Minggu, 10 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2413

Jelang Nataru, Penumpang dari Malaysia Naik 54 Persen di Pelabuhan Internasional Batam Centre

0
Arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter ramai selama akhir pekan. F.Yashinta

batampos – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batamcentre menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dari Malaysia. Jumlah kedatangan penumpang dari Malaysia mengalami kenaikan hingga 54 persen dibandingkan hari biasa.

“Peningkatan ini lebih banyak terjadi pada penumpang dari Malaysia. Sedangkan untuk Singapura, arus penumpangnya cenderung stabil,” ujar Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Erik Mario Sihotang, Senin (23/12).

Diibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah penumpang dari Malaysia juga meningkat. Namun, meskipun lonjakan arus penumpang mulai terasa, hingga dua hari menjelang Natal belum ada permintaan tambahan jadwal keberangkatan atau extra trip dari pihak operator kapal.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Nataru di Pelabuhan Sekupang, Tambahan Trip Kapal Diberlakukan

“Kapal yang berangkat maupun datang saat ini rata-rata penuh, tetapi belum sampai pada tahap memerlukan extra trip,” jelas Erik.

Di tengah peningkatan arus penumpang, Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter menghadapi kendala pada operasional ponton. Saat ini, hanya dua dari tiga ponton yang berfungsi, sementara satu ponton lainnya masih dalam kondisi disegel oleh PT Synergy Tharada, pengelola sebelumnya.

“Keterbatasan ponton ini berdampak pada kelancaran operasional di pelabuhan. Kapal harus antre lebih lama untuk bersandar, baik saat tiba maupun berangkat,” ungkap Erik.

Situasi ini menyebabkan gangguan pada waktu sandar kapal. Selain itu, penumpang yang menunggu di pelabuhan harus menyesuaikan dengan keterbatasan fasilitas tersebut.

“Semoga kendala ini dapat segera diatasi agar pelayanan tetap optimal, terutama menjelang puncak musim liburan,” imbuhnya.

Baca Juga: 28 Trip Kapal Per Hari Layani Arus Mudik Natal di Telagapunggur

Masih kata Erik, hingga akhir pekan lalu, tepatnya pada Minggu (22/12), arus penumpang masih tergolong normal meskipun menunjukkan tren peningkatan. Erik menyebutkan, belum ada rencana pengalihan kedatangan atau keberangkatan penumpang ke pelabuhan lain karena kapasitas masih dapat dikelola dengan baik.

“Sampai saat ini belum ada pengalihan ke Pelabuhan Sekupang, karena penumpang masih normal,” tegasnya.

Namun, Erik menjelaskan pihak pelabuhan perlu melakukan persiapan ekstra untuk menghadapi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terjadi pada akhir tahun. “Kami terus memantau kondisi di lapangan dan bersiap menghadapi lonjakan penumpang yang biasanya terjadi pada puncak musim liburan Tahun Baru,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Jelang Nataru, Penumpang dari Malaysia Naik 54 Persen di Pelabuhan Internasional Batam Centre pertama kali tampil pada Metropolis.

80 Ribu Pekerja Kena PHK hingga Awal Desember 2024

0
Ilustrasi PHK

batampos – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 80 ribu orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sejak Januari hingga awal Desember 2024.

“(Jumlah PHK ada) 80 ribuan lah,” kata Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer usai konferensi pers di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Senin (23/12).

Dia menjelaskan, jumlah itu berpotensi meningkat karena menurutnya ada puluhan perusahaan yang tercatat akan melakukan PHK. Berdasarkan data yang diterima Kemnaker jumlahnya mencapai 60 perusahaan.

“Belum lagi kemarin saya diskusi dengan beberapa kawan-kawan, ada sekitar 60 perusahaan yang akan melakukan PHK. Dan ini kan mengerikan sekali gitu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wamenaker yang akrab disapa Noel menilai bahwa PHK seharusnya menjadi keputusan paling akhir yang diambil oleh perusahaan. Pasalnya, ia menilai bahwa PHK merupakan langkah yang sangat buruk yang dapat merugikan para pekerja.

Bahkan, Noel berharap bahwa pemangkasan jumlah pekerja sebisa mungkin dihindari untuk dilakukan oleh perusahaan. Meski begitu Kemnaker, kata dia, telah menyiapkan beberapa skema sebagai langkah mitigasi untuk menanggulangi dampak buruk yang mungkin terjadi imbas badai PHK.

“Karena kita tidak mau isu PHK ini menjadi mimpi buruk setiap hari di memori kawan-kawan pekerja. Tugas negara lah harus hadir mampu menjawab,” pungkas Noel.

Berdasarkan Satudata Kemnaker, jumlah PHK periode Januari-November 2024 mencapai 67.870 orang. Menurut data itu, tercatat bahwa Provinsi DKI Jakarta menempati posisi pertama dengan jumlah PHK tertinggi mencapai 14.501 atau 21,37 persen. (*)

 

 

 

Artikel 80 Ribu Pekerja Kena PHK hingga Awal Desember 2024 pertama kali tampil pada News.

Pemko Batam Lanjutkan Program Dana Bergulir di Tahun 2025, Tenor Maksimal 5 Tahun

0
Pelaku UMKM saat mengikuti bazar kuliner di Dataran Engku Putri, Batamcentre. UMKM di Batam bisa mendapatkan bantuan bergulir tahun 2025 dengan tenor 5 tahun. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Program dana bergulir Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk tahun 2025 masih memberlakukan syarat yang sama seperti tahun ini. Kepala UPTD Pengelolaan Dana Bergulir Kota Batam, Zulfahri, menyebutkan bahwa pinjaman ini memerlukan agunan berupa sertifikat bangunan atau properti, dengan bunga flat sebesar 4 persen per tahun dan tenor maksimal 5 tahun.

“Untuk tahun depan syarat masih sama. Baik itu untuk pelaku usaha mikro maupun koperasi, jangka waktu pinjaman maksimal 5 tahun dengan suku bunga flat 4 persen. Hal ini guna menjaga pengembalian dana bergulir dan menghindari kredit macet,” ujar Zulfahri, Senin (23/12).

Melalui program ini, pelaku usaha mikro dan koperasi di Batam bisa mendapatkan pinjaman modal hingga Rp150 juta. Program dana bergulir dikelola langsung oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dana Bergulir Dinas KUKM Batam.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Nataru di Pelabuhan Sekupang, Tambahan Trip Kapal Diberlakukan

“Kami berharap program ini dapat membantu pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya,” tambahnya.

Zulfahri, menyebutkan bahwa agunan berupa sertifikat properti merupakan langkah untuk memastikan keamanan dana bergulir.

“Kita ingin program ini berjalan lancar tanpa adanya kredit macet, sehingga dana tersebut dapat terus digulirkan kepada pelaku usaha lainnya,” katanya.

Pemko Batam berharap, melalui dana bergulir ini, UMKM di Batam tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi nasional.

“Bagi pelaku usaha mikro atau koperasi yang ingin mengajukan pinjaman dana bergulir, bisa langsung datang ke kantor Dinas KUKM Batam di Sekupang,” pungkasnya.

Baca Juga: Camat dan Kapolsek Galang Diminta Tunaikan Janji, Warga Desak Pekerja PT MEG Keluar dari Kantor Kecamatan

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kota Batam, Hendri Arulan mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pihaknya terus memberikan pendampingan kepada UMKM melalui pelatihan-pelatihan. Fokusnya antara lain pada peningkatan kualitas produk dan kemasan, serta pemasaran digital.

“Tercatat ada sekitar 75 ribu UMKM yang telah mendapatkan pembinaan. Banyak di antaranya yang sudah go digital. Digital marketing saat ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing produk di pasar,” jelas Hendri. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Artikel Pemko Batam Lanjutkan Program Dana Bergulir di Tahun 2025, Tenor Maksimal 5 Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Natal 2024, Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan Sepi

0
Kondisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban di Bintan, tidak terlihat kepadatan penumpang dan kendaraan pada Senin (23/12/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Dua hari menjelang Natal 2024, Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan sepi dari penumpang dan kendaraan pada Senin (23/12/2024).

Pantauan di lapangan sekitar pukul 14.00 WIB, kantong-kantong parkir kendaraan tidak terlihat kepadatan penumpang yang hendak menyeberang ke Batam.

“Sepi, sepi sekali,” ungkap Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha.

Sukma belum menghitung penurunan jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang ke Batam, dua hari menjelang Natal 2024.

BACA JUGA: Libur Nataru, ASDP Siapkan 4 Kapal RoRo Rute Tanjunguban-Telagapunggur

Jika melihat kondisi muatan kapal yang berangkat, dia memprediksi penurunan jumlah penumpang dan kendaraan dibanding tahun lalu sekitar 20 hingga 30 persen.

“Muatan yang diangkut rata-rata kurang dari setengahnya,” ujarnya.

Sukma memprediksi, penurunan jumlah penumpang dan kendaraan dikarenakan cuaca buruk.

“Mungkin orang-orang takut bepergian karena cuaca buruk yang terjadi sejak 17 Desember lalu,” katanya.

“Kemarin juga sempat ada larangan berlayar, jadi tunda berlayar, karena anginnya lumayan,” kata Sukma menambahkan.

Meski jumlah penumpang dan kendaraan menurun, dia mengatakan, pihak ASDP tetap melayani penyeberangan dengan normal.

“Masih normal, 12 trip sehari,” katanya.

Sukma memprediksi, lonjakan penumpang dan kendaraan akan terjadi satu atau dua hari menjelang Tahun Baru 2025.

“Dekat-dekat Tahun Baru, dua atau satu hari sepertinya akan ramai,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Jelang Natal 2024, Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan Sepi pertama kali tampil pada Kepri.

Menaker: Pemerintah Tidak Mengabaikan Perlindungan Pekerja

0
Pekerja pabrik tampak keluar dari tempat kerjanya di kawasan Industri Batamindo, Mukakuning, Seibeduk.
F. DALIL HARAHAP/BATAM POS

batampos – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan, kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen tidak akan mengabaikan perlindu-ngan pekerja/buruh. Pemerintah telah menyiapkan berbagai program sebagai bentuk mitigasi dan jaring pengaman bagi para pekerja/buruh.

Untuk pekerja di sektor padat karya, misalnya, pemerintah memberikan insentif berupa pajak penghasilan (PPh) pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP). Kebijakan itu berlaku bagi pekerja dengan penghasilan hingga Rp10 juta per bulan.

Selain itu, iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK) yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan didiskon 50 persen. Potongan tersebut diberikan selama enam bulan guna meringankan beban perusahaan dan pekerja.

”Selanjutnya, bagi pekerja yang terkena PHK, pemerintah menawarkan dukungan melalui program jaminan kehilangan pekerjaan (JKP),” ujar Yassierli, Sabtu (21/12).

Melalui program itu, imbuh dia, pekerja/buruh ter-PHK bisa mendapatkan manfaat berupa dana tunai sebesar 60 persen flat dari upah selama lima bulan, pelatihan senilai Rp2,4 juta, serta kemudahan akses ke program prakerja.

”Kami ingin memastikan bahwa para pekerja yang kehilangan pekerjaan tetap memiliki daya beli dan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan mereka,” sambungnya.

Yassierli mengungkapkan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi global.

Dengan langkah-langkah itu, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara pengumpulan penerimaan negara dan perlindungan sosial. Dengan begitu, kebijakan ekonomi juga dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.

”Jadi, kami ingin memastikan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada penerimaan negara melalui pajak, tetapi juga memastikan setiap kebijakan yang diambil tetap berpihak kepada pekerja dan buruh,” jelasnya.

Selain itu, dia turut menekankan kembali bahwa kebijakan kenaikan PPN dari 11 persen menjadi 12 persen merupakan amanat UU yang mengusung prinsip keadilan. Sebab, kenaikan tersebut bersifat selektif. ”Mereka yang mampu akan membayar pajak lebih banyak, sementara masyarakat yang tidak mampu akan mendapatkan perlindungan penuh dari negara,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menanggapi sejumlah hal terkait kebijakan PPN 12 persen. Febrio menuturkan, inflasi saat ini masih terjaga dalam kisaran rendah, yakni 1,6 persen.

”Dampak kenaikan PPN ke 12 persen adalah 0,2 persen. Inflasi akan tetap dijaga rendah sesuai target APBN 2025 di 1,5–3,5 persen,” ujarnya di Jakarta.

Febrio melanjutkan, pertumbuhan ekonomi 2024 diperkirakan tetap di atas 5 persen. Dia menyebut, dampak kenaikan PPN terhadap pertumbuhan ekonomi tidak signifikan.
Pertumbuhan ekonomi 2025 akan tetap dijaga sesuai target APBN sebesar 5,2 persen.
Pemerintah, lanjut Febrio, juga memberikan sejumlah stimulus untuk mengompensasi kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen.

”Tambahan paket stimulus bantuan pangan; diskon listrik; buruh pabrik tekstil, pakaian, alas kaki, dan furnitur tidak bayar pajak penghasilan setahun; pembebasan PPN rumah, dan lain-lain akan menjadi bantalan bagi masya-rakat,” katanya. (*)

Artikel Menaker: Pemerintah Tidak Mengabaikan Perlindungan Pekerja pertama kali tampil pada News.

165 WBP Rutan Batam Mendapatkan Remisi Natal 2024

0
Ilustrasi.

batampos – Sebanyak 72 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara Kelas II A Batam mendapatkan remisi khusus Hari Raya Natal 2024. Remisi ini diberikan kepada para WBP beragama Nasrani yang telah memenuhi persyaratan administratif dan perilaku. Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menyampaikan bahwa tidak ada WBP yang mendapatkan remisi langsung bebas. Semua WBP penerima hanya mendapatkan pengurangan masa tahanan.

Sementara itu, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Batam juga mengajukan 88 WBP Nasrani untuk menerima remisi khusus Natal. Usulan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan diharapkan dapat disetujui sebelum hari perayaan Natal, 25 Desember 2024.

Menurut Kepala Lapas Kelas II Batam Heri Kusrita, 88 WBP yang diusulkan telah memenuhi semua persyaratan, termasuk telah menjalani masa pidana minimal enam bulan, tidak melanggar tata tertib, tidak sedang menjalani hukuman disiplin, dan tidak menjalani pidana kurungan pengganti denda. Persyaratan ini bertujuan untuk mendorong WBP menjaga perilaku baik selama masa pidana mereka.

Remisi yang diberikan pada Natal tahun ini merupakan remisi khusus I, yang berarti WBP penerima masih harus menjalani sisa masa hukuman setelah pengurangan. Durasi remisi bervariasi, mulai dari 15 hari hingga dua bulan, tergantung pada lamanya masa pidana dan penilaian perilaku masing-masing WBP.

Tidak ada WBP yang memperoleh remisi khusus II, yang langsung bebas. Mekanisme ini diharapkan memberikan penghargaan yang adil kepada WBP yang telah menunjukkan perubahan positif selama berada di lapas dan rutan.

Fajar Teguh Wibowo menambahkan, program remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh WBP untuk terus berkelakuan baik. WBP yang melanggar tata tertib atau terlibat dalam tindakan negatif tidak hanya akan menerima sanksi, tetapi juga kehilangan hak untuk mendapatkan remisi.

Pemberian remisi khusus Hari Raya Natal merupakan bentuk apresiasi negara terhadap hak asasi manusia, khususnya dalam mendukung WBP menjalankan ibadah dan tradisi keagamaannya. Hal ini juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam pembinaan WBP dengan pendekatan kemanusiaan dan reintegrasi sosial.

Selain itu, remisi memberikan dampak positif dalam mengurangi over kapasitas di rutan dan lapas. Dengan pengurangan masa pidana, pihak lapas dapat lebih fokus pada program pembinaan dan rehabilitasi yang bertujuan menyiapkan WBP kembali ke masyarakat.

Diharapkan, Kemenkumham dapat segera menyetujui usulan remisi ini agar dapat diserahkan tepat waktu pada hari perayaan Natal. Dengan begitu, para WBP penerima dapat merasakan kebahagiaan bersama keluarga dalam suasana Natal yang penuh sukacita. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel 165 WBP Rutan Batam Mendapatkan Remisi Natal 2024 pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Nataru, Lonjakan Penumpang Mulai Terjadi di Pelabuhan Tanjungpinang

0
Kondisi penumpang di Pelabuhan SBP Tanjungpinang saat libur Nataru, Minggu (22/12). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Lonjakan penumpang kapal jelang perayaan Natal dan tahun baru, mulai terjadi di Kota Tanjungpinang, Kepri. Dalam sehari, sedikitnya terdapat 8.031 penumpang yang datang dan pergi melalui Pelabuhan tersebut.

Pantauan Batam Pos, Minggu (22/12) rata-rata penumpang kapal sebagian besar berangkat dan tiba dari Kota Batam. Kelonjakan penumpang juga diprediksi akan terus terjadi hingga 23 Desember mendatang.

“Hari ini diprediksi mengalami kenaikan. Kemarin saja ada 3.529 penumpang tiba dan 3.418 penumpang yang berangkat dari Pelabuhan SBP,” kata Kasi Lalulintas Laut KSOP Tanjungpinang, Imran kepada Batam Pos.

BACA JUGA: Pelabuhan Bongkar Muat dan Penumpang di Kundur Banjir

Ia menerangkan, jumlah penumpang pada 21 Desember itu juga mengalami kenaikan dari hari sebelumnya. Pada 20 Desember sendiri, setidaknya ada 2.902 penumpang tiba dan 3.162 penumpang yang berangkat.

Ribuan penumpang tersebut, sebagian besar berlayar menggunakan kapal ferry tujuan Kota Batam. Sementara selebihnya, menuju antar pulau seperti Anambas, Lingga dan Karimun.

“Untuk tujuan antar Pulau masih terbilang normal. Yang melonjak penumpang tujuan Batam,” tambahnya.

Kemudian terdapat 477 penumpang berangkat dan 607 penumpang yang tiba dari Malaysia dan Singapura pada Sabtu, 21 Desember kemarin. Angka tersebut, juga mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Puncak kelonjakan penumpang, diprediksi terjadi pada 23 Desember. Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, KSOP Tanjungpinang sama sekali tidak menambah armada kapal.

Melainkan, KSOP meminta kepada operator untuk menambah trip kapal. Penambahan trip kapal sendiri, sudah dilakukan sejak dua hari yang lalu. Yang biasanya 22 hingga 25 trip sehari, kini ditambah menjadi 32 trip.

“Kita juga meminta kepada masyarakat untuk melakukan pembelian tiket secara online. Karena masih ada masyarakat yang antre di loket tiket,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Jelang Nataru, Lonjakan Penumpang Mulai Terjadi di Pelabuhan Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Hingga Oktober 2024, Kunjungan Wisman di Bintan Capai 171.459

0
Kadisbudpar Bintan, Arief Sumarsono. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Bintan hingga Oktober 2024 baru mencapai sekitar 171.459 kunjungan.

Angka ini menurun dibanding periode yang sama atau hingga Oktober 2023 mencapai sekitar 179.434 kunjungan.

Kadisbudpar Bintan, Arief Sumarsono menyampaikan, awalnya pemerintah daerah menargetkan kunjungan wisman ke Kabupaten Bintan pada 2024 mencapai 500.000 kunjungan.

BACA JUGA: Kepri dan Johor Sepakat Berikan Kemudahan Bagi Wisatawan Lewat Program Special Border Treatment

Namun, kata Arief hingga Oktober 2024, jumlah kunjungan wisman ke Bintan baru mencapai sekitar 171.459 kunjungan.

“Kalau sampai Desember 2024, kita prediksi 200.000an kunjungan,” kata Arief.

Sementara kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) hingga September 2024 baru mencapai sekitar 379.185 kunjungan.

Dia mengatakan, angka kunjungan wisnus di tahun 2024 meningkat dibanding periode tahun 2023.

Hingga Desember 2023, angka wisnus mencapai 323.324 kunjungan, sementara sampai Semptember 2024 sudah mencapai sekitar 379.185 kunjungan.

Dia mengatakan, ada aturan baru terkait visa yang dikeluarkan dari Kemenkumham RI.

Dalam aturan yang berlaku sejak 17 Desember 2024 itu, dia menyebut, visa kunjungan paling lama 7 hari dikenakan tarif Rp 250 ribu per orang.

“Mudah-mudahan aturan yang baru ini dapat meningkatkan kunjungan wisman ke Bintan,” harapnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Hingga Oktober 2024, Kunjungan Wisman di Bintan Capai 171.459 pertama kali tampil pada Kepri.

Divonis Seumur Hidup, DJ Karimun Acungkan Jari Metal di Depan Media

0
Zulkifly alias Joy divonis hukuman penjara seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam, Senin (23/12). F. Yashinta/Batam Pos

batampos – Zulkifly alias Joy, seorang Disk Jockey (DJ) di tempat hiburan malam (THM) di Karimun, divonis hukuman penjara seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam pada Senin (23/12). Joy dinyatakan bersalah karena terbukti menjadi kurir narkotika. Menanggapi putusan tersebut, Joy menyatakan pikir-pikir.

Namun, ada momen menarik usai pembacaan putusan. Ketika meninggalkan ruang sidang, Joy terlihat santai. Ia berjalan menuju ruang tahanan sementara sambil tersenyum kecil dan mengacungkan jari metal ke arah kamera sejumlah wartawan yang mengabadikan gambarnya.

Majelis hakim yang diketuai Douglas Napitupulu, dengan anggota Stuart Wattimena dan Dina, menegaskan bahwa tidak ada alasan pemaaf atau pembenar atas perbuatan terdakwa. Joy dinilai melanggar Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kami sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum yang menyatakan terdakwa bersalah sebagaimana dalam dakwaan,” ujar Stuart saat membacakan pertimbangan putusan.

Hakim menyebutkan sejumlah hal yang memberatkan, seperti perbuatan terdakwa yang tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika, serta jumlah barang bukti yang sangat banyak. Adapun hal yang meringankan, tidak ditemukan sama sekali.

“Menjatuhkan pidana terhadap Zulkifly alias Joy dengan hukuman seumur hidup penjara,” ujar Douglas.

Douglas juga menjelaskan bahwa ancaman hukuman maksimal untuk kasus ini sebenarnya adalah hukuman mati. Namun, majelis hakim memilih menjatuhkan hukuman seumur hidup, yang menurut mereka merupakan hukuman paling tepat bagi terdakwa.

“Putusan ini sudah sesuai dengan pertimbangan kami. Terdakwa dipersilakan berkonsultasi dengan penasihat hukumnya terkait langkah selanjutnya,” tambah Douglas.

Setelah berkonsultasi dengan penasihat hukumnya, Cristopher dari LBH Suara Keadilan, Joy menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. Hal serupa disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Gilang.

“Kami pikir-pikir,” ujar Gilang singkat sebelum sidang ditutup oleh hakim Douglas.

Meskipun divonis seumur hidup, Joy tampak tidak menunjukkan penyesalan atau kesedihan. Ia terlihat santai meninggalkan ruang sidang, bahkan sempat mengacungkan jari metal kepada media sambil tersenyum kecil. Sikapnya yang santai ini menjadi perhatian pengunjung dan awak media.

Sebelumnya, Zulkifly alias Joy, pria yang berprofesi sebagai DJ disalah satu tempat hiburan malam dituntut hukuman seumur hidup penjara. Joy, dinilai jaksa penuntut umum (JPU) Arfian terbukti menjadi sindikat peredaran narkotika sebanyak 6 kilogram sabu dan 42 ribu butir extasi.

Untuk membawa barang haram itu, Joy diupah Rp 50 juta, dan ia berangkat ke Batam dengan sang kekasih. Namun sesampai di hotel, Joy ditabgkap polisi. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Divonis Seumur Hidup, DJ Karimun Acungkan Jari Metal di Depan Media pertama kali tampil pada Metropolis.

2 Karyawan PT MEG Ditetapkan Tersangka

0
Kapolresta Barelang Kombes Pol. Heribertus Ompusunggu. F Cecep Mulyana

batampos – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus bentrokan antara Warga Sembulang Hulu dan pihak PT Makmur Elok Graha (MEG). Kedua tersangka merupakan karyawan PT MEG berinisial R dan A.

“Kita sudah melakukan gelar perkara dan menetapkan 2 tersangka yang merupakan pegawai PT MEG,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu di Mapolresta Barelang, Senin (23/12).

Heribertus menjelaskan kedua tersangka tersebut melakukan pengeroyokan terhadap warga. “Ini sesuai kronologis dan gelar,” katanya.

Heribertus mengaku pihaknya tengah membidik tersangka lainnya. Sebab, dalam bentrokan tersebut juga terjadi penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh warga.

“Kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait pegawai PT MEG yang diikat dan ditahan. Ini harus kita ungkap juga, supaya memberikan edukasi dan pembelajaran kepada masyarakat supaya tidak boleh main hakim sendiri,” ungkapnya.

Menurut Heribertus, penyelidikan kasus ini terus berjalan hingga mendapatkan keterangan lengkap dari saksi dan korban.

“Ada (korban) dari pegawai PT MEG yang masih dirawat di ICU, belum sadar. Kita tunggu, untuk minta keterangan,” tutupnya.

Diberitakan sebelunnya, bentrokan terjadi antara Warga Sembulang Hulu dan pihak PT Makmur Elok Graha (MEG), Selasa (18/12) malam. Akibatnya, 6 orang terluka, terdiri 5 orang warga, dan 1 orang karyawan PT MEG.

Bentrokan ini diduga karena adanya 5 karyawan PT MEG yang merusak dan menurunkan spanduk yang dipasang warga. Spanduk tersebut berisikan penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City.

Oleh warga, karyawan tersebut dikejar dan warga berhasil menangkap salah seroang karyawan PT MEG serta menyekapnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel 2 Karyawan PT MEG Ditetapkan Tersangka pertama kali tampil pada Metropolis.