
batampos – Philips Industries Batam bersama WCD Kepri sukses melaksanakan aksi penanaman pohon di area Taman Wisata Alam (TWA) Muka Kuning, sebagai bagian dari peringatan World Cleanup Day 2024. Kegiatan ini melibatkan ratusan relawan dari Philips Industries dan WCD Kepri yang turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
Aksi penanaman ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurangi dampak lingkungan dan mendukung pelestarian hutan kota di area Muka Kuning. Total 150 bibit pohon berhasil ditanam selama kegiatan berlangsung.
“World Cleanup Day bukan hanya soal membersihkan sampah, tetapi juga soal memulihkan dan melindungi lingkungan. Melalui aksi penanaman pohon ini, kami berharap dapat berkontribusi pada keberlanjutan alam Batam dan mendorong lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan,” ujar Winda, Co Leader WCD Kepri.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.00 WIB ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat, organisasi, relawan, serta karyawan Philips Industries yang secara sukarela membantu dalam penanaman dan pemeliharaan pohon di area tersebut.
Selain aksi penanaman pohon, turut pula dilaksanakan aksi kebersihan di sepanjang jalan dari Area Industri Panbil menuju TWA Muka Kuning. Para relawan juga mengaplikasikan eco-enzyme di danau TWA Muka Kuning. Aksi ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendorong lebih banyak kegiatan serupa di masa mendatang.
“Kami dari PT Philips bangga berkolaborasi dengan WCD Kepri di TWA dalam kegiatan hari ini. Melalui aksi memungut sampah, menanam pohon, dan menuang eco enzim di danau, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengurangan plastik dan pemilahan sampah. Semoga langkah ini berdampak besar bagi kelestarian bumi dan menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli lingkungan, baik sekarang maupun di masa depan. Terima kasih kepada semua peserta atas kontribusinya,” kata Fathia Rani, Head of HR People Partner PT Philips Industries Batam.
World Cleanup Day 2024 di Kepri mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan nasional dan internasional, serta lembaga pemerintah yang turut menyukseskan acara tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta kesadaran yang lebih luas tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan, serta memotivasi masyarakat untuk terus berperan aktif dalam gerakan peduli lingkungan. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra




batampos — Stunting atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang merupakan permasalahan yang harus menjadi perhatian banyak pihak. Dalam upaya mengatasi dan mencegah stunting sebagai bentuk pemberian manfaat nyata di masyarakat, PT PLN Batam melaui Srikandi-nya kembali menggelar Srikandi Movement dengan mengangkat tajuk “Mendukung Generasi Sehat, Melalui Program Ibu Asuh” di Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Jumat (27/9).

batampps – Bagi banyak UMKM, menjalankan bisnis adalah tentang ketekunan dan adaptasi, terutama di tengah berbagai rintangan yang tak terduga. K-Wan, Ahza Patchwork, dan Reydi Snack adalah tiga contoh usaha yang berhasil bertahan dan bahkan berkembang di tengah pandemi dan tantangan ekonomi. Lewat dukungan dari program J&T Connect Run 2024, ketiganya kini mendapatkan bantuan operasional untuk memperkuat usaha mereka.

