Sabtu, 20 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2948

Selesai Dicetak, Surat Suara Pilgub Kepri Siap Dikirim ke Kabupaten/Kota

0
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri, Indrawan Susilo. F. Mohamad Ismail

batampos– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri menyatakan, surat suara untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri 2024 sudah selesai dicetak. Surat suara itu dijadwalkan akan dikirim pada 29 Oktober mendatang.

Ketua KPU Kepri, Indrawan Susilo mengatakan jutaan surat suara Pilgub untuk Pilkada 2024 tersebut dicetak di Kota Surabaya, Jawa Timur. Saat ini, kata dia surat suara itu sedang disiapkan untuk dikirim ke kabupaten kota, yang ada di Provinsi Kepri.

BACA JUGA: Menuju Pilkada 2024, KPU Tanjungpinang mulai Order Logistik

Nantinya, surat suara Pilgub Kepri akan dikirim dari Jawa Timur ke Kepri menggunakan kapal. “Nanti akan di kirim melalui jalur laut, dan diperkirakan sekitar tanggal 29 Oktober 2024 sudah sampai di Kepri,” kata Indrawan, Rabu (23/10).

Ia merincikan, surat suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri yang dikirim itu sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak1.559.727 pemilih. Yakni Kota Batam sebanyak 899.666, Kota Tanjungpinang sebanyak 172.182.

Kemudian, untuk Kabupaten Bintan ada sebanyak 126.709 jiwa, Kabupaten Karimun sebanyak 194.290 jiwa, Kabupaten Natuna sebanyak 57.632 jiwa dan Kabupaten Anambas sebanyak 35.145 jiwa.

“Nantinya surat suara untuk Pilgub Kepri itu ditambah sebanyak 2,5 persen dari setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ungkapnya.

Indrawan menyampaikan, nantinya KPU juga akan merekrut petugas pelipatan surat suara dan sortir. Perekrutan petugas tersebut akan dilakukan oleh KPU tingkat kabupaten kota yang ada di Kepri.

“Jadi Kabupaten Kota yang mempersiapkan semuanya, baik perekrutan pelipat, dan proses pelipatannya,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Berhasil Tekan Angka Stunting, Batam Raih Dua Penghargaan dari BKKBN Kepri

0
Andi Agung Kadisdik Kepri Dalil Harahap
Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Andi Agung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Kota Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kependudukan dan keluarga berencana serta menurunkan risiko stunting di wilayah tersebut dengan raihan penghargaan bergengsi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepri.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian Batam dalam program kependudukan dan keluarga berencana.

Dua penghargaan yang berhasil diraih adalah kategori Capaian KBPP Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, pada Pekan Pelayanan 100.000 Akseptor KB Pascapersalinan dalam rangka peringatan Hari Kependudukan Sedunia 2024.

Penghargaan ini diberikan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Batam. Selain itu, penghargaan kedua diraih oleh Praktik Mandiri Bidan (PMB) Mariana atas capaian serupa.

Pjs Wali Kota Batam, Andi Agung, berterima kasih kepada semua pihak yang berperan aktif dalam upaya penurunan angka stunting di Batam. Ia menegaskan, bahwa masalah stunting harus terus menjadi perhatian bersama.

“Terima kasih atas komitmen semua pihak dalam penurunan angka stunting. Semua pihak harus terus serius dalam menekan angka stunting, khususnya di Batam. Dengan kerja keras kita bersama, angka stunting di Batam bisa terus ditekan,” ujarnya, Rabu (23/10).

Lebih lanjut, Andi berharap, dengan banyaknya acara yang diselenggarakan di Batam, hal ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina, juga menyampaikan harapannya agar penghargaan ini dapat semakin memotivasi pemerintah daerah dan semua pihak yang terlibat untuk terus berkomitmen dalam menurunkan angka stunting di Kepri.

“Semoga penghargaan ini semakin meningkatkan komitmen semua pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam menekan angka stunting,” kata Rohina. (*)

Reporter: Arjuna

Layanan Pajak Lima Tahunan di UPT Samsat Batuaji Dinantikan Masyarakat

0
UPT Samsat Batuaji
Kepala UPT Samsat Batuaji Patrick Nababan. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Masyarakat di wilayah Batuaji, Sagulung dan sekitarnya kembali angkat suara terkait layanan pajak kendaraan bermotor lima tahunan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Batuaji.

Masyarakat berharap agar layanan pajak lima tahunan ini segera dibuka di sana. Selama ini mereka harus ke Batamcenter atau Polda Kepri dalam urusan pajak kendaraan lima tahunan ini.

“Sudah lama UPT Samsat (Batuaji) ini ada tapi masih belum maksimal layanannya. Pajak lima tahunan belum bisa, juga sampai saat ini. Harus ke Batamcenter,” ujar Andika warga Batuaji.

Andika yang berniat memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor untuk melunasi tunggakan pajak sepeda motornya belum bisa terlaksana. Dia belum memiliki waktu luang yang pas untuk pergi ke Samsat Batamcenter.

“Kemarin saya coba ke Samsat (UPT) yang di SP Plaza itu tapi tak bisa. Lima tahunan harus ke Batamcenter. Saya belum ada waktu lagi ke sana. Padahal niat mau memanfaatkan program pemutihan ini, ” katanya.

Layanan pajak yang masih terbatas pada tahun berjalan ini disayangkan warga di sana. Padahal secara cakupan wilayah kerja UPT Samsat Batuaji yang cukup luas meliputi empat kecamatan yang berpenduduk padat.

“Batuaji dan Sagulung sajalah dulu itu sudah terlampau banyak penduduknya. Kebutuhan layanan pajak kendaraan sudah seharusnya dilengkapi di UPT Samsat Batuaji ini, ” kata Junaidi, warga lainnya.

Warga yang dijumpai Batam Pos umumnya menyampaikan harapan yang sama agar UPT Samsat Batuaji segera memiliki layanan pajak yang lengkap agar mereka tidak jauh lagi ke Batamcenter.

“Di sini baru bisa bayar pajak (kendaraan) tahunan. Kemarin waktu mau bayar pajak lima tahunan harus ke Batamcenter katanya. Padahal ini sudah bagus kok, lokasinya pun luas (di kawasan SP Plaza). Harusnya sudah bisa biar mempermudah masyarakat,” ujar Anita, warga lainnya.

Kepala UPT Samsat Batuaji Patrick Nababan saat dikonfirmasi mengaku sudah mengajukan layanan pajak lima tahunan tersebut ke pimpinan mereka dan Polda Kepri. Pengajuan ini juga untuk akomodir permintaan masyarakat selama ini. Namun demikian belum ada keputusan atas pengajuan ini.

“Sudah kita ajukan dan mungkin masih dalam proses pembahasan, ” ujar Patrick.

Layanan pajak lima tahunan diakui Patrick memang perlu di UPT Samsat Batuaji sebab kendaraan yang terdaftar di UPT Samsat Batuaji saat ini berkisar diangka 300 ribu unit. Jumlah yang cukup besar ini tentu harus didukung dengan layanan yang lengkap sehingga program penarikan pajak kendaraan bisa berjalan dengan efektif. (*)

Reporter: Eusebius Sara

1 CPNS Pemko Tanjungpinang Jalani Tes SKD dari Singapura

0

batampos– Sebanyak satu orang calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menjalani Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) dari negara Singapura, Rabu (23/10).

Selain itu, terdapat 10 orang CPNS lagi yang menjalani SKD berbasis Computer Assisted Test (CAT) di luar Kota Tanjungpinang. Sebagian ada yang di Kota Batam dan sebagian lagi dari Kota Pekanbaru.

Ratusan CPNS Pemko Tanjungpinang usai menjalani SKD di Kantor BKPSDM, Rabu (23/10). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

“Karena yang bersangkutan posisinya berada di luar daerah Kota Tanjungpinang,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah, Rabu (23/10).

Ia menerangkan, hari ini ada 49 CPNS di lingkungan Pemko Tanjungpinang yang menjalani tes SKD secara serentak. 38 orang diantaranya menjalani tes di Gedung BKPSDM, Senggarang Kota Tanjungpinang.

BACA JUGA: Sulit Dapat Kerja, Ade Arungi Laut Belasan Jam Agar Dapat Lulus CPNS

Sementara yang menjalani SKD di luar daerah, Fatah menyampaikan tetap diawasi oleh petugas Badan Kepegawaian Nasional (BKN). “Yang mengawasi (ujian SKD CPNS) langsung dari BKN,” tambahnya.

49 orang tersebut, kata Fatah akan memperebutkan 15 formasi dokter umum dan dokter spesialis. Jumlah kuota yang diberikan oleh Badan BKN itu sudah sesuai dengan kebutuhan medis untuk Tanjungpinang.

Sementara itu, satu diantara peserta SKD, Diah mengaku mengalami kesulitan mengisi soal saat detik-detik terakhir jam tes. Padahal, wanita asal Kota Batam ini sudah melakukan persiapan yang cukup matang, sebelum menjalani SKD.

“Menegangkan saat akhir. Karena manajemen waktu saya memang kurang, hasilnya juga jauh dari hasil saat tryout,” pungkasnya.  (*)

Reporter: M Ismail

Perkara Pengrusakan Bangunan di Kabil Berujung Damai, Jaksa Tuntut 16 Warga Kabil 3 Bulan dengan masa Percobaan 6 Bulan

0
160a5e91 53a6 4709 91df 85c4b88ef627
Para terdakwa saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Batam. Foto: Yashinta/ Batam Pospengrusakan

batampos – Perkara dugaan pengrusakan bangunan di kawasan Kabil yang menjerat 16 masyarakat sekitar berujung damai setelah dimediasi Jaksa Penuntut Umum. Meski begitu, proses hukum terhadap ke -16 masyarakat tersebut masih bergulir di Pengadilan Negeri Batam.

Ke -16 terdakwa yakni Budi Lestari, Muryanto, Maskad, Thauhid, Syamiono, zainal, Sularyanto, Kasmuji, Yuda Kusuma, Samsudin, Bambang Hariyanto, Sartono, Isak alias Iskak, Ahmad Royani, Ariyadi, Ahmadi.

Dalam agenda persidangan yang dipimpin hakim Wattimena, jaksa penuntut umum (JPU) Haryo Nugroho menyatakan ke -16 terdakwa bersalah melanggar pasal 170 ayat 1 Kuhp. Hal memberatkan perbuataan terdakwa, karena menyebabkan kerugiaan materil bagi korban.

Sedangkan hal meringankan terdakwa bersikap sopan, tulang pungung keluarga dan telah ada kesepakatan perdamaian dengan korban. “Menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa dengan masing-masing 3 bulan. Yang mana hukuman itu tak harus dijalani, dengan masa percobaan 6 bulan,” tegas Haryo.

Atas tuntutan itu, para terdakwa yang diwakili Budi Lestari merasa lega dan menilai tuntutan itu sudah memenuhi rasa keadilan. Menurut Budi, mereka sangat menyesal dan berjanji tak akan mengulanginya.

“Ini jadi pelajaran bagi kami kedepannya. Yang paling utama, kami ucapkan terimakasih kepada pihak Kejaksaan, terutama JPU Haryo dan Martin, karena telah menjadi mediator kami hingga perkara ini bisa berdamai,” tegas Budi.

Begitu juga dengan Sam Jack, korban yang merasa tuntutan hukuman sudah sesuai. Menurutnya, ia sudah berdamai, dan memaafkan para terdakwa. Ia pun berharap para terdakwa bisa dihukum ringan, berapa pun itu tak jadi masalah buatnya.

“Kami sudah memaafkan para terdakwa dan berharap mendapat hukuman ringan. Terimakasih juga untuk pak jaksa yang sudah memediasi kami,” pungkas korban yang didampingi LBH Mawar Saron Batam.

Untuk sidang putusan diagendakan pada Minggu depan. Majelis hakim Wattimena meminta para terdakwa untuk kembali ke persidangan Minggu depan.

Diketahui, ke-16 masyarakat Kabil harus duduk di kursi pesakitan PN Batam lantaran diduga melakukan tindak pidana Penghancuran atau Perusakan Barang di salah satu bangunan yang akan dijadikan tempat ibadah.

Kejadian berawal, dari informasi masyarakat yang mendapati belum adanya izin pembangunan di kawasan tersebut. Atas kejadian itu, pemilik bangunan menderita kerugian puluhan juta. (*)

Reporter: Yashinta

Rutan Kenalkan Layanan Publik Kepada Masyarakat, Besuk Tatap Muka Paling Diminati

0
74e61eea 83e4 4f6f 885d 99715e2a8fa2
Layanan besuk tatap muka di Rutan kelas II A Batam. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II A Batam kembali perkenalkan layanan kepada masyarakat. Layanan yang paling diminati adalah besuk tatap muka.

Karutan Batam Fajar Teguh Wibowo menuturkan, setiap hari jadwal layanan tatap muka ini dibuka selalu ramai dengan kunjungan masyarakat dari luar. Layanan ini tetap dijalankan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ada dengan tetap mengedepankan protokol keamanan dan kenyamanan.

Keluarga warga binaan dapat melakukan kunjungan secara langsung, memberikan dukungan moral, dan menjaga ikatan emosional dengan warga binaan. “Ini salah satu layanan yang paling ramai di sini. Ini bagian dari hak warga binaan dan juga masyarakat di luar, ” ujar Fajar.

Selain itu, ada juga pelayanan penitipan barang dan makanan, proses ini dilakukan dengan cepat dan aman, memastikan barang dan makanan yang dititipkan kepada warga binaan sampai dengan baik, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Layanan ini juga memberikan kenyamanan bagi keluarga untuk dapat mengirimkan kebutuhan bagi warga binaan dengan mudah. “Barang atau makanan yang dititipkan tentunya diperiksa untuk menghindari masuknya barang-barang yang dilarang terutama narkoba ke dalam lingkungan Rutan, ” ujar Fajar.

Selanjutnya, Rutan Batam juga memberikan layanan pengurusan pemberkasan Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB) bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat.

Proses pengurusan dilakukan dengan transparan dan efisien, memberikan kemudahan bagi warga binaan untuk memperoleh hak-hak mereka sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Pelayanan yang prima adalah prioritas kami, dan kami akan terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan di Rutan Batam,” ujarnya.

Dengan berbagai layanan yang tersedia, Rutan Batam berharap dapat memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada masyarakat serta mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan kondusif. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Sudah Dipagari, Sampah Masih Saja Meluber di Pinggir Jalan

0
IMG 20241024 133344 scaled
Sampah rumah tangga meluber di pinggir jalan menuju Kaveling baru Sagulung. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Lokasi pinggir jalan menuju Kaveling Baru, kecamatan Sagulung masih menumpuk dengan tumpukan sampah rumah tangga. Tumpukan sampah ini meluber hingga ke ruas jalan dan sangat mengganggu pemandangan jalan. Padahal lokasi pinggir jalan ini sudah dipagari seng pembatas dan terpajang tulisan larangan buang sampah.

Pantauan di lapangan, sampah yang menumpuk ini umumnya sampah baru dan yang dikemas dalam kantong plastik ataupun karung bekas. Sampah perabotan rumah tangga juga banyak seperti; kursi sofa rusak, barang elektronik dan pakaian bekas. Ruas jalan jadi sempit karena serakan sampah ini.

Hendrik, warga perumahan Graha Nusa Batam menuturkan, sampah yang berserak ini adalah sampah yang baru dibuang. Pemotor dan pengendara mobil dari berbagai arah selalu melempar kantong sampah ke lokasi pinggir jalan tersebut.

Baca Juga: Pemko Batam Usulkan Penganggaran Armada Sampah Baru Senilai Rp16 Miliar

“Padahal ini sudah dipagar dan sebelumnya juga sudah dibersihkan. Diberi plang peringatan agar jangan lagi buang ke lokasi ini, tapi masih ada saja yang buang sampahnya ke sini, ” kata Hendrik.

Camat Sagulung M Hafiz Rozie sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Lokasi pinggir jalan tersebut bukan lokasi TPS dan tidak ada alasan bagi masyarakat atau siapa saja membuang sampah ke sana. TPS sudah pindah ke lokasi yang lebih luas di dekat galangan kapal Seilekop dan cukup untuk menampung sampah dari wilayah kecamatan Sagulung.

“Itu bukan TPS. Sudah dipagari serta diberi tulisan. Jangan lagi buang sampah kesana. Sampah taruh saja di tong sampah depan rumah karena armada pengangkut sudah cukup banyak dan akan rutin mengambil sampah dari depan rumah, ” ujar Hafiz.

Penumpukan sampah di pinggir jalan ini terjadi karena masih minimal kesadaran masyarakat untuk tertib dengan sampah rumah tangga masing-masing. Padahal armada pengangkutan sampah dari pemukiman ke TPS bekerja cukup maksimal di lapangan. Hafiz berharap masyarakat tak lagi membuang sampah di lokasi bekas TPS tersebut.

“Untuk penanganannya, kami akan koordinasi dengan kelurahan lain di sekitar untuk goro membersihkan sampah itu. Masyarakat juga akan kembali diinformasikan untuk tidak membuang sampah sembarangan, ” ujarnya.

Seperti diketahui lokasi penumpukan sampah ini sudah lama jadi TPS liar. Warga sekitar dan petugas kebersihan sudah berupaya maksimal membereskan tumpukan sampah ini, namun tetap saja terjadi penumpukan hingga kini. Warga sekitar berharap agar Satgas penanganan sampah rutin melakukan pengawas dan penindakan terhadap pelaku pembuang sampah sembarang.

“Dampak itu ke kami masyarakat sekitar sini. Penyakit jadi lingkungan kami karena serbuan lalat, nyamuk, ulat dari lokasi penumpukan sampah ini, ” ujar Suhardi, warga lainnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Logistik Surat Suara Pilkada Batam Tiba di Gudang KPU

0
9e7c04f5 5fab 47f1 aff7 190782fb47fc
Logistik Surat Suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Tahun 2024 tiba di Gudang KPU Batam di Sekupang, Kamis (24/10). Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Logistik Surat Suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Tahun 2024 tiba di Gudang KPU Batam di Sekupang, Kamis (24/10).

Ketua KPU Kota Batam, Mawardi, mengatakan bahwa surat suara ini tiba lebih cepat dari yang dijadwalkan sebelumnya yakni pada tanggal 30 Oktober, namun kedatangannya lebih awal dari perkiraan.

“Kedatangan surat suara menurut estimasi dari penyedia sebenarnya tanggal 30 Oktober, tapi hari ini, tanggal 24, surat suara sudah sampai. Datang lebih awal,” kata Mawardi.

Baca Juga: Pastikan Pendistribusian Lancar dan Aman, Polda Kepri Kawal Surat Suara Pilkada 2024

Menurutnya, surat suara ini dikirim melalui jalur darat dan laut, melewati beberapa daerah seperti Bekasi, Merak, Palembang, Jambi, hingga Kuala Tungkal, sebelum tiba di Batam sekitar pukul 09.09 WIB pagi.

Adapun jumlah surat suara yang tiba sesuai dengan surat keputusan KPU pasal 484, yakni sebanyak 992.994 lembar, termasuk penambahan 2,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) per Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pendistribusian surat suara dari gudang penyedia hingga ke gudang logistik KPU Kota Batam juga berada dibawah pengawasan KPU Provinsi Kepulauan Riau dan Polda Kepri. Setibanya di gudang logistik, surat suara selanjutnya akan menjalani proses pengelolaan, termasuk sortir, pelipatan, dan pengecekan sebelum pengepakan akhir dilakukan.

Proses sortir dan pelipatan surat suara diperkirakan akan dimulai pada akhir Oktober atau awal November 2024. KPU Batam memperkirakan membutuhkan 200 tenaga untuk melakukan proses tersebut, yang diharapkan selesai dalam waktu 4 hingga 6 hari.

“Estimasi proses sortir dan pelipatan ini hanya akan memakan waktu sekitar 4 hingga 6 hari, karena waktu kita sangat singkat. Kita memiliki waktu sekitar 2 minggu hingga distribusi dilakukan pada H-7 pemilihan,” tambah Mawardi.

Pantauan di gudang logistik KPU Kota Batam menunjukkan ratusan kotak berisi surat suara yang sudah tiba, dengan masing-masing kotak berisi 6.000 lembar surat suara. Proses sortir dan pengepakan akan dilakukan secara hati-hati untuk memastikan semua logistik siap digunakan tepat waktu. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

“Road to Anniversary ke-13 Aston Tanjung Pinang Hotel & Conference Center

0

batampos – Bulan Oktober 2024 merupakan bulan yang special bagi Aston Tanjung Pinang Hotel & Conference Center dimana pada tahun ini memasuki usia ke-13 selalu hadir memberikan akomodasi, fasilitas serta pelayanan untuk semua tamu yang menginap baik itu masyarakat Tanjung Pinang sendiri ataupun pengunjung dari luar kota/daerah.

Menginjak hari jadi ke-13 tahun pada tanggal 15 Oktober 2024 Aston Tanjung Pinang Hotel & Conference Center terus berupaya memberikan pelayanan terbaiknya agar semua tamu yang sudah atau akan memanfaatkan akomodasi kamar maupun meeting room bisa mendapatkan kepuasan dalam layanan terbaik.

Dalam rangka memeriahkan hari jadi tersebut akan ada rangkaian kegiatan “ROAD TO ANNIVERSARY ke-13” dimulai dengan kolaborasi dengan WCD Tanjung Pinang dalam “World Clean Up Day pada hari Sabtu, 21 September 2024, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis kerjasama dengan puskesmas mekar baru & optik Rahmah pada hari Kamis tanggal 26 September 2024 di Trans Convention Center dibuka untuk karyawan, management, tamu hotel dan umum. Kemudian pada hari Selasa tanggal 1 oktober 2024 akan diadakan kerja bakti untuk membersihkan area makam pahlawan yang akan melibatkan staf dan karyawan.

Rangkaian terakhir road to anniversary ini yaitu staff outing karyawan dan management Aston Tanjung Pinang Hotel & Conference Center 2024 didaerah pantai Hutan Pinus pada 5&6 Oktober, Sedangkan puncak kegiatan akan diadakan pada hari Rabu tanggal 23 Oktober 2024 di Trans Convention Center dengan aneka kegiatan hiburan bagi karyawan dan manajemen mulai dari penampilan kesenian sampai dengan beragam hadiah Lucky Draw untuk karyawan seperti TV, lemari es, mesin cuci dengan Grand Prize sebuah sepeda listrik..

“Mengusung tagline “13 years of turning stays into stories” diharapkan tamu yang menginap dapat meninggalkan pengalaman yang berkesan selain itu juga seluruh keluarga besar Aston Tanjung Pinang Hotel & Conference Center bisa memadukan kebersamaan dalam lingkup pekerjaan yang diharapkan akan terjadi suatu kinerja yang lebih baik sehingga menghasilkan excellent service bagi tamu.” Ujar Susiadi Soepardi selaku General Manager Aston Tanjung Pinang Hotel & Conference Center.

Aston Tanjung Pinang Hotel & Conference Center terletak hanya 7 menit dari Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah dan Bintan Centre Business District. Selain itu, hotel ini juga memiliki akses mudah ke kantor-kantor pemerintah, pusat kegiatan bisnis serta tempat-tempat wisata. ASTON Tanjung Pinang Hotel & Conference Center tak hanya memberikan kemudahan untuk mengeksplorasi destinasi wisata, tapi juga menawarkan kenyamanan bagi istirahat Anda. (*/adv)

Traffic Light Padam, Lalu lintas Simpang Tanjunguncang Amburadul

0
197cd78c 0603 4017 ab08 65c3d180c8b4
Lampu pengatur arus lalu lintas di simpang empat Tanjunguncang tidak berfungsi dalam beberapa hari terakhir ini. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Traffic light atau lampu pengatur arus lalu lintas di simpang empat Tanjunguncang tidak berfungsi dalam beberapa hari terakhir ini. Arus lalu lintas amburadul karena tidak ada lampu pengatur.

Ini jadi keluhannya serius pengendara di sana terutama ibu-ibu yang sering kewalahan menghadapi padatnya arus lalu lintas di simpang empat tersebut.

“Semenjak tiang lampu jalan tumbang itu, lampu (pengatur lalulintas) ini jadi macet. Kadang hidup, kadang mati. Dua hari terakhir padam total malah. Lalu lintas jadi kacau balau, ” ujar Yunita, pemotor yang dijumpai di lokasi simpang empat tersebut.

Pantauan di lapangan, padamnya lampu pengaturan arus lalu lintas ini terjadi di semua jalur jalan. Dari Tanjunguncang ataupun sebaliknya dan dari Polsek Batuaji ataupun sebaliknya semuanya padam.

Disebutkan warga sekitar, padamnya lampu pengatur arus lalu lintas ini terjadi semenjak tumbang nya tiang lampu yang menimpa lampu pengatur lalu lintas, sepekan yang lalu.

Dinas Perhubungan Kota Batam sudah memperbaiki kerusakan lampu yang tertimpa tiang lampu PJU tersebut namun lampu pengatur lalulintas ini kembali rusak setelah diperbaiki. (*)

Reporter : Eusebius Sara