Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3435

Pemkab Bintan bersama 13 Perusahaan dan 2 LPKS Tandatangani Komitmen Rekrut Tenaga Kerja Lokal

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan melihat proses job fair usai membuka job fair yang dilaksanakan di Plaza Lagoi, Lagoi Bay, kawasan Bintan Resort, Jumat (7/6/2024). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan bersama 13 perusahaan dan 2 lembaga penyelenggaraan kesejahteraan sosial (LPKS) berkomitmen untuk mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal.

Penandatanganan komitmen ini disejalankan pembukaan job fair di Plaza Lagoi, Lagoi Bay, kawasan Bintan Resort, Jumat (7/6/2024).

Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyampaikan, penandatanganan antara Pemkab Bintan bersama 13 perusahaan dan 2 LPKS merupakan komitmen dalam mengutamakan pekerja lokal.

“Komitmen kita bersama untuk mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Atas komitmen itu, Roby mengatakan, pihaknya memberikan piagam penghargaan ke perusahaan-perusahaan yang mengutamakan pekerja lokal.

Dia juga menyampaikan, job fair yang digelar kali ini merupakan job fair yang kedua. Sebelumnya, job fair dilaksanakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang pada Maret 2024 lalu.

Untuk job fair kali ini, dia menyebut, pihaknya melibatkan 17 perusahaan yang ada di Bintan dengan lowongan kerja (loker) yang tersedia sebanyak 746 loker.

BACA JUGA: Job Fair Digelar 7-9 Juni di Plaza Lagoi, Ada 16 Perusahaan dan 746 Lowongan Kerja

Beberapa perusahaan yang terlibat dalam job fair antara lain Nirwana Gardens, Four Point by Serathon, The Residence hingga sektor industri seperti BIIE Lobam juga turut terlibat dalam job fair ini.

Adapun loker yang dibuka antara lain untuk posisi Front Office, Housekeeping, Bellboy (driver), Design Graphic, Welder hingga Sekuriti.

Dia mengatakan, Pemkab akan terus berusaha untuk menekan angka pengangguran terbuka, terlebih tenaga kerja lokal memiliki potensi dan siap berdaya saing.

Kepada peserta job fair, dia berpesan untuk selalu bersemangat.

“Yakinlah ikhtiar dan doa yang dilakukan membuahkan hasil,” ujarnya.

Diketahui, job fair digelar selama tiga hari mulai 7 hingga 9 Juni 2024 di Plaza Lagoi, kawasan Bintan Resort Lagoi. (*)

 

Reporter: Slamet N

SPBE Sememal Beroperasi, HET Gas Elpiji 3 Kg akan Berubah

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau SPBE di Sememal. f,TRI

batampos– Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Karimun diperkirakan berubah. Menyusul telah beroperasinya SPBE Sememal dengan kapasitas 350 metrik ton elpiji, Kamis (6/6) lalu.

Kehadiran SPBE Sememal yang dikelola PT Palugada Karimun Sejahtera tentunya mampu mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Karimun. Dimana selama ini pengisian gas elpiji harus ke Tanjunguban, sekarang sudah bisa di Karimun.

BACA JUGA: Karimun Dapat Tambahan 22.400 Tabung Gas Elpiji 3 Kg

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengaku, HET gas elpiji nantinya tentu akan berbeda dengan harga saat ini sebesar Rp25 ribu pertabung.

“Kita akan menekan harga gas 3 Kg paska beroperasinya SPBE Sememal. Selain memberi kemudahan, juga penetapan harga yang murah sehingga bisa dijangkau masyarakat,” ungkap Rafiq.

Untuk penetapan HET gas 3 Kg di Kabupaten Karimun, sebut Rafiq, segera dilakukan rapat koordinasi dan evaluasi bersama stakeholder. Sehingga hasilnya menjadi keputusan bersama.

“Secepatnya kita lakukan rapat menetapkan harga terbaru gas 3 Kg, baik di dalam Karimun dan luar Karimun. Bila perlu, kita undang juga pihak Pertamina untuk penetapan HET ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati menekankan kepada PT Palugada Karimun Sejahtera berkoordinasi bersama distributor dan pangkalan.

“Lakukan koordinasi sesegera mungkin untuk kelancaran pasokan gas elpiji 3 Kg nantinya. Sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” tegasnya. (*)

Reporter: Ichwanul Fahmi

Realisasi Pajak Daerah Kota Batam Sudah Capai 41,89 Persen dari Target

0
Pembayaran PBB 3 F Cecep Mulyana scaled e1717823904498
Warga melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang digelar oleh Bapenda Kota Batam di kantor Kelurahan Tanjung Sengkuang Batuampar, Jumat (7/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam mencatat capaian realisasi pajak daerah pada akhir triwulan kedua tahun 2024 baru mencapai Rp 579,5 miliar atau 41,89 persen dari target tahun ini sebesar Rp 1,383 triliun.

Kepala Bapenda Kota Batam Raja Azmansyah, mengatakan realisasi pajak daerah pada akhir triwulan kedua 2024 itu disumbang oleh sektor pajak potensial. Seperti pajak barang dan jasa tertentu dengan capaian Rp 266,7 miliar atau 38,98 persen dari target yang direncanakan Rp 684,2 miliar.

Kemudian, pajak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)-P2 dengan realisasi Rp 108,2 miliar atau 41,68 persen dari target Rp 260 miliar dan Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah (BBPHTB) yakni Rp 197 miliar atau 47,5 persen dari target Rp 414 miliar.

Baca Juga: Lima Bulan, Realisasi Penerimaan Retribusi di Batam capai Rp 53,9 miliar

Selain itu, pajak reklame dengan capaian Rp 7,09 miliar atau 33,6 persen dari target Rp 21,06 miliar dan terakhir pajak mineral bukan logam dengan realisasi Rp 305 juta atau 7,07 persen dari target yang direncanakan sebesar Rp 4,32 miliar.

Raja mengatakan jika melihat dari realisasi persentase, maka pajak BPHTB tertinggi bersumber dari pajak BPHTB dengan porsi 47,5 persen. Namun bila dilihat dari besaran penerimaan pajak barang dan jasa tertentu dengan capaian Rp 266,7 miliar

“Pajak BPHTB sebagai penyumbang terbesar. Lalu diikuti pajak PBB, pajak Hotel dan pajak tenaga listrik yang merupakan bagian dari pajak barang dan jasa tertentu, ” terang Raja Azmansyah lagi. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Bapenda Abaikan Keberatan ATB, Tetap Tagih Hutang Pajak Rp 48 Miliar

0
diky dipenda
Kepala Bapenda Kepri, Diky Wijaya (F. Azis Maulana)

batampos – Bapenda Pemrov Kepri tidak akan mempedulikan keberatan ATB atas alasan kenapa tidak mau membayar hutang pajak air permukaan sebasar Rp 48 miliar. Sebab sudah ada putusan akhi Mahkamah Agung (MA) yang meminta ATB agar segera melunasi tunggakan pajak air permukaan.

Kepala Bapenda Batam, Diky Wijaya mengatakan tidak akan peduli lagi atas berbagai alasan yang disampaikan ATB ke sejumlah media. Sebab pihaknya sudah jelas memenangkan atas sangketa pajak air permukaan melawan ATB.

“Saya sudah lihat stamen-stamen kuasa hukum mereka (ATB) di media. Intinya kami tidak peduli dan mengabaikan berbagai alasan mereka,” ujar Diky.

Apalagi, salah satu alasan ATB yang tidak mau membayar putusan MA karena sudah ada perjanjian konsesi dengan Badan Pengusaha Andi (BP) Batam. Sehingga pajak air permukaan tak harus lagi dibayar ke Bapenda.

Baca Juga: Lima Bulan, Realisasi Penerimaan Retribusi di Batam capai Rp 53,9 miliar

“Jelas Dispenda dan BP Batam itu berbeda. Kalau tidak jelas, tak mungkin sampai upaya hukum terakhir di MA kami bisa menang, ” sebut Diky.

Sengketa itu telah mencapai tahap Peninjauan Kembali (PK) di MA, dengan Bapenda Kepri sebagai Termohon dan PT ATB sebagai Pemohon. Mahkamah Agung telah memutuskan untuk memperkuat putusan Pengadilan Pajak yang sebelumnya menolak gugatan dari PT ATB. Jadi ia meminta, PT ATB legowo dan segera melunasi kewajibannya terkait pajak air permukaan yang kurang bayar pada periode Juli 2016 hingga Juni 2018.

“Jumlah total yang harus dibayar, termasuk sanksi administrasi, mencapai Rp 48 miliar lebih. Kami minta ATB legowo untuk itu dan patuhi hukum, karena putusan itu sudah berkekuatan tetap,” tegas Diky.

Menurut Diky, untuk bisa sampai ke proses PK, pihaknya telah berjuang semaksimal mungkin, dari segi tenaga, waktu dan lainnya. Hal itu, dikatakan Diky demi pemasukan uang negara, yang nantinya digunakan untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Semua ini telah melalui proses yang panjang dan tak mudah. Selayaknya, ATB sebagai perusahaan ternama memberikan contoh kepatuhan pajak. Terlebih sudah ada putusan final dari MA, sehingga tak ada alasan lagi untuk keberatan,” sebutnya.

Baca Juga: Pengakuan ke Polisi, Ketua PSI Batam Konsumsi Narkoba sejak 2011

Namun jika memang tak ada itikad baik dari ATB untuk melunasi kewajiban, pihaknya akan melakukan langkah tegas, yakni penyitaan aset PT ATB.

Ia menargetkan dua bulan kedepan permasalahan ini sudah selesai, karena ada yudisial pajak dari pemerintah yang akan melakukan eksekusi ini.

“Di pemerintah ada juru sita pajak. Jadi kami harap dua bulan kedepan permasalahan ini sudah selesai dan tetap pada jalur perundang-undangan yang berlaku. Langkah yang kami lakukan jika tak ada itikad baik adalah penyitaan,” ungkapnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

 

Tumbang Lawan Irak, Ini Skenario Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

0
Indonesia kalah 0-2 saat menjamu Irak pada Kamis (6/6) sore WIB. (PSSI)

batampos – Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua akhirnya memasuki pertandingan-pertandingan akhir yang cukup krusial dan sangat menentukan nasib setiap tim.

Kelanjutan pertandingan Grup F yang berisi Irak, Indonesia, Vietnam dan Filipina berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia, serta Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam.

Timnas Indonesia harus rela menerima kekalahan dari Irak dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (6/6). Skuad Garuda gagal mencuri 3 poin dari The Lion of Mesopotamia setelah gawang Indonesia yang dikawal Ernando Ari kebobolan dua gol.

Gol pertama dilesakkan Aymen Hussein melalui titik putih setelah Justin Hubner handball atas bola yang disepak oleh Ali Jassim di dalam kotak penalti. Irak kembali membobol gawang Indonesia melalui kaki Ali Jassim pada menit 87 setelah Ernando Ari gagal mengolah bola yang mengarah kepadanya.

Sementara itu, pertandingan di Stadion My Dinh yang mempertemukan Vietnam melawan Filipina, berakhir dengan kemenangan tipis untuk skuad The Golden Star Warriors. Mereka berhasil comeback 3-2 saat injury time setelah Filipina unggul 1-2 terlebih dahulu pada menit 89.

Hasil tersebut menjadikan Vietnam berhasil mengejar poin yang diperoleh Indonesia dengan hanya selisih satu poin saja. Saat ini Timnas Indonesia berada di posisi ke-2 klasemen sementara Grup F dengan total 7 poin. Sementara itu, Vietnam berada di posisi ke-3 dengan perolehan 6 poin.

Berdasarkan penghitungan poin, untuk mendapatkan posisi yang aman agar dapat lanjut melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia wajib menang di laga melawan Filipina. Jika Indonesia berhasil memenangkan laga pamungkas tersebut, Jordi Amat dkk akan finish di posisi kedua dengan perolehan 10 poin.

Jika hasil pertandingan Indonesia melawan Filipina tidak sesuai yang diharapkan, maka berikut skenario yang harus terjadi agar skuad Garuda dapat melanjutkan perjuangannya ke putaran ketiga.

Filipina mendapat kemenangan, maka Indonesia tetap memiliki 7 poin dan The Azkals mendapat 4 poin. Pada situasi ini, Irak wajib menang atas Vietnam agar Indonesia bisa lolos bersama Irak, karena The Golden Star Warriors akan tetap berpoin 6, selisih satu angka dengan skuad Garuda.

Jika Filipina dan Indonesia berakhir imbang, pertandingan Irak vs Vietnam juga harus seri. Pada skenario ini, hasil akhir klasemen Grup F adalah Irak sebagai juara grup dengan 16 poin, Indonesia sebagai runner-up grup dengan 8 poin, kemudian Vietnam dengan 7 poin, dan Filipina 2 poin.

Skenario terakhir adalah dengan memperhitungkan selisih gol jika Indonesia mengalami kekalahan dan Irak vs Vietnam berakhir imbang. Hal tersebut dilakukan karena Indonesia dan Vietnam berakhir dengan perolehan yang sama, yaitu 7 poin.

Mengamati skenario-skenario tersebut, Timnas Indonesia tidak ada pilihan yang lebih aman lagi selain menang dan meraih 3 poin atas Filipina, sehingga bisa lolos tanpa menunggu hasil pertandingan Vietnam melawan Irak. Pertandingan penentuan nasib tim asuhan Shin Tae Yong tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (11/6) pukul 19.30 WIB.

Berkenaan dengan laga hidup dan mati tersebut, Timnas Indonesia dipastikan akan dapat membawa kekuatan penuh. Jay Idzes yang baru saja datang diprediksi akan langsung diturunkan di starting eleven asuhan Shin Tae-yong.

Bek asal klub Belanda, NEC Nijmegen, Calvin Verdonk, yang baru saja resmi menjadi warga negara Indonesia juga diperkirakan akan turut berjuang di laga penentuan nasib Timnas Indonesia tersebut.

Selain penentu langkah Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga, partai penting melawan Filipina tersebut juga menjadi penentu lolos tidaknya Asnawi dkk ke Piala Asia 2027. (*)

Lima Bulan, Realisasi Penerimaan Retribusi di Batam capai Rp 53,9 miliar

0
IMG 20240325 162553
Seorang juru parkir mengatur kendaraan yang akan keluar dari area parkir di kawasan Batam Center, Senin (25/3). Retribusi parkir jadi salah satu sumber PAD Batam F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam mencatat penerimaan retribusi daerah selama Januari hingga 7 Juni 2024 baru mencapai Rp 53,9 miliar atau 34,24 persen dari target retribusi tahun 2024 yakni, Rp 157,4 miliar.

“Capaian retribusi saat ini di angka Rp 34,24 persen,” ujar Kepala Bapenda Kota Batam Raja Azmansyah, Jum’at (7/6).

Ia mengungkapkan penerimaan retribusi sebesar itu, berasal dari retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan yakni Rp13,8 miliar atau 30,18 persen dari target yakni Rp 45,8 miliar. Selain itu retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum masih di angka 31,08 persen atau Rp 4,6 miliar dari target Rp 15 miliar

“Lalu ada juga retribusi layanan pelabuhan Rp 129,1 juta dari target sebesar Rp 600 juta,” tambah Raja.

Baca Juga: Pengakuan ke Polisi, Ketua PSI Batam Konsumsi Narkoba sejak 2011

Selanjutnya ada retribusi persetujuan bangunan gedung Rp 15,2 miliar atau 28,59 persen dari target sebesar Rp 53,5 miliar serta retribusi penggunaan tenaga kerja asing sebesar Rp 16,7 miliar atau 40,2 persen dari target tahun ini yakni Rp41,7 miliar.

“Angkanya terus bergerak naik, kita harapkan target retribusi Rp 157,4 miliar bisa tercapai,” sebut Raja.

Terpisah, Kepala DLH Batam Herman Rozie melalui Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Eka Suryanto menyebutkan target Rp 45,8 miliar tahun ini lebih tinggi bila dibanding dengan capaian tahun 2023 lalu yang sebesar Rp 37,5 miliar.

“Ya, tahun ini kami menargetkan Rp 45 miliar atau naik sekitar Rp 7,5 miliar dibandingkan pendapatan tahun lalu,” ujarnya.

Eka menyebutkan, untuk target dan pendapatan retribusi sampah ini selalu naik setiap tahunnya. Dimana di tahun 2022 lalu, pendapatan dari retribusi sampah di Kota Batam sebesar Rp 35,9 miliar. Naik menjadi Rp 37,4 miliar di tahun 2023.

“Untuk target Rp 45 miliar tahun ini masih optimis tercapai. Sebab kami sudah mendata objek retribusi baru,” tambah Eka.

Baca Juga: Kemenhub Turun Tangan Dobrak Monopoli Tiket Kapal Feri Internasional di Kepri

Dikatakan Eka, penarikan retribusi sampah berbeda dengan pendapatan lain seperti Pajak Bumi Bangunan (PBB). Retribusi baru bisa dilakukan setelah ada pelayanan. Ia mengakui, banyak perumahan baru dan kawasan pertokoan yang didata DLH Kota Batam ini belum berpenghuni atau dihuni pemiliknya.

“Perumahan bertambah pendapatan juga bertambah belum bisa menjadi tolak ukur kita. Karena banyak juga kasawan baru ini belum berpenghuni yang belum menghasilkan sampah. Jadi kita gak bisa menyamakan dengan objek PBB, dimana selagi ada pemiliknya walau gak dihuni tetap ditagih,” jelasnya.

Disinggung penarikan retribusi sampah saat ini, Eka menjawab, pembayaran dilakukan secara non tunai dan semi non tunai. Beberapa perumahan besar kawasan pertokoan sudah memakai non tunai. Bahkan wilayah Batam Kota sudah menggunakan pembayaran Qris untuk membayar sampahnya.

“Tahun kemarin kita sudah lakukan secara Qris di Batam Kota dan tahun ini mulai direncanakan di Sekupang dan Lubukbaja, sehingga ke depan semua wilayah sudah memakai sistem ini. Selain lewat Qris, pembayaran non tunai ini juga ada secara langsung dikirim ke rekening kas daerah” tambah Eka. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

 

 

 

Influencer Tawarkan Paket Haji Tanpa Antre Rp 100 Juta, Jualan via Facebook

0
Ilustrasi ibadah Haji. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

batampos – Identitas pegiat medsos yang tengah berurusan dengan polisi Arab Saudi karena diduga mempromosikan penjualan paket haji tak resmi, akhirnya terungkap.

Diketahui, sosok itu berinisial LNM. Selain aktif di media sosial, WNI berusia 40 tahun itu juga memiliki usaha travel. Namanya berinisial AND.

“Sebelumnya saya luruskan informasi terlebih dulu. Bahwa yang bersangkutan memang pegiat medsos. Tapi bukan selebgram, melainkan berjualan lewat akun facebook (FB)-nya yang sudah memiliki 5 ribu pengikut,” kata Konjen RI Jeddah Yusron B Ambary dalam konferensi pers via zoom di Makkah, Jumat (7/6).

Dari keterangan yang diperoleh, LMN ditangkap dua pekan lalu, tepatnya pada 25 Mei. Saat itu, dia diamankan polisi saat dalam perjalanan menuju hotelnya di Makkah.

“Saat ditangkap, dia bersama keponakannya yang saat ini dilepas. Sedangkan LMN ditahan,” katanya.

Awalnya, pihak KJRI tidak mengetahui peristiwa itu. Informasi baru didapat setelau suami LMN, yakni AC, menghubungi konsulat.

Dari situlah, akhirnya pihak KJRI mendatangi kantor kejaksaan setempat. “Dari hasil penyelidikan, yang bersangkutan menawarkan paket haji tanpa tasrih melalui akun media sosialnya. Berupa paket haji tanpa antre,” ujar Yusron.

Aktivitas LMN ternyata diketahui oleh pihak keamanan Arab Saudi. “Praktik yang dilakukan LMN dilaporkan oleh seseorang lewat akun X (dulu twitter). Dengan me-mention akun pihak keamanan Arab Saudi,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, LMN menjual paket haji itu senilai Rp 100 juta per jemaah. Ada 50 orang yang ikut. Mereka menggunakan visa ziarah.

Sedangkan, LMN dan suaminya memakai visa pekerja musiman.

Saat ini, KJRI sedang berupaya penangguhan penahanan dengan jaminan. Namun sejauh ini ditolak pihak kejaksaan Arab Saudi. Mengingat dugaan pelanggaran LMN dianggap berat.

Perwakilan KJRI juga mengaku sudah bertemu 50 orang peserta paket haji yang ditawarkan LMN. Mereka berada di Makkah.

“Kami sudah minta mereka pulang. Tapi tidak bisa cepat. Sebab, mereka sudah dijadwalkan baru bisa pulang pada 21 Juni,” katanya. (*)

Pengakuan ke Polisi, Ketua PSI Batam Konsumsi Narkoba sejak 2011

0
Tigor
Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba. (Jessica/Antara)

batampos – Polresta Barelang menyebutkan, Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Batam telah mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi sejak 2011.

Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba mengatakan, telah menangkap Ketua DPD PSI berinisial S, bersama dua rekannya yaitu AH dan SN. Adapun barang bukti yang ditemukan polisi saat penangkapan berupa narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,52 gram.

“Tersangka S mengaku mengonsumsi narkotika jenis ekstasi dan sabu-sabu sejak 2011. Zat utama yang digunakan saat ini ketergantungan sabu-sabu,” kata Tigor seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga: Tekong PMI Ilegal di Batam Nyambi Bawa Sabu dari Malaysia

Dia menambahkan, ketiga tersangka tersebut diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau.

”Berdasar hasil pemeriksaan terhadap para tersangka dan BB yang ditemukan, diputuskan ketiganya hanya sebagai pengguna. Sehingga para tersangka diserahkan ke BNNP Kepri untuk menjalani proses rehabilitasi selama 6 bulan,” ujar Tigor Sidabariba.

Baca Juga: Imigran asal Irak Jadi Driver Ojol di Batam, UNHCR: Pengungsi Belum Memiliki Hak Bekerja

Sebelumnya, atas kasus yang menjerat Ketua DPD PSI Kota Batam, Ketua DPW PSI Kepri Anto Duha mengatakan, akan memberikan sanksi tegas jika terbukti bersalah. Yakni dengan mencabut Kartu Tanda Anggota (KTA) dan pemecatan secara tidak terhormat.

”Informasi yang kita dapatkan, salah satu kader kita ditangkap Satreskrim Narkoba. Dari informasi ini, DPW PSI Kepri telah melakukan langkah-langkah. Maka kami DPW PSI akan memberikan tindakan pemecatan dengan tidak hormat dan mencabut KTA-nya. Segera kita lakukan,” ucap Anto. (*)

Sabar/Reza Satu-satunya Wakil Indonesia di Semifinal Indonesia Open 2024

0
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mengembalikan kok ke arah ganda putra Taipe Lee Yang/Wang Chi-Lin dalam babak 16 besar Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024). Ganda putra Indonesia menang atas ganda putra Taipe dengan skor 21-11,21-18. (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

batampos – Di tengah bergugurannya para wakil unggulan Tanah Air, Indonesia masih menyisakan asa meraih gelar juara di Indonesia Open 2024. Harapan tersebut ada di tangan pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang berhasil melenggang ke babak semifinal, Jumat (7/6).

Sabar/Reza membuat Istora Senayan mengharu-biru setelah meraih kemenangan atas pasangan Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan. Bertempur selama kurang lebih 1 jam, keduanya menyegel kemenangan dengan skor akhir 21-17, 14-21 dan 21-16.

Di hadapan para awak media usai laga, keduanya tidak bisa menyembunyikan rasa senang dan harunya usai memenangi laga penting tersebut.

“Di pertandingan tadi kita sudah mengeluarkan kemampuan yang terbaik. Dari set pertama sampai terakhir jujur badan sudah merasa capek banget. Jadi dengan hasil kemenangan tadi, saya sangat happy,” ujar Reza.

“Kemenangan hari ini berkat komunikasi dengan Reza, coach dan dukungan suporter di Istora. Semua itu membuat kami mengeluarkan kemampuan terbaik. Terharu banget saat tanding tadi. Mudah-mudahan kami bisa memberikan prestasi terbaik, bisa bawa gelar juara,” sambung Sabar.

Keduanya menambahkan bahwa banyaknya wakil Indonesia yang tumbang juga membuat mereka semakin bermain tanpa beban di turnamen ini.

“Kami main nothing to lose karena wakil Indonesia juga tinggal sedikit. Jadi kami mau tak mau ingin menang pastinya,” kata Reza.

Di laga semifinal pada Sabtu (8/6) ini, Sabar/Reza sudah ditunggu oleh pasangan Malaysia yang sedang on fire, Man Wei Chong/Kai Wun Tee.

“Kita tahu pasangan Malaysia ini performnya sedang bagus. Tapi kita berdua tak mau kecil hati. Kita mau fokus, optimis, dan tetap kasih yang terbaik besok,” kata Sabar lagi. (*)

Kecewa Menunggu Lama, Peserta Pawai yang Digelar Pemko Tanjungpinang Bubar karena Hujan 

0
Sejumlah peserta pawai tutup tahun ajaran 2023-2024 kehujanan di Jalan Basuki Rahmat Tanjungpinang. F. Peri Irawan

batampos– Ratusan orang tua beserta anak murid yang menjadi peserta pawai Tutup Tahun Ajaran 2023-2024 Pemko Tanjungpinang, merasa kecewa.

Pasalnya, kegiatan pawai itu molor dari jadwal yang ditentukan. Seharusnya pawai dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Namun hingga pukul 08.15 WIB belum juga dimulai.

Sejumlah orang tua juga mulai mengeluh dan kesal karena keterlambatan tersebut. Bahkan ada beberapa orang tua yang memutuskan pulang lebih awal karena lama menunggu.

Tak hanya itu, saat menunggu dimulainya pawai, hujan deras tiba-tiba turun mengguyur. Orang tua kocar-kacir mencari anaknya di barisan pawai.

Sejumlah orang tua yang kecewa karena lama menunggu dimulainya pawai, memutuskan untuk pulang karena hujan mengguyur deras.

BACA JUGA: Jadi Madrasah Unggulan Nasional, MAN IC Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kepri

“Anak kami sudah siap dari jam lima subuh. tiba di lokasi jam 06.00. Ya kecewa karena pawai belum mulai. Gak tau menunggu siapa,” kata Riko, orang tua anak peserta pawai.

Melihat langit mulai mendung dan hujan rintik mulai turun, Riko langsung bergegas ke tenda panitia dan menanyakan perihal pawai yang belum juga dimulai.

“Katanya acara belum dimulai karena menunggu seorang pejabat yang belum datang. Kalau hujan, saya pulang saja ” ungkap Riko.

Orang tua lainnya yakni Yusna mengatakan, hal senada. Ia kecewa telah menunggu lama, pawai belum juga dimulai. Sementara langit sudah mendung dan hujan gerimis mulai turun.

“Anak-anak yang tadinya semangat, mulai bosan karena lama menunggu. Karena hujan lebat, saya langsung bawa anak pulang, tidak jadi ikut pawai,” katanya.

Meskipun hujan deras, sebagian peserta pawai barisan depan tetap melanjutkan pawai. Sementara barisan belakang, memutuskan untuk bubar dan pulang. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar