Kabid Pengelolaan Infomasi, Administrasi dan Kependudukan Iwan Susila ketika memperlihatkan KTP-eL. f,TRI
batampos– Saat ini pelayanan untuk pencetakan e-KTP di Karimun akan terhenti untuk sementara waktu. Hal ini disebabkan blanko E-KTP sudah habis dan harus diajukan dan diambil ke Jakarta.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, M Tahar yang dikonfirmasi Batam Pos, Rabu (6/11) mengatakan, memang untuk saat ini blanko E-KTP sedang kosong, sehingga untuk pencetakan belum bisa dilakukan. ”Untuk tinta yang sebelumnya habis sudah kita beli. Tapi, saat ini yang habis itu blankonya (E-KTP),” ujarnya.
Memang, katanya, di Jakarta blanko E-KTP tersedia. Hanya saja, untuk Minggu ini belum bisa dilakukan disebabkan pada Minggu ini sedang ada rapot koordinasi dan dia tidak bisa menghadiri. Sehingga, sudah direncanakan Minggu depan baru bisa dilakukan pengambilan blanko E-KTP.
”Kita sudah ajukan untuk pengambilan blanko E-KTP itu sebanyak 6 ribu lembar. Namun, berdasarkan perhitungan kita kebutuhan blanko E-KTP sampai akhir tahun hanya 2 ribu lembar. Kenapa kita ambil banyak, alasannya biar tak berulang-ulang ke Jakarta dan tentunya untuk menghemat biaya,” ungkapnya.
Menyinggung tentang rencana percepatan pencetakan E-KTP untuk usia 17 tahun dan dalam mendukung Pilkada, Tahar menyebutkan, rencana tersebut tetap akan dijalankan mengingat surat edaran sudah dibuat beberapa hari lalu. ”Rencana itu tetap jalan dan akan dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu saja. Hanya saja, tentunya menunggu adanya blanko E-KTP,” jelasnya. (*)
Jajaran Polda Riau menggerebek dua rumah di Perumahan Culindo dan Kencana, tepatnya di RT03/RW04, Tiban Indah, Sekupang, Batam. F.Arjuna/Batam Pos
batampos – Pengrebakan lokasi penyimpanan barang bekas impor ilegal atau balpres di Tiban Indah, Sekupang yang dilakukan Polda Riau berdampak ke langkanya barang seken di Batam. Para penyelundup barang ilegal ini tengah menghentikan aktivitasnya atau tiarap.
“Lagi jalur merah. Barang gak masuk,” ujar Ismail, pedagang seken di Batuaji, Kamis (19/11).
Ia menjelaskan masuknya barang seken dari negara tetangga tersebut tengah dilirik oleh petugas. Ia memprediksi jalur merah ini akan berlangsung hingga awal tahun nanti.
“Tidak ada yang berani main (memasok barang seken) sampai awal tahun nanti,” katanya.
Ismail mengaku saat ini para pedagang hanya memanfaatkan stok balpres atau karungan yang lama. Namun, pedagang menjualnya dengan harga yang lebih mahal.
“Kalaupun ada barang, itu barang lama. Harganyapun perkarungnya lebih mahal,” ungkapnya.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto dalam program 100 hari kerja menekan tindak pidana penyelundupan barang-barang ilegal dari luar negeri.
“Sekarang banyak pedagang belanja langsung ke Singapur atau Thailand. Bawa koper, bukan karungan lagi,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Jajaran Polda Riau menggerebek dua rumah di Perumahan Culindo dan Kencana, tepatnya di RT03/RW04, Tiban Indah, Sekupang, Batam, yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan barang bekas impor ilegal atau balpres, Rabu (6/11).
Rumah nomor 15 dan 16, yang berwarna oranye dan berdempetan itu didapati telah disegel dengan garis polisi. Dari pantauan di lokasi, rumah tersebut terlihat tertutup rapat, namun beberapa unit sepeda motor tampak terparkir di beranda. (*)
Yopi Yusnandi, buruh bangunan yang membunuh Suhardi, rekan kerjanya dituntut 15 tahun penjara dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (7/11). F. Yashinta/Batam Pos
batampos – Yopi Yusnandi, buruh bangunan yang membunuh Suhardi, rekan kerjanya dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Abdullah. Pria berusia 43 tahun ini tidak terbukti melakukan pembunuhan berencana pasal 340 kuhp, namun hanya pasal pembunuhan biasa 338 kuhp.
Dalam amar tuntutan jaksa, perbuataan Yopi dengan sengaja dan sadar menghilangkan nyawa rekan kerjanya di Komplek Ruko kawasan Tanjung Piayu, Seibeduk. Yang mana pembunuhan dilakukan dengan cara memukul korban hingga tak sadarkan diri. Tak sampai disitu, terdakwa Yopi juga mengambil kompor gas dan menyalakannya diatas tubuh korban, hingga akhirnya api menyambar tubuh korban.
“Perbuataan terdakwa Yopi terbukti melakukan pembunuhan yang melanggar pasal 338 kuhp,” ujar jaksa.
Menurut Abdullah, hal memberatkan perbuataan terdakwa menghilangkan nyawa korban dan meresahkan masyarakat. Sedangkan hal meringankan terdakwa belum
Pernah dihukum.
“Menuntut terdakwa Yopi dengan 15 tahun penjara,” kata jaksa.
Atas tuntutan itu, terdakwa melalui penasehat hukum dari tim LBH Suara keadilan meminta waktununtuk pembelaan.
Sebelumnya, Yopi Yusnandi, menganiaya dan membakar Suryadi alias Yadi, rekan kerjanya hingga tewas di lokasi proyek pembangunan ruko depan perumahan Nusa , Seibeduk pada bulan Juli lalu. Ia mengaku sangat kesal dengan perilaku dan omongan korban selama mereka bekerja di lokasi proyek tersebut
Dalam persidangan, Yopi mengaku membunuh korban secara spontan setelah sempat cekcok dengan korban. Korban yang dipukul diarea kepala tumbang, dan kemudian dibakr oleh Yopi dengan kompor gas menyala. Saat dibakar korban masih dalam keadaan hidup, namun tak bisa bangkit saat dibakar. Korban pun meninggal dengan luka bakar sekujur tubuh. (*)
Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago.
batampos – Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) kembali ditinggal oleh anggotanya. Setelah Poltracking Indonesia menyatakan keluar dari Persepi, Parameter Politik Indonesia (PPI) dan Voxpol Center Research and Consulting menyusul menyatakan keluar dari Persepi. Informasi pengunduran diri itu dikonfirmasi oleh PPI dan Voxpol Center Research and Consulting.
Peneliti Senior PPI Adi Prayitno membenarkan informasi tersebut. Dia menyatakan bahwa alasan keluarnya PPI dari Persepi sudah dijelaskan dalam surat yang sudah mereka kirimkan.
”Alasan internal organisasi seperti di surat itu,” kata dia saat diwawancarai oleh JawaPos.com pada Kamis sore (7/11). Dalam surat tersebut, PPI menyampaikan dua alasan.
Pertama restrukturisasi kepengurusan PPI. Kedua evaluasi dan konsolidasi internal arah kebijakan PPI ke depan. Adi memastikan, keluarnya PPI dari Persepi tidak terkait dengan dinamika yang terjadi di organisasi tersebut belakangan ini. Yakni keluarnya Poltracking Indonesia. ”Nggak ada hubungannya (PPI keluar dengan Poltracking keluar),” ujarnya.
Menurut Adi, keluar atau masuknya lembaga survei dari organisasi seperti Persepi merupakan hal biasa. ”Ikut organisasi itu kan sifatnya sukarela. Keluar pun suka rela,” tegas dia.
Terkait dengan kemungkinan kembalinya PPI ke dalam organisasi Persepi setelah restrukturisasi dan konsolidasi internal selesai, dia menyerahkan semuanya kepada komposisi pengurus yang baru. Sementara itu, Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago hanya menjawab singkat saat dikonfirmasi oleh JawaPos.com terkait dengan keluarnya lembaga survei yang dia pimpin dari keanggotaan Persepi.
Ketua PWNU Provinsi Kepri, Mahbub Daryanto saat menyampaikan sambutan pada kegiatan PMKNU Angkatan I yang digelar di Asrama Haji Batam, Rabu (6/11) lalu. F. Humas Kemenag Kepri.
batampos – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kepr) menggelar Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) Angkatan I. Kegiatan ini, dipusatkan di Asrama Haji BP Batam, dan berlangsung dari 6-10 November 2024 mendatang.
Dalam laporannya, Ketua Tanfidziyah PWNU Kepri Mahbub Daryanto mengatakan, perkembangan organisasi Nahdlatul Ulama di Provinsi Kepri telah mengalami peningkatan. Kegiatan ini yang diisi oleh instruktur nasional dari PBNU bertujuan untuk meningkatkan kapasitas yang sudah ada.
“Dua tahun terakhir ini PWNU Kepulauan Riau telah mendorong berdirinya struktur MWCNU, lembaga-lembaga NU, termasuk juga badan-badan otonom NU,” ujar Mahbub saat pembukaan PMKNU di Aula Arafah I Asrama Haji BP Batam, Rabu (6/11) lalu.
Lebih lanjut, Mahbub menyampaikan, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan para pengurus dan bekal untuk menjalankan kepengurusan NU, PWNU Kepri telah melaksanakan pendidikan kaderisasi, baik PD-PKPNU dan PMKNU yang sedang dilaksanakan.
“Dengan pendidikan kader ini diharapkan gerakan NU menjadi lebih kuat dan lebih solid dalam membangun peradaban di Provinsi Kepri,” harapnya.
Sebagai informasi, total jumlah kader yang telah mengikuti pendidikan PD-PKPNU hingga saat ini berjumlah 594 orang. Sedangkan PMKNU yang diselenggarakan mulai tanggal 6 November merupakan PMKNU angkatan pertama yang diikuti oleh 71 peserta.
Ketua PBNU Bidang OKK Miftah Faqih sebelum membuka kegiatan mengatakan, NU merupakan organisasi jam’iyah yang tidak sekadar tempat berkumpul, tetapi memiliki aturan yang harus ditaati oleh para anggotanya.
“NU tidak sekadar tempat berkumpul, menyatu dan bersaudaraan, ada aturannya. Ibarat solat ada imam ada makmum, imamnya cuma satu makmumnya banyak, ada aturan menjadi imam dan menjadi makmum yang baik. Setiap kalian adalah pemimpin di levelnya masing-masing,” ucap Miftah Faqih.
Menyoroti aturan organisasi, Miftah menekankan bahwa pengurus dan anggota NU harus mengikuti arahan pimpinannya. Pemimpin yang tidak hanya siap bertanggung jawab di dunia, tetapi juga akhirat.
“NU adalah organisasi kekiaian yang lahir dari pesantren, jadi tidak ada imam ikut makmum. Dinamika apapun yang terjadi di NU, kalo ingin tenteram wajib mengikuti pengurus besarnya. Kalo mau jadi pewaris nabi, kiai, maka tidak boleh sepenakedewe (seenaknya saja, red) menjalankan kepemimpinan organisasi,” tegasnya.
“Pemimpin akan dihisab kepemimpinannya, tidak hanya sebatas menyerahkan LPJ tapi juga dihisab di akhirat. Hanya yang berjiwa pemimpin yang bernaung di NU dengan serius,” imbuhnya.
Terkait kegiatan MKNU, Miftah menyebutkan MKNU adalah suluk jam’iyah yang tidak boleh dijalani secara sepele.
“Harus diikuti dari awal sampai akhir, semua harus serius dan disiplin. Kaderisasi tidak akan berhasil kalo tidak ada keseriusan instruktur, keseriusan peserta, dan materi, sebagaimana seriusnya para muassis mendirikan organisasi ini,” serunya.
Sementara itu, Kabag TU Kanwil Kemenag Kepri, Edi Batara yang mewakili Kakan Kemenag Kepri mengatakan, Kemenag Provinsi Kepri mendukung langkah yang dibuat oleh PWNU Provinsi Kepri. Menurutnya, ini adalah terobosan yang tepat, karena NU adalah organisasi yang selalu melahirkan kader-kader yang militan diberbagai bidang.
Hadir dalam seremoni pembukaan tersebut, Ketua PBNU Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Miftah Faqih dan Muhammad Faesal, Rais Syuriyah PWNU Provinsi Kepri Usman Ahmad beserta jajaran Pengurus Syuriyah, Selain itu, juga hadir jajaran pengurus Tanfidziyah PWNU Kepri, Ketua PCNU dan MWCNU se- Kepri, Pengurus Badan Otonom dan Lembaga Nahdlatul Ulama. (*)
batampos– Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika mengajak masyarakat untuk mendengarkan terlebih dahulu penjelasan dari pihak terkait soal rencana pembangunan dan pengelolaan estuary dam dan pengembangan SPAM di Kecamatan Teluk Bintan.
Saat ini, PT. Moya sedang melaksanakan survei proyek KPBU pembangunan dan pengelolaan estuary dam dan pengembangan SPAM di beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Teluk Bintan.
Ronny mengatakan, saat ini dirinya masih memandang hal ini dari segi positif. Karena bila memandangnya dari segi negatif dan belum mendengarkan penjelasan dari pihak terkait dikhawatirkan akan menjadi kontradiktif.
“Makanya, lebih bagus kita mendengarkan dulu penjelasan dari pihak yang akan menyelenggarakan (proyek) itu,” ujarnya.
Menurutnya, pasti ada kajian dan pertimbangan dari pemerintah pusat menetapkan proyek ini sebagai proyek strategi nasional (PSN) di Bintan.
Mungkin dari sisi kemanfaatan atau karena Bintan sebagai daerah strategis sehingga menjadi lokasi khusus PSN.
Lanjutnya, dan kalau ternyata proyek ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah makin membaik, akses Bintan semakin terbuka luas dan Bintan menjadi perhatian tidak hanya lokal akan tapi internasional dan ada pemanfaatan dari program tersebut.
“Hakekatnya tidak mungkin negara inu merepotkan, menyusahkan apalagi membuat kebijakan yang tidak berpihak terhadap kepentingan masyatakat,” ujarnya.
Karena itu, dia mengajak semua pihak bersama-sama mengkaji dan memandang hal ini dari segi positif dengan adanya lokasi khusus di Bintan sebagai PSN.
Dia juga mengatakan, pemerintah daerah akan menyediakan forum-forum pertemuan dan diskusi untuk mendengarkan masukan dan saran.
“Silakan nantikan ada forum-forum diskusi yang bisa dimanfaatkan. Kita akan buka forum-forum diskusi,” pungkasnya. (*)
Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto. (F.Arjuna)
batampos – Rencana pemerintah pusat untuk mengembalikan Ujian Nasional (UN) sebagai standar kelulusan siswa masih dalam tahap pengkajian.
Sebagaimana yang disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, bahwa kebijakan ini masih sebatas gagasan awal. Sebelum menetapkan kebijakan, pihaknya akan mengumpulkan aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan di dunia pendidikan.
Merespons hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyambut baik rencana tersebut. Namun, pihaknya masih menunggu evaluasi dari Kemendikdasmen terkait implementasi kurikulum secara nasional.
“Kami (Disdik) adalah pelaksana kurikulum dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pendidikan,” ujarnya, Kamis (7/11).
Jika kebijakan untuk mengembalikan UN atau bentuk evaluasi lainnya disahkan, pihaknya siap mempersiapkan pelaksanaannya. Ia juga mengakui bahwa pengembalian UN akan berdampak pada sistem pendidikan yang berjalan saat ini, seperti metode Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
“UN akan menghasilkan nilai akhir yang mungkin saja nantinya menjadi dasar penerimaan siswa baru,” kata dia.
Tri Wahyu mengingatkan bahwa sistem UN sebelumnya beriringan dengan kehadiran sekolah unggulan. “Dulu, mereka yang memiliki hasil ujian terbaik memiliki kesempatan untuk bersekolah di sekolah unggulan. Bisa jadi wacana ini akan membuka kemungkinan kembalinya sistem sekolah unggulan seperti dahulu,” katanya.
Meski demikian, pihaknya belum bisa memberikan komentar lebih jauh. Katanya, program strategis Presiden Prabowo saat ini memang mencakup pembangunan sekolah unggulan terintegrasi, meski bentuk atau implementasinya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat.
“Kami hanya menunggu hasil kebijakan yang akan dilahirkan oleh pemerintahan baru,” ujarnya.
Disdik Batam berharap kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Batam. Menurutnya, terdapat banyak hal yang harus dievaluasi dalam sistem pendidikan, termasuk pelaksanaan PPDB yang masih menghadapi berbagai tantangan.
“Kami berharap kebijakan mendatang dapat membawa pendidikan di Batam menuju arah yang lebih baik,” ujarnya. (*)
batampos – Pertandingan seru antara Timnas Indonesia melawan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (15/11), pukul 19.30 WIB. Setelah menghadapi Jepang, Indonesia dijadwalkan bertemu Arab Saudi pada Selasa, 19 November 2024 di venue yang sama.
Pelatih Shin Tae-yong sebelumnya telah mengumumkan 27 pemain yang akan membela skuad Garuda untuk kedua laga krusial ini. Sayangnya, Indonesia harus kehilangan beberapa pemain kunci akibat cedera, termasuk Asnawi Mangkualam, Malik Risaldi, dan Ernando Ari yang terpaksa dicoret dari daftar.
Asnawi Mangkualam yang cedera digantikan Yance Sayuri sebagai bek sayap. Di sisi lain, Ernando Ari yang absen, posisinya akan diisi oleh Muhammad Riyandi. Begitu juga dengan Malik Risaldi, posisinya akan diisi Yakob Sayuri.
Pemain keturunan Indonesia, Kevin Diks, juga diprediksi belum bisa tampil melawan Jepang. Pemain yang membela klub Denmark, FC Copenhagen, tersebut baru saja menyelesaikan proses naturalisasinya di DPR. Kini masih dalam tahap administrasi.
Sekjen PSSI Yunus Nusi menyatakan peluang Kevin Diks untuk tampil melawan Jepang sangat kecil. Meski begitu, dia optimistis Kevin akan bisa memperkuat tim saat menghadapi Arab Saudi pada 19 November.
“Kita berusaha untuk menuju ke pertandingan Jepang untuk Kevin Diks, tetapi proses administrasi dengan pihak ketiga atau negara lain itu yang menjadi kendala kami,” ujar Yunus Nusi di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (4/11).
“Tapi kami sangat optimis untuk tanggal 19 dengan Arab Saudi kita yakin Kevin Diks sudah bisa memperkuat timnas kita.”
Formasi yang diprediksi akan digunakan Shin Tae-yong adalah 3-4-3. Formasi ini sering dipakai untuk menambah soliditas pertahanan sekaligus efektif dalam menyerang. Formasi ini memungkinkan perubahan ke formasi bertahan 4-3-1 yang lebih defensif ketika melawan tim kuat seperti Jepang.
Di bawah mistar, Maarten Paes akan menjadi pilihan utama berkat kondisinya yang tengah prima. Penjaga gawang yang baru selesai musim reguler di Major League Soccer (MLS) itu sedang menjalani latihan fisik khusus untuk menjaga kebugarannya.
Di lini belakang, Timnas Indonesia diperkirakan akan mengandalkan Mees Hilgers, Jordi Amat, dan Jay Idzes sebagai trio bek tengah. Ketiga pemain ini pernah diturunkan bersama saat Indonesia menghadapi Bahrain di laga ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hasilnya, kombinasi ketiganya cukup tangguh dan sulit ditembus oleh lini serang Bahrain. Namun, pelatih Shin Tae-yong kemungkinan akan mempertimbangkan memasukkan Justin Hubner di lini belakang untuk menambah kekuatan dan semangat bertahan.
Posisi bek sayap kanan diprediksi akan ditempati oleh Sandy Walsh, yang sebelumnya absen saat melawan China. Sementara itu, Calvin Verdonk akan mengisi bek sayap kiri dan diperkirakan mampu menampilkan performa solid di sisi pertahanan.
Lini tengah akan diperkuat oleh Thom Haye dan Nathan Tjoe A-On yang diharapkan bisa mengontrol tempo permainan. Kehadiran Thom Haye sebagai starter sangat penting untuk menjaga aliran bola di lini tengah dan menghubungkan permainan antara lini belakang dan depan.
Di lini depan, Eliano Reijnders diprediksi akan menjadi sayap kanan, Ragnar Oratmangoen sebagai sayap kiri, dan Rafael Struick sebagai ujung tombak. Kombinasi ketiga pemain ini diharapkan dapat memberikan ancaman serius bagi lini pertahanan Jepang.
Prediksi susunan pemain yang akan diturunkan Shin Tae-yong dalam formasi 3-4-3 melawan Jepang adalah sebagai berikut: Maarten Paes; Mees Hilgers, Jordi Amat, Jay Idzes; Sandy Walsh, Thom Haye, Nathan Tjoe A-On, Calvin Verdonk; Eliano Reijnders, Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick. Kehadiran pemain-pemain ini diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit kepada Jepang.
Proses naturalisasi Kevin Diks sebenarnya sudah hampir selesai, setelah disetujui Komisi X dan Komisi XIII DPR. Namun, menurut Yunus Nusi, masih diperlukan sejumlah langkah administrasi yang melibatkan berbagai instansi agar Diks bisa resmi memperkuat Timnas Indonesia.
Dalam pertemuan di Gedung Nusantara I, Senayan, Yunus Nusi menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk mempercepat proses tersebut. PSSI optimistis Kevin Diks bisa turun lapangan saat laga melawan Arab Saudi, namun menghadapi Jepang akan sangat sulit.
“Untuk yang dengan Jepang masih dalam proses, insya Allah dengan Mas Menteri (Dito Ariotedjo) kami akan bersama-sama untuk melakukan komunikasi baik itu dengan daerah asal negara asal Kevin Diks kemudian dengan FIFA,” ujar Yunus Nusi.
“Untuk beberapa kementerian yang secara administratif kami lalui, alhamdulillah sudah aman pak pimpinan.”
“Mudah-mudahan kita dengan FIFA dan negara asal dari Kevin Diks secepatnya bisa kita selesaikan.”
Yunus menyebut proses naturalisasi membutuhkan waktu dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk federasi sepak bola negara asal Kevin Diks. Meski demikian, PSSI dan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, berusaha sebaik mungkin agar proses ini bisa diselesaikan tepat waktu.
Pemain berusia 28 tahun itu diharapkan segera dapat memperkuat Timnas Indonesia dengan membawa pengalaman dari liga top Eropa. Jika Diks berhasil memperkuat tim dalam laga berikutnya, kehadirannya akan menjadi tambahan penting bagi skuad Garuda.
Melawan Jepang dan Arab Saudi di SUGBK menjadi ujian besar bagi Timnas Indonesia dalam usaha mereka menuju Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Shin Tae-yong harus bermain dengan kekuatan penuh dan strategi yang matang agar mampu memberikan hasil terbaik di depan pendukung sendiri.
Dengan potensi absennya Kevin Diks melawan Jepang, formasi dan susunan pemain yang dipersiapkan Shin Tae-yong akan menjadi kunci untuk menghadapi kekuatan tim Negeri Sakura. Kehadiran pemain-pemain naturalisasi lainnya di lini belakang diharapkan bisa membawa soliditas dan ketenangan untuk meladeni tekanan dari tim tamu.
Apa pun hasil dari laga ini, pengalaman berharga melawan Jepang dan Arab Saudi di kualifikasi akan menjadi batu loncatan penting bagi Timnas Indonesia. Para pemain akan diuji menghadapi lawan-lawan kelas atas Asia, yang bisa membentuk mental dan kemampuan mereka untuk menghadapi kompetisi lebih tinggi di masa depan.
Jika Kevin Diks sudah bisa bermain melawan Arab Saudi, Timnas Indonesia akan memiliki tambahan kekuatan yang signifikan di sektor pertahanan. Pengalaman dan kualitas Diks yang bermain di level Eropa akan sangat bermanfaat bagi tim nasional dalam memperkuat lini belakang mereka.
PSSI bersama dengan berbagai pihak akan terus mendukung proses ini dan berharap naturalisasi Kevin Diks bisa segera rampung sebelum pertandingan kontra Arab Saudi. Dengan perjuangan para pemain di lapangan dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia, Timnas Indonesia diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini. (*)
Petugas PLN Batam lakukan pengecekan rutin instalasi listrik di Lapas Batam. Program Pembinaan Kemandirian Lapas Batam Tumbuh Tangguh bersama dukungan PLN Batam. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – Lapas Batam kelas II A Batam dengan 1.000 an Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengedepankan program pembinaan kemandirian untuk membentuk kepribadian yang siap bersaing ketika bebas nanti. Pasokan listrik PLN yang mencukupi dan terjaga mendukung penuh program pembinaan kemandirian tersebut.
Reporter : Eusebius Sara
Gedung workshop pelatihan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam tampak riuh dengan dentuman suara besi dan mesin stang las. Saat melangkahkan kaki ke dalam gedung tersebut, Heri Kusrita tampak tersenyum bangga.
Kalapas kelas II A Batam ini kagum dengan batangan tiang lampu penerang jalan hasil rakitan WBP yang dikerjakan dalam dua hari dan sudah mulai nampak bentuknya.
Meskipun belum jadi sempurna, Heri sudah merasa yakin bahwa warga binaan yang menjalani pelatihan pengelasan ini akan sukses menyelesaikan proyek pembuatan tiang lampu penerang jalan. Potongan besi sudah berhasil dibentuk menjadi tiang, dan tinggal rangkaian pembentukan terakhirnya saja yang masih belum dikerjakan.
“Cukup baik, jalur las nya juga rapih. Semangat dan pelajari secara serius apa yang diajarkan oleh instruktur ini, biar mahir kalian dalam bidang pengelasan ini, ” ujar Heri belum lama ini saat melihat kegiatan pembinaan kemandirian bagian pengelasan di Lapas Batam.
Ya, latihan pengelasan ini satu dari sekian banyak program pembinaan kemandirian Lapas Batam untuk WBP yang ada di dalamnya. Program pembinaan kemandirian ini merupakan program unggulan Lembaga Pemasyarakatan se Indonesia untuk membina dan mendidik WBP menjadi pribadi yang lebih kreatif dan inovatif.
Menjalani pidana bukan hanya sekedar menghabiskan waktu dengan tanpa melakukan apapun, tapi dibina dan didik untuk memiliki bekal saat kembali ke masyarakat nanti.
Saat berbincang dengan Batam Pos beberapa waktu lalu Heri Kusrita menjelaskan, ada banyak program pembinaan kemandirian ini. Kebanyakan program pembinaan ini bergantung pada suplai arus listrik PLN Batam. Sebut saja pelatihan pengelasan tadi, kerajinan pembuatan roti, kerajinan barang mebel, perbengkelan hingga pangkas rambut semuanya menggunakan peralatan listrik.
Pasokan aliran listrik lancar dan mencukupi sangat mendukung penuh program pembinaan kemandirian ini.
Heri menegaskan, sudah hampir setahun dia menjabat sebagai Kalapas Batam belum sekali pun listrik PLN padam di sana. Itu karena perhatian dan kepedulian PLN Batam cukup baik untuk mendukung program pembinaan di sana.
“Warga kita di sini juga sudah over kapasitas. Satu ruangan itu cukup banyak. Mereka kita sediakan kipas angin 24 jam untuk atur keluar masuk udara. Alhamdulillah sejauh ini aman terkendali, karena dukungan dari PLN Batam yang komit dan konsisten menjaga suplai arus listrik ke Lapas Batam, ” kata Heri.
PLN Batam yang disebut ikut andil dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas ini sebut Heri, juga sangat peduli dengan program perawatan rutin. Belum lama ini tepatnya Rabu (30/10), petugas PLN Batam lakukan pengecekan rutin ke lokasi gardu ataupun titik-titik instalasi listrik yang ada di dalam dan sekitar lingkungan Lapas.
Pengecekan rutin ini tidak lain untuk menjamin pendistribusian aliran listrik yang lancar dan mencukupi. “Selalu ada pengecekan rutin tiap bulan. Ini bagian dari dukungan dan tanggungjawab PLN Batam untuk keamanan dan kelancaran di dalam lingkungan Lapas ini. Kita apresiasi itu,” kata Heri.
Dijelaskan Heri, dalam pengecekan rutin ini, petugas PLN Batam bekerja cukup teliti dengan tetap mengedepankan keselamatan kerja atau keselamatan seluruh masyarakat yang ada di dalam lingkungan Lapas Batam.
“Sangat teliti dan hati-hati mereka. Saat pengecekan gardu, aliran listrik dari PLN harus dimatikan terlebih dahulu dan sementara Lapas Batam menggunakan genset cadangan sebagai pasokan listrik sementara ke Lapas Batam. Setelah pengecekkan gardu, petugas PLN langsung menuju ke area dalam kantor mengecek instalasi jaringan listrik yang dikhawatirkan terjadi korsleting listrik yang mengakibatkan kebakaran, ” papar Heri.
Kepedulian dan tanggungjawab yang diberikan PLN Batam melalui suplai aliran listrik yang aman dan lancar ini disebutkan Heri sebagai bentuk tanggung jawab moril untuk mendukung seluruh program pembinaan yang ada di Lapas Batam. Dia berharap agar PLN Batam selalu konsisten dengan tugas dan tanggungjawab nya kedepan demi memenuhi kebutuhan aliran listrik untuk masyarakat.
“Dari segalah bentuk perhatian yang dilakukan selama ini, PLN Batam ikut ambil bagian untuk mendukung program pembinaan kemandirian WBP di Lapas Batam ini. Program pembinaan kemandirian tumbuh tangguh bersama dukungan PLN, ” ujar Heri. (*)
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) era Presiden Prabowo Subianto dirombak dengan menambah dua direktorat jenderal (Ditjen). (IG Sri Mulyani)
batampos – Presiden Prabowo Subianto menyoroti betul persoalan judi online, narkoba hingga korupsi di Indonesia. Dia menekankan agar anggota kabinetnya serius dan tegas dalam menanggulangi masalah tersebut.
“Presiden juga menekankan, ada empat persoalan penting yang kita tidak boleh main-main untuk mengatasinya. Yang pertama adalah persoalan judi online, yang kedua adalah persoalan narkoba, yang ketiga persoalan penyelundupan, dan yang keempat soal korupsi,” kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, Kamis (7/11).
Hasan mengatakan pesan itu juga disampaikan Prabowo kepada aparat penegak hukum. Aparat tidak boleh ragu menegakan hukum terhadap para pelanggar pidana.
“Presiden meminta untuk keempat persoalan tadi, penegak hukum tidak boleh ragu untuk menegakkan hukum. Jadi, Jaksa Agung, kepolisian, yang diminta oleh Bapak Presiden, jangan ragu untuk menindak tegas soal empat hal tadi,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, Prabowo memberi instruksi tegas kepada jajaran kabinet termasuk Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Kejaksaan Agung, dan Polri untuk tidak ada pihak yang membekingi judi online.
“Pesan beliau kali ini adalah bekerja sama dengan baik. Tadi disebutkan beberapa institusi atau lembaga, Polri, Jaksa Agung, kemudian juga Kemenko Polkam, dan bahkan tidak tertutup tiga itu, tapi semuanya bekerja sama, tidak boleh ada beking-bekingan. Ini bahasa beliau, tidak boleh ada yang membekingi, yang membantu atau apa pun itu,” ujarnya.
“Jadi saya rasa kali ini pernyataan beliau kembali tegas terkait perang terhadap judi online. Beliau mengingatkan bahwa korbannya adalah masyarakat yang tidak mampu sebagian besar. Jadi tidak boleh lagi ada kongkalikong. Ini juga mengutip persis ucapan beliau ‘Bekerja sama, bersatu, untuk melawan judi online’,” tegas Meutya. (*)