Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 351

Batam di Ambang Krisis Air Bersih

0
Dam Duriangkang di Seibeduk, Batam, menjadi sumber air baku utama selain dam-dam lainnya. Rusaknya DTA di sekitar dam menjadi ancaman penyediaan air bersih di Kota Batam. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

Air Baku Menyusut, Dipicu Kerusakan Lingkungan yang Masif
Kesulitan Air Meluas, Warga Menuntut Langkah Nyata BP Batam

batampos – Sejumlah warga Batam di beberapa kecamatan kembali dibuat menderita akibat krisis air bersih yang tak kunjung teratasi. Janji Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Batam untuk memprioritaskan persoalan air bersih sebagai salah satu dari 15 program utama, hingga kini belum tuntas. Hampir satu tahun berlalu, keluhan warga makin nyaring.

Di sejumlah kawasan, air bersih bukan lagi kebutuhan rutin, melainkan barang langka yang hanya hadir sesekali melalui mobil tangki yang kualitasnya dipertanyakan, sudah diolah atau langsung diambil dari sumber air baku.

Di Tanjung Sengkuang dan Batu Merah, Kecamatan Batuampar, aliran air bersih dilaporkan mati total selama berhari-hari. Warga terpaksa bertahan dengan suplai air dari truk tangki yang datang tidak menentu dan jumlahnya jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian ratusan kepala keluarga.

“Ini sudah hari ketujuh air tidak mengalir sama sekali. Terakhir mengalir Selasa malam pekan lalu, lalu Rabu pagi mati total,” ujar Wati, warga Tanjung Sengkuang, Selasa (20/1).

BERITA SELENGKAPNYA BACA DI  harian.batampos.co.id

Artikel Batam di Ambang Krisis Air Bersih pertama kali tampil pada Metropolis.

Arsenal Hajar Inter 3-1, Sempurna di Liga Champions dan Lolos sebagai Juara Grup

0
Penyerang Arsenal Gabriel Jesus rayakan gol ke gawang Inter Milan pada pertandingan Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Selasa (20/1) waktu setempat. (uefa.com/Antara)

batampos – Arsenal melanjutkan performa sempurna di Liga Champions setelah menaklukkan Inter Milan dengan skor 3-1 pada laga ketujuh fase liga di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (20/1) waktu setempat.

Kemenangan ini memastikan The Gunners lolos ke babak 16 besar sebagai pemuncak klasemen, sekaligus mempertahankan rekor tujuh kemenangan beruntun di kompetisi elit Eropa tersebut.

Hasil ini membuat Arsenal masih kokoh di peringkat pertama klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan 21 poin dari tujuh pertandingan. Sekaligus memastikan diri lolos ke babak 16 besar dengan status peringkat pertama.

Di sisi lain, kekalahan ini membuat Inter Milan turun ke peringkat sembilan klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan 12 poin dari tujuh pertandingan, terpaut satu poin dari zona lolos otomatis ke 16 besar.

Arsenal berhasil mengemas kemenangan pada pertandingan ini berkat gol Gabriel Jesus (2) dan Viktor Gyokeres. Inter Milan sempat menyamakan kedudukan melalui Petar Sucic.

Arsenal mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu pada menit 10. Tembakan Jurrien Timber memantul menuju Gabriel Jesus yang selanjutnya menciptakan gol sehingga skor berubah menjadi 1-0.

Inter mampu menyamakan kedudukan setelah Petar Sucic dapat menyambar bola rebound yang berhasil membobol gawang Arsenal. Skor kembali sama kuat 1-1 pada menit 18.

Arsenal kembali berbalik memberikan ancaman, kali ini melalui tendangan Eberechi Eze memanfaatkan bola rebound. Namun bola masih melebar dari gawang Inter.

Inter berupaya untuk berbalik unggul melalui tembakan yang dilepaskan Marcus Thuram. Akan tetapi tendangannya masih belum menemui sasaran dan melambung di atas mistar gawang Arsenal.

Jual beli serangan terus terjadi dan Arsenal mampu kembali unggul pada menit ke-31. Umpan Leandro Trossard dapat dimaksimalkan menjadi gol oleh Gabriel Jesus sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Federico Dimarco sempat menciptakan peluang untuk membawa Inter menyamakan kedudukan. Akan tetapi tendangannya masih dapat diamankan kiper Arsenal David Raya.

Memasuki babak kedua, Arsenal kembali memperagakan permainan menyerang. Mereka menciptakan peluang lewat tendangan Eberechi Eze yang masih dapat diamankan kiper Inter Yann Sommer.

Skuad asuhan Mikel Arteta terus memberikan ancaman ke lini pertahanan Inter, kali ini melalui tendangan Trossard. Namun bola masih melebar dari gawang.

Inter sempat memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan melalui tendangan yang dilepaskan Francesco Pio Esposito. Akan tetapi tembakannya keluar dari lapangan.

Arsenal berhasil memperlebar keunggulan mereka menjadi 3-1 ketika pertandingan memasuki menit ke-84. Tembakan keras Viktor Gyokers sukses membobol gawang Inter.

Pada waktu yang tersisa, Arsenal tetap tampil lebih baik ketimbang Inter. Namun hingga laga usai, skor 3-1 untuk kemenangan tim tamu tetap bertahan. (*)

Artikel Arsenal Hajar Inter 3-1, Sempurna di Liga Champions dan Lolos sebagai Juara Grup pertama kali tampil pada Olahraga.

2.080 Orang Petugas SPPG Sudah Diangkat PPPK Tahap 1

0
Kepala Badan Gizi Nasiona (BGN) Dadan Hindayana. (Folly Akbar/Jawapos)

batampos – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan secara rinci status kepegawaian di lingkungan Badan Gizi Nasional, khususnya yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dadan menyampaikan, terdapat tiga komponen pegawai Badan Gizi Nasional yang ditempatkan di setiap SPPG. Untuk tahap pertama, BGN telah melakukan rekrutmen dan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 2.080 orang.

“Jadi kami sudah melakukan rekrutmen dan tes untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap satu sebanyak 2.080 yang sudah menjadi ASN terhitung mulai tanggal 1 Juli 2025,” kata Dadan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (20/1).

Selanjutnya, pada tahap kedua, BGN telah melaksanakan seleksi terhadap 32.000 calon PPPK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31.250 formasi dikhususkan bagi seluruh kepala SPPG yang berasal dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

“Yang 31.250 itu khusus itu adalah seluruh kepala SPPG yang dididik melalui Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI),” jelasnya.

Selain itu, BGN juga membuka seleksi untuk umum sebanyak 750 formasi. Formasi tersebut terdiri atas 375 tenaga akuntan dan 375 tenaga gizi. Menurut Dadan, para peserta telah melalui tahapan pendaftaran dan seleksi berbasis computer assist test.

“Dan mereka sudah melakukan pendaftaran, kemudian tes dengan computer assist test, dan kemudian mereka sekarang dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan pengusulan Nomor Induk PPPK,” ujarnya.

Dadan menambahkan, peserta yang lolos pada tahap kedua ini akan resmi diangkat sebagai PPPK mulai 1 Februari 2026.

Lebih lanjut, BGN juga tengah menyiapkan rekrutmen lanjutan. Dadan mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk pelaksanaan seleksi PPPK tahap ketiga dan keempat.

“Kemudian kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara untuk melakukan seleksi PPPK tahap tiga dan empat,” kata Dadan.

Ia menambahkan, seleksi tersebut nantinya akan dibuka secara umum dengan jumlah formasi yang cukup besar. “Dan kita akan buka nanti secara umum dengan jumlah formasi masing-masing 32.460,” pungkasnya. (*)

Artikel 2.080 Orang Petugas SPPG Sudah Diangkat PPPK Tahap 1 pertama kali tampil pada News.

Siklon Tropis Picu Angin Kencang, BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi di Perairan Kepri

0
Cuaca mendung yang disertai hujan terjadi di perairan Batuampar, Kamis (10/10). Saat ini gelombang dan arus laut cukup kencang selama musim angin utara. Masyarakat diminta berhati-hati saat beraktivitas di laut. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan kewaspadaan cuaca maritim di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Peringatan ini menyusul masih aktifnya sistem siklon tropis di sekitar laut Filipina yang berdampak pada peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di sejumlah perairan Kepri, khususnya wilayah utara.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan Djambak, mengatakan dampak siklon tersebut paling dirasakan di wilayah perairan Natuna dan Kepulauan Anambas.

“Siklon di dekat Filipina masih aktif meskipun bergerak menjauh. Dampaknya, kecepatan angin meningkat dan berpotensi menyebabkan tinggi gelombang laut, terutama di wilayah Anambas dan Natuna,” ujar Ramlan, Selasa (20/1).

Selain wilayah utara, BMKG juga mengingatkan potensi kondisi gelombang di sejumlah wilayah lain, seperti Bintan bagian timur dan Dabo Singkep, yang masuk dalam kategori perlu kewaspadaan.

Baca Juga: Pelunasan Biaya Haji Diperpanjang 4 Hari, Ini Jadwalnya

Sementara itu, untuk wilayah Batam, Karimun, dan Tanjungpinang, kondisi cuaca relatif lebih stabil. Namun demikian, masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara cepat.

Ramlan menjelaskan, dalam beberapa hari ke depan, hujan di Kepri masih bersifat sporadis dan lokal. Hal ini dipengaruhi oleh adanya bibit siklon lain di wilayah utara Australia yang menyebabkan sistem cuaca saling berinteraksi dan membagi massa awan hujan.

“Dengan adanya dua sistem siklon, pengaruhnya ke wilayah Kepri menjadi terpecah. Karena itu hujan masih ada, tapi sifatnya lokal dan tidak merata,” jelasnya.

Secara klimatologis, Februari sudah mulai memasuki musim kemarau. Namun untuk wilayah Kepri, hujan masih berpotensi terjadi meski intensitasnya tidak setinggi bulan-bulan sebelumnya.

“Untuk Kepri, meskipun sudah masuk periode kemarau, hujan masih tetap ada,” tambah Ramlan.

BMKG memprakirakan, pada Rabu (21/1), kondisi cuaca di Kepri umumnya cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, masih terdapat potensi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa wilayah.

“Kelembapan udara di lapisan atas cukup rendah, sementara kecepatan angin relatif kencang. Kondisi ini mengurangi pembentukan awan hujan, tetapi potensi hujan lokal masih ada,” jelasnya.

Baca Juga: Warga Nagoya-Jodoh Khawatir karena Kabel Semrawut, bahkan Sangat Dekat ke Jalan Raya

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim yang berlaku mulai Rabu (21/1) hingga Sabtu (24/1). Tinggi gelombang diprakirakan mencapai 1,5 meter (kategori sedang) di Perairan Selatan dan Utara Kepulauan Anambas, Perairan Anambas–Natuna, Perairan Natuna, Perairan Subi–Serasan, serta Perairan Bintan dan Lingga.

Pada 22 Januari 2026, tinggi gelombang di seluruh perairan Kepri diperkirakan meningkat hingga 1,8 meter (kategori sedang). Kondisi paling ekstrem diprediksi terjadi pada 23 Januari 2026, dengan tinggi gelombang mencapai 2,7 meter (kategori tinggi) di Perairan Utara Natuna dan sekitar 2,5 meter di perairan Kepri lainnya.

BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan serta menunda aktivitas pelayaran jika kondisi cuaca dinilai berisiko.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami minta masyarakat rutin memantau informasi cuaca dari BMKG,” pungkas Ramlan. (*)

Artikel Siklon Tropis Picu Angin Kencang, BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi di Perairan Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Perlu Diantisipasi Sejak Dini, Berikut Masalah Kesehatan yang Kerap Muncul Saat Puasa

0
Ilustrasi asam lambung kambuh. (freepik)
Ilustrasi asam lambung kambuh. (freepik)

batampos – Perubahan pola hidup yang cukup drastis terjadi selama bulan Ramadan. Perubahan, terutama karena berpuasa, dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Sejumlah keluhan kerap dialami oleh orang yang sedang berpuasa. Keluhan seperti mudah pusing, perut kembung, mual, maag, asam lambung naik, sampai hipoglikemia dapat berpotensi mengganggu aktivitas berpuasa.

Kondisi ini tergolong wajar karena tubuh perlu beradaptasi dengan kebiasaan menahan makan dan minum selama lebih dari 13 jam.

Namun, jika tidak dikenali sejak awal dan tidak ditangani dengan tepat, gangguan masalah kesehatan tersebut bisa menghambat kelancaran ibadah puasa Anda.

Mengutip dari laman mitramedika.com dan www.ptsuparmatbk.com berikut adalah sejumlah penyakit yang paling umum ditemui saat menjalankan ibadah puasa.

1.Asam lambung

Asam lambung adalah penyakit yang sering terjadi saat berpuasa. Meskipun tubuh tidak mendapatkan asupan makanan selama 14 jam, lambung akan tetap memproduksi zat asam.

Jika anda melewatkan sahur ataupun mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, maka asam lambung bisa naik dan anda menyebabkan berbagai gejala seperti mual, perut kembung, dan dada terasa panas.

2.Dehidrasi

Puasa menyebabkan banyak orang kekurangan asupan cairan. Selama kurang lebih 14 jam tubuh anda tidak menerima air akibat pola waktu konsumsi makanan dan minuman yang berubah, terutama juga pada saat cuaca sedang panas.

Dehidrasi menyebabkan anda lebih mudah terkena berbagai penyakit seperti sakit tenggorokan, bau mulut, sariawan, gangguan saluran kemih bahkan sampai pingsan.

3.Bau mulut

Bau mulut terjadi saat tubuh kekurangan cairan. Sehingga produksi air liur berkurang dan mulut terasa kering selama berpuasa.

Akhirnya, sel mati menumpuk dan nafas menjadi kurang segar. Oleh karena itu, saat berpuasa dianjurkan untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi serta tidak lupa untuk menyikat gigi setelah berbuka dan sahur.

4.Pusing

Sakit kepala atau pusing adalah salah satu penyakit umum yang terjadi saat berpuasa. Pusing terjadi saat tubuh mengalami dehidrasi dan kekurangan asupan makanan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Virgo, Libra, dan Sagitarius, Besok Selasa 20 Januari 2026: Karier Melejit Bisa Mulai Cicil Rumah

Akibatnya, glukosa dan oksigen menjadi berkurang untuk dipasok ke dalam otak, sehingga anda mengalami sakit kepala.

5.Hipoglikemia

Hipoglikemia adalah kondisi gula darah yang sangat rendah di dalam tubuh. Gejala hipoglikemia berupa tubuh gemetaran, mata berkunang-kunang, pusing, dan muncul keringat dingin.

Hipoglikemia dapat berakibat fatal bagi penderita diabetes jika tidak ditangani dengan tepat. (*)

 

 

Artikel Perlu Diantisipasi Sejak Dini, Berikut Masalah Kesehatan yang Kerap Muncul Saat Puasa pertama kali tampil pada Lifestyle.

Gus Ipul di Rakernas Apkasi Batam, Dorong Kepala Daerah Sukseskan Sekolah Rakyat

0
Mensos Saifullah Yusuf di acara Rakernas XVII Apkasi yang digelar di Kota Batam, Selasa (20/1). F. Arjuna/Batam Pos

batampos – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan peran krusial kepala daerah dalam menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat. Menurutnya, bupati, wali kota, hingga gubernur menjadi penentu utama dalam menjangkau serta menetapkan peserta didik yang berhak mengenyam pendidikan gratis melalui program tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul saat menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Kota Batam, Selasa (20/1). Dialog tersebut mengangkat tema Arah Kebijakan Program Strategis Nasional Sekolah Rakyat di Daerah.

“Penentu siapa yang bisa sekolah di Sekolah Rakyat adalah bupati, wali kota, dan gubernur, bukan Menteri Sosial. Ini perlu saya tegaskan,” kata Gus Ipul di hadapan para bupati peserta Rakernas.

Baca Juga: Pasar Kuliner Mega Legenda Batam Ludes Terbakar

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran. Pemerintah secara aktif menjangkau anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Proses penjangkauan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Kementerian Sosial melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dinas sosial daerah, serta Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil asesmen lapangan kemudian diverifikasi kepala daerah sebelum diajukan ke Kementerian Sosial.

“Setelah semua sepakat, hasil asesmen dinaikkan ke bupati. Setelah bupati tanda tangan baru disampaikan ke saya. Kalau sudah benar semua datanya, saya tanda tangan. Resmilah dia jadi siswa Sekolah Rakyat,” ujar Gus Ipul.

Sekolah Rakyat disebut sebagai miniatur program pengentasan kemiskinan yang terstruktur, terpadu, dan berkelanjutan. Selain memperoleh pendidikan berkualitas secara gratis, siswa juga mendapatkan fasilitas pendukung seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Program ini juga menyasar keluarga siswa. Orang tua akan memperoleh program pemberdayaan ekonomi dan didorong menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari strategi memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Baca Juga: HARRIS Batam Hadirkan Iftar Delights 1447H dengan Menu Nusantara

Karena itu, Gus Ipul mengingatkan kepala daerah agar menjalankan perannya secara jujur dan profesional. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik titipan, suap, maupun permainan dalam penetapan peserta Sekolah Rakyat.

“Jangan ada serobotan, jangan ada titip-titipan, jangan ada sogok-menyogok, dan jangan ada permainan-permainan. Dengan hormat saya mengajak seluruh bupati untuk bersama-sama menindaklanjuti ini di lapangan,” ujarnya.

Sepanjang 2025, sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat Rintisan telah beroperasi di 34 provinsi dengan total 15.945 siswa, didukung 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan. Selain itu, pemerintah juga mulai membangun Sekolah Rakyat Permanen di 104 titik lokasi di seluruh Indonesia sebagai penguatan program jangka panjang. (*)

Artikel Gus Ipul di Rakernas Apkasi Batam, Dorong Kepala Daerah Sukseskan Sekolah Rakyat pertama kali tampil pada Metropolis.

Jejak Pelarian Antika Kades Serat, Sempat Kabur ke Sumut hingga Menyamar Jadi Satpam

0
Kepala Desa Serat nonaktif, Antika saat berfoto mengenakan baju satpam dan nama palsu Indra saat pelariannya ke Sumatera Utara. F. Istimewa.

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Anambas menetapkan Kepala Desa Serat nonaktif, Antika, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2020–2022. Perbuatan tersebut diduga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 743 juta.

Penetapan tersangka dilakukan pada Selasa (20/1/2026) setelah Antika memenuhi panggilan kedua penyidik. Usai ditetapkan sebagai tersangka, Antika langsung ditahan dan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Kepulauan Anambas.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Anambas, Jody Valdano, membenarkan penetapan tersangka tersebut.

“Iya benar, hari ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan dengan dititipkan di Rutan Polres Anambas,” kata Jody.

Dalam proses penyidikan, jaksa sempat mengalami kesulitan lantaran Antika menghilang sejak kasus ini naik ke tahap penyidikan pada September 2024.

Berdasarkan penelusuran, Antika terakhir diketahui berada di Anambas setelah mengikuti rapat bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, di Tanjungpinang pada Oktober 2024.

Namun, usai kegiatan tersebut, Antika tidak kembali ke Anambas seperti kepala desa lainnya. Ia justru pergi ke luar Provinsi Kepulauan Riau dan keberadaannya tidak diketahui oleh masyarakat maupun aparat penegak hukum.

Ketidakhadiran Antika berdampak pada jalannya pemerintahan Desa Serat yang dinilai tidak efektif. Pemerintah daerah kemudian mengambil langkah administratif dengan memberhentikan Antika sementara dari jabatannya.

Bupati Kepulauan Anambas menunjuk Sekretaris Desa Serat, Legimin, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa. Pemberhentian sementara tersebut dilakukan pada 16 Desember 2024 sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Anambas saat itu, Tetty Arnita, menjelaskan bahwa kepala desa yang tidak diketahui keberadaannya selama tiga bulan dapat diberhentikan sementara.

“Dalam aturan, kalau hilang tiga bulan diberhentikan sementara, dan kalau enam bulan bisa diberhentikan penuh,” ujar Tetty, Rabu (22/12025).

Harapan untuk menemukan Antika sempat muncul pada 24 Maret 2025 setelah adanya informasi bahwa ia berada di Sumatera Utara. Antika diduga menyamar dengan menggunakan nama palsu, Indra, dan bekerja sebagai petugas keamanan atau satpam.

Meski sempat terlacak, Antika kembali menghilang. Ia bahkan disebut sempat berencana bekerja ke Malaysia, namun rencana tersebut tidak terealisasi.

Setelah buron selama sekitar satu tahun enam bulan, Antika akhirnya berhasil diamankan pada awal Januari 2026. Kini, ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya terkait dugaan korupsi dana desa di hadapan hukum. (*)

Artikel Jejak Pelarian Antika Kades Serat, Sempat Kabur ke Sumut hingga Menyamar Jadi Satpam pertama kali tampil pada Kepri.

Cuaca Buruk, Pencarian Pekerja Hilang di Perairan PT BAI Bintan Dihentikan Sementara

0
Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian dan penyisiran terhadap Malik, pekerja PT Shandong Geologi Eksplorasi, yang hilang di depan Perairan PT BAI, Selasa (20/1). F. Tim SAR Gabungan untuk Batam Pos.

batampos – Hari kedua pencarian Malik, pekerja PT Shandong Geologi Eksplorasi yang dilaporkan hilang di perairan depan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), Kabupaten Bintan, belum membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan menghentikan sementara operasi pencarian pada Selasa (20/1) sore.

Kasat Polairud Polres Bintan, Iptu Syafril, mengatakan pencarian dihentikan sekitar pukul 17.00 WIB dan akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya.

“Pencarian akan dilanjutkan besok,” ujar Syafril.

Ia menjelaskan, upaya pencarian terkendala kondisi cuaca, khususnya angin kencang yang bertiup dari arah perairan Laut Cina Selatan. Kondisi tersebut menyulitkan tim dalam melakukan penyisiran di laut.

Bahkan, drone yang biasa digunakan untuk membantu pencarian dari udara tidak dapat diterbangkan karena faktor keselamatan.

“Pencarian dan penyisiran hari ini hanya dilakukan di sekitar perairan Pulau Poto hingga kembali ke perairan depan PT BAI,” jelasnya.

Syafril mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jalur laut di sekitar lokasi kejadian, untuk segera melapor kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda atau benda yang berkaitan dengan korban.

“Mudah-mudahan korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, insiden ini bermula saat tiga pekerja PT Shandong Geologi Eksplorasi terseret arus laut ketika berupaya saling menolong pada Senin (19/1).

Peristiwa tersebut menyebabkan satu pekerja meninggal dunia, satu lainnya berhasil selamat, sementara Malik hingga kini masih dalam pencarian.

Kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 14.10 WIB di perairan depan PT BAI, tepatnya di area ponton pengeboran PT Shandong Geologi Eksplorasi. (*)

Artikel Cuaca Buruk, Pencarian Pekerja Hilang di Perairan PT BAI Bintan Dihentikan Sementara pertama kali tampil pada Kepri.

Warga Kampung Tembeling Resah Usai Serangan Buaya, BPBD Petakan 5 Kecamatan Rawan

0
Rapat koordinasi BPBD bersama instansi terkait termasuk KKP terkait penanganan buaya di Kantor Camat Teluk Bintan, Selasa (20/1). F. Agus Ariyadi untuk Batam Pos.

batampos – Warga Kampung Tembeling, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, diliputi rasa cemas setelah salah seorang warga menjadi korban terkaman buaya. Insiden tersebut membuat masyarakat takut beraktivitas di laut yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

Seorang warga Kampung Tembeling, Ali Rusli, mengatakan serangan buaya bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Ia menyebut kejadian serupa sudah tiga kali menimpa warga setempat.

“Kami jadi khawatir dan takut ke laut. Kejadian diterkam buaya sudah tiga kali,” ujar Ali, Selasa (20/1).

Dari tiga kejadian tersebut, dua korban berhasil selamat meski mengalami luka-luka, sementara satu korban lainnya meninggal dunia setelah diterkam buaya belum lama ini. Warga pun berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi ancaman buaya yang kerap muncul di sekitar permukiman.

Menanggapi kekhawatiran warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan menyebut telah melakukan pemetaan wilayah rawan kemunculan buaya di Bintan. Hasil pemetaan menunjukkan setidaknya ada lima kecamatan yang kerap menjadi lokasi kemunculan buaya.

Kelima kecamatan tersebut yakni Kecamatan Tambelan, Teluk Bintan, Gunung Kijang, Toapaya, dan Bintan Timur.

Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah, menjelaskan Kecamatan Tambelan menjadi wilayah dengan titik kemunculan buaya terbanyak, yakni 18 titik. Disusul Teluk Bintan dengan 9 titik, Gunung Kijang 4 titik, serta Toapaya dan Bintan Timur masing-masing 3 titik.

“Setelah satgas di tingkat kabupaten terbentuk, selanjutnya akan dibentuk satgas di tingkat kecamatan agar penanganan lebih terukur,” kata Ramlah.

Ia menegaskan buaya merupakan satwa yang dilindungi, sehingga penanganannya tidak boleh sembarangan dan harus melibatkan tim terpadu lintas instansi.

“Tidak boleh membunuh buaya karena termasuk hewan dilindungi. Penanganannya harus melibatkan tim terpadu,” tegasnya.

Tim terpadu tersebut nantinya akan melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai pihak yang memiliki kewenangan utama dalam penanganan satwa buas di wilayah perairan.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi, mengatakan pihaknya akan memasang spanduk imbauan di lokasi-lokasi rawan kemunculan buaya. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

“Kami akan memasang spanduk peringatan agar masyarakat tidak memancing atau beraktivitas di lokasi yang berbahaya,” ujarnya.

Agus menambahkan, meskipun kewenangan penanganan buaya berada di bawah KKP, BPBD Bintan akan terus berperan aktif mendukung upaya pengamanan bersama instansi terkait.

“Kita hanya supporting, tapi tetap berkoordinasi dengan KKP dan lembaga lain demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Artikel Warga Kampung Tembeling Resah Usai Serangan Buaya, BPBD Petakan 5 Kecamatan Rawan pertama kali tampil pada Kepri.

Album Reverxe Tanda Kembalinya EXO ke Panggung K-Pop

0
EXO. F. x.com/AboutMusicYT.

batampos – Boy grup K-pop asal Korea Selatan, EXO, resmi melakukan comeback dengan merilis album studio kedelapan bertajuk Reverxe. Album ini diluncurkan pada Senin (19/1) pukul 18.00 waktu Korea Selatan dan menjadi album penuh pertama EXO dalam lebih dari dua setengah tahun terakhir.

Reverxe berisi sembilan lagu dengan “Crown” sebagai single utama. Lagu andalan tersebut mengusung gaya hard dance yang memadukan elemen Atlanta trap, heavy metal, dan EDM, menampilkan karakter musik yang lebih agresif dan modern.

Crown” menonjolkan vokal kuat khas EXO dengan lirik yang menggambarkan tekad melindungi orang-orang berharga, yang dianalogikan sebagai mahkota. Konsep ini menegaskan citra EXO yang kembali dengan identitas musikal yang lebih matang.

Comeback ini menandai kembalinya EXO sebagai unit aktif setelah hiatus panjang sejak 2019, seiring selesainya kewajiban wajib militer sejumlah anggota. Album Reverxe menampilkan enam anggota, yakni Suho, Chanyeol, D.O, Kai, Sehun, dan Lay.

Sementara itu, tiga anggota lainnya, Chen, Baekhyun, dan Xiumin, tidak ikut berpartisipasi dalam album ini karena masih terlibat sengketa kontrak dengan SM Entertainment.

Selain “Crown”, album Reverxe juga memuat lagu-lagu seperti “I’m Home” dan “Suffocate” yang mengusung nuansa musim dingin serta emosi patah hati.

Secara keseluruhan, album ini menghadirkan ragam genre, mulai dari R&B pop hingga dance yang kuat, mencerminkan evolusi musikal EXO sepanjang karier mereka.

Video musik “Crown” dirilis bersamaan dengan peluncuran album dan langsung disambut antusias oleh penggemar global. Comeback ini sekaligus membuka babak baru perjalanan EXO di industri musik K-pop. (*)

Artikel Album Reverxe Tanda Kembalinya EXO ke Panggung K-Pop pertama kali tampil pada Lifestyle.