Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 348

Kemenkum Kepri Perkuat Zona Integritas WBBM Dorong Birokrasi Bersih

0
Kakanwil Kemenkum Kepri, Edison Manik saat memberikan piagam penghargaan kepada Wakajati Diah Yuliastuti. F. Kemenkum Kepri untuk Batam Pos.

batampos – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Kepulauan Riau terus memperkuat pembangunan Zona Integritas melalui sosialisasi penguatan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai upaya mendorong birokrasi yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas serta Perjanjian Kinerja Tahun 2026 di lingkungan Kanwil Kemenkum Kepri.

Kepala Kanwil Kemenkum Kepri, Edison Manik, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman dan komitmen seluruh jajaran agar nilai-nilai integritas, profesionalisme, serta pelayanan prima benar-benar terinternalisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Sehingga pembangunan Zona Integritas tidak sekadar memenuhi indikator penilaian, tetapi menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap aktivitas pelayanan,” ujar Edison, Senin (19/1).

Ia menegaskan, Kemenkum Kepri berkomitmen menjaga marwah institusi dan mengakselerasi pembangunan Zona Integritas secara berkelanjutan. Langkah konsisten tersebut diyakini mampu mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dalam sosialisasi itu, Kanwil Kemenkum Kepri juga menghadirkan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kepri, Diah Yuliastuti, sebagai narasumber penguatan pembangunan WBBM.

Diah menekankan pentingnya membangun budaya anti-korupsi melalui peningkatan integritas aparatur sipil negara (ASN) serta penerapan pendekatan hukum yang humanis dalam pelayanan publik.

“Optimalisasi sistem pelayanan berbasis digital menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memangkas birokrasi,” ujarnya.

Penguatan aspek pengawasan turut disampaikan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum RI, Rino Adi Putro dan Gesang Widiatmoko.

Materi yang disampaikan difokuskan pada pemenuhan kriteria Area V Penguatan Pengawasan, khususnya pengendalian gratifikasi melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) serta pengelolaan benturan kepentingan.

Sementara itu, narasumber internal Kanwil Kemenkum Kepri, Miftah Farid, memaparkan materi transformasi pelayanan publik yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Materi tersebut menegaskan adanya pergeseran paradigma birokrasi menuju pelayanan yang lebih humanis, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)

Artikel Kemenkum Kepri Perkuat Zona Integritas WBBM Dorong Birokrasi Bersih pertama kali tampil pada Kepri.

BP Tanjungpinang Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Kuota Beras FTZ

0
Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menegaskan tidak pernah menerbitkan kuota beras, termasuk izin logistik maupun Izin Usaha Kawasan (IUK) dari kawasan Free Trade Zone (FTZ).

Penegasan tersebut disampaikan menyusul penangkapan beras ilegal oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) yang diduga berasal dari wilayah Tanjungpinang.

Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra, mengatakan pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin apa pun yang berkaitan dengan kuota barang kebutuhan pokok.

“Tidak pernah ada kuota beras yang kami terbitkan, juga tidak ada IUK logistik maupun izin lain yang berkaitan dengan kuota barang kebutuhan pokok,” kata Cokky, Selasa (20/1).

Cokky mengakui, terdapat sejumlah pihak yang pernah mengajukan permohonan kuota beras dan gula impor. Namun, seluruh permohonan tersebut dipastikan ditolak karena adanya larangan yang berlaku.

Menurutnya, penolakan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian BP Tanjungpinang sekaligus komitmen mendukung program Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan nasional.

“Karena ada larangan, maka seluruh permohonan kuota kami tolak. Tidak ada satu pun izin yang kami keluarkan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa BP Tanjungpinang tidak pernah mengeluarkan laporan maupun izin keluar-masuk barang, termasuk beras, dari kawasan FTZ.

Sementara itu, Anggota II BP Tanjungpinang, Effendi, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menjalankan kewenangan perizinan secara ketat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Terutama terkait pengawasan arus barang di kawasan FTZ,” ujar Effendi. (*)

Artikel BP Tanjungpinang Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Kuota Beras FTZ pertama kali tampil pada Kepri.

Mazda Tunda EV Mandiri, Mobil Listrik Internal Baru Meluncur 2029

0
Mazda tak terburu-buru menghadirkan produk mobil listrik. F. x.com/autocar.

batampos – Mazda dilaporkan belum tergesa-gesa menghadirkan mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV) yang dikembangkan secara mandiri. Produsen asal Jepang itu menunda peluncuran EV internalnya setelah target waktu perkenalan bergeser beberapa kali.

Platform EV internal Mazda yang semula diproyeksikan hadir pada 2025, kemudian direvisi ke 2027. Kini, kemunculannya diperkirakan baru akan terealisasi paling cepat pada 2028 atau bahkan mundur hingga 2029.

Perubahan jadwal tersebut terjadi di tengah dinamika industri otomotif global, di mana pertumbuhan permintaan kendaraan listrik tidak melaju secepat proyeksi awal. Sejumlah pabrikan mulai menyesuaikan kembali strategi elektrifikasi mereka.

Mazda juga menghadapi tantangan dalam pengembangan teknologi baterai serta arsitektur EV milik sendiri. Perusahaan pertama kali memperkenalkan Skyactiv EV Scalable Architecture pada 2021.

Platform tersebut dirancang untuk menopang berbagai ukuran kendaraan listrik dan awalnya dijadwalkan melahirkan model EV Mazda pada periode 2025 hingga 2030.

Namun, debut platform beserta model pertamanya kini kembali ditunda hingga paling cepat 2028. Mazda disebut sedang meninjau ulang pendekatan elektrifikasinya agar lebih selaras dengan kondisi pasar global.

Mazda menegaskan tetap melanjutkan pengembangan teknologi BEV, namun waktu peluncuran akan ditentukan berdasarkan arah regulasi di berbagai negara serta kebutuhan dan minat konsumen.

Di sisi lain, Mazda masih mengandalkan strategi elektrifikasi melalui model hibrida dan kerja sama teknologi dengan mitra. Sejumlah model listrik seperti Mazda 6e dan CX-6e menggunakan platform yang bukan sepenuhnya dikembangkan oleh Mazda.

Model-model tersebut diposisikan sebagai solusi transisi elektrifikasi sambil menunggu kesiapan penuh platform EV internal perusahaan.

Penundaan pengembangan EV mandiri ini juga beriringan dengan dihentikannya penjualan varian listrik penuh Mazda MX-30 di sejumlah pasar akibat rendahnya permintaan.

Dalam jangka menengah, Mazda diperkirakan akan terus mengandalkan produk hasil kolaborasi serta teknologi hibrida sebelum akhirnya meluncurkan mobil listrik murni berbasis platform internal.

Langkah tersebut mencerminkan pendekatan Mazda yang cenderung lebih konservatif dibandingkan beberapa rivalnya yang agresif mengejar elektrifikasi penuh. (*)

Artikel Mazda Tunda EV Mandiri, Mobil Listrik Internal Baru Meluncur 2029 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Korupsi Dana Desa, Kejari Anambas Tahan Kades Serat Nonaktif

0
Kasi Pidsus Kejari Anambas, Jody Valdano. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Kepala Desa Serat nonaktif, Antika, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 hingga 2022. Akibat perbuatannya, negara ditaksir mengalami kerugian hingga Rp743 juta.

Penetapan tersangka dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Anambas usai pemeriksaan kedua terhadap Antika pada Selasa (20/1/2026). Setelah diperiksa, Antika langsung ditahan dan dititipkan di Rumah Tahanan Polres Kepulauan Anambas.

“Iya benar, hari ini yang bersangkutan sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Anambas, Jody Valdano.

Jody menjelaskan, penahanan dilakukan setelah penyidik menemukan alat bukti yang cukup terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana desa selama Antika menjabat sebagai kepala desa.

Pemeriksaan kedua dilakukan setelah Antika kembali ke Kabupaten Kepulauan Anambas usai mengikuti kegiatan di luar daerah sejak 2024. Sebelumnya, Antika sempat mangkir dari panggilan pertama penyidik pada Desember 2025.

“Pada pemanggilan pertama, tersangka tidak kooperatif dan tidak memenuhi panggilan tanpa alasan yang jelas,” kata Jody.

Dalam perkara ini, penyidik menemukan adanya dana desa yang telah dicairkan namun tidak dapat dipertanggungjawabkan, baik secara fisik maupun administrasi.

“Ada dana yang sudah dicairkan, tetapi fisik kegiatannya tidak ada. Ini berkaitan dengan pengelolaan dana desa, alokasi dana desa, serta SILPA,” jelasnya.

Beberapa proyek pembangunan desa yang diduga fiktif antara lain pembangunan gapura desa, halaman bermain PAUD, serta gedung Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Akibatnya, masyarakat Desa Serat tidak merasakan manfaat dari program pembangunan yang seharusnya dibiayai dana desa.

Dalam proses penyidikan, Kejari Anambas mengaku menghadapi sejumlah kendala, terutama saat melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi kejadian perkara.

“Kami sempat kesulitan turun ke lokasi karena cuaca ekstrem dan kondisi geografis Desa Serat yang cukup jauh dari Tarempa,” ungkap Jody.

Selain itu, kendala juga dialami saat pemanggilan saksi, termasuk tersangka, yang beberapa kali tidak memenuhi panggilan penyidik.

Diketahui, Antika sempat tidak diketahui keberadaannya sejak kasus ini dinaikkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan pada 6 November 2024.

Ia disebut menghilang setelah mengikuti kegiatan bersama Gubernur Kepulauan Riau di Tanjungpinang dan baru kembali ke Anambas beberapa waktu kemudian.

Atas perbuatannya, Antika dijerat Pasal 603 juncto Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman pidana penjara minimal 2 tahun dan maksimal 20 tahun. (*)

Artikel Korupsi Dana Desa, Kejari Anambas Tahan Kades Serat Nonaktif pertama kali tampil pada Kepri.

HARRIS Batam Hadirkan Iftar Delights 1447H dengan Menu Nusantara

0
Sajian menu iftar 1447H di HARRIS Batam Center dan Waterfront. F. HARRIS Batam untuk Batam Pos.

batampos – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang penuh berkah, dua properti unggulan dari jaringan The Ascott Limited di Batam, HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam, dengan bangga mengumumkan peluncuran program buka puasa bersama (Iftar) bertajuk “Iftar Delights”.

Tahun ini, kedua hotel mengusung tema besar yang mengedepankan kekayaan kuliner Nusantara dibalut dengan suasana hangat yang dirancang khusus untuk mempererat tali silaturahmi.

Cahaya Tradisi di HARRIS Hotel Batam Center: “Lentera Ramadan”

HARRIS Hotel Batam Center menghadirkan tema “Lentera Ramadan”, sebuah konsep yang melambangkan cahaya penuntun menuju kemenangan dan kebersamaan. Terletak strategis di pusat kota, hotel ini menawarkan pengalaman berbuka puasa yang megah dengan rotasi menu harian yang sangat variatif.

“Kami ingin setiap tamu yang datang merasakan kehangatan rumah melalui hidangan kami. ‘Lentera Ramadan’ bukan sekadar tentang makan malam, melainkan tentang menciptakan memori indah bersama keluarga dan kolega di tengah suasana yang penuh cahaya dan kegembiraan,” ujar Dodi Putra selaku General Manager Shared Service HARRIS Hotel Batam Center & HARRIS Resort Waterfront Batam.

Menu andalan yang menjadi primadona tahun ini adalah Kaki Kambing Panggang, Martabak Telur, Shawarma, serta pojok Warung Kapau yang menyajikan lauk-pauk otentik seperti Gulai Kapau, Ayam Pop, dan Telur Dadar Barendo.

Tidak ketinggalan, tersedia pula Kedai Nasi Lemak dan berbagai pilihan Soto Nusantara yang berganti setiap harinya, memastikan setiap kunjungan memberikan kejutan rasa yang berbeda.

Suasana Santai di HARRIS Resort Waterfront Batam: “Teras Ramadan”

Sementara itu, bagi mereka yang ingin menikmati suasana berbuka puasa yang lebih rileks dengan pemandangan tepi laut, HARRIS Resort Waterfront Batam menghadirkan “Teras Ramadan”.

Mengambil lokasi di area outdoor yang ikonik, tamu akan dimanjakan dengan suasana resort yang sejuk dan dekorasi khas Ramadan yang estetik.

“Teras Ramadan dirancang bagi mereka yang mencari pengalaman berbuka yang lebih santai namun tetap eksklusif. Dengan andalan menu Tongseng Kambing dan berbagai pilihan Live Cooking di Kuali Panas, kami membawa semangat festival kuliner ke tepi pantai Batam,” tambah Dodi.

Menu di Waterfront menonjolkan kekuatan masakan tradisional seperti Gulai Ayam, Ikan Asam Manis, serta beragam pilihan Takjil tradisional mulai dari Lupis, Klepon, hingga aneka kolak yang menggugah selera.

Penawaran Harga dan Promo Eksklusif

Kedua hotel menawarkan harga yang sangat kompetitif dengan skema promo yang menguntungkan bagi grup maupun keluarga:

HARRIS Hotel Batam Center (Lentera Ramadan):

  • Harga Normal: IDR 248.000 nett/orang.
  • Harga Early Bird: IDR 208.000 nett/orang (untuk pemesanan hingga 5 Februari 2026)
  • Promo Grup: Buy 5 Get 6 (Ramadan ke 1-3 & 27-29) dan Buy 10 Get 11 (Ramadan ke 4-26).

HARRIS Resort Waterfront Batam (Teras Ramadan):

  • Harga Normal: IDR 228.000 nett/orang.
  • Harga Early Bird: Bayar 10 Dapat 15 (Pemesanan hingga 5 Februari 2026).
  • Promo Grup: Buy 5 Get 6 (Ramadan ke 1-3 & 27-29) dan Buy 10 Get 11 (Ramadan ke 4-26).

Kedua lokasi juga memberikan potongan harga 50% untuk anak-anak usia 5-12 tahun, menjadikannya destinasi berbuka puasa yang ramah keluarga.

Hiburan dan Fasilitas Pendukung

Untuk menambah kekhusyukan dan keceriaan, Iftar Delights tahun ini dilengkapi dengan fasilitas:

  • Live Music Melayu: Menampilkan lagu-lagu religi dan tradisional untuk menemani waktu berbuka.
  • Lucky Draw: Hadiah menarik yang diundi secara berkala bagi para tamu yang beruntung.
  • Fasilitas Ibadah: Tersedia Musholla yang nyaman dan bersih di kedua lokasi untuk memudahkan tamu menunaikan ibadah salat Maghrib.
  • Infaq: Sebagian dari hasil penjualan akan disisihkan untuk donasi/infaq bagi mereka yang membutuhkan, sebagai wujud syukur di bulan suci.

Komitmen Terhadap Kualitas dan Kebersihan

Sebagai bagian dari Ascott Star Rewards (ASR), HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam tetap mengedepankan standar pelayanan internasional.

Pengolahan bahan makanan dilakukan dengan standar sanitasi yang ketat untuk menjamin kesehatan dan kenyamanan seluruh tamu.

Informasi Pemesanan

Bagi masyarakat Batam dan sekitarnya yang ingin merayakan momen spesial Ramadan, disarankan untuk melakukan reservasi lebih awal guna mendapatkan promo Early Bird.

HARRIS Hotel Batam Center: Hubungi (0778) 749 8888 atau WhatsApp di 0778 749 9999. Ikuti Instagram @HARRISBatamCenter.

HARRIS Resort Waterfront Batam: Hubungi (0778) 381 558 atau WhatsApp di +62 778 381 558 / +62 778 381 888. Ikuti Instagram @HARRISWaterfront. (*/adv)

Artikel HARRIS Batam Hadirkan Iftar Delights 1447H dengan Menu Nusantara pertama kali tampil pada Metropolis.

Gabung ke Manchester City, Marc Guehi Jadi Pemain Bergaji Tertinggi Kedua di Etihad

0
Marc Guehi, jadi pemain bergaji tertinggi kedua di Manchester City. F. Jawa Pos.

batampos – Marc Guehi resmi menjadi pemain dengan gaji tertinggi kedua di Manchester City setelah menyelesaikan kepindahannya dari Crystal Palace dengan nilai transfer 20 juta pound sterling.

Bek tengah Timnas Inggris berusia 25 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi lima setengah tahun bersama The Citizens. Guehi dikabarkan menerima gaji sebesar 300 ribu pound sterling per pekan, hanya kalah dari Erling Haaland yang menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di klub dengan 525 ribu pound per pekan.

Gaji Guehi setara dengan yang diterima Bernardo Silva. Sementara itu, Omar Marmoush berada tepat di bawahnya dengan bayaran 295 ribu pound per pekan. John Stones, Gianluigi Donnarumma, dan Ruben Dias masing-masing menerima gaji sekitar 250 ribu pound per pekan.

Beberapa pemain inti City lainnya juga masuk kategori bergaji di atas 200 ribu pound per pekan, di antaranya Tijjani Reijnders (230 ribu pound), Phil Foden (225 ribu pound), dan Rodri (220 ribu pound).

Rekrutan anyar di bursa transfer Januari, Antoine Semenyo, menerima gaji sekitar 150 ribu pound per pekan. Sementara itu, kiper pelapis Stefan Ortega dan James Trafford masing-masing digaji 90 ribu pound dan 50 ribu pound per pekan.

James Trafford memiliki gaji setara dengan Oscar Bobb, Abdukodir Khusanov, dan Jeremy Doku. Adapun lulusan akademi Manchester City, Nico O’Reilly dan Rico Lewis, menjadi pemain dengan gaji terendah di skuad utama dengan bayaran masing-masing 30 ribu pound dan 25 ribu pound per pekan.

Manchester City berhasil memenangkan persaingan dengan Liverpool untuk mendapatkan jasa Guehi. Sebelumnya, upaya The Reds merekrut sang bek pada hari terakhir bursa transfer musim panas lalu gagal terwujud.

Mantan kapten Crystal Palace itu mengaku antusias bisa bekerja di bawah asuhan Pep Guardiola, terlebih City masih berpeluang meraih empat trofi pada musim ini. Guehi sebelumnya sukses mempersembahkan gelar Piala FA bersama Palace pada Mei lalu.

“Saya sangat senang dan bangga bisa menjadi pemain Manchester City,” ujar Guehi.

“Ini adalah hasil dari kerja keras sepanjang karier saya. Saya sekarang berada di klub terbaik di Inggris dengan skuad yang luar biasa. Saya ingin berkembang sebagai pemain dan pribadi, dan saya tahu itu bisa terjadi di sini,” lanjutnya.

Guehi mengaku tak sabar segera memulai latihan dan memahami tuntutan Guardiola, serta menunjukkan kemampuannya kepada para pendukung Manchester City. (*)

Artikel Gabung ke Manchester City, Marc Guehi Jadi Pemain Bergaji Tertinggi Kedua di Etihad pertama kali tampil pada Olahraga.

Hamas Siap Sepenuhnya untuk Prosedur Penyerahan Kekuasaan ke Teknokratik Palestina

0
Gaza porak-poranda setelah digempur agresi militer Israel sejak 2023. (Globalr2p.org)

batampos – Hamas pada Senin (19/1/2026) mengatakan “sepenuhnya siap” untuk menyerahkan kekuasaan administratif kepada komite teknokratik Palestina yang baru dibentuk, yang ditugaskan mengelola Gaza pada fase pascaperang.

Kelompok itu berjanji akan memastikan “transisi yang lancar dan tertib” yang melindungi hak-hak sektor publik serta menjamin kelangsungan layanan esensial bagi warga sipil, kata kantor media pemerintah Gaza yang dikelola Hamas dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan tersebut menggambarkan transisi administratif sebagai bagian dari fase kedua kesepakatan perdamaian Gaza, sembari secara tegas mengaitkannya dengan tuntutan utama untuk mengakhiri sepenuhnya “agresi” Israel di Gaza.

Hamas menekankan “hak inheren” rakyat Palestina untuk rekonstruksi yang dilakukan dengan cara yang “melindungi hak-hak nasional dan kedaulatan Palestina,” serta menegaskan kembali tujuan pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Komite teknokratik Palestina beranggotakan 15 orang yang ditugaskan untuk mengelola sementara Gaza pascaperang.

Komite itu secara resmi memulai pekerjaannya pada Jumat (16/1) melalui pertemuan di Kairo, dengan memprioritaskan “masalah kemanusiaan” Gaza. Komite tersebut tiba di ibu kota Mesir itu pada Kamis (15/1), tertunda sehari akibat hambatan Israel, ujar seorang sumber Mesir kepada Xinhua.

Sementara itu, kekerasan terus berlanjut di daerah kantong itu pada Senin. Juru bicara (jubir) Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, mengatakan kepada Xinhua bahwa tiga warga Palestina tewas akibat tembakan Israel dalam insiden terpisah di Khan Younis dan Rafah.

Dikatakan Basal, pasukan Israel secara rutin menargetkan tempat penampungan dan kawasan sipil, menyebut tindakan itu sebagai “pelanggaran yang jelas dan terang-terangan terhadap semua hukum kemanusiaan dan internasional”.

Sejumlah sumber lokal juga melaporkan serangan udara Israel di sebelah timur Khan Younis dan penembakan artileri di Gaza timur, serta penghancuran rumah-rumah penduduk.

Israel belum memberikan komentar mengenai insiden-insiden terbaru ini.(*)

Artikel Hamas Siap Sepenuhnya untuk Prosedur Penyerahan Kekuasaan ke Teknokratik Palestina pertama kali tampil pada News.

Penimbunan Bakau di Pesisir Tanjung Ayun Sakti Tanjungpinang, Satpol PP Turun Tangan

0
Aktivitas penimbunan bakau secara ilegal di kawasan Tanjung Ayun Sakti Tanjungpinang, Selasa (20/1). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Aktivitas penimbunan pohon bakau di kawasan pesisir Tanjung Ayun Sakti, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), mengagetkan warga. Pasalnya, kegiatan penimbunan tersebut diduga dilakukan tanpa mengantongi izin resmi alias ilegal.

Warga yang tinggal di sekitar lokasi mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pemilik lahan yang ditimbun. Bahkan, pekerjaan penimbunan disebut hampir rampung.

“Saya tidak tahu itu milik siapa. Yang saya lihat penimbunannya sudah hampir selesai,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (20/1/2026).

Lurah Tanjung Ayun Sakti, Muhammad Rizky, memastikan bahwa aktivitas penimbunan bakau tersebut belum mengantongi izin. Pihak kelurahan pun telah menegur pelaksana kegiatan dan menyurati Satpol PP Kota Tanjungpinang.

“Kemarin informasinya Satpol PP melalui PPNS sudah turun ke lokasi,” kata Rizky.

Ia mengungkapkan bahwa aktivitas penimbunan tersebut telah berlangsung sejak tahun lalu. Pihak kelurahan sebelumnya juga telah meminta pemilik pekerjaan untuk segera mengurus perizinan yang diperlukan.

“Jadi diduga kuat memang belum memiliki izin,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kota Tanjungpinang, Agus Haryono, mengatakan pihak pelaksana penimbunan diketahui telah membayar pajak timbunan ke Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Tanjungpinang sekitar Rp1 juta.

Namun demikian, Agus menegaskan bahwa pembayaran pajak tersebut tidak serta-merta melegalkan aktivitas penimbunan jika izin utama belum dikantongi.

“Pembayaran pajak tidak otomatis membuat kegiatan ini legal jika perizinan lainnya belum lengkap,” ujarnya.

Satpol PP juga telah meminta agar aktivitas penimbunan dihentikan sementara hingga seluruh perizinan dipenuhi, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Informasi yang kami terima, lahan tersebut rencananya akan digunakan untuk pembangunan sebuah kafe,” pungkas Agus. (*)

Artikel Penimbunan Bakau di Pesisir Tanjung Ayun Sakti Tanjungpinang, Satpol PP Turun Tangan pertama kali tampil pada Kepri.

Warga Nagoya-Jodoh Khawatir karena Kabel Semrawut, bahkan Sangat Dekat ke Jalan Raya

0
Kabel semrawut dan membahayakan pengguna jalan di Nagoya-Jodoh. F Eusebius /Batam Pos

batampos – Kondisi kabel telekomunikasi dan jaringan WiFi yang tidak tertata rapi kembali menjadi sorotan warga. Situasi ini kini banyak ditemukan di kawasan permukiman Nagoya dan Jodoh, dengan kabel-kabel bergantungan rendah di tiang listrik hingga mengganggu estetika lingkungan dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kabel-kabel tersebut tampak menjuntai ke bawah dan saling bertumpuk tanpa penataan yang jelas. Kondisi paling mencolok terlihat di kawasan permukiman Jodoh Permai, di mana sejumlah kabel bahkan berada sangat dekat dengan badan jalan.

Selain merusak pemandangan, kabel yang terlalu rendah ini dinilai berbahaya bagi pengendara, khususnya pengendara sepeda motor. Dalam kondisi tertentu, terutama saat lalu lintas padat atau malam hari, kabel yang menjuntai sulit terlihat dan berpotensi menjerat pengendara.

Keluhan pun datang dari warga setempat. Aldi, salah seorang warga Jodoh, mengaku risih dengan kondisi tersebut. Ia menilai, semrawutnya kabel di tiang listrik seolah dibiarkan tanpa pengawasan yang jelas dari pihak terkait.

“Selain jelek dipandang, kabel-kabel ini juga berbahaya. Kalau pengendara tidak hati-hati bisa kena kabel, apalagi motor. Kami berharap segera ada penertiban,” ujar Aldi.
Menurut warga, kondisi kabel yang tidak teratur ini sudah berlangsung cukup lama. Penambahan jaringan baru tanpa penataan ulang membuat kabel lama dan baru saling tumpang tindih, sehingga jumlahnya semakin banyak dan sulit dikendalikan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama operator telekomunikasi segera melakukan penertiban dan penataan kabel secara menyeluruh. Selain demi keindahan lingkungan, langkah ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan menjamin keselamatan pengguna jalan di kawasan Nagoya dan Jodoh.(*)

 

Artikel Warga Nagoya-Jodoh Khawatir karena Kabel Semrawut, bahkan Sangat Dekat ke Jalan Raya pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Masuk Sekolah, Ingatkan Pelajar Bahaya Bullying

0
Foto. Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Barelang sosialisasi ingatkan bahaya bullying di kalangan pelajar di Sekolah Muhammadiyah Plus 2 Kota Batam, Senin (19/01/2026). f.Istimewa

batampos – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Barelang kembali turun langsung ke lingkungan pendidikan untuk mengingatkan bahaya bullying di kalangan pelajar. Upaya pencegahan tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kepada siswa dan siswi Sekolah Muhammadiyah Plus 2 Kota Batam, Senin (19/01/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polresta Barelang AKP Betty Novia. Sosialisasi tersebut melibatkan para guru dan ratusan siswa tingkat SMP.

Dalam penyuluhan tersebut, personel Satbinmas memaparkan pengertian bullying serta berbagai bentuk perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari bullying verbal, fisik, hingga perundungan melalui media sosial. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak serius bullying terhadap kondisi psikologis dan sosial korban.

Satbinmas juga menyinggung maraknya kasus bullying yang belakangan viral di media sosial. Kondisi ini dinilai menjadi alarm bagi seluruh pihak agar lebih peduli dan berani bertindak dalam mencegah perundungan sejak dini, khususnya di lingkungan pendidikan.

Selain memberikan materi, personel kepolisian juga menjelaskan langkah-langkah antisipasi serta mekanisme pelaporan apabila siswa mengalami atau menyaksikan tindakan bullying. Para siswa diingatkan untuk tidak takut melapor kepada guru, pihak sekolah, maupun aparat kepolisian.

Kasat Binmas Polresta Barelang AKP Betty Novia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam pembinaan generasi muda.
“Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa bullying bukan hal sepele. Setiap siswa harus berani menolak dan melaporkan perundungan demi terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa. Salah seorang siswa mengaku kini lebih memahami bahwa tindakan mengejek atau merendahkan teman dapat berdampak buruk.

“Kami jadi tahu kalau bercanda berlebihan bisa menyakiti orang lain. Sosialisasi ini penting supaya kami saling menghargai,” ungkap Dewi, seroang siswa.

Melalui sosialisasi ini, Polresta Barelang berharap terjalin sinergi berkelanjutan antara kepolisian dan pihak sekolah dalam mencegah bullying serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga acara berakhir.(*)

 

Artikel Polisi Masuk Sekolah, Ingatkan Pelajar Bahaya Bullying pertama kali tampil pada Metropolis.