Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3295

Ungkap Dugaan Skandal Impor Beras Bulog Senilai Rp 2,7 Triliun, Komisi IV DPR akan Dorong Pembentukan Pansus

0
ilustrasi beras impor saat tiba di pelabuhan (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan memastikan akan mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengungkap dugaan skandal mark up impor 2,2 juta ton beras senilai Rp 2,7 triliun yang diduga mengakibatkan kerugian negara akibat demurrage impor beras senilai Rp 294,5 miliar.

Perbuatan itu diduga menyeret nama Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dan Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Bayu Krisnamurthi.

“Iya nanti kita usulkan dan dorong,” kata Daniel Johan kepada wartawan, Minggu (7/7).

Legislator fraksi PKB itu menyatakan, pembentukan Pansus di DPR diperlukan untuk mengungkap kebenaran terkait skandal impor beras yang diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara.

“Bisa diungkap sejauh mana kebenarannya,” ucap Daniel.

Daniel juga memandang, pembentukan Pansus skandal impor beras diperlukan untuk memperbaiki tata kelola pangan RI. Ia menekankan, pembentukan Pansus juga sebagai komitmen dan langkah pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

“Sekaligus perbaiki tatakelola dan memastikan komitmen dan langkah pemerintah dalam wujudkan kedaulatan pangan dan keberpihakan kepada petani dan kemandirian pangan,” tegas Daniel Johan.

Sebelumnya, usulan Pansus skandal impor beras di DPR digaungkan Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas. Fernando mendorong pembentukan Pansus terkait dengan skandal mark up (selisih harga) impor 2,2 juta ton beras senilai Rp 2,7 triliun dan kerugian negara akibat demurrage impor beras senilai Rp 294,5 miliar.

Kasus itu bermula saat Studi Demokrasi Rakyat (SDR) melaporkan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi dan Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi terkait dugaan mark up (selisih harga) impor 2,2 juta ton beras senilai Rp 2,7 triliun dan kerugian negara akibat demurrage impor beras senilai Rp 294,5 miliar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (3/7).

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto meminta KPK dapat memeriksa Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dan Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi sebagai pihak yang diduga paling bertanggung jawab terkait dua masalah tersebut.

“Kami berharap laporan kami dapat menjadi masukan dan bahan pertimbangan untuk Bapak Ketua KPK RI dalam menangani kasus yang kami laporkan,” pungkasnya. (*)

8 Pejabat Polresta Barelang Berganti, Termasuk Kasat Reskrim dan Kapolsek

0
Kombes Nugroho Dalil Harahap 1 scaled e1705467927677
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Delapan pejabat Polresta Barelang berganti. Pergantian ini ditandai dengan serah terima jabatan (settijab) yang dipimpin Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, Sabtu (6/7).

Adapun jabatan yang berganti yakni Kasat Intelkam Polresta Barelang, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kasat Samapta, Kapolsek Nongsa, Kapolsek Batam Kota, Kapolsek KKP Batam, Kapolsek Sagulung, dan Kapolsek Bandara Hang Nadim.

Nugroho mengatakan setijab ini berdasarkan surat telegram Kapolda Kepri Nomor, STR/315/VI/KEP./2024 Tanggal 14 Juni 2024 Tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Jabatan di Lingkungan Polda Kepri.

“Selamat bertugas di tempat tugas yang baru semoga bisa lebih baik lagi. Dimanapun berdinas agar menorehkan tinta emas, jaga marwah kesatuan dengan tidak melakukan pelanggaran,” ujar Nugroho.

Untuk Kasat Intelkam kini dijabat Kompol Edi Buce, Kasat Reskrim AKP Giadi Nugraha, Kapolsek Nongsa Kompol Efendri Ali, Kapolsek Batam Kota Kompol Anak Agung Made Winarta, Kapolsek KKP Batam AKP Yuhendri Januar.

Kemudian Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Parlindungan Tambunan, dan Kapolsek KKB Bandara Hang Nadim Iptu Noval Adimas Ardianto.

Nugroho juga berpesan kepada seluruh anggotanya untuk terus berbuat baik dan melayani masyarakat.

“Mari kita selalu berbuat baik kepada semua orang ataupun masyarakat. Semoga apa yang kita lakukan akan menjadi ibadah bagi kita semua,” ungkapnya.

Sertijab ini diakhiri dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sertijab serta penandatangan pakta integritas. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Polsek Binut Respon Keluhan Warga, Delapan Remaja Balap Liar Diamankan di Jalan Raya Busung, Bintan, Empat Motor Disita

0
Personel gabungan mengamankan remaja yang terlibat aksi balap liar di jalan raya Busung, Minggu (7/7/2024) dini hari. F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.

batampos– Polsek Bintan Utara (Binut) merespon keluhan warga soal aksi balap liar di Tanjunguban dan Seri Kuala Lobam.

Dalam patroli gabungan bersama Satlantas Polres Bintan, delapan orang remaja dan empat unit sepeda motor diamankan.

Kapolsek Bintan Utara, AKP Monang P Silalahi menyampaikan, patroli gabungan merespon keluhan tokoh masyarakat dalam beberapa pertemuan soal aksi balap liar yang belakangan meresahkan.

“Kita dapat keluhan dari tokoh masyarakat yang menyampaikan bahwa aksi balap liar yang dilakukan kelompok tertentu sering terjadi di beberapa tempat,” katanya, Minggu (7/7/2024).

Karena itu, pihaknya bersama anggota Satlantas Polres Bintan turun melakukan patroli gabungan di beberapa lokasi dianggap rawan aksi balap liar.

“Tadi malam (Minggu, 7/7) dini hari, personel gabungan turun di jalan raya Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam,” ujarnya.

Dalam patroli gabungan itu, dia mengatakan, sekelompok remaja yang melakukan aksi balap liar kocar-kacir saat didatangi personel gabungan dari dua arah.

“Sebagian dari kita datang dari arah Tanjunguban, sebagian dari arah Tanjungpinang. Pas melihat kita, mereka langsung kabur,” kata dia.

“Kita tidak kejar, untuk menghindari kecelakaan,” tambahnya.

Dari hasil patroli tersebut, dia mengatakan, personel mengamankan delapan orang remaja balap liar dan empat unit sepeda motor.

“Mirisnya, dari 8 orang itu, 3 orang masih pelajar,” ujarnya.

Para remaja itu dibawa ke Mapolsek Bintan Utara di Tanjunguban untuk diberikan pembinaan.

“Kita data orangnya, juga sepeda motornya karena tidak dilengkapi surat kendaraan jadi dikenakan tilang,” katanya.

Dia mengimbau kepada orangtua agar melakukan pengawasan terhadap anaknya, sehingga tidak ikut dalam aksi balap liar.

Karena, balap liar menjadi salah satu penyumbang angka kecelakaan lalu lintas di Bintan hingga merenggut nyawa dan sangat mengganggu ketentraman masyarakat sekitar dan pengguna jalan lainnya.

BACA JUGA: Dua Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Pekat di Kijang

“Khusus anak yang masih sekolah kami akan beritahukan kepada sekolahnya masing-masing sebagai bahan penilaian bagi guru dan kepala sekolah tentang perilaku anak didiknya di luar sekolah,” katanya.

Terpisah Kasat Lantas Polres Bintan AKP Khapandi mengatakan bahwa untuk kendaraan yang kedapatan melakukan aksi balap liar akan dilakukan penilangan.

Tidak hanya ditilang, katanya, sepeda motornya diamankan untuk jangka waktu selama 21 hari sampai dengan 30 hari.

“Sepeda motor dikeluarkan setelah dilengkapi dan dilakukan pembayaran tilang di bank, tapi sepeda motor tetap kami amankan hingga batas waktu maksimal yaitu 30 hari,” jelasnya.

Disinggung berapa untuk nilai pembayaran denda tilang? Dia menjelaskan, sesuai dengan aturan bahwa denda maksimal hingga sekitar Rp 2.500.000. (*)

 

Reporter: Slamet 

PWP Kabupaten Karimun Gelar Khitanan Massal

0
Ketua PWP Kabupaten Karimun, Teddy Setiawan (pakai kacamata ) bersama anak peserta khitanan massal

batampos– Paguyuban Warga Pasundan (PWP) Kabupaten Karimun, Sabtu (6/7) melaksanakan kegiatan khitanan massal. Kegiatan ini juga disejalankan dengan penyambutan sekaligus merayakan Tahun Baru Islam 1446 H. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing.

Ketua Paguyuban Warga Pasundan (PWP) Kabupaten Karimun, Teddy Setiawan kepada Batam Pos mengatakan, bhakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian PWP Kabupaten Karimun kepada masyarakat.

”Paguyuban kita yang menaungi warga dari Pasundan ini melaksanakan khitanan massal ini tidak lain bahwa ormas atau wadah kita dapat memberikan manfaat untuk semua kalangan masyarakat,” ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, saat ini masih libur anak sekolah. Sehingga, khitanan massal menjadi pilihan bhakti sosial ormas yang dipimpinnya. Sesuai dengan hasil rapat bersama PWP, maka kegiatan khitanan massal akan menjadi agenda tetap untuk tahun-tahun berikutnya.

”Insya Allah, bhakti sosial seperti ini (khitanan massal, red) dan kegiatan sosial lainnya akan menjadi kegiatan rutin tahunan PWP Kabupeten Karimun. Kami ingin dapat memberikan kontribusi terhadap daerah dimana kami berada. Salah satunya mungkin melalui bhakti sosial seperti ini,” papar Abah sapaan akrab Teddy Setiawan.

BACA JUGA: KPU Tanjungpinang Prediksi Jumlah DPT Pilkada 2024 Bertambah

Untuk jumlah peserta, tambahnya, sesuai hasil rapat PWP Kabupeten Karimun target khitanan massal sebanyak 50 orang anak. Namun, sampai dengan hari pelaksanaan hanya belasan orang saja yang mendaftar. Hal ini mungkin karena ada ormas atau instansi lain yang juga sudah melakukan kegiatan yang sama.

Menyinggung tentang sikap politik PWP Karimun pada Pilkada 2024 ini, Abah menyatakan bahwa ormas ini akan berusaha untuk bersikap netral pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karimun serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri November mendatang.

”Kami ini tahu diri. Organisasi PWP Kabupaten Karimun baru. Sehingga, segan untuk melangkah lebih jauh terkait hal itu. Apalagi, bapak-bapak itu mana kenal dengan kami. Meski pengurus dan anggota kami sudah menjadi warga Kepri. Khususnya sudah lama menetap di Tanjungbalai Karimun,” ungkapnya.

Dikatakannya, dalam menentukan pilihan terhadap siapa calon bupati dan wakilnya serta gubernur dan wakilnya, PWP menyerahkan kepada individu pengurus dan anggota untuk menentukan sendiri pilihannya. Tidak ada arahan dan paksaan. Yang terpenting dalam organisasi ini adalah guyub menjalankan silaturahim. Dan tidak kalah pentingnya, hidupkan organisasi ini dan bukan mencari penghidupan di organisasi PWP. (*)

Reporter: Sandi

Warga Kampung Tanjungkapur, Bintan Ditemukan Tewas Setelah Pamit ke Kebun

0
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jasad Martinus Laba yang ditemukan tewas di Kampung Tanjungkapur, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Minggu (7/7/2024) sore. F.Kiriman BPBD Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Warga Kampung Tanjungkapur, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Martinus Laba alias Martin ditemukan tewas, Minggu (7/7/2024) sekitar pukul 15.30 WIB.

Sehari sebelumnya yakni Sabtu (6/7/2024), pria berusia 64 tahun itu dilaporkan hilang setelah pamit ke kebun.

Ketua RT setempat, Roby ketika dihubungi mengatakan, sehari sebelumnya, Martin sempat singgah ke rumahnya. Tapi Martin tidak banyak bicara.

“Saya tanya ada apa om? Dia jawab tidak ada. Saya tanya lagi apa yang bisa saya bantu? Dia jawab tidak ada apa-apa. Dia hanya diam berdiri melihat saya yang lagi cuci mobil,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, Martin berjalan ke warung untuk membeli roti dan rokok. Setelah dari warung, Martin pulang ke rumahnya.

Di rumah, Martin melepas baju dan berpamitan ke istrinya untuk pergi ke kebun.

“Istrinya sempat bertanya kenapa sudah malam ke kebun?” katanya.

Hingga sekitar pukul 20.00 WIB, Martin tidak pulang ke rumah. Istrinya kemudian meminta anak mereka untuk mencari keberadaan Martin di kebun.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Pemilik Tanaman Ganja di Kebun Toapaya, Pelaku Ngaku Belajar Tanam Ganja dari Youtube

“Anaknya yang baru pulang kerja nyusul ke kebun tapi bapaknya (Martin) tidak ada. Yang ada hanya sendal bapaknya,” katanya.

Dia mengaku mendapat kabar hilangnya Martin sekitar pukul 22.30 WIB. Dia bersama lurah dan warga mencari Martin hingga Minggu (7/7/2024) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Selanjutnya, pencarian dilakukan Tim SAR terdiri dari Basarnas, BPBD dan Tagana Bintan serta Polisi dan masyarakat.

Setelah cukup lama pencarian, Martin ditemukan tewas sekitar 150 meter dari rumahnya.

“Masih di belakang rumahnya, hutan belakang rumah,” ujarnya.

Setelah itu, Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Kawal.

Kapolsek Gunung Kijang, Iptu Jul Ilham mengatakan, setelah menerima laporan adanya warga yang hilang, pihaknya bersama Basarnas, BPBD dan Tagana Bintan serta masyarakat melakukan pencarian di area kebun.

“Kita mulai pencarian sekitar pukul 08.00 WIB. Alhamdulillah mendiang sudah ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB,” ujar dia.

Usai ditemukan, jasad korban dibawa ke Puskesmas Kawal untuk dilakukan pemeriksaan visum.

“Keterangan dari dokter puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujarnya. (*)

Reporter: Slamet 

Gudang Barang Bekas Ruli Kampung Air Terbakar

0
Gudang Barang Bekas Terbakar 1 F Cecep Mulyana
Petugas kebakaran berusaha memadamkan api yang masih menyala di gudag barang bekas di kampung Air Baloi yang terbakar, Minggu (7/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Gudang barang bekas di Kampung Air Kecamatan Batamkota terbakar, Minggu (7/7) sekitar pukul 15.00 WIB. Selain menghaguskan gudang, kebakaran itu juga merusak satu unit rumh semi permanen dan kaca jendela 2 buah ruko.

Anis, salah satu saksi mengatakan kebakaran terjadi usai hujan berhenti. Dimana tiba-tiba terdengar dentuman keras yang juga membuat kawasan tersebut bergerar.

“Bunyinya keras banget, tanah bergetar juga. Yang terbakar cuma satu gudang, kalau tak salah milik pak Sihombing,” ujarnya.

Akibat kebakaran itu, sebuah tabung gas terbang tinggi hingga mengenai kaca jendela ruko yang ada di seberang gudang. Padahalnjarak ruko dan gudang sekitar 300 meter.

“Ada tabung gas dari dalam gudang terbang ke arah ruko, ada dua jendela pecah,” ujar Anis.

Menurut dia, tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun pemilik gudang itu stress akibat kebakaran tersebutZ

“Kayaknya trauma dan stress, tadi sempat histeris,” sebutnya

Tak hanya itu, rumah salah satu warga yang ada disebelah gudang juga hancur karena ledakan. Pfafon rumah berukuran kecil itu jebol, begitu juga jendela.

“Saya tak tahu berapa kerugian, yang jelas dari sini atau dan plafon jebol karena ledakan kebakaran. Tapi rumah saya tak terbakar,” ungkap Yanti sembari menangis.

Menurut Yanti, saat terjadi ledakan ia tak di rumah. Hanya ada suaminya yang sedang beristirahat.

“Saya lagi diluar rumah, cuma suami yang lagi istirahat,” ujarnya sambil mengendong anak

Hingga pukul 17.00 WIB, sejumlah petugas terlihat masih memadamkan sisa-sisa api. Terlihat 3 mobil pemadam kebakaran, yang ada di lokasi. Kebakaran itu juga disaksikan ratusan warga, yang sempat membuat jalan macet. (*)

Reporter: Yashinta

Korban Penggelapan Mobil di Batam Terus Bertambah

0
asuransi mobil
Ilustrasi.

batampos – Korban penggelapan mobil ke luar Batam terus bertambah. Para korban kini mulai memberanikan diri membuka suara terkait kerugian yang mereka alami.

“Terbaru, ada 2 orang korban lagi. Jadi kami para korban yang sebelumnya mendatangi Polda, sekarang sudah berkumpul 10 orang,” ujar Joni, salah seorang korban.

Joni menjelaskan para korban sebelumnya enggan membuka suara. Sebab, laporan mereka ke polisi ditolak karena keterbatasan bukti.

“Karena kemarin viral, dan Polda menerima dalam bentuk Laporan Masyarakat, korban yang lain jadi mau buka suara,” katanya.

Menurut Joni, masih banyak korban lainnya yang belum membuka suara. Dari laporan pengusaha rental mobil, total mobil yang hilang mencapai 130 unit.

“Rencana besok kita mau jumpa pengacara. Ini akan dibicarakan dulu, lalu datang ke kantor DPRD,” ungkapnya.

Joni berharap kasus ini bisa diusut tuntas oleh aparat penegak hukum. “Untuk laporan ke polisi, masih proses pemeriksaan saksi-saksi,” katanya.

Diketahui, kasus penggelapan mobil rental di Batam diduga dilakukan komplotan dan orang kuat. Pelaku berhasil meloloskan ratusan mobil ke luar Batam tanpa adanya pemeriksaan di Pelabuhan Telaga Punggur, Nongsa.

“Jokinya itu ada beberapa orang, tujuannya ke Edo. Dan di belakang Edo ini ada orang kuat,” ujar salah seorang korban yang enggan menyebutkan namanya.

Ia menilai penggelapan mobil tersebut terbilang rapi. Selain merental mobil, pelaku juga meminjam mobil orang yang dikenal dekat.

“Semua korban ini kenal dengan pelaku. Ada mobil yang dipinjam juga, jadi sama sekali tidak ada kecurigaan,” katanya.

Ia menjelaskan pelaku bernama Edo tersebur dulunya merupakan pengusaha rental mobil. Sehingga, ia banyak mengenal dan mudah meminjam mobil milik para korban. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

Besok, 445 Jemaah Haji Kloter 15 Asal Batam Dijadwalkan Tiba

0
Jemaah Haji 4 F Cecep Mulyana
Jemaah Haji Debarkasi Batam tiba di Asrama Haji Batam, Minggu (23/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Batam menyebutkan jamaah haji kelompok terbang (kloter) 15 Debarkasi Batam, dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Senin 8 Juli 2024 pukul 07.40 WIB.

Sekretaris PPIH Embarkasi Batam, Muhammad Syafi’i mengatakan, kloter 15 Debarkasi diterbangkan dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Arab Saudi, Minggu (7/7) malam dan tiba di Batam Senin (8/7) pagi.

Kloter 15 ini mengangkut sebanyak 445 calon haji yang hampir seluruhnya atau 416 jemaah berasal dari Kota Batam.

“Insya Allah besok landing 07.40 WIB, ” ujarnya, Minggu (7/7).

Ia mengatakan setelah tiba di bandara jamaah haji langsung menuju asrama haji Batam untuk proses administrasi termasuk pembagian air zam-zam, koper dan lainnya, sebelum dijemput pihak keluarga. Dalam proses pemulangan ini, tidak lagi ada kegiatan seremonial pemulangan. Hanya saja, kata dia, dilakukan doa bersama sebelum jamaah keluar asrama haji.

“Berbeda dengan jemaah haji lain yang bermalam di asrama haji, kloter 15 akan langsung pulang ke rumah, ” tuturnya.

Secara keseluruhan kata Syafi’i, jumlah jemaah haji Debarkasi Batam yang tiba di tanah air berjumlah 6.219 orang jemaah. Rinciannya 6.101 jemaah haji, serta 118 petugas jemaah haji.

Adapun dari 6.219 jemaah haji yang telah kembali ini sebagian besarnya berasal dari Provinsi Riau yakni, 5.323 jemaah haji. Disusul jemaah Kepulauan Riau 894 jemaah dan Kalimantan Barat (Kalbar) dan Jambi masing-masing ssat orang jemaah.

“Debarkasi Batam melayani kepulangan Jemaah haji hingga tanggal 22 Juli 2024 nanti. Dengan jumlah kloter sebanyak 28 kloter haji dari empat provinsi,” sebut Syafi’i. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Gempa Bumi 4,6 SR Guncang Batang Jawa Tengah, 13 Rumah Rusak Berat, 7 Warga Terluka

0
Kerusakan rumah warga Desa Lebo, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Batang akibat gempa bumi, Minggu (7/7/2024) (RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

batampos – Gempa bumi mengguncang Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Kabupaten Batang.

Gempa berkekuatan magnitudo 4,6 SR itu mengguncang wilayah Batang, Minggu (7/7/2024) sore. Guncangan gempa tersebut berpusat di darat.

“Gempa Mag:4.6, 07-Jul-2024 14:35:25 WIB,” dikutip dari akun resmi X Info BMKG, Minggu (7/7/2024).

Gempa tersebut terjadi pada pukul 14.35 WIB.

Diketahui, pusat gempa berada di 6 kilometer barat daya Batang, Jawa Tengah.

Koordinat titik gempa berada di 6.97 Lintang Selatan (LS), dan 109.72 Bujur Timur (BT).

Kedalaman pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Akibat kejadian ini, BMKG mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

Taryumi, salah satu korban gempa bumi di Desa Lebo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, mengaku, saat peristiwa gempa bumi terjadi saat dirinya sedang tidur.

Kemudian saat keluar rumah sudah roboh.

“Tasih tilem. Pas tangi mpun ambruk. Kulone tasih tilem (pas kejadian),” akunya Minggu (7/7/2024).

Informasi yang diperoleh, kondisi pasca gempa bumi di Desa Lebo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, cukup memprihatinkan.

Dari pantauan lapangan, sejumlah bangunan rumah tampak ambruk dan menyisakan puing-puing.

Bahkan, dalam video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi rumah warga yang tidak terlihat jelas bentuk bangunannya.

Hal itu diduga akibat guncangan gempa bumi yang melanda wilayah tersebut.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang, Ulul Azmi, membenarkan adanya gempa di wilayah Kabupaten Batang.

“Iya tadi, kami menerima laporan ada beberapa kerusakan bangunan, masih kita cek dan kita kerahkan semua. Yang sudah masuk ada kerusakan di rumah warga di Desa Lebo (Warungasem),” kata dia kepada wartawan, Minggu (7/7/2024).

Ulul Azmi menambahkan, juga ada laporan kerusakan rumah warga di wilayah Kota Batang. Namun, pihaknya belum mengetahui berapa jumlah pasti rumah atau bangunan yang rusak akibat gempa tersebut.

Saat ini BPBD Batang sedang melakukan pendataan kerusakan. Ulul Azmi juga mengimbau warga untuk segera melaporkan jika ada korban jiwa.

Data sementara akibat gempa Batang, 13 rumah rusak berat dan 7 korban luka.

Korban luka ditemukan di wilayah Kecamatan Karangasem (3 orang), Batang Kota (3 orang) dan Kandeman (1 orang). (*)

Sumber: JP Group

Beras dan Cabai Merah Sumbang Inflasi di Kota Batam

0
image1 10
Warga saat membeli cabai merah di Pasar Summerland, Batubesar. Foto: Yashinta/ Batam Pos

batampos  – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut inflasi kota Batam pada Juni 2024 terhadap Mei 2024 mencapai 0,29 persen, dengan inflasi tahun ke tahun sebesar 3,71 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto menyebutkan, penyumbang utama inflasi bulan Juni 2024 secara month to month adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau yang memberikan andil sebesar 1,88 persen.

Adapun komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah beras, cabai merah, emas perhiasan, lalu tarif parkir, angkutan udara, bawang merah, akademi/perguruan tinggi, daging ayam ras, angkutan laut, sewa rumah, dan cabai rawit.

“Beras dan cabai merah masih menjadi penyumbang inflasi di Kota Batam pada bulan Mei 2024 ini, ” kata Eko, Minggu (7/7).

Menurut Eko, dampak cuaca ekstrem yang masih berlanjut hingga sekarang menjadi salah satu penyebab masih tingginya harga sejumlah komoditas. Sehingga beberapa produksi lokal meliputi beras, cabai merah dan bawang merah terganggu.

Lalu, kenaikan harga emas secara internasional juga berpengaruh di Indonesia, utamanya jenis emas perhiasan.

Pada Juni 2024, tingkat inflasi tahun ke tahun (year on year) kota Batam sebesar 3,71 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,94. Inflasi y-on-y  terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh sembilan indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 6,70 persen, kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 4,31 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 1,11 persen.

Selanjutnya kelompok kesehatan naik sebesar 2,72 persen, kelompok transportasi naik sebesar 4,68 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan naik sebesar 0,03 persen, kelompok pendidikan naik 2,59 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman naik 1,37 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 7,40 persen.

Sementara itu, untuk kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks yaitu kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga turun 0,55 persen dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,31 persen.

Terpisah, Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus mencatat terjadi Inflasi dari bulan ke bulan (Month to Month) dari Mei 2024-Juni 2024 sebesar 0,28 persen. Sementara inflasi dari tahun ke tahun (year on year) sebesar 3,54 persen, dan inflasi tahun kalender Januari hingga Juni 2024 capai 1,46 persen.

Darwis menjelaskan inflasi di tiga kabupaten/kota, Batam mengalami inflasi 0,28 persen, Karimun 0,30 persen, dan Tanjungpinang 0,16 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Perkembangan inflasi di Provinsi Kepri pada Juni 2024 dipengaruhi oleh komoditas makanan sebesar 38,89 persen dan komoditas non makanan 61,11 persen,” kata Darwis.

Nilai Tukar Pertanian (NTP) Kepri pada Juni 2024 tercatat sebesar 105,55, turun 0,42 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) tercatat 105,94, turun 0,45 persen dibanding Mei 2024. (*) 

Reporter: Rengga Yuliandra