Senin, 8 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2625

Hanya 7 Penambang Pompong yang Mau Pindah ke Kuala Riau

0
Kondisi tempat sementara penyebrangan ke Pulau Penyengat di Pelabuhan Kuala Riau, Selasa (10/12). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Dari sekian banyak penambang pompong yang melayani warga dan wisatawan ke Pulau Penyengat, hanya ada tujuh penambang yang mau standby menunggu penumpang di Pelabuhan Kuala Riau.

Pelabuhan Kuala Riau sendiri saat ini dijadikan tempat penyebrangan ke Pulau Penyengat untuk sementara waktu. Hal ini, disebabkan kondisi dermaga Pelantar Kuning, yang tidak lagi layak digunakan.

BACA JUGA: Penambang Pompong Penyengat Tolak Relokasi Dermaga

“Dari 60 sudah ada 7 orang penambang yang bersedia pindah ke lokasi sementara,” kata Kepala Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Kepri, Awaluddin, Selasa (10/12).

Meskipun masih banyak penambang pompong yang enggan pindah, BUP tetap berkolaborasi dengan penambang pompong untuk bersedia membawa penumpang yang hendak menyebrang ke Pulau Penyengat melalui Pelabuhan Kuala Riau.

“Nanti kita kolaborasi dengan sistem Call atau jika ada penumpang, maka akan kita panggil penambang yang ada di Pelantar Kuning,” sebutnya.

Per 10 Desember hari ini, sudah mulai diberlakukan untuk pemberlakuan lokasi baru, mengingat pelantar kuning yang sudah lagi tidak layak dijadikan dermaga penyebrangan. Kendati demikian, pihaknya tidak bisa memaksa calon penumpang untuk harus menyebrang melalui Pelabuhan Kuala Riau. .

“Kami juga pastikan tidak ada perbedaan harga tiket atau tarif jika mengangkut penumpang di pelabuhan Kuala Riau,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Hanya 7 Penambang Pompong yang Mau Pindah ke Kuala Riau pertama kali tampil pada Kepri.

216 Km Jalan Butuh Perbaikan, Tambal Sulam Tak Efektif, Warga Harapkan Perbaikan Permanen

0

batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam terus berupaya menjaga kualitas infrastruktur jalan di kota ini meski dengan keterbatasan anggaran. Dengan panjang jalan mencapai lebih dari 1.200 kilometer, sebanyak 82 persen jalan di Batam dinyatakan dalam kondisi baik, sedangkan 18 persen atau sekitar 216 kilometer masih butuh perbaikan.

Kerusakan jalan yang cukup banyak ini bisa di lihat hampir di semua penjuru Kota Batam. Yang paling parah, mi-salnya di Jalan Raja M. Saleh Simpang Cikitsu dan Jalan Selasih Simpang KBC, lubang-lubang menganga di aspal menjadi momok bagi para pengendara.

“Sangat mengerikan jalannya. Apalagi kalau sudah malam hari. Bahaya. Nyawa taruhannya,” ujar Andi, warga Perumahan Botania Garden yang setiap hari harus melewati jalur itu untuk bekerja, Jumat (29/11).

Ia menceritakan bagaimana lubang-lubang besar dan dalam di jalan itu membuat perjalanan menjadi penuh kewaspadaan. “Kalau tidak hati-hati sudah pasti jatuh,” tambahnya.
Jalan mulai dari Simpang Sincom ke arah Kampung Air Batam Center pun masih banyak lobang. Bahkan di jalan protokol seperti ruas jalan R. Suprapto, Batuaji juga masih kategori banyak kerusakan.

Ruas jalan ini menjadi langganan macet, terutama saat jam sibuk pagi dan sore hari. Penyebabnya beragam, namun yang paling dominan adalah jalan rusak di beberapa titik. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga memicu keluhan masya-rakat yang semakin meningkat.

Salah satu titik macet parah terjadi di turunan Bukit Daeng, tepatnya di sekitar u-turn dari arah Mukakuning menuju Batuaji. Setiap sore, terutama saat pekerja pulang, kemacetan panjang terjadi hingga malam hari. Jalan yang rusak membuat kendaraan harus melaju perlahan, menyebabkan penumpukan kendaraan dari tanjakan arah dam hingga ke bawah.

“Kerusakannya sudah sering diperbaiki, tapi hanya tambal sulam. Tidak bertahan lama, apalagi kalau hujan dan kendaraan berat lewat,” ujar Arlan, pengguna jalan. Ia menambahkan bahwa pelebaran jalan secara menyeluruh adalah solusi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah ini.

Hal serupa terjadi di ruas jalan depan kawasan SP Plaza, Sagulung. Dua titik kerusakan di sekitar pusat perbelanjaan ini sering memicu kemacetan panjang. Aspal yang sebelumnya ditambal sulam kembali pecah, menciptakan jalan bergelombang dan berlubang. Kendaraan harus bergerak perlahan melewati area ini, menyebabkan antrean kendaraan yang me-ngular hingga ke depan Merapi Subur.

Sejumlah kendaraan berjalan pelan menghindari jalan rusak dan berlubang di jalan dekat Simpang Cikitsu Batam Center, Minggu (8/12).
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

Dari arah Batuaji, kondisi diperburuk oleh kendaraan angkot yang sering berhenti sembarangan di bawah jembatan penyebrangan orang (JPO) SP Plaza. Hal ini memperlambat arus lalu lintas, terutama saat sore dan malam hari.

“Butuh waktu lama untuk melewati kemacetan ini. Kalau hujan, makin parah,” keluh seorang pengemudi roda empat.

Kerusakan jalan juga menjadi pemandangan lazim di jalan menuju Pelabuhan Sagulung. Selama bertahun-tahun, jalan ini dipenuhi pecahan aspal dan lubang yang kerap mencelakakan pengendara. Meskipun masyarakat sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), hingga kini belum ada langkah konkret.

Kondisi serupa terlihat di ruas Jalan Marina City dan Ahmad Dahlan yang menuju Tanjungriau. Lubang dan gelombang memenuhi jalan ini, membuat perjalanan semakin sulit dan berbahaya. Meski sering ditambal dengan semen, perbaikan sementara tersebut justru menciptakan jalan yang tidak rata dan menambah risiko bagi pengendara.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, mengakui keterbatasan anggaran untuk memperbaiki jalan secara permanen. Proyek pelebaran jalan lima lajur yang digagas Pemko Batam belum merata di wilayah Batuaji dan Sagulung, termasuk di titik-titik yang menjadi lokasi langganan macet.

“Untuk saat ini, penanganan jalan rusak masih sebatas tambal sulam yang dilakukan oleh BP Batam. Belum ada anggaran untuk melanjutkan proyek pelebaran jalan lima lajur di Batuaji dan Sagulung,” ujar Suhar saat dikonfirmasi.

Warga Batuaji dan Sagulung semakin berharap agar pemerintah segera mengalokasikan dana untuk perbaikan menyeluruh, bukan hanya tambal sulam. Mereka merasa bahwa perbaikan permanen adalah kebutuhan mendesak mengingat kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut yang terus meningkat.

Kemacetan tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi.

“Kami sering terlambat mengantar barang karena terjebak macet. Kalau begini terus, ekonomi masyarakat jadi terhambat,” kata seorang pengemudi truk logistik.

Di sisi lain, angkutan umum seperti angkot juga mendapat sorotan. Kebiasaan ngetem sembarangan tidak hanya memperburuk kemacetan, tetapi juga membahayakan keselamatan penumpang. Penegakan aturan lalu lintas di area tersebut dinilai masih kurang tegas.

Sementara itu, masyarakat Batuaji dan Sagulung hanya bisa berharap agar perbaikan segera dilakukan. “Kami i-ngin jalan yang mulus dan lancar. Tidak perlu mewah, yang penting bisa dilewati tanpa harus takut kena macet atau kecelakaan,” ungkap seorang warga dengan nada kesal.

Kepala DBMSDA Kota Batam, Suhar, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini fokus pada perbaikan jalan yang rusak dan pembenahan drainase untuk mengurangi genangan air. Menurutnya, genangan air adalah penyebab utama rusaknya jalan di Batam.

“Musuh utama jalan adalah air. Oleh karena itu, kami tidak hanya melakukan pemeliharaan jalan, tetapi juga membenahi saluran air dan draina-se di sejumlah wilayah. Dengan langkah ini, ketahanan aspal dapat lebih lama,” ujar Suhar.

Meski memiliki tanggung jawab besar, DBMSDA Batam menghadapi kendala anggaran yang terus menurun. Pada 2024, dinas ini hanya mendapat alokasi anggaran sebesar Rp140 miliar. Jumlah tersebut jauh lebih kecil diban-dingkan Rp190 miliar pada 2023 dan sekitar Rp300 miliar per tahun di masa sebelum-nya.

”Dengan panjang jalan yang setara dengan rute Jakarta ke Surabaya, anggaran yang kami dapat sangat terbatas. Ini menjadi tantangan bagi kami untuk memprioritaskan mana saja yang paling mendesak,” kata Suhar.

Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari gaji pegawai, operasional kantor, hingga pro-yek fisik seperti pemeliharaan dan pembangunan jalan. Salah satu program yang diupayakan oleh DBMSDA adalah overlay, yakni penambahan lapisan aspal untuk memperbaiki kondisi fungsional dan struktural jalan. Namun, proses ini membutuhkan biaya besar sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.

“Melihat usia jalan, banyak yang sudah membutuhkan overlay. Kami usulkan anggarannya karena pekerjaan ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit, terutama untuk pengaspalan ulang pada ruas-ruas jalan yang kritis,” ungkap Suhar.

Suhar menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan jalan baru dan peningkatan kualitas jalan lama. Langkah ini diperlukan untuk memastikan seluruh ruas jalan di Batam dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

”Jalan baru terus kami tambah, tetapi kualitas jalan lama juga harus ditingkatkan. Dengan langkah ini, kami berharap kemantapan jalan bisa meningkat dari 82 persen menjadi 83 persen, atau bah-kan mencapai 100 persen secara bertahap,” jelasnya.

Untuk mendukung program pemeliharaan jalan, DBMSDA membuka pintu bagi masya-rakat untuk melaporkan kondisi jalan rusak di lingkungan mereka. Laporan tersebut dapat disampaikan langsung ke dinas atau melalui media seperti WhatsApp.

”Setiap hari kami memantau dan melakukan pemeliharaan sesuai prioritas. Jika ada laporan dari masyarakat, kami upayakan segera ditindak-lanjuti,” ujar Kepala Bidang Bina Marga, Dohar Hasibuan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, DBMSDA Batam berharap kualitas jalan di kota ini dapat terus meningkat, mendukung aktivitas masya-rakat, dan memperkuat konektivitas antarwilayah. Meski tantangan anggaran menjadi kendala, komitmen untuk menjaga infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama.

”Pembangunan jalan adalah investasi jangka panjang. Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menjadikan jalan di Batam lebih baik dan tahan lama,” tutup Suhar.

Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Rudi, mendesak Dinas Bina Marga Kota Batam untuk bisa menuntaskan proyek pemeliharaan dan pengembangan infrastruktur jalan serta pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang hingga kini belum selesai. Menurut politisi dari fraksi Gerindra penyelesaian proyek ini mesti sesuai jadwal target yang telah ditetapkan.

Pihaknya meminta agar proyek-proyek yang belum tuntas ini dapat diselesaikan tahun ini. Jika tidak, anggaran harus dikembalikan, dan proyek baru bisa dilanjutkan pada tahun 2025.

“Kami terus mendorong percepatan penyelesaian persoalan jalan rusak di Kota Batam, terutama pada triwulan ketiga. Sayangnya, masih ada yang belum selesai,” ujar Muhammad Rudi, Selasa (10/12).

Menurut Rudi, kendala uta-ma dalam penyelesaian pro-yek ini adalah faktor cuaca, sebagaimana diungkapkan oleh Dinas Bina Marga dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Batam. “Meski demikian, jalan-jalan yang sudah sempat ditambal tetap menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa jika proyek tidak selesai tahun ini, anggarannya akan dimasukkan kembali ke rencana kerja tahun 2025. Pada tahun tersebut, DPRD akan berkoordinasi dengan Wali Kota Batam yang baru terpilih untuk memastikan semua proyek berjalan sesuai rencana.

“Iya termasuk pencegahan pencurian aset milik pemerintah daerah dan perlu didudukkan bersama lagi,” kata dia.

Menurutnya di Kota Batam membutuhkan sarana pendukung seperti kamera CCTv untuk mengawasi aset daerah. DPRD hanya berperan dalam penganggaran dan pengawasan, sedangkan pelaksanaan menjadi tanggung jawab pemerintah kota.

“Kami ingin memastikan pengelolaan aset daerah berjalan maksimal,” ujarnya. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan upaya peningkatan infrastruktur jalan dan penerangan di Batam dapat segera terwujud demi kenyamanan masyarakat. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra / Azis Maulana / Yofi Yuhendri / Eusebius Sara

Artikel 216 Km Jalan Butuh Perbaikan, Tambal Sulam Tak Efektif, Warga Harapkan Perbaikan Permanen pertama kali tampil pada Metropolis.

Cussons Baby Ajak Masyarakat Rayakan Perjuangan Ibu Lewat Kampanye #BanggaJadiBunda

0

batampos – Menyambut Hari Ibu, Cussons Baby meluncurkan kampanye inspiratif bertajuk #BanggaJadiBunda. Kampanye ini bertujuan untuk menormalisasi apresiasi terhadap peran ibu, yang seringkali dianggap sebagai kewajiban tanpa penghargaan. Dengan mengusung tema cinta, dedikasi, dan pengorbanan, kampanye ini mengajak masyarakat untuk lebih memahami pentingnya mendukung peran ibu dalam keluarga dan masyarakat.

Peran Ibu yang Luar Biasa
Dalam acara bincang apresiasi peran ibu yang digelar di Jakarta, hadir beberapa pembicara, termasuk Eva Arisuci Rudjito (Marketing Director PZ Cussons), Vera Itabiliana Hadiwidjojo (Psikolog Klinis Anak dan Remaja), serta Sabrina Anggraini (Figur Publik dan Ibu satu anak).

Eva Arisuci menekankan pentingnya memberikan apresiasi kepada para ibu. “Lewat kampanye #BanggaJadiBunda, kami ingin mengajak masyarakat untuk menghargai peran ibu, tidak hanya sebagai figur penting dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak generasi masa depan. Apresiasi yang tulus akan meningkatkan kepercayaan diri dan kebahagiaan para ibu, yang pada akhirnya berdampak positif bagi keluarga,” ujar Eva.

Menormalisasi Apresiasi untuk Ibu
Psikolog Vera Itabiliana menjelaskan bahwa apresiasi terhadap ibu merupakan kunci untuk mematahkan stereotip lama yang menganggap peran ibu hanyalah kewajiban. “Saat seorang ibu merasa dihargai, efikasi diri mereka meningkat. Hal ini membantu mereka mengelola stres, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan hubungan emosional dengan anak. Setiap ibu pantas merasa bangga atas perjuangan mereka,” ungkap Vera.

Lebih lanjut, Vera menambahkan bahwa kebahagiaan seorang ibu adalah fondasi bagi kesejahteraan keluarga. Ibu yang bahagia mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dengan baik.

Cerita Inspiratif dari Sabrina Anggraini
Sabrina Anggraini, yang baru menjadi ibu satu anak, berbagi kisahnya. “Perjalanan menjadi ibu penuh tantangan. Dari menyusui hingga mengatur jadwal tidur anak, semuanya terasa baru. Tapi momen-momen kecil, seperti melihat senyum anak, membuat semua perjuangan terasa berarti. Saya bangga menjadi seorang ibu, meskipun semuanya masih jauh dari kata sempurna,” kata Sabrina.

Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Mendukung Ibu
Cussons Baby juga menggarisbawahi pentingnya dukungan dari pasangan, keluarga, dan komunitas dalam perjalanan seorang ibu. “Kampanye ini bukan hanya tentang ibu, tetapi juga tentang mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan. Kami ingin masyarakat memahami bahwa apresiasi, sekecil apa pun, dapat membuat perbedaan besar dalam hidup seorang ibu,” jelas Eva.

Sebagai bagian dari kampanye, Cussons Baby mengundang para ibu untuk berbagi momen sehari-hari mereka di media sosial menggunakan tagar #BanggaJadiBunda. Foto dan video yang dibagikan akan dipilih untuk ditampilkan di media promosi Cussons Baby pada 22 Desember 2024, bertepatan dengan Hari Ibu.

Komitmen Cussons Baby untuk Para Ibu
Cussons Baby, sebagai mitra terpercaya dalam perjalanan para ibu, terus menghadirkan solusi perawatan bayi yang berkualitas. Dengan kampanye ini, Cussons Baby ingin mempertegas komitmennya untuk mendukung para ibu, tidak hanya melalui produk, tetapi juga melalui inisiatif yang memberikan dampak sosial positif. (*)

Artikel Cussons Baby Ajak Masyarakat Rayakan Perjuangan Ibu Lewat Kampanye #BanggaJadiBunda pertama kali tampil pada News.

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, BP Batam Prioritaskan Pengembangan Kawasan Strategis

0
Gambaran jalan layang Sei Ladi, kelak jika sudah terbangun. (istimewa)

batampos – BP Batam akan memprioritaskan pengembangan Kawasan Strategis dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi Batam sepanjang tahun 2025. Adapun kegiatan infrastruktur prioritas meliputi pengembangan prasarana pendukung konektivitas darat, prasarana bidang perumahan dan pemukiman serta sarana pengembangan kawasan industri guna mendukung Prioritas Nasional 3 yang menitikberatkan kepada akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyebut, perencanaan ini juga selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan ekonomi Indonesia bisa tumbuh hingga 8 persen.

“BP Batam bertugas untuk menjadikan Batam sebagai salah satu destinasi unggulan investasi di Indonesia. Melalui sejumlah perencanaan yang ada, saya optimis ekonomi Batam akan kembali tumbuh lebih dari 7,04 persen,” ujar Rudi, Selasa (10/12/2024).

Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen pada lima tahun mendatang (2025-2030), kata Rudi, target investasi rata-rata per tahun di Batam mesti sebesar Rp 115 triliun.

“Kami pun mengharapkan dukungan dari seluruh komponen daerah agar target ekonomi ini bisa tercapai. Tentunya kita semua harus saling berkolaborasi dalam menyukseskan rencana kerja pemerintah selama lima tahun mendatang,” tambahnya.

Saat ini, BP Batam tengah menggesa pengembangan terhadap beberapa sektor dalam mendukung iklim investasi dan industri unggulan yang ada. Antara lain dengan melakukan pengembangan terhadap Bandara Internasional Hang Nadim (Terminal Kargo), pengembangan Pelabuhan Batu Ampar serta pembangunan infrastruktur jalan koridor utama dengan tujuan menjadikan Batam sebagai Hub Logistik Internasional.

Tidak hanya itu, BP Batam juga berupaya untuk memaksimalkan Kawasan Ekonomi Strategis (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) dan industri kedirgantaraan (KEK MRO).

“Ada juga KEK Kesehatan yang fokusnya kepada sektor pariwisata kesehatan terintegrasi. Sehingga, langkah-langkah ini dapat memberikan nilai tambah terhadap Batam ke depan sehingga investasi pun bisa terus tumbuh,” pungkasnya. (DN)

Artikel Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, BP Batam Prioritaskan Pengembangan Kawasan Strategis pertama kali tampil pada Metropolis.

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, BP Batam Prioritaskan Pengembangan Kawasan Strategis

0
Gambaran jalan layang Sei Ladi, kelak jika sudah terbangun. (istimewa)

batampos – BP Batam akan memprioritaskan pengembangan Kawasan Strategis dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi Batam sepanjang tahun 2025. Adapun kegiatan infrastruktur prioritas meliputi pengembangan prasarana pendukung konektivitas darat, prasarana bidang perumahan dan pemukiman serta sarana pengembangan kawasan industri guna mendukung Prioritas Nasional 3 yang menitikberatkan kepada akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyebut, perencanaan ini juga selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan ekonomi Indonesia bisa tumbuh hingga 8 persen.

“BP Batam bertugas untuk menjadikan Batam sebagai salah satu destinasi unggulan investasi di Indonesia. Melalui sejumlah perencanaan yang ada, saya optimis ekonomi Batam akan kembali tumbuh lebih dari 7,04 persen,” ujar Rudi, Selasa (10/12/2024).

Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen pada lima tahun mendatang (2025-2030), kata Rudi, target investasi rata-rata per tahun di Batam mesti sebesar Rp 115 triliun.

“Kami pun mengharapkan dukungan dari seluruh komponen daerah agar target ekonomi ini bisa tercapai. Tentunya kita semua harus saling berkolaborasi dalam menyukseskan rencana kerja pemerintah selama lima tahun mendatang,” tambahnya.

Saat ini, BP Batam tengah menggesa pengembangan terhadap beberapa sektor dalam mendukung iklim investasi dan industri unggulan yang ada. Antara lain dengan melakukan pengembangan terhadap Bandara Internasional Hang Nadim (Terminal Kargo), pengembangan Pelabuhan Batu Ampar serta pembangunan infrastruktur jalan koridor utama dengan tujuan menjadikan Batam sebagai Hub Logistik Internasional.

Tidak hanya itu, BP Batam juga berupaya untuk memaksimalkan Kawasan Ekonomi Strategis (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) dan industri kedirgantaraan (KEK MRO).

“Ada juga KEK Kesehatan yang fokusnya kepada sektor pariwisata kesehatan terintegrasi. Sehingga, langkah-langkah ini dapat memberikan nilai tambah terhadap Batam ke depan sehingga investasi pun bisa terus tumbuh,” pungkasnya. (DN)

Artikel Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, BP Batam Prioritaskan Pengembangan Kawasan Strategis pertama kali tampil pada Metropolis.

Polibatam Cetak Pengusaha Muda

0
Mahasiwa Polibatam mengkuti program Mentoring Wirausaha Merdeka Polibatam Angkatan III Tahun 2024. F. Polibatam

POLITEKNIK Negeri Batam (Polibatam) menjalankan Mentoring Wirausaha Merdeka (WMK) Polibatam Angkatan III Tahun 2024, mulai 11 sampai 27 Oktober 2024 secara daring dan luring.

Ini merupakan program kewirausahaan untuk mencetak pengusaha muda kreatif dan inovatif. Ada beberapa persiapan dan tahapan selama berjalannya program ini berlangsung. Salah satu harus disiapkan adalah penyusunan proposal bisnis. Ini harus dimentoring mentor usaha berpengalaman di bidang usahanya masing-masing.

Pelaksanaan mentoring secara daring melalui zoom, sedangkan mentoring secara luring dilaksanakan di kampus Polibatam dan tempat usaha mitra. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung peserta untuk memulai, mengelola, dan mengembangkan usaha mereka dengan lebih terarah.

Program mentoring menghadirkan sejumlah mentor berpengalaman dari berbagai sektor usaha, mulai dari bisnis kreatif, teknologi, hingga agribisnis. Para peserta diberikan kesempatan berinteraksi langsung dengan para ahli yang berbagi pengetahuan, pengalaman, serta strategi praktis dalam menghadapi tantangan dunia usaha.

Selain bimbingan langsung, kegiatan ini juga menjadi ajang networking yang mempertemukan peserta dengan sesama wirausahawan muda, membuka peluang kolaborasi yang dapat mendorong pertumbuhan usaha mereka.

Mentoring ini merupakan bagian dari rangkaian program WMK, bertujuan memberikan pengalaman praktis dan pembekalan kewirausahaan kepada generasi muda. Dengan bimbingan dari mentor-mentor berpengalaman, peserta akan memperoleh wawasan dan keterampilan relevan dalam membangun usaha mandiri. (adv)

 

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

 

Artikel Polibatam Cetak Pengusaha Muda pertama kali tampil pada Metropolis.

Tim Gabungan Masih Cari Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Kepala Riau

0
Tim Gabungan masih melakukan SAR terhadap 3 orang penumpang speedboat fiber yang masih hilang. f.polsek moro

batampos– Tim gabungan yang berasal dari Tim SAR, Satpolairud, Polsek Moro dan warga serta dari Kecamatan Moro dan Sugie Besar masih melakukan pencarian terhadap 3 orang karyawan perusahaan tambang pasir darat yang tenggelam akibat speeboat fiber yang ditumpangi tenggelam di Perairan Kepala Riau, Kecamatan Moro pada Senin (9/12).

Kapolsek Moro, AKP Wibowo yang dikonfirmasi Batam Pos Selasa (10/12) mengatakan, untuk saat ini proses pencarian masih dilakukan yang melibatkantim gabungan. ”Dari Tim SAR dan Satpolairud masing-masing menggunakan satu kapal. Kemudian, juga dibantu dengan warga dari Kecamatan Moro,” ujarnya.

BACA JUGA: Speedboat Fiber Tenggelam Dihantam Ombak, Satu Meninggal, Tiga Karyawan Masih Hilang

Menyinggung tentang dua orang yang selamat, yakni Sunardi dan Samsuri, Kapolsek menyebutkan, terhadap dua orang yang selamat pada Senin sore sudah dibawa ke Satpolairud Polres Karimun untuk diminta keterangan lebih lanjut. ”Sudah dibawa an diserahkan ke Satpolairud untuk diminta keterangan,” jelasnya.

Kasat Polairud Polres Karimun, Iptu Sarianto yang dikonfirmasi secara terpisah menyebutkan, memang benar dua orang yang selamat sudah ada di Satpolaqirud untuk diminta keterangan. ”Saya masih di laut ikut mencari 3 orang korban yang masih hilang. Mengenai status dua orang yang selamat masih sebagai saksi. Begitu juga untuk yang lain, kita masih meminta keteragan beberapa orang saksi,” ungkapnya.

Seperti berita di Batam Pos, speedboat fiber yang berangkat dari Pulau Buluh, Kecamatan Sugie Besar yang membawa 6 orang termasuk tekong mengalami kecelakaan di Perairan Kepala Riau, Kecamatan Moro pada Senin (10/12). Speedboat yang menggunakan mesin 40 PK tersbeut tidak mampu menahan ombak yang menghantam.

Akibatnya, speedboat tenggelam menyebabkan tiga orang karyawan perusahaan tambang pasir darat terdiri dari Dan, Yat dan Maikel hilang dan belum ditemukan sampai dengan hari ini. Sedangkan, satu orang karyawan lainnya atas nama Indra ditemukan meninggal dunia dan sudah dikebumikan di Kecamatan Moro. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Tim Gabungan Masih Cari Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Kepala Riau pertama kali tampil pada Kepri.

Pertamax Diduga Picu Kerusakan Mesin Kendaraan, DPR Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab

0
Suasana di SPBU Kuningan, Jakarta. FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS

batampos – Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam meminta pertanggungjawaban Pertamina atas kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang dihasilkan. Ia menegaskan, jika Pertamina tidak bisa memberikan kualitas yang baik, pemerintah harus melakukan evaluasi.

“Kalau Pertamina ini sudah tidak bisa menghadirkan BBM yang murah dan berkualitas, bubarkan saja. Buat apa kita bicara soal kedaulatan energi tapi rakyat dijerat dengan harga BBM mahal dan diberikan BBM yang tidak berkualitas,” kata Mufti kepada wartawan, Selasa (10/12).

Sebab, belakangan ini ramai dibicarakan mesin kendaraan yang rusak setelah menggunakan Pertamax. PT Pertamina (Persero) sendiri telah menguji sampel Pertamax yang dikeluhkan tersebut dan memastikan Pertamax telah memenuhi spesifikasi teknis yang disyaratkan.

Meski begitu, masih banyak masyarakat yang memperta-nyakan kualitas dari Pertamax menyusul penemuan sejumlah mesin kendaraan yang rusak setelah menggunakan Pertamax.

Ia tak memungkiri, sejak 2023 kualitas BBM Pertamina selalu dipertanyakan karena seharusnya memiliki standar sulfur yang tidak membuat polusi. Mufti meminta Perta-mina memberikan jaminan bahwa produk yang mereka gunakan aman dan sesuai standar.

“Pertamina harus membuktikan komitmennya terhadap kualitas dan tanggung jawab sebagai penyedia energi nasional,” tegasnya.

Mufti juga meminta peme-rintah untuk melakukan koordinasi dengan Pertamina terkait perbaikan kualitas BBM. Ia tidak menginginkan, peme-rintah lengah terhadap kepastian dari kualitas BBM Tanah Air dan merugikan masyarakat.

“Pemerintah harus memastikan dengan benar jika kua-litas BBM sudah baik. Sampaikan hasil investigasi secara transparan, kalau perlu saat melakukan uji coba ada buktinya supaya rakyat tidak merasa ditipu,” ungkap Mufti.

Menurut Mufti, kasus kerusakan mesin kendaraan diduga akibat penggunaan Pertamax juga menimpa warga di Pasuran, Jawa Timur.

“Tidak semua orang bisa mudah beli mobil. Di dapil saya, mereka harus kredit bertahun-tahun, sehingga ketika dia punya mobil mere-ka memikirkan bagaimana ini bisa dapat BBM yang sehat dan baik untuk mobilnya,” papar Legislator dari Dapil Jawa Timur II itu.

Mufti mengungkap, masyarakat di Jatim harus rela membeli BBM jauh di SPBU BP yang merupakan penjual BBM selain Pertamina. BP merupakan perusahaan migas multinasional asal Inggris, yang menjual bensin dengan harga lebih murah dan kuali-tas lebih baik.

“Mereka jauh beli BBM ke Surabaya dan ke Malang untuk bisa beli di BP. Karena ternyata jauh lebih hemat walaupun kadang harganya juga tidak terlalu beda jauh tapi ternyata juga secara kualitas dan performa jauh lebih baik,” jelas Mufti.

Hal ini juga sempat disampaikan langsung Mufti saat Komisi VI rapat bersama Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius sebelum masa reses, pekan lalu. Mufti meminta Pertamina bisa menjawab keluhan masyarakat.

“Kami minta tindak lanjut, jangan didiamkan kegelisahan masyarakat yang ramai juga disampaikan di media sosial itu,” sebutnya.

Selain melakukan investigasi, Pertamina pun dituntut untuk melakukan berbagai perbaikan kualitas produk dan layanan. Apalagi, kata Mufti, ada banyak kasus yang kerap terjadi di sisi distribusi.

“Termasuk kecurangan-kecurangan yang dilakukan SPBU kepada konsumen, ini kan sudah jadi rahasia umum. Kita menuntut komitmen Pertamina untuk memperbaikinya, bagaimana pengawasan yang efektif dengan mitra-mitra Pertamina yang mengoperasionalkan SPBU,” urai Mufti.

Mufti juga meminta Pertamina untuk memperkerat kontrol kualitas BBM. Selain itu, menjamin kualitas BBM melalui pengawasan ketat pada seluruh rantai distribusi.

“Pastikan setiap stasiun pe-ngisian bahan bakar umum (SPBU) mematuhi standar operasional yang ditetapkan,” pungkasnya. (*)

Artikel Pertamax Diduga Picu Kerusakan Mesin Kendaraan, DPR Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab pertama kali tampil pada News.

Vasektomi, Bukti Sayang Suami kepada Istri

0
Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina, Msi (F. Putut Ariyo / Batam Pos)

batampos – Kok bisa?! Vasektomi adalah salah satu cara ber-KB yang pas untuk pria dalam hal ini adalah suami. Ada dua metode, KB untuk pria, menggunakan kondom dengan alat kotrasepsi disebut, kondom juga. Satu lagi metote adalah metode operasi pria (MOP), caranya dengan vasektomi.

Vasektomi dianggap paling efektif sebab memang tidak berisiko. Proses vasektomi sangatlah singkat. Tidak perlu dilakukan dengan sebuah operasi. Dokter hanya memutus saluran sperma (Vasdeferen) lalu mengikatnya. Saluran ini kecil, hanya seukuran setengah pipet air mineral gelas. Prosesnya juga singkat, biasanya kurang dari 10 menit bagi dokter yang sudah familiar mengerjakan.

Program ini terus digesa oleh Kantor Perwakilan BKKBN Kepri. BKKBN Kepri senantiasa memromosikan program ini kepada masyarakat. Tahun ini, 2024, mereka mencai target, yakni 12 peserta vasektomi di Batam. Di Karimun ada 5 peserta. 1 peserta di Tanjungpinang dan 1 peserta juga di Bintan. Adapun di Natuna ada 1 pserta. Ada pun di Lingga dan Anambas belum ada.

Kami berbincang dengan Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina Msi. Sini, kami bocorin isi pembicaraan kami.

Rohina bersemangat menceritakan KB pria satu ini. Ia menggunakan frasa, “sayang istri” untuk mempersuasi Anda, para suami, untuk ikut program vasektomi.

“KB pria adalah pilihan tepat,” ucapnya bersemangat. Maksudnya adalah metode MOP atau Vasektomi. “Proses Vasektomi gampang dan cepat.”

Lalu ia membandingkan dengan MOW, metode operasi wanita, atau tubektomi. Proses MOW lebih lama yakni sekira 30 menit.

Faktanya, jumlah MOP dan MOW di Batam bagai langit dan bumi. Diatas sempat disinggung tahun ini ada 12 peserta MOP melalui BKKBN Kepri. Adapun untuk MOW, BKKBN mencatat ada 150 peserta untuk tahun 2024.

Kok bisa?!

Salah satu alasan sebab peran serta suami / pria belum banyak. “Seolah KB adalah urrusan wanita atau istri,” terang Rohina.

Sebab lain, adalah peran dokter kandungan. Dokter segera memberi tahu pasien / ibu melahirkan tentang kondisi kesehatan apabila mereka hamil lagi. Sehingga begitu mengetahu kondisi tersebut, pasien akan meminta untuk KB MOP, atau dalam bahasa sederhana steril atau tubektomi.

Alasan lain mengapa MOP rendah adalah masyarakat masih tabu membicarakan hal ini.

“Kalau kami, tidak boleh tabu membicarakan hal ini,” ingat Rohina.

BKKBN senantiasa melatih petugas lapangan untuk memromosikan program MOP. Mereka dengan lugas dan sopan menyampaikan kebaikan seorang suami melakukan MOP.
Rohina menambahkan, ”adalah tugas orangtua untuk menyiapkan anak menjadi anak-anak tangguh untuk meraih masa depan yang lebih baik.”

“Bila sayang istri, ber-KB,” kembali Rohina mengulangi pesannya. Yang ia maksud adalah jangan KB hanya jadi urursan istri.

Rohina mengingatkan pada satu titik bisa saja istri mengalami kendala untuk ber-KB. Misal, tekanan darah tinggi, diabet dan alasan medis lainnya. Lagi pula KB hormonal bisa mempengaruhi tubuh istri. Setidaknya mudah menjadi gemuk atau haid tidak lancar.

Angka 12 peserta MOP di Batam diatas adalah angka yang tercatat oleh BKKBN, bisa saja ada suami yang secara mandiri melakukan MOP. Suami bisa melaukan MOP secara mandiri di dokter spesialis urologi. Biayanya tidak kurang dari Rp 5 Juta. Bila ikut MOP melalui BKKBN semua biaya ditanggung, bahkan ada uang saku selama cuti kerja selama masa penyembuhan, 3 hari.

Lalu siapa saja suami yang melakukan MOP? Mereka adalah yang memiliki pikiran terbuka.

“Faktor pendidikan menjadi salah satu pendorong suami ikut MOP,” aku Rohina.

Faktor lain adalah ekonomi. Perpaduan dua hal ini membuat pasangan suami istri sadar dah mau ikut program MOP.

Program MOP memang perlu komitmen dari suami dan istri. BKKBN tidak akan melayani seorang suami untuk MOP tanpa izin dari istri. Sebelum melakukan MOP, keduanya harus menjalani konseliing. Setelah mantap barulah dilakukan MOP.

“Harus yakin dan percaya bahwa suami yang ikut MOP karena kesadaran dan sayang kepada keluarga,” tegas Rohina.

Rohina tidak menampik masih ada istri yang ragu ketika suami ikut program ini.

“Yakin dan percaya, ikut MOP,” pungkas Rohina. (*)

 

 

Artikel Vasektomi, Bukti Sayang Suami kepada Istri pertama kali tampil pada Metropolis.

Setelah Agus Sedih, Agus Difabel dan Gus Miftah, Muncul Agus Pajak

0
Ilustrasi

batampos – Belakangan, trio Gus, Agus Sedih (Agus Salim), Agus Buntung (I Wayan Agus Suartama) dan Gus Miftah menjadi perbincangan publik akan kasus-kasus yang mereka alami.

Agus sedih ramai diperbincangkan lantaran penggunaan uang donasi yang tidak sesuai peruntukannya. Kemudian, Agus disabilitas tanpa kedua tangan yang ditetapkan sebagai tersangka karena kasus pelecehan seksual dengan korban mencapai belasan.

Dan yang terakhir Gus Miftah yang ramai dihujat usai video viralnya yang mengolok-olok pedagang es teh bernama Sunhaji tersebar di media sosial.

Kali ini, ada Agus baru lagi yang menjadi sorotan masyarakat. Yakni, Agus Rahmat, 38, atau yang dijuluki Agus Pajak. Nama itu disematkan lantaran Agus nekat membakar kantor pajak di Lampung Utara tempatnya bekerja.

Agus merupakan mantan satpam Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kotabumi, Lampung Utara. Ia nekat membakar bekas kantornya pada Sabtu (7/12) akibat sakit hati setelah dipecat pada Agustus 2024.

Pemecatan Agus terjadi setelah ia terbukti mencuri barang-barang kantor berupa tablet dan barang-barang dinas milik kantor lainnya. Ia berdalih, hasil pencuriannya itu untuk biaya pengobatan orang tuanya.

Tak mampu menahan emosi, Agus memasuki kantor melalui pintu belakang, memutar arah CCTV menggunakan pipa, lalu membakar gedung dengan memanfaatkan kertas dan tisu yang diambil dari toilet. Aksi pembakaran itu mengakibatkan kerugian hingga Rp 500 juta.

“Pelaku ini melakukan pembakaran pada gedung Sub Bagian Umum dan Kepatuhan Internal Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kotabumi, Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, dengan kerugian senilai Rp 500 juta,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Stefanus Reinaldo Nuswantoro Boyoh, Minggu (8/12).

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian dan langsung menahan Agus untuk pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, Agus dijerat dengan pasal 187 dan 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ancaman hukuman yang dihadapi Agus maksimal 12 tahun penjara. (*)

Artikel Setelah Agus Sedih, Agus Difabel dan Gus Miftah, Muncul Agus Pajak pertama kali tampil pada News.