ILustrasi: Seorang pemilik pangkalan menunjukkan tabung gas 3 Kg di tempatnya.
batampos – Sejumlah masyarakat masih mengeluhkan ketersediaan gas 3 kg di pangkalan resmi yang banyak kosong. Bahkan beberapa pedagang memutuskan tutup usaha karena sulit mencari gas melon.
Seperti dirasakan Atik, warga Tanjungsengkuang, Batuampar yang kesulitan untuk mencari gas melon. Ia pun sudah berkeliling ke beberapa pangkalan di Batuampar hingga Bengkong, namun tak berhasil.
“Susah banget cari gas melon. Sudah keliling pangkalan gas, kosong semua,” ujar Atik.
Menurutnya, kondisi ini cukup membuat ia rugi karena tak berjualan. Padahal sebelumnya ia dengan mudah mendapatkan gas. Namun dua pekan terakhir gas melon susah dicari.
“Biasanya pasti ada setiap pangkalan, bahkan banjir. Sekarang susah, sudah hampir dua minggu,” kata Yosi, wanita 25 tahun ini.
Sementara Sales Branch Manager Rayon II Patra Niaga Kepri Gilang Hisyam Hasyemi mengatakan pihaknya sudah mengecek pangkalan di Nongsa dan Bengkong. Hasilnya, hanya beberapa pangkalan yang kosong.
Selebrasi Ragnar Oratmangoen berhasil cetak gol untuk Timnas Indonesia kontra Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram @timnasindonesia)
batampos – Timnas Indonesia kembali memberikan kejutan di kancah sepak bola internasional. Dalam laga krusial babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, skuad Garuda sukses menahan imbang tuan rumah Arab Saudi dengan skor 1-1. Hasil gemilang ini tak hanya memberikan satu poin berharga bagi Timnas Indonesia, tetapi juga memengaruhi ranking FIFA mereka.
Berkat hasil tersebut, Timnas Indonesia kini naik tiga peringkat di ranking FIFA, menempati posisi ke-131 dunia.
Laga yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Jumat (6/9), berjalan sengit. Meski tampil di kandang lawan yang merupakan salah satu kekuatan besar sepak bola Asia, Timnas Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit dan keluar dengan hasil positif. Gol dari Ragnar Oratmangoen pada babak pertama berhasil membuat Timnas Indonesia unggul lebih dulu, sebelum akhirnya Arab Saudi menyamakan kedudukan di penghujung babak pertama.
Hasil imbang ini sangat berharga, mengingat Arab Saudi saat ini berada di peringkat 56 FIFA, jauh di atas Timnas Indonesia. Performa apik anak asuh Shin Tae-yong ini tak hanya membuat publik sepak bola Tanah Air bangga, tetapi juga berdampak pada perbaikan ranking FIFA Timnas Indonesia yang kini melonjak ke posisi 131 dunia.
Timnas Indonesia masuk ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan status underdog, terutama ketika harus bersaing dengan tim-tim kuat seperti Jepang, Australia, Arab Saudi, China, dan Bahrain di Grup C. Namun, hasil imbang melawan Arab Saudi membuktikan bahwa Timnas Indonesia bukanlah tim yang bisa diremehkan.
Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia menunjukkan pertahanan yang solid dan serangan balik yang cepat. Ragnar Oratmangoen menjadi pahlawan Timnas Indonesia setelah berhasil memanfaatkan umpan terukur di menit ke-19 dan menjebol gawang Arab Saudi. Meski pada akhirnya Arab Saudi mampu menyamakan kedudukan lewat gol di penghujung babak pertama, Timnas Indonesia tetap mampu menahan gempuran serangan demi serangan dari tuan rumah hingga akhir laga.
Poin penting yang diperoleh di laga ini jelas menjadi modal besar bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi laga-laga berikutnya di grup yang sangat kompetitif ini. Selain itu, hasil ini juga menunjukkan progres signifikan dari tim yang dilatih oleh Shin Tae-yong. Sang pelatih asal Korea Selatan tersebut berhasil mengangkat performa Timnas Indonesia, tidak hanya di atas lapangan, tetapi juga dari segi taktik dan mentalitas.
Salah satu dampak positif dari hasil imbang ini adalah kenaikan ranking FIFA Timnas Indonesia. Setelah pertandingan melawan Arab Saudi, Timnas Indonesia mendapatkan tambahan 6,88 poin, yang membuat total poin FIFA mereka menjadi 1.115,61. Dengan tambahan poin tersebut, Timnas Indonesia berhasil naik tiga peringkat, dari posisi 134 ke 131 dunia.
Sementara itu, bagi Arab Saudi, hasil imbang ini menjadi pukulan tersendiri. Meskipun mereka masih berada di peringkat 56 FIFA, Arab Saudi harus kehilangan 6,88 poin akibat gagal meraih kemenangan di kandang sendiri. Total poin mereka kini menjadi 1.424,42, yang tentu saja membuat mereka semakin tertekan mengingat persaingan di Grup C sangat ketat.
Kenaikan peringkat ini tentu menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia. Setelah beberapa tahun berada di peringkat yang tidak ideal, peningkatan peringkat ini memberikan sinyal positif bahwa Timnas Indonesia mulai menunjukkan perkembangan. Selain itu, kenaikan peringkat juga bisa meningkatkan kepercayaan diri pemain dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Setelah sukses menahan imbang Arab Saudi, tantangan berat lainnya sudah menanti Timnas Indonesia. Pada Selasa, 9 September 2024, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga ini diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Timnas Indonesia, mengingat Australia adalah tim yang memiliki tradisi kuat di ajang sepak bola Asia.
Namun, dengan modal hasil imbang melawan Arab Saudi dan dukungan penuh dari suporter Timnas Indonesia, Timnas Garuda diharapkan bisa memberikan perlawanan yang sengit. Strategi permainan cepat dan serangan balik yang diandalkan oleh Shin Tae-yong kemungkinan besar akan kembali menjadi andalan di laga ini.
Australia, yang berada di ranking FIFA jauh di atas Timnas Indonesia, tentu datang dengan ambisi besar untuk meraih poin penuh. Namun, jika Timnas Indonesia bisa bermain solid seperti saat melawan Arab Saudi, bukan tidak mungkin kejutan lain akan terjadi di SUGBK.
Perkembangan pesat Timnas Indonesia tidak lepas dari tangan dingin Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan ini berhasil membawa perubahan signifikan dalam performa timnas, baik dari segi taktik maupun mentalitas bertanding. Setelah beberapa tahun mengalami pasang surut, Timnas Indonesia kini tampil lebih percaya diri dan terorganisir di lapangan.
Shin Tae-yong tampaknya berhasil memaksimalkan potensi para pemain muda Timnas Indonesia serta menggabungkannya dengan beberapa pemain naturalisasi yang memiliki pengalaman internasional. Kombinasi ini membuat Timnas Indonesia semakin kompetitif, bahkan saat menghadapi tim-tim besar di Asia.
Kinerja lini pertahanan yang solid juga menjadi salah satu kunci sukses Timnas Indonesia menahan Arab Saudi. Maarten Paes, penjaga gawang naturalisasi asal Belanda, tampil luar biasa dengan beberapa penyelamatan penting yang menggagalkan upaya Arab Saudi mencetak gol tambahan. Begitu pula dengan peran para gelandang seperti Thom Haye dan Ivar Jenner, yang mampu menjaga keseimbangan tim di tengah tekanan dari tim tuan rumah.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 masih panjang, dan perjalanan Timnas Indonesia di Grup C baru saja dimulai. Namun, hasil imbang melawan Arab Saudi dan kenaikan ranking FIFA memberikan harapan besar bahwa Timnas Indonesia bisa terus bersaing dan mungkin saja menciptakan kejutan di grup ini.
Dengan masih ada sembilan pertandingan tersisa, Timnas Indonesia harus tetap fokus dan konsisten di setiap pertandingan. Tantangan yang dihadapi tidak mudah, tetapi dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan penuh dari suporter, bukan tidak mungkin Timnas Indonesia bisa meraih hasil yang lebih baik lagi di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Satu hal yang pasti, hasil positif melawan Arab Saudi dan kenaikan ranking FIFA menjadi motivasi tambahan bagi para pemain dan staf pelatih untuk terus bekerja keras. Mereka harus memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk meraih poin dan menjaga asa menuju Piala Dunia 2026.
Meroketnya tiga peringkat di ranking FIFA menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia sedang berada di jalur yang tepat dalam upaya mereka bersaing di level internasional. Meskipun jalan menuju Piala Dunia 2026 masih panjang, setiap poin yang didapat akan sangat berarti. Hasil imbang melawan Arab Saudi dan kenaikan ranking FIFA ini tentu menjadi suntikan motivasi besar bagi Timnas Indonesia untuk melanjutkan perjuangan mereka di babak kualifikasi.
Pertandingan selanjutnya melawan Australia di Gelora Bung Karno akan menjadi tantangan berikutnya yang harus dihadapi. Semoga dengan semangat pantang menyerah dan dukungan penuh dari masyarakat Timnas Indonesia, skuad Garuda mampu memberikan hasil terbaik dan terus melaju di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (*)
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor KPU RI, Jakarta. ANTARA/Narda Margaretha Sinambela.
batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat ada 41 daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal pada Pilkada 2024 berdasar data per Rabu (4/9) pukul 23.59 WIB.
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin mengatakan, 41 daerah itu terdiri atas satu provinsi, 35 kabupaten dan lima kota. Berdasar data dari KPU, Kamis (5/9), tersisa 41 wilayah dengan calon tunggal, dari yang sebelumnya sebanyak 43 wilayah.
”KPU telah membuka perpanjangan pendaftaran pencalonan kepala daerah Pemilihan Serentak 2024 khusus bagi daerah yang memiliki calon tunggal, pada 2-4 September 2024. Perpanjangan pendaftaran pencalonan tersebut telah ditutup pada Rabu (4/9) pukul 23.59 waktu setempat,” kata Afif dalam keterangannya seperti dilansir dari Antara, Kamis (5/9).
Sebelumnya, KPU menyebut ada 43 wilayah yang terdapat calon tunggal. Dua daerah yang telah terdapat penambahan calon ialah Kabupaten Puhowatu, Gorontalo, dan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara.
Calon tunggal akan berhadapan dengan kotak kosong saat pemungutan suara 27 November. Meski begitu, KPU juga tetap akan melakukan pengundian nomor urut bagi daerah yang hanya memiliki calon tunggal.
Berikut wilayah dengan calon tunggal dalam Pilkada 2024:
batampos-Mantan Pengacara Pemprov Kepri, Andi Muhammad Asrun mengatakan, rekrutmen terselebung yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri berpotensi terjadi pungli. Karena proses ini, terkesan ditutup-tutupi oleh Disdik Provinsi Kepri.
“Proses yang dilakukan secara diam-diam, tentu berpotensi mengandung sesuatu. Artinya tidak menutup kemungkinan terjadinya pungli,” ujar Andi Muhammad Asrun, Kamis (5/9) malam.
Mantan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini mengatakan, yang nama rekrutmen atau seleksi tentu harus dilakukan secara terbuka. Bukan dengan cara sembunyi-sembunyi, sehingga terkesan telah terjadi konspirasi. Ditegaskannya, jika benar ini berpotensi menjadi masalah hukum.
“Apalagi ini adalah tahun politik, jangan sampai menjadi persoalan hukum. Karena ini akan menjadi peluru tembak untuk Gubernur Kepri, Ansar Ahmad yang merupakan kandidat petaha,” tegasnya.
Lebih lanjut katanya, dengan situasi yang terjadi ini, Aparat Penegak Hukum (APH) atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menelusuri. Karena tidak menutup kemungkin telah terjadinya bagi-bagi jatah. Karena proses rekrutmen honorer harus mempertimbangkan pada kemampuan anggaran daerah.
”Harusnya juga dikonsultasikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Artinya, bukan inisiatif sendiri oleh Disdik Provinsi Kepri,” tutupnya.
Dari informasi di internal Disdik Provinsi Kepri mengatakan, proses rekrutmen honorer disdik Kepri sudah beraroma pungli. Selain itu, informasinya nama-nama yang direkrut masih memiliki hubungan dengan sejumlah pejabat di Disdik Provinsi Kepri.
“Indikasi kesana (pungli,red) sudah mencuat. Menurut saya ini bisa jadi celah bagi APH untuk melakukan penelusuran, terkait masalah ini,” ujar sumber Batampos di Disdik Provinsi Kepri.
Sementara itu, sampai saat ini, Kadisdik Provinsi Kepri, Andi Agung masih bungkam. Karena belum memberikan respon apapun. Berbeda dengan pertama kali dikonfirmasi, dimana ia menegaskan tidak ada rekrutmen honorer baru. Melainkan perubahan status honorer komite atau sekolah menjadi PTK Non ASN Disdik Provinsi Kepri.(*)
Kiper Timnas Indonesia yang bermain dengan FC Dallas Maarten Paes mulai menjalani debut pada laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jeddah, Arab Saudi. (ANTARA/instagram @maartenpaes)
batampos – Penyelamatan penalti dari kiper timnas Indonesia Maarten Paes mewarnai hasil imbang 1-1 pada laga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra tuan rumah Arab Saudi, Jumat (6/9) dini hari WIB.
Paes menggagalkan tendangan penalti kapten Arab Saudi Salem Al Dawsari pada menit ke-79 yang membuat pertandingan tersebut berakhir sama kuat. Pada laga yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, itu, Indonesia melesakkan gol terlebih dahulu melalui Ragnar Oratmangoen sebelum dibalas Arab Saudi via sepakan Musab Aljuwayr.
Alih-alih bertahan, timnas Indonesia menerapkan permainan menyerang saat melawan Arab Saudi yang langganan tampil di Piala Dunia. Strategi tersebut membuat Arab Saudi kelabakan. Hasilnya, Indonesia berhasil mencuri gol terlebih dahulu melalui Ragnar Oratmangoen pada menit ke-19.
Namun, pada menit ke-45+3, Arab Saudi sukses menyamakan kedudukan lewat Musab Aljuwayr. Paro pertama pun berakhir sama kuat 1-1.
Pada babak kedua, Arab Saudi menunjukkan taring mereka yang sebenarnya. Percobaan-percobaan tembakan ke arah gawang Indonesia dilancarkan, tetapi barisan pertahanan Garuda mampu menahan dengan baik.
Petaka untuk Indonesia datang pada menit ke-77. Maarten Paes, penjaga gawang klub FC Dallas yang mencatatkan debut di timnas Indonesia pada laga tersebut, melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti, menekel penyerang Arab Saudi Feras Albrikan.
Namun, Paes mampu bertanggung jawab atas kesalahannya dengan menepis sepakan 12 pas kapten Arab Saudi Salem Al Dawsari. Setelah itu, Maarten Paes melakukan setidak-tidaknya dua kali penyelamatan penting lainnya yakni pada menit ke-88 dari sepakan jarak jauh Mohammed Kanno dan ke-90+3 ketika berhadapan satu lawan satu dengan Feras Albrikan.
Tidak ada gol tambahan yang hadir sampai laga tersebut tuntas. Indonesia pun sukses membawa pulang satu poin di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Susunan pemain kedua tim
Arab Saudi: Mohammed Al Owais-kiper, Sultan Al Ghannam (89′-Abbas Alhassan), Ali Lajami, Ali Al Bulayhi, Moteb Alharbi (33′-Saud Abdulhamid), Hassan Al Tambakti, Musab Aljuwayr, Salem Al Dawsari (kapten, 89′-Fahad Almuwallad), Abdullah Al Khaibari (45′-Abdulrahman Ghareeb), Mohammed Kanno, Abdullah Radif (58′-Feras Albrikan).
Indonesia: Maarten Paes, Calvin Verdonk, Jay Idzes (kapten), Rizky Ridho (80′-Muhammad Ferarri), Nathan Tjoe A On, Sandy Walsh (68′-Asnawi Mangkulam), Thom Haye (59′-Marselino Ferdinan), Ivar Jenner (80′-Ivar Jenner), Ragnar Oratmangoen, Witan Sulaeman (58′-Shayne Pattynama), Rafael Struick.
Wisman saat tiba Pelabuhan Fery Internasional Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Pemerintah pusat resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2024 tentang Bebas Visa Kunjungan. Dalam aturan ini, ada tiga negara baru, yakni Suriname, Hong Kong, dan Kolombia, yang mendapatkan fasilitas bebas visa kunjungan ke Indonesia.
Namun, di Kepri, pelaku pariwisata masih belum sepenuhnya puas dengan kebijakan tersebut. Pasalnya, negara-negara yang dinilai potensial untuk mendukung peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri, seperti Jepang, China, Taiwan, Korea Selatan, dan India, belum termasuk dalam daftar negara yang memperoleh bebas visa.
Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepri, Yeyen Heryawan mengatakan, dari 13 negara yang tercantum dalam Perpres tersebut, tak satupun berasal dari 20 negara potensial yang sebelumnya diusulkan Kepri untuk mendapatkan fasilitas bebas visa.
Meski begitu, ia mengapresiasi adanya kebijakan khusus yang memberikan kemudahan bagi Permanent Resident (PR) Singapura untuk berkunjung ke Kepri. Yang jelas, bakal berdampak positif pada kunjungan wisman ke Kepri.
“Kami masih menunggu petunjuk teknis dari kementerian terkait untuk pelaksanaan Perpres ini,” ujar Yeyen, Kamis (5/9).
Para pelaku pariwisata di Kepri masih menanti kabar baik terkait usulan bebas visa bagi 20 negara potensial tersebut. Hal itu dikarenakan sektor pariwisata sangat bergantung pada kunjungan wisman.
“Jika peraturan mengenai 20 negara tersebut diterbitkan pada Oktober seperti yang dijanjikan, itu bisa menjadi kado bagi pelaku wisata, terutama untuk menyambut pariwisata tahun 2025,” katanya.
Jika peraturan mengenai 20 negara potensial diterbitkan, Kepri berpeluang menjadi penyumbang wisman terbesar di Indonesia. Bagi Yeyen, potensi itu akan terus ada, dan bebas visa bagi negara yang dimaksudkan itu adalah kuncinya.
“Namun, untuk saat ini, kami belum puas karena daftar negara yang diusulkan tidak masuk dalam peraturan terbaru,” kata Yeyen.
Pihaknya terus berkomunikasi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, guna mendorong percepatan penerbitan aturan terkait negara-negara potensial.
Ia ingin, peraturan baru yang memasukkan daftar negara potensial tersebut bisa segera diterbitkan, setidaknya untuk negara-negara besar seperti China, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, dan India.
“Wisman dari negara-negara tersebut sebenarnya ingin sekali datang ke Kepri, tetapi terganjal aturan Visa on Arrival (VoA) yang dinilai memberatkan. Kami berharap ada kelonggaran agar wisman bisa kembali berkunjung,” ujar Yeyen.
Menyoal VoA, hal serupa pun sempat disampaikan oleh Ketua DPC Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Batam, Andi Xie. Berkaca pada negara-negara ASEAN lain, semua sudah bebas VoA tanpa syarat dan batasan negara.
Paling tidak, lanjutnya, pemerintah memberikan kelonggaran lainnya semisal visa kunjungan 7 hari. Itu akan memicu lebih besar lagi kunjungan wisman ke Kepri dan Batam pada khususnya.
“Kalau aturannya begitu, ya sebenarnya sama saja, tidak ada pengaruh yang begitu signifikan. Harusnya Indonesia harus mengikuti jejak negara lain di ASEAN, yang semuanya sudah menghapus VoA,” kata Andi.
Meski demikian, ia tetap optimistis target kunjungan wisman ke Batam dapat terwujud, meski ada sedikit kekecewaan yang dirasakan. (*)
Pengumuman BKN yang memperbolehkan Pelamar CPNS 2024 menggunakan meterai tempel. (Instagram @bkngoidofficial)
batampos – Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi mengumumkan para pelamar CPNS 2024 diperbolehkan menggunakan meterai tempel mulai hari ini, Kamis (5/9), pukul 20.00 WIB.
Kebijakan baru ini tertuang dalam Surat Kepala BKN nomor 5915/B-SI.02.03/SD/E/2024.
Sebelumnya, pelamar CPNS 2024 hanya diperbolehkan menggunakan e-meterai atau meterai elektronik saja untuk melengkapi pada dokumen persyaratan CPNS 2024.
Dengan adanya kebijakan ini, para pelamar CPNS 2024 bisa memilih akan menggunakan meterai tempet atau e-meterai dalam dokumen persyaratannya.
“Mulai hari ini pukul 20.00 WIB pelamar CPNS diperbolehkan menggunakan meterai tempel atau e-meterai,” bunyi pengumuman resmi BKN di akun Instagram, @bkngoidofficial, Kamis (5/9).
Untuk diketahui, kebijakan ini ditetapkan BKN usai situs resmi e-meterai milik BUMN Perum Peruri dikeluhkan error oleh pelamar CPNS 2024 jelang penutupan pendaftaran. Dampaknya, pendaftaran CPNS 2024 akhirnya diperpanjang dan akan ditutup pada 10 September mendatang.
Lebih lanjut, dalam pengumumannya BKN juga mengingatkan agar pelamar berhati-hati dalam menggunakan meterai, baik tempel maupun e-meterai.
Penggunaan meterai palsu atau meterai yang sudah digunakan dapat mengakibatkan pelamar tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi dan tidak lolos seleksi administrasi.
“Bagi pelamar yang menggunakan meterai palsu atau meterai yang sudah digunakan, maka dapat mengakibatkan TMS dalam seleksi administrasi,” tegas BKN.
Sebelumnya, Perum Peruri menjadi trending topic di kanal media sosial X sejak Rabu (4/9) hingga hari ini Kamis (5/9). Hal ini berkaitan dengan situs meterai-elektronik.com milik Peruri yang tak bisa diakses.
Keluhan ini banyak disampaikan para netizen dan juga pelamar CPNS 2024. Pasalnya, pada rekrutmen tahun ini e-meterai yang dikeluarkan Peruri itu menjadi syarat wajib bagi pelamar untuk disematkan pada sejumlah dokumen pendaftaran CPNS 2024.
Mereka mengeluh lantaran sulit untuk mengakses e-meterai yang sudah berhasil dibeli hingga tidak bisa melakukan pembubuhan di dokumen persyaratan.
Selain itu, banyak pelamar yang belum mendapatkan e-meterai padahal saldo e-wallet atau mbankingnya sudah kepotong.
Dari banyak keluhan yang terhitung sudah dua hari berlangsung, hingga malam ini situs meterai-elektronik.com belum sepenuhnya pulih. Hingga akhirnya BKN memutuskan untuk memperbolehkan pelamar CPNS menggunakan meterai tempel. (*)
batampos– Bupati Karimun Aunur Rafiq akan melakukan cuti sebagai Bupati Karimun saat telah ditetapkan menjadi calon wakil gubernur yang mendampingi Muhammad Rudi sebagai calon gubernur kepri. Dimana, dirinya cuti pada 22 September hingga 23 November atau selama 2 bulan mendatang.
” Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat kabupaten Karimun. Mari kita sukseskan Pilkada Kepri, jangan ada saling caci maki, saling fitnah di media sosial (medsos). Mari kita berikan pembelajaran politik yang santun,” tuturnya, Kamis, (5/9).
Dengan demikian, proses pilkada selama 2 bulan kedepan jangan ada perpecahan. Politik itu damai dan indah, mari berkopetisi dengan sehat berikan pembelajaran politik kepada masyarakat. Tidak hanya di tingkat Provinsi tapi kabupaten kota juga.
” Insyallah, siapapun yang akan terpilih itulah yang terbaik. Paling penting jangan ada perpecahan ditengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Sedangkan, tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum terbayarkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun ia mengatakan, akan segera dibayarkan pada bulan September ini.
” Saya sebagai pemimpin pasti ingin membahagiakan ASN. Dan, akan kita bayarkan TPP kepada para ASN. Tolonglah, dinetrallisir tentang TPP itu. Jangan dijadikan konsumsi politik,” jawabnya.(*)
Suami Sandra Dewi Harvey Moeis jalani sidang perdana sebagai terdakwa kasus pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan di PT Timah Tbk, PN Jakarta Pusat.(Dery Ridwansah)
batampos – Kepala Divisi Operasional PT Refined Bangka Tin (RBT), Agus Susanto mengaku mengenal suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis. Namun, ia menyatakan tidak tahu secara jelas posisis Harvey Moeis di PT RBT.
Pernyataan itu disampaikan Agus saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pada pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022 yang menjerat Harvey Moeis, Suparta, dan Reza Andriansyah dari pihak PT Refined Bangka Tin (RBT).
“Terus terang kalau di group itu saya tidak tahu posisi Pak Harvey, tapi kalau di group ditanya, saya pasti harus jawab kan Pak. Itu sih sebetulnya, itu yang jawaban saya ini adalah saya hanya menghormati, meskipun saya tidak tahu posisinya apa,” kata Agus saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (5/9).
Mendengar pernyataan Agus, jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung (Kejagung) menelisik apakah Harvey Moeis ikut mengawasi seluruh produksi pertambangan biji timah di PT RBT. “Ya tentunya kalau di group, anggotanya memahami apa perkembangan yang di group tersebut,” ungkap Agus.
Jaksa pun kembali mempertanyakan kewenangan Harvey Moeis di PT Refined Bangka Tin (RBT) yang mengakibatkan PT Timah menyebabkan kerugian negara. Menurut Agus, dirinya awalnya dikenalkan oleh Suparta, yang merupakan Direktur Utama PT RBT.
“Itu tadi, dari awal bahwasanya saya sendiri dikenalkan oleh Pak Suparta. Jadi sebetulnya Pak Harvey siapa, itu saya juga tidak memahami,” ucap Agus.
“Demikian juga karena saya domisilinya ada di Bangka, Pak Suparta dan Pak Harvey di Jakarta, sehingga apapun aktivitasnya dari Pak Harvey dan Pak Suparta selama di Jakarta saya tidak tahu,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis didakwa atas kasus dugaan korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk periode 2015–2022.
Harvey Moeis didakwa terkait posisinya sebagai perwakilan PT Refined Bangka Tin (RBT). Harvey Moeis disebut diuntungkan senilai Rp 420 miliar bersama Crazy Rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim.
Harvey Moeis sebagai perwakilan PT RBT berperan mengkoordinasi pengumpulan uang pengamanan dari para perusahan smelter swasta di Bangka Belitung. Perusahaan smelter itu yakni CV Venus Inti Perkasa, PT Sariwiguna Binasentosa, PT Stanindo Inti Perkasa, dan PT Tinindo Internusa. Perbuatan Harvey Moeis itu sepengetahuan petinggi PT RBT, yakni Suparta selaku direktur utama dan Reza Andiransyah selaku direktur pengembangan usaha.
Masing-masing perusahaan itu menyetor besaran uang pengamanan yang berbeda, dari USD 500 sampai dengan USD 750 untuk setiap ton bijih timah. Uang itu dikumpulkan dalam bentuk seolah-olah corporate social responsibility (CSR) PT RBT.
Selain itu, Harvey Moeis juga didakwa pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) yakni Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)
Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda memusnahkan narkoba saat gelar perkara di Mapolresta Barelang, Selasa (7/5). F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan seluruh personel Polresta Barelang yang terlibat penyalaahgunaan barang bukti narkotika jenis sabu belum seluruhnya selesai menjalankan Sidang Kode Etik Profesi atau sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).
“Putusan hasil sidang KKEP masih kita tunggu,” ujarnya, Kamis (5/9).
Informasi yang didapatkan, sidang terhadap perwira yang berjumlah tiga orang telah selesai dilaksanakan. Adapun, hasilnya personel tersebut dijatuhkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH).
Disinggung hasil putusan sidang ini, Pandra enggan berkomentar. “Kita masih tunggu hasilnya secara keseluruhan 10 terperiksa,” katanya.
Diketahui, sidang ini berlangsung tertutup dan dipimpin oleh Irwasda Polda Kepri, Kombes Sri Satyatama, dan Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Ferry Irawan.
Sesuai aturannya, sidang etik Polri dilaksanakan paling lambat 14 hari kerja, terhitung sejak diterbitkannya keputusan pembentukan KKEP.
“Nanti disampaikan keseluruhan. Saat ini saya masih di Jakarta,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Barelang diperiksa dan ditahan Propam Polda Kepri. Para personel ini diduga bermain dengan bandar sabu di Kampung Aceh, Mukakuning berinisial As.
Informasi yang didapatkan, personel yang diperiksa tersebut berjumlah 9 orang, termasuk Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda.
“Kasusnya itu sejak pekan lalu,” ujar salah seorang sumber Batam Pos di Mapolresta Barelang.
Kasus ini bermula saat Ditres Narkoba Polda Kepri menangkap As dengan barang bukti 1 kilogram sabu. Dari pemeriksaan, As mengaku barang bukti itu didapatkan atau dibeli dari personel Satres Narkoba Polresta Barelang dengan nilai ratusan juta rupiah.
Oleh pengakuan As tersebut, Propam Polda Kepri memeriksa salah seorang anggota yang menjual sabu itu. Dan anggota tersebut mengaku perbuatannya atas perintah atasannya atau Kasat Narkoba. (*)