
batampos – Menteri Pariwisata (Menpar) Sandiaga Uno tidak mau kalah update dengan netizen yang ikut tren membagi kisah cintanya di sosial media (Sosmed). Postingan Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pun langsung menuai ribuan komentar dan sorotan.
Hebohnya lagi, postingan Sandiaga Uno di instagram pribadinya itu sembari disertakan dengan lagu ‘Risalah Hati’ milik Dewa 19 yang dinyanyikan Yura Yunita yang kini tengah viral.
Sandi menceritakan kisah cintanya itu sembari membagi foto-foto dirinya di masa lalu hingga sekarang bersama sang istri Nur Asia. Kisah cinta keduanya pun ternyata sudah terjalin sejak masih sama-sama duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Meski kisah cintanya panjang, namun Sandi dan Nur Asia sempat mengalami putus nyambung. Meski sampai akhirnya bisa menikah dan dikaruniai 3 orang anak.
“Aku bisa pacaran dari SMP akhirnya nikah dan punya 3 anak,” tulis Sandi dalam video yang diunggahnya itu.
Sandiaga Uno seperti terkesima saat baru pertama kali bertemu dengan Nur Asia. Seperti kisah cinta pada pandangan pertama. Pertemuan keduanya pun berjalan tak disengaja. Saat itu Sandi sedang main di rumah teman sekolahnya. Kebetulan tanpa diduga si kawan itu punya adik perempuan.
“Lagi main ke rumah temen, ternyata temen punya adik perempuan yang sangat cantik. Aku seperti jatuh cinta pada pandangan pertama,” ungkap Sandiaga Uno.
Menariknya lagi, kisah cinta Sandiaga dan istri bisa bertahan hingga 13 tahun sampai akhirnya bisa menikah.
“PDKT, pacaran dari jaman SMP, bisa menikah 13 tahun kemudian. Bisa dikaruniai 3 anak yang lucu-lucu,” beber Sandi.
Sandiaga Uno menikah dengan Nur Asia pada 28 Juli 1996 di Singapura. Pernikahan mereka dikaruniai tiga orang anak, yaitu Anneesha Atheera Uno, Amyra Athefaa, dan Sulaiman Saladdin Uno.
Diketahui, masa kecil Sandiaga banyak dihabiskan di tanah kelahirannya, yakni di Rumbai, Pekanbaru. Ia merupakan anak bungsu dari dua bersaudara dari pasangan Razif Halik Uno dan Rachmini. Ayahnya yang berasal dari Gorontalo bekerja di perusahaan Caltex di Riau dan ibunya terkenal sebagai pakar pendidikan kepribadian.
Setelah ayahnya tidak lagi bekerja di Caltex, kedua orang tua Sandiaga memutuskan untuk pindah ke Ibu Kota Jakarta sekitar tahun 1970-an.
Selepas dari Pekanbaru, Sandiaga sempat bersekolah di SDS Perkumpulan Sekolah Kristen Djakarta Bulungan, SMP Negeri 12 Jakarta, dan SMAS Pangudi Luhur. Sementara Nur Asia duduk diketahui bersekolah di SMP Al-Azhar. (*)





batampos – Een Safnita, mantan karyawan PT Sat Nusapersada Tbk yang menggelapkan ratusan ponsel milik perusahaan, hanya bisa terdiam saat majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan hukuman 4 tahun dan enam bulan penjara kepada dirinya, Selasa (6/8). Apalagi, hukuman itu lebih berat 6 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 4 tahun penjara.
batampos– Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-63, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang juga Ketua Kwarda Pramuka Kepulauan Riau Adi Prihantara menghadiri kegiatan donor darah dan pasar murah yang diselenggarakan di Asrama Haji, Tanjungpinang, Selasa (6/8).
batampos– Ratusan masyarakat Kota Tanjungpinang, khususnya warga Kecamatan Tanjungpinang Timur dan Bukit Bestari bersemangat dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Ditambah lagi, Gubernur menyerahkan bantuan senilai Rp142 miliar untuk dua kecamatan tersebut.

batampos – Pemerintah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, menyelenggarakan Tanjungpinang Fest (TF) 2024 yang disejalankan bersama Festival Kopi Merdeka. Event ini dilaksanakan selama sepekan mulai tanggal 5-11 Agustus 2024 di Jalan Merdeka, Kota Tanjung Pinang.