Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3300

Kerabat dan Kenalan Nelwina Ingin Pelaku Pembunuhan Dihukum Berat

0
IMG 20240707 114756 scaled e1720628123368
TKP kematian Nelwina Tanjung, kasir toko sayur di komplek pasar Sagulung. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Penyelidikan polisi terhadap kasus kematian Nelwina Tanjung, kasir kios sayur yang ditemukan tewas mengenaskan di pasar Sagulung, Sabtu (6/7) masih berlanjut. Polisi meski sudah menangkap pelaku pembunuhan sadis tersebut namun belum bisa menyimpulkan motifnya secara pasti.

Zb, pria yang disebut sebagai pelaku masih belum bisa dimintai keterangan sebab belum sampai di Batam. Zb ditangkap di Sumatera Utara karena kabur setelah membunuh Wina.

“Sore ini baru sampai dia (pelaku) di Batam. Setelah istirahat baru kita mintai keterangan, ” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung Ipda Husnul.

Baca Juga: Polisi Tunggu Pelaku Tiba di Batam Untuk Pastikan Motif Pembunuhan Nelwina

Keterangan Zb diperlukan untuk menyesuaikan perkiraan motif pembunuhan yang sesungguhnya. Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Parlindungan Tambunan menjelaskan kesimpulan motif sementara berdasarkan petunjuk di TKP dan keterangan saksi diduga kuat pembunuhan ini dilatarbelakangi sakit hati dan dendam pribadi.

Namun motif ini perlu didalami lagi karena korban juga ditemukan tewas dengan kondisi setengah telanjang. Kemungkinan juga korban diperkosa sebelum dibunuh.

“Semua dugaan bisa diterima tapi pastinya tetap harus dengan bukti yang kuat nantinya,” kata Kapolsek.

Motif pembunuhan terhadap gadis 22 tahun sangat dinantikan oleh pedagang dan kerabatnya di komplek pasar Sagulung. Mereka penasaran kenapa pelaku tega menghabisi korban dengan cara yang keji tersebut. Korban selama ini dikenal sebagai pribadi yang ramah dan baik.

“Orang pasar ini pada kenal sama dia karena anaknya baik dan ramah,” kata Juwita, pedagang di pasar Sagulung.

Zb pelaku disebutkan membunuh korban karena sakit hati tadi juga dikenal oleh beberapa pedagang di sana. Zb ini disebut sebagai paman korban dan pernah bekerja sebagai sopir di kios sayur tersebut. Zb memliki kepribadian yang tertutup dan kurang bergaul.

“Cuman sebulan terakhir katanya dia sudah tak bekerja lagi. Nah apapun motifnya semoga dia mendapat hukuman yang berat. Hukuman mati juga dia kalau perlu ” kata Linda, pedagang lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wina ditemukan tewas mengenaskan di lantai III ruko toko sayur di komplek pasar Sagulung blok E nomor 11, Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, Sabtu (6/7) siang.

Dia ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan badan penuh luka, setengah telanjang dan kepala dibalut plastik serta mulai membusuk. Dia diduga kuat sebagai korban pemerkosaan dan pembunuhan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

3.500 Nelayan di Batam Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

0
Mancing dan Cuaca Dalil Harahap 8
Ilustrasi. Nelayan memancing menggunakan perahu di perairan Punggur, Kabil, Nongsa, Minggu (19/2). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam meluncurkan program berfokus pada pemberian BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan. Memberikan mereka jaminan keselamatan kerja yang sangat dibutuhkan.

Kepala Dinas Perikanan Batam Yudi Admajianto mengatakan, Pemerintah Kota Batam telah melakukan pendataan nelayan untuk mendapatkan jaminan ini. Program ini akan berlangsung secara berkelanjutan dan didukung oleh alokasi anggaran yang disediakan tiap tahun bersumber dari APBD Kota Batam.

“Keselamatan nelayan menjadi hal penting. Pekerjaan mereka memiliki risiko tinggi. Pemerintah menggelontorkan anggaran untuk memberikan jaminan kesehatan, kecelakaan dan lainnya kepada nelayan, ” ujar mantan Camat Belakang Padang itu.

Adapun asuransi BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan diberikan bagi mereka yang telah tergabung dalam kelompok usaha bersama (KUB) nelayan Kota Batam. Besaran asuransi tersebut Rp 930 juta per tahun bagi 3.500 nelayan di Batam. Jaminan ini bisa menjadi bantuan, jika terjadi hal yang tidak diinginkan ketika menjalankan tugas sebagai nelayan.

“Ini lah bentuk perhatian Pemko Batam untuk membantu kesejahteraan nelayan. Ke depan kami bersama nelayan akan terus memetakan kebutuhan nelayan, agar bisa meningkatkan pendapatan hasil tangkapan ikan mereka,” ucap Yudi.

Selain bantuan asuransi, Pemko juga menganggarkan Rp 1,1 miliar untuk bantuan sarana dan prasarana seperti boat dan pancung. Bantuan mesin dan alat tangkap ikan Rp 2,5 miliar.

Bantuan yang digelontorkan kepada nelayan ini kata Yudi, haruslah kepada setiap kelompok usaha. Dalam artian nelayan tersebut harus bergabung ke dalam kelompok usaha bersama (KUB) nelayan. Ia mencatat, hingga Maret 2024 ini sudah ada 568 KUB. Namun yang aktif hanya ada sekitar 520 KUB saja.

“Pemberian bantuan ini didasari oleh perwako. Jadi bantuan yang diberikan harus dalam bentuk kelompok, ” ucapnya.

Yudi berharap melalui bantuan dari pemerintah ini bisa membuat nelayan di Batam lebih sejahtera, sehingga bantuan yang diberikan pemerintah bisa dikelola dengan baik dan tidak habis begitu saja. Mereka juga dilatih mengelola keuangan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sebelumnya menyampaikan pemberian asuransi sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap nelayan.

Menurutnya, hasil tangkapan akan lebih optimal jika didukung saranan dan prasaran, serta jaminan keselamatan nelayan. “Kalau mereka melaut di cuaca yang kurang bagus dan terjadi kecelakaan yang memang tidak bisa terhindarkan, kepemilikan asuransi ini bisa membantu biaya pengobatan,” ujarnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

35 Ribu Anak di Tanjungpinang Bakal Divaksin Polio

0
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang, Rustam. F. Mohamad Ismail

batampos– Sebanyak 35 ribu anak berusia 7 tahun kebawah di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bakal di suntik vaksin polio.

Puluhan ribu anak tersebut akan diberikan vaksin polio pada 23 Juli 2024 mendatang. Lokasi vaksin polio ini dilakukan di sekolah, posyandu dan fasilitas kesehatan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang, Rustam mengatakan, saat ini vaksin tersebut dalam tahap pendistribusian ke Tanjungpinang dari Kementerian Kesehatan.

“Vaksinnya dalam proses distribusi ke tempat kita. Semua anak usia dibawah 7 tahun 11 bulan akan divaksin polio,” kata Rustam, Kamis (11/7).

Ia menerangkan, target pemberian vaksin polio ini dari 25 ribu sampai 35 ribu anak. Vaksin ini, menurut Rustam wajib diberikan untuk mencegah polio.

BACA JUGA: Kadinkes Kepri: Belum Ditemukan Adanya Polio di Kepri

“Polio ini penyakit yang dapat menyebabkan kecacatan. Seperti kaki pincang yang terjadi pada anak-anak kita,” tambahnya.

Selain itu, kata Rustam polio sudah marak terjadi pada anak-anak yang berada di enam Provinsi. Sementara untuk Tanjungpinang, tidak ada anak yang positif polio.

“Di Tanjungpinang tidak ada, tapi bukan berarti tidak beresiko. Jadi ini wajib,” ujarnya

Nantinya, puluhan ribu anak akan diberikan dua kali vaksin. Pertama 23 Juli, yang kedua dua pekan setelah yang pertama. Vaksin ini akan dilakukan di sekolah dan fasilitas kesehatan.

“Laksanakan dimana saja, seperti sekolah, puskesmas dan faskes lainnya. Target yang pertama, satu minggu sudah selesai,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: M Ismail

Perangi Judi Online, Kejati Kepri dan Kejari Batam Gelar Turnamen Futsal Antar Pelajar

0
4cfab98c 4bbd 4f6e a763 48415198485f
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Teguh Subroto saat membuka turnamen futsal Adhyaksa Cup 2024 di GOR Temenggung Abdul Jamal Batam, Seibeduk, Jumat (12/7). Foto: Yashinta/ Batam Pos

batampos – Kejaksaan Tinggi Kepri bersama Kejaksaan Negeri Batam menggelar turnamen futsal Adhyaksa Cup 2024 di GOR Temenggung Abdul Jamal Batam, Seibeduk, Jumat (12/7). Kegiatan olahraga ini digelar dalam rangka memerangi Judi online sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo melalui Kejaksaan Agung.

Gelaran Adhyaksa Cup ini melibatkan 400 pelajar dari 40 tim SLTA sederajat di Batam. Pembukaan Adhyaksa Cup ini dihadiri sejumlah Forkopimda Propinsi Kepri dan Kota Batam, diantaranya Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang juga Walikota Batam dan lainnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Teguh Subroto, mengatakan kehadiran judi online di tengah masyarakat sudah sangat meresahkan. Karena itu sesuai atensi Presiden, Kejaksaan berinisiatif mengelar berbagai kegiatan olahraga dalam rangka antisipasi judi online di tengah masyarakat.

“Sebagai aparat penegak hukum harus terlebih dahulu menggaungkan anti judi online di lingkungan Adhyaksa. Terkait kegiatan ini wujud dari perlawanan Kejaksaan terhadap praktik judi online,” ucap Teguh Subroto disela-sela acara.

Menurut dia, akibat dari praktik judi online, sudah banyak keluarga yang menjadi korban. Agar praktik judi yang lagi digemari dihampir semua kalangan termasuk anak muda, maka Kejati Kepri dan Kejari Batam bersama-sama mengkampanyekan anti judi online di tingkat SLTA se Kepri.

“Kami berikan kegiatan positif kepada anak muda khususnya para pelajar, dengan adanya kegiatan positif seperti ini, maka kegiatan para pelajar bisa lebih bermanfaat diluar jam pelajaran,” terang Teguh Subroto.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam I Ketut Kasna Dedi menyampaikan, kegiatan ini merupakan support dari Kejari Batam terkait memerangi judi online, terutama kepada anak muda.

“Kegiatan ini bentuk dukungan kami memerangi judi online. Untuk Futsal kami fokus pada pelajar tingkat SLTA. Kami berharap dengan adanya kegiatan positif, kegiatan seperti ini diharapkan bisa memberikan pola fikir positif bagi anak muda,” ungkap Kasna Dedi.

selain kegiatan Adhyaksa Cup Futsal 2024, Kejaksaan juga mengadakan turnamen Tenis lapangan di lapangan tenis KDA Batam center. Kegiatan ini melibatkan 14 tim (140 orang) dari berbagai instansi dan Forkopimda. Selain untuk memerangi judi, kegiatan ini juga bentuk silaturahmi antar sesama.

“Hari ini ada dua turnamen, siang nanti dilanjutkan kegiatan pertandingan tenis lapangan di KDA. Ini juga termasuk rangkaian kegiatan dalam memerangi judi online,” ungkap Kasna Dedi.

Sementara, Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad menyampaikan dukungan terhadap Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri dan Kejaksaan Negeri Batam dalam memerangi judi online. Terlebih sasarannya pada Siswa SLTA se Kepri.

“Kegiatan positif ini mempunyai nilai yang tinggi. Terimakasih kepada Kejati Kepri dan Kajari Batam yang memberikan perhatian yang sangat besar kepada para pelajar,” ujar Gubernur Ansar.

Menurut dia, kegiatan ini lebih bermakna, sebab adanya praktek kegiatan judi online yang sangat meresahkan masyarakat. Sehingga fokus para pelajar bisa beralih pada kegiatan postif, tidak ikut-ikutan dengan judi online.

“Pemerintah provinsi dan Kabupaten Kota akan bersinergi memberikan kegiatan positif kepada anak muda khususnya, sehingga tidak ada waktu untuk melakukan judi online. Terutama di sekolah akan digerakkan secara masif mengkampanyekan anti judi online. Termasuk orang tua murid,” jelas Ansar. (*)

Reporter: Yashinta

Pasangan Australia Kelahiran Rusia Diditangkap Atas Tuduhan Spionase

0
lustrasi Mata-mata (ANTARA News/Grafis) (Istimewa)

batampos – Sepasang suami istri warga negara Australia yang kelahiran Rusia ditahan di negara persemakmuran itu atas tuduhan spionase, kata polisi federal setempat AFP, Jumat.

AFP menangkap seorang wanita berusia 40 tahun, yang adalah seorang prajurit angkatan darat Australia (ADF) dan seorang pria, 62 tahun, yang merupakan pekerja mandiri, di rumah mereka di Everton Park, pinggiran kota Brisbane pada Kamis, 11 Juli.

“Pasangan suami istri tersebut didakwa pada Kami, 11 Juli 2024 dengan masing-masing satu dakwaan karena menyiapkan tindakan spionase dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” demikian pernyataan polisi.

Pasangan tersebut diduga bekerja sama untuk mendapatkan informasi sensitif dari ADF dengan tujuan kemudian mentransfernya ke pihak berwenang Rusia, menurut polisi.

AFP menuduh bahwa wanita tersebut, ketika mengambil cuti jangka panjang dari ADF, melakukan perjalanan yang tidak diumumkan ke Rusia tanpa laki-laki tersebut.

Wanita itu kemudian menginstruksikan sang laki-laki, yang berada di Australia, untuk masuk ke akun kerjanya di ADF dan membimbingnya untuk mengakses informasi spesifik untuk dikirim langsung ke akun surel pribadinya saat berada di Rusia.

Informasi yang diperoleh berkaitan dengan kepentingan keamanan nasional Australia, kata kepolisian, seraya menambahkan bahwa mereka sedang melakukan investigasi terkait apakah informasi tersebut sudah diterima di Rusia.

Harian Brisbane Times, pada hari yang sama, melaporkan bahwa pengadilan Australia telah merilis nama-nama tersangka pelaku.

Mereka adalah Kira Korolev, seorang prajurit ADF, dan suaminya, Igor Korolev.

Seorang penjaga di blok apartemen tempat pasangan itu tinggal mengatakan kepada harian tersebut bahwa kedua suami istri itu tidak bertindak mencurigakan.

“Saya terus mengawasi hal-hal yang tidak biasa, tapi sejujurnya, bahkan saat berada di sini, saya tidak pernah melihat apa pun,” kata Blake Fraser.

Pasangan itu menghadap ke Pengadilan Magistrat Brisbane pada Jumat untuk mendengarkan dakwaan mereka.

Setelah persidangan, jaksa Rachel Taylor mengatakan bahwa tuduhan itu serius dan meminta pengadilan untuk menunda kasus tersebut hingga 20 September. Pengadilan mengabulkan mosi itu. (*)

Sumber: Antara

Anggota Komisi IV DPR Ingatkan Bapanas dan Bulog Tak Melulu Impor

0
Ilustrasi Perum Bulog dan pasokan beras. (Istimewa)

batampos – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat Suhardi Duka mengingatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) mampu memperbaiki hulu produksi pangan. Sehingga tidak berorientasi hanya pada impor. Hal ini menyusul harga rata-rata beras yang terpantau mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Berdasarkan data panel harga pangan Bapanas, harga beras premium naik Rp 140 atau sebesar 0,90 persen ke level Rp 15.660 per kilogram. Harga beras medium juga naik tipis sebesar 0,22 persen atau Rp 30 menjadi Rp 13.550 per kilogram.

Suhardi juga menyoroti adanya skandal mark up impor impor 2,2 juta ton beras senilai Rp 2,7 triliun yang diduga merugikan negara akibat demurrage impor beras senilai Rp 294,5 miliar.

“Saya menilai dengan hadirnya Bapanas, terjadi perubahan orientasi tentang pangan yang tadinya kita fokus untuk memperbaiki hulu dan produksi kini berubah menjadi ketersediaan dengan orientasi impor,” kata Suhardi kepada wartawan, Jumat (12/7).

Menurut Suhardi, Bapanas dan Perum Bulog seharusnya dapat bersinergi memperbaiki hulu pangan. Ia tak menginginkan, Perum Bulog yang dipimpin Bayu Krisnamurthi berubah menjadi operator impor dan penjualan semata.

Baca Juga: Suami BCL Diperiksa Polisi sebagai Saksi, Ditanya soal Uang Modal Rp 2 Miliar

“Bulog juga berubah orientasi tidak lagi menjadi penyangga hasil panen tapi menjadi operator impor dan penjualan,” ujar Suhardi.

Suhardi memandang, jika tidak ada perubahan kebijakan dari kedua lembaga tersebut, maka impor pangan terkhusus beras akan menjadi sumber ketersedian bukan sekadar produksi. “Kalau paradigma ini tidak diperbaiki maka impor akan menjadi sumber ketersediaan bukan lagi produksi,” tegasnya.

Sementara, Direktur Rumah Politik Fernando Emas mendorong agar pembentukan panitia khusus (Pansus) di DPR terkait masalah impor beras yang telah dilaporkan ke KPK dapat segera dibentuk. Menurut Fernando, pansus diperlukan untuk menata pengelolaan pangan yang berpihak kepada rakyat atau petani, bukan untuk para importir.

“Diharapkan selain proses hukum berjalan di KPK, di DPR ada juga upaya secara politik untuk menata pengelolaan ketersediaan pangan terutama beras yang berpihak kepada petani bukan pada para importir dan segelintir orang,” ungkap Fernando.

Ia berharap, DPR dapat segera membuktikan keberpihakannya kepada para petani dengan segera membentuk Pansus soal impor beras. “Saatnya DPR membuktikan memang benar sebagai wakil rakyat yang berpihak kepada para petani dengan membentuk Pansus dan bukan berpihak kepada para importir beras atau kebutuhan pangan lainnya,” urai Fernando. (*)

Sumber: JP Group

 

Gubernur Ansar Lepas Dua Paskibraka Nasional Utusan Kepri

0

batampos- Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, melepas dua Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional Tahun 2024 yang mewakili Provinsi Kepulauan Riau. Acara pelepasan berlangsung di Kantor Graha Kepri Batam Centre, Kamis (11/7) malam.

Kedua Paskibraka tersebut adalah Abdullah Al Haddad dari SMA Negeri 7 Kota Tanjungpinang dan Hasya Danirmala Putri Arthadira dari SMA Swasta Mondial Kota Batam.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa terpilihnya mereka untuk mewakili Provinsi Kepri merupakan hasil dari serangkaian proses seleksi yang sangat ketat. Banyak tahapan dan seleksi yang harus mereka lalui dengan semangat dan disiplin.

“Dengan niat, semangat, serta disiplin dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi, akhirnya terpilihlah putra dan putri yang hebat untuk mewakili Provinsi Kepri,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga berpesan agar selama pemusatan pendidikan dan pelatihan di Jakarta, mereka menjalankan semua kegiatan dengan serius dan sungguh-sungguh untuk meraih hasil maksimal.

“Mudah-mudahan nanti kalian bisa menjadi tim inti yang bertugas membawa bendera pusaka,” harapnya.

BACA JUGA: Karimun Utus Dua Siswi SMAN 4 ke Tim Paskibra Provinsi Kepri

Gubernur juga berpesan agar setelah menjadi tim Paskibraka Nasional, mereka bisa menjadi teladan bagi teman-teman di sekolah dengan menunjukkan kedisiplinan dan perilaku yang baik.

“Rajin-rajinlah berdoa agar kesuksesan selalu menyertai langkah kalian. Dengan doa, kalian bisa mengejar dan meraih cita-cita yang diharapkan,” pungkas Gubernur Ansar.

Plt. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepri, Hasfarizal Hendra, menjelaskan bahwa pembentukan Paskibraka Tingkat Provinsi Tahun 2024 telah dilaksanakan pada tanggal 16-18 Mei, diikuti oleh 59 peserta dari 7 kabupaten/kota.

“Seleksi yang dilakukan sangat beragam, mulai dari seleksi Pancasila dan wawasan kebangsaan, kecerdasan umum, kesehatan, peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, hingga psikotes,” jelasnya.

Dari hasil seleksi tersebut, terpilih 35 orang yang terdiri dari 18 putra dan 17 putri. Hingga akhirnya, dua peserta dengan nilai tertinggi berhak menjadi utusan perwakilan Kepri di tingkat nasional.

Kehadiran dua Paskibraka Nasional ini didampingi oleh kedua orang tua serta kepala dan guru sekolahnya. Gubernur Ansar juga berkesempatan memakaikan jaket kepada kedua Paskibraka Nasional utusan Provinsi Kepri. (*)

Sejak Dibuka Sudah 194 Orang Mendaftar Sebagai Capim dan Dewas KPK

0
Ilustrasi KPK. Dok JawaPos.

batampos – Sebanyak 194 orang mendaftarkan diri untuk menjadi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas (Capim-Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu setelah sebanyak 682 orang yang melakukan registrasi akun pendaftaran Capim dan Dewas KPK periode 2024-2029.

“Sampai dengan pukul 12.30 hari ini, yang register akun 682 orang. Kemudian pendaftar capim KPK 107 orang, pendaftar calon Dewas 87 orang,” kata Wakil Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim dan Dewas KPK, Arif Satria dalam diskusi daring, Jumat (12/7).

“Artinya 682 merupakan orang yang tertarik mempersiapkan diri dalam rangka mendaftar sebagai capim atau cadewas KPK,” sambungnya.

Arif menjelaskan, dari sisi gender paling banyak laki-laki yang mendaftar Capim KPK. Adapun, jumlahnya laki-laki sebanyak 105 orang dan perempuan hanya dua orang.

Melihat dari sebaran wilayah yang mendaftar, Jawa Barat 28, DKI Jakarta 19, Jawa Timur 11, Banten 10, Jawa Tengah 6, dan lainnya di bawah 5.

Sementara, calon Dewas KPK juga mendominasi pendaftar laki-laki sebanyak 76 orang dan perempuan 11 orang.

“Sebaran masih sama bahwa Jawa Barat, DKI masih mendominasi dari sumber calon,” ucap Satria.

Ketua IM57+ Institute Praswad Nugraha sebelumnya menyatakan bahwa pimpinan KPK ke depan harus mereka yang mampunyai sosok luar biasa. Sehingga akan melakukan kerja yang juga luar biasa untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap KPK.

“Tanpa adanya Pimpinan KPK yang baik, maka akan semakin jauh visi tersebut akan tercapai,” ujar Praswad, Minggu (7/7).

Menurut Praswad, rendahnya minat pendaftar akibat merosotnya kepercayaan publik terhadap KPK, maka Pansel KPK yang belum mendapatkan kepercayaan publik secara penuh, harus dapat membalik presepsi dengan membuktikan bahwa akan dapat menghasilkan calon berintegritas.

“Salah satunya adalah melalui upaya yang tidak biasa, termasuk jemput bola dengan melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh yang dirasa dapat mendapatkan kepercayaan publik,” papar Praswad.

Tentu dspat melihat mereka-mereka yang mempunyai rekam jejak baik, khususnya yang memang memiliki semangat pemberantasan korupsi.

“Indikatornya pun jelas, mulai dari tidak adanya kasus korupsi sampai dengan memiliki track record yang mampu melakukan transformasi kelembagaan,” urai Prawad.

Ia tak mempermasalahkan, jika memang Pansel ingin melakukan jemput untuk mencari Capim dan Dewas KPK yang berintegritas.

“Artinya langkah jemput bola bukan diharamkan dan bahkan dengan kondisi saat ini yang minim pendaftar dan kepercayaan publik turun menjadi suatu kewajiban,” tegas Praswad.

Ia pun mengingatkan, Presiden Joko Widodo mempunyai kesempatan akhir untuk meninggalkan legacy baik atas corat maritnya KPK selama periode kepemimpinannya.

“Apabila presiden tidak mendorong calon yang baik maka akan tercatat dalam sejarah menjadi presiden yang meninggalkan cerita buruk bagi pemverantasan korupsi,” pungkas Praswad. (*)

Sumber: JP Group

Pemprov Kepri Berhasil Memfasilitasi Pemulangan 16 Orang Nelayan yang Ditahan Pemerintah Malaysia

0

batampos- Sebanyak 16 orang nelayan asal Kepri yang ditahan di Malaysia sejak April 2024 lalu, secara resmi telah dipulangkan ke Indonesia pada hari Kamis, (11/7).

Ke-16 nelayan tersebut beserta 3 kapalnya diantar langsung oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim (APM) Malaysia sampai wilayah perbatasan dan kemudian dijemput oleh Pemerintah Indonesia dengan Kapal KN Pulau Nipah 321 milik Bakamla / TNI AL.

16 nelayan itu merupakan masyarakat Kepulauan Riau yang berasal dari Bintan, Anambas dan Lingga. Terdapat 3 perempuan diantaranya. Seluruh nelayan tersebut dikembalikan ke Indonesia dengan keadaan sehat tanpa ada yang sakit seorangpun.

Bebasnya 16 nelayan Kepri tersebut tak lepas atas upaya dari Pemerintah Indonesia dan Provinsi Kepri untuk meyakinkan Pemerintah Malaysia, sehingga tidak perlu waktu lama bagi para Nelayan yang ditangkap sudah diberikan kebebasan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga mereka.

Salah seorang pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepri bernama Wandi, menyampaikan rasa bahagianya karena teman-temannya yang telah 3 bulan ditahan di Malaysia sudah dapat kembali lagi ke rumah masing-masing.

“Hari yang cerah ini terasa sangat spesial karena para teman kami yang ditahan di Malaysia kini sudah kembali lagi berkumpul bersama kami, dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi karena sudah berupaya memulangkan teman kami secepat mungkin ke keluarganya”, ungkapnya.

BACA JUGA: BP2D Kepri dan Bakamla Jemput 13 Nelayan asal Kepri yang Sempat Diamankan APMM di Perbatasan Indonesia Malaysia

Sesampainya di Batam, tampak beberapa nelayan melakukan sujud syukur karena telah kembali menginjakkan kaki di wilayah Indonesia setelah sekian bulan mereka ditahan di Malaysia.

Turut serta hadir dalam penjemputan para nelayan antara lain, Pejabat dari KJRI Johor Bahru, Div Hub Inter Mabes Polri, Kepala BP2D Kepri, Kepala Bakesbangpol Kepri, Sekdis Kominfo Kepri, Ditjen PSDKP, para Kepala OPD Bintan, KNTI Kepri, HNSI Kepri dan keluarga dari para nelayan. (*)

PSI Dukung Amsakar Maju Walikota Batam

0
f590021a 4274 4d31 8eb1 b6dfb1eac164
Calon Walikota Batam, Amsakar Achmad bersama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep.

batampos – Calon Walikota Batam, Amsakar Achmad terus mendapat dukungan dari berbagai partai politik. Setelah sebelumnya, wakil wali kota Batam itu mendapat rekomendasi dari empat partai politik untuk berkontestasi di Pemilihan Walikota (Pilwako) Batam 2024.

Kali ini, beredar foto Amsakar berfoto bersama Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep sambil memegang sebuah map berlogokan PSI yang diduga kuat surat dukungan untuk Amsakar Achmad

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi Kepri Anto Duha membenarkan pertemuan Amsakar dengan putra presiden RI, Joko Widodo tersebut. Anto mengaku tidak ingin berkomentar banyak sebelum keluarnya surat rekomendasi.

“Ini kan masih di pusat. Belum sampai ke kami di DPW. Tapi prinsipnya, kita masih sejalan dengan Koalisi Indonesia Maju, bersama dengan partai Gerindra, ” kata Anto, Jumat (12/7).

Ia menyebutkan, komunikasi politik di daerah juga terus dilakukan dengan wakil walikota Batam tersebut. Termasuk di dalam membangun koalisi bersama partai pendukung lainnya.

“Untuk rekomendasi DPP segera dikeluarkan beberapa hari ke depan. Kita tunggu ya. Prinsipnya kembali lagi, kami masih sejalan dengan Koalisi Indonesia Maju, Gerindra,” pungkasnya.

Ketua DPC Partai Gerindra Nyanyang Haris Pratamura yang menjadi penggerak dan pengusung pasangan Amsakar Ahmad dan Li Claudia Chandra mengungkapkan rasa syukurnya atas besarnya dukungan dan kepercayaan partai terhadap pasangan Amsakar Ahmad – Li Claudia Chandra.

“Tentunya ini menjadi semangat dan optimisme kami dalam meraih kemenangan,” ucap Nyanyang Haris Pratamura.

Dikatakan Nyanyang, sejauh ini pihaknya terus melakukan berbagai kordinasi dengan lintas partai dan direncanakan akan menggelar deklarasi bersama yang waktunya masih dipersiapkan.

“Tentunya kami berkordinasi mempersiapkan untuk memenangkan Amsakar Achmad- Li Claudia, ” ujarnya.

Sebelumnya, Partai Nasdem menerbitkan surat rekomendasi kepada pasangan calon Amsakar Ahmad dan Li Claudia Candra untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Batam 2024. Surat rekomendasi itu diserahkan langsung oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Nasdem, Prananda Surya Paloh tertanggal 2 Juli 2024.

Surat rekomendasi Nomor 253-SI/RP/BPP-NasDem/VII/2024 diserahkan kepada Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Kepri. Adapun isinya adalah, berdasarkan hasil penjaringan dan penyaringan sesuai mekanisme Internal Partai NasDem dalam rangka pemilihan wali kota dan wakil walikota Batam 2024, dengan ini DPP Partai NasDem menyampaikan hal berikut.

Beberapa hari yang lalu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga telah menerbitkan SK Dukungan terhadap pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra. Dalam SK nomor 30415/DPP/01/VII/2024 tertanggal 2 Julil 2024 itu. Disebutkan PKB memberikan tugas dan tanggungjawab kepada Amsakar dan Li Claudia Chandra sebagai pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Batam Periode 2024-2029 dari Partai PKB.

Rekomendasi dan dukungan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra juga datang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Melalui Surat Nomor 2805/IN/DPP/VII/2024 tentang Rekomendasi. Dalam surat itu menyebutkan berdasarkan hasil penjaringan dan penyaringan sebagaimana diusulkan DPW PPP Provinsi Kepri, melalui surat Nomor 020/IN/DPW/VII/2024 tanggal 4 Juli 2024 perihal perihal rekomendasi sebagai bakal calon Wali kota dan calon wakil walikota Batam 2024- 2029.

Sebelumnya kata Nyanyang, dukungan resmi juga telah dikeluarkan DPP Gerindra setelah menerima dukungan DPC Partai Gerindra Batam. Surat dukungan itu telah dikirimkan ke Jakarta untuk dijadikan dasar penerbitan dari SK Dukungan.

Sejauh ini sejumlah persiapan di DPC terus dipersiapkan. Anggota DPRD Provinsi Kepri itu menyebutkan, Gerindra saat ini sudah mempunyai infrastruktur partai sendiri dan nanti tinggal melengkapi dengan partai-partai pengusung lainnya.

“Agustus kita mulai langsung daftarkan, seluruh kader simpatisan akan langsung bergerak dan optimis kita menang dan wajib menang di pilwako Batam 2024,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra