Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 2608

Terkait Korupsi Dana Hibah di DPRD Jawa Timur, KPK Sita 7 Mobil dalam Penggeledahan

0
Juru Bicara KPK Tessa Mahardika. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

batampos – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita tujuh unit mobil dalam penggeledahan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam Pengurusan Dana Hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2019-2022.

“Sejak tanggal 30 September 2024 sampai dengan 3 Oktober 2024, KPK melakukan serangkaian tindakan penyidikan berupa penggeledahan pada 10 rumah atau bangunan yang berlokasi di Kota Surabaya, Kabupaten Bangkalan. Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Kendaraan tersebut terdiri dari satu unit Toyota Alphard, satu unit Mitsubishi Pajero, satu unit Honda CRV, satu unit Toyota Innova, satu unit Toyota Hillux double cabin, satu unit unit Toyoya Avanza, dan satu unit mobil merk isuzu.

Selain itu, penyidik KPK juga menyita satu buah jam tangan Rolex dan dua buah cincin berlian. Penyidik juga menyita uang tunai sekitar Rp1 miliar.

Penyidik juga turut menyita barang bukti elektronik berupa ponsel, harddisc dan laptop, serta dokumen-dokumen berupa buku tabungan. buku tanah, catatan-catatan, kwitansi pembelian barang, BPKB dan STNK Kendaraan dan lain sebagainya.

Sebelumnya, tim penyidik KPK pada Jumat, 12 Juli 2024, mengumumkan telah menetapkan 21 tersangka dalam pengembangan penyidikan dugaan korupsi suap pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur pada tahun anggaran 2019-2022.

“Mengenai nama tersangka dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh para tersangka akan disampaikan pada waktunya bilamana penyidikan dianggap cukup,” ujar Tessa.

Namun Tessa mengungkapkan dari 21 tersangka tersebut, sebanyak empat orang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan 17 lainnya adalah tersangka pemberi suap.

Kemudian dari empat tersangka penerima, tiga orang merupakan penyelenggara negara, sementara satu lainnya merupakan staf dari penyelenggara negara.

Sementara untuk 17 tersangka pemberi, 15 diantaranya adalah pihak swasta dan dua lainnya adalah penyelenggara negara

Juru Bicara sekaligus penyidik KPK itu menerangkan bahwa penetapan tersangka tersebut berdasarkan surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) yang diterbitkan pada tanggal 5 Juli 2024.

“Penyidikan perkara ini merupakan pengembangan dari perkara OTT (operasi tangkap tangan) yang dilakukan terhadap STPS (Sahat Tua P. Simanjuntak) yang merupakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim dan kawan-kawan oleh KPK pada bulan September 2022,” kata Tessa.

Untuk diketahui, majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya memvonis Wakil Ketua DPRD Jatim nonaktif Sahat Tua P. Simanjuntak hukuman 9 tahun penjara dalam kasus korupsi hibah pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Jatim pada tahun anggaran 2021. (*)

Sumber: Antara

Dinas Pariwisata Sambut Penerbangan Langsung Incheon-Batam, Langkah Besar untuk Pariwisata 2024

0
image0 3
Maskapai Jeju Air Saat Landing di Bandara Internasional Hang Nadim Batam Beberapa Waktu Lalu. F. BIB.

batampos – Penerbangan internasional rute Incheon, Korea Selatan – Hang Nadim, Batam, dipastikan akan dimulai pada 27 Oktober 2024. Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyambut baik kabar ini dan optimis bahwa penerbangan reguler ini akan membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Batam.

Ardiwinata menjelaskan bahwa pembukaan rute ini diharapkan mampu mendongkrak jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Batam.

“Saat ini, Batam menargetkan 2 juta kunjungan wisman pada tahun 2024, namun hingga Agustus 2024, jumlah kunjungan baru mencapai 800 ribu,” ujarnya, Rabu (9/10).

Ia menambahkan sebelum pandemi Covid-19, wisman asal Korea Selatan merupakan salah satu pengunjung terbanyak di Batam, menempati peringkat kedua atau ketiga.

“Dengan adanya penerbangan reguler ini, kami berharap kunjungan wisatawan asal Korea dapat kembali meningkat,” kata Ardiwinata,

Ia juga mengingatkan bahwa sebelum pandemi, Batam sempat melayani penerbangan carter khusus dari China, dan kini Batam tengah menantikan kedatangan penerbangan reguler yang pertama kali dari Korea Selatan.

Kerja sama terkait penerbangan ini telah ditandatangani setahun yang lalu, dan Ardi menyebut hal ini sebagai peluang besar bagi perkembangan pariwisata Batam.

“Dalam konsep pariwisata, ada tiga elemen penting: aksesibilitas, amenitas, dan atraksi. Dengan dibukanya rute penerbangan dari Korea Selatan ini, aksesibilitas wisatawan ke Batam menjadi lebih mudah, yang tentunya akan mendukung peningkatan kunjungan wisata,” terangnya.

Selain itu, Ardi juga menyinggung regulasi visa yang tengah ditunggu, meskipun peraturan terkait permanent residence bagi wisman yang datang melalui Singapura sudah tersedia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah, mengonfirmasi bahwa penerbangan rute Incheon – Batam akan dilayani oleh maskapai Jejuair dari Korea Selatan, bekerja sama dengan Lion Group melalui skema codeshare.

“Kami pastikan jadwal penerbangan pada 27 Oktober 2024, dan kerja sama ini memungkinkan masyarakat dari Korea Selatan maupun negara lainnya untuk lebih mudah mengunjungi kota-kota di Indonesia melalui Batam dan Bali,” ujarnya.

Kerja sama antara Jejuair dan Lion Group ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisman, serta memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan pariwisata Indonesia, terutama Batam sebagai salah satu pintu gerbang utama.

Tak hanya rute ke Korea Selatan, PT BIB juga tengah menjajaki pembukaan rute penerbangan ke beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Thailand dan Vietnam, serta rencana untuk membuka kembali rute penerbangan ke China, khususnya Kunming dan Guangzhou.

“Kami terus berupaya membuka lebih banyak rute penerbangan internasional, baik ke Asia Tenggara maupun China, yang diharapkan dapat terealisasi tahun ini,” tutupnya. (*)

Reporter : AZIS MAULANA

 

Jessica Kumala Wongso Bersikukuh Tah Bunuh Mirna, Kini Ajukan PK

0
Jessica Kumala Wongso usai mengurus administrasi di Balai Pemasyarakatan kelas I Jakarta, Minggu (18/8/2024). (Muhammad Ali/ Jawa Pos)

batampos – Terpidana kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Pendaftaran dimasukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Rabu (9/10).

“Saya bersama tim dan Jessica datang ke PN Jakpus ini untuk mendaftarkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan MA yang telah dijatuhkan kepada Jessica,” kata Pengacara Jessica, Otto Hasibuan.

Otto mengatakan, keputusan mengajukan PK sudah dipikirkan panjang. Terlebih, Jessica saat ini sudah menjalani masa bebas bersyarat setelah menjalani masa penahanan lebih dari 8 tahun.

“Diskusi kami panjang, apakah perlu mengajukan PK atau tidak. Berhari-hari walaupun sudah lama kami siapkan, tetapi Jessica tetap mengatakan saya tidak melakukan perbuatan itu,” jelas Otto.

Jessica merasa tidak melakukan pembunuhan kepada Mirna. Sehingga berusaha untuk memulihkan nama baiknya melalui PK.

“Dia tidak mengajukan PK pun dia sudah di luar (bebas, Red), tetapi nama baik, status, harkat martabat, itu kan harus dilindungi gitu. Itu Jessica bilang bahwa sekecil apapun lubang yang ada, saya harus upayakan itu karena saya tidak pernah melakukan itu, dia bilang,” kata Otto.

Mertua artis Jessica Mila ini mengatakan, pihaknya mengajukan novum berupa kekeliruan hakim yang menyidangkan perkara pembunuhan Mirna. Namun, Otto belum merinci lebih jauh mengenai novum tersebut.

Sebelumnya, Jessica Kumala Wongso akhirnya keluar dari Lapas Perempuan Kelas II-A Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada Minggu (18/8). Perempuan yang dipidana karena disebut membunuh Mirna Salihin, sahabatnya sendiri itu, mendapatkan pembebasan bersyarat. Dari 20 tahun vonis hakim, Mirna hanya menjalani sekitar 8,5 tahun.

Kendati tidak lagi mendekam dalam penjara, tim kuasa hukum Jessica berencana mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung. Hal itu disampaikan kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan. Dia mengatakan, putusan hakim memang menyatakan bahwa Jessica bersalah. ”Sebagai lawyer, saya harus menghormati putusan itu,” katanya.

Meski demikian, bukan berarti dirinya mengakui kebenaran putusan hakim. Sebab, ada beberapa hal yang dia anggap janggal. Misalnya, hakim menyebut Mirna meninggal karena racun sianida. Padahal, proses otopsi tidak pernah ada.

Otto mengakui, pihaknya sudah pernah mengajukan PK dengan hasil ditolak. Namun, undang-undang memberikan hak kepada Jessica untuk kembali mengajukan PK. ”Saya kira harus mengajukan PK,” tegasnya. Sebab, Otto yakin Jessica bukan pembunuh Mirna. ”Bayangkan, orang dihukum sampai delapan tahun lebih, padahal menurut saya dia tidak melakukan pembunuhan itu. Karena itu, kita tidak bisa menyerah,” lanjut Otto. (*)

Sumber: JP Group

5 Keajaiban Bakal Terjadi Pada Tubuh Jika Mau Puasa Gula 40 Hari

0
Ilustrasi puasa makan gula selama 40 hari, bisa membuat tubuh berubah. (istimewa)

batampos – Keajaiban bakal terjadi pada tubuh jika mau melakukan puasa gula.

Puasa gula bisa dilakukan untuk memperbaiki sistem dalam tubuh.

Belakangan ini gula baik dalam makanan maupun minuman menjadi tertuduh utama penyebab meningkatnya angka kematian khususnya di kalangan kaum muda akibat penyakit diabetes. Puasa gula dapat menjawab masalah ini.

Baca juga: Sudah Diet Tapi Perut Tetap Buncit, Begini Kata Ahli

Beberapa waktu lalu di dunia maya juga sempat beredar berita sebuah rumah sakit di tanah air antre pasien muda untuk cuci darah akibat gagal ginjal. Diketahui, salah satu penyebab gagal ginjal adalah karena gula darah yang tinggi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis di tahun 2019, 4,2 juta orang meninggal dunia karena kelebihan asupan gula.

WHO juga merilis sekitar 2 juta kematian dari total angka di atas berumur 20-79 tahun, semua akibat kelebihan konsumsi gula.

Mengurangi asupan gula dalam tubuh sebenarnya bisa dilakukan dengan syarat disiplin dalam memilih makanan. Selain itu, puasa gula juga wajib dibarengi dengan olah raga teratur sehingga tubuh benar-benar merasakan dampak kebaikan dari pengurangan gula tersebut.

Baca juga: Konsumsi Terlalu Banyak Gula Bisa Merusak Otak

Berhenti mengonsumsi gula selama 40 hari untuk mengurangi asupan glukosa ke tubuh, seperti yang dirilis Hralth Shots akan memberikan beberapa keajaiban pada tubuh:

1. Keinginan untuk makan junk food hilang

Seminggu setelah berpuasa dengan gula keinginan untuk makan junk food justru berada pada titik terendah.

Hal ini tentu menguntungkan agar badan tak jadi gemuk dan tentunya lebih sehat.

Rupanya makanan yang mengandung banyak gula cenderung menimbulkan keinginan yang kuat, berkat zat kimia yang membuat merasa senang seperti serotonin, dopamin, dan endorfin yang dilepaskannya dalam tubuh sehingga ingin terus mengunyah.

2. Berat badan turun

Percaya atau tidak dengan tidak mengonsumsi gula berat badan turun. Pada akhir puasa gula selama 40 hari, berat badan turun hampir lima kilogram.

Padahal tidak berolahraga atau mengubah apa pun dalam menu makan asal tak mengandung gula.

Baca juga: Pulau Belakangpadang, Sejarah yang Memikat hingga Kuliner Khas Pedesaan Melayu di Batam

3. Lebih berenergi

Ternyata, saat mengonsumsi kadar gula yang tinggi dalam jumlah banyak seperti cenderung merasa lelah dan mengantuk.

Menurut sebuah studi tahun 2011 dari Universitas Cambridge, penyebabnya adalah kemampuan glukosa untuk menghambat orexin neuropeptida dalam tubuh yang meningkatkan rasa malas bergerak.

4. Kulit jadi lebih muda

Selama 40 hari puasa gula, jerawat di kulit berkurang. Bahkan, kulit tampak lebih muda dan kencang.

Hal ini karena gula menyebabkan penuaan dini.

Sering konsumsi gula plus begadang ialah perpaduan mematikan bagi tubuh.

5. Tidur lebih nyenyak

Ternyata, asupan gula yang tinggi juga menghambat gerakan mata cepat (REM) atau tidur nyenyak. Kebanyakan konsumsi gula memang menyebabkan kantuk tapi tidak bisa tidur.

Jadi apabila ingin tidur nyenyak berkualitas, mulailah puasa gula. (*)

Sumber: Jpgroup

Tukang Servis AC Panggilan, Profesi yang Tetap Dibutuhkan di Era Modern

0

Di tengah kemajuan teknologi yang pesat di era modern saat ini, beberapa profesi tradisional tetap eksis dan terus dibutuhkan. Salah satunya adalah tukang servis AC (pendingin ruangan) panggilan.

***

Muhammad Yazid mengecek kerusakan mesin AC di Batu 5 Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos

Saat ini mulai banyak bermuculan perusahaan berbasis teknologi yang menawarkan layanan servis serupa. Namun keberadaan tukang servis AC independen tetap memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari terutama daerah iklim panas seperti di Tanjungpinang

Penggunaan AC terutama di kawasan perkotaan yang beriklim panas kini telah menjadi kebutuhan pokok. Penggunaan AC baik di rumah, kantor atau tempat usaha harus rutin dirawat agar tetap berfungsi optimal.

Dalam banyak kasus, saat AC mengalami masalah seperti tidak dingin, freon bocor, atau mati total, pemilik cenderung mengandalkan tukang servis AC panggilan untuk solusi cepat dan efisien. Oleh sebab itu permintaan servis AC juga semakin meningkat.

Di sinilah profesi tukang servis AC panggilan menjadi sangat penting dan dibutuhkan. Meskipun ada perusahan atau penyedia layanan teknologi yang menawarkan perbaikan AC, banyak orang lebih memilih jasa tukang servis panggilan. Hal itu karena fleksibilitas waktu, biaya yang lebih terjangkau serta kenyamanan mendapat layanan langsung di rumah.

BACA JUGA: Kios Arloji Legendaris di Kota Lama Tanjungpinang, Jasa Servis Arloji Pak Achyar yang Beroperasi Sejak Tahun 1966

Salah satu alasan tukang servis AC panggilan tetap populer adalah fleksibilitas layanan yang ditawarkan. Kebanyakan tukang servis AC, dapat dihubungi kapan saja, bahkan di akhir pekan atau hari libur.

Selain itu, hubungan kedekatan antara pelanggan dengan tukang servis AC, menjadi alasan lain pelanggan memiliki kepercayaan yang kuat kepada tukang servis AC panggilan.

Pelanggan lebih percaya untuk terus menggunakan jasa seseorang yang sudah terbukti dapat memperbaiki AC dengan baik dan menawarkan harga yang wajar dan terjangkau.

Tak hanya itu, kebanyakan tukang servis AC panggilan, memiliki kemampuan lain. Selain memperbaiki AC, tukang AC menawarkan layanan tambahan, seperti pemasangan AC baru, membersihkan AC secara rutin, hingga mengganti onderdil jika diperlukan.

Salah seorang tukang servis AC panggilan dari Titik Beku Teknik yakni Muhammad Yazid, 40, mengatakan seorang teknisi AC harus memiliki kompetensi dan harus terus ditingkatkan. Siap memberikan layanan memuaskan dan siap memperbaiki AC pelanggan yang bermasalah hingga dapat kembali berfungsi.

“Kami akan sebisa mungkin memperbaiki AC pelanggan yang bermasalah hingga masalah tersebut hilang dan AC dapat digunakan kembali,” ujar Yazid.

Menurut lulusan Politeknik Bandung Jurusan Teknik Mesin ini, untuk terus bertahan di era modern, tukang servis AC panggilan juga perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Sebab beberapa unit AC yang diproduksi saat ini lebih canggih dan dilengkapi dengan teknologi hemat energi.

Untuk dapat bersaing dengan layanan yang disediakan oleh perusahaan dengan layanan serupa, tukang servis AC harus terus meningkatkan kompetensi mereka, seperti memahami berbagai model AC terbaru dan cara memperbaikinya.

“Kami juga seringkali mengikuti pelatihan-pelatihan untuk menambah ilmu bagaimana cara menyervis AC dengan benar,” jelas tukang servis AC yang telah berpengalaman sejak 7 tahun lalu ini.

Pelatihan berkelanjutan, lanjut Yazid, baik melalui pelatihan formal maupun pembelajaran mandiri atau autodidak, menjadi kunci agar tukang servis AC panggilan, bisa menawarkan layanan yang berkualitas.

Selain itu, seiring perkembangan zaman dan era teknologi modern saat ini, tukang servis AC panggilan juga dapat memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan pelanggan.

“Selain sudah saling kenal dengan pelanggan, kami juga mempromosikan jasa servis AC kami di media sosial,” terang mantan pekerja di salah satu perusahaan bidang perakitan alat laboratorium di Bintan.

Yazid menjelaskan, tukang servis AC panggilan adalah salah satu profesi yang tetap dibutuhkan di tengah perubahan zaman. Menurutnya permintaan layanan servis ini tetap stabil karena kebutuhan penggunaan AC yang terus meningkat di daerah beriklim atau bersuhu panas.

Dengan kemampuan mumpuni dan beradaptasi dan belajar perkembangan teknologi, profesi tukang servis AC panggilan diperkirakan akan terus bertahan dan berkembang.

“Sebagian orang, tukang servis AC panggilan tetap menjadi solusi yang cepat, terpercaya dan efisien untuk memastikan AC tetap berfungsi dengan baik sepanjang tahun,” jelasnya.

Yazid mengungkapkan, menjadi tukang servis AC panggilan merupakan keputusan yang mudah. Hal itu karena penggunaan AC telah menjadi kebutuhan masyarakat dan pendingin ruangan perlu perawatan berkala jika ingin awet dan tidak rusak.

“Karena itu kami memilih menekuni usaha servis AC panggilan ini,” ungkapnya.

Menurut Yazid, servis dari Titik Beku Teknik menawarkan pelayanan dan berusaha semaksimal mungkin mengatasi permasalahan AC sehingga membuat pelanggan selalu percaya, dan terus menggunakan jasa servis dan pelayanan dari Titik Beku Teknik.

Mengutamakan Pelayanan Ramah dan Jujur
Selain itu, Titik Beku Teknik mengutamakan pelayanan yang ramah dan jujur. Sebelum proses servis AC, teknisinya memberikan penjelasan terkait permasalahan AC. Hal ini bertujuan agar penawaran harga yang ditawarkan sesuai dengan kondisi dan bajet pelanggan.

“Kami tidak hanya ingin mendapatkan banyak pelanggan, tapi yang terpenting adalah menjaga kualitas dan kepercayaan pelanggan,” terangnya.

Menurut Yazid, rata-rata semua pelanggannya memiliki keluhan serta pengalaman yang sama tentang permasalahan AC. Mulai dari AC kotor, tidak dingin, AC bocor, freon kosong hingga AC yang berisik yang membuat tidak nyaman.

BACA JUGA: Tukang Servis Keliling, Tetap Bertahan di Tengah Kemajuan Zaman

Meskipun demikian, ia akan selalu mengecek kondisi AC terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar pelanggan tidak komplain saat AC tiba-tiba tidak berfungsi setelah AC selesai diservis. Namun dengan berbekal pengalaman, segala permasalahan tentang AC, akan ia atasi demi pelayanan terbaik serta menjaga kepercayaan pelanggan.

“Semua permasalahan AC, kami coba atasi semaksimal mungkin, jika tidak bisa dikerjakan di rumah pelanggan, kami akan membawa pulang unit AC ke rumah kami untuk diperbaiki, Insya Allah,” sebut tukang servis AC kelahiran Tanjungpinang ini.

Selain itu, tambah Yazid, tukang servis AC panggilan dari Titik Beku Teknik juga akan selalu sigap merespon segala permasalahan dan keluhan pelanggan sebelum menyervis AC.

“Kami tukang servis AC panggilan dari Titik Beku sudah bersertifikasi dan akan memberikan harga yang kompetitif,” tutup Yazid. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Pembangunan Puskesmas Sungai Pelunggut Ditargetkan Selesai Tepat Waktu

0
d6200823 33b5 46ac a45b 36ec7cd99aa1
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin saat meninjau pembangunan Puskesmas Sungai Pelunggut di Dapur 12, Sungai Pelunggut, Sagulung. Foto: Humas Pemko Batam untuk Batam Pos

batampos – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin melakukan peninjauan langsung terhadap dua proyek pembangunan fasilitas kesehatan di Kecamatan Sagulung dan Kecamatan Batuaji untuk memastikan kelancaran pekerjaan fisik yang sedang berlangsung.

Lokasi pertama yang ditinjau adalah pembangunan Puskesmas Sungai Pelunggut di Dapur 12, Sungai Pelunggut, Sagulung. Pembangunan puskesmas dua lantai ini sudah masuk tahap signifikan dengan kerangka atap terpasang dan dinding bangunan hampir selesai.

“Pekerjaan fisik sudah berjalan sesuai rencana. Saya harap cuaca seperti hujan tidak menjadi hambatan untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu,” ujar Jefridin, Selasa (8/10).

Ia optimis pekerjaan fisik Puskesmas Sungai Pelunggut akan selesai 100 persen sesuai jadwal. Jefridin juga menjelaskan beberapa material bangunan yang digunakan didatangkan dari luar Batam, sesuai dengan kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

“Secara keseluruhan, pembangunan berjalan rapi dan sesuai standar. Harapan saya, puskesmas ini bisa segera selesai sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan lebih dekat dan cepat,” tambahnya.

Setelah meninjau Puskesmas, Jefridin melanjutkan kunjungannya ke lokasi pembangunan Posyandu di Perumahan Taman Jaya Asri, RW 015, Kelurahan Buliang, Batuaji. Menurutnya, pembangunan Posyandu ini sudah hampir rampung dan tinggal menyelesaikan beberapa tahap finishing.

“Posyandu ini merupakan usulan Pokir anggota DPRD Kota Batam. Pembangunannya sudah selesai, hanya tinggal sentuhan akhir,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyatakan, secara rasio, jumlah Puskesmas di Batam masih belum mencukupi jika dibandingkan dengan populasi penduduk. Berdasarkan standar WHO, idealnya satu Puskesmas melayani 30.000 penduduk. Dengan populasi Batam yang mencapai 1,2 juta jiwa, kota ini memerlukan sekitar 40 Puskesmas.

Namun, karena penyebaran penduduk yang tidak merata, target tersebut sulit terpenuhi. “Kecamatan seperti Belakangpadang dan Bulang memiliki penduduk yang tidak terlalu padat, namun sudah memiliki Puskesmas. Jadi, pembangunan tambahan Puskesmas di wilayah tersebut tidak diperlukan,” kata Didi.

Saat ini lanjutnya, Batam memiliki 22 Puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan, termasuk satu Puskesmas yang sedang dibangun di Sungai Pelunggut. Meski begitu, Didi menambahkan bahwa masih diperlukan minimal 8 Puskesmas tambahan untuk memenuhi kebutuhan di kecamatan padat penduduk seperti Batamkota, Sagulung, dan Batuaji.

Didi juga berharap Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bisa membantu pembangunan Puskesmas baru agar pelayanan kesehatan dapat mencakup seluruh masyarakat Batam.

“Beban kerja di Puskesmas di daerah padat penduduk sangat tinggi. Seperti di Batamkota, Sagulung, dan Batuaji, dua Puskesmas harus melayani lebih dari 100.000 penduduk,” ungkapnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Seribuan Guru Honorer Dana BOS Berpeluang Ikut PPPK, Disdik Batam Tunggu Arahan Kemenpan

0
Murid SD 002 Batamkota 2 f Cecep Mulyana scaled
Ilustrasi. Guru SDN 002 Batamkota saat mendidik murid muridnya. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, mencatat ada seribuan guru honorer. Jumlah tersebut, sebagian besar merupakan tenaga pengajar dibayarkan melalui APBD. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto. Ia menyebut, bahwa sebagaian guru tersebut ditempatkan di pulau-pulau.

Selain itu, terdapat banyak guru honorer yang gajinya dibayar menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Jumlahnya juga banyak, mencapai seribuan. Saat ini, saya diminta oleh Sekda untuk mendata jumlah guru honorer yang dibayar menggunakan dana BOS. Pendataan ini masih berlangsung,” katanya, Rabu (9/10).

Wahyu menambahkan, baik guru honorer yang digaji melalui APBD maupun dana BOS jumlahnya sangat signifikan. Namun, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberikan arahan agar guru honorer yang dibayar dengan dana BOS juga dapat ikut dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Saat ini, belum ada izin untuk penambahan atau perekrutan guru honorer di Batam. Meski demikian, Batam tetap melakukan perekrutan guru karena adanya kebutuhan mendesak di sekolah-sekolah.

“Formasi untuk PPPK sangat terbatas. Yang diusulkan hanya 109 orang, dan nanti ada tambahan sekitar 251 orang. Jumlah ini sangat sedikit jika dibuka juga untuk guru honorer dari dana BOS,” kata dia.

Apabila guru honorer dari dana BOS diterima menjadi PPPK, maka tidak ada penambahan jumlah guru, melainkan hanya perubahan status kepegawaian.

Mengenai perekrutan guru baru, Wahyu menyebutkan, bahwa pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk menyuplai tenaga pengajar. Akan tetapi, mekanisme perekrutan tersebut belum disepakati karena Kemenpan belum memberikan izin untuk membuka jalur perekrutan baru.

“Saat ini, jam mengajar bagi guru honorer yang direkrut Disdik Batam telah ditingkatkan hingga 36 jam per minggu, bahkan ada yang mencapai 46 jam,” ujarnya.

Disdik Batam sedang melakukan harmonisasi untuk mengatasi masalah kekurangan guru ini dan menunggu arahan dari Kemenpan terkait pembukaan rekrutmen baru, terutama bagi guru-guru yang digaji melalui dana BOS.

“Kita juga akan mengusulkan kembali kebutuhan guru ke Kemenpan. Saat ini, kuota kita hanya 251 orang, namun yang direkrut baru 109. Ada aturan baru yang memungkinkan guru BOS ikut dalam seleksi PPPK, dan sisanya akan masuk ke bidang teknis,” kata dia. (*)

Reporter: Arjuna

BC Batam Enggan Sebut Pemilik dan Importir 2 Mobil Mewah

0
Bea Cukai Batam
Ilustrasi. Kantor Bea Cukai Kota Batam. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

batampos- Bea Cukai Batam lewat Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam enggan menyebutkan nama pemilik dan importir dua mobil mewah jenis Nissan GTR R35 warna biru dan Toyota Land Cruiser 2024 warna hitam yang masuk ke Batam melalui Pelabuhan Bintang 99, Batu Ampar.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia membenarkan masuknya mobil mewah ini. Oleh BC Batam, mobil tersebut diperiksa dokumen dan fisiknya. Mobil baru ini diketahui masuk pada akhir Agustus lalu

“Tidak ada penyelundupan. Pelabuhan 99 itu kawasan pabean dan bisa sebagai tempat penyelasaian kewajiban pabean,” ujarnya kepada Batam Pos, Selasa (8/10) malam.

Evi enggan merincikan asal, importir, maupun pemilik mobil mewah tersebut. Namun, ia memastikan masuknya 2 unit mobil itu merupakan hal yang wajar dan legal.

“Pemasukan kendaraan ke Batam dengan kondisi baru sesuai dengan list yang dikeluarkan oleh BP Batam,” katanya.

Usai diperiksa, kata Evi, mobil mewah tersebut bisa beroperasi dengan menggunakan plat nomor berwarna hijau. Artinya, kendaraan ini hanya bisa digunakan di Batam.

“Ini proses layanan biasa dan legal. Untuk data importasi ada di sistem dan tidak bisa dipublish,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

 

Sampah Rumah Tangga Menghambat Aliran Air di Drainase Induk Belakang Kantor Kelurahan Buliang

0
Screenshot 20241009 142523
Drainase induk belakang kantor kelurahan Buliang yang tersumbat sampah dan material tanah. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Banjir masih terjadi di sejumlah ruas jalan dan pemukiman di Batuaji dan Sagulung. Seperti yang diberitakan sebelumnya penyebab banjir adalah sistem drainase yang bermasalah.

Pantauan di lapangan permasalahan drainase yang paling mendominasi ialah sampah dan semak belukar. Banyak drainase induk yang sudah dilebarkan oleh pemerintah melalui program normalisasi drainase kini kembali tersumbat sampah dan material tanah.

Lambat laun sumbatan ini ditumbuhi semak belukar yang mempersempit aliran air. Saat hujan deras air tak bisa mengalir lancar sehingga meluap dan membanjiri jalan raya ataupun pemukiman warga.

Inilah yang terjadi di drainase induk belakang kantor kelurahan Buliang atau sebelum perumahan Kodim. Drainase ini sudah berulang kali dibersihkan dan dilebarkan namun tetap bermasalah. Sampah dan materi tanah yang ditumbuhi semak belukar mempersempit alur drainase besar ini. Aliran air jadinya terhambat.

“Kalau hujan deras dan lama, air tetap naik dan banjir, ” kata Sumarno, warga di sekitar kantor kelurahan Buliang.

Kondisi ini diperparah lagi dengan bangunan pemukiman yang memakan bagian drainase dan juga instalasi pipa dan kabel yang melintang di dalam drainase. Sampah tersangkut yang membendung aliran air.

“Entah dari mana-mana sampah ini. Kemarin menumpuk banyak di pinggir drainase ini. Sebagian sudah angkut dan dibakar, tapi tetap juga menumpuk. Sudah banyak yang masuk ke drainase terbawa arus, ” kata Siswono, warga perumahan Kodim.

Secara umum situasi drainase induk di Batuaji dan Sagulung kembali bermasalah karena persoalan sampah ini. Sungai Seilangkai dan kaveling Nato juga demikian kondisinya. Sampah dan material tanah sudah cukup banyak di dalam sungai tersebut.

Camat Sagulung M Hafiz Rozie sebelumnya telah menekankan masyarakat untuk tertib dengan sampah masing-masing. Masyarakat tak perlu lagi buang sampah ke pinggir jalan atau alur sungai dan drainase sebab armada pengangkutan sampah sudah mencukupi. Sampah ditaruh di tong sampah depan rumah dan akan rutin diangkut oleh armada pengangkut sampah kecamatan ke lokasi TPS.

“Pemerintah juga sudah berupaya keras mengatasi masalah banjir ini. Mari kita dukung dengan jaga lingkungan kita. Tertib buang sampah itu penting. Kalau sampah sumbat drainase dan banjir kan kita juga yang repot sendiri, ” imbau Hafiz. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Sepi Pengunjung, Pedagang Seken Aviari Bertahan dengan Jualan Online

0
Pasar Seken Aviari Dalil Harahap333
Pasar seken Aviari. Foto. Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Pasar seken Aviari yang pernah menjadi ikon nya kota Batam sudah cukup lama meredup. Pasar yang berada di wilayah kecamatan Batuaji ini sulit berkembang karena tergilas online shop (olshop).

Semenjak pandemi Covid-19 mewabah, pasar pakaian bekas ini hidup segan mati tak mau. Tak ada perkembangan yang berarti. Pedagang bahkan sudah banyak yang hengkang karena sepi pengunjung. Gempuran pasar kaget yang terus bermunculan di sekitarnya memperburuk keadaan. Pedagang banyak yang dibuat tak berkutik.

Saat kembali disambangi Batam Pos, Rabu (9/10), suasana pasar tampak lengang. Situasinya benar-benar sepi. Hanya satu, dua pedagang dalam satu blok yang terlihat masih membuka lapak dagangan mereka. Pengunjung sama sekali tak ada.

Pedagang di sana sebut situasi yang kurang bersahabat ini terjadi sejak awal pandemi Covid-19 mewabah. Dari yang sepi pengunjung berubah jadi tak ada pengunjung sama sekali. Sulit bertahan, itulah yang dikeluhkan pedagang. Sebagian pedagang bahkan sudah menyerah memilih usaha atau strategis berdagang yang lain karena kebiasaan bertahan menunggu pengunjung datang ke lokasi pasar sudah tak bisa diharapkan lagi.

“Ada yang memilih bisnis atau kerjaan lain, ada juga yang beralih ke jualan online. Makanya banyak yang tutup lapak sekarang. Kondisinya tak lagi seperti dulu. Sulit sekali sekarang. Banyak faktor penyebabnya terutama saat pandemi Covid-19 itu yang paling besar dampaknya,” kata Andi, pedagang pakaian bekas.

Semenjak pandemi Covid-19 mewabah, down-nya aktivitas pasar seken terbesar di kota Batam ini bukan saja karena sepinya pengunjung akibat berbagai kebijakan yang diterapkan pemerintah, tapi juga tertutupnya akses keluar masuk ke Singapura ataupun Malaysia. Pedagang kesulitan mendapatkan barang dagangan karena memang tak bisa berpergian ke luar negeri.

“Padahal tahulah pasokan terbesar pasar seken ini dari Singapura. Ini juga yang membuat pedagang barang seken hancur,” kata Andi.

Faktor lain yang menyebabkan pasar seken ditinggalkan peminat adalah menjamurnya pasar seken dadakan di pinggir jalan ataupun pasar kaget. Pedagang pasar seken yang menetap di lokasi pasar seken tersebut kalah bersaing dengan pedagang pasar seken dadakan yang mana menerapkan sistem jemput jemput bola. Pasar seken yang sudah populer dikalangan warga Batam ataupun warga luar ini akhirnya tinggal nama dan kemungkinan tak akan bertahan lama lagi.

“Sudah tak ada harapan lagi sekarang karena di luar sana, dimana-mana ada pasar sekennya. Tinggal tunggu waktu saja pasar ini. Kami yang bertahan ini juga karena jualan online tadi. Kalau harap pengunjung seperti dulu tak bisa lagi” ujar Heru, pedagang lainnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara