Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2549

OJK Kepri Gandeng Pemko Batam untuk Tingkatkan Literasi Keuangan dan Lindungi Konsumen

0

batampos – Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan melindungi konsumen dari ancaman keuangan ilegal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau (Kepri) menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (ToT) perlindungan konsumen dan masyarakat.

Kegiatan bertempat di Kantor Wali Kota Batam ini melibatkan perangkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Batam sebagai peserta. Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya literasi keuangan sekaligus membekali peserta untuk menjadi agen literasi keuangan di lingkungan masing-masing.

Kepala OJK Kepri, Sinar Dananjaya, menjelaskan bahwa acara ini berfokus pada upaya pencegahan dan penanganan kasus keuangan ilegal, termasuk investasi bodong dan pinjaman online ilegal.

“Perkembangan teknologi digital di sektor jasa keuangan memang memberikan kemudahan, tetapi sering kali tidak diimbangi dengan literasi digital yang memadai. Hal ini membuat masyarakat rentan terhadap berbagai modus kejahatan seperti investasi bodong, judi online, hingga penipuan digital,” ujar Sinar, Kamis (5/12).

Baca Juga: Pasar Wan Sri Beni Mangkrak, Warga dan Pedagang Berharap Segera Dioperasikan

Ia menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih cerdas dan waspada dalam menggunakan produk jasa keuangan.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, memberikan apresiasi kepada OJK atas inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Batam mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Harapannya, para peserta dapat menyosialisasikan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungan masing-masing,” ujar Jefridin.

Ia juga mendorong peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai sarana menjadi agen literasi keuangan dan membantu meningkatkan kewaspadaan terhadap produk keuangan ilegal.

Baca Juga: Pendaftaran Gratis, Ini Perbedaan QR Code Pertamina dan Fuel Card 5.0

“Mulai hari ini, kita harapkan masyarakat lebih cerdas dalam menggunakan produk jasa keuangan. Jangan sampai tertipu dan menjadi korban kejahatan digital. Waspada itu penting untuk melindungi diri dan keluarga,” tambahnya.

Jefridin berharap kegiatan ini dapat mendukung kesejahteraan masyarakat Batam. “Dengan cerdas menggunakan produk jasa keuangan, masyarakat akan lebih terlindungi dan sejahtera,” ujarnya .

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan keuangan di era digital. Melalui pelatihan ini, diharapkan literasi keuangan masyarakat semakin meningkat sehingga mampu melindungi diri dari risiko kejahatan finansial. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel OJK Kepri Gandeng Pemko Batam untuk Tingkatkan Literasi Keuangan dan Lindungi Konsumen pertama kali tampil pada Metropolis.

Perhatian! Pasokan Air Bersih akan Terganggu di Beberapa Wilayah Batam

0

batampos – PT Air Batam Hilir akan melaksanakan pekerjaan penting berupa penyambungan pipa untuk meningkatkan pelayanan pelanggan. Proyek ini akan dilakukan pada:

  • Jumat, 6 Desember 2024
  • Pukul 13.00 – 18.00 WIB

Dampak:
Selama pekerjaan berlangsung, pasokan air bersih di beberapa wilayah akan mengalami gangguan, seperti aliran air kecil hingga penghentian sementara.

Wilayah terdampak:

  • Pelabuhan Sagulung
  • Sumberindo
  • Central Park
  • Batamec
  • Teluk Pandan
  • Bintang Industri
  • Latrade
  • Putra Jaya dan sekitarnya

Air Batam Hilir mengimbau pelanggan untuk menampung air secukupnya agar kebutuhan harian tetap terpenuhi selama pekerjaan berlangsung.

Solusi untuk Pelanggan:
Air Batam Hilir menyiagakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan pasokan hingga 1×24 jam. Koordinasi dapat dilakukan melalui Ketua RT/RW atau Kelurahan setempat.

Layanan Pengaduan Resmi:
Jika membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi:

  • Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP): Bengkong, Batu Aji, & HO Batam Center
  • Call Center: (0778) 5700 000
  • WhatsApp: 0811 778 0155

(*)

Artikel Perhatian! Pasokan Air Bersih akan Terganggu di Beberapa Wilayah Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Trafo Terbakar, Polisi Cepat Lakukan Pemadaman

0
Polisi memadamkan api yang muncul dari trafo di Jalan Temiang Tanjungpinang. F. Polsek Tanjungpinang Kota

batampos– Trafo PLN yang berada di simpang Kantor Cabang Pembantu BCA Jalan Temiang Tanjungpinang terbakar, Kamis (5/12) sekitar pukul 10.00 WIB. Beruntung insiden kebakaran tersebut berhasil dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Kapolsek Tanjungpinang Kota Iptu Missyamsu Alson, mengatakan, insiden tersebut awalnya diketahui oleh dua sekuriti yang tengah berjaga di sekitar lokasi trafo PLN tersebut.

“Dua sekuriti yang bertugas melihat asap dan percikan api yang keluar dari trafo,” kata Alson.

BACA JUGA: Badai Petir Hantam Siantan, Pasokan Listrik Langsung Blackout 16 Jam

Melihat insiden tersebut, dua sekuriti tersebut langsung melaporkan kebakaran trafo itu ke Polsek Tanjungpinang Kota untuk meminta bantuan.

“Personel Polsek Tanjungpinang Kota datang ke lokasi. Membawa alat pemadam kebakaran dan berhasil memadamkan api,” jelas Alson.

Kapolsek Tanjungpinang Kota menduga insiden kebakaran trafo PLN tersebut, akibat adanya arus pendek listrik atau korsleting listrik.

“Tadi petugas unit gangguan sudah memperbaiki instalasi listrik di sekitar lokasi,” jelas Alson. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Trafo Terbakar, Polisi Cepat Lakukan Pemadaman pertama kali tampil pada Kepri.

Chery Sukses Gemilang di GJAW 2024: Catat 1.014 SPK, Chery J6 Jadi Bintang Utama!

0

batampos – PT Chery Sales Indonesia (CSI) meraih pencapaian luar biasa di ajang GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2024, dengan total 1.014 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang diterima hanya dalam 10 hari pameran. Prestasi ini menandai kesuksesan besar bagi merek otomotif asal China tersebut, yang turut menunjukkan dominasi model-model unggulannya di pasar Indonesia.

Chery J6 Pimpin Penjualan, Raih Respons Positif yang Meningkat
Chery J6, SUV listrik premium terbaru dari Chery, berhasil menjadi bintang utama di pameran ini. Desainnya yang inovatif, dengan konsep “Fashion Cube Box”, mendapat perhatian luar biasa dari pengunjung, menjadikannya penyumbang lebih dari 50 persen dari total SPK yang diterima Chery di GJAW 2024. Kehadiran Chery J6 Phantom Edition, dengan tampilan warna hitam doff yang lebih gagah, juga menarik perhatian, dengan hanya 300 unit yang tersedia untuk pasar Indonesia.

Chery J6 juga tampil dalam versi yang lebih unik, yakni Chery J6 Batik, yang dilukis dengan motif batik oleh seniman otomotif ternama, Muhamad Syamsul Fahmi. Inisiatif ini memberikan sentuhan lokal yang memperkaya pengalaman pameran, menggabungkan seni tradisional batik dengan teknologi SUV listrik modern.

Chery TIGGO 8 dan OMODA E5 Sumbang Angka Positif
Selain Chery J6, model lain juga mencatatkan hasil yang mengesankan. Chery TIGGO 8, SUV premium yang baru diluncurkan, menyumbang 20 persen dari total SPK, sementara Chery OMODA E5, mobil listrik yang semakin menarik perhatian, menyumbang 17 persen. Kedua model ini berhasil menunjukkan bahwa Chery tidak hanya menawarkan kendaraan listrik, tetapi juga inovasi dalam segmen kendaraan keluarga dan premium.

Strategi Penjualan dan Penawaran Spesial di GJAW 2024
Chery juga meluncurkan berbagai penawaran menarik selama GJAW 2024, dengan memberikan garansi seumur hidup untuk baterai, motor listrik, dan power motor controller bagi 1.000 pembeli pertama Chery J6. Selain itu, program garansi delapan tahun untuk baterai dan enam tahun untuk kendaraan memberikan jaminan tambahan kepada konsumen. Ini adalah bagian dari komitmen Chery untuk memberikan pengalaman kepemilikan mobil yang menyenangkan, lengkap dengan layanan purnajual yang luar biasa.

Posisi Chery Semakin Kuat di Pasar Indonesia
Keberhasilan ini bukan hanya soal penjualan, tetapi juga strategi jangka panjang Chery dalam memperluas jaringan dealer di Indonesia. Saat ini, Chery telah membangun 62 dealer di 30 kota dan berencana untuk menambah jumlah tersebut hingga mencapai 100 titik. Hal ini semakin memperkuat posisi Chery sebagai pemain utama di industri otomotif Indonesia.

Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia, menyatakan,
“Antusiasme luar biasa yang kami terima di GJAW 2024 membuktikan bahwa masyarakat Indonesia semakin menerima kehadiran Chery. Dengan produk inovatif dan layanan terbaik, kami yakin bisa menjadi merek otomotif terkemuka di Indonesia.” (*)

Artikel Chery Sukses Gemilang di GJAW 2024: Catat 1.014 SPK, Chery J6 Jadi Bintang Utama! pertama kali tampil pada News.

Satpol PP Bakal Tertibkan Lagi Pedagang Kaki Lima di Bintan Center

0
Pedagang Pasar Sore kembali berjualan di trotoar Bintan Center Tanjungpinang, Selasa (4/12). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Pedagang Pasar Sore Bintan Center, Kota Tanjungpinang, Kepri yang kembali berdagang di atas trotoar bakal dilakukan penertiban oleh Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Para pedagang buah dan sayuran itu nekat kembali berjualan di atas trotoar kawasan Bintan Center, dipicu dengan sepinya pembeli saat berdagang di Pasar Sore tersebut. Bahkan, rata-rata pedagang hanya bertahan di pasar itu selama lebih kurang dua pekan saja.

Sebelum para Pedagang Kaki Lima (PKL) itu ditertibkan, Satpol PP akan berkomunikasi dengan Disperindag hingga pemilik pasar, untuk mendengarkan keluhan sepinya pembeli dan tingginya harga sewa lapak.

“Kami akan membahas dulu dengan Disperindag dan pemilik pasar, agar mereka berperan mendengarkan keluhan pedagang,” kata Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Tanjungpinang, Irwan Yacob, Selasa (3/12).

Sejauh ini, PKL yang nekat kembali berjualan di tempat pejalan kaki itu, memang disebabkan kondisi sepinya pengunjung di Pasar Sore tersebut. Sehingga, langkah penertiban itu perlu dibahas terlebih dahulu dengan dinas terkait.

Kendati demikian, nantinya para PKL tersebut tetap akan ditertibkan lagi. Sebab, trotoar memang bukan diperuntukan untuk para pedagang berjualan. Petugas Satpol PP sebelumnya juga sudah memasang spanduk larangan.

BACA JUGA: Di Pasar Sore Bincen Sepi Pembeli, PKL Jualan Lagi di Trotoar

“Sebelumnya sudah kita tertibkan dan akan kita tertibkan lagi. Kita juga sudah memasang spanduk larang berjualan di trotoar itu,” pungkasnya.

Sepinya pembeli di Pasar Sore, membuat barang dagangan berupa buah-buahan milik pedagang kerap mengalami pembusukan. Bukanya untung, para pedagang tersebut malah merugi hingga jutaan rupiah dalam satu pekan.

Sehingga para pedagang di Pasar Sore itu memilih kembali berjualan di trotoar. Di tempat yang tidak resmi itu, pedagang menganggap tidak perlu mengeluarkan uang untuk membayar sewa lapak senilai Rp500 ribu per bulannya.

“Ruginya sampai Rp1 juta. Karena dagangan (buah) tidak ada yang beli, jadi busuk. Jadi kita pindah kesini lagi, di sana juga harus bayar sewa lapak,” ujar Subagio, PKL di trotoar kawasan Bintan Center. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Satpol PP Bakal Tertibkan Lagi Pedagang Kaki Lima di Bintan Center pertama kali tampil pada Kepri.

OJK Blokir 10.000 Rekening Terkait Judi Online

0

batampos – Hingga November 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat telah memblokir sekitar 10.000 rekening bank yang terhubung dengan praktik judi online. Pemblokiran tersebut mencakup rekening milik pengembang hingga pemain judi online sebagai langkah tegas melawan aktivitas keuangan ilegal di Indonesia.

Sinar Danandjaya

“Di Kepulauan Riau, OJK mencatat adanya 10 pengaduan konsumen terkait permohonan pembukaan blokir rekening yang berhubungan dengan judi online,” kata Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, Kamis (5/12).

Seluruh pengaduan tersebut telah ditangani sesuai ketentuan melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK), yang dirancang untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus keuangan konsumen.

“Sebagai upaya preventif, OJK Kepri sejak Juni 2024 aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya aktivitas keuangan ilegal, termasuk investasi bodong, pinjaman online ilegal, modus kejahatan digital, dan judi online,” ujarnya.

Kegiatan edukasi ini dilakukan melalui sinergi dengan Pemerintah Daerah, sekolah, perguruan tinggi, instansi vertikal, dan komunitas. Hingga saat ini, sebanyak 31 kegiatan edukasi telah digelar dengan total 5.983 peserta dari berbagai kalangan, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat desa dan kecamatan, pelaku UMKM, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat di wilayah pedesaan.

Selain edukasi, OJK juga memperkuat upaya pencegahan dan penindakan kejahatan keuangan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, seperti Bank Indonesia, Kepolisian, Kejaksaan, Badan Intelijen Negara (BIN), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta sejumlah kementerian lainnya.

“Semua pihak ini tergabung dalam Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI),” katanya.

Sebagai langkah terbaru, Satgas PASTI meluncurkan Indonesia Anti Scam Center (IASC), sebuah platform khusus untuk menangani kasus penipuan dan scam yang melibatkan transaksi digital. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam melindungi masyarakat dari ancaman penipuan yang semakin kompleks di era digital.

Melalui berbagai langkah tersebut, OJK menegaskan komitmennya untuk memberantas kejahatan keuangan ilegal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kehati-hatian dalam bertransaksi secara digital.

“Upaya ini tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga menciptakan ekosistem keuangan yang lebih aman dan terpercaya di Indonesia,” ujarnya. (*)

Artikel OJK Blokir 10.000 Rekening Terkait Judi Online pertama kali tampil pada Metropolis.

Tahanan Polsek Sekupang Gantung Diri di Sel Kejaksaan

0
Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom, bersama Kasi Humas Polresta Barelang dan jajaran memberikan keterangan di Rumah Sakit Bhayangkara terkait tahanan yang diduga bunuh diri, Kamis (15/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Tahanan Polsek Sekupang berinisial EB, 34, ditemukan tewas di sel tahanan sementara Kejaksaan Negeri Kota Batam, Kamis (5/12) sekitar pukul 10.50 WIB. Tahanan kasus pencabulan anak tiri ini tewas gantung diri menggunakan baju yang dililit.

Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom mengatakan EB merupakan tahanan yang dititipkan sementara di sel Kejaksaan. Saat itu, tahanan ini tengah menjalani proses Tahap II, atau akan diserahkan ke Kejaksaan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Kemarin sudah P21, dan hari ini kesempatan kami menyerahkan tersangka dan barang bukti. Saat tersangka dititipkan disala satu sel, tiba-tiba didapati sudah dalam keadaan gantung diri,” ujarnya di RS Bhayangkara Polda Kepri.

Ia menjelaskan kronologis kejadian tersebut bermula saat 3 personel Polsek Sekupang mengantarkan dua orang tahanan, yaitu EB dan J ke Kejaksaan pada pukul 09.10 WIB.

Sebelum dibawa ke Kejaksaan, tahanan ini terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan di klinik Polresta Barelang.

“Sampai di Kejaksaan personel melakukan E pendaftaran di pos depan, dan menitipkan tersangka di sel sementara,” katanya.

Benhur mengaku proses penyerahan tahanan tersebut sudah sesuai SOP. Sebab, tahanan tersebut langsung diserahkan kepada petugas kawal tahanan Kejaksaan.

“Pada saat di sel itu sudah sesuai SOP. Tahap II tersebut, tersangka dititipkan dulu. Lalu petugas kita melakukan koordinasi dengan jaksa peneliti di ruang-ruang lain. Sekalian menyerahkan barang bukti,” ungkapnya.

Menurut dia, penyerahan tahanan ini secara administrasi memang belum sah. Sebab para personel tengah melakukan pendaftaran dan koordinasi dengan jaksa peneliti.

“Tapi secara fisik, tahanan ini sudah milik mereka (Kejaksaan). Karena tahanan ini dititipkan ke petugas kawal,” tegasnya.

Ia menambahkan EB gantung diri menggunakan baju kaos yang diliit. Baju tersebut dibawanya menggunakan kantong kresek saat proses pemindahan dari sel Polsek Sekupang ke sel Kejasaan.

“Ada barang yang dibawa saat itu, beberapa baju. Baju itu yg dililitnya untuk gantung diri. Untuk SOP barang itu bisa masuk sel, wewenang Kejaksaan,” tutupnya.

Diketahui, EB merupakan honorer di salah satu dinas Pemerintah Kota Batam. Ia sudah melakukan pencabulan terhadap anak tirinya AA, 13, sejak tahun 2022 atau sebanyak 150 kali.

Ia sempat melarikan diri ke Pekanbaru, Riau setelah kepergok oleh sang istri. Hingga akhirnya pelariannya berakhir pada September lalu. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

Artikel Tahanan Polsek Sekupang Gantung Diri di Sel Kejaksaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Rekrut Melalui Sosmed, Perekrut PMI Ilegal Ditangkap

0
Polisi menangkap MS (duduk di sofa) di kediamannya di Perumahan Taman Raya Tahap II, Batam Kota, Minggu (2/12) malam.F.Humas Nongsa untuk Batam Pos

batampos – Unit Reskrim Polsek Nongsa menangkap MS, warga Perumahan Taman Raya Tahap II, Batam Kota. Wanita 33 tahun ini merupakan perekrut Pekerja Migran Indonesia (PMI)  ilegal tujuan Singapura.

Kapolsek Nongsa, Kompol Effendri Alie mengatakan penangkapan MS dilakukan pada Minggu (2/12) malam. Saat itu, pihaknya mendapati laporan adanya 2 PMI wanita yang pulang bekerja dari Singapura.

“Kami menerima laporan dari masyarakat mengenai dua wanita yang bingung dan tidak tahu arah. Mereka menjelaskan bahwa beberapa hari sebelumnya berangkat ke Singapura untuk bekerja, namun pekerjaan yang dijanjikan tidak sesuai,” ujarnya.

Alie menjelaskan 2 PMI asal Palembang Sumatera Selatan tersebut mengaku direkrut dan diberangkatkan oleh MS. Awalnya, mereka dijanjikan bekerja di kantin, namun saat di Singapura dipekerjakan di pasar malam.

“MS yang menjanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi. Namun, pekerjaan yang mereka dapatkan ternyata tidak sesuai dengan yang dijanjikan,” katanya.

Kepada polisi, MS mengaku menawarkan pekerjaan ke Singapura dengan biaya awal antara Rp 2-5 juta perorangnya. Sebelum diberangkatkan, CPMI tersebut ditampung di kediamannya.

“MS menggunakan media sosial, terutama akun Facebook pribadi dan status WhatsApp untuk mengiklankan pekerjaan di Singapura dengan janji gaji besar,” ungkap Alie.

MS juga mengaku sudah membersngkatkan 15 orang CPMi ilegal pada November kemarin. Ia mendapatkan keuntungan Rp 500-1 juta perorangnya.

“MS sebelumnya pernah bekerja di Singapura, namun saat ini telah berhenti dan beralih menjadi perekrut calon PMI yang tidak memenuhi persyaratan dokumen,” terang Alie.

Dengan adanya pengungkapan ini, Alie mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan janji pekerjaan di luar negeri yang tidak memenuhi persyaratan dokumen.

“Hal tersebut sangat berisiko dan dapat membahayakan keselamatan pribadi korban, karena tidak ada jaminan perlindungan bagi PMI ilegal,” tutupnya.

Atas perbuatannya, MS  dijerat Pasal 81 jo Pasal 83 UU RI No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp 15 miliar. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

Artikel Rekrut Melalui Sosmed, Perekrut PMI Ilegal Ditangkap pertama kali tampil pada Metropolis.

PERDALUSA dan IA Polibat Gelar Pelatihan Kompetensi Kerja untuk Perempuan

0
Pelatihan peningkatan kompetensi kerja bagi perempuan oleh PERDALUSA) bekerja sama dengan IA Polibatam. F. IA Polibatam untuk Batam Pos

batampos – Yayasan Perempuan Berdaya Peduli Bangsa (PERDALUSA) dan Ikatan Alumni Politeknik Negeri Batam (IA Polibatam) menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Kerja Bagi Perempuan. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Acara ini berlangsung di Ruang Tanjung Piayu, Gedung Technopreneur Centre Politeknik Negeri Batam. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Batam, Bambang Hendrawan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi perempuan dalam menghadapi dunia kerja. Selain itu, memperkuat wawasan mereka tentang tata kelola organisasi yang efektif.

Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat mendukung pemberdayaan perempuan, mendorong mereka lebih percaya diri dalam berkontribusi di bidang profesional dan sosial, serta meningkatkan kesadaran pentingnya melawan kekerasan terhadap perempuan.

Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber berpengalaman. Magdalena dari Biro Psikologi Diradameta menyampaikan materi tentang Effective Communication. Taqwim Achsananto dari Sustaincert.Id membawakan topik ISO 9001:2015 Awareness. Hadyanna Prathita Rahayu dari SDM Digdaya Consulting menyampaikan materi Managerial Leadership.

Ketua Yayasan Perdalusa, Hadyanna Prathita Rahayu, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelatihan ini.

“Kami berharap dapat memberdayakan perempuan untuk menjadi pemimpin yang kompeten dalam tata kelola organisasi. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri perempuan untuk mengambil posisi strategis, tetapi juga menjadikan mereka agen perubahan dalam melawan kekerasan terhadap perempuan,” ujarnya.

Kegiatan yang merupakan program kerja tahunan Yayasan Perdalusa ini diikuti oleh 103 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, seperti mahasiswa, pendidik, pekerja manufaktur, wiraswasta, pengurus LSM, ibu rumah tangga, dan anggota PKK.

Acara ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Politeknik Negeri Batam, SDM Digdaya Consulting (PT Sinergi Digdaya Mulya), Sustaincert.Id (PT Sistem Unggul Terintegrasi), PT Elcasindo Dwi Tama, Jackson & Junaidi, TS Dessert Castle, Kopi Satu.Tujuan Batam, Go-Steak Batam Nagoya, Amoltis Corner, Bem Polibatam, Circle-K Kepri, serta Harian Batam Pos sebagai media partner.

Pelatihan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kompetensi kerja perempuan sekaligus menegaskan peran mereka dalam berbagai sektor kehidupan. (*)

Artikel PERDALUSA dan IA Polibat Gelar Pelatihan Kompetensi Kerja untuk Perempuan pertama kali tampil pada Metropolis.

Optimalkan Layanan Publik: BP Batam Gelar Bimtek Standar Pelayanan

0

batampos – Biro Hukum dan Organisasi Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Standar Pelayanan Publik pada Rabu (4/12/2024) di IT Centre BP Batam. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh unit kerja BP Batam dan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Idul Priady.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber berkompeten dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), yakni Muhammad Syafiq, Analis Kebijakan Ahli Muda, dan Adhitya Budi Laksana. Mereka memberikan panduan menyeluruh terkait penyusunan standar yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan.

Dalam sambutannya, Idul Priady menegaskan pentingnya penyusunan Standar Pelayanan Publik untuk memberikan manfaat baik bagi institusi sebagai penyedia layanan maupun masyarakat serta pelaku usaha sebagai penerima layanan.

“Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik telah mengamanatkan bahwa setiap instansi pemerintah wajib menyusun, menetapkan, dan menerapkan Standar Pelayanan Publik, sebagaimana diperkuat oleh Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 15 Tahun 2014,” jelas Idul.

Ia juga memaparkan berbagai manfaat dari penerapan standar ini, seperti peningkatan kualitas layanan, kepastian hukum, kemudahan dalam mengevaluasi kinerja pelayanan, hingga meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

Idul berharap para peserta mampu menguasai materi dan menerapkan ilmunya di unit kerja masing-masing. “Kami berharap kegiatan ini memberikan wawasan mendalam sehingga peserta dapat mentransfer pengetahuan kepada atasan dan rekan kerja. Dengan demikian, BP Batam dapat mewujudkan pelayanan yang efektif, transparan, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.

Melalui upaya ini, BP Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik demi kemudahan dan kenyamanan masyarakat serta pelaku usaha. (MI)

Artikel Optimalkan Layanan Publik: BP Batam Gelar Bimtek Standar Pelayanan pertama kali tampil pada Metropolis.