Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2933

Gas Melon Mulai Sulit Didapat di Batuaji dan Sagulung

0
Gas LPG 3 Kilogram Dalil Harahap 4 scaled e1703605223597
Ilustrasi: Seorang pemilik pangkalan menunjukkan tabung gas 3 Kg di tempatnya.

batampos – Gas bersubsidi ukuran tiga kilogram juga mulai sulit didapat warga Batuaji dan Sagulung. Pangkalan yang biasanya stabil dengan stok gas kini sering kehabisan. Padahal pembelian warga di sekitar pangkalan saja.

Menurut informasi di lapangan kelangkaan terjadi karena pasokan dari agen mulai tersendat sejak sepekan terakhir.

Ujang, warga di Kelurahan Tanjunguncang, mengaku pasokan gas melon sempat kosong di pangkalan selama empat hari terakhir ini.

Baca Juga: Fokus Pilgub, Nyanyang Undur Diri dari DPRD Kepri Sebelum Dilantik

“Sudah empat hari ini saya bolak balik ke pangkalan tapi masih kosong. Kata orang pangkalan belum diantar lagi sama agen,” ujarnya.

Senada disampaikan Irma, warga Marina yang mengaku juga sudah empat hari ini kewalahan mendapatkan pasokan gas, lantaran pangkalan semuanya kosong dengan stok gas melon.

“Iya mulai susah nyarinya. Habis semua. Yang saya pakai (untuk memasak di rumah) saat ini, itu saya dapat di Sagulung itupun di kios eceran. Rp 25 ribu per tabung,” katanya.

Baca Juga: Malaysia Kembali Deportasi Puluhan Pekerja Migran Indonesia

Hesti, pemilik pangkalan di Tanjunguncang mengaku distribusi gas dari agen Pertamina ke pangkalan memang mengalami keterlambatan sejak satu pekan belakangan ini. Ia mengaku telah membayar ke pihak agen, namun LPG tersebut belum juga diantar. Sedangkan di hari biasanya dalam satu pekan dua kali pengantaran atau menyesuaikan kebutuhan.

“Gas masuk seminggu yang lalu dari agen. Ada sedikit terlambat dari hari yang biasa dikirim. Info yang kami peroleh pengantaran gas ke pangkalan terkendala karena gas habis,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Kemenag Rilis Format Baru Buku Nikah, Sampulnya Berwarna Hijau

0
Ilustrasi buku nikah. Kasubdit Mutu, Sarana Prasarana, dan Sistem Informasi KUA Kementerian Agama (Kemenag), Jajang Ridwan meminta seluruh layanan KUA, termasuk buku nikah, akan beralih ke digital. (Istimewa)

batampos – Kementerian Agama merilis format baru pada blangko nikah tahun 2024. Hal ini dilakukan agar pengelolaan dokumen nikah sekaligus layanan pencatatan nikah dilakukan dengan tertib.

Kepala Subdirektorat Mutu, Sarana, Prasarana, dan Sistem Informasi KUA, Jajang Ridwan mengatakan, buku nikah cetakan tahun 2024 dapat digunakan secara efektif mulai Oktober 2024.

“Mulai Oktober 2024 tidak ada lagi pencatatan nikah menggunakan buku nikah lama, dan segera dilakukan penghapusan serta dibuatkan berita acara dan pelaporan, agar menghindari pemalsuan dan penyalahgunaan buku nikah,” ungkap Jajang, Rabu (11/9).

Menurut Jajang, ketentuan ini ditetapkan berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 5 Tahun 2024 Tentang Perubahan Format Buku Nikah dan Duplikat Buku Nikah.

Format yang dimaksud adalah:

1. Bentuk dan ukuran tetap 8X12 Cm. Spesifikasi dan sistem pengaman tetap dipertahankan.

2. Perubahan Buku Nikah cetakan tahun 2024 adalah:

– Buku Nikah cetakan 2024 seluruhnya dicetak dengan cover berwarna hijau.
– Huruf, seri dan nomor porporasi bersifat Tunggal atau tidak ganda.
– Penetapan huruf seri dan nomor perforasi ditetapkan di dalam Lampiran Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, termasuk jumlah alokasi distribusi untuk masing-masing provinsi.
– Tanda tangan Menteri Agama langsung diprint melalui Aplikasi SIMKAH.

3. Buku Nikah diberikan kepada suami dan istri masing-masing satu buku.

4. Buku Nikah yang rusak atau hilang akan diganti sesuai permohonan atau kebutuhan pemohon dengan menggunakan stok Buku Nikah regular.

5. Format cetakan dan pengelolaan Buku Nikah pada SIMKAH menggunakan format Buku Nikah 2024 yang sudah disiapkan. (*)

Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Batam Naik

0
hotel
Salah satu hotel berbintang di Batam.

batampos – Meski ada kendala mengenai harga tiket feri dan beberapa aturan lainnya, namun perkembangan sektor pariwisata di Batam cukup menjanjikan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan, perkembangan pariwisata bukanlah angan semata. Ia optimis Batam bakal jadi tempat destinasi wisata terpopuler di Kepri bahkan Indonesia.

Lebih lanjut, tolak ukur tren positif pariwisata ini dibuktikan dengan tingkat hunian hotel yang terus naik signifikan. Termasuk juga untuk hotel berbintang.

“Kalau untuk datanya kita belum dapat. Tapi yang jelas untuk tingkat hunian hotel termasuk yang berbintang itu naik signifikan. Bahkan setiap weekend itu hampir 100 persen tingkat huniannya,” kata Ardi, Rabu (11/9).

Baca Juga: Peresmian Revitalisasi Masjid Agung Batam 15 September 2024

Sementara untuk hari-hari biasa, masih tergolong baik. Di mana hunian hotel bisa mencapai 60 hingga 70 persen.

Di sisi lain, Disbudpar Batam juga menyambut baik Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2024 tentang Bebas Visa Kunjungan yang telah disahkan oleh Presiden RI, Joko Widodo, pada 29 Agustus 2024 lalu. Dengan keluarnya Perpres itu, sektor pariwisata di Batam dapat kembali bergairah dan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Ia juga menilai, pemberian bebas visa kunjungan kepada ekspatriat pemegang permanen residence Singapura akan menguntungkan Batam. Pasalnya, Batam menjadi persinggahan terbesar buat orang-orang Singapura.

“Jumlah kunjungan wisman ke Batam itu mencapai lebih dari 700 ribu. Kami optimis target kunjungan 2 juta wisman tercapai hingga akhir tahun 2024 ini,” kata Ardi.

Saat ini, pihaknya tengah menunggu aturan pelaksanaan atau petunjuk teknis (juknis) dari Perpres tersebut yang tengah disusun oleh Direktoran Jenderal (Dirjen) Imigrasi.

Baca Juga: Pemprov Kepri Berharap Solusi Adil untuk Tarif Ferry Batam-Singapura

Untuk diketahui, terdapat 13 negara yang memperoleh status bebas visa kunjungan, yakni Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam, Timor Leste, Suriname, Kolombia dan Hongkong.

Ketua Asosiasi Pariwisata Nasional (Aaparnas) Batam, Andi Xie, sebenarnya mengharapkan Visa on Arrival (VoA) dapat dihapus sepenuhnya oleh pemerintah. Itu bakal menambah potensi, mengingat beberapa negara penyumbang wisman terbesar di Batam tak masuk dalam Perpres.

“Saya contohkan China. Di China itu banyak yang ingin berkunjung ke Indonesia, Khususnya Batam. Tapi karena aturan VoA ini, tak banyak yang mau datang ke daerah kita,” katanya.

Dia menambahkan, seluruh negara di ASEAN telah menghapus kebijakan VoA itu. Indonesia harusnya mencontohi negara-negara yang sudah tidak memberlakukan VoA.

Baca Juga: Pendaftaran NIB UMKM Gratis, 148 Pelaku Usaha di Batam Resmi Terdaftar

Meski begitu, ia tetap optimis dapat menggaet banyak wisatawan asing ke Batam. Bahkan terbaru, Andi telah meneken kerjasama dengan tour travel di China untuk mendatangkan wisman ke Batam.

“Dalam waktu dekat, kita akan ada sekitar 2.000 wisatawan China yang akan berwisata ke Batam. Kami tetap optimis target yang ditetapkan oleh pemerintah dapat terealisasi,” katanya. (*)

 

Reporter: Arjuna

DPR dan KPU Sepakat Pilkada dengan Calon Tunggal Diulang jika Kotak Kosong yang Menang

0
Ilustrasi Pilkada Serentak 2024. ANTARA/Ilustrator/Kliwon

batampos – Komisi II DPR RI bersama pemerintah dan KPU menyepakati antisipasi pilkada di daerah yang hanya terdapat satu paslon melawan kotak kosong.

Bila kotak kosong yang menang pada pemungutan suara 27 November mendatang, maka penyelenggaraan Pilkada di daerah itu akan diulang pada 2025. Kesepakatan ini diambil dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi II DPR RI dengan Kemendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP.

Kesepakatan itu dituangkan dalam kesimpulan rapat yang dibacakan Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia di gedung DPR, kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/9) malam.

“Daerah yang pelaksanaan Pilkadanya hanya terdiri dari satu pasang calon dan tidak mendapatkan suara lebih dari 50 persen, secara bersama menyetujui Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali kota dan Wakil Wali kota diselenggarakan kembali pada tahun berikutnya yakni tahun 2025,” katanya.

Karena itu, Komisi II DPR meminta KPU dan Bawaslu menindaklanjuti kesimpulan RDP. Tindak lanjut KPU dan Bawaslu akan kembali dibahas pada saat RDP Komisi II DPR dengan pemerintah dan penyelenggara pemilu pada 27 September 2024 mendatang. “Nanti, kita lanjutkan pada 27 September untuk draf PKPU-nya,” ucap Doli.

Doli menyatakan, Pilkada ulang lebih baik diselenggarakan lebih cepat, daripada daerah dipimpin oleh penjabat (Pj) dalam waktu yang lebih lama. Sebab, hal itu akan mengganggu jalannya pembangunan dan pemerintahan suatu daerah.

“Kita suara hampir sama. Kita lebih memilih pilkada yang lebih cepat, artinya lebih baik pilkada itu atau daerah itu dipimpin oleh kepala daerah yang definitif. Yang kewenangannya juga lebih luas dan pasti dibandingkan Pj. Kalau Pj 5 tahun itu tentu akan mengganggu jalannya pembangunan di daerah itu,” pungkas Doli.

Sebagaimana diketahui, terdapat 41 daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon atau calon tunggal pada Pilkada Serentak 2024. Sehingga, calon tunggal pada 41 Pilkada itu akan melawan kotak kosong. (*)

Prevalensi Stunting di Batam Terus Menurun, Kini Hanya 1,28 Persen

0
stunting
Ilustrasi stunting. Foto: JawaPos.com

batampos – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Batam terus menurun dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021, target prevalensi stunting dalam RPJMD adalah 7 persen.

Jumlah balita yang mengalami stunting pada tahun tersebut mencapai 3.356 anak, dengan prevalensi sebesar 6,02 persen. Angka ini menurun pada tahun 2022, di mana target RPJMD adalah 6,70 persen dan jumlah balita stunting sebanyak 1.441 anak, dengan prevalensi mencapai 2,42 persen.

“Ini adalah hasil dari kerja sama yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting,” kata Didi, Rabu (11/9).

Baca Juga: Batam Hadapi Tantangan Pendidikan, Ribuan Anak Putus Sekolah

Pada tahun 2023, target prevalensi stunting di RPJMD adalah 6,50 persen, dengan jumlah anak yang mengalami stunting sebanyak 1.022 anak dan prevalensi sebesar 1,71 persen. Angka ini terus menurun pada tahun 2024, dengan target RPJMD sebesar 6,20 persen dan jumlah stunting sebesar 1,28 persen atau 840 anak.

“Data ini mencakup periode Januari 2024 hingga Juni 2024,” tambah Didi.

Kadinkes menambahkan bahwa tidak ada anggaran khusus untuk penanggulangan stunting di Kota Batam. Anggaran disediakan oleh pusat dalam bentuk kegiatan intervensi spesifik yang rutin dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan puskesmas se-Kota Batam.

“Dana anggaran di Dinkes Batam berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-fisik Kementerian Kesehatan RI,” tuturnya.

Baca Juga: Pelabuhan Batu Ampar Kian Hebat, Logistik Semakin Cepat

Pemerintah Kota Batam telah mengambil langkah-langkah untuk mempercepat penurunan stunting, antara lain dengan membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 72 Tahun 2021.

“Langkah-langkah lainnya termasuk penguatan perencanaan dan penganggaran, peningkatan kualitas pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi di bawah koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Batam. Kami juga mulai meningkatkan sumber daya melalui orientasi, pertemuan, dan pelatihan untuk pelaksanaan intervensi spesifik stunting,” ungkap Didi.

Selain itu, Dinkes juga aktif dalam meningkatkan kualitas data, melibatkan pihak-pihak terkait, serta menggalang komitmen dari berbagai pihak termasuk sektor swasta dan dunia usaha untuk intervensi yang berkesinambungan.

“Kami juga membuat berbagai inovasi dalam percepatan penurunan stunting di tingkat puskesmas dan kelurahan, dengan melibatkan lintas sektor dan perguruan tinggi untuk intervensi sensitif dalam koordinasi TPPS Kota Batam,” pungkasnya.

Baca Juga: Armada Bus Trans Batam Bertambah, Waktu Tunggu Dipangkas

Sekretaris Daerah Batam, Jefridin, sebelumnya mengatakan bahwa Pemerintah Kota Batam fokus pada intervensi pencegahan stunting melalui rapat koordinasi pendataan gizi.

“Tujuan utama dari intervensi ini adalah untuk mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting kepada sasaran, melakukan intervensi segera bagi sasaran yang mengalami masalah gizi, serta meningkatkan kunjungan dan cakupan sasaran ke posyandu,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Kondisi Gedung Gong-Gong Tak Terurus

0
Kondisi terkini gedung Gong-gong di Jalan Hang Tuah Tanjungpinang, Rabu (11/9). F. Mohamad Ismail

batampos– Kondisi Gedung gong-gong yang terletak di kawasan Tepi Laut, Kota Tanjungpinang, Kepri tampak rusak dan tidak terurus. Kerusakan salah satu icon wisata Kota Tanjungpinang itu terlihat jelas dari kejauhan.

Pantauan di lokasi Rabu (11/9) kerusakan mulai terlihat dari terkelupasnya stiker warna putih, yang menutupi kaca di gedung gong-gong tersebut. Di dalamnya terdapat sejumlah ember yang digunakan untuk menampung air hujan, yang masuk melalui bocoran atap gedung.

BACA JUGA: Gedung Gonggong Tanjungpinang mulai Rusak, Perlu Perawatan

Salah satu icon wisata yang tidak terurus tersebut sempat direncanakan untuk direnovasi. Namun renovasi itu gagal dilakukan, lantaran kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang yang juga memprihatinkan.

Fais seorang pengunjung mengaku kondisi gedung gong-gong memang perlu diperbaiki. Sebab, gedung tersebut berada di salah satu titik lokasi berkumpulnya masyarakat Tanjungpinang.

“Ya harus diperbaiki lah. Dari jauh saja sudah kusam. Apalagi banyak masyarakat yang datang kesini saat hari libur, tentu harus diperhatikan,” kata Fais, Rabu (11/9).

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Tanjungpinang, Rusli mengatakan awalnya gedung gong-gong tersebut memang akan dilakukan renovasi pada tahun ini. Rencana itu gagal, lantaran anggaran perbaikan gedung itu rasionalisasi.

“Bahkan sudah masuk ke tahap perencanaan. Memang tidak bisa karena masalah anggaran,” sebutnya.

Ia menerangkan, rencananya gedung gong-gong tersebut direnovasi dengan memperbaiki kaca-kaca yang pecah, atap yang rusak hingga interior dalam yang akan di bagus kan kembali.

Rusli mengakui perbaikan gedung gong-gong tersebut bakal dianggarkan kembali pada tahun 2025. Kendati demikian, pihaknya masih akan melihat kondisi keuangan Pemko Tanjungpinang pada tahun itu terlebih dahulu.

“Kemungkinkan dianggarkan pada 2025 mendatang. Ya akan dianggarkan, tapi tergantung keuangan 2025 juga,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Ini 20 Nama Calon Dewas KPK yang Lolos Seleksi Profile Assessement, Ada Mertua Kiky Saputri

0
Logo KPK. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Sebanyak 20 calon dewan pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lolos seleksi tes profile assessment. Dari 20 di antaranya, terdapat mertua komika Kiky Saputri, Gusrizal yang merupakan seorang berlatar belakang hakim.

Ketua panitia seleksi (Pansel) Yusuf Ateh menjelaskan, peserta yang dinyatakan lulus, wajib mengikuti seleksi tahap berikutnya yakni, wawancara dan tes Kesehatan, yang akan diselenggarakan pada 17-20 September 2024. Ia menekankan, peserta yang tidak hadir dinyatakan gugur dan tidak berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

“Peserta Seleksi Calon Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi masa jabatan tahun 2024-2029, yang namanya tercantum pada lampiran pengumuman ini dinyatakan lulus,” kata Yusuf Ateh di Gedung Sekretariat Negara (Setneg), Jakarta, Rabu (11/9).

Ketentuan teknis dan detail pelaksanaan Wawancara dan Tes Kesehatan akan disampaikan pada 12 September 2024 melalui website Kementerian Sekretariat Negara (www.setneg.go.id) dan website Komisi Pemberantasan Korupsi (www.kpk.go.id).

“Keputusan panitia seleksi tidak dapat diganggu gugat,” ucap Ateh.

Berikut 20 nama Calon Dewas KPK yang lolos tes profile assessment:

1. Achmed Sukendro
2. Benny Jozua Mamoto
3. Bobby Hamzar Rafinus
4. Chisca Mirawati
5. Elly Fariani
6. Gatot Darmasto
7. Gusrizal
8. Hamdi Hassyarbaini
9. Hamidah Abdurrachman
10. Heru Kreshna Reza
11. Iskandar Mz
12. Kaspudin Nor
13. Liberti Sitinjak
14. Maria Margareta Rini Purwandari
15. Mirwazi
16. Padma Dewi Liman
17. Panutan Sakti Sulendrakusuma
18. Sri Hadiati
19. Wara Kustriani Sumpeno
20. Wisnu Baroto

BPTD Kepri Gelar Donor Darah, Pegawai hingga Ojek Online Berdonor

0
image2 2 1 scaled e1726067863878
BPTD Kelas II Provinsi Kepri menggelar kegiatan donor darah di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Rabu (11/9). F.Azis Maulana

batampos – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Kepri menggelar kegiatan bhakti sosial berupa donor darah di Pelabuhan Roro Telaga Punggur. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2024 sekaligus mendukung misi kemanusiaan.

Kepala BPTD Kepri, Dini Kusumawati menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian acara Harhubnas 2024.

“Kami menyelenggarakan kegiatan ini tidak hanya untuk merayakan Harhubnas, tetapi juga untuk mendukung misi kemanusiaan dan memenuhi kebutuhan darah di wilayah Batam,” ujar Dini, Rabu (11/9).

Baca Juga: ASDP Rute Telaga Punggur-Karimun Ditutup Sementara Mulai 14 September

Donor darah kali ini melibatkan puluhan pegawai, relawan, dan masyarakat umum sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Semua kalangan, mulai dari pegawai hingga ojek online, turut serta dalam acara ini.

“Kami ingin mengampanyekan pentingnya donor darah secara rutin, baik untuk kesehatan pendonor maupun untuk menjaga ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam,” kata dia.

BPTD Kepri menargetkan pengumpulan 150 kantong darah dalam kegiatan ini. Saat berita ini diturunkan, sudah terkumpul 73 kantong darah.

Dini juga menyebutkan bahwa pihaknya memiliki target untuk memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan ini.

Baca Juga: BP Batam Ajak Swasta Hijaukan Taman Rusa dan Taman Kolam Sekupang

Selain donor darah, BPTD Kepri juga menyelenggarakan bazar dan pembagian sembako bekerja sama dengan Bulog Batam.

“Kegiatan sosial ini diadakan di Batam dan Tanjungpinang untuk menjangkau lebih banyak masyarakat,” sebutnya.

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli kepada sesama.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

 

Lego Jangkar Tanjung Berakit, Bakamla Usir Lima Kapal Ikan Berbendera Tiongkok

0

 

Bakamla mengusir lima kapal ikan yang nekat lego jangkar di sembarang tempat. (Bakamla RI)

batampos – Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengusir loma kapal ikan berbendera Tiongkok yang lego jangkar di Perairan Utara Tanjung Berakit, Batam, Kepulauan Riau. Tindakan tegas itu dilakukan oleh Bakamla pada Rabu (11/9). Sebabnya tidak lain karena kapal ikan berbendera Tiongkok tersebut lego jangkar tanpa izin.

Berdasar data dan informasi dari Bakamla, sebelum Bakamla melakukan tindakan tegas, Vessel Traffic System (VTS) di Batam mendeteksi lima kapal ikan asal Tiongkok melabuhkan jangkar pada 22 nautical mile dari sebelah utara Tanjung Berakit. Titik koordinat lima kapal tersebut adalah 1° 23.099’ N, 104°34.223’ E.

Sempat dihubungi melalui saluran radio 16, lima kapal ikan tersebut tidak merespons. ”Menghadapi situasi tersebut, VTS Batam berkoordinasi dengan KN. Tanjung Datu-301 untuk melakukan pendalaman terhadap aktivitas mencurigakan tersebut,” ungkap Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara kepada awak media di Jakarta.

Dari hasil koordinasi tersebut diketahui bahwa kapal-kapal ikan tersebut diduga sedang menunggu antrean untuk masuk ke pelabuhan di Singapura. Karena itu, Komandan KN. Tanjung Datu-301 Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko langsung berkoordinasi dengan Direktur Operasi Laut Bakamla Laksma Bakamla Basri Mustari untuk mendapatkan persetujuan perintah pemeriksaan.

”Dengan jarak 43 nautical mile dari lokasi kapal-kapal tersebut, KN. Tanjung Datu-301 segera bertindak,” imbuh Yuhanes.

Persis Rabu dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB, dua tim VBSS dikerahkan menuju lokasi. Pada pukul 06.00 WIB, tim VBSS KN. Tanjung Datu-301 berhasil membayangi dan mengawal kelima kapal tersebut hingga mereka meninggalkan perairan Batam dan bergerak menuju TSS (Traffic Separation Scheme) di Singapura.

”Langkah tegas itu menunjukkan komitmen Bakamla dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia dari aktivitas ilegal yang dilakukan oleh kapal asing,” terang dia. (*)

Sumber: JP Group

Kasus Pengalokasian Lahan Hutan Lindung di Tiban, Sudah Puluhan Saksi Diperiksa

0
Penggeledahan Kantor BP Batam 3 F Cecep MUlyana
Satreskrim Polresta Barelang saat melakukan penggeledahan kantor BP Batam terkait masalah lahan, Rabu (21/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang hingga saat ini masih menyelidiki izin pengalokasian lahan dan praktik cut and fill yang dilakukan PT Karlina Cahaya Loka di area hutan lindung di kawasan Tiban McDermott, Sekupang.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Giadi Nugraha mengatakan kasus ini dalam tahap pemeriksaan dokumen dan saksi.

“Total sudah puluhan saksi yang kita mintai keterangan,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Rabu (11/9).

Ia menjelaskan pemeriksaan saksi ini dilakukan secara maraton. Saksi tersebut terdiri dari staf BP Batam dan pihak perusahaan.

“Besok juga masih ada dilakukan pemeriksaan saksi. Kita lakukan peemanggilan,” katanya.

Pada pekan lalu, penyidik Satreskrim Polresta Barelang melakukan pemeriksaan terhadap staf Badan Pengusahaan (BP) Batam. Total ada 11 staf yang diperiksa, termasuk Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan.

“Apa yang menjadi keterangan dari saksi kita lakukan diskusi dengan penyidik,” ungkapnya.

Giado juga masih enggan membeberkan secara detail kasus yang ditanganinya tersebut. “Nanti akan kita informasikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang menggeledah Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu (21/8), sekitar pukul 15.00 WIB. Penggeledahan berlangsung selama 3 jam, dan polisi menyita 1 box plastik yang berisikan berkas.

Penggeledahan ini dipimpin langsung Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu dan Kasat Reskrim Polresta Baralang, AKP Giadi Nugraha di ruang arsip lahan BP Batam. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI