Minggu, 7 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2658

J&T Connect Preneur Summit: Dorong UMKM Indonesia Beradaptasi dan Berkembang di Era Digital

0

batampos – J&T Express kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan J&T Connect Preneur Summit, konferensi bisnis terbesar yang dihadiri oleh 500 pelaku UMKM dari seluruh Indonesia. Bertempat di Swissotel PIK Avenue, Jakarta Utara, acara ini menjadi puncak dari program J&T Connect Preneur, yang mengusung tema Unleash Abilities Beyond Limits. Tujuannya adalah menginspirasi UMKM untuk terus tumbuh dan berdaya saing, meski menghadapi tantangan di era digital.

Kolaborasi Strategis untuk UMKM yang Lebih Tangguh

Acara ini menggandeng Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Kementerian Komunikasi dan Digital. Melibatkan tokoh seperti Arief Muhammad dan M. Thobroni Ali, konferensi ini memberikan wawasan dan strategi praktis untuk membantu UMKM beradaptasi dengan perubahan.

Iwan Senjaya, Key Account J&T Express, menyatakan pentingnya upaya kolaboratif di tengah perubahan lanskap bisnis.

“Kami menggandeng pemerintah dan pelaku usaha inspiratif untuk membekali UMKM dengan wawasan dan strategi yang relevan,” ujarnya.

Data dari Statista memperkirakan jumlah pengguna e-commerce Indonesia akan mencapai 33,5 juta pada 2029. Hal ini menunjukkan peluang besar bagi UMKM, namun juga menuntut peningkatan kompetensi dan kualitas produk agar mampu bersaing.

Diskusi, Workshop, dan Koneksi Bisnis Baru

Acara ini menghadirkan 14 pembicara ahli yang membahas isu penting seperti social commerce, strategi keberlanjutan, pengelolaan finansial, serta tantangan UMKM selama dekade terakhir. Lima sesi diskusi panel dan tiga workshop interaktif memberikan wawasan mendalam bagi peserta. Selain itu, terdapat booth exhibition dari mitra besar seperti BCA, DESTY, Midtrans, Amartha, dan Sirclo, yang membuka peluang kerja sama bisnis.

M. Thobroni Ali, pendiri Bromen dan mitra J&T Express, mengapresiasi manfaat acara ini:

“Selain ilmu yang saya peroleh, konferensi ini membuka peluang koneksi baru yang relevan untuk bisnis saya,” ungkapnya.

J&T Express, Mitra UMKM Menuju Transformasi Digital

Sebagai perusahaan logistik terkemuka, J&T Express tak hanya berfokus pada layanan pengiriman. Dengan visi customer-oriented and efficiency-based, perusahaan ini menjadi mitra strategis UMKM, menciptakan ekosistem logistik inklusif yang mendukung pertumbuhan hingga ke pasar global.

Acara ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan lintas sektor dapat membantu UMKM Indonesia lebih siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang besar di era digital. J&T Connect Preneur Summit tak sekadar acara, tetapi langkah strategis untuk memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. (*)

Artikel J&T Connect Preneur Summit: Dorong UMKM Indonesia Beradaptasi dan Berkembang di Era Digital pertama kali tampil pada News.

Miftah Maulana yang Hina Pedagang Es Belum Serahkan LHKPN, KPK Beri Ultimatum 3 Bulan Harus Lapor

0

Setelah selama satu bulan setelah dilantik, Miftah ternyata belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, Miftah saat ini merupakan penyelenggara negara yang wajib menyerahkan LHKPN.
“Yang bersangkutan belum lapor,” kata tim juru bicara KPK, Budi Prasetyo dikonfirmasi, Rabu (4/12).
Budi menuturkan dari 15 utusan khusus atau penasihat khusus atau staf khusus, sebanyak enam orang sudah melaporkan LHKPN-nya, dan sembilan lainnya belum lapor.
Sejak diangkat oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Selasa, 22 Oktober lalu, Miftah memiliki kewajiban untuk melaporkan harta kekayaannya sebagaimana ketentuan berlaku. Terdapt batas waktu paling lama tiga bulan sejak dilantik atau diangkat untuk mengurus hal tersebut.
Karena itu, KPK mengingatkan Miftah untuk
menyerahkan data harta kekayaannya secara benar dan lengkap dalam LHKPN.
“Sehingga kepatuhan tidak hanya soal batas waktu pelaporan tapi juga kebenaran dan kelengkapan atas harta atau aset yang dilaporkan dalam LHKPN,” tegas Budi.
Lebih lanjut, Budi menyatakan dari total 124 wajib lapor Kabinet Merah Putih, 72 do antaranya sudah lapor LHKPN. Sementara 52 belum lapor.
“Artinya 58 persen Kabinet Merah Putih sudah melaporkan LHKPN,” ucap Budi.
Diketahui, Miftah menuai kritik publik setelah terekam video mengolok-olok seorang penjual es teh yang berdagang dalam acara pengajian Magelang Bersholawat beberapa waktu lalu.
Dalam video itu, Miftah yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, berkata kasar kepada pedagang tersebut.
“Es tehmu ijek okeh ora (es tehmu masih banyak nggak)? Masih? Yo kono didol (ya sana dijual), goblok. Dol en ndisik, ngko lak rung payu yo wes, takdir (Jual dulu, nanti kalau masih belum laku, ya sudah, takdir),” tutur Miftah kepada pedagang es teh dalam video tersebut
Teranyar, Miftah sudah menyampaikan permintaan maafnya. Ia mengaku terbiasa bercanda dengan semua orang. Namun, ia sadar harus meminta maaf atas bercandaannya kepada sang penjual es teh.
“Saya Miftah Maulana Habiburrahman menanggapi yang viral hari ini, yang pertama dengan kerendahan hati, saya meminta maaf atas kekhilafan saya,” ujar Miftah dalam sebuah video. (*)
Sumber: JP Group

Artikel Miftah Maulana yang Hina Pedagang Es Belum Serahkan LHKPN, KPK Beri Ultimatum 3 Bulan Harus Lapor pertama kali tampil pada News.

Terseret Kasus Narkoba, Dua Wanita Ditangkap Polisi

0

batampos – Dua wanita berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Anambas di kawasan Batu Tambun, Kecamatan Siantan, Senin, (2/12) siang.

“Ya benar, semalam ada dua orang yang ditangkap. Katanya sih karena narkoba,” ujar warga yang kebetulan berada di lokasi, Rimansyah, Selasa, (3/12).

Pada saat kejadian, Rimansyah sedang ingin membeli oli mobil. Tak sengaja ia melihat sejumlah petugas sedang menginterogasi dua orang wanita.

BACA JUGA: Tiga Laki-Laki dan 1 Perempuan Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi

Dari hasil pengamatannya, salah satu pelaku yang diamankan polisi merupakan tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten Anambas.

“Waktu itu saya mau turun ke bawah cari oli untuk mobil. Ada ramai orang, lagi nangkap. Salah satunya itu PTT,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Kasat Narkoba Poles Anambas, Iptu SM Simanjuntak saat dikonfirmasi awak media, belum memberikan respon mengenai penangkapan dua wanita yang terindikasi narkoba.

Ditempat terpisah, Kepala Seksi Humas Polres Anambas, Iptu Rahmad Sucipto membenarkan peristiwa penangkapan. Namun, ia belum bisa membeberkan lebih jauh.

“Memang ada kegiatan (penangkapan). Dua orang. Kita lagi menunggu hasil perkembangannya. Sabar dulu,” kata Rahmad. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Terseret Kasus Narkoba, Dua Wanita Ditangkap Polisi pertama kali tampil pada Kepri.

Pelayanan Paspor Biasa di Kantor Imigrasi Batam Dihentikan Mulai 2025, Ganti Paspor Elektronik

0
Ilustrasi. Warga Batam saat membuat paspor di kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Khusus Batam akan menghentikan pelayanan pengurusan paspor biasa mulai 2025.

Mulai tahun depan, layanan paspor di Batam akan sepenuhnya beralih ke paspor elektronik, mengikuti penunjukan Batam sebagai salah satu dari 13 kota di Indonesia yang dipilih untuk menjalankan program paspor elektronik secara menyeluruh.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kanim Batam, Kharisma Rukmana mengatakan, bahwa Batam termasuk dalam kota yang ditunjuk untuk pelayanan paspor elektronik.

“Pelayanan paspor biasa masih akan dilayani hingga akhir Desember 2024 untuk pemohon yang telah mendaftar melalui aplikasi m-Paspor. Namun, setelah itu, seluruh pelayanan akan berfokus pada paspor elektronik,” ujarnya, Rabu (4/12).

Keputusan ini seiring dengan langkah pemerintah untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi sistem keimigrasian di Indonesia. Paspor elektronik menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan paspor biasa, termasuk kemampuan untuk menyimpan data diri dan biometrik pemegang paspor dalam chip yang tertanam.

Data biometrik ini mencakup sidik jari dan wajah, yang sesuai dengan standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), menjadikannya lebih sulit untuk dipalsukan.

“Selain keamanan, paspor elektronik juga mempercepat proses imigrasi. Petugas imigrasi dapat memverifikasi data pemegang paspor secara langsung melalui chip, memperlancar perjalanan di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI),” kata Aris.

Beberapa negara juga memberikan fasilitas bebas visa atau Visa on Arrival (VoA) bagi pemegang paspor elektronik, sementara sejumlah negara menawarkan jalur khusus atau layanan imigrasi yang lebih cepat.

Dengan kemudahan ini, pemegang paspor elektronik juga dapat menikmati kemudahan dalam proses pengajuan visa dan mencatatkan riwayat perjalanan mereka, seperti visa dan data perjalanan lainnya.

“Ke depannya, paspor elektronik bahkan memungkinkan pemegangnya untuk melewati autogate di bandara-bandara internasional,” ujar dia. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pelayanan Paspor Biasa di Kantor Imigrasi Batam Dihentikan Mulai 2025, Ganti Paspor Elektronik pertama kali tampil pada Metropolis.

Pasokan Gas Melon di Batam Aman Menjelang Natal dan Tahun Baru

0
Ilustrasi. Penyaluran gas melon ke sejumlah pangkalan di wilayah hinterland Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, ketersediaan gas LPG 3 kilogram di Kota Batam dipastikan aman.

Hal ini disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria. Ia menegaskan kesiapan pasokan energi di Kepri.

“Kami memiliki data tren penyaluran dari tahun ke tahun yang menjadi acuan untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi energi, baik LPG maupun BBM. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami akan membentuk Tim Satgas Nataru yang berfokus untuk memonitor ketersediaan dan distribusi BBM serta LPG di wilayah operasional kami, termasuk Kepri,” ujarnya, Rabu (4/12).

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya terus dilakukan untuk memastikan distribusi gas melon tepat sasaran. Salah satu upaya yang akan ditempuh adalah sidak bersama guna memastikan kelancaran distribusi.

“Kami juga mengimbau sektor-sektor yang seharusnya menggunakan LPG non subsidi untuk beralih ke produk kami seperti Bright Gas. Masyarakat juga diingatkan agar tidak melakukan panic buying atau penimbunan LPG 3 kilogram, karena tindakan tersebut dapat merugikan masyarakat lain. Jika ada pelanggaran, kami akan menyerahkannya kepada aparat penegak hukum,” kata Satria.

Selain berkoordinasi dengan pihak eksternal, Pertamina secara internal terus memantau distribusi melalui terminal-terminal BBM dan LPG untuk memastikan pasokan energi berjalan lancar selama periode Natal dan tahun baru.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau, turut mengonfirmasi bahwa stok LPG 3 kilogram saat ini dalam kondisi baik dan mencukupi hingga perayaan Natal dan tahun baru.

“Stok LPG 3 kilogram saat ini masih berlebih dan aman hingga Nataru. Demikian juga dengan ketersediaan Pertalite dan solar, yang kami pastikan aman dan mencukupi,” kata dia.

Disperindag Batam juga telah menjadwalkan koordinasi rapat terakhir dengan distributor untuk memantau situasi. Jika memang diperlukan, operasi pasar akan segera diakukan.

“Sampai saat ini, belum ada tanda-tanda kenaikan drastis. Namun, jika ada langkah operasi pasar akan kami jalankan sebelum Natal dan Tahun Baru,” kata Gustian. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pasokan Gas Melon di Batam Aman Menjelang Natal dan Tahun Baru pertama kali tampil pada Metropolis.

Pekerja Migran Musripah Koma di Singapura, Begini Penjelasan KBRI Singapura

0
Musripah saat dirawat di Singapura. Foto: KBRI Singapura untuk Batam Pos

batampos – Musripah, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Jawa Timur, terbaring koma setelah menjalani enam bulan bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Singapura.

Perempuan berusia 42 tahun ini diketahui memasuki Singapura melalui jalur nonprosedural dan bekerja sebagai ART untuk mengurus lansia. Namun, nasib tragis menimpanya setelah mengalami gangguan kesehatan yang serius.

Musripah tiba di Pelabuhan Feri Batamcenter, Batam, dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Matanya terbelalak dan sesekali berkedip, sementara hidungnya terpasang selang oksigen dan mulutnya tertutup. Kepala Musripah miring ke kanan dan tidak bergerak sama sekali. Bekas jahitan panjang terlihat di bagian keningnya, sementara lehernya juga menunjukkan bekas luka yang belum diketahui penyebabnya.

Baca Juga: Pekerja Migran Asal Malang Koma di Singapura, Kini Dirawat di Batam

Kondisi ini merupakan hasil dari serangkaian peristiwa yang berawal pada 3 November, ketika Musripah dirawat di Singapore General Hospital (SGH). Menurut informasi yang diterima oleh KBRI Singapura melalui protokol konsuler Ade Rina Chaerony, bahwa Musripah mengalami pecahnya pembuluh darah di otak yang kemudian menjalar ke paru-paru. Akibatnya, perawatan intensif diperlukan dan Musripah dirawat di rumah sakit dengan kondisi kritis.

Musripah, yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga, dikenal sebagai PMI dengan status direct hire yang memasuki Singapura tanpa melalui prosedur formal. Artinya, tak ada pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sebelum ia mulai bekerja. Dalam waktu singkat, kesehatan Musripah menurun drastis, yang menyebabkan pembuluh darah di otaknya pecah.

“PMI ini bekerja di majikannya selama enam bulan. Dia masuk Singapura lewat jalur non-prosedural dengan izin in principal approval dari MoM (Kementerian Tenaga Kerja) Singapura, meskipun ia hanya memegang izin pelancong,” ujar Ade Rina, Selasa (3/12).

Berdasarkan hukum Singapura, Musripah secara teknis sudah bekerja secara sah di negara tersebut. Namun, pihak rumah sakit melaporkan bahwa biaya perawatan yang sangat mahal sudah melampaui kemampuan pemberi kerja, yang mengeluhkan tagihan pengobatan yang sudah mencapai ratusan ribu dolar Singapura.

Karena kondisi yang bersangkutan terlalu parah untuk dipindahkan melalui jalur udara, diputuskan untuk melakukan repatriasi melalui jalur laut ke Batam. Pada 1 Desember 2024, Musripah dipindahkan dari Singapura dan dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros di Batam untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Langkah ini diambil setelah permohonan repatriasi dari keluarganya, yang ingin membawa Musripah kembali ke kampung halaman di Surabaya.

Pihak KBRI Singapura memastikan, meskipun repatriasi langsung ke Surabaya tidak memungkinkan, pemindahan melalui jalur laut menuju Batam adalah pilihan terbaik untuk keselamatan Musripah.

Terkait biaya perawatan Musripah di rumah sakit Singapura, KBRI Singapura menjelaskan bahwa menurut peraturan yang berlaku, tanggung jawab atas biaya pengobatan pekerja rumah tangga ada di tangan pemberi kerja. Pihak rumah sakit hanya menanggung sebagian biaya melalui asuransi yang dibatasi hingga 60 ribu dolar Singapura. Sisa biaya perawatan harus ditanggung oleh majikan.

“Jika pemberi kerja tidak mampu membayar, pihak rumah sakit akan menunjuk pekerja sosial untuk mencari solusi. Namun, tetap saja, biaya kesehatannya menjadi tanggung jawab pemberi kerja,” kata dia. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pekerja Migran Musripah Koma di Singapura, Begini Penjelasan KBRI Singapura pertama kali tampil pada Metropolis.

PSN Kawasan Industri Kantong Investasi Rp2.785 T

0
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang. (dok MPR RI)

batampos – Iklim bisnis kawasan industri di Indonesia masih memiliki tren positif. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaporkan, komitmen investasi pengembangan kawasan industri yang masuk proyek strategis nasional (PSN) senilai Rp2.785 triliun hingga 2039. Rencana investasi tersebut mencakup pembangunan infrastruktur kawasan industri dan tenant-nya.

Kemenperin mengestimasi penambahan nilai investasi pada kawasan industri dalam jangka menengah mencapai Rp481 triliun pada 2029. ”Adapun hingga 2024 ini, realisasi investasi di kawasan industri PSN yang telah kami catat mencapai Rp68 triliun,” papar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Selasa (3/12).

Dia menyebutkan, kurang lebih ada 41 kawasan industri yang saat ini perlu dilakukan percepatan dan dipermudah perizinannya agar segera beroperasi optimal. Dalam catatan Kemenperin, saat ini terdapat 30 PSN kawasan industri yang beroperasi dan rata-rata berlokasi di luar Pulau Jawa lewat program rencana pembangunan jangka mene-ngah nasional (RPJMN).

”Proyek PSN ditargetkan bisa rampung secara keseluruhan pada 2025,” tambahnya.
Hingga November 2024, terdapat 165 perusahaan kawasan industri yang telah mendapatkan izin usaha kawasan industri (IUKI) dan siap untuk beroperasi. Total luas lahan kawasan industri mencapai 94.054 hektare.

”Pertumbuhan kawasan industri juga bertambah cukup signifikan dalam 5 tahun terakhir, baik secara jumlah maupun luas lahan,” katanya.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko Cahyanto lebih detail menjelaskan, dalam catatan Kemenperin, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan kawasan industri. Masih ada beberapa permasalahan, khususnya yang terkait dengan pengembangan kawasan.

”Misalnya, tata ruang, ketersediaan dan tumpang tindih lahan, izin lingkungan, serta ketersediaan bahan baku energi,” ujar Eko.

Dia mengamini bahwa Kemenperin sedang mendorong percepatan sejumlah proyek kawasan industri yang masuk PSN.

”Kecepatan kita mengeksekusi ini sangat penting. Selesai itu bukan selesai proyeknya, tapi sudah mulai beroperasi,” tegasnya.

Di sisi lain, Colliers Indonesia memaparkan data bahwa pasar lahan industri di Indonesia mencapai tonggak yang signifikan hingga kuartal III 2024. Jumlah serapannya bahkan melampaui total penjualan 2023 dan melebihi rekor yang dicapai sejak 2020. Penyerapan lahan hingga 2024 mencapai 320 hektare sehingga menjadi peningkatan yang substansial dibandingkan rata-rata tahunan seluas 200 hektare yang tercatat dari 2020 hingga 2023.
Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto me-ngatakan, kinerja yang baik itu menandakan pemulihan kuat serta pertumbuhan yang kokoh dalam sektor industri.

”Ekspansi cepat dari sektor kendaraan listrik (EV) ditambah dengan kontribusi yang konsisten dari sektor industri utama lainnya menandai periode ini sebagai fase transformasi bagi sektor tersebut,” ujar Ferry.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Sanny Iskandar menuturkan, kawasan industri Indonesia memiliki daya tarik kuat bagi investor global.

”Dalam konteks adanya tren relokasi pabrik dari Tiongkok, Indonesia memegang poin keunggulan dibandingkan dengan negara kompetitor di ASEAN seperti Vietnam, Thailand, atau Malaysia,” tuturnya. (*)

Artikel PSN Kawasan Industri Kantong Investasi Rp2.785 T pertama kali tampil pada News.

Jumlah Wisman ke Batam Oktober 2024 Turun 4,08 Persen, TPK Hotel Naik 1,60 Poin

0
Ilustrasi. Penumpang kapal feri yang mayoritas wisman asal Singapura dan Malaysia memadati Pelabuhan Internasional Batam Center beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam selama Oktober 2024 sebanyak 110.677 kunjungan. Angka ini turun 4,08 persen dibandingkan September 2024 yang mencapai 115.384 kunjungan. Meski demikian, dibandingkan Oktober 2023, jumlah kunjungan wisman meningkat signifikan sebesar 38,02 persen.

Kepala BPS Batam, Eko Aprianto, menjelaskan bahwa penurunan kunjungan wisman pada Oktober terjadi di seluruh pintu masuk Batam, termasuk Pelabuhan Ferry Batam Center, Nongsa Pura, Harbour Bay, Sekupang, dan Bandara Hang Nadim.

“Penurunan ini bisa dipengaruhi oleh faktor musiman, namun dibanding tahun lalu ada peningkatan signifikan karena situasi pandemi sudah berangsur pulih,” ujar Eko, Rabu (4/12).

Wisman asal Singapura mendominasi kunjungan ke Batam pada Oktober 2024, mencapai 53.830 kunjungan atau 48,64 persen dari total. Posisi kedua ditempati wisman Malaysia dengan 28.043 kunjungan (25,34 persen), diikuti China (3.538 kunjungan), India (2.942 kunjungan), dan Filipina (1.882 kunjungan).

Menariknya, wisman asal Korea Selatan mencatat peningkatan signifikan sebesar 22,64 persen dibandingkan September 2024. Total kontribusi dari 10 negara asal wisman terbesar mencapai 86,21 persen dari seluruh kunjungan.

Sementara itu, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada Oktober 2024 tercatat 55,66 persen, naik 1,60 poin dibandingkan September 2024 yang sebesar 54,06 persen. Jika dibandingkan Oktober 2023, TPK mengalami lonjakan 11,83 poin.

“TPK hotel berbintang 3 mencatat angka tertinggi sebesar 59,22 persen, sementara hotel berbintang 5 hanya mencapai 43,33 persen,” ungkap Eko.

Adapun rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang adalah 1,87 hari, sedikit turun 0,03 poin dibanding September 2024. Lama menginap tamu asing lebih tinggi, yakni 1,97 hari dibanding tamu domestik yang hanya 1,82 hari.

Eko menambahkan, meski terjadi penurunan kunjungan wisman, kenaikan TPK menunjukkan tren positif dalam sektor perhotelan yang semakin pulih dari dampak pandemi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Jumlah Wisman ke Batam Oktober 2024 Turun 4,08 Persen, TPK Hotel Naik 1,60 Poin pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemenkeu: Pelaksanaan PPN 12 Persen Bakal Lanjut

0
ilustrasi pajak.

batampos – Rencana kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen terus bergulir. Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Parjiono menuturkan, pemerintah akan tetap memperhatikan dampak kenaikan tarif PPN pada daya beli masya-rakat.

Parjiono menyebutkan, kebijakan kenaikan tarif PPN itu akan dikecualikan dari beberapa kelompok masyarakat miskin, sektor kesehatan, maupun pendidikan. ”Kami masih dalam proses ke sana, artinya akan berlanjut pelaksanaan PPN 12 persen. Tetapi, kami juga melihat dari (berbagai) sisi, khususnya menjaga daya beli masyarakat. Di situ kan pengecualiannya sudah jelas: untuk masyarakat miskin, kesehatan, pendidikan, dan seterusnya di sana,” ujarnya dalam Sarasehan 100 Ekonom di Jakarta, Selasa (3/12).
Seperti diketahui, kenaikan tarif PPN tertuang dalam UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). UU tersebut mengatur tarif PPN sebesar 11 persen berlaku pada 1 April 2022 dan 12 persen berlaku paling lambat 1 Januari 2025.

UU HPP juga mengatur pemberian fasilitas pembebasan PPN terhadap bahan pokok, jasa pendidikan, jasa kesehatan, dan jasa keuangan. Hal itu bertujuan menahan dampak kenaikan tarif PPN kepada daya beli masyarakat.

Parjiono memastikan, keberadaan subsidi bakal menjadi jaring pengaman. Saat ini, pemerintah tengah fokus menjaga daya beli masyarakat. Yakni, dengan menjalankan program-program perlindu-ngan sosial. Hal itu berkorelasi pada keberadaan subsidi dan insentif perpajakan.

”Daya beli jadi salah satu prioritas, kita perkuat juga subsidi jaring pengaman. Kalau kita lihat juga insentif perpajakan, kan yang lebih banyak menikmati kelas menengah atas,” tambah dia.

Sementara itu, Direktur Eksekutif The Institute for Development of Economics and Finance Esther Sri Astuti me-ngatakan, target pertumbuhan ekonomi 8 persen diperlukan orkestrasi pemerintahan yang smart untuk segera menyelesaikan berbagai tantangan dan pekerjaan rumah yang ada.

Saat ini, jika melihat struktur pertumbuhan ekonomi, konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi 51 persen. Esther menilai untuk mencapai target 8 persen, tidak mung-kin hanya mengandalkan konsumsi.

”Tetapi, harus mengaktifkan mesin ekonomi dari investasi, ekspor, dan pengeluaran pemerintah,” ucapnya.

Namun, saat ini masalah yang harus diatasi pemerintah terlebih dahulu adalah daya beli masyarakat yang melemah. Pelemahan itu dinilai berisiko menghambat pertumbuhan ekonomi.

Sebagai catatan, pelemahan daya beli terlihat dari pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang di bawah 5 persen pada kuartal III 2024. Indeks keyakinan konsumen (IKK) juga anjlok menjadi 121,1 pada Oktober 2024 atau terendah sejak Desember 2022.
Daya beli yang paling tertekan adalah kelas menengah ke bawah. ”Bagi kelompok menengah ke atas, kondisinya sangat berbeda. Sebab, pertumbuhannya masih tinggi,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menyebut kenaikan PPN 12 persen akan ditunda. Sebab, pemerintah berencana untuk memberikan stimulus atau insentif terlebih dahulu kepada masyarakat melalui bantuan sosial. Dengan begitu, konsumsi masyarakat bisa dikerek terlebih dulu. (*)

Artikel Kemenkeu: Pelaksanaan PPN 12 Persen Bakal Lanjut pertama kali tampil pada News.

Panen Kacang Panjang di Lapas Kelas II A Batam, WBP Dilatih Kemandirian

0
Foto. Pegawai dan WBP Lapas Batam panen kacang panjang hasil program pembinaan kemandirian. Foto: Humas Lapas Batam untuk Batam Pos

batampos – Pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Batam memanen kacang panjang hasil budidaya, Selasa (3/12). Panen ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang diwajibkan bagi WBP di Lapas Batam.

Program pembinaan kemandirian ini dirancang untuk membekali WBP dengan keterampilan sesuai bakat dan minat mereka. “Tujuan utamanya adalah agar mereka memiliki kemampuan bersaing, bekerja, atau bahkan membuka usaha sendiri setelah kembali ke masyarakat,” ujar Kepala Lapas Batam, Heri Kusrita.

Kacang panjang yang dipanen kali ini ditanam dua bulan lalu di area brandgang, yakni lahan kosong yang berfungsi sebagai pembatas antara bangunan Lapas dan pagar tembok. Program ini melibatkan puluhan WBP yang berminat di bidang pertanian.

Heri Kusrita menjelaskan bahwa Lapas Batam memiliki berbagai program pembinaan kemandirian, seperti bercocok tanam, budidaya ikan, pelatihan mekanik mesin, hingga meubel.

“Banyak diantara program ini disertai dengan sertifikasi, sehingga WBP memiliki nilai tambah saat mereka bebas nanti,” tambahnya.

Menurut Kasubsi Bimbingan Kerja (Bimker) Lapas Batam, Hasja, program budidaya kacang panjang telah berjalan selama dua bulan. Hasil panen kali ini dinilai cukup memuaskan. “Kacang panjang yang dipanen akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sayuran WBP dan pegawai di Lapas,” jelasnya.

Program bercocok tanam ini tak hanya memberikan bekal keterampilan, tetapi juga melatih kedisiplinan dan kerja sama di antara WBP. Proses dari penanaman hingga panen dilakukan dengan pendampingan petugas yang berpengalaman di bidang pertanian.

Panen kacang panjang ini menunjukkan hasil positif dari program pembinaan yang dijalankan Lapas Batam. Selain menciptakan suasana produktif di dalam Lapas, kegiatan ini juga memberikan manfaat langsung bagi penghuni dan pegawai.

Dengan keberhasilan ini, Lapas Batam berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian lainnya. “Kami berharap WBP yang mengikuti program ini dapat kembali ke masyarakat dengan kepercayaan diri dan kemampuan yang lebih baik,” tutup Heri Kusrita. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Panen Kacang Panjang di Lapas Kelas II A Batam, WBP Dilatih Kemandirian pertama kali tampil pada Metropolis.