakalan remaja ini terus berulang dan tidak ada efek jera.

Selain itu, ia mempertanyakan penanggulangan kenakalan remaja ini, khususnya di sekitar perumahan. “Bagaimana tanggapan bapak (polisi) terkait hal tersebut,” katanya.

Menanggapi kelugan warga tersebut, Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir mengatakan penanggulangan kenakalan remaja ini dapat dimulai dari lingkungan keluarga.

Baca Juga: Polsek Sekupang Mediasi Kasus Viral Perkelahian Remaja dan Santri, Fokus pada Penyelesaian Kekeluargaan

“Orangtua harus senantiasa menjaga komunikasi dengan anak, memantau setiap kegiatan anak sehingga tidak mudah terjerumus pada hal-hal yang negatif, tidak melakukan sikap yang keras pada anak,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat diminta membangun fasilitas yang positif dan bisa digunakan anak-anak. Serta melibatkan anak dalam kegiatan komunitas.

“Libatkan remaja dalam kegiatan komunitas yang mempromosikan keterlibatan positif, seperti program relawan atau kegiatan olahraga,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Warga Bengkong Keluhkan Kenakalan Remaja pertama kali tampil pada Metropolis.