
batampos – Menjadi perusahaan tangguh merupakan tantangan di era yang serba lekat dengan perubahan. Tidak terkecuali di Batam, sebagai salah satu kota industri di Indonesia. Dale Carnegie Indonesia menghadirkan seminar berkelas, dan mengajak perusahaan makin tangguh hadapi perubahan di Kota Batam.
Dale Carnegie Indonesia akan memaparkan temuan hasil studi mereka mengenai budaya perusahaan dan bagaimana mengembangkan budaya kerja agar perusahaan tangguh menghadapi perubahan.
Seminar dengan judul “How Leaders Can Respond to Build Better Organization” akan membahas antara lain hasil studi Dale Canegie yang melibatkan 6500 responden dari 20 negara termasuk Indonesia.
Managing Director dari Dale Carnegie Indonesia, Adam Sadhani menyampaikan salah satu temuan penting riset ini adalah bahwa pentingnya bagi perusahaan membangun budaya yang melibatkan karyawan untuk siap meghadapi perubahan yang sedang dan akan timbul.
Topik ini sangat relevan dibahas karena sekalipun sudah dinyatakan sebagai endemi sejak Juni 2023, Covid-19 memicu berbagai perubahan yang masih terasa hingga sekarang. Karyawan yang sudah merasakan fleksibilitas bekerja di rumah (WFH) selama pandemi kini banyak yang merasa berat ketika diminta kembali bekerja di kantor.
“Di Sisi pasar, konsumen yang sudah merasakan mudahnya belanja secara daring kini mengurangi frekuensi kunjungan ke pusat perbelanjaan. Pertemuan dan rapat bisnis pun semakin umum dilakukan secara daring,” kata dia, Senin (4/11/2024).
Perubahan ini berdampak terhadap dunia bisnis. Salah satunya adalah fenomema quiet quitting, yaitu ketika karyawan bekerja di batas minimum pekerjaan dan tidak mencurahkan lebih banyak waktu, tenaga, atau semangat daripada yang diperlukan.
Adam menambahkan sebaliknya, perusahaan yang sempat menerapkan WFH sepenuhnya selama pandemi menghadapi penurunan keterlibatan karyawan sebagai dampak kurangnya frekuensi pertemuan diantara mereka.
Dampak yang lain adalah semakin besarnya “tuntutan” untuk work-life balance di kalangan pekerja. Karyawan enggan untuk lembur atau bekerja di akhir pekan, agar punya waktu untuk kehidupan pribadi atau bersama keluarga.
Perubahan perilaku pasar memicu persaingan yang semakin sengit sehingga tidak sedikit perusahaan yang harus melakukan PHK, merger atau bahkan gulung tikar.
Bagi karyawan yang tersisa, mereka harus bekerja lebih banyak, lebih baik atau lebih cepat dengan sumberdaya yang tidak bertambah atau bahkan berkurang. Hal ini tentunya menambah tekanan dalam bekerja, sehingga memicu masalah kesehatan mental dalam bekerja.
“Semua masalah ini, seperti quiet quitting, keterlibatan karyawan, work-life balance, dan kesehatan mental mempengaruhi budaya kerja di banyak perusahaan,” ungkapnya.
Sebagai contoh, budaya produktivitas tinggi yang selama ini sudah terbangun, kini tergerus dengan masalah quite quitting. Demikin juga misalnya budaya kekeluargaan dan saling percaya bisa terguncang dengan keputusan PHK yang harus dibuat demi keberlangsungan perusahaan.
Karyawan menjadi was-was dan kehilangan kepercayaan pada pimpinan puncak. Kunci untuk mengatasi masalah ini sekaligus juga membangun budaya yang memungkinkan organisasi lebih tahan banting menghadapi perubahan adalah dengan menumbuhkan keterlibatan karyawan.
Dalam seminar ini akan dipaparkan lima aspek pengalaman karyawan dan empat emosi positif yang harus dibangun dan dipelihara sebagai penggerak dan pendorong keterlibatan karyawan.
“Adanya kepercayaan yang tinggi pada pimpinan puncak adalah salah satu faktor yang dapat mendorong keterlibatan karyawan,” demikian Adam.
Memahami aspek pengalaman dan emosi ini akan membantu pimpinan puncak perusahaan untuk mengevaluasi budaya kerja yang telah dibangun saat ini dan dengan cara apa mereka dapat meningkatkannya, agar perusahaan mereka bisa terus bertumbuh dan berkembang, walau diterpa rupa-rupa angin perubahan.
Lanjutnya, sebagai lembaga pelatihan global yang telah berpengalaman lebih dari 110 tahun, Dale Carnegie melihat betapa pentingnya peran dan keterlibatan karyawan, yang berdampak langsung pada kinerja finansial perusahaan. Inilah alasan Dale Carnegie Indonesia mengadakan acara seminar ini.
Karena itu penting bagi para pemilik, direksi dan pimpinan puncak SDM perusahaan di Batam dan Kepri untuk mengikuti seminar ini yang akan diadakan di Batam pada 12 November 2024.
Bagi yang ingin mendaftarkan diri dalam seminar berkelas ini, juga bisa langsung mengklik tautan sebagai berikut https://bit.ly/DC-EventBatam.
“Jadilah bagian dari seminar Dale Carnegie Indonesia. Ini merupakan kesempatan emas bagi semua,” ajaknya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

batampos – Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan berbagai penawaran promo menjelang akhir tahun untuk pelanggan melalui program Green Sale yang berlangsung mulai hari ini (04/11) hingga 11 November 2024 mendatang.

batampos – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menggelar kampanye perawatan kendaraan terbaru, SUPER (Solusi Unggulan Perawatan Excellent dan Reliable), yang menghadirkan beragam keuntungan bagi pemilik kendaraan Mitsubishi di seluruh Indonesia. Kampanye yang berlangsung dari 7 Oktober hingga 30 November 2024 ini tersedia di seluruh jaringan dealer resmi 3S Mitsubishi Motors, menawarkan diskon menarik untuk berbagai kebutuhan perawatan kendaraan.

batampos — Menyambut akhir tahun, Wuling Motors (Wuling) meluncurkan program spesial bertajuk “Year End Sale” (YES), menghadirkan beragam promo dan penawaran menarik untuk seluruh lini produknya. Melalui program ini, Wuling memberikan kesempatan bagi konsumen di Indonesia untuk mendapatkan mobil impian mereka dengan harga dan keuntungan yang sangat menguntungkan. Dari promo “Worry-Free” untuk pembelian mobil listrik Wuling EV, “Berani Lebih” untuk model SUV, hingga kesempatan lucky dip dengan hadiah eksklusif, Wuling YES menawarkan total benefit hingga Rp72 juta untuk model tertentu.
batampos – Swiss-Belhotel International dan PT Bukit Warloka Sejahtera Resort Development dengan bangga memperkenalkan Māua Labuan Bajo, sebuah resor mewah ramah lingkungan yang dirancang oleh arsitek Indonesia ternama, Popo Danes, yang dikenal dengan ketertarikannya dalam memadukan budaya dan seni dalam desain arsitekturnya. Resor bintang 5 ini bertujuan menjadi i oase di tengah keindahan alam kepulauan Nusa Tenggara Timur. Dijadwalkan akan mulai beroperasi pada tahun 2026, resor ini akan menawarkan pengalaman tak terlupakan dalam perpaduan berkesinambungan antara kemewahan, dan keindahan alam.


